Articles
24 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 9 No. 1 (2020)"
:
24 Documents
clear
Mendidik Anak Era Digital di Perguruan Muhammadiyah Parakan Tangerang Selatan
Heni Ani Nuraeni;
Lelly Qodariah
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (221.939 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.2941
Era digital merupakan era teknologi komunikasi. Teknologi komunikasi yang sering digunakan oleh anak-anak sampai orang dewasa adalah gadget. Salah satu dampak negatif gadget adalah membentuk anak-anak maupun remaja mempunyai karakter yang individualis. Mareka sibuk dengan gadgetnya sehingga melupakan tugas nya untuk belajar. Hal inilah yang dikhawatirkan guru maupun orang tua ketika anaknya bermain gadget. Guru maupun orang tua mengalami masalah dalam mencegah murid maupun anaknya dalam penggunaan gadget. Oleh karena diperlukan wawasan yang luas untuk mengatur penggunaan teknologi komunikasi. Hal inilah yang menjadi dasar kerja sama antara Uhamka dan perguruan Muhammadiyah Parakan untuk mengadakah woks shop mengenai mendidik anak era digital. Target yang diharapkan dari work shop ini adalah bertambahnya wawasan guru-guru dan orang tua murid Muhammadiyah Parakan mengenai mendidik anak era digital. Dengan adanya work shop ini diharapkan guru-guru dan orang tua murid perguruan Muhammadiyah Parakan dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan Metode Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Para Relawan Pengajar
Erna Megawati
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (365.616 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.3042
Penggunaan metode pembelajaran yang tepat akan membantu dalam mencapai tujuan pendidikan dalam jenjang manapun. Data statistik menunjukkan tingginya angka buta aksara di Indonesia mendorong semua anggota masyarakat yang terdidik untuk turun dan melayani anggota masyarakat lain yang membutuhkan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan mengenai metode pembelajaran bahasa Inggris yang dapat digunakan oleh relawan pengajar di kampung Mulyasari yang berdedikasi memberantas buta aksara. Metode pelaksanaan kegiatan ini pelatihan dan pemberian contoh. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran bahasa Inggris yang dinilai cocok dengan karakteristik peserta didik di Mulyasari adalah TPR (Total Physical Response).
Penerapan Sistem Pertanaman Refugia sebagai Mikrohabitat Musuh Alami pada Tanaman Padi
Didik Utomo Pribadi;
Arika Purnawati;
Noni Rahmadhini
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (388.27 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.3108
Budidaya tanaman padi merupakan salah satu pekerjaan utama bagi masyarakat di Desa Kuluran, Kalitengah, Lamongan. Petani di Desa Kuluran dalam melakukan usaha pertaniannya sering berhadapan dengan adanya serangan hama yang menjadi faktor pembatas dalam meningkatkan produksi padi. Petani mengaplikasikan pestisida kimia sebagai tindakan pencegahan dan pengendalian hama yang menyerang tanaman padi. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada petani tentang bahaya pengaplikasian pestisida terus menerus dan memberikan solusinya berupa cara pemanfaatan tanaman refugia sebagai mikrohabitat musuh alami di ekosistem sawah. Program pengabdian terdiri dari 4 tahapan yaitu sosialisasi dan penyuluhan; 1) sosialisasi dan penyuluhan; 2) pendampingan penanaman tanaman refugia; 3) pengamatan kelimpahan musuh alami; dan 4) evaluasi kegiatan pengabdian. Kegiatan penanaman tanaman refugia dilakukan secara demonstration plotting di lahan salah satu peserta. Hasil yang diperoleh adalah kesadaran petani akan bahaya pengaplikasian pestisida kimia secara terus menerus dan meningkatnya pemahaman petani tentang pemanfaatan tanaman refugia di sawah. Hasil pengamatan yang telah dilakukan didapatkan 2 jenis serangga yaitu Collembola dan Branconidae yang berada di sekitar tanaman refugia. Tim pengabdian masyarakat telah menyusun modul dan melakukan koordinasi dengan ketua gabungan kelompok tani untuk mendukung keberlanjutan program. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa proses kegiatan telah berjalan baik dan petani akan menanam tanaman refugia di lahannya masing-masing pada musim tanam mendatang.
Penerapan Perilaku Hidup Bersih Sehat Penduduk terhadap Cara Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
Aseptianova Aseptianova;
Eka Haryati Yuliany
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (249.091 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.3212
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran, yang menjadikan seseorang, keluarga, sekelompok atau masyarakat mampu menolong dirinya sendiri (mandiri) di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Hasil akhir dari suatu aktivitas yang dilakukan makhluk hidup, yang pada umumnya tidak bisa digunakan lagi dalam suatu kegiatan dan terkadang dibuang begitu saja yakni sampah. Pengabdian masyarakat ini diharapkan memberi pengetahuan tentang perilaku hidup bersih sehat penduduk terhadap cara pengelolaan sampah rumah tangga di kelurahan Kebun Bunga kecamatan Sukarami Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menggambarkan perilaku warga Kebun Bunga terhadap upaya pengelolaan sampah rumah tangga dan penyuluhan yang bertujuan meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) cara meningkatkan pemanfaatan sampah. Dari pengabdian masyarakat dalam upaya pengelolaan sampah rumah tangga dapat disimpulkan sebagian besar masyarakat di pemukiman penduduk Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarami Palembang sudah menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, and Recycling).
Optimalisasi Pengajaran Bahasa Inggris Gratis melalui Weekly English Meeting
Widya Rizky Pratiwi;
Irma Syahriani
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (656.622 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.3299
Peranan bahasa Inggris yang sangat vital dalam era globalisasi ini memaksa generasi muda di dunia memiliki tekad yang kuat untuk menguasainya sebagai tujuan komunikasi, termasuk Indonesia. Akan tetapi pelajar terkendala oleh kurangnya alokasi waktu yang disediakan untuk belajar bahasa Inggris di sekolah dan juga tidak mencukupinya biaya untuk mengambil tambahan pembelajaran di tempat kursus. Keadaan ini mengharuskan para praktisi pendidikan untuk memikirkan solusi sehingga tim dosen STMIK Bina Adinata dan Bulukumba English meeting club (BEMC) bekerja sama dalam menyediakan fasilitas pendidikan gratis bagi pelajar dalam sebuah kegiatan weekly English meeting. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan setiap hari Minggu pada pukul 14.00 – 17.30 WITA di lingkungan terbuka. Terdapat 30-35 orang tiap minggunya yang akan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dengan duduk melantai membentuk lingkaran sehingga terjadi face to face interaction. Terdapat dua kegiatan inti yang dilaksanakan tiap pertemuan yaitu grammar class dan General English Meeting dengan item kegiatan meliputi Opening/ Welcome Speech, Self Introduction, Discussion/Debate (hot issues), Telling Story, Games/ entertainment, Grammar Correction/ vocabulary building, finding information dan Closing Speech. Kegiatan pengabdian yang rutin dilakukan setiap minggu ini mendapat antusias dan respon yang positif dari masyarakat dan pemerintah. Terbukti dengan semakin bertambahnya jumlah peserta yang mengikuti kegiatan dari minggu ke minggu sehingga membutuhkan tambahan volunteer instruktur bahasa Inggris. Hasil observasi selama beberapa kali pertemuan memperlihatkan banyaknya perubahan positif yang dialami pelajar yaitu bertambahnya kosakata dan pemahaman penggunaan struktur bahasa Inggris, meningkatkan rasa percaya diri, memperbanyak teman dan memperluas jaringan serta meningkatkan rasa tanggung jawab.
Sosialisasi Computational Thinking untuk Guru-Guru di SDN Teluk dalam 3 Banjarmasin
Muhammad Edya Rosadi;
Wagino Wagino;
Nur Alamsyah;
Muhammad Rasyidan;
Mirza Yogy Kurniawan
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (441.076 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.3352
Computational Thinking atau yang disebut juga berpikir komputasi adalah sebuah istilah untuk melatih kemampuan memecahkan masalah dengan cara penalaran dan analisa, sekarang ini banyak yang beranggapan bahwa berpikir komputasi harus selalu berkaitan dengan komputer. Kenyataannya, berpikir komputasi bukan mengajarkan cara menggunakan komputer tetapi mengajarkan proses berpikir yang digunakan untuk mendukung pemecahan masalah di semua disiplin ilmu, termasuk humaniora, matematika dan ilmu pengetahuan. Berpikir komputasi dapat diajarkan sejak dini bahkan dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dengan cara membuat hubungan pada suatu mata pelajaran atau dengan memberikan contoh penyelesaian persoalan sederhana yang terdapat pada kegiatan sehari-hari. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini, disosialisasikan kepada para guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Teluk Dalam 3 Banjarmasin tentang berpikir komputasi, bertujuan agar guru dapat menambahkannya ke dalam mata pelajaran yang diampu, sehingga siswa dapat terbiasa memecahkan masalah dengan cara berpikir komputasi, yang mana ketika kemampuan ini terus dilatih maka sebuah permasalahan dapat diselesaikan dengan baik, cepat dan optimal.
Crimping cable Pelatihan Crimping Kabel & Perancangan Jaringan dengan Program Simulasi Cisco Packet Tracer (Pemberdayaan Siswa Sekolah Tingkat SLTA)
Estu Sindu Ningrum;
Delvis Agusman;
Rosalina Rosalina
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.891 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.3354
Crimping kabel dan perancangan jaringan merupakan mata pelajaran paling dasar yang harus dikuasai oleh siswa SMK. Akan tetapi masih banyaknya kendala dalam mata pelajaran tersebut karena masih menggunakan metode konvensional yang menggunakan ceramah, diskusi dan kerja kelompok sehingga membuat siswa menjadi kurang termotivasi dalam belajar. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh pemahaman siswa akan mata pelajaran dasar crimping kabel dan perancangan jaringan. Pengabdian masyarakat ini memberikan pengertian, pemahaman, cara penyusunan dan cara penggunaan perangkat lunak (software) simulasi jaringan komputer (Packet Tracer), selain itu melatih cara melakukan crimping kabel, pengujian jaringan komputer berbasis LAN (Local Area Network). Metode pengabdian masyarakat untuk simulasi jaringan digunakan adalah metode ekperimen dan rancangan serta dilakukan dalam one group, pre tes dan post tes design. Hasil dari pretes dan pos tes Pengabdian dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan dihitung dengan skala likert. Pengabdian masyarakat ini dilakukan 2 sesi, hasil perhitungan yang didapatkan dari 25 orang peserta, yaitu sesi pertama 82.13% dan sesi ke dua 82.13% dari siswa merasa puas dengan pelatihan
Pemanfaatan Limbah Kain Perca untuk Mengembangkan Media Pembelajaran Matematika bagi Guru SD
Ratni Purwasih;
Ika Wahyu Anita;
Muhammad Afrilianto
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (519.134 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.3650
Pengetahuan dan pengalaman kepada seluruh komponen sekolah untuk tanggap terhadap bencana merupakan salah satu upaya meminimalisir korban bencana. Kemampuan dari seluruh komponen sekolah untuk mengurangi risiko bencana di lingkungan sekolah, dengan membangun kesiapsiagaan melalui penguatan pengetahuan dan sikap, implementasi rencana tanggap darurat, kebijakan kesiapsiagaan sekolah serta sistem peringatan dini sekolah dan kemampuan memobilisasi sumberdaya sekolah, sebelum, saat dan sesudah bencana datang. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pemetaan partisipatif dengan melibatkan seluruh unsur warga MTsN 2 Bone. Hasil kegiatan ini diperoleh peserta pelatihan baik siswa maupun guru telah memahami konsep madrasah tanggap bencana. Pengetahuan warga sekolah terhadap hal hal yang dapat mengakibatkan bencana dalam lingkungan sekolah sudah dapat diprediksi, sehingga dapat meningkatkan kepekaan mereka terhadap menjaga lingkungan sekitarnya. Pengabdian ini menghasilkan output berupa atribut dan peta madrasah tanggap bencana.
Workshop dan Pelatihan Pengajuan Sertifikat Halal bagi Pelaku Industri Makanan Olahan UMKM
Siska Siska;
Hanifah Rahmi;
Fitriani;
Ema Dewanti
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (458.194 KB)
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.3823
Indonesia adalah negara yang memiliki warga negara mayoritas adalah umat muslim. Sebagai umat Islam, kita diwajibkan mengkonsumsi makanan/minuman yang halal. Seiring dengan hal tersebut Pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, maka semua pelaku industri baik di bidang makanan/minuman olahan, produk farmasi dan lain-lain wajib memiliki sertifikat halal. Namun hingga saat ini belum banyak indutri olahan yang mengajukan sertifikat halal terutama pada industri UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah). Fakultas Farmasi dan sains (FFS) UHAMKA yang telah memiliki Pusat Kajian Halal UHAMKA (PKHU), berkewajiban untuk mensosialisasi dan mengedukasi kepada seluruh masyarakat mengenai pentingnya “halal” suatu produk. Target pada kegiatan workshop ini adalah pelaku usaha di bidang pengolahan makanan/minuman UMKM di wilayah Duren Sawit Jakarta Timur. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pelatihan/workshop tentang tatacara pengajuan sertifikat halal dan dokumen-dokumen yang harus dipersiapkan. Workshop diawali dengan sosialisasi pentingnya sertifikat halal kemudian dilanjutkan dengan pretest. Pre-test untuk melihat sejauh mana pemahaman terkait sertifikasi halal. Workshop diakhiri dengan post-test, untuk melihat peningkatan pemahaman setelah diberikan sosislaisasi dan pelatihan terkait sertifikasi halal. Hasil yang didapat adanya peningkatan pemahaman peserta (p<0,05) dibandingkan antara sebelum dengan sesudah pelatihan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah workshop yang diberikan bermanfaat untuk para pelaku usaha UMKM dalam meningkatkan pemahaman terkait tatacara sertifikasi halal.
Pelatihan Menumbuhkan Karakter Siswa Sekolah Dasar Tanjung Sari Melalui Permainan Edukatif Sederhana
Rahmiati Rahmiati;
Mimin Ninawati;
Sri Lestari Handayani
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29405/solma.v9i1.3920
Pelatihan menumbuhkan karakter siswa Sekolah Dasar Tanjung Sari melalui permainan edukatif sederhana ini bertujuan untuk menunjukan kesenjangan antara harapan dan kenyataan yang perlu pemecahan masalah yang mendasar, melalui permainan edukatif untuk menanamkan karakter pada anak. Permainan yang diberikan ada tiga macam, diantanya; tepuk bim bam pedi, talking stick, dan kuda bisik. Dari ketiga permainan diatas yang merupakan permainan yang cukup sederhana dapat di aplikasi kedalam kegiatan belajar mengajar baik didalam kelas maupun diluar kelas.sehingga tidak hanya kesenangan semata yang didapatkan dalam permainan. Namun permainan mampu memberi manfaat yang besar bagi anak. Tidak kalah pentingnya, permainan dapat membentuk anak menjadi seseorang yang memiliki karakter luhur. Nilai-nilai karakter yang terdapat dalam permainan edukatif sederhana ini diantaranya: kejujuran, religious, rasa tanggung jawab, semangat dalam belajar, disiplin, kegigihan dan bekerja keras, semangat dalam berkontribusi kelompok, cinta lingkungan dan optimisme. Melalui kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh guru dapat meningkatkan (1) pengetahuan guru dalam membuat permainan sederhana pada saat pembelajaran (2) guru dapat termotivasi untuk membuat permainan sederhana di dalam kelas. (3) kemampuan guru dalam menerapkan permainan sederhana supaya siswa berkarakter (4) guru dapat menambah pengetahuan tentang permainan sederhana.