Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Correlation of Learning Motivation with Critical Thinking Skills for Accounting Learning Lisya Nurlaily Hajar Marfuah; Sunardi Sunardi; Susilaningsih Susilaningsih
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 5, No 1 (2022): Budapest International Research and Critics Institute February
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i1.3749

Abstract

The research objective was to examine the correlation between learning motivation and critical thinking skills. This research design was descriptive correlation research with a quantitative approach. Additionally, the research sample consisted of 72 students. The data collection technique used learning motivation questionnaires and a critical thinking ability test. The data were analyzed using Pearson product-moment correlation analysis and a simple regression test assisted by IBM SPSS 20. The results of the correlation test obtained rxy = 0.367. Therefore, it can be interpreted that the correlation category was at a low correlation level. Furthermore, using a simple linear regression test, the researchers got an R-square value = 0.135. It meant that learning motivation contributed 13.5% to critical thinking skills, with a significance through tcount (3,300) > ttable (1,994). The results showed that there was a significant correlation between critical thinking skills with learning motivation.
Tracing the Traces of Roman Panji & Its Influence on Mask Art in Bobung, Yogyakarta, Indonesia Slamet Subiyantoro; Susilaningsih Susilaningsih; Favorita Kurwidaria; Dimas Fahrudin; Yasin Surya Wijaya
Budapest International Research and Critics Institute (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Vol 4, No 4 (2021): Budapest International Research and Critics Institute November
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v4i4.3117

Abstract

This study aims to explore the history of the journey of the Panji story and find out its influence on mask art in Bobung, Gunung Kidul, Yogyakarta. This study uses a qualitative descriptive approach with a historical perspective. Data sourced from informants, places & events, and documents/archives collected using in-depth interviews, participatory observation, and content analysis techniques. The validity of the data was tested with the technique of reviewing informants and triangulation of data sources. Data were analyzed using an interactive model consisting of data reduction procedures, data display, and verification or drawing conclusions. The results of the study show that Roman Panji became the original hero of the archipelago, especially Java, which experienced a peak of popularity during the golden age of the Majapahit Kingdom, namely the middle of the VIII century. Panji became a novel that spread widely covering the archipelago to Southeast Asia. The end of the VIII century until the XV century Panji Mask became a popular show where King Hayam Wuruk was famous as a mask dancer and the main dancer in racket performances. Wayang Beber is a wayang art which in the show brings the story of Panji. Wayang Beber art is in Pacitan, East Java, but also in Karangmojo, Gunung Kidul Yogyakarta. Mbah Karso was the first mask master who was influenced by the Panji story and created the masks that still exist and thrive in Bobung, Gunung Kidul, Yogyakarta. In the current era, Panji Masks have been commodified into handicraft products with economic and tourism value.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA TUTORIAL TOPOLOGI JARINGAN UNTUK SMK KELAS X TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN Muchammad Azwar Anas; Yerry Soepriyanto; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 1, No 4 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.692 KB)

Abstract

Kurikulum 2013 telah dirancang dan dikembangkan untuk menjawab tantangan zaman. Pada pelaksanaannya seringkali sekolah belum dapat menerapkan secara optimal. Kurangnya media pembelajaran yang memanfaatkan komputer merupakan satu dari beberapa penyebabnya. Ketersediaan fasilitas harusnya dapat dimanfaatkan agar pembelajaran lebih optimal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan Multimedia Tutorial Topologi Jaringan yang ditujukan pada kelas X Teknik Komputer dan Jaringan. Metode penelitian yang dipilih pada penelitian ini adalah Research and Development (metode penelitian dan pengembangan) dengan model pengembangan Multimedia Based Instructional Design. Dalam uji validasi AhligMaterigdan Media menilai Multimedia Tutorial Topologi Jaringan layak digunakan untuk pembelajaran. Nilai rata-rata ahliomateripdan media adalah 4,45 dan 4,9 dari rata-rata nilai tertinggi adalah 5. Dalam uji coba Multimedia Tutorial Topologi Jaringan mendapatkangnilai yang cukup baik, dari 24 siswa diperoleh rata-rata keseluruhan jawaban audiens berjumlah 3,2 dari total rata-rata yang jawaban yang diharapkan 4,00. Sehingga diperoleh hasil bahwa multimedia tutorial layak untuk digunakan.
Penerapan Permainan Scrabble Untuk Meningkatkan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas III Di SDK St. Fransiskus Lawang Atalya Catraratnanggadi Lukitaningtyas; Eka Pramono Adi; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.214 KB) | DOI: 10.17977/um038v2i32019p213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan permainan Scrabble dalam pembelajaran Bahasa Inggris siswa kelas III Sekolah Dasar, serta untuk mengetahui peningkatan kosakata siswa setelah menggunakan permainan Scrabble. Dengan menggunakan metode kuantitatif, data tersaji dalam bentuk angka dan grafik yang konkret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:1) penerapan permainan Scrabble dalam pembelajaran sangat baik, ditunjukkan dengan hasil respon siswa yakni 86% 2) terdapat peningkatan kosakata yang signifikan setelah siswa menggunakan permainan Scrabble di dalam pembelajaran Bahasa Inggris selama dua pertemuan, dibuktikan dengan perhitungan N-Gain yang menunjukkan adanya perbedaan peningkatan di mana hasil kelas eksperimen lebih tinggi dan Paired Sample Test menggunakan SPSS versi 25 menjukkan Sig. 0,000 < 0,05. AbstractThis study was aimed to investigate the application of Scrabble board game in English learning of third-grade elementary school students. Furthermore, it is also intended to analyze the increase of student vocabulary after using the Scrabble board game. By using quantitative methods, the data is presented in the form of concrete numbers and graphs. The results showed that: 1) The application of a Scrabble board game had a very good impact on English learning, indicated by 86% of student responses 2) There was a significant increase on student vocabulary after using Scrabble board game within two meetings, proved by N-Gain calculations which show the difference in improvement with the experimental class results were higher and the Paired Sample Test using SPSS version 25 showed Sig. 0,000 <0.05.
Pengembangan Multimedia Interaktif Materi Sumber Energi untuk Memudahkan Belajar Siswa SD Muhammad Fahmi Saifudin; Susilaningsih Susilaningsih; Agus Wedi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.079 KB) | DOI: 10.17977/um038v3i12019p068

Abstract

Abstrak: Tujuan pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa Multimedia Interaktif materi sumber energi yang valid yang digunakan pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alama tentang materi Sumber Energi. Penelitian ini berfokus menghasilkan multimedia pembelajaran Interaktif untuk meningkatkan pemahaman materi Ilmu Pengetahuan Alam. Prosedur pengembangan multimedia pembelajaran interaktif ini menggunakan model  Lee & Owen. Hasil yang diperoleh dari validasi ahli media keseluruhan yaitu sebesar 93.75% berdasarkan kriteria media termasuk valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil validasi ahli materi diperoleh hasil keseluruhan sebesar 93,75 % berdasarkan kriteria media termasuk valid dan layak digunakan dalam pembelajaran.Hasil uji coba pada siswa diperoleh hasil keseluruhan 100 % yang berdasarkan kriteria media termasuk valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Hasil pre-test dan post-test siswa terdapat peningkatan nilai sebesar 100% yang berdasarkan kriteria termasuk dalam kriteria yang efektif saat digunakan dalam pembelajaran.Abstract:The purpose of this development is to produce a product in the form of Interactive Multimedia which is a valid energy source material used in the Alama Science lessons on Energy Source material. This research focuses on producing interactive learning multimedia to improve understanding of Natural Sciences material. This interactive learning multimedia development procedure uses the model of Lee & Owen results obtained from the validation of the overall media expert that is equal to 93.75% based on media criteria, including valid and feasible to use in learning. The results of the expert validation of the material obtained overall results of 93.75% based on the criteria of the media, including valid and feasible to use in learning. The results of trials on students obtained an overall result of 100% based on media criteria, including valid and feasible to use in learning. The results of pre-test and post-test students there is an increase in value of 100% based on the criteria included in the criteria that are effective when used in learning.
Pengembangan Multimedia Interaktif Materi Perubahan Wujud Benda Bagi Siswa Sekolah Dasar Mila Fitri Nuraini; Susilaningsih Susilaningsih; Agus Wedi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i12021p033

Abstract

Multimedia interaktif adalah kombinasi lebih dari satu jenis media yang kemudian disatukan sehingga dapat digunakan untuk menyampaikan informasi pembelajaran berupa materi. Penelitian ini memiliki tujuan menghasilkan suatu multimedia interaktif yang layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar materi perubahan wujud benda ditingkat sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan model pengembangan Lee & Owens. Revie w Produk multimedia Interaktif dilaksanakan Oleh Ahli Media Dan Ahli materi. Uji coba produk dilaksanakan oleh 16 orang siswa kelas V SDN Bareng 4 Malang. Hasil review produk mendapat tanggapan positif dan memperoleh kategori yang layak digunakan sebagai sumber belajar.
STUDI KASUS PENERAPAN TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK DALAM MENUMBUHKEMBANGKAN PERILAKU PEDULI LINGKUNGAN HIDUP SISWA DI SMKN 6 MALANG Bariyah Oktariska; Anselmus JE Toenlioe; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.643 KB)

Abstract

Behavioristik dalam proses belajar merupakan upaya membentuk perilaku yang diinginkan. Penerapan teori belajar behavioristik dalam menumbuhkembangkan perilaku peduli lingkungan hidup dilakukan dengan pemberian stimulus yang akan menghasilkan sebuah respons. Dalam proses belajar untuk menumbuhkembangkan perilaku peduli lingkungan hidup, SMKN 6 Malang menciptakan program-program sekolah yang mendukung visi dan misi sekolah. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penerapan teori belajar behavioristik dalam menumbuhkembangkan perilaku peduli lingkungan hidup pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data penelitian dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui (3) tiga alur kegiatan yaitu reduksi data, display data, dan perumusan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan dua kriteria yaitu ketekunan pengamatan dan triangulasi meliputi triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasilnya menunjukkan bahwa program sekolah untuk menumbuhkembangkan perilaku peduli lingkungan hidup pada siswa adalah program eco-mapping, program bank sampah sekolah dan program jumat bersih. Stimulus yang diberikan oleh personil sekolah meliputi pemberian contoh, nasihat dan peringatan, serta pemberian hadiah. Siswa merespons positif dan menghasilkan perubahan pola pikir siswa yang lebih mencintai lingkungan dan perubahan perilaku yaitu mengelola sampah secara bijak.
Motivasi Belajar Mahasiswa Teknologi Pendidikan dalam Pembelajaran Online Nala Nafilata Fadilah; Punaji Setyosari; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i12021p090

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar dan mengetahui faktor motivasi belajar dalam pembelajaran online mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Malang. Motivasi belajar merupakan sebuah penggerak dalam diri peserta didik untuk melakukan pembelajaran sehingga mencapai tujuannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif dan menggunakan kuesioner berbentuk pernyataan dengan menggunakan skala likert, yang kemudian dianalisis menggunakan persentase, dari hasil akhir analisis kemudian dideskripsikan. Subjek penelitian ini adalah semua mahasiswa Teknologi Pendidikan angkatan 2017 yang telah mengikuti pembelajaran online. Pada hasil penelitian motivasi belajar dalam pembelajaran online berada pada kategori positif, sedangkan untuk hasil penelitian faktor motivasi belajar dalam pembelajaran online berada pada kategori positif, tidak semua mahasiswa memiliki motivasi belajar yang baik. Oleh karena itu, motivasi belajar mahasiswa dapat ditingkatkan kembali dengan mengatasi beberapa faktor pemghambat motivasi belajar supaya motivasi belajarnya meningkat sehingga tujuan belajarnya tercapai.
Analisis Kemampuan Technological Content Knowledge (TCK) Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Zakiatul Fuada; Yerry Soepriyanto; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v3i32020p251

Abstract

Abstrak: Technological Content Knowledge (TCK) merupakan salah satu dari konsep TPACK yang merupakan konsep pengetahuan yang hadir untuk menjelaskan tiga komponen utama pengetahuan guru dan calon guru (konten, pedagogi, dan teknologi). TCK merupakan pengetahuan tentang bagaimana teknologi dan konten saling mempengaruhi. Guru dan calon guru perlu menciptakan multimedia dan memahami konsep di dalam konten dengan bantuan teknologi yang spesifik. Objek penelitian ini adalah mahasiswa semester 8 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Malang dengan jumlah responden 10 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan teknologi konten mahasiswa semester 8 Program Studi PGSD. Metode dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan data yang dianalisis, hasil menunjukkan bahwa kemampuan TCK mahasiswa PGSD sudah cukup baik dalam merancang multimedia, namun kemampuan dalam mengelola konten masih kurang.Abstract: Technological Content Knowledge (TCK) is one of the TPACK frameworks which is the concepts of knowledge that emerge to describe three main components of in-service and pre-service teacher’s knowledge (content, pedagogy, and technology). TCK is an understanding of how content and technology influence one another. The in-service and pre-service teachers need to create multimedia and understand subject-matter learning with specific technologies. The objects of the research are 8th-semester college students of  Elementary School Teacher Education (pre-service education) at the State University of Malang with 10 respondents. The purpose of this research was to understand their technological content knowledgeability. A descriptive method was implemented in this study. The data were collected through observation, interviews, and documentary. Based on the data analysis, the result showed that the subject’s TCK at Elementary School Teacher Education was good enough. But the ability to manage content was not good enough.
Penyelenggaraan Sistem Kredit Semester Di SMA Negeri 2 Kota Blitar Arie Fuat Wijaya; Sulton Sulton; Susilaningsih Susilaningsih
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.743 KB) | DOI: 10.17977/um038v2i32019p230

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan penyelenggaraan sistem kredit semester di SMA Negeri 2 Blitar. Fokus penelitian terkait dengan : 1) persyaratan, 2) komponen beban belajar, 3) penetapan beban belajar, 4) penentuan beban belajar, 5) pembagian komposisi beban belajar, 6) kriteria pengambilan beban belajar, 7) penilaian, penentuan IP (Indeks Prestasi), dan kelulusan. Analisis data penelitian menggunakan reduksi data yang kemudian dilakukan penyajian data lalu ditarik kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian secara umum SMA Negeri 2 Blitar menyelenggarakan sistem kredit semester sesuai dengan panduan penyelenggaraan. Hal ini dibuktikan dengan : 1) persyaratan penyelenggaraan berupa dukungan internal dan eksternal, 2) komponen beban yang berisi kegiatan tatap muka, penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri, 3) penentapan satuan beban belajar dengan istilah jam pelajaran setiap 45 menit dengan presentase UKBM maksimal 60% dari kegiatan tatap muka, 4) penentuan beban belajar oleh kemampuan siswa, 5) pembagian komposisi belajar menjadi tiga kelompok, 6) kriteria pengambilan beban belajar setiap minggunya 42 JP pada kelas X, 44 JP pada kelas XI dan 44 JP pada kelas XII, 7) penilaian, penentuan IP dan kelulusan sesuai pada panduan penyelenggarakan SKS di SMA Negeri 2 Blitar.AbstractThe purpose of this study is to describe the implementation of the semester credit system in Blitar 2 Public High School. The focus of the study relates to: 1) requirements, 2) learning burden, 3) learning burden, 4) learning burden, 5) sharing of learning burdens, 6) examination of calculating learning burden, 7) examinations, determination of IP (Indeks Prestasi), and graduation. Analysis of research data using data reduction which is then performed by presenting data and drawing conclusions and verification. The general results of the Public High School 2 Blitar provide a semester credit system in accordance with the implementation guidelines. This is evidenced by: 1) the implementation requirements consist of internal and external support, 2) cost components that provide face-to-face activities, structured assignments and independent activities, 3) determination of learning units with lessons every 45 minutes with UKBM percentage up to 60% of activities face to face, 4) learning load management by students' ability, 5) composition of learning composition into three groups, 6) criteria for learning preparation each week 42 JP in class X, 44 JP in class XI and 44 JP in class XII, 7) Assessing, determine the IP and graduation in accordance with the guidance of the SKS organizer at Blitar 2 Public High School.