cover
Contact Name
Prastyadi Wibawa Rahayu
Contact Email
prastyadiwibawa@undhirabali.ac.id
Phone
+6281-246-863-337
Journal Mail Official
jurnaljutik@undhirabali.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Padang Luwih, tegaljaya, Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali
Location
Kab. badung,
Bali
INDONESIA
JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
ISSN : 2442241X     EISSN : 25285211     DOI : -
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian di bidang teknologi informasi dan komputer. Jurnal ini merupakan sarana bagi peneliti di bidang ilmu teknologi informasi dan komputer untuk mempublikasikan karya-karya penelitiannya. Redaksi penyunting jurnal Teknologi Informasi dan Komputer terdiri dari dosen-dosen yang terkait bidang ilmu teknologi informasi dan komputer dalam konsentrasi antara lain : Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Informasi, Jaringan dan Keamanan Komputer, Pengolahan Citra, Multimedia dan Kecerdasan Buatan, dan konsentrasi lainnya terkait bidang ilmu teknologi informasi dan komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 458 Documents
PENGEMBANGAN SINKRONISASI MULTIPLE BOOKING AND PAYMENT SITE DALAM SATU DASHBOARD I Gede Totok Suryawan; Ary Wira Andika
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.063 KB)

Abstract

ABSTRACTThis paper discusses the development of tour and activities product management, booking engine and payment facilities that are integrated with the payment gateway. This is done to solve problems experienced by tour and activities business owners related to product management facilities, booking engines, and payments on their website. Most of the tour websites and activities are not equipped with product management, booking engines, and payments, so they require special skills in managing the website, also allowing loss due to cancellation of transactions carried out by tourists. In this study an engine for product management, booking engine, and payment has been developed that is integrated with the payment gateway. The method used in developing this system uses Scrum model ranging from determining product backlogs, sprints, scrum meetings, to demo to clients. The results of the study show that the system developed can facilitate tour and activity business owners in managing tour products and activities, and facilitate tourists in ordering and paying for their products.Keywords: Booking Engine, Payment Gateway, Tour and Activities, Scrum Model.ABSTRAKPaper ini membahas tentang pengembangan manajemen produk tour dan activities, booking engine dan fasilitas pembayaran yang terintegrasi dengan payment gateway. Ini dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang dialami oleh pemilik usaha tour dan activities terkait dengan fasilitas manajemen produk, booking engine, dan pembayaran di website mereka. Sebagian besar website tour dan activities sekarang tidak dilengkapi dengan manajemen produk, booking engine, dan pembayaran, sehingga memerlukan keterampilan khusus dalam mengelola websitenya, juga memugkinkan timbul kerugian akibat pembatalan transaksi yang dilakukan oleh wisatawan. Pada penelitian ini telah dikembangkan sebuah engine untuk manajemen produk, booking engine, dan pembayaran yang terintegrasi dengan payment gateway. Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem ini menggunakan Scrum model mulai dari menentukan product backlog, sprint, scrum meeting, hingga demo ke client. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat mempermudah pemilik usaha tour dan activities dalam mengelola produk tour dan activitiesnya, serta memudahkan wisatawan dalam melakukan pemesanan dan pembayaran produknya.Kata Kunci : Booking Engine, Payment Gateway, Tour dan Activities, Scrum Mod
PEMODELAN MATEMATIKA DENGAN METODE RUNGE KUTTA UNTUK PENYAKIT CAMPAK MENGGUNAKAN MATLAB R2010a Ketut Queena Fredlina; Komang Tri Werthi
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.796 KB)

Abstract

ABSTRACTMathematical models have important roles in various fields of science. By using several assumptions, problems that exist in the living environment can be transformed in mathematical models. From the existing mathematical model, the parameters that affect the model can then be analyzed. An epidemic is an event that can be transformed into a mathematical model. Epidemic events are the occurrence of the spread or outbreak of an illness in a region. Measles is one of the causes of death in developing countries caused by the measles virus, the Paramixovirus group. In 1982 a measles immunization program in Indonesia was conducted. Based on data from the 2015 Ministry of Health, Indonesia has a medium immunization coverage in Southeast Asia, which is 84%. In 2020 Indonesia has a target rate of measles immunization coverage of 95%. Measles is a concern of the Bali Provincial Health Office because the spread of this disease is always high. Specifically in this study we will discuss mathematical models for the incidence of measles epidemics. The problem is how to construct the model and what parameters are the most significant influences in the mathematical model of measles. In making mathematical models for the spread of measles, the population is divided into 3 parts: Susceptible, Infectious, and Recovered. Furthermore, analyze the parameters and determine the basic reproduction ratio (????????), then numerical simulations were carried out using the Order 4 Runge Kutta method.Keywords : Mathematics , Measles, basic reproduction ratio (????????), Runge-Kutta MethodsABSTRAKModel matematika memiliki peran yang cukup penting dalam berbagai bidang ilmu. Dengan menggunakan beberapa asumsi, permasalahan yang ada dalam lingkungan kehidupan dapat ditransformasikan dalam model matematika. Dari model matematika yang ada selanjutnya dapat dianalisis parameter-parameter yang mempengaruhi model tersebut. Kejadian epidemi merupakan salah satu kejadian yang dapat ditransformasikan dalam model matematika. Kejadian epidemi adalah kejadian penyebaran atau mewabahnya suatu penyakit dalam suatu wilayah. Penyakit campak merupakan salah satu penyakit penyebab kematian penduduk di negara-negara berkembang yang disebabkan oleh virus campak golongan Paramixovirus. Pada tahun 1982 program imunisasi campak di Indonesia telah dilakukan. Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan 2015, Indonesia memiliki cakupan imunisasi kategori sedang di Asia Tenggara yakni 84%. Pada tahun 2020 Indonesia memiliki target angka cakupan imunisasi campak sebesar 95%. Penyakit campak menjadi perhatian Dinas Kesehatan Profinsi Bali karena penyebaran penyakit ini selalu ada. Secara khusus dalam penelitian ini akan membahas model matematika untuk kejadian epidemi penyakit campak. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana mengontruksi model dan parameter apakah yang berpengaruh paling signifikan dalam model matematika penyakit campak. Dalam pembuatan model matematika untuk penyebaran penyakit campak, populasi manusia dibagi menjadi 3 bagian yaitu : Susceptible, Infectious, dan Recovered. Selanjutnya menganalisis parameter dan menentukan nilai basic reproduction ratio (R0), kemudian dilakukan simulasi numerik dengan metode Runge Kutta Orde 4.Kata kunci : model matematika, campak, basic reproduction ratio (????????),metode Runge-Kutta
PEMETAAN DAERAH RAWAN KRIMINALITAS MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT (KAMTIBMAS) DI WILAYAH GIANYAR BALI Nyoman Ngurah Adisanjaya; I Gusti Ngurah Manik Nugraha
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.395 KB)

Abstract

ABSTRACTBali is a world tourism destination that is very popular with tourists, where along with the positive impact of foreign exchange entry, rapid economic development, entertainment and tourism objects that continue to grow also have an impact on social problems, especially the issue of security and public order. Gianyar is one of the areas in Bali that is also the center of tourism destinations, one of which is Ubud which is famous for its culture and rural atmosphere and was once a tourism destination in the top 5 of the world.The research method uses secondary and primary data analysis with the use of GIS Arcview software. By digitizing maps, overlaying and synchronizing the coordinates of crime cases that occur so that the results of mapping the crime area are obtained. For grouping, determine the vulnerability of an area using the cluster method. Grouping is taken based on the crime scene density from the crime that occurred at the location so that the output produced can facilitate information users in distinguishing the level of vulnerability between regions. The results of the research in the Gianyar regency state that the highest incidence of criminal acts in cases of theft with weighting (Curat), cases of theft, theft with violence (Curas) and gambling. Sukawati is a vulnerable area of Curat, the tourist area in Ubud is a vulnerable area, while the case of Curas, while cases of theft and gambling are scattered in several cities in the Gianyar region. In terms of the time of crime with the highest intensity, it occurred at 12.00-18.00 with an incidence of 32% of the total criminal acts that occurredKeywords: GIS, Community Service, Information Systems, Mapping, ClustersABSTRAKBali merupakan destinasi pariwisata dunia yang sangat digemari oleh wisatawan, dimana seiring dampak positif masuknya devisa, perkembangan perekonomian yang pesat, bidang hiburan dan obyek wisata yang terus berkembang juga berdampak pada permasalahan sosial, khususnya permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Gianyar merupakan salah satu daerah di Bali yang juga menjadi pusat destinasi pariwisata, salah satunya Ubud yang terkenal budaya dan suasana pedesaan dan pernah menjadi destinasi pariwisata yang masuk dalam 5 besar dunia. Metode penelitian menggunakan analisa data sekunder dan primer dengan penggunaan software Arcview GIS. Dengan melakukan digitasi peta, overlay dan sinkrinisasi koordinat kejadian perkara kriminalitas yang terjadi sehingga di peroleh hasil pemetaan daerah kriminalitas. Untuk pengelompokan penentuan tingkat kerawanan suatu daerah di gunakan metode cluster. Pengelompokan diambil berdasarkan kerapatan/density TKP dari tindak kejahatan yang terjadi di lokasi sehingga output yang dihasilkan dapat memudahkan pengguna informasi dalam membedakan tingkat kerawanan antara wilayah satu dengan lainnya. Hasil dari penelitian di wilayah Kabupaten Gianyar menyatakan pola kejadian tindak kriminalitas yang tertinggi pada kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), kasus Curanmor, pencurian dengan kekerasan (Curas) dan Perjudian. Kecamatan Sukawati menjadi daerah rawan kasus Curat hal ini sebanding dengan jumlah penduduk diwilayah tersebut yang paling padat di Gianyar, daerah obyek wisata di Ubud menjadi daerah rawan sedang kasus Curas terutama menyasar daerah pariswisata dan beberapa korbannya adalah para wisatawan sedangkan kasus Curanmor dan Judi tersebar di beberapa kota di wilayah Gianyar. Ditinjau dari segi waktu tindak kejahatan dengan intensitas paling tinggi terjadi pada waktu 12.00 – 18.00 dengan frekuwensi kejadian sebesar 32 % dari total seluruh tindak kriminalitas yang terjadi.Kata Kunci : SIG, Kamtibmas, Sistem Informasi, Pemetaan, Cluster
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENYEWAAN KENDARAAN (SEWADISINI.COM) BERBASIS WEBSITE Putu Agus Pradana Adi Putra; I Putu Satwika; Bagus Putu Wahyu Nirmala
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1403.035 KB)

Abstract

ABSTRACTBali is a tourist destination that is well known in the world. Many foreign and domestic tourists who come to Bali for a vacation. They certainly need facilities during their stay in Bali, one of which is a vehicle. Vehicle rental services in Bali have now increased, but the use of technology by rental services has not been maximized. Based on this the authors are interested in making vehicle rental information systems that can facilitate users in finding and ordering vehicles online and helping rental service providers to promote their vehicles. In the development of the system using the waterfall method, the first step is the analysis of system requirements, then the design step, namely the system flow design and interface design. Then step for system development using the Codeigniter Framework and MY SQL database and in the testing stage using black-box testing. The results of the construction of the Vehicle Rental Information System is good. Based on the results of interviews this information system can help rental service providers in marketing their vehicles and help users to find and order vehicles online.Keywords: Website, Vehicle Rental, Codeigniter.ABSTRAKBali merupakan tujuan wisata yang sudah terkenal ke seluruh dunia. Banyak wisatawan asing maupun domestik yang datang ke Bali untuk berlibur. Mereka tentunya membutuhkan sarana dan prasarana selama tinggal di Bali, salah satunya adalah kendaraan. Jasa penyewaan kendaraan di Bali saat ini sudah semakin banyak, namun pemanfaatan teknologi di dalamnya masih belum maksimal. Berdasarkan hal tersebut penulis tertarik untuk membangun sistem informasi penyewaan kendaraan yang dapat mempermudah calon penyewa dalam mencari dan memesan kendaraan secara online serta membantu penyedia jasa penyewaan untuk mempromosikan kendaraanya. Dalam pembangunan sistem, penulis menggunakan metode waterfall, dengan tahap pertama yaitu analisis kebutuhan sistem, kemudian tahap desain yaitu perancangan alur sistem dan perancangan interface. Untuk tahap pembangunan sistem penulis menggunakan Framework Codeigniter dan basis data My Sql serta dalam tahap pengujian sistem menggunakan blackbox. Hasil dari pembangunan Sistem Informasi Penyewaan Kendaraan ini cukup baik. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan sistem informasi ini dapat membantu penyedia jasa penyewaan dalam memasarkan kendaraannya dan membantu calon penyewa dalam mencari serta memesan kendaraan secara online.Kata kunci: Website, Sewa Kendaraan, Sewa Menyewa, Codeigniter.
PERANCANGAN DISTRIBUSI SISTEM INFORMASI UNTUK OPTIMALISASI PERUBAHAN JADWAL KULIAH BERBASIS MOBILE ANDROID (STUDI KASUS: STIKI INDONESIA) Yuri Prima Fittryani; Made Suci Ariantini
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.414 KB)

Abstract

ABSTRACTScheduling distribution problems that exist in STIKI namely if there are lectures that are canceled, postponed lectures, and substitute lectures, students will get notifications after being in college or from BAAK (unless the lecturer informs the students via the whatsapp application), changes in class schedules cannot be accessed online by students. All lecturers who want to cancel lectures, postpone lecture time, and change lecture schedules must pass BAAK (it takes time to get to students, while students are often unable to attend the substitute lectures). From the problems above, then we will analyze and create a design and information system based on Android mobile applications. Distribution information system changes lecture schedules that can be accessed by every student, lecturer and BAAK to facilitate access and convey information. This makes it easy in the process of distributing information to students and lecturers at STIKI INDONESIA quickly and accurately.Keywords: distribution, information systems, scheduling, mobile androidABSTRAKAdapun beberapa masalah distribusi penjadwalan yang ada pada STIKI yaitu jika terdapat kuliah yangdibatalkan, kuliah yang diundur, dan kuliah pengganti, mahasiswa akan mendapatkan pemberitahuansetelah berada dikampus atau dari BAAK (kecuali jika dosen menginfokan ke group mahasiswa lewataplikasi WhatsApp), adanya perubahan jadwal kuliah tidak bisa diakses secara online oleh mahasiswa.Semua dosen yang ingin membatalkan kuliah, mengundur waktu perkuliahan, serta mengganti jadwalperkuliahan harus melewati BAAK (perlu waktu untuk sampai ke mahasiswa, sementara mahasiswasering berhalangan hadir pada kuliah pengganti. Dari permasalahan diatas, maka kami akanmenganalisis dan membuat sebuah rancang bangun aplikasi sistem informasi berbasis mobile android.System informasi pendistribusian perubahan jadwal perkuliahan yang dapat diakses setiap mahasiswa,dosen, serta BAAK untuk memudahkan mengakses dan menyampaikan informasi. Hal ini memberikankemudahan dalam proses distribusi informasi kepada Mahasiswa dan Dosen di STIKI INDONESIAsecara cepat, tepat, dan akurat.Kata kunci : distribusi, sistem informasi, penjadwalan, mobile, android.
RANCANG BANGUN MEDIA PEMBELAJARAN E-LEARNING DI SMA MUHAMMADIYAH 1 DENPASAR, BALI Made Hanindia Prami Swari; Lintang Perdana Rochmat Sugiharto
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1386.22 KB)

Abstract

ABSTRACTNew concepts and techniques in teaching have been developed to support conventional methods that rely solely on one-way teaching methods in the classroom. One of the teaching methods that are developing in the present is e-learning. E-learning can help teachers to distribute their teaching materials without having to be in the classroom by using the internet. This can be utilized when teachers are unable to attend class. So, that the distribution of materials, assignments or quizzes or even discussions between teachers and students can still take a place. Teaching and learning activities face-to-face in high school Muhammadiyah 1 Denpasar experienced have a obstacles, because teachers who have busy outside the school either in the organization or in the Muhammadiyah foundation. So, the teachers can not teach in the classroom. This research was conducted to build supporting learning media at SMA Muhammadiyah 1 Denpasar that can assist teachers in delivering all teaching materials online. So, that students can access teaching materials anywhere and can be used as an additional discussion media to discuss lesson material that has not been completed and can be useful as media in delivering and collecting assigned tasksKeywords : E-learning, Internet, OnlineABSTRAKBerbagai konsep dan teknik baru dalam pengajaran telah banyak dikembangkan untuk mendukung metode konvensional yang hanya mengandalkan pada metode pengajaran satu arah di kelas. Salah satu metode pengajaran yang sedang berkembang di masa sekarang adalah e-learning. E-learning dapat membantu para pengajar dalam mendistribudikan bahan ajar mereka tanpa harus berada di kelas dengan menggunakan internet, hal ini dapat dimanfaatkan saat guru berhalangan hadir dikelas, sehingga pendistribusian materi, tugas atau quiz atau bahkan diskusi antara guru dan siswa tetap dapat berlangsung. Kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di SMA Muhammadiyah 1 Denpasar mengalami kendala, karena guru yang memiliki kesibukan di luar sekolah baik di organisasi atau di yayasan Muhammadiyah sehingga guru tidak dapat mengajar di kelas. Penelitian ini dilakukan untuk membangun media pembelajaran pendukung pada SMA Muhammadiyah 1 Denpasar yang dapat membantu pengajar dalam menyampaikan semua bahan ajar secara online sehingga siswa dapat mengakses bahan ajar dimana saja dan dapat dijadikan media diskusi tambahan untuk membahas materi pelajaran yang belum tuntas serta dapat berguna sebagai media dalam menyampaikan dan mengumpulkan tugas-tugas yang di berikan.Kata kunci : E-learning, Internet, Online
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN KEGIATAN PELATIHAN DAN SEMINAR (SITINA) PADA INKUBATOR BISNIS (INBIS) STIKI INDONESIA I Made Avendias Mahawan; Ni Luh Putu Mery Marlinda
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.749 KB)

Abstract

ABSTRACTSTIKI Indonesia Business Incubator (INBIS STIKI Indonesia) is one of the institutions that embodies business ideas in entrepreneurial activities at the STMIK STIKOM Indonesia academic community, since its inception in 2017 INBIS STIKI Indonesia has many seminars and training activities but does not yet have adequate information in supporting these activities. The entrepreneurial activities held by this institution are entrepreneurship seminars, CEO talk and sharing sessions, workshops or clinics for the preparation of government grant proposals for students who already have products to obtain funding for product development or business development. When organizing entrepreneurial activities, INBIS STIKI Indonesia has a number of problems when handling seminar and training participant registrations, the problem is the difficulty of the process of recording registration data from Google Form that is used for each different activity, and the frequent delay in providing training certificates. Based on these problems it is necessary to develop a system that can help manage training activities and seminars so that it makes it easier for participants to register, makes it easier for participants to get certificates just by downloading on their own account, and can help lecturers check the authenticity of certificates given by INBIS STIKI Indonesia. The system has been developed through functional testing using 10 scenarios and the compatibility of the scenarios is obtained.Keywords: Information System, Training and Seminars, INBIS STIKI Indonesia, Web.ABSTRAKInkubator Bisnis (INBIS) STIKI Indonesia merupakan salah satu lembaga yang mewadahi ide bisnis dalam kegiatan entrepreneur pada civitas akademika STMIK STIKOM Indonesia, sejak berdiri pada tahun 2017 INBIS STIKI Indonesia memiliki banyak kegiatan seminar dan pelatihan namun belum memiliki infrasuktur yang memadai dalam mendukung kegiatan tersebut. Adapun beberapa kegiatan kewirausahaan yang diadakan oleh lembaga ini adalah seminar kewirausahaan, CEO talk dan sharing session, workshop ataupun klinik penyusunan proposal hibah pemerintah bagi mahasiswa yang sudah memiliki produk untuk memperoleh pendanaan pengembangan produk atau pengembangan bisnis. Saat menyelenggarakan kegiatan kewirausahaan, INBIS STIKI Indonesia memiliki beberapa masalah saat menangani pendaftaran peserta seminar dan pelatihan, masalah tersebut yaitu sulitnya proses perekapan data pendaftaran dari google form yang digunakan pada setiap kegiatan yang berbeda, serta seringnya terjadi keterlambatan dalam memberikan sertifikat pelatihan. Berdasarkan masalah tersebut maka perlu dikembangkan sistem yang dapat membantu pengelolaan kegiatan pelatihan dan seminar sehingga mempermudah peserta dalam melakukan pendaftaran, mempermudah peserta untuk mendapatkan sertifikat hanya dengan mungunduh pada akun sendiri, serta dapat membantu dosen mengecek keaslian dari sertifikat yang diberikan oleh INBIS STIKI Indonesia. Sistem yang dikembangkan sudah melalui pengujian fungsionalitas dengan menggunakan 10 skenario dan diperoleh kesesuaian fungsionalitas pada setiap skenarionya.Kata Kunci : Sistem Informasi, Pelatihan dan Seminar, INBIS STIKI Indonesia, Web
METODE ITEM-BASED COLLABORATIVE FILTERING UNTUK MODEL SISTEM REKOMENDASI KONSENTRASI PENJURUSAN DI STMIK STIKOM BALI I Wayan Jepriana; Shofwan Hanief
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.288 KB)

Abstract

ABSTRACTConcentration selection is a process carried out by STMIK STIKOM Bali students to determine the focus of the specialization of the field to be studied. To take concentration three prerequisite courses are used as a reference whether a student can take a particular concentration. The necessity for students to choose one concentration, while the value of the prerequisite courses is sufficient to choose more than one concentration is often a problem for students. Collaborative Filtering (CF) is a widely used and probably the most common recommendation system technique. In this research, a recommendation system was developed using the item-based collaborative filtering method for the selection of concentrations at STMIK STIKOM Bali. The item-based collaborative filtering method is used because it has the same concept as the current concentration recommendations. Basic courses, prerequisite courses, and concentration courses can be used as items and students who take a course can be used as users in item-based collaborative filtering methods. The evaluation was carried out on the variation of the number of neighborhoods on three similarity measurement methods, namely: cosine similarity, Pearson correlation, and adjusted cosine similarity for student data of Program Studi Sistem Komputer and Program Studi Sistem Informasi. Based on the tests that have been done, it can be concluded that the adjusted cosine similarity measurement method can produce the best predictive quality overall testing based on the generated MAE value. The number of neighborhoods or subjects that have a significant effect on making predictions is 20 because it can produce the lowest prediction errors. After comparing the system models using the similarity measurement method adjusted cosine similarity by using the number of neighborhoods 20 against the predictions produced by the prerequisite courses, it can be concluded that the predictions produced by the 20 neighborhoods are better than the predictions produced by the prerequisite courses.Keywords: recommendation system, concentration, item-based collaborative filteringABSTRAKPemilihan konsentrasi merupakan suatu proses yang dilakukan oleh mahasiswa STMIK STIKOM Bali untuk menentukan fokus spesialisasi bidang yang ingin dipelajari. Untuk mengambil konsentrasi terdapat tiga mata kuliah prasyarat yang dijadikan acuan apakah seorang mahasiswa bisa mengambil suatu konsentrasi tertentu. Keharusan agar mahasiswa memilih salah satu konsentrasi, sementara nilai dari mata kuliah prasyarat mencukupi untuk memilih lebih dari satu konsentrasi sering menjadi permasalahan bagi mahasiswa. Collaborative filtering memanfaatkan informasi rating dari beberapa pengguna untuk memprediksi rating item untuk pengguna tertentu. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan sistem rekomendasi dengan metode item-based collaborative filtering untuk pemilihan konsentrasi penjurusan di STMIK STIKOM Bali. Metode item-based collaborative filtering dipilih karena memiliki konsep yang sama dengan rekomendasi konsentrasi yang berlaku. Mata kuliah dasar, mata kuliah prasyarat dan mata kuliah konsentrasi dapat digunakan sebagai item dan mahasiswa yang mengambil suatu mata kuliah dapat digunakan sebagai user dalam metode item-based collaborative filtering. Evaluasi dilakukan terhadap variasi jumlah neighborhood pada tiga metode pengukur kemiripan, yaitu: cosine similarity, pearson correlation, dan adjusted cosine similarity untuk data mahasiswa Program Studi Sistem Komputer dan Program Studi Sistem Informasi. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa metode pengukur kemiripan adjusted cosine similarity dapat menghasilkan kualitas prediksi yang terbaik secara keseluruhan pengujian berdasarkan galat prediksi yang dihasilkan. Jumlah neighborhood atau matakuliah yang berpengaruh signifikan untuk membuat prediksi adalah 20, karena dapat menghasilkan galat prediksi paling rendah. Setelah dilakukan perbandingan antara model sistem yang menggunakan metode pengukur kemiripan adjusted cosine similarity dengan menggunakan jumlah neighborhood 20 terhadap prediksi yang dihasilkan oleh mata kuliah prasyarat dapat disimpulkan bahwa prediksi yang dihasilkan 20 neighborhood lebih baik dari prediksi yang dihasilkan mata kuliah prasyarat.Kata kunci : sistem rekomendasi, konsentrasi, item-based collaborative filtering
SISTEM INFORMASI USULAN ANGGARAN DANA DESA BERBASIS WEB DI KANTOR DESA PETANG I Gusti Agung Istri Siva Larasathi; Ni Made Estiyanti; I Putu Satwika
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (946.85 KB)

Abstract

ABSTRACTThis study aims to create a design plan web-based for the village budget proposal and a village fundbudget recapitulation that addresses several problems that occur in the village office's externalenvironment. The study was conducted at the Petang Village Office. The system development methodused in this study is waterfall method which only reaches thephase testing. This system was built withthe CSS framework Bootstrap and web framework Laravel, and for databases using MySQL. This webbasedsystem is expected to be able to answer number of problems that occur, such as proposals frompeople with minimal personal contact information, submitting proposals made many times becausehardcopy of proposals is often lost, and so forth. The design of the system of village fund budgetproposals and web-based village fund recapitulation will be used by 3 (three) types of users, namelyadmin, village head, and banjar clan.Keywords: Proposed Village Fund Budget, Village Accounting, Bootstrap, Laravel, MySQL.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah rancang bangun sistem usulan anggaran dana desa danrekapitulasi anggaran dana desa berbasis web yang menjawab beberapa masalah yang terjadi dilingkungan eksternal kantor desa. Penelitian dilakukan di Kantor Desa Petang. Metode pengembangansistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall yang hanya sampai dengan fasetesting. Sistem ini dibangun dengan framework CSS Bootstrap dan web framework Laravel, serta untukdatabase menggunakan MySQL. Sistem berbasis web ini diharapkan dapat menjawab beberapapermasalahan yang terjadi, seperti proposal dari klian banjar minim informasi kontak personal,pengajuan usulan dilakukan berkali-kali karena hardcopy proposal sering kali hilang, dan lainsebagainya. Rancang bangun sistem usulan anggaran dana desa dan rekapitulasi dana desa berbasis webakan dapat digunakan oleh 3 (tiga) jenis user, yakni admin, kepala desa, dan klian banjar.Kata Kunci: Usulan Anggaran Dana Desa, Akuntansi Desa, Laravel, MySQL.
PENERAPAN CROSSOVER PADA PERILAKU LEBAH SCOUT DALAM ALGORITMA ARTIFICIAL BEE COLONY UNTUK OPTIMASI VEHICLE ROUTING PROBLEM I Made Widiartha; Ngurah Agus Sanjaya ER; I Wayan Santiyasa
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.587 KB)

Abstract

ABSTRACT The economy in Indonesia has shown a relatively consistent increase from year to year where the growth rate at the end of 2017 is 5.5%. In terms of the trade balance, according to the Indonesian Central Bureau of Statistics (BPS) on January 15, 2018 it was said that Indonesia's trade balance had a surplus of 11.84 billion US dollars. The development of the trade sector in Indonesia is also inseparable from the distribution of goods. The distribution of goods is closely related to the distribution cost factor, because the longer the distribution distance, the longer the time and the greater the operational costs needed to distribute the goods. Therefore, it is necessary to determine the optimal distribution channel to obtain distribution efficiency. The problem of distributing this item to the world of computer science is known as the Vehicle Routing Problem (VRP). Along with the rapid development of technology and information, with the use of technology, research related to the distribution of goods has also been carried out. One method that has superior ability in determining the distribution route is artificial bee colony (ABC). Although it has superior performance, the ABC algorithm still has weaknesses where ABC requires a relatively long time to get an optimum solution. The main cause of this weakness is the bee scout technique in finding solutions (food sources). Looking at the weaknesses of the characteristics of bee scout in ABC, in this study the ABC algorithm was optimized by applying two crossover methods, namely Partially Mapped Crossover and Cycle Crossover on the solution search pattern by bee scout. Crossover is one of the optimization techniques aimed at finding the optimum solution in AG. This is the basis for the implementation of hybrid crossover in this vehicle routing problem. From the results of the study it was found that Cycle Crossover (CX) has a better performance than Partially Mapped Crossover (PMX) in optimizing the ABC algorithm, this can be seen from the CX solution produced for all datasets better than PMX. Besides having a better performance in terms of distance, CX also has afaster time performance than PMX.Keywords: artificial bee colony, vehicle routing problem, crossoverABSTRAKPerekonomian di Indonesia telah menunjukkan adanya peningkatan yang relatif konsisten dari tahun ke tahun dimana angka pertumbuhan pada penghujung tahun 2017 adalah 5,5 %. Dari sisi neraca perdagangan, menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia pada tanggal 15 Januari 2018 dikatakan bahwa Neraca Perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar 11,84 milliar dolar AS. Perkembangan sektor perdagangan di Indonesia juga tidak terlepas dari faktor pendistribusian barang. Pendistribusian barang memiliki kaitan yang erat dengan faktor biaya distribusi, karena semakin jauh jarak pendistribusiannya maka semakin lama waktu dan semakin besar biaya operasional yang diperlukan dalam mendistribusikan barang tersebut. Maka dari itu, diperlukan penentuan jalur distribusi yang optimal untuk mendapatkan efisiensi pendistribusian. Permasalahan pendistribusian barang ini pada dunia ilmu komputer dikenal sebagai Vehicle Routing Problem (VRP). Seiring berkembangnya teknologi dan informasi yang pesat, dengan pemanfaatan teknologi, penelitian yang berkaitan dengan pendistribusian barang ini juga telah dilakukan. Salah satu metode yang memiliki kemampuan unggul dalam menentukan rute distribusi adalah artificial bee colony (ABC). Meski memiliki performa yang unggul, tetapi dalam algoritma ABC masih memiliki kelemahan dimana ABC membutuhkan waktu yang relatif lama untuk mendapatkan sebuah solusi optimum. Penyebab utama yang menyebabkan kelemahan ini adalah teknik lebah scout dalam mencari solusi (sumber makanan). Melihat kelemahan karakteristik lebah scout dalam ABC maka dalam penelitian ini dilakukan optimasi algoritma ABC dengan menerapkan dua metode crossover yaitu Partially Mapped Crossover dan Cycle Crossover pada pola pencarian solusi oleh lebah scout.Crossover merupakan salah satu teknik optimasi yang ditujukan untuk pencarian solusi optimumdalam AG. Hal ini menjadi dasar untuk penerapan hybrid crossover dalam permasalahan vehiclerouting problem ini. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Cycle Crossover (CX) memiliki kinerjayang lebih baik daripada Partially Mapped Crossover (PMX) dalam mengoptimasi algoritma ABC,hal ini terlihat dari solusi CX yang dihasilkan untuk semua dataset lebih baik dari PMX. Selainmemiliki kinerja yang lebih baik dalam hal jarak, CX juga memiliki kinerja waktu yang lebih cepatdaripada PMX.Kata Kunci: artificial bee colony, vehicle routing problem, crossover

Page 9 of 46 | Total Record : 458


Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 1 (2026): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi April 2026 Vol. 11 No. 2 (2025): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi Oktober 2025 Vol. 11 No. 1 (2025): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi April 2025 Vol. 10 No. 4 (2024): JUTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer, Edisi Desember 2024 Vol. 10 No. 3 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 6 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 5 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 4 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 3 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 9 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 4 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 3 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 1 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 4 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol. 7 No. 3 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 3 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 1 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 3 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 3, No 1 (2017): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 2, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Teknologi Informasi Dan Komputer Vol 1, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer More Issue