cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian
ISSN : 20866968     EISSN : 26219816     DOI : -
Core Subject : Health,
Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is an national journal published by Faculty of Pharmacy and Science University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is aimed at being a medium for research results dissemination and scientific paper exchanges on the pharmaceutical field among academics, practitioners, regulators, and public. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian is issued two times annually, i.e., in April, and October.The Editor receives rigorous research manuscripts that have not been offered for publication elsewhere. Since its first issue published in 2010. Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian has become a CrossRef Member since 2019. Therefore, all articles published by Farmasains: Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian will have unique DOI number with p-ISSN 2086-6968 dan e-ISSN 2621-9816
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue " Vol 3 No 2 (2016)" : 5 Documents clear
IDENTIFIKASI INTERAKSI OBAT-OBAT POTENSIAL PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK RSPAD GATOT SOEBROTO maifitrianti, maifitrianti
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.162 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v3i2.3322

Abstract

Interaksi obat berhubungan dengan beberapa faktor seperti polifarmasi, usia, metabolisme hepatik dan penurunan fungsi ginjal. Polifarmasi sering kali ditemukan pada peresepan obat pasien gagal ginjal kronis. Penelitian tentang interaksi obat pada peresepan obat untuk pasien ini perlu dilakukan untuk mencegah kejadian yang tidak diharapkan akibat penggunaan obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi interaksi obat-obat potensial pada pasien gagal ginjal kronik rawat inap di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta periode Oktober – Desember 2015. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif. Data diperoleh dari rekam medis. Sampel adalah pasien gagal ginjal kronik rawat inap di RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad Jakarta periode Oktober – Desember Tahun 2015 yang mendapatkan minimal 2 obat dalam satu pola peresepan. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 63 pasien dan ditemukan sebanyak 443 potensi interaksi obat. Interaksi obat dengan mekanisme farmakodinamik sebanyak 235 kasus (53,04%) dan farmakokinetik sebanyak 208 kasus (46,96%). Sebanyak 334 kasus (75,39%) merupakan interaksi obat dengan tingkat keparahan moderat. Interaksi obat seringkali dijumpai pada peresepan pasien gagal ginjal kronis yang dapat menyebaban kejadian yang tidak diharapkan jika tidak di deteksi sejak dini.
PENGARUH PENINGKATAN KONSENTRASI PEKTIN SEBAGAI GELLING AGENT TERHADAP SIFAT FISIK MARSHMALLOW ANTISARIAWAN EKSTRAK KENTAL DAUN SAGA (Abrus precatorius L.) elfiyani, rahmah; widayanti, ari; rahayu, budiarti
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.181 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v3i2.3323

Abstract

Daun saga (Abrus precatorius L.) memiliki aktivitas antisariawan dan mengandung glisirizin. Glisirizin adalah senyawa saponin glikosida non hemolitik, golongan triterpenoid dan memiliki aktivitas anti-parasit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan konsentrasi pektin sebagai bahan gel pada sifat fisik marshmallow. Ekstrak daun saga dibuat dalam marshmallow 4 formula, dengan variasi konsentrasi pektin 0,7%, 0,8%, 0,9% dan 1%. Evaluasi sifat fisik meliputi organoleptik, keseragaman berat, keseragaman ukuran, kadar air, dan tekstur. Data hasil uji kekerasan diperoleh pada 859,33; 710.03; 677.13; 506,36 gf, hasil uji kekompakan data 0.7375; 0,8247; 0,8780; 0,9327 gs, data hasil uji lambung 0,7255; 0,8142; 0,8530; 1,0236 gs. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah diikuti dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pektin yang lebih tinggi akan meningkatkan daya tahan dan kekompakan serta mengurangi kekerasan marshmallow ekstrak daun saga kental.
UJI EFEK ANTIGLAUKOMA INFUS DAUN KITOLOD (Isotoma longiflora (L) C.Presl) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN BERDASARKAN TEKANAN BOLA MATA siska, siska; sunaryo, hadi; wardani, teja kusuma
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.079 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v3i2.3331

Abstract

Glaukoma merupakan kelainan pada mata yang ditandai meningkatnya tekanan intraokuler yang dapat menekan saraf mata sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada saraf mata. Adanya kerusakan saraf mata mengakibatkan pengecilan lapang pandang, sehingga dapat menyebabkan kebutaan. Peningkatan tekanan intraokuler disebabkan oleh terhambatnya humeous aqueous. Obat - obat antiglaukoma mempunyai mekananisme kerja dapat menurunkan tekanan  intraokuler. Daun kitolod  (Isotoma  longiflora  (L)  C.Presl)  merupakan  salah  satu tanaman liar yang banyak digunakan masyarakat untuk mengobati penyakit mata, salah satunya untuk mengobati glaukoma, oleh karena itu untuk membuktikan aktivitasnya sebagai antiglaukoma maka dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh infus daun kitolod terhadap tekanan intraokuler (tekanan bola mata). Penelitian ini  menggunakan 5 kelompok uji yang terdiri dari kelompok negatif, positif, kosentrasi 40%, kosentrasi 50%, dan kosentrasi 60%. Pada penelitian ini menggunakan penginduksi tetes mata prednisolon asetat 1% dan pembanding positif yaitu tetes mata pilokarpin 2%. Pengukuran tekanan bola mata menggunakan tonometer schiotz. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kosentrasi III yaitu infus daun kitolod kosentrasi 60% mempunyai efek menurunkan tekanan bola mata yang sebanding dengan tetes mata pilokarpin 2%.
PENGARUH EDUKASI DAN HOMECARE OLEH FARMASIS TERHADAP PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 nofrika, vony; syamsuddin, syamsuddin; Keban, Sesilia A
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.255 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v3i2.3332

Abstract

Peningkatan pengetahuan dan kepatuhan pasien DM tipe 2 harus didukung oleh pelayanan kefarmasian dalam bentuk edukasi dan homecare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan pelayanan farmasis dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan pasien DM tipe 2 sehingga kadar gula darah dapat terkontrol dengan baik. Penelitian ini bersifat prospektif dengan metode quasi eksperimental nonequivalent control grup design. Responden berjumlah 108 orang dibagi menjadi 3 kelompok intervensi yaitu kelompok kontrol, kelompok intervensi I dilakukan edukasi sebanyak dua kali dengan menggunakan media booklet, dan kelompok intervensi II dilakukan edukasi dan homecare farmasis masing-masing dua kali. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pengetahuan dan kepatuhan pada kelompok intervensi I menunjukkan peningkatan dari 68,81 menjadi 70,06 dan 2,01 menjadi 0,38. Sedangkan pada kelompok intervensi II terjadi peningkatan dari 66 menjadi 72,34 dan 3,97 menjadi 0,14. Kadar GDPP sebelum intervensi termasuk kategori terkendali buruk berubah menjadi terkendali sedang setelah intervensi II.
VARIASI KONSENTRASI ASAM SITRAT SEBAGAI SUMBER ASAM TERHADAP SIFAT FISIK TABLET EFFERVESCENT EKSTRAK KERING KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L) gusmayadi, inding; lestari, pramulani mulya; trisnande, erike
Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.004 KB) | DOI: 10.22236/farmasains.v3i2.3321

Abstract

Asam sitrat digunakan sebagai sumber asam karena mudah bereaksi sehingga meningkatkan waktu melarut dalam sediaan tablet effervescent. Pada penelitian ini ekstrak dibuat menjadi sediaan tablet effervescent yang bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan konsentrasi asam sitrat sebagai sumber asam dapat memperbaiki sifat fisik tablet effervescent. Ekstrak kering kulit buah manggis yang diperoleh dimaserasi dengan air kemudian dibuat serbuk dengan spray drying. Ekstrak kering yang diperoleh dibuat menjadi 5 formula tablet effervescent dengan konsentrasi asam sitrat yang berbeda yaitu, 15%, 20%, 25%, 30% dan 35%. Tablet yang sudah jadi kemudian dievaluasi sifat fisiknya, meliputi uji organoleptik, keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, kerapuhan dan waktu melarut. Hasil evaluasi uji waktu melarut yang diperoleh dari formula 1 hingga formula 5 yaitu 10,50±0,57 menit, 4,52±1,04 menit, 3,32±0,13 menit, 3,13±0,14 menit dan 3,42±0,14 menit. Dari data analisa statistik waktu melarut ANAVA satu arah dengan taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa adanya perbedaan dari kelima formula. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan konsentrasi asam sitrat sebagai sumber asam dapat meningkatkan sifat fisik tablet yaitu meningkatkan waktu melarut, sedangkan asam sitrat dengan konsentrasi 35% dapat menurunkan waktu melarut tablet effervescent ekstrak kering kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.).

Page 1 of 1 | Total Record : 5