cover
Contact Name
Dr. Rosihan Asmara
Contact Email
jepa@ub.ac.id
Phone
+62341-580054
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya Jl. Veteran, Malang. Indonesia, 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JEPA (Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis)
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 26144670     EISSN : 25988174     DOI : 10.21776/ub.jepa
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis (JEPA) adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian secara reguler setiap tiga bulan sekali untuk tujuan mendeseminasikan hasil penelitian dan pengabdian yang dilakukan oleh mahasiswa, dosen, peneliti dan pengabdi. Topik keilmuan yang melingkupi JEPA adalah bidang ekonomi pertanian dan agribisnis secara luas. Semua makalah yang diterbitkan secara online oleh JEPA terbuka untuk pembaca dan siapapun dapat mendownload atau membaca jurnal tanpa melanggan maupun membayar.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 3 (2025)" : 22 Documents clear
Panen Raya Dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Dan Pola Konsumsi Petani Di Desa Payabakung Kecamatan Hamparan Perak Nursamsi, Nursamsi; Rukman, Alghif Aruni Nur; Syahftra, Muhammad
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.15

Abstract

This research aims to analyze the impact of the harvest on the welfare and consumption patterns of farming households. The research location is in Paya Bakung village, Hamparan Perak sub-district, Deli Serdang Regency, North Sumatra. The data analysis method used is descriptive and tests the difference between the average consumption of farmer households during the main harvest and non-harvest periods using a paired sample t-test with a confidence level of 95%. The research results show a decrease in the price of farmers' grain by 24.3% to IDR 3,700/kg GKP during the harvest season.  The Farmer's Exchange Rate (NTP) at harvest time was 58.25%, meaning farmers were not prosperous. In terms of consumption patterns, there has been a decrease in consumption of staple foods such as fish, sugar, fruit, and fuel (LPG), while there has been no change in rice, cooking oil, and vegetables. There are differences in food consumption by farming households during non-harvest times and during peak harvest times.
Strategi Pengembangan Unit Usaha Sayur Organik Di Kota Kediri (Studi Kasus Pada KWT Bangun Sejahtera) Baha'udin
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.17

Abstract

The organic vegetable business is increasingly favored by entrepreneurs, including the Bangun Sejahtera Women Farmers Group (Kelompok Wanita Tani, KWT) in Kediri City. The promising potential in this sector has intensified competition, necessitating the formulation of strategic measures to ensure the sustainability and growth of KWT Bangun Sejahtera's organic vegetable enterprise. This study aims to: (1) Identify the internal and external factors influencing the development of the organic vegetable business and (2) Determine strategic approaches to enhance KWT Bangun Sejahtera's operations in Kediri City. The research employs a mixed-methods approach, with key informants selected through judgment sampling. Analytical tools include the IFE and EFE Matrices, Internal-External (IE) Matrix, Grand Strategy Matrix, SWOT analysis, and the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The findings reveal ten key internal factors and eight key external factors. The most significant strength is "established marketing activities" (+0.486), while the greatest weakness is "limited marketing scope" (-0.342). The primary opportunity is "support from DKPP Kediri and local government" (+0.489), whereas the main threat is "vulnerability of vegetables to pest infestations" (-0.519).Based on the SWOT Matrix, the recommended strategy is the Strengths-Opportunities (S-O) approach. The QSPM analysis identifies "market expansion through the cultivation and marketing of high-value vegetables preferred by consumers" as the most favorable strategy, with a Total Attractiveness Score of +6.666.
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Produksi Cabai Rawit Di Desa Sungai Nyirih Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas Didik Wiranda; Maswadi; Wanti Fitrianti
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.14

Abstract

Produksi cabai rawit menurun akibat kurangnya pengetahuan dalam budidayanya, yang disebabkan oleh penggunaan faktor-faktor produksi seperti luas lahan, tenaga kerja, pupuk, dan pestisida yang belum optimal. Dengan menggunakan faktor produksi dengan efisien, hasil produksi dapat ditingkatkan sehingga pendapatan petani bisa meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cabai rawit di Desa Sungai Nyirih, Kecamatan Jawai, Kabupatensl Sambas. Metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode survei dengan jumlah sampel 36 petani cabai rawit. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari produksi, luas lahan, tenaga kerja, benih, NPK, TSP, KCL, pupuk kandang, dan pestisida. Alat analisis yang digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi cabai rawit dianalisis dengan Cobb-Douglas. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat dua variabel yang memiliki dampak secara signifikan terhadap hasil produksi yaitu variabel tenaga kerja dan KCL, sedangkan variabel luas lahan, benih, NPK, TSP, pupuk kendang dan pestisida tidak memiliki dampak secara signifikan terhadap hasil produksi usahatani cabai rawit di Desa Sungai Nyirih Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas.
PENILAIAN KINERJA RANTAI PASOK MINYAK DAUN CENGKEH MENGGUNAKAN MODEL SUPPLY CHAIN OPERATIONS REFERENCE Wahdah, Shoffey; Aprilia, Anisa; Koestiono, Djoko
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.12

Abstract

Keberhasilan dalam usahatani tidak dapat terlepas dari penerapan manajemen rantai pasok yang baik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan mekanisme manajemen rantai pasok menganalisis tingkat pencapaian kinerja rantai pasok minyak daun cengkeh berdasarkan indikator kinerja Supply Chain Operation Reference (SCOR). Penelitian ini menggunakan informan dari pengelola salah satu UMKM penyulingaan minyak daun cengkeh di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Sistem manajemen rantai pasok pada produk minyak daun cengkeh melibatkan beberapa pelaku, yang dimulai dari pemasok (petani dan pengepul) daun cengkeh, UMKM penyulingan minyak daun cengkeh – UMKM X (sebagai produsen), dan pengepul minyak daun cengkeh (sebagai konsumen). Aktivitas yang terjadi antar pelaku rantai pasok tersebut menciptakan sebuah koordinasi dan proses mekanisme yang terdiri dari tiga aliran, yaitu aliran informasi, material, dan finansial. Berdasarkan hasil pengukuran dan analisis yang dilakukan, masing-masing atribut kinerja SCOR menunjukkan capaian posisi kinerja yang berbeda, yaitu berada pada kelas superior dan gap-parity.
DAMPAK EKONOMI PERKEBUNAN BESAR KELAPA SAWIT TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT DI NAGARI SALAREH AIA BARAT KECAMATAN PALEMBAYAN AGAM (Studi Kasus PT. AMP Plantation) Ade Sri Novianti; Rusda Khairati; Rini Hakimi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.9

Abstract

In Indonesia, the development of oil palm plantations in 2018-2022 continues to increase every year, consisting of State-Owned Enterprises (PBN), Private Companies and People's Plantations, the largest oil palm plantations are private companies because the producers of the best plantation product commodities, one of which is produced by Indonesia, can help improve the economy and employment. This is what makes domestic and foreign investors interested in investing in the form of oil palm plantations as producers of export CPO. This study aims to analyze the economic impact of large oil palm plantations on people's lives and factors influencing economic development. The method uses a qualitative method. The population uses 3 key informants and 30 samples with a purposive sampling technique. The results of the study found that the economic impact of large oil palm plantations on people's lives is in the form of: increased income as seen from the increase in the amount of income received by the community. The reduction in unemployment is seen from the majority of people who currently work in companies and work in other fields such as trading and becoming palm oil collectors, the increase in business opportunities for the community is seen from the increasing number of businesses developed by the community such as selling daily necessities, renting shophouses, and becoming household assistants. Factors that influence the economic development of the community are the natural resources owned by the community, the land is fertile, human resources have sufficient knowledge about oil palm cultivation, the technology used by modern and traditional communities, the smart work culture that has been cultivated by the community and the capital resources owned by the community.
Analisis Faktor Produksi Dan Kualitas Lingkungan Terhadap Pertanian Berkelanjutan Di Indonesia Novitasari, Lilis; Andriyani, Nur
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan lahan, pupuk organik, pupuk anorganik, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH), dan tenaga kerja terhadap pertanian berkelanjutan di Indonesia pada tahun 2021. Data penelitian diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lahan dan pupuk anorganik memiliki pengaruh positif signifikan terhadap keberlanjutan pertanian, sedangkan penggunaan pupuk organik, dan IKLH menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan. Di sisi lain, tenaga kerja memiliki pengaruh negatif yang signifikan, yang mengindikasikan perlunya peningkatan efisiensi dan kualitas tenaga kerja untuk mendorong keberlanjutan pertanian. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor non-lingkungan berperan penting dalam mendukung keberlanjutan pertanian, sementara efisiensi dan kualitas tenaga kerja perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan pengelolaan faktor produksi dan kualitas lingkungan yang lebih baik untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian. Selain itu, analisis jangka panjang yang mempertimbangkan kebijakan dan teknologi modern untuk keberlanjutan pertanian juga diperlukan
Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Buah Pisang Cavendish Dan Buah Pisang Kepok di Kota Surabaya Fauzan Hamdani; Mochammad Yunus Gerry
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.19

Abstract

Produksi komoditas buah pisang yang melimpah di Indonesia menjadi salah satu keunggulan dari segi ekonomi yang bisa dimanfaatkan untuk menunjang perekonomian Negara. Daerah yang memiliki produksi buah pisang terbesar di Indonesia adalah daerah Jawa Timur. Dengan produksi buah pisang yang melimpah masih banyak masyarakat di Indonesia yang masih kurang dalam kesehatan gizinya terutama pada buah-buahan, sehingga perlu dilakukan analisis terkait preferensi konsumen terhadap buah-buahan terutama pada buah pisang yang memiliki produksi terbesar di Indonesia. Kota Surabaya menjadi salah satu Kota yang memiliki jumlah masyarakat terbesar yang ada di daerah Jawa Timur. Pada penlitian ini bertujuan untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap keputusan pembelian buah pisang cavendish dan buah pisang kepok di Kota Surabaya. Metode yang digunakan pada penelitian dengan cara mix (campuran) antara kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini menggunakan 100 responden dengan instrumen penelitian kuesioner. Penentuan lokasi ditentukan secara sengaja dengan tujuan-tujuan tertentu (purposive sampling). Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah dengan menggunakan analisis deskriptif untuk melihat buah pisang mana yang menjadi preferensi dari konsumen di Kota Surabaya antara buah pisang cavendish dan pisang kepok dan analisis multi atribut Fishbein digunakan untuk melihat atribut mana yang mempengaruhi preferensi konsumen dalam memilih. Hasil preferensi konsumen menunjukkan bahwa 60% responden lebih memilih pisang cavendish dan 40% memilih pisang kepok. Karakteristik yang dianggap penting pada buah pisang oleh konsumen secara berurutan adalah rasa, tekstur, bentuk fisik, harga, warna, dan ukuran. Pada buah pisang cavendish yang dipercayai dengan nilai tertinggi adalah rasa, tekstur, bentuk fisik, harga, warna, dan ukuran. Sedangkan untuk buah pisang kepok untuk tingkat kepercayaan yang diberikan oleh konsumen adalah harga, tekstur, rasa, ukuran, bentuk fisik, dan warna. Nilai multi atribut Fishbein untuk pisang cavendish lebih tinggi dengan nilai 16,04, sedangkan pisang kepok memiliki nilai sebesar 15,84
Perilaku Konsumen Dalam Mengadopsi Limbah Ternak Untuk Pertanian Rumah Tangga Berbasis Urban Farming: Studi Pada Pemanfaatan Pupuk Organik Di Wilayah Perkotaan I PUTU GEDE DIDIK WIDIARTA; Dinar Anindyasari; Taufan Purwokusumaning Daru
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.18

Abstract

Urban farming merupakan solusi inovatif untuk meningkatkan keberlanjutan pangan di wilayah perkotaan, namun pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik masih menghadapi tantangan signifikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku konsumen dalam mengadopsi limbah ternak sebagai pupuk organik untuk pertanian rumah tangga di Kota Bontang. Dengan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei terhadap 220 responden yang aktif dalam urban farming. Faktor-faktor seperti pengetahuan, persepsi dampak lingkungan, biaya, dan pengaruh sosial dianalisis menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan memiliki pengaruh signifikan terhadap adopsi pupuk organik (β=0,58; p<0,01), diikuti oleh persepsi dampak lingkungan (β=0,47; p<0,05). Namun, hambatan utama meliputi persepsi negatif terhadap bau limbah ternak (62%) dan akses terbatas terhadap teknologi pengolahan (45%). Temuan ini menegaskan perlunya strategi edukasi yang intensif dan pengembangan teknologi pengolahan yang terjangkau untuk meningkatkan adopsi pupuk organik di wilayah perkotaan.
Strategi Pengelolaan Usaha Tambak Ikan Bandeng Secara Berkelanjutan Di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo Anna Nafiah Karimatus Sholikhah; Abdul Wahib Muhaimin; Sivana Maulidah; Agus Tjahjono
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.13

Abstract

Milkfish farming is a vital sector in supporting the local economy and the well-being of coastal communities. This study aims to formulate sustainable management strategies for milkfish farming in Sedati Subdistrict, Sidoarjo Regency. The research employs a multidimensional approach using Multi-Dimensional Scaling (MDS), prospective analysis, and I/D Matrix mapping to identify existing conditions and design sustainability strategies. The results indicate that the sustainability of milkfish farming enterprises can be enhanced through an integrative approach encompassing institutional strengthening, the application of eco-friendly technologies, product diversification, and government policy support. These strategies are expected to promote economic, ecological, and social sustainability while contributing to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs).   
Komparasi Efisiensi Pemasaran Kapulaga Asosiasi Dan  Non Asosiasi Di Desa Kramat Kecamatan Kranggan  Kabupaten Temanggung Nugraha, Bramastya Ardhi; Khoiriyah, Annisa; Prayoga, Adi
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2025.009.03.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) saluran pemasaran kapulaga, (2) besarnya margin pemasaran, farmer’s share, dan keuntungan terhadap biaya pemasaran kapulaga, (3) saluran pemasaran kapulaga paling efisien di Desa Kramat, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan dari bulan Oktober 2023 sampai April 2024. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja karena Desa Kramat merupakan sentra produksi kapulaga. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi, wawancara menggunakan kuesioner serta data pendukung dari instansi terkait. Teknik pengampilan sampel petani menggunakan sampling jenuh sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 anggota Gapoktan Desa Kramat dan 30 anggota Asosiasi Petani Kapulaga Kranggan sedangkan pengambilan sampel lembaga pemasaran dilakukan secara purposive sebanyak 5 orang terdiri dari 1 pengepul asosiasi, 2 pengepul desa, dan 2 pengepul kecamatan. Pengolahan data menggunakan Microsoft Excel 2019. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat 3 saluran pemasaran kapulaga, yakni saluran I (petani - pengepul asosiasi – konsumen), II (petani -pengepul desa B - pengepul kecamatan B - konsumen) dan saluran III (petani - pengepul desa A - pengepul kecamatan A - pengepul kecamatan B - konsumen), (2) margin pemasaran saluran I sebesar Rp11.000/Kg, saluran II sebesar Rp16.500/Kg, dan saluran III sebesar Rp12.500/Kg. Farmer’s share saluran pemasaran I, II dan III secara berurutan sebesar 90,91%, 77%, dan 76,75%. Sedangkan rasio keuntungan terhadap biaya saluran I sebesar 18, saluran II sebesar 3,45, dan saluran III sebesar 2,83, (3) saluran pemasaran kapulaga yang paling efisien di Desa Kramat adalah saluran I atau saluran pemasaran melalui Asosiasi Petani Kapulaga Kranggan

Page 2 of 3 | Total Record : 22