cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
The Edukasi Kehalalan pada Produk Pangan untuk Anggota Aisyiyah Jatimakmur Azharita, Ristianti; Rahmi, Hanifah; Yuniarti, Fitri
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.11327

Abstract

Background: Halal food products are an important thing to be understood by all Muslims. Seeing Indonesia is the country with the largest number of Muslims in the world. Most Indonesian people, especially Muslims, lack or do not understand about halal or haram in food products. This activity aims to provide knowledge to partners about the importance of eating halal food and avoiding food that is syubhat and haram. Method: The team consists of lecturers and students of the Faculty of Pharmacy and Science UHAMKA. Activities will be reviewed on Monday-Tuesday, February 27-28, 2023. Our partner in the Community Partnership Program (PKM) was Branch Leader Aisyiyah Jatimakmur, attended by 21 participants. We use methods: pretest, material delivery, dialogue accompanied by question and answer and posttest. Results: Participants understand the types of food that are halal, haram, and syubhat Conclusion: There is an increase in understanding of halal food products after the presentation of material on halal food. With this activity, it is hoped that Aisyiyah cadres will have a better understanding of halal food products and can provide this information to the community. The participants looked excited when the speaker presented the materials explained and also gave a very good response when asking questions.
Gerakan Melek Gizi dan Personal Hygiene pada Ibu Balita untuk Pengendalian Stunting di Ciputat, Tangerang Selatan Desiani Rizki Purwaningtyas; Anna Fitriani
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i3.11329

Abstract

Background: Prevalensi stunting di Indonesia masih lebih tinggi dibandingkan permasalahan stunting global. Banten merupakan salah satu provinsi yang bersebalahan dengan DKI Jakarta, tetapi pravelansi stuntingnya masih cukup tinggi, yaitu hampir sama dengan prevalensi nasional. Tujuan program ini adalah untuk memperbaiki pengetahuan, sikap, serta praktik gizi dan personal hygiene pada ibu balita untuk pengendalian stunting. Metode: Mitra program ini adalah ibu balita yang bersekolah di TK Aisyiyah Legoso, Ciputat beserta perwakilan pihak guru yang semua berjumlah 17 orang. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan meliputi penyuluhan dan emo-demo (emotional demonstration). Emo demo merupakan kegiatan penyampaian pesan sederhana dengan menyentuh emosi misalkan dapat melalui permainan. Emo-demo yang dilakukan ada dua, yakni: 1) dampak kekurangan zat gizi terhadap stunting dan 2) puzzle games isi piring balita. Hasil: Terdapat 76,9% peserta yang memiliki pengetahuan gizi kategori baik. Sebelum terapapar program lebih dari separuh peserta sudah memiliki sikap gizi positif. Setelah terpapar program, sebagian besar peserta (84.6%) memiliki sikap gizi yang positif, hanya ada 15.4% peserta yang memiliki sikap gizi netral. Kesimpulan: Program ini berhasil memperbaiki pengetahuan serta sikap gizi dan personal hygiene pada ibu balita yang diharapkan dapat meningkatkan praktik terkait gizi dan personal hygiene pada balitanya sehingga turut mengendalikan angka stunting.
“DAHSAT” (Dapur Sehat Atasi Stunting) sebagai Model Intervensi dalam Program Percepatan Penurunan Stunting Kurniati Devi Purnamasari; Widya Maya Ningrum; Siti Rohimah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11371

Abstract

Background: Establishing the Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT) model as a program to accelerate stunting reduction by empowering cadres, midwives, and local community leaders. DAHSAT is a program designed to reduce stunting through team building, focusing on developing a balanced food menu for toddlers 0-59 months. It is hoped that the existence of DAHSAT can lessen the prevalence of stunting in toddlers based on empowering the local community to process menus and serve food with balanced nutritional content. Method: Implemented in Janggala Village, Cidolog District, by a team from the Faculty of Health Sciences, Galuh University. It will be held in three months, namely January-March 2023, using public education methods. Conduct focus group discussions (FGDs) with the target of relevant stakeholders (heads of Puskesmas, Midwives, nutrition departments, and cadres and training cadres in processing food ingredients that can be consumed by target families and educating stunting target families on how to process food ingredients that can utilize local foodstuffs. Results: The formation of a DAHSAT team and empowerment-based community education with a team of trained cadre mobilizers. Cidolog District's people are enthusiastic to participate in a series of activities initiated by the community service team. Conclusion: Cadre training and education activities for the community can be an alternative to supporting government programs in reducing stunting in the Janggala Village area, Cidolog District, which also involves targets.
Pengenalan Rumah Adat Indonesia Kepada Anak Imigran Indonesia di Malaysia Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Elis Setyowati; Adi Nurcahyo; Arif Setiawan; Harsono
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11394

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan beranekaragam budaya didalamnya. Salah satu kebudayaan yang dimiliki Indonesia adalah keberagaman rumah adat yang nyaris tiap provinsi di Indonesia mempunyai rumah adat yang beranekaragam dengan karakteristik khas yang berbeda. Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memperkenalkan rumah adat Indonesia kepada anak imigran Indonesia di Malaysia khususnya siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2. Kegiatan pengabdian ini dialaksanakan di Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2 yang beralamat di No 2 Jl PJS 6/1D KG Lindungan SG Way Petaling Jaya, Selangor, Malaysia. Metode utama dalam pengabdian ini dilaksanakan melalui demonstrasi dalam mengerjakan proyek dengan materi rumah adat yang ada di Indonesia. Medel pembelajaran yang digunakan pada pengabdian ini merupakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, pengenalan rumah adat Indonesia menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat menambah pengetahuan siswa tentang rumah adat Indonesia. Hal tersebut terlihat pada tahap tanya jawab pada yang dilakukan pada akhir kegiatan, para siswa rata-rata menjawab pertanyaan tentang ciri-ciri rumah adat, asal provinsi rumah adat, serta nama rumah adat dengan benar. Model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat digunakan untuk memperkenalkan dan meningkatkan wawasan tentang rumah adat Indonesia kepada siswa Sanggar Bimbingan Belajar Ikaba Imaba 2.
Survei Jentik Nyamuk Aedes Aegypti di Wilayah Kerja Puskesmas, Kecamatan Cimahi Utara Nany Djuhriah; Neneng Yetty Hanurawati; Mimin Karmini; Sadono Setioko
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11443

Abstract

Background: Hemorrhagic fever is caused by the dengue virus transmitted through the bite of the Aedes aegypi mosquito. This disease increases every year and can affect all age groups. The purpose of this service is to measure the density of larvae in the RW 03 area of Pasirkaliki Village, North Cimahi District. Method: The partner in this activity is RW 01 which includes RT: 01, RT 02, RT 04 with survey and observation methods. Result: RT 01: House Index: 44.4 %, Container Index 24.6%, RT 02: House Index 22.2 %, Container Index: 18.4 %, RT 04: House Index 14.4 %, Container Index 29.7 %, RT 05: House Index : 22.7 % , Container Index: 2.5 %. Density Figure 6 with a value of 69.4%. Conclusion: Breteau Index (BI) RW 03 with Density Figure (DF) 6, because it has a value of 69.4% is included in the high category.
Pembinaan Tata Kelola dan Motivasi untuk Pemberdayaan Desa Blimbingsari sebagai Desa Wisata Putu Ayu Anggya Agustina; Ni Putu Meri Dewi Pendit; Agus Tatang Sopandi; Kadek Masakazu; Wayan Meter
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11444

Abstract

Background: Blimbingsari Village has a unique spatial layout that is orderly and free from waste, but the community has not been able to take advantage of this uniqueness as a tourist attraction. In addition to the uniqueness possessed by the village, there is potential that has not been fully developed by the community. These potentials include the cultivation of honey, snacks, nuts for the reason that (1) some people do not have entrepreneurial knowledge, and (2) village governments also lack understanding of tourism science. This goal is to optimize village management and increase entrepreneurial motivation through service programs. Method: This service will be carried out in Blimbingsari Village, Jembrana Regency, Bali in April 2023. This service invited 15 village officials and 15 people who owned and did not have businesses. This activity uses data collection methods with interviews, observations, and documentation. Results: (1) Blimbingsari Village Apparatus increased knowledge about tourism villages through tourism resource persons, (2) village communities received entrepreneurial motivation after discussing with entrepreneur resource persons. The novelty is to provide new insights and information about the 3A Concept, namely attractions, amenities, and accessibility as a solution to optimize village management. Conclusion: The realization of an optimal tourism village needs to have an attraction that begins with fostering village apparatus to create identity and create business opportunities by motivating the community.
Pengembangan Digital Marketing, Peran Manajemen SDM, Keunggulan Bersaing Produk Industri Kreatif UMKM Di Pasar Global Asmawati Asharie; M.Fadhiel Alie
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11451

Abstract

Background: Konten digital berkualitas tinggi membuka peluang siklus hidup untuk pengembangan bisnis ke pasar global, yang diminati banyak orang di Indonesia. Tak heran, UMKM menjadi kelompok usaha terbesar yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, yakni mencapai 60%. Usaha kecil, menengah, dan mikro industri kreatif lebih kuat menghadapi krisis global, namun lambat laun mampu bertahan di pasar global. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memperkuat peran SDM dalam merancang produk UMKM yang unik agar mampu bertahan dalam persaingan dengan produk sejenis dari negara lain. Kembangkan bisnis dengan menerapkan pemasaran digital untuk pertumbuhan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah). Hasil: Hasil kegiatan pengabdian industri kreatif merupakan langkah paling penting sebelum menjalankan bisnis. Produk yang dijual harus memenuhi kebutuhan semua konsumen. Pada pasar global agar dapat bertahan dalam ketidakpastian lingkungan domestik yang menciptakan strategis organisasi dan keunggulan kompetitif sebagai kekuatan untuk upaya pemasaran global. Kesimpulan: Melalui pemanfaatan digital marketing untuk dapat memasuki pasar global dan memperkuat peran SDM dalam merancang produk UMKM yang unik agar mampu bertahan dalam persaingan dengan produk sejenis dari negara lain. 
Meningkatkan Rasa Nasionalisme Bagi Masyarakat Keturunan Indonesia Di Laensasi, Davao, Filipina Muh. Arief Muhsin; Ari Widayanti; Aris Slamet Widodo; Aan Kunaedi; Henny Muliani
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i1.11452

Abstract

Background: Program pengabdian merupakan implementasi dari kerjasama antara Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Davao di Filipina dengan Konsorsium Universitas Muhammadiyah se-Indonesia dengan melibatkan Davao de Ateneo University di Filipina yang bertemakan untuk meningkatkan nasionalisme dan ekonomi masyarakat Indonesia keturunan yang tinggal di Davao. Metode: Metode dilakukan dengan pendampingan dan penyuluhan dengan beberapa tahapan. Sekaligus memanfaatkan momentum perayaan kemerdekaan indonesia guna penguatan jiwa nasionalisme warga indonesia keturunan di Davao. Hasil: Didapatkan kendala pendidikan, sosio ekonomi dan serta rendahnya nasionalisme indonesia pada warga indonesia keturunan diDavao, Philipina sebagai dampak dari status non kewarganegaraan baik philipina maupun indonesia. Kesimpulan: Pengabdian ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme, melalui pengenalan budaya, bahasa, tarian, masakan, hingga pengenalan mapping geografis Indonesia bagi masyarakat keturunan Indonesia di Davao, Philipina.
Sustainable Development Goals: Optimalisasi Konservasi Penyu Melalui Peningkatan Pengetahuan Siswa Eka Haryati Yuliany; Mohamad Jakaria; Ervina Mukharomah; Sri Parwanti
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11469

Abstract

Background: Keberadaan penyu telah lama terancam dari alam maupun kegiatan manusia yang membahayakan populasinya. Upaya pelestarian penyu dapat dilakukan melalui pendidikan dan pendekatan partisipatif pada generasi muda. Tujuan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menambah pengetahuan siswa/i tentang penyu dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap pelestarian penyu. Metode: Peserta pengabdian masyarakat terdiri dari siswa/i kelas VII sebanyak 37 orang. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan metode partisipatif mulai dari ceramah, menonton video, diskusi dan tanya jawab. Teknik pengumpulan data dengan tes dan dokumentasi. Hasil: Hasil pengabdian masyarakat ini ditemukan peningkatan pengetahuan siswa dengan signifikan setelah dilakukan penyampaian materi dan tanya jawab. Di akhir kegiatan pengabdian masyarakat siswa/i memperoleh pengertian terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup dan keberadaan penyu. Kesimpulan: Optimalisasi konservasi penyu menggunakan video dapat meningkatkan pengetahuan siswa. Selanjutnya ditemukan antusias siswa/i menampilkan keinginan siswa/i dalam melestarikan penyu dalam proses tanya jawab.
Pengembangan Potensi Lokal Di Dusun Kuripan Dengan Pendekatan Asset-Based Community Development Suprihatiningsih; Fajar Istikhomah
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v12i2.11502

Abstract

Background: Dusun Kuripan Kelurahan Ngadirgo merupakan daerah yang memiliki beberapa potensi dintaranya sumber daya manusia, budaya dan kearifan lokal, sumber daya alam, sosial, fisik dan insfrastruktur, keuangan, spiritual dan kultural. Pengabdian kepada masyarakat di Dusun Ngadirgo ini bertujuan untuk mengangkat perekonomian warga melalui pengelolaan potensi sumberdaya alam, khususnya tanaman bambu. Metode: Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD), yang menekankan aset lokal sebagai faktor pendorong dalam pengembangan kesejahteraan komunitas. Langkah awal dalam pengembangan masyarakat ini adalah mengenali potensi masyarakat melalui sumber daya alam, kemudian mengembangkan sumber daya manusia melalui pelatihan sesuai aset dan potensi yang dimiliki. Hasil: Kegiatan ini membentuk sumber daya alam dengan keterampilan mengelola dan membuat anyaman bambu, juga telah terbentuk komunitas untuk mengembangkan kelompok yang sudah dibentuk agar terorganisis dan tetap eksis. Kesimpulan: Pengabdian ini telah berhasil mewujudkan suatu komunitas anyaman bambu denagn nama Omah Aanyaman Bambu sebagai wadah mereka untuk mengembangkan skill yang sudah dimiliki agar lebih inovatif.

Page 63 of 163 | Total Record : 1627