cover
Contact Name
Ence Surahman
Contact Email
yerry.soepriyanto.fip@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jktp.fip@um.ac.id
Editorial Address
Lab. Teknologi Pendidikan, Gd.E2, Lt.1 Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang Jl. Semarang 5, Kota Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158787     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikanis a journal in the field of educational technology which contains literature review, action reserach, case study research, and empirical findings in scientific disciplines of educational technology theories and practices. The covered topics are involved the foundation and philosophy of educational technology, design and implementation, assessment and evaluation, strategies and models of general and specific learning, research and development methods, research and development methods, emerging technologies, and technology integration in learning. Journal of JKTP is willing to facilitate writers to disseminate conceptual ideas, development, and research findings which are useful in the development of science, study programs, and educational technology profession.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021)" : 12 Documents clear
Pengembangan Multimedia Interaktif Geografi Kelas X Materi Tata Surya Nanda Kresna Putra Pratama; Eka Pramono Adi; Saida Ulfa
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p119

Abstract

Abstrak: Multimedia interaktif materi tata surya merupakan media yang digunakan sebagai suplemen untuk memunculkan semangat siswa saat proses pembelajaran. Pemanfaatan multimedia tersebut bisa dipakai secara berulang kali, sehingga materi yang disampaikan dapat dimengerti oleh siswa. Penggunaan metode yaitu model Lee & Owens yang memiliki lima langkah yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Tujuan pengembangan multimedia interaktif ini untuk membantu memudahkan proses pembelajaran. Menurut ahli,  media dan ahli materi multimedia interaktif memberikan tanggapan bahwa multimedia interaktif layak digunakan. Dalam uji coba lapangan pada siswa SMA Pawyatan Daha Kediri kelas X IPS 1 mengalami peningkatan nilai saat menggunakan multimedia interaktif dan dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif geografi materi tata surya merupakan solusi bagi guru untuk diterapkan kepada siswa saat mengajar di SMA Pawyatan Daha.Abstract: The interactive multimedia material of the solar system is a medium that is used as a supplement to bring out the enthusiasm of students during the learning process. The use of multimedia can be used repeatedly, so that the material presented can be understood by students. The development method used is the Lee & Owens model which has five steps, namely: Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. The purpose of developing interactive multimedia is to help facilitate the learning process. According to media experts and material experts the results of this study indicate that interactive multimedia is suitable for use. In field trials on Pawyatan Daha Kediri high school students class X IPS 1, the value increases when using interactive multimedia and it can be concluded that interactive multimedia geography solar system material is a solution for teachers to be applied to students while teaching at Pawyatan Daha High School.
Pengaruh Pembelajaran Mind Mapping Kelas VII Pada Mata Pelajaran IPS Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Moh Hadihabibi; Zainul Abidin; Arafah Husna
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p207

Abstract

Abstrak: Kemampuan siswa berpikir kreatif dapat ditingkatkan dengan menaikkan skor kemampuan siswa untuk memahami masalah, kefasihan, fleksibilitas dan kebaruan penyelesaian masalah. Hal tersebut selaras sama fungsi  pemetaan pikiran yaitu sebuah teknik menulis materi yang dipelajari dan memprediksi permasalahan yang  dihadapi dalam bentuk grafik sehingga mempermudah memahaminya. Tujuan penelitian adalah untuk melihat pengaruh model mind mapping terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPS. Jenis Penelitian yang diguunakan yaitu penelitian kuantitatif menggunakan quasi experimental design. Penelitian ini memakai Uji independent sample t test. Data diolah dengan berbantuan SPSS 20. Hasil pengolahan data, terdapat nilai sig (2-tailed) sebesar 0,044<0,05, berarti hipotesis nihil (H0) ditolak. Sehingga ada perpedaan antara kelas eksperimen melebihi dari kelas kontrol. Kelas Eksperimen lebih unggul nilai rata-ratanya dengan kelas kontrol. Oleh karena itu terdapat pengaruh model pemetaan pikiran terhadap kemampuan berpikir kreatif anak didik pada mata pelajaran IPS  dibanding kemampuan berpikir kreatif anak didik yang  tidak memakai model pemetaan pikiran.
Animasi Motion Graphics Dinamika Litosfer Pada Mata Pelajaran Geografi Kelas X SMA Dea Amanda Amelia Revlinasari; I Nyoman Sudana Degeng; Agus Wedi
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p168

Abstract

Abstract: Pengembangan motion graphic mampu menjadi alat pendukung berupa visual dengan menggambarkan isi dari materi  Dinamika Litosfer. Siswa merasa lebih kesulitan dalam menggambarkan bentuk visual dari sebuah  pembelajaran Dinamika Litosfer, sehingga membutuhkan sebuah tiruan. Tiruan jika dilakukan pada sebuah peralatan yang pada faktanya membutuhkan banyak biaya dan berbahaya. Maka penggunaan animasi beupa Motion Graphics mampu menjadi solusi yang bertujuan untuk dapat menangani keterbatasan antara ruang dan waktu  dan  menciptakan gairah belajar. Lee & Owens, adalah metode yang digunakan dalam penelitian ini, karena metode tersebut memiliki langkah-langkah pengembangan sistematis dan mengutamakan dari hasil pengalaman penggunanya. Hasil review dari ahli materi dan ahli media menunjukkan nilai positif. Ahli media dan materi berpendapat secara menyeluruh materi sudah layak dan media sangat menarik. Animasi Motion Graphics mempunyai keunggulan yaitu mampu menciptakan minat dan motivasi belajar pebelajar, memperjelas hal abstrak dan menyampaikan gambaran lebih nyataAbstract: Development of Motion Graphic animation can be a visual aid in describing the contents of the dynamics of the lithosphere. Students find it difficult to describe the visual form of lithosphere dynamics learning, so they need an imitation. Imitation when done on an actual equipment is costly and dangerous. So the use of motion graphics animation can be a solution so that students can handle the limitations between space and time and create a passion for learning. method used in this research is Lee & Owens, because this method has systematic development steps and prioritizes the results of the user experience. The results of the reviews obtained from media experts and material experts show a positive value. Media and material experts think that overall the media is interesting and the material is appropriate. Motion graphics animation has the advantage of being able to make a motivation and interest in student learning, clarify an abstract thing and convey a more real picture.
Pengembangan Aplikasi Mobile “Examination Of Sharia” (Exshar) Sebagai Media Evaluasi Layanan Lembaga Keuangan Syariah Novedi Risanti Langgi; Luqman Hakim
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p129

Abstract

Abstrak: Evaluasi pembelajaran yang dilakukan di sekolah saat ini masih berpaku pada cara-cara konvensional yang tidak lagi relevan terhadap perkembangan zaman. Penelitian ini bermaksud untuk mendeskripsikan pengembangan media evaluasi Examination of Sharia (Exshar). Prosedur penelitian yang diterapkan mengadopsi model pengembangan milik Thiagarajan, yakni Define, Design, Develop, dan Disseminate (4D). Uji coba dilaksanakan secara terbatas. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar telaah, lembar validasi, dan angket respon peserta didik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil akhir dari penelitian ini berupa produk aplikasi mobile berbasis offline. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Exshar layak digunakan sebagai media evaluasi mata pelajaran Layanan Lembaga Keuangan Syariah. Aplikasi ini membantu tenaga pendidik melaksanakan evaluasi berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), memudahkan pengoreksian jawaban, dan mengantisipasi terjadinya kesalahan dalam penskoran. Bagi siswa, aplikasi ini memudahkan dan meningkatkan antusias dalam mengerjakan soal.Abstract: The evaluation of learning carried out in schools is still adhering to conventional methods that are no longer relevant to the times. This study emphasizes to describe the development of the Sharia Exam evaluation media. The research procedure applied by Thiagarajan's development model, namely Define, Design, Develop, and Disseminate (4D). The trial was carried out on a limited basis. The data instruments include study sheets, validation sheets, and student response questionnaires. The data obtained were analyzed using quantitative descriptive analysis. The final result of this research is an offline based mobile application product. The results showed that the Exshar application was feasible to use as a medium for evaluating Islamic Financial Institution Services subjects. This application helps educators carry out Higher Order Thinking Skills (HOTS) based evaluations, makes it easy to correct answers, and anticipates errors in scoring. For students, this application makes it easy and increases enthusiasm in doing questions.
Pengembangan Infografis Melalui Instagram Sebagai Penguatan Pemahaman Pokok Bahasan Sistem Pencernaan Manusia Alvionita Citra Dewi; Eka Pramono Adi; Zainul Abidin
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p216

Abstract

Abstrak: Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran infografis melalui Instagram yang layak digunakan siswa untuk kegiatan belajar mandiri. Penelitian ini berfokus untuk menghasilkan media infografis melalui Instagram untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi sistem pencernaan manusia. Prosedur pengembangan infografis melalui Instagram ini megadopsi model Sadiman. Validasi produk dilakukan pada ahli media dan ahli materi. Kemudian untuk sasaran uji coba media infografis melalui Instagram yaitu siswa kelas VIII A Mts Raudlatul Ulum Karangploaso. Berdasarkan uji coba yag telah dlakukan dapat disimpukan bahwa media infografis melalui Instagram termasuk dalam kategori layak digunakan sebagai media pembelajaran. Selain itu hasil tes belajar siswa menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar.
Pengembangan Multimedia Tutorial Pokok Bahasan Struktur dan Fungsi Tubuh Tumbuhan Mata Pelajaran IPA Arien Kurnia Putri; Sulton Sulton; Henry Praherdhiono
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p188

Abstract

Abstrak: Pengembangan multimedia tutorial dilakukan untuk membantu pebelajar dalam proses belajar pada mata pelajaran ipa materi struktur dan fungsi tubuh pada tumbuhan. Pebelajar merasa kesulitan menghafalkan dan memahami struktur anatomi tumbuhan. Maka pemanfaatan multimedia tutorial dapat menjadi solusi untuk memotivasi pebelajar dan pembelajaran menjadi menyenangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lee & Owens. Ada (lima) tahapan     pengembangan produk yaitu Assessment/Analysis, Design, development, implementation, and Evaluation. Metode Lee & Owens memiliki langkah-langkah pengembangan sistematis yang lebih mengutamakan hasil dari pengalaman penggunanya. Hasil review yang didapat dari ahli media, materi dan uji coba kepada pebelajar menunjukkan respon yang positif dan multimedianya layak digunakan dalam pembelajaran. 
Hubungan Antara Penggunaan Google Classroom Dengan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas XI Dhifa Putra Ramadhan; Susilaningsih Susilaningsih; Arafah Husna
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p178

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan adakah hubungan yang signifikan antara penggunaan Google Classroom dengan hasil belajar pebelajar kelas XI. Jenis penelitian ini ialah penelitian korelasional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah USE Questionnaries dan hasil penialaian akhir semester pada semester genap tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah 80 orang yang ditentukan melalui teknik propotional random sampling dengan cara undian. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan Google Classroom memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar dan hubungan tersebut berjenis hubungan positif, artinya kenaikan pada nilai variabel penggunaan Google Classroom yang selalu disertai kenaikan nilai variabel hasil belajar, dan sebaliknya, turunnya nilai pada variabel Google Classroom selalu diikuti dengan turunnya nilai hasil belajar.
Pengembangan Multimedia Tutorial Berfitur Peta Konsep Untuk Belajar Lapisan Bumi Siswa MTS Moh. Dwi Handoko; Sulthoni Sulthoni; Saida Ulfa
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p148

Abstract

Abstract: Multimedia tutorials on earth layers become complementary in science learning and teaching at MTs Negeri 2 Nganjuk. Earth layer multimedia tutorials are designed to enhance science subject materials which take role as enrichment or remedial in conventional learning. Earth layer multimedia tutorials are learning media that can be used independently or in groups with excellent concept maps to increase students motivation as well as comprehension. The purpose of this development is to produce multimedia tutorials, as well as to discover the validity of the developed multimedia. This research model uses Lee & Owens. The results of the development of the Earth Layer Multimedia Tutorial as a complement to science learning with the concept map feature received positive responses from media and material experts and was feasible to use and there was an increase learning outcome Abstrak: Multimedia tutorial lapisan bumi menjadi pelengkap dalam  pembelajaran IPA di MTs Negeri 2 Nganjuk. Multimedia tutorial lapisan bumi didesain untuk menguatkan  materi pelajaran IPA yang bersifat enrichment atau remidial dalam pembelajaran konvensional. Multimedia tutorial lapisan bumi adalah media pembelajaran yang dapat digunakan secara mandiri maupun kelompok yang  memiliki fitur unggulan peta konsep untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman belajar siswa. Tujuan pengembangan ini menghasilkan multimedia tutorial, serta mengetahui kelayakan dari multimedia yang dikembangkan. Model Penelitian ini menggunakan model Lee & Owens. Hasil pengembangan Multimedia Tutorial Lapisan Bumi sebagai Komplemen Pembelajaran IPA berfitur Peta Konsep mendapatkan respon positif oleh ahli media dan ahli materi serta layak digunakan dan ada peningkatan hasil belajar.
Drill and Practice sebagai Metode Pembelajaran Alternatif Meningkatkan Keterampilan Belajar Egrang Siswa Martiani Martiani; Azizatul Banat
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p225

Abstract

Abstract: The stilts game is a typical traditional game that is played throughout Indonesia. This play has been shown to contribute positively to student development based on previous research. For this reason, this game must be taught to students, so that students are able to play independently or with friends. This study aims to determine the application of drill and practice in learning carried out at school. There were 23 students in grade V SDN 07 Bengkulu City as research subjects. This research is a classroom action research (CAR) with data obtained through four stages in each cycle, namely planning, acting, observing and reflecting. The results of the study obtained data from the results of the test cycle II, namely the average overall score of 78.8, a maximum value of 91, and a minimum value of 72. have not reached the minimum completeness score of 3 people. Based on the results of class achievement in cycle II of 86.4%, classical completeness has been achieved and the CAR is considered successful and the implementation of the research is stopped..Abstrak Permainan egrang adalah permainan tradisional khas yang dimainkan di seluruh Indonesia. Bermain ini telah terbukti berkontribusi positif terhadap perkembangan siswa berdasar penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Untuk itu permainan ini harus diajarkan kepada siswa, sehingga siswa mampu bermain secara mandiri atau bersama temannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan drill and practice pada pembelajaran yang dilakukan disekolah. Siswa kelas V SDN 07 Kota Bengkulu sebanyak 23 orang sebagai subjek penelitiannya. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan data didapat melalui empat tahap pada setiap siklus yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing) dan refleksi (reflecting). Hasil penelitian didapatkan data dari hasil tes siklus II yaitu rata-rata perolehan nilai keseluruhan yaitu 78.8, nilai maksimal 91, dan nilai minimal 72. Dengan tingkat ketuntasan belajar siswa sebanyak 86.4% dengan jumlah siswa 20 siswa yang mencapai skor nilai ketuntasan minimum 75 dan yang belum mencapai skor nilai ketuntasan minimum sebanyak 3 orang. Berdasarkan hasil capaian kelas pada siklus II sebesar 86.4%, maka sudah tercapai ketuntasan klasikalnya dan PTK yang dilakukan dianggap sudah berhasil dan pelaksanaan penelitian dihentikan.
Animasi Infografis Bahaya Merokok Mata Pelajaran Penjasorkes Mukhammad Syahrul Kurniawan; Punaji Setyosari; Saida Ulfa
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v4i22021p138

Abstract

Abstrak: Animasi infografis adalah bentuk visualisasi gambar dan informasi yang dimanfaatkan dalam menjelaskan materi pelajaran yang rumit disampaikan secara konvensional. Dengan animasi infografis tersebut siswa dapat dengan mudah dan mandiri memahami materi. Dengan demikian animasi infografis mempermudah siswa dalam upaya pembelajaran di rumah. Tujuan dari penelitian yaitu menghasilkan animasi infografis mata pelajaran penjasorkes materi bahaya merokok. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan Lee & Owens. Setelah melakukan review hasil pencapaian belajar animasi infografis ini memenuhi kriteria layak digunakan dalam proses pembelajaran. Bahaya Merokok dapat memberikan dampak positif dalam kegiatan pembelajaran yakni dapat menarik perhatian siswa dalam belajar dan membantu siswa dalam memahami materi.Abstract: Infographic animation is a form of visualization of images and information that is used in explaining complicated subject matter delivered conventionally.With this animated infographic, students can easily and independently understand the material. Thus the infographic animation makes it easier for students to learn at home.The purpose of this research is to produce animated subject infographics. Penjasorkes smoking hazard material. The research model used is the Lee & Owens development model. After reviewing the learning achievement of this infographic animation, it meets the criteria worthy of use in the learning process. The dangers of smoking can have a positive impact in learning activities, which can attract students' attention in learning and help students understand the material.

Page 1 of 2 | Total Record : 12