cover
Contact Name
Prastyadi Wibawa Rahayu
Contact Email
prastyadiwibawa@undhirabali.ac.id
Phone
+6281-246-863-337
Journal Mail Official
jurnaljutik@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Padang Luwih, tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
ISSN : 2442241X     EISSN : 25285211     DOI : -
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang teknologi informasi dan komputer. Jurnal ini merupakan sarana bagi peneliti di bidang ilmu teknologi informasi dan komputer untuk mempublikasikan karya-karya penelitiannya. Redaksi penyunting jurnal Teknologi Informasi dan Komputer terdiri dari dosen-dosen yang terkait bidang ilmu teknologi informasi dan komputer dalam konsentrasi antara lain : Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Informasi, Jaringan dan Keamanan Komputer, Pengolahan Citra, Multimedia dan Kecerdasan Buatan, dan konsentrasi lainnya terkait bidang ilmu teknologi informasi dan komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 458 Documents
SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN ADMINISTRASI ORGANISASI KEMAHASISWAAN DI STMIK STIKOM INDONESIA Dewa Putu Yudhi Ardiana; I Wayan Dharma Suryawan; Eddy Hartono
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1251.088 KB)

Abstract

ABSTRACTStudent organizations (ORMAWA) are a place for students to develop interests, talents, skills and social abilities. Research shows that ORMAWA provides benefits for students such as training leadership, time management, networking, social skills, problem-solving and conflict management and being able to increase learning motivation. STMIK STIKOM Indonesia views ORMAWA had an important role in student personal development. Currently, STMIK STIKOM Indonesia had 32 ORMAWA who obliged to guided and supervised. STMIK STIKOM Indonesia has difficulties in knowing the conditions and assessing ORMAWA because administrative management is still manual. The system for managing the administration of student organizations is needed to help institutions guide student organizations. This system will provide information about the condition of ORMAWA. The assessment of the condition of ORMAWA based on member activeness, number of activities, number of participants and discipline on administration. The assessment is done using the Simple Additive Weighting (SAW) method. The results of this study indicate that it has successfully developed an information system for student administration management. Information systems can generate information on activeness of ORMAWA, ORMAWA activities and ORMAWA condition reports with SAW calculations. The saw method is not suitable to be used in determining the conditions of the people. This because the assessment is carried out relative to other ORMAWA conditions. This relative assessment can produce different assessments of the same conditions.Keywords: Simple Additive Weighting, assessment using multi criteria, student organizations, administrative management, information systemsABSTRAKOrganisasi kemahasiswaan (ORMAWA) merupakan wadah mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, keahlian dan kemampuan sosial. Penelitian menunjukkan bahwa ORMAWA memberikan manfaat bagi mahasiswa seperti melatih leadership, belajar mengatur waktu, memperluas jaringan, mengasah kemampuan sosial, problem solving dan manajemen konflik serta mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. STMIK STIKOM Indonesia memandang organisasi kemahasiswaan memiliki peran yang sangat penting bagi pengembangan diri mahasiswa. STMIK STIKOM Indonesia saat ini memiliki 32 ORMAWA yang wajib dibina dan diawasi. Pengelolalan administrasi kemahasiswaan saat ini dilakukan secara manual sehingga menyulitkan institusi untuk mengetahui kondisi dan memberikan penilaian terhadap kondisi ORMAWA. Sistem untuk mengelola administrasi organisasi kemahasiswaan diperlukan untuk membantu institusi melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap organisasi kemahasiswaan. Sistem ini akan memberikan informasi mengenai kondisi organisasi kemahasiswaan. Penilaian kondisi organisasi kemahasiswaan didasarkan pada keaktifan anggota organisasi kemahasiswaan, jumlah kegiatan, partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan, dan kedisiplinan organisasi kemahasiswaan dalam hal administrasi. Penilaiannya dilakukan dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW).Hasil penelitian ini menunjukkan telah berhasil mengembangkan sistem informasi pengelolaan administrasi kemahasiswaan. Sistem informasi yang dikembangkan dapat menghasilkan informasi keaktifan ORMAWA, kegiatan ORMAWA dan laporan kondisi ORMAWA dengan perhitungan SAW. Metode SAW belum tepat digunakan dalam penentuan kondisi ORMAWA. Hal ini disebabkan karena penilaian dilakukan secara relatif terhadap kondisi ormawa yang lain. Penilaian secara relatif ini dapat menghasilkan penilaian yang berbeda terhadap kondisi yang sama.Kata Kunci: Simple Additive Weighting, penilaian menggunakan multi kriteria, organisasi kemahasiswaan, pengelolaan administrasi, sistem informasi
PERANCANGAN APLIKASI MOBILE UNTUK KONSUMSI CAFFEINE : STUDI KASUS "KOPI JOSS" I Nyoman Yudi Anggara Wijaya; Nur Budi Nugraha
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.973 KB)

Abstract

ABSTRACTPopularity of Coffee as one of the popular drinks because it has a distinctive taste and aroma. Coffee contains caffeine which is a psychoactive one that is used to reduce fatigue and also relieve drowsiness. Daily caffeine consumption shows that the average person consumes 180.94 mg until 319.32 mg of caffeine per day. Excessive consumption of caffeine can interfere with health. Several studies on coffee have now been carried out by researchers who discuss the benefits of coffee, the benefits of each coffee bean and how to make coffee with the best taste, of course, by doing laboratory testing to get good results. Coffee is the main source of caffeine all over the world. Problems that occur at this time where consumers as fans of coffee sometimes do not know the ideal coffee dose that can be consumed by consumers. Every consumption of coffee has a dose that can affect health. From the problem of the coffee dose, to find out the ideal proportion in joss coffee consumption based on one's weight, a mobile application will be developed that can help users to know the amount of caffeine from ground coffee based on the weight of the coffee, and specifically knowing the ideal amount of coffee consumption based on one's weight . The results of this study are an adroid application design that can be used to calculate coffee that can be consumed by consumers. The purpose of this study is to provide an overview of the amount of coffee that can be consumed and a person's weight.Keywords: Mobile Application, Caffeine Computatition, Kopi Joss, Coffee, CaffeineABSTRAKPopularitas Kopi sebagai salah satu minuman yang digemari masyarakat karena memiliki cita rasa dan aroma yang khas. Kopi mengandung kafein yang merupakan salah satu psikoaktif yang digunakan untuk mengurangi kelelahan dan juga menghilangkan kantuk. Konsumsi kafein harian menunjukkan bahwa rata-rata orang mengkonsumsi 180,94 mg sampai dangan 319,32 mg kafein per hari. Konsumsi caffeine yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan. Penelitian tentang kopi saat ini beberapa sudah dilakukan oleh para peneliti yang membahas mengenai manfaat kopi, manfaat masing-masing biji kopi dan bagaimana membuat kopi dengan cita rasa terbaik tentunya dengan melakukan pengujian laboratorium untuk mendapatkan hasil yang baik. Kopi adalah sumber utama kafein seluruh dunia. Permasalahan yang terjadi saat ini dimana konsumen sebagai penggemar kopi terkadang belum mengetahui takaran kopi yang ideal yang dapat dikonsumsi oleh konsumen. Setiap mengkonsumsi kopi memiliki takaran yang dapat mempengaruhi kesehatan. Dari permasalahan takaran kopi tersebut maka untuk mengetahui proporsi yang ideal dalam konsumsi kopi joss berdasarkan berat badan seseorang akan dikembangan aplikasi mobile yang dapat membantu pengguna untuk mengetahui jumlah caffeine dari kopi bubuk berdasarkan berat kopi tersebut, dan kususnya mengetahui jumlah ideal konsumsi kopi berdasarkan berat badan seseorang. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah perancangan aplikasi android yang dapat digunakan untuk perhitungan kopi yang dapat dikonsumsi oleh konsumen. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan gambaran perhitungan jumlah kopi yang dapat dikonsumsi dan berat badan seseorang.Kata kunci: Aplikasi Mobile, Komputasi Kaffein, Kopi Joss, Kopi, Kafein.
TES INVENTORY PERSONAL SURVEY (TIPES) SEBAGAI REKOMENDASI PEMILIHAN JURUSAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Agus Aan Jiwa Permana; Ni Wayan Marti; Kadek Suranata
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.405 KB)

Abstract

ABSTRACTIn developing superior human resources, it takes a long time, is focused, and requires support from all components of society. We can see developing and developed countries having reliable human resources both in the fields of technology, agriculture, maritime affairs and tourism. The current big challenge to support the development of the creative economy is closely related to increasing the quantity and quality of vocational education (vocational) to be able to compete globally. The Specialization Test used during the selection of new students can provide an alternative selection of majors to new students in accordance with the competencies they have, so that the system issues a choice of department recommendations in accordance with their competencies. This is the basis for implementing the system as an initial filter for selection of students having competencies with appropriate interests then through the education process to face the fourth industrial revolution (i4.0). With initial selection through the TIPES system, expectations are in line with the 2010-2014 Ministry of Education and Culture RENSTRA, namely 70% of SMK graduates work in the graduation year and all SMKs providing entrepreneurship development coaching services can be realized.Keywords: superior human resources, creative economy, global competing vocational, majors selection recommendationsABSTRAKDalam mengembangkan SDM yang unggul memerlukan waktu yang cukup lama, terfokus, serta memerlukan dukungan dari seluruh komponen masyarakat. Kita bisa lihat negara yang sedang berkembang dan maju memiliki SDM yang handal baik di bidang teknologi, pertanian, kelautan, dan pariwisata. Tantangan besar saat ini untuk menunjang pengembangan ekonomi kreatif sangat berhubungan dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan kejuruan (vokasi) untuk mampu bersaing secara global. Test Peminatan yang digunakan saat seleksi siswa baru dapat memberikan alternatif pemilihan jurusan kepada siswa baru sesuai dengan kompetensi yang mereka punya, sehingga sistem mengeluarkan rekomendasi pilihan jurusan sesuai dengan kompetensinya. Hal inilah yang menjadi dasar untuk mengimplementasikan sistem sebagai saringan awal untuk seleksi siswa memiliki kompetensi dengan minat yang sesuai kemudian melalui proses pendidikan untuk menghadapi revolusi industri keempat (i4.0). Dengan seleksi awal melalui sistem TIPES, maka harapan sesuai dengan RENSTRA Kemendikbud 2010 – 2014 yaitu 70% lulusan SMK bekerja pada tahun kelulusan dan seluruh SMK menyediakan layanan pembinaan pengembangan kewirausahaan dapat terwujud.Kata Kunci : SDM handal, Ekonomi kreatif, Vokasi bersaing global, Rekomendasi pemilihanjurusan
ANALISIS ARCHITECTURE TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN RUMAH SAKIT DENGAN MENGGUNAKAN TOGAF ADM Nyoman Ayu Nila Dewi; I Nyoman Yudi Anggara Wijaya
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.621 KB)

Abstract

ABSTRACTMaking a plan is needed by all private companies and government agencies, planning by combining a technology in each process is something that is needed by the company. Current technological competition causes many companies to compete to be able to utilize technology that can help existing business processes. The business process that really needs a technology is a hospital, now the hospital is one of the institutions that have quite complex business processes, ranging from inpatient and outpatient admissions to the payment process. Problems that can be seen today where people can choose hospitals with good service. Many people are competing to be able to get a good, friendly and fast service when using hospital facilities. The problems that arise at this time are many private and state hospitals still experiencing problems when collecting patient medical records, a phenomenon that occurs where people will move around the hospital to get good service and get an easy process. Of the problems that occur with the data collection of patients' medical records that until now have not been able to be integrated with hospitals. Technology is needed to solve current problems. The use of technology in integrating business processes is needed to be able to compete with similar companies. Seeing this, a strategic planning to improve hospital services is needed by using the TOGAF ADM framework. The results of this study will provide an overview of technology analysis and centralized recording data planning by producing a framework and analysis of technology to improve technology and integrate business processes with existing technologies.Keyword : Planning, Systems, TOGAF ADM, Hospital, TechnologyAbstrakPembuatan sebuah perencanaan sangatlah dibutuhkan oleh semua perusahaan swasta maupun instansi pemerintahan, perencanaan dengan menggabungkan sebuah teknologi dalam setiap proses merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh perusahaan. Persaingan teknologi saat ini menyebabkan banyak perusahaan berlomba-lomba untuk dapat memanfaatkan teknologi yang dapat membantu proses bisnis yang ada. Proses bisnis yang sangat membutuhkan sebuah teknologi adalah Rumah sakit, saat ini rumah sakit merupakan salah satu instansi yang memiliki proses bisnis yang cukup kompleks, mulai dari penerimaan pasien rawat inap maupun rawat jalan sampai dengan proses pembayaran. Permasalahan yang dapat dilihat saat ini dimana masyarakat dapat memilih rumah sakit dengan pelayanan yang baik. Banyak masyarakat berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan sebuah pelayanan yang baik, ramah dan cepat saat menggunkana fasilitas rumah sakit. Permasalahan yang muncul saat ini banyaknya rumah sakit swasta maupun negri masih mengalami kendala pada saat pendataan rekam medis pasien, fenomena yang terjadi dimana masyarakat akan berpindah-pindah rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan yang baik dan mendapatkan proses yang mudah. Dari permasalahan yang terjadi dengan pendataan rekam medis pasien yang sampai saat ini belum dapat terintegrasi dengan rumah sakit. Teknologi sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada saat ini. Pemanfaatan teknologi dalam mengintegrasikan proses bisnis dibutuhkan untuk dapat bersaing dengan perusahaan sejenis. Melihat hal tersebut maka dibutuhkan suatu perencanaan strategis peningkatan pelayanaan rumah sakit dengan menggunakan framework TOGAF ADM. Hasil dari penelitian ini akan memberikan gambaran analisis teknologi dan perencanaan pendataan rekamedis terpusat dengan menghasilkan suatu kerangka kerja dan analisis teknologi untuk meningkatkan teknologi dan mengintegrasikan proses bisnis dengan teknologi yang ada saat ini.Kata kunci: Perencanaan, Sistem, TOGAF ADM, Rumah Sakit, Teknologi
ANALISIS FUNGSIONALITAS TERHADAP SISTEM E-COMMERCE UNTUK PEMASARAN PRODUK KERAJINAN BERBASIS WEB (STUDI KASUS: PRODUK KERAJINAN BALI) I Komang Wijayana; Dwi Haryadi Nugraha
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1157.693 KB)

Abstract

ABSTRACTHandicraft products on the island of Bali range from handicrafts made from wood, glass, used materials and so on. Crafts that are produced at this time become the attraction of tourists, local tourists and outside tourists while visiting Bali will look for a craft that is made as souvenirs. Lots of various crafts produced by craftsmen in Bali. Problems that occur where craftsmen have a fairly minimal ability in the use of technology. Current problems in the field where craftsmen market products traditionally by marketing products to regions or by marketing to traditional markets and souvenir centers. Consumers have problems in the process of purchasing products and ordering the desired product again. In this study will build a system design and construction of e-commerce systems that are used to market handicraft products from various SMEs that can be integrated into one system. Each UKM can market products, control sales through this system. SMEs that will use this system carry out the registration process, product promotion and payment of craft products. The design of this system uses DFD, ERD, by testing blackbox testing. The purpose of this study is to provide a forum for SMEs to market products that have been produced. For testing the system uses 5 SMEs with different crafts. The system that will be implemented is Web-basedKeywords: e-commerce, craft, website, marketing, UKMABSTRAKProduk kerajinan di Pulau Bali beraneka macam mulai dari kerajinan berbahan dasar kayu, kaca, bahan bekas dan lain sebagainya. Kerajinan yang dihasilkan saat ini menjadi daya tarik wisatawan, Wisatawan lokal maupun wisatawan luar pada saat berkunjung ke Bali akan mencari sebuah kerajinan yang dalat dijadikan oleh-oleh. Banyak sekali aneka kerajinan yang dihasilakn oleh pengerajin di Bali. Permasalahan yang terjadi dimana pengerajin memiliki kemampuan yang cukup minim dalam penggunaan teknologi. Permasalahan yang ada saat ini dilapangan dimana pengerajin memasarkan produk secara tradisional dengan memasarkan produk ke daerah-daerah atau dengan memasarkan pada pasar tradisioanl dan pusat oleh-oleh. Konsumen memiliki permasalahan dalam proses pembelian produk dan memesan kembali produk yang diinginkan. Dalam penelitian ini akan membangun sebuah perancangan sistem dan pembangunan sistem e-commerce yang digunakan untuk memasarkan produk kerajinan dari berbagai UKM yang dapat terintegrasi menjadi 1 sistem. Masing-masing UKM dapat memasarkan produk, melakukan kontrol penjualan melalui sistem ini. UKM yang akan menggunakan sistem ini melakukan proses pendaftaran, promosi produk dan pembayaran produk kerajinan. Perancangan sistem ini menggunakan DFD, ERD, dengan melakukan pengujian blackbox testing. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan wadah kepada UKM dalam memasarkan produk yang telah dihasilkan. Untuk pengujian sistem menggunkan 5 UKM dengan kerajinan yang berbeda. Sistem yang akan diimplementasikan berbasis Web.Kata kunci: e-commerce, kerajinan, website,pemasaran, UKM
APLIKASI GAMELAN GONG KEBYAR DENGAN INSTRUMEN GANGSA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DASAR ANAK – ANAK BEBASIS ANDROID I Putu Risky Adi Sanjaya; Made Agung Raharja; Aulia Iefan Datya
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (948.848 KB)

Abstract

ABSTRACT Gamelan Gong Kebyar is one of the fastest growing gamelan in Balinese society. Some Balinese people, especially children, often lack understanding and are interested in learning or playing gamelan gong kebyar, because it requires large fees and relatively expensive instruments. The development of information technology especially mobile applications allows musical instruments in the form of applications. So that the Application of kebyar gamelan gong with gangsa instrument is designed based on android to make it easier for children to learn gamelan gong kebyar with gangsa instruments. The gong kebyar gamelan application as a learning medium contains gangsa instruments that can be played multitouchscreen through android-based smartphone devices. In the gamelan gong kebyar application with gangsa instruments there are also learning features, including notation learning features and video learning features. With the application of gamelan gong kebyar with gangsa instruments, it can facilitate and help the community, especially the children of Bali's younger generation learning Balinese gamelan, one of which is gamelan gong kebyar systematically through Android-basedsmartphonedevices. Keywords: Gamelan, Gong Kebyar, Gangsa Instruments, Android, ApplicationABSTRAKGamelan gong kebyar merupakan salah satu gamelan yang berkembang pesat di lingkungan masyarakat bali. Sebagian masayarakat bali khususnya anak - anak sering kali kurang paham dan berminat mempelajari atau memainkan gamelan gong kebyar, karena memerlukan biaya besar dan harga instrumen yang tergolong mahal. Perkembangan teknologi informasi khususnya aplikasi mobile memungkinkan alat – alat musik dalam bentuk aplikasi. Sehingga aplikasi gamelan gong kebyar dengan instrument gangsa dirancang berbasis android untuk mempermudah anak – anak mempelajari gamelan gong kebyar dengan instrument gangsa. Aplikasi gamelan gong kebyar sebagai media pembelajaran berisikan instrumen gangsa yang dapat dimainkan secara multitouchscreen melalui perangkat smartphone berbasis android. Dalam aplikasi gamelan gong kebyar dengan instrumen gangsa juga terdapat fitur - fitur pembelajaran, diantaranya berupa fitur pembelajaran notasi dan fitur pembelajaran video. Dengan adanya aplikasi gamelan gong kebyar dengan instrumen gangsa dapat memudahkan dan membantu masyarakat terlebihnya anak - anak generasi muda bali mempelajari gamelan bali, salah satunya gamelan gong kebyar dengan instrumen gangsa secara sistematis melalui perangkat smartphone berbasis android.Kata Kunci : Gamelan, Gong Kebyar, Instrumen Gangsa, Aplikasi, Android
USABILITY TESTING PADA OFFICE ADD-INS DALAM MENGINTEGRASIKAN SISTEM REKONSTRUKSI MATERI DAN SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN A.A. Gede Yudhi Paramartha; I Gede Partha Sindu; Agus Aan Jiwa Permana
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.204 KB)

Abstract

ABSTRACTThe development of electronic learning materials requires various applications that are used to support electronic learning. The lecturer makes the material by utilizing a document processing application to create learning material, using a search engine to obtain teaching materials, and a Learning Management System to publish learning material. This causes the lecturer to have to move to one application to another application. In previous research, to overcome these problems, an add-ins was developed in Microsoft Office PowerPoint that integrates Learning Management Systems as a media for publishing learning materials, and Material Reconstruction System as a source of reusable teaching materials by utilizing the search engines provided. These add-ins function as an intermediary between the two systems with Microsoft PowerPoint, so users only need to use one application to develop learning material and publish it to e-learning. In this study, the add-ins that have been developed are tested using the usability testing method. Usability testing is done to determine the level of user satisfaction in using the add-ins and obtain feedback for system improvements. The method used is Retrospective Think Aloud method to obtain feedback from users, and the System Usability Scale to determine the level of user satisfaction in using the add-ins. The results showed that users were satisfied with the add-ins that had been developed. in addition, feedback from users was also successfully obtained and recommendations for add-ins improvements were made based on these recommendations.Keywords : Learning Management System, Office Add-ins, Usability TestingABSTRAKPengembangan materi pembelajaran elektronik membutuhkan berbagai aplikasi yang digunakan untuk mendukung pembelajaran elektronik. Dosen membuat materi dengan memanfaatkan aplikasi pengolah dokumen untuk membuat materi, menggunakan mesin pencari untuk memperoleh bahan ajar, dan Sistem Manajemen Pembelajaran untuk mempublikasikan materi pembelajaran. Hal ini menyebabkan dosen harus berpindah ke satu aplikasi ke aplikasi yang lain. Pada penelitian sebelumnya, untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan sebuah add-ins di Microsoft Office PowerPoint yang mengintegrasikan Sistem Manajemen Pembelajaran sebagai media publikasi materi pembelajaran, dan Sistem Rekonstruksi Materi sebagai sumber bahan ajar dengan memanfaatkan mesin pencari yang disediakan. Add-ins tersebut berfungsi sebagai perantara antar kedua sistem tersebut dengan Microsoft PowerPoint, sehingga pengguna hanya perlu menggunakan satu aplikasi untuk mengembangkan materi pembelajaran hingga mempublikasikan materi tersebut ke e-learning. Pada penelitian ini, add-ins yang telah dikembangkan diuji dengan menggunakan metode usability testing. Usability testing dilakukan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna dalam menggunakan add-ins dan memperoleh umpan balik untuk perbaikan sistem. Metode yang digunakan adalah metode Retrospective Think Aloud (RTA) untuk memperoleh dari pengguna, dan System Usability Scale (SUS) untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna dalam menggunakan add-ins. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna merasa puas dengan add-ins yang telah dikembangkan. selain itu, umpan balik dari pengguna juga berhasil diperoleh dan dibuatkan rekomendasi perbaikan berdasarkan rekomendasi tersebut.Kata kunci: Sistem Manajemen Pembelajaran, Office Add-ins, Usability Testing
APLIKASI MANAJEMEN INVENTORY PADA ROTIKU BAKERY BERBASIS WEBSITE Ni Wayan Sumartini Saraswati; I Nyoman Yudha Chandra Dinata
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.295 KB)

Abstract

ABSTRACTRotiku Bakery currently uses a data management system in a conventional way, using paper so that the data is not stored properly. This resulted in a report taking a relatively long time to obtain information. Another problem that arises is the loss of important data because the paper media does not last long and wastage of space as paper media storage. The purpose of this study is to design and build an information system that facilitates employees in managing data, especially the management of inventory data. Inventory management in this system is unique because it is implemented in a small manufacturing industry in the form of bread making. There are two kinds of stock, they are raw material stock and finished goods stock. System design is carried out to analyze the system requirements which are created by data flow diagrams (DFD), entity relationship diagrams and user interfaces to find out what is related to the system. The results of the research can facilitate employees in the bakery for managing data such as raw material data, product data, transaction data and reports. The owner can see the report without having to go to the company because the application is connected to the internet.Keywords : Inventory, Manufacturing, Information Systems, Raw Materials, Finished GoodsABSTRAKRotiku Bakery saat ini menggunakan sistem pengelolaan data dengan cara yang masih konvensional yaitu dengan menggunakan media kertas sehingga data menjadi tidak tersimpan dengan baik. Hal ini mengakibatkan pada saat pembuatan laporan, membutuhkan waktu yang relatif lama untuk mendapatkan informasi. Masalah lain yang timbul adalah hilangnya data penting karena media kertas tersebut tidak tahan lama dan pemborosan tempat sebagai penyimpanan media kertas. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem informasi yang memudahkan pegawai dalam melakukan pengelolaan data, terutama pengelolaan data inventory. Manajemen inventory dalam sistem ini menjadi unik karena dilaksanakan dalam industry manufaktur kecil berupa pembuatan roti. Stok sendiri ada dua macam yakni stok bahan mentah dan stok barang jadi. Perancangan sistem dilakukan untuk menganalisa kebutuhan sistem yaitu dibuat dengan data flow diagram (DFD), entity relationship diagram dan user interface untuk mengetahui apa saja yang berkaitan dengan sistem. Hasil dari penelitian dapat memudahkan pegawai di rotiku bakery dalam melakukan pengelolaan data seperti data bahan baku, data produk, data transaksi dan juga laporan. Owner dapat melihat laporan tanpa harus mendatangi perusahaan karena aplikasi terhubung dengan internet.Kata kunci : Inventory, Manufaktur, Sistem Informasi, Bahan Mentah, Barang Jadi
PROTOTIPE SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN PESERTA PEKAN OLAHRAGA PROVINSI BALI Agus Aan Jiwa Permana; Ni Putu Dwi Sucita Dartini
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.944 KB)

Abstract

ABSTRACTWith the progress of information, data exchange can run more easily because there are many facilities for sharing data. One of them is by email and website. By utilizing the website, the registration process can be done online and the registration process can be done easily from anywhere. In addition, data collection can also be done easily, making it suitable for use in the registration process for participants in the provincial sports week (Porprov) especially in Bali. Porprov Bali in its implementation process in Singaraja yesterday still collected athletes data using excel files, both in the process of distributing and recording the data. So that it will take a lot of time to recapitulate the athlete's data, then a lot of time will be needed to collect back-up files for the committee from branch managers from all districts in Bali. Based on the explanation, the authors collaborated with colleagues in the physical and sports education department to develop a database for online Porprov. This study have produced a program prototype to register.Keywords: data sharing, Athlete Registration, Porprov BaliABSTRAKDengan kemajuan informasi, pertukaran data dapat berjalan lebih mudah karena terdapat banyak fasilitas untuk melakukan sharing data seperti dengan email dan website. Proses pendaftaran berbasis web dapat dilakukan secara online dan proses pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah dari manapun. Selain itu pengumpulan data juga dapat dilakukan dengan mudah, sehingga cocok untuk digunakan untuk pendaftaran peserta pekan olahraga provinsi (Porprov) khususnya di Bali. Porprov Bali dalam proses pelaksanaanya di Singaraja kemarin masih mengupulkan data atlet menggunakan file excel, baik dalam proses penyebaran dan perekapan datanya. Sehingga akan menghabiskan banyak waktu untuk merekap data atlet, kemudian banyak waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan berkas kempali kepada panitia dari pengurus cabang dari semua kabupaten di Bali. Berdasarkan paparan tersebut, penulis melakukan kerjasama dengan rekan di jurusan pendidikan jasmani dan keolahragaan untuk mengembangkan sebuah pendafdataran untuk altet Porprov berbasis online. Hasil penelitian ini sudah menghasilkan sebuah prototipe program untuk melakukan pendaftaran.Katakunci: data saring, Pendaftaran Atlet, Porprov Bali
SISTEM PAKAR UNTUK DETEKSI PENYAKIT PADA TERNAK BABI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY TSUKAMOTO AAA Putri Ardyanti; IGAN Indra Adnyana; I Nyoman Purnama
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.938 KB)

Abstract

ABSTRACTExpert systems allow the process of communication between doctors and breeders can be done without having to do face-to-face directly. One reason for the importance of developing this application is meningitis in humans that occurred massively in Bali in February 2017. The initial step of this research is knowledge acquisition where first interviewing experts in the field of pig disease, continued representation of knowledge before being modeled into mathematical calculation formulas, which will later be added Fuzzy method, through modeling definite symptoms, syndrome symptoms, and Fuzzy symptoms, in inference Fuzzy rules will be made fuzzification and calculation of the certainty factor. After programming the system, the system test will be carried out in 3 stages, namely interviewing again with the implementation of the system, testing the results by looking for the value of instrument reliability, and finally the analysis of the results of tests carried out on several pig farms. An expert system for diagnosing pig disease has been developed by combining fuzzy logic methods to deal with the uncertainty of symptoms experienced by pigs and the inability of an expert to definitively define the relationship between symptoms and disease. The value of the accuracy of disease consultation in pigs is obtained from the average value of the success of the system of finding diseases in pigs, namely 85%.Keywords: Fuzzy, Expert System, Tsukamoto, Pig diseaseABSTRAKSistem pakar memungkinkan proses komunikasi antara dokter dan peternak dapat dilakukan tanpa harus melakukan tatap muka secara langsung. Salah satu alasan pentingnya pengembangan aplikasi ini adalah penyakit meningitis pada manusia yang terjadi secara masal di Bali pada bulan Februari 2017.Langkah awal penelitian ini adalah akuisi pengetahuan dimana terlebih dahulu melakukan wawancara kepada pakar dibidang penyakit babi, dilanjutkan representasi pengetahuan tersebut sebelum dimodelkan kedalam rumus perhitungan matematika, yang nantinya akan ditambahkan metode Fuzzy, melalui pemodelan gejala pasti, gejala sindrom, dan gejala Fuzzy, pada inferensi Fuzzy akan dilakukan aturan- aturan fuzzifikasi dan dilakukan perhitungan factor kepastian. Setelah pemograman sistem maka uji sistem akan dilakukan dengan 3 tahapan yaitu wawancara kembali dengan implementasi sistem, uji hasil dengan mencari nilai reliabitas instrumen, dan terakhir adalah analisis uji hasil yang dilakukan ke beberapa peternakan babi. Sistem pakar untuk diagnosa penyakit babi telah dikembangkan dengan menggabungkan metode logika fuzzy untuk menangani ketidakpastian gejala yang dialami oleh ternak babi dan ketidakmampuan seorang pakar dalam mendefinisikan hubungan antara gejala dan penyakit secara pasti. Nilai ketepatan dari konsultasi penyakit pada ternak babi didapatkan dari nilai rata-rata keberhasilan sistem menemukan penyakit pada babi yaitu 85%.Kata kunci: fuzzy, sistem pakar, tsukamoto, penyakit babi.

Page 8 of 46 | Total Record : 458


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi April 2026 Vol. 11 No. 2 (2025): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi Oktober 2025 Vol. 11 No. 1 (2025): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi April 2025 Vol. 10 No. 4 (2024): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi Desember 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 6 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 5 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 4 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 4 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 7 No. 3 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Informasi Dan Komputer Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer More Issue