cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2021)" : 31 Documents clear
Pengaruh Store Image dan Hedonic Motives terhadap Impulse Buying Konsumen Buah Wellynda Kusumawati; Bambang Yudi Ariadi; Ary Bakhtiar
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.23

Abstract

Impulse Buying memiliki beberapa faktor yang mempengaruhi antara lain store image dan hedonic motives. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu mengetahui pengaruh store image terhadap impulse buying konsumen buah, dan mengetahui pengaruh hedonic motives terhadap impulse buying konsumen buah. Penentuan lokasi menggunakan metode purposive sampling. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan wawancara. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 65 responden. Pengukuran variabel menggunakan skala likert. Metode analisis data yang digunakan menggunakan analisis Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM - PLS) menggunakan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh signifikan store image terhadap impulse buying produk buah. Ketertarikan konsumen akan suatu store image yang baik membuat konsumen merasa senang berbelanja dan membuat konsumen memiliki kesan baik pada suatu toko, sehingga membuat konsumen melakukan impulse buying. menunjukan terdapat pengaruh signifikan hedonic motives terhadap impulse buying produk buah. Adanya faktor internal yang ada pada diri konsumen terutama sifat hedonic motives dapat membentuk persepsi konsumen melakukan impulse buying. Rekomendasi dari penelitian ini adalah mengembangkan pengaruh konsumen impulse buying dari faktor lainnya
Pengaruh Sikap, Norma Subjektif, Persepsi Kendali Perilaku terhadap Niat Perilaku Konsumsi Berkelanjutan Pembelian Makanan Berkemasan Ramah Lingkungan Foopak Indri Fitriani; Wiwit Widyawati; Syafrial Syafrial
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.14

Abstract

Minat masyarakat terhadap produk hijau yang mulai berkembang membuat produsen memunculkan green marketing. Salah satu upaya green marketing yaitu pergantian packaging ramah lingkungan. Foopak menjadi salah satu merk produk kemasan makanan berbahan dasar kertas yang mudah didaur ulang dan banyak digunakan beberapa vendor makanan. Pada penelitian ini, niat perilaku konsumsi berkelanjutan khususnya mahasiswa menjadi penting diperhatikan karena generasi muda merupakan target tepat dalam mempromosikan konsumsi berkelanjutan pada masyarakat. Menggunakan Theory of Planned Behavior diteliti sebanyak 243 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya yang memiliki pengetahuan keberlanjutan dalam niat pembelian produk makanan berkemasan Foopak. Melalui analisis Partial Least Squares Structural Equation Modelling diperoleh hasil bahwa sikap seseorang memiliki pengaruh paling kuat terhadap niat pembelian dengan koefisien sebesar 0,324, diikuti persepsi kendali perilaku dengan koefisien 0,279 dan norma subjektif dengan koefisien 0,181. Hasil tersebut dapat digunakan sebagai pertimbangan bagi produsen terkait strategi memotivasi konsumen membeli makanan berkemasan ramah lingkungan.
Karakteristik Brand Equity Yourgood Smoothies Bar di Mata Konsumen Ananda Lalitya Hadiputri; Roni Kastaman
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.5

Abstract

Kesadaran masyakat akan gaya hidup sehat memunculkan peluang bisnis. Salah satunya dengan membuat kafe bertema healthy food. Penting bagi suatu merek untuk mengetahui kondisi mereknya di mata konsumen. Hal tersebut dapat diketahui menggunakan brand equity. Ekuitas merek (brand equity) terdiri dari kesadaran merek, loyalitas merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, dan perilaku pasar. Penelitian dilaksanakan terhadap merek Yourgood pada bulan Mei-Juli 2020. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling sebanyak 113 responden dan dilakukan melalui kuesioner online, Google Form. Analisis data menggunakan beberapa metode, seperti kesadaran merek dan loyalitas merek menggunakan analisis deskripstif, asosiasi merek menggunakan uji Cochran, dan persepsi kualitas menggunakan Importance-Perfomance Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukan bahwa kesadaran akan merek sudah kuat, loyalitas konsumen terhadap merek belum kuat, dan didapatkan kelebihan maupun kekurangan dari kualitas merek tersebut.
Dampak Investasi Sosial Pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Pengembangan Agribisnis Jamur dengan Pendekatan Social Return On Investment (SROI) Oki Wijaya; Deni Aditya Susanto; Zuhud Rozaki; Ayu Pratiwi Nurhidayati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.28

Abstract

Tulisan ini memiliki maksud untuk melihat bagaimana dampak dari investasi sosial yang dilakukan oleh perusahaan terhadap desa – desa yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Tingginya potensi yang dimiliki oleh beberapa desa yang tidak dimaksimalkan secara baik membuat para masyarakatnya harus terus hidup didalam kekangan kemiskinan yang berimplikasi terhadap rendahnya angka kesejahteraan. Adanya dana CSR yang dimiliki oleh perusahaan menjadi peluang yang besar dalam memberdayakan para masyarakat desa. Akan tetapi tidak semua program CSR mampu berjalan dengan baik. Sehingga, penelitian ini dengan menggunakan SROI sebagai alat analisis dengan metodi penelitian lapangan mencoba mengungkapkan keberhasilan Pertamina dalam menjalankan program CSR di desa Gamol dengan fokus program budidaya jamur. 
Strategi Adaptasi Perubahan Iklim: Faktor yang Mempengaruhi dan Manfaat Penerapannya Moh. Wahyudi Priyanto; Hery Toiba; Rachman Hartono
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.19

Abstract

Perubahan iklim dianggap sebagai salah satu masalah lingkungan karena dapat menurunkan produktivitas dan pendapatan petani, sehingga petani harus menerapkan strategi adaptasi untuk meminimalkan dampak negatif perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan strategi adaptasi petani, faktor yang mempengaruhi itu, dan menilai manfaat penerapan strategi adaptasi terhadap produktivitas dan pendapatan petani. Penelitian ini dilakukan di Dusun Sekarputih dan Pendem, Desa Pendem, Kota Batu dengan jumlah sampel sebesar 80 petani padi. Alat analisis yang digunakan yaitu regresi logistik untuk menilai faktor yang mempengaruhi keputusan petani, dan t-test untuk menilai manfaat penerapan strategi adaptasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi adaptasi perubahan iklim yang diterapkan petani di Dusun Sekarputih dan Pendem pada saat musim kemarau adalah menggunakan varietas adaptif musim kemarau. Keputusan petani untuk menerapkan strategi adaptasi dipengaruhi oleh faktor pendidikan, keaktifan dalam kelompok tani, sumber bibit, orientasi panen, dan informasi cuaca. Uji t-test menunjukan bahwa petani yang menerapkan strategi adaptasi memperoleh produktivitas dan pendapatan lebih tinggi dari petani yang tidak menerapkan strategi adaptasi.
Analisis Daya Saing Ekspor Minyak Atsiri Nilam (Patchouli Essential Oil) Indonesia di Pasar Internasional dengan Negara Brazil, Amerika Serikat, Meksiko, dan Perancis Periode 2001-2018 Fahmi Alamil Huda; Deny Meitasari; Wiwit Widyawati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.10

Abstract

Sampai saat ini, industri domestik minyak atsiri nilam di Indonesia masih sebatas mengekspor produk yang belum diolah sebagai produk jadi. Selain itu, masih rendahnya pemahaman petani dan koperasi dalam menerapkan proses manufaktur perkebunan yang bagus. Salah satu indikator yang dapat dilihat adalah jumlah impor produk turunan minyak atsiri nilam seperti bahan setengah jadi dari parfum dan perasa makanan oleh Indonesia pada periode bulan Oktober-Desember tahun 2008 sebesar US$ 401 juta sedangkan ekspornya hanya US$ 103 juta atau defisit tiga sampai empat kali lipat dari ekspor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis daya saing komparatif, daya saing kompetitif, dan spesialisasi perdagangan minyak atsiri nilam Indonesia di pasar internasional. Negara yang dijadikan pembanding Indonesia (peringkat 7) berdasarkan rata-rata volume ekspor nya adalah Brazil (peringkat 1), Amerika Serikat (peringkat 2), Meksiko (peringkat 8) dan Perancis (peringkat 9). Penelitian ini menggunakan alat analisis Revealed Comparative Trade Advantage (RCTA) untuk menganalisis daya saing komparatif, Export Competitiveness Index (XCI) untuk menganalisis daya saing kompetitif, dan Indeks Spesialisasi Perdagangan (ISP) untuk menganalisis spesialisasi perdagangannya. Faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap daya saing dan spesialisasi perdagangan adalah nilai ekspor dan impor baik minyak atsiri nilam maupun barang lain dari Indonesia dan negara pesaing, nilai total ekspor dan impor minyak atsiri nilam dunia. Berdasarkan hasil analisis RCTA, XCI, dan ISP, nilai yang diperoleh oleh Indonesia secara berturut-turut adalah 2,013, 1,012, dan 0,412. 
Efektivitas Instagram @abangsayurorganik Sebagai Media Pemasaran Ulfa Saski Adhefia; Mas Ayu Ambayoen; Bayu Adi Kusuma
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.1

Abstract

Abang Sayur Organik merupakan salah satu pelaku usaha yang menggunakan media sosial Instagram sebagai media pemasaran adalah. tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis pemasaran yang dilakukan Abang Sayur Organik. (2) Menganalisis efektivitas Instagram Abang Sayur Organik. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan pemilihan lokasi penelitian secara purposive dan penentuan sampel menggunakan Systematic Random Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah model Customer Response Index (CRI). Hasil dari analisis yaitu (1) Pemasaran Instagram yang dilakukan Abang Sayur Organik berdasarkan 4Cs terdiri dari  Contex; ungahan dengan berbagai konten yang disertai caption and tagar, Communication; komunikasi dilakukan secara personal (direct message dan kontak admin) dan impersonal (kolom komentar dan group chatting), Collaboration; merepost instastories konsumen merupakan kerjasama yang dilakukan Abang Sayur Organik untuk meningkatkan kepercayaan calon konsumen, and Connection; menjalin komunikasi yang baik, memberikan edukasi pertanian, dan memberikan reward kepada konsumen untuk menjaga dan mengembangkan hubungan yang sudah terjalin. Efektivitas komunikasi pemasaran Abang Sayur Organik dilakukan dengan menggunakan rumus CRI yang menghasilkan unaware sebesar unaware sebesar 1%, no comprehend sebesar 1%, no interest sebesar 2%, no intentions sebesar 7%, dan no action sebesar 31%, dan action sebesar 58%. Sehingga dapat dikatakan komunikasi pemasaran Abang Sayur Organik efektif karena nilai hirarki action melebihi unaware, no interest, no intentions, dan no action.
Analisis Preferensi Konsumen Buah Nanas Madu di Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang Arif Fauzi; Wiludjeng Roessali; Suryani Nurfadillah
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.24

Abstract

 Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik konsumen buah nanas madu dan menganalisis preferensi konsumen dalam membeli buah nanas madu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2020 di Kecamatan Belik. Penentuan lokasi menggunakan metode purposive dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Belik merupakan sentra produksi buah nanas madu. Metode penelitian menggunakan survey dengan jumlah sampel ditentukan sebanyak 100 responden dan menggunakan accidental sampling Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, studi literatur dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis konjoin. Atribut yang diteliti meliputi harga, warna, rasa dan bentuk buah nanas madu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen lebih menyukai buah nanas madu yang memiliki harga >Rp3.500-Rp4.500 per buah, berwarna dominan kuning, memiliki rasa yang manis dan berbentuk potongan saat pembelian. Atribut yang dianggap paling penting bagi konsumen saat membeli buah nanas madu adalah atribut rasa.
Program Peningkatan Kesejahteraan Petani di Lampung M Yusuf S Barusman; Indriati Agustina Gultom; Ahmad Cucus; Appin Purisky Redaputri
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.15

Abstract

Pertanian di Provinsi Lampung merupakan sektor yang paling banyak berkontribusi pada PDRB provinsi. Namun kesejahteraan petani masih sangat rendah. Hal ini bisa terjadi karena tidak adanya jaminan hasil pertanian, produksi pertanian yang rendah, produksi pertanian rendah dikarenakan beberapa hal seperti lahan yang lelah, sarana produksi pertanian (pupuk, bibit, dan obat) yang tidak tersedia dan tidak berkualitas, tidak adanya teknologi pertanian yang menunjang serta permodalan yang kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun suatu model sistem Kartu Petani Berjaya (KPB) baik dari sisi model kelembagaannya maupun bentuk fisiknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Soft Systems Methodology (SSM). Data dikumpulkan melalui studi literatur serta pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dengan para narasumber. Narasumber pada penelitian ini merupakan perwakilan dari akademisi, praktisi, dan pengamat Pertanian Lampung. Hasil penelitian ini adalah Model Kelembagaan Sistem Kartu Petani Berjaya (KPB) adalah model yang menggambarkan hubungan antar elemen yang terkait dengan bekerjanya program Kartu Petani Berjaya (KPB). Adapun lembaga-lembaga yang terlibat adalah Pemerintah Provinsi Lampung, Pemasok Sarana Produksi Pertanian ( Saprotan ) dan Teknologi, Badan Usaha Milik Daerah yang terlibat sebagai Pengelola Kartu Petani Berjaya (KPB), Buyers/ Market, Perbankan, Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMADES)/ Badan Usaha Milik Desa (BUMDES)/Koperasi/Badan Usaha Milik Petani (BUMP)/Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Petani. Kartu Petani Berjaya ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan Petani, melalui pemberian kepastian ketersediaan modal, pemberian kepastian ketersediaan sarana produksi pertanian (pupuk, bibit dan obat-obatan), pembinaan manajemen usaha tani, penanganan pasca panen, penjaminan harga jual dan kepastian penyerapan hasil produksi pertanian
Struktur, Perilaku, dan Kinerja Pasar Benih Jagung (Zea Mays L.) di Amerika Serikat, India, dan Indonesia Rossi Primalia Safitri; Fitria Dina Riana; Wiwit Widyawati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.6

Abstract

Peningkatan permintaan jagung di dunia berdampak pada kurangnya pemenuhan sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan produksi melalui optimalisasi benih jagung. Beberapa negara sentra produksi jagung di dunia adalah Amerika Serikat, India, dan Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan struktur, perilaku, dan kinerja pasar benih jagung di Amerika Serikat, India, dan Indonesia, serta menganalisis kebijakan yang sesuai untuk meningkatkan efisiensi pemasaran benih jagung di Indonesia. Metode analisis data yang digunakan adalah review literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur pasar benih jagung di Amerika Serikat, India, dan Indonesia adalah sama yaitu oligopoli. Perilaku pemasaran benih jagung di Amerika Serikat, India, dan Indonesia adalah sama yaitu adanya merger dan perjanjian khusus antar perusahaan benih. Pasar benih jagung yang paling efisien adalah di India dengan nilai share harga produsen sebesar 76,08%.

Page 3 of 4 | Total Record : 31