cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2020)" : 24 Documents clear
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Nelayan Pesisir Baranusa Mengenai Penerapan Tradisi Budaya Mulung Paulus Edison Plaimo; Imanuel Lama Wabang; Isak Feridikson Alelang; Ferdinand Romelus Anigomang
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.244 KB) | DOI: 10.29405/solma.v9i1.4882

Abstract

Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, kami berupaya melakukan penyuluhan atau sosialisasi terhadap masyarakat nelayan yang berdomisili di pesisir Baranusa tentang manfaat pemberlakuan tradisi budaya Mulung. dampak dari tradisi budaya budaya mulung yang ditinggalkan pendapatan nelayan, mengalami penyusutan oleh sebab kerusakan habitat kawasan perairan sehingga ketersediaan sumberdaya perairan semakin berkurang. metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi tiga tahapan antara lain tahapan persiapan adalah melakukan observasi, berkoordinasi dan penyiapan bahan dan alat yang dibutuhkan disaat pelaksanaan kegiatan, tahapan pelaksanaan adalah melakukan kegiatan sosialisasi atau penyuluhan mengenai manfaat tradisi budaya Mulung Penerapan tradisi budaya Mulung dapat memperpendek jarak nelayan ke daerah penagkapan (fishing ground) keadaan ini berdampak penghematan biaya operasional dan juga meminimalisasi kebutuhan waktu maupun tenaga, tahapan evaluasi, mengukur tingkat keberhasilan kegiatan yang dilakukan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pola pemahaman dari masyarakat (mitra) tentang manfaat tradisi budaya Mulung
Upaya Peningkatan Jumlah Usaha Rintisan melalui Program Pengembangan Kewirausahaan Adhi Kusnadi; Wella Wella; Rangga Winantyo
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.497 KB) | DOI: 10.29405/solma.v9i1.4890

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat PPK (Program Pengembangan Kewirausahaan) merupakan program pemerintah melalui Hibah PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat). Program ini melaksanakan pembinaan kepada usaha rintisan (startup) baru dengan melakukan tahapan pelatihan manajemen kelola usaha dan pelatihan pengetahuan lain untuk membuat wirausaha pemula yang dapat berdiri sendiri berdasarkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kewirausahaan merupakan faktor penting yang dapat membantu meningkatkan ekonomi Indonesia. Total wirausaha Indonesia sekarang ini berjumlah rendah jika dibandingkan dengan negera lain, menempati posisi ke 94 dari 137 negara, salah faktor penyebab adalah pendidikan yang kurang memberikan dorongan pada mahasiswa untuk menjadi entrepreneurship. Universitas Multimedia Nusantara (UMN) berupaya mendidik para mahasiswa untuk siap menjadi wirausaha sejak duduk di bangku kuliah. Salah satunya dengan membuat tech incubator bisnis yaitu Skystar Ventures, yang merupakan inkubator bisnis teknologi terbaik di Indonesia dari KemenristekDikti sejak 2016, member dari Global Accelerator Network, Sillicon Valley dan memiliki akreditasi A. Telah banyak starup yang dihasilkan oleh Skystar. Skystar mengadakan kegiatan rutin untuk menjaring starup baru dengan setiap batch diadakan pendamping selama 6 bulan. Total dari batch satu sampai enam sudah ada 20 tim mahasiswa. Tentu jumlah ini dirasa masih sangat kurang jika dibandingkan dengan kebutuhan jumlah wirausaha yang harus tumbuh untuk mengejar ketertinggalan Indonesia terhadap negara lain. Disinilah dibutuhkan program lain untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh skystar dan mahasiswa. Dengan menjawab permasalahn tersebut diatas diharapkan dapat membantu Indonesia meningkatkan mutu dan jumlah wirausaha baru demi peningkatan perekonomian dan kemandirian Indonesia. Program ini berhasil membentuk usaha rintisan sebanyak 5 buah dengan berbagai bidang kegiatan.
Pengenalan Flora Fauna Melalui Jelajah dan Bermain pada Anak-Anak di Sekitar Taman Keanekaragaman Hayati Batu Putu Lampung YENI RAHAYU; YANTI ARIYANTI; FARADILA MEI JAYANI; HENDRY WIJAYANTI
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29405/solma.v9i1.4894

Abstract

Dalam upaya mengembangkan kawasan wisata berbasis ekowisata pendidikan di Desa Batu Putu, pendidikan masyarakat yang tinggal di sekitar pariwisata perlu ditingkatkan. Dalam hal ini, pendidikan tidak hanya penting untuk orang dewasa tetapi juga untuk anak-anak. Peningkatan pengetahuan tentang flora dan fauna untuk anak-anak yang tinggal di dekat Taman Keanekaragaman Hayati Batu Putu telah dilakukan dengan menggunakan metode yang menyenangkan, yaitu eksplorasi, bercerita dan bermain puzzle. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan flora dan fauna kepada anak-anak dan menjelaskan betapa pentingnya melindungi lingkungan sebagai habitat flora dan fauna. Hasilnya menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan anak-anak tentang flora dan fauna. Anak-anak dapat mengenali flora dan fauna lokal yang unik, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap flora dan fauna di sekitar mereka. Pengamatan menunjukkan karakter anak-anak yang peduli dengan flora-fauna dan lingkungan mereka telah muncul dari perilaku sehari-hari mereka ketika bermain di sekitar taman. Kegiatan-kegiatan ini mampu mengembangkan kesadaran anak sejak dini untuk melindungi lingkungan di Taman Keanekaragaman Hayati Batu Putu.
Pemanfaatan Benda-Benda di Lingkungan Sekitar untuk Menanamkan Konsep Bilangan pada Anak Usia Dini Hanim Faizah; Moh. Syukron Maftuh; Silviana Maya Purwasih; Annisa Dwi Sulistyaningtyas
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.048 KB) | DOI: 10.29405/solma.v9i1.4901

Abstract

Anak Usia Dini (AUD) identik dengan bermain untuk mengembangkan fisik mototrik anak. Untuk mendukung perkembangan fisik motorik anak, orang tua dan pendidik perlu memfasilitasi dengan berbagai jenis alat permainan. Untuk mendukung pembelajaran, maka sangat tepat jika dalam proses belajar, anak-anak didukung dengan alat permainan edukatif yang memadai. Salah satu tema yang diajarkan kepada anak usia dini adalah tentang konsep bilangan. Pengetahuan anak dalam mengenal konsep bilangan merupakan dasar untuk belajar matematika pada jenjang yang lebih tinggi nantinya. Sehingga perlu dikembangkan alat permainan edukatif yang mengajarkan tentang konsep bilangan. Untuk membuat alat permainan edukatif dapat memanfaatkan barang-barang yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar yang harganya yang murah, mudah didapatkan dan untuk mengurangi penggunaan plastik yang susah diurai. Berdasarkan observasi lapangan diketahui bahwa pemahaman anak terhadap konsep bilangan masih kurang, namun alat peraga yang tersedia di Pos PAUD Terpadu di Kecamatan Gondang Kota Mojokerto dinilai masih kurang. Untuk itu diberikan solusi untuk diadakan Pelatihan Pembuatan Dan Penggunaan Alat Permainan Edukatif Bagi Anak Usia Dini dengan menggunakan benda-benda di lingkungan sekitar. Dari kegiatan pelatihan tersebut, dihasilkan 3 jenis alat permaianan edukatif yang dapat dimanfaatkan untuk mengajarkan konsep bilangan bagi anak usia dini.

Page 3 of 3 | Total Record : 24