cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknoka
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 359 Documents
Implementasi Sistem Business Intelligence Untuk Data Penelitian di Perguruan Tinggi Firman Noor Hasan
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2903.002 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i1.3943

Abstract

Data didalam sebuah perguruan tinggi merupakan aset, aset yang senantiasa berkembang dan membutuhkan pengelolaan secara khusus, baik dari sisi pemanfaatannya maupun dari sisi penyimpanannya. Pembangunan business intelligence merupakan salah satu cara untuk dapat mengekstrak informasi penting di sebuah perguruan tinggi. Kondisi sistem yang berjalan saat ini di Perguruan Tinggi XYZ yaitu laporan tentang data-data penelitian belum mempunyai database dan hanya dihasilkan langsung dengan file yang berbentuk excel, dan setiap program studi mempunyai format yang berbeda-beda. Oleh karena itu dibutuhkan sistem business intelligence yang perancangannya meliputi perancangan data warehouse, perancangan olap analysis, perancangan report, dan perancangan dashboard. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem business intelligence di Perguruan Tinggi XYZ yang sangat membantu didalam mengumpulkan data-data penelitian sehingga dapat dianalisis. Report yang dirancang sangat membantu didalam membuat laporan penelitian dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga masalah yang sering terjadi dalam hal kebergantungan dalam perolehan laporan diharapkan tidak terjadi kembali. Dashboard penelitian yang dirancang membantu pimpinan didalam menganalisis data untuk mempelajari tren penelitian yang dilakukan di Perguruan Tinggi XYZ, serta dapat dijadikan untuk mendukung pengambilan keputusan dan nantinya dapat juga sebagai pengukur kinerja dosen.
Analisa Perencanaan Penangkal Petir Pada Gedung Kampus Bima Sakti IST Akprind Yogyakarta Syafriyuddin; M Suyanto; Subandi Subandi; M Erfan Efendi
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.838 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.3978

Abstract

A natural phenomenon such as Lightning that occurs when the upper atmosphere is unstable due to the convergence of a column of warm vertical air, with a cooler mass of air above which is heated by the sun, this rising air current carries water vapor which, while filling cold air , usually condenses, causing convective storm activity, this lightning can be one of the natural causes of injury to humans or damage to electrical equipment. In planning the installation of lightning rods in the Bima Sakti IST Akprind Yogyakarta campus building using KURN R80 type with electrostatic lightning rods. For the cable carrying from the end to the control tub using the NYA cable while for grounding cable using BC cable that is connected to the ground root with a type of ground root stem which has a length of 1.5 m and a diameter of 1.5 cm. From the results of the soil resistance test, get a calculated result of 4,95 Ω, and calculated using a measuring instrument to get a result of 1.16 Ω. With the nonconventional space method in IST Akprind Yogyakarta campus building 3, the total building height up to the 27 meter final is obtained 130.4 m strike distance and 52.46 ° protection angle with a 79.45 m protection radius.
Identifikasi Citra Wajah Menggunakan Algoritma Eigenface Andre Mochammad Satrio; Mohammad Mujirudin; Harry Ramza
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (812.067 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4107

Abstract

Pada makalah ini, dipaparkan mengenai pengolahan citra digital menggunakan pendekatan Analisa Komponen Utama dan Algoritma Viola Jones sebagai pendeteksi wajah. Banyak citra yang dilatih pada penelitian ini yaitu 1500 citra wajah. Citra tersebut terdiri atas 100 individu (17 wanita dan 83 pria) dimana masing-masing individu memiliki 15 citra wajah. Selain itu, terdapat total citra yang diujikan sebanyak 500 citra wajah dimana jumlah citra tersebut dibagi oleh 100 individu sehingga masing-masing individu memiliki citra yang dilatih sebanyak 5 citra. Metode yang digunakan yaitu citra wajah dideteksi dengan algoritma Viola-Jones kemudian nilai Eigenface citra latih dibandingkan dengan citra uji menggunakan Eulidean Distance. Hasil yang diperoleh yaitu tingkat akurasi identifikasi citra wajah mencapai 89.2%, ketika citra latih berjumlah 100 citra dan latar belakang citra wajah tidak dieliminasi. Namun ketika latar belakang citra wajah dieliminasi, tingkat akurasi identifikasi meningkat menjadi 98.6%. Lain halnya jika citra latih berjumlah 1500 tingkat akurasi identifikasi citra wajah meningkat menjadi 100%.
Pemanfaatan Turbin Ventilator sebagai Pembangkit Listrik Alternatif Aris Suryadi; Purwandito Tulus Asmoro; Roja Raihan
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.047 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4124

Abstract

Indonesia sedang giatnya mengembangkan potensi energi terbarukan sebagai pengganti cadangan energi fosil yang menipis. Energi angin merupakan energi yang bersih tanpa mencemari lingkungan. Energi angin di Indonesia sangat berpotensi besar, tetapi masih kurang maksimal untuk pemanfaatannya. Salah satu bentuk energi alternatif yang dapat dimanfaatkan sebagai energi mekanik oleh turbin angin untuk mengubah menjadi energi listrik oleh generator dc. Ventilator yang beroperasi selama 24 jam berfungsi mengisap udara dan, terletak diatap gudang, gedung olahraga.. Pemanfaatan angin agar menjadi energi listrik, dirancang dari penggunaan turbin ventilator sebagai media pengubah angin menjadi energi gerak, dimana pergerakan turbin diteruskan oleh perbandingan pulley dan v-belt ke generator, generator inilah yang menghasilkan energi listrik. Penelitian ini menguji seberapa besar energi listrik yang dihasilkan pada perbedaan kecepatan angin mulai dari 3 hingga 5,4 m/s. Dari pengujian yang dilakukan, putaran generator, dan tegangan terendah terdapat pada kecepatan angin 3 m/s yaitu sebesar 3,6 V. sedangkan putaran generator, dan tegangan yang tertinggi didapatkan jika kecepatan angin adalah 5,4 m/s yaitu sebesar 10,3 V.
Pemanfaatan Speed Bump sebagai Pembangkit Listrik Energi Alternatif Aris Suryadi; Emmanuel Agung Nugroho; Purwandito Tulus Asmoro
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.198 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4168

Abstract

Speed bump or in Indonesian language called "Polisi Tidur", is considered less useful and disturbing for motorcyclists to reduce the speed of their motorbikes. An idea arose to design a device, which in its application could be utilized as a power plant with a generator driving sourced from a speed bump. By using a power electronics circuit as a regulator of the output produced. The research method of this tool is that when a vehicle passes a speed bump it will step on a bump that can move up and down, then the movement of the rise and fall of the bump is converted into a circular motion generator. The voltage generated from the generator is stored in the accumulator which will be used as electrical energy as needed. The purpose of this research is to be able to become a source of renewable alternative energy as a producer of electricity, to be able to utilize wasted energy into potential energy.
PENGARUH PENEMPATAN DISTRIBUTED GENERATION (DG) TERHADAP KEANDALAN PENYULANG MRA05 GI MRICA BANJARNEGARA Bambang Winardi; Tedjo Sukmadi; Enda Wista Sinuraya; Agung Nugroho
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.834 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4170

Abstract

Tenaga listrik merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat, sehingga kontinuitas penyediaan tenaga listrik menjadi tuntutan yang semakin besar dari konsumen. Penyulang MRA05 GI Mrica Banjarnegara menyuplai energi listrikuntuk sebagian wilayah Kecamatan Rakit Kabupaten Banjarnegara sampai tahun2017 memiliki 4 Distritributed Generation (DG), yaitu PLTMH Sigebang 500 KW, PLTMH Kincang 320 KW, PLTMH Adipasir 320 KW, PLTMH Rakit 500 KW.Berdasarkan data catatan pada tahun 2017 Penyulang MRA05 mengalami pemadaman sebanyak 15 kali/tahun, dengan total lama padam 38,68 jam/tahun, hal ini tentunya cukup mengganggu kontinuitas penyaluran energi listrik ke konsumen. Berdasarkan permasalah tersebut maka perlu adanya studi tentang perhitungan tingkat keandalan sistem tenaga listrik pada penyulang MRA05.Pada penelitian ini dibahas besarnya indeks keandalan (SAIFI, SAIDI, CAIDI) pada saat kondisi DG tidak terpasang dan terpasang. Perhitungan besarnya indeks keandalan dilakukan dengan menggunakan metode Reliability Index Assesment (RIA) , hasil perhitungan dibandingkan dengan hasil simulasi software ETAP 12.6.0. Indeks keandalan berdasarkan metode RIA saat DG tidak terpasang, dan nilai SAIFI adalah 2,96228 gangguan/tahun, besar SAIDI adalah 9,1185 jam/tahun, nilai CAIDI sebesar 3,078 jam/gangguan, Saat DG terpasang, besar SAIFI adalah 2,96228 gangguan/tahun, besar SAIDI adalah 7,567 jam/tahun, besarnya CAIDI adalah 2,5546 jam/gangguan
PENATAAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM SEBAGAI UPAYA MENGURANGI BIAYA ENERGI LISTRIK Bambang Winardi; Imam Santoso; Erlin Dolphina
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.425 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4171

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk yang semakin besar, menyebabkan meningkatnya kebutuhan akan fasilitas-fasilitas umum, salah satunya adalah sarana dan prasarana jalan yang memadai.Banyaknya angka kejahatan maupun kecelakaan lalu lintas di jalan, sebagian disebabkan karena kurangnya pencahayaan pada jalan yang kurang memadai. Kurangnya pencahayaan ini disebabkan oleh pengaturan jumlah penerangan yang kurang sesuai dengan standar yang berlaku Selain itu, pengaturan penerangan jalan serta banyaknya pemasangan lampu penerangan jalan yang dipasang tanpa ijin oleh masyarakat menyebabkan semakin besarnya biaya penerangan jalan umum yang dibebankan pada pemerintah daerah setempat, karena kebanyakan lampu-lampu tersebut tidak mempunyai meter unutk menghitung konsumsi dayanya. Dengan metode mengoptimalkan penerangan jalan yang memenuhi kebutuhan kelas jalan sesuai kebutuhan, maka selain dapat mengurangi beban pengeluaran pemerintah daerah dalam tagihan penerangan jalan. Dari hasil pengujian program perhitungan didapatkan program penataan lampu penerangan jalan dengan menggunakan Kwh Meter akan menghasilkan biaya energi lebih rendah dari pada tanpa menggunakan Kwh Meter
Pelaksanaan Automatic dan Manual Racking memakai PLC CPM2A dan HMI Omron NB5Q Marina Artiyasa; Nuniek Destria Arianti; Mia Arma Desima; Radete Yulianto; Tri Setya Aji Kumoro; Rendra Aristanto; M Gilang
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.017 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4172

Abstract

Automatic and Manual Goods Storage System is a tool that functions to store goods in a rack that can be run automatically and manually. This tool can move objects into a storage rack using conveyors, push motors and elevators. The number of objects entering or exiting can be displayed on the HMI screen. This system uses 2 DC motors to move the outlet and inlet, 1 DC motor as a lifter to move up and down, 1 DC motor as a mobile trolly drive, 1 DC motor as a lifter to the left and right. This inlet system uses 3 limit switches to move the conveyor, 6 limit switches for rack indication, 5 limit switches for lifter indication to the right or left, 2 limit switches for mobile trolly indication, 4 limit switches for lifter indication up or down. Users can control the PLC system via HMI. The results of this tool are PLC programs using CX Programmer and HMI using NB Designer can run well. However, this tool is still not perfect due to some imperfect mechanicals, such as a pallet still rubbing against a pallet that is on the rack when racking or loading
Sistem Monitoring Data pada Smart Agriculture System Menggunakan Wireless Multisensor Berbasis IoT Givy Devira Ramady; Rahmad Hidayat; Syafruddin R; Andrew Ghea Mahardika; Reza Rahman Hakim
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.094 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4173

Abstract

The development of technology in the modernization era now allows us to do work more easily, quickly, efficiently and have high productivity. One example of this development is in agriculture. The concept of developing agriculture that is being developed at this time is the concept of intelligent agriculture, or more commonly known as smart farming or the Smart Agriculture System. This concept refers to the application of Information and Communication Technology (ICT) in agriculture. The main purpose of applying the technology is to increase yield productivity and ease in monitoring the plant growth process. Based on this, then in this study developed a data monitoring system that utilizes wireless multisensor network technology and internet connectivity in the concept of the Internet of Things (IoT). Through this system, it is expected to facilitate the process of monitoring and controlling the growth of plants that are turned into commodities.
Analisa Tebal Bidang Tembus Gelombang Elektromagnetik USB WiFi LV-UW03 Dwi Priyokusumo, ST, MT; Drs. Rum Sapundani, MSi; Irfan Helmanto, ST
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 4 (2019): Prosiding Seminar Nasional Teknoka
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.304 KB) | DOI: 10.22236/teknoka.v4i0.4174

Abstract

Banyak alat elektronik pada zaman Industri 4.0 pada perangkat komunikasi memanfaatkan gelombang elektromagnet dapat terkoneksi dengan internet menggunakan media tanpa kabel atau sering disebut wireless fidelty (WiFi). Permasalahan yang terjadi antara pemancar sinyal WiFi (transmitter) dengan pengguna (receiver) terkoneksi dengan kekuatan sinyal berbeda – beda dikarenakan adanya penghalang pada suatu ruangan seperti kayu, kaca, dan coran/beton. Pengujian menggunakan USB WiFi LV-UW03 sebagai transmitter dan receiver dengan jarak 0cm pada bidang penghalang dengan variabel ketebal berbeda – beda, ketebalan kayu: 0,6cm, 1,2cm, dan 2cm, untuk kaca dengan ketebalan 0,3cm, 0,6cm, dan 1 cm, sedangkan untuk bidang cor/beton dengan ketebalan 5 cm, 10 cm, dan 15 cm. Bertujuan menganalisa agar mengetahui berapa hambatan yang dilalui oleh gelombang elektromagnet dengan massa jenis bidang yang berbeda. Setelah melakukan ujicoba dapat dihasilkan; untuk bidang penghalang kayu memiliki redaman -3,6dB, -4,2dB, dan -7,6dB; untuk bidang penghalang kaca memiliki redaman -6,5dB, -10dB, dan -12,1dB; sedangkan pada bidang penghalang coran/beton -9,2dB, -14,3dB dan -19,3dB. Kesimpulan pada bidang penghalang kaca dan coran adalah memiliki redaman yang besar sedangkan kayu tidak. Harapan penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mendirikan bangun ruang dengan fasilitas jaringan internet dan dapat dikembangkan oleh penelitian berikutnya yang berhubungan dengan gelombang elektromagnet.