cover
Contact Name
Agung Suharyanto
Contact Email
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agungsuharyanto@staff.uma.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL DIVERSITA
Published by Universitas Medan Area
ISSN : 24611263     EISSN : 24611263     DOI : -
Journal Diversita is an open access, interdisciplinary journal for the rapid publication of original articles and reviews that focus on basic research in all areas of Biomarkers. The journal is broad scoped and considers topics from all related subjects of perception, cognition, attention, emotion, intelligence, phenomenology, motivation, brain functioning, psychological resilience, family resilience, natural sciences, medicine, humanities,mental disorders, psychophysics, psychiatry, applied psychology, parapsychology, physiological psychologists, Neuroscience, Molecular neuroscience, Cellular neuroscience, neuronal migration, circadian rhythms, Cognitive neuroscience, Systems neuroscience, Neurology, psychiatry, neurosurgery, psychosurgery, anesthesiology, neuropathology, neuroradiology, ophthalmology, otolaryngology, clinical neurophysiology, addiction medicine.
Arjuna Subject : -
Articles 376 Documents
Hubungan Dukungan Sosial dengan Subjective Well-Being pada Remaja yang Memiliki Orangtua Tunggal tarigan, Mustika
JURNAL DIVERSITA Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Diversita Juni 2018
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.883 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v4i1.1565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan subjective well-being pada remaja yang memiliki orangtua tunggal. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah remaja yang memiliki orangtua tunggal di kampus I Universitas Medan Area. Hipotesis yang diajukan adalah adanya hubungan positif antara dukungan sosial dengan subjective well-being, dengan asumsi semakin tinggi dukungan sosial yang diperoleh, maka semakin tinggi subjective well-being pada remaja. Sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial yang diperoleh, maka semakin rendah subjective well-being pada remaja. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 108 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala dukungan sosial yang disusun berdasarkan skala likert dan subjective well-being yang disusun berdasarkan skala semantic differential. Dalam upaya untuk membuktikan hipotesis diatas, digunakan metode analisis data korelasi product moment, dimana yang menjadi variabel X adalah dukungan sosial dan yang menjadi variabel Y adalah subjective well-being. Berdasarkan analisis data yang menggunakan analisis product moment, diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara dukungan sosial dengan subjective well-being pada remaja yang memiliki orangtua tunggal di kampus I Universitas Medan Area. Hal ini ditunjukkan dengan koefisien Rxy = 0,577 dimana  p= 0.000, berarti < 0,010. Artinya terdapat hubungan yang positif antara dukungan sosial dengan subjective well-being pada remaja yang memiliki orangtua tunggal di Kampus I Universitas Medan Area dengan sumbangan dukungan sosial sebesar 0,333 atau 33 %. Dengan demikian, hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini dinyatakan diterima. 
SELF DETERMINATION PADA RELAWAN PEMBERDAYAAN PEMUDA Rhadiatullah, Siti Habibah; Sinulingga, Rahma Fauzia
JURNAL DIVERSITA Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1028.702 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v2i1.501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran self determination pada relawan pemberdayaan pemuda secara umum dan spesifik berdasarkan setiap aspek self determination. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi kuantitatif deskriptif dengan data kualitatif yang memberi gambaran faktor self determination dan faktor yang mendorong menjadi relawan. Subjek penelitian ini berjumlah 350 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala hasil adaptasi The Basic Need Satisfaction at Work Scale oleh Deci dan Ryan (2000) yang disusun berdasarkan aspek-aspek self determination dan pertanyaan terbuka yang disusun berdasarkan faktor self determination (Alkaf, 2015) dan faktor yang mendorong untuk menjadi relawan (Yusuf, 2013). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) relawan pemberdayaan pemuda yang menjadi responden penelitian sebagian besar memiliki self determination yang tergolong tinggi (2) setiap aspek self determination, yaitu autonomy, competence, dan relatedness dominan berada pada kategori tinggi dan relatif seimbang (3) berdasarkan hasil analisa tematik mengenai proses awal memutuskan untuk menjadi relawan pemberdayaan pemuda, sebagian besar subjek penelitian dengan self determination tergolong tinggi menjawab didasari rasa kemanusiaan sedangkan subjek dengan self determination tergolong rendah adalah karena teman (4) berdasarkan hasil analisa tematik mengenai hal yang paling mempengaruhi memilih menjadi relawan pemberdayaan pemuda, sebagian besar subjek penelitian dengan self determination tergolong tinggi menjawab didasari rasa kemanusiaan sedangkan  subjek dengan self determination tergolong rendah adalah karena minat (5) terdapat persamaan pada subjek penelitian dengan self determination tergolong tinggi dan rendah berdasarkan hasil analisa tematik mengenai pihak yang mendukung menjadi relawan pemberdayaan pemuda yaitu keluarga dan temanKata Kunci : Self determination, relawan pemberdayaan pemuda, The Basic Need Satisfaction at Work Scale, autonomy, competence, relatedness
DAMPAK PSIKOLOGI DATING VIOLENCE REMAJA DI SMA TUGAMA MEDAN Hasmayni, Babby
JURNAL DIVERSITA Vol 1, No 1 (2015): DIVERSITA JUNI
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.576 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v1i1.1080

Abstract

This Research aim to know the relation of dating violence with the psychological impact feltadolescent. Dating Violence is all kind of action having enforcing element, pressure, mutilation,and worthless of physical and also psychological that happened in relation dating. Affect thephysical can in the form of contusion broken bone, while psychical impact can in the form ofstress, depression , solitude, abundant dread (Herman, 2008). This research population is allstudent of SMA Tugama owning girlfriend amount to 32 people consisted of by 11 men and 21women. The collects of sample used by technique of snowball sampling. Snowball sampling isprimeval determination sample technique of its amount is small, big later then. In determinationsample, is first of all selected by one or two people, later then this two people is ordered tochosen its friends to be made by sample. So further, so that sum up the sample of more andmore ( Sugiono, 2004). The data of both variable are collected by rating scale. There arepsychological conditions and dating violence scale. Pursuant to result of calculation ofcorrelation of r Product Moment known by that there is relation which are positive betweendating violence to psychological condition of student in SMA Tugama with the value ofcoefficient rxy = 0,888 ; p < 0, 05. Thereby research hypothesis accepted. Besides determinantcoefficient (r2) from relation of above is equal to r2 = 0, 789. This matter indicate that thedating violence influence the psychological condition of student equal to 78,9 persent.
Hubungan Intimate Friendship dengan Self-Disclosure pada Mahasiswa Psikologi Pengguna Media Sosial Facebook Pohan, Fiona Almira; Dalimunthe, Hairul Anwar
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 2 (2017): Diversita Desember
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.899 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i2.1256

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji dan mendapatkan data secara empiris mengenai hubungan intimate friendship  dengan self disclosure pada mahasiswa pengguna media sosial Facebook di Fakultas Psikologi Universitas Medan Area angkatan tahun 2013. Sejalan dengan landasan teori, maka diajukan hipotesa yang berbunyi ada hubungan negatif antara intimate friendship dengan self disclosure. Dimana semakin tinggi intimate friendship mahasiswa, maka semakin rendah self disclosure. Penelitan ini melibatkan 87 Mahasiswa/i fakultas psikologi angkatan tahun 2013 di Universitas Medan Area sebagai subjek penelitian. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen skala likert untuk skala intimate friendship dan skala self disclosure. Skala intimate friendship  disusun berdasarkan dimensi-dimensi menurut Sharabany (2008) yaitu: kejujuran dan spontanitas , kepekaan dan pengertian, kelekatan, eksklusifitas, memberi dan berbagi, penerimaan dan pengorbanan, kegiatan yang sama, kepercayaan dan kesetiaan. Skala self disclosure disusun berdasarkan dimensi-dimensi menurut (Devito, 1986) yaitu: amount/ kuantitas, valensi, ketepatan dan kejujuran, intensi, dan intimacy. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil terdapat hubungan negatif antara intimate friendship dengan self disclosure. Hasil ini dibuktikan dengan koefisien korelasi, dimana rxy = - 0.372 ; p = 0.000 < 0.05. Nilai koefisien determinasi (R square) penelitian dengan nilai sebesar 0.138. Dapat diartikan bahwa variabel intimate friendship mempengaruhi self disclosure sebesar 13.8%. Dari hasil perhitungan mean hipotetik dan mean empirik diperoleh intimate friendship rendah dan self disclosure tinggi.
Perbedaan Keterampilan Mengajar Ditinjau dari Gaya Kepemimpinan di Kelas pada Guru SMAN 11 Medan Atrizka, diny
JURNAL DIVERSITA Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Diversita Juni 2018
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.309 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v4i1.1598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan mengajar ditinjau dari gaya kepemimpinan guru di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian komparasional dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh guru di SMA Negeri 11 Medan. Teknik sampling yang dipakai dalam penelitian adalah incidental sampling dengan jumlah subjek sebanyak 39 orang guru. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah skala keterampilan mengajar, observasi terhadap keterampilan mengajar, dan skala gaya kepemimpinan. Data penelitian yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis varians One Way Anova. Hasil penelitian dengan metode pengumpulan data melalui skala keterampilan mengajar menunjukkan  bahwa tidak terdapat perbedaan keterampilan mengajar ditinjau dari gaya kepemimpinan guru di kelas (F=0,910; p>0,05). Hasil penelitian dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi keterampilan mengajar menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam keterampilan mengajar ditinjau dari gaya kepemimpinan guru di kelas. Gaya kepemimpinan otoritatif dan demokratis lebih baik keterampilan mengajarnya daripada gaya kepemimpinan otokratis dan bebas (F=13,293; p<0,05; F=12,608; p<0,05).
PROFIL KEBUTUHAN PSIKOLOGIS TARUNA/I AKADEMI TEKNIK DAN KESELAMATAN PENERBANGAN MEDAN syafruddin, yano; Hutabarat, Liber Tommy; Diriyanti Novalina, Susi; Sinaga, Yustian
JURNAL DIVERSITA Vol 2, No 2 (2016): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.202 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v2i2.515

Abstract

This study aimed to determine the profile of the psychological needs Taruna ATKP Terrain Data cadets some 177 people gathered with the use of psychological tests EPPS are then processed using descriptive statistics. The results showed that the needs of the dominant owned by the cadets is the need of Intraception (placement up to others/empathy), need of dominance (lead/influence), need of abasement (willingness to accept mistakes), Need of Nurturance (attention and feeling warm towards others). Psychological needs were classified as moderate is the need of achievement (accomplishment), need of deference (the ability to adapt), need of order (task with regular/tidy), need of exhibition (present themselves), then psychological needs are likely to be low is need of autonomy (self-behavior), need of succorance (for help/assistance), need of heterosexual and need of aggression (aggressiveness).
Perbedaan Minat Keagamaan Remaja Ditinjau dari Tipe Kepribadian Ekstrovert dan Introvert di HKBP Sei Putih Medan Tarigan, Mustika
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 1 (2017): Diversita Juni
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.342 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i1.1179

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan perbedaan minat keagamaan remaja ditinjau dari tipe kepribadian ekstrovert dan introvert di HKBP Sei Putih Medan. Hipotesis yang diajukan adalah ada perbedaan minat kegiatan keagamaan  antara remaja perempuan tipe kepribadian ekstrovert dengan remaja perempuan tipe kepribadian introvert, dengan asumsi remaja perempuan tipe kepribadian ekstrovert memiliki minat keagamaan yang tinggi sedangkan remaja perempuan tipe kepribadian introvert memiliki minat yang sedang. Subjek penelitian ini adalah remaja perempuan dengan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert di gereja HKBP Sei Putih Medan, dengan jumlah sampel 60 remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan skala likert dengan koefisien 0,525. Berdasarkan hasil analisis t-test data menunjukkan terdapat perbedaan minat keagamaan antara remaja perempuan dengan tipe kepribadian ekstrovert dan introvert, dimana F 0.087 dan sig. yakni 0.000 < 0,05. Hasil lain yang diperoleh dari penelitian ini adalah minat keagamaan remaja perempuan dengan tipe kepribadian ekstrovert tergolong tinggi dengan mean empirik 83.83 sedangkan minat keagamaan remaja perempuan dengan tipe kepribadian introvert tergolong sedang dengan mean empirik 69.13. Dari hasil penelitian ini, maka hipotesis yang diajukan dinyatakan diterima.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK SOSIODRAMA KELAS VIII MTSN 2 MEDAN Munawaroh, Sya’adatul; Lubis, M Rajab
JURNAL DIVERSITA Vol 1, No 2 (2015): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.004 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v1i2.495

Abstract

The purpose of this research was to improve the interpersonal communication skills of students through group counseling using techniques sociodramas. The method used is PTBK (Action Research Guidance and Counseling) with two cycles consisting of four stages, namely planning, action, observation, and reflection. The subjects were 9 students of class VIII-7. From the analysis of data obtained by 5 students who have low interpersonal communication skills and 4 students have moderate interpersonal communication skills. After the first cycle measures an increase of 5 studentscommunication skill into high degree of interpersonal communication skills, 4 students have enough interpersonal communication, and only 1 have low interpersonal communication (76%). After the second cycle of improvement also happens to 8 students into high degree of interpersonal communication skills and only one student has moderate level of interpersonal communication (86%). The results of this study showed that group counseling sociodramas technique can improve interpersonal communication skills of students.Keyword: Group Counseling, Sosiodrama Technique, Life Skill Problem
HUBUNGAN EMPATI DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA RELAWAN KSR PMI KOTA MEDAN Istiana, Istiana
JURNAL DIVERSITA Vol 2, No 2 (2016): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.767 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v2i2.262

Abstract

This study aims to determine the relationship of empathy and prosocial behavior in KSRPMI volunteers Medan. Subjects in this study were volunteers KSR PMI Medan whichnumbered 60 people. Aspects that are used as a measuring tool prosocial behavior, usethe opinion of Baron and Bryne, namely Helping a Stanger Distress, deterring awrongdoer and Resist. Aspects that are used as a measure of empathy, using the Davisopinion, namely Perspective taking, Emphatic Concern, Personal Distress, and Fantasy.Measuring instrument used is a Guttman scale consists of 36 items prosocial behavior(α = 0.936) and a Likert scale consists of 42 items empathy (α = 0.932). Data analysisusing techniques r Product Moment. Based on data analysis, found that the hypothesisproposed in this study received, that there is a relationship between empathy andprosocial behavior in KSR PMI volunteers Medan. This is evidenced by the value orcoefficient of correlation (rxy = 0.328, p> 0.05), as well as empathy influence prosocialbehavior in KSR PMI volunteers in Medan by 10.8%, further views from the calculationof hypothetical mean and the empirical mean and standard deviation is known that thelevel of prosocial behavior and empathy in KSR PMI volunteers Medan is high seen bythe average empirical value is higher than the average value of the hypothetical empathyand prosocial behavior.
Hubungan Antara Kecerdasan Emosi dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Terapi Hemodialisa di Unit Rumah Sakit Pabatu Damanik, Leny Andika; DR, Maqhfirah
JURNAL DIVERSITA Vol 3, No 1 (2017): Diversita Juni
Publisher : Psychology Department Faculty of Psychology Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.474 KB) | DOI: 10.31289/diversita.v3i1.1173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara kecerdasan emosi dengan kualitas hidup pada pasien terapi hemodialisa di unit RS Pabatu. Kualitas hidup merupakan persepsi individu mengenai posisi dalam hidup dan hubungannya dengan tujuan, harapan, standar yang ditetapkan dan perhatian seseorang mulai dari fisik, psikologis, hingga sosial yang mendukung kegiatan sehari-hari, sedangkan kecerdasan emosi adalah serangkaian kemampuan pribadi, emosi dan sosial yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berhasil dalam mengatasi tuntutan dan tekanan lingkungan. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien terapi hemodialisa di Unit RS Pabatu dengan jumlah sampel sebanyak 48 orang pasien. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi Product Moment diketahui bahwa terdapat hubungan positif antara kecerdasan emosi dengan kualitas hidup korelasi rxy = 0, 292 p = 0,002 < 0,050. Hasil perhitungan mean hipotetik dan mean empirik, diketahui kecerdasan emosi sampel penelitian tergolong tinggi karena memiliki niali rata-rata hipotetik < nilai rata-rata empirik yaitu 13,5 < 24,145 dengan selisih SB/SD melebihi bilangan satu yaitu 5,701, begitupun untuk kualitas hidup yang memiliki nilai rata-rata hipotetik < nilai rata-rata empirik yaitu 17,5 < 23,979 dengan selisih SB/SD melebihi bilangan satu yaitu 6,651. Berdasarkan analisa data yang dilakukan diketahui bahwa kecerdasan emosi memberikan kontribusi sebesar 8,5% terhadap kualitas hidup para pasien terapi hemodialisa di Unit RS Pabatu, dengan demikian maka hipotesis diterima.

Page 3 of 38 | Total Record : 376