cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bengkalis,
Riau
INDONESIA
INOVTEK POLBENG
ISSN : 20886225     EISSN : 25802798     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Inovasi dan Teknologi Politeknik Negeri Bengkalis merupakan jurnal berbasis penelitian ilmiah. Artikel ilmiah dapat berupa hasil penelitian, artikel penelitian asli, review dan kajian ilmiah
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
SISTEM CLUSTERING UNTUK EFISIENSI ENERGI PADA JARINGAN SENSOR NIRKABEL Aries Pratiarso; M. Zen Samsono Hadi; Samsul Arifin; Mas Ivan Haris R
INOVTEK POLBENG Vol 4, No 2 (2014): INOVTEK VOL.4 NO 2 - 2014
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.112 KB) | DOI: 10.35314/ip.v4i2.100

Abstract

Abstrak Saat ini, penelitian tentang jaringan sensor nirkabel menerima banyak perhatian karena menawarkan keuntugan dari pemantauan berbagai macam linkungan dengan mendeteksi fenomena fisik. Jaringan sensor nirkabel terdiri atas sejumlah besar sensor node dimana setiap sensor node memiliki kemampuan untuk mengirim, menerima dan mendeteksi (melakukan proses sensor). Di sisi lain, sensor node memiliki kemampuan terbatas dalam hal kapasitas memori, bandwidth dan daya. Di antara berbagai isu, konsumsi energi menjadi perhatian banyak peneliti dikarenakan sensor node menggunakan baterei sebagai konsumsi dayanya. Pada penelitan ini dibandingkan kinerja protokol LEACH (distributed) dan LEACH-C (centralized), kedua protokol tersebut mendukung konsep clustering untuk menghemat daya baterei. Dari hasil pengujian, didapat bahwa unjuk kerja protokol LEACH-C lebih baik dari LEACH. Selain itu juga dilakukan pengujian dengan perangkat hardware yang sementara masih dilakukan proses kekuatan penyebaran daya dari sebuah sensor node hardware. Kata kunci : Sensor node, Clustering, LEACH, LEACH-C
STUDI KELAYAKAN INVESTASI DAN TARIF UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR UP STREAM DAN DOWN STREAM SPAM PEKANBARU 2015 – 2035 Gentha Ibnu Aslantua
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 1 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 1 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.881 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i1.341

Abstract

ABSTRAKInvestasi pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) meliputi kegiatan Upstream (unit air baku dan unit produksi) dan Downstream (unit distribusi dan unit pelayanan) memerlukan investasi yang besar sehingga membutuhkan analisis dan pertimbangan yang mendalam. Keterbatasan dana membuat pemerintah mendorong swasta untuk berinvestasi. Pemulihan investasi dan perolehan laba bagi investor terkait erat dengan tarif, serapan pasar dan dukungan pemerintah terhadap biaya konstruksi. Simulasi tarif, serapan pasar dan dukungan pemerintah terhadap biaya konstruksi menghasilkan variasi nilai Net Present Value (NPV). Variasi nilai NPV berfungsi dalam memberikan tawaran dan rekomendasi yang komunikatif bagi pemerintah dan swasta dalam memutuskan investasi dan tarif pembangunan infrastruktur upstream dan downstream SPAM Pekanbaru.Kata kunci : SPAM, upstream, downstream, investasi, tarif, NPV, serapan pasar, dukungan pemerintah.ABSTRACTInvestment in drinking water suplly system management (SPAM) includes upstream (water intake unit and production unit) and downstream (distribution unit and service unit) require substansial investment requiring deepanalysis and deliberation. Funding constraints prompted the goverment to encourage the private sector to invest. Recovery of investment and profitability for investor is closely related to tarrifs, market uptake and goverment support for construction costs. Tarrif simulation, market uptake and goverment support for construction costs result in variations Net Present Value (NPV). The variation of NPV serves to provides communicative offers and recomendations for private and goverments. In deciding investment and tarrifs on upstream and downstream SPAM Pekanbaru infrastructure development.Keywords : SPAM, upstream, downstream, investment, tarrif, market demand, govermentsupport.
KAJIAN EKSPERIMENTAL PERKUATAN AGREGAT KASAR STYROFOAM DENGAN LAPISAN COATING PADA PEMBUATAN BETON RINGAN Dedi Enda
INOVTEK POLBENG Vol 6, No 2 (2016): INOVTEK VOL.6 NO 2 - 2016
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.119 KB) | DOI: 10.35314/ip.v6i2.71

Abstract

Abstrak Material beton merupakan jenis material yang banyak digunakan dalam konstruksi bangunan, baik sebagai material elemen struktural utama maupun elemen non-struktural. Untuk keperluan non-struktural, penggunaan beton normal menyebabkan beban mati akibat elemen beton non-struktural cukup besar, sehingga untuk mengurangi berat beton non-struktural tersebut digunakan beton ringan dengan agregat kasar dari bahan ALWA, salah satunya styrofoam. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti sebelumnya terhadap beton dengan agregat kasar styrofoam, diketahui bahwa mutu beton turun seiring dengan penambahan persentase agregat styrofoam didalam beton, hal ini diakibatkan styrofoam sebagai bahan penyusun beton terlalu lemah, sehingga di dalam penelitian ini agregat kasar styrofoam dilakukan perkuatan dengan coating dengan menggunakan pasta berupa semen, fly ash dan air (ALWA styrofoam). Eksperimen dilaksanakan dengan butiran styrofoam yang dilapisi coating dengan ukuran maksimum 2 cm direncanakan sebagai agregat kasar dengan rasio air semen 0.5, 0.6, 0.7 dan 0.8. Hasil uji menunjukkan berat isi beton ALWA styrofoam 25%-30% lebih rendah dari beton normal, dengan kuat tekan beton ALWA styrofoam meningkat seiring menurunnya faktor air semen.  Kata kunci : beton,  ALWA styrofoam.
KAJIAN EKSPERIMENTAL EMISI GAS BUANG TWO STROKE MARINE DIESEL ENGINE BERBAHAN BAKAR CAMPURAN MINYAK SOLAR (HSD) DAN BIODIESEL MINYAK JELANTAH PADA BEBAN SIMULATOR FULL LOAD Raden Dimas Endro Witjonarko; Edi Haryono
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 2 (2017): INOVTEK Volume 7, No 2, November 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.405 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i2.210

Abstract

Memasuki abad ke 21, dunia mulai mengalami krisis energi terutama energi yang berasal dari bahan bakar fosil. Dimana cadangan bahan bakar yang masih tersisa di dalam bumi hampir tidak mampu mencukupi permintaan masyarakat akan energi yang terus meningkat dari hari ke hari. Cadangan bahan bakar fosil yang semakin berkurang tentu saja berakibat pada peningkatan harga bahan bakar tersebut. Apalagi bahan bakar fosil termasuk kedalam kelompok energi yang tak terbaharukan atau unrenewable energy yang berarti energi jenis ini dapat habis pada suatu waktu. Penggunaan bahan bakar yang terus meningkat memberikan dampak negatif pada lingkungan yaitu tingginya tingkat pencemaran di udara akibat emisi hasil proses pembakaran bahan bakar fosil. Emisi berupa partikulat(debu, timah hitam) dan gas(CO, NO, SO, H2S) dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan kerusakan pada lingkungan.Biodiesel sangat ramah lingkungan karena gas buang hasil pembakarannya yang dilepaskan ke atmosphir akan diserap kembali oleh tumbuhan untuk keperluan proses fotosintesis. Biodiesel akan mengurangi emisi gas buang tanpa mengorbankan unjuk kerja dan efisiensi dari mesin. Untuk mengetahui kelayakan penggunaan biodiesel dari minyak jelantah, maka dilakukanlah pengujian kandungan gas buang pada sebuah motor diesel. Gas buang yang dihasilkan motor diesel diukur dengan menggunakan alat GreenLine 4000 Gas Analyser. Gas yang diukur terdiri atas CO2, SO2, NOx, CO, dan HC. Hasil pengukuran tersebut nantinya akan dibandingkan dengan hasil pengukuran yang didapatkan pada penggunaan minyak solar(HSD). Hal ini dilakukan untuk mengetahui campuran metil ester minyak jelantah dan minyak solar(HSD) berapa perbandingan campuran yang layak untuk digunakan sebagai bahan bakar. Dari hasil penelitian dapat diperoleh kesimpulan bahwa campuran bahan bakar biodiesel yang direkomendasikan untuk digunakan adalah B30 dan B20. Kata kunci - Biodiesel, minyak jelantah, HSD, emisi gas buang, motor diesel.
MODIFIKASI SISTEM PENDINGIN MESIN DIESEL MERK DONGFENG MENGGUNAKAN HEAT EXCHANGER UNTUK KAPAL MOTOR NELAYAN M. Jufri Nizam; Syahrizal Syahrizal
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 1 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 1 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.804 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i1.306

Abstract

Modifikasi sistem pendingin mesin diesel merk dongfeng menggunakan heat exchanger untuk kapal motor nelayan bertujuan untuk menjaga temperatur air pendingin pada range 60°C-90°C serta menggantikan metode sistem pendingin terbuka yang dinilai kurang efesien dan banyak menimbulkan dampak negatif bagi mesin seperti korosi dan temperatur air pendingin pada water jacket dibawah standar yang ditentukan. Modifikasi yang penulis lakukan dirancang menggunakan heat exchanger sebagai alat penukar kalor air tawar ke air laut. Berdasarkan hasil pengujian terhadap alat yang dirancang didapatkan hasil nilai kalor yang dilepas oleh sistem berbanding lurus terhadap putaran mesin serta didapatkan efesiensi sistem yang tertinggi pada putaran 1900 Rpm sebesar 37% .Kata Kunci: Heat exchanger, Tube, Water jacket, Overal heat transfer.Cengel, Yunus A, Boles, Michael A. 2007. Thermodynamics, An Engineering Approach. New      York, McGraw-Hill Ltd D.Kern.1968. TEMA (Tubular Exchanger Manufacturers Association). Ekadewi, Rahardjo, Pengaruh Temperatur Air Pendingin Terhadap Konsumsi Bahan Bakar-Motor Diesel Stasioner di sebuah Huller,Universitas Kristen Petra, JURNAL TEKNIK MESIN Vol. 1, No. 1, April 1999: 8-1.Keith Escoe A. 1986. Mechanical Design of Process Systems, vol.2. Gulf Pub Company, Houston Texas. P. Holman Jack, Jasjfi E. 1986. Heat Transfer, Sixth Edition. McGraw-Hill, Ltd. Wood D Bernard, Harahap Zulkifli. 1985. Applications of Thermodynamics, Second Edition.        Addison-Wesley Publishing, Syracuse, New York.
KAJIAN EKSPERIMENTAL KEKUATAN KOMPOSISI PADUAN ALUMINIUM PISTON DAN SEPATU REM Suhardiman Suhardiman; Dadang Suryadi
INOVTEK POLBENG Vol 6, No 1 (2016): INOVTEK VOL.6 NO 1 - 2016
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v6i1.46

Abstract

Abstrak Berkembangnya penggunaan paduan aluminium diberbagai industri, khususnya industri otomotif akan menghasilkan limbah logam aluminium yang semakin banyak.  Pengecoran ulang (Remelting) diperlukan untuk mengolah limbah alumunium agar bisa dimanfaatkan kembali dengan nilai kekuatan yang baru sehingga dapat dipergunakan untuk tujuan tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat mekanik hasil dari  paduan aluminium yang berasal dari limbah piston dan sepatu rem dengan memvariasikan komposisi yaitu 70% piston dan 30% sepatu rem, 50% piston dan 50% sepatu  rem, dan 30% piston dan 70% sepatu rem. Hasil pengujian menunjukan bahwa paduan aluminium 70% piston dan 30% sepatu  rem memiliki kekuatan 114,84 N/mm², paduan aluminium 50% piston 50% sepatu rem 111,26 N/mm², 30% piston 70% sepatu rem 58,36 N/mm. Semakin banyak komposisi paduan aluminium  piston yang diberikan  maka nilai kekuatan akan semakin tinggi. Kata kunci : Paduan aluminium, kekuatan, komposisi, piston dan sepatu rem 
PRELIMINARY DESIGN KEMUDI KAPAL LCT 200 GT Naufal Abdurrahman; Agus Purwanto
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 1 (2017): INOVTEK VOL.7 NO 1 - 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (973.048 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i1.154

Abstract

AbstrakKapal pada kondisi operasionalnya dituntut untuk bergerak cepat dan mampu untuk maneuver dengan lihai.  Sistem kemudi adalah salah satu di antara alat mekanis yang dipakai untuk menentukan kemampuan maneuver kapal dan mengarahkan kapal ke lokasi atau tujuan tertentu. Beberapa hal yang mempengaruhi kelincahan maneuver kapal pada permukaan air adalah bentuk lambung serta kesesuaian daun kemudi dengan bentuk lambungnya. Daun kemudi yang tidak sesuai untuk ukuran kapal tertentu memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kapal tersebut pada saat berlayar. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan kemudi yang optimal sesuai dengan bentuk lambung kapal LCT 200 GT sehingga mampu mendukung performa operasi kapal. Pendekatan perancangan model dibagi menjadi tiga tahapan proses, yaitu: concept design, initial design dan detailed design.Kata kunci: Kapal LCT, desain kemudi, Manuvering, Preliminary Design,Steering System
ANALISA KEAUSAN KAMPAS REM NON ASBES TERBUAT DARI KOMPOSIT POLIMER SERBUK PADI DAN TEMPURUNG KELAPA Suhardiman Suhardiman; Mukmin Syaputra
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 2 (2017): INOVTEK Volume 7, No 2, November 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.778 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i2.224

Abstract

Kampas rem merupakan salah satu komponen sepeda motor yang berfungsi untuk memperlambat atau menghentikan laju sepeda motor secara nyaman. Sehingga peneliti ingin mengetahui  nilai keausan dan umur pakai kampas rem  sepeda motor dan membuat sampel kampas rem sepeda motor dengan menggunakan bahan komposit yang ramah lingkungan dengan beberapa variasi komposisi bahan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sekam padi, tempurung kelapa, resin dengan katalis sebagai pengering. Pembuatan kampas rem ini diperoleh dengan cara pencampuran semua bahan dan dicetak sampai beberapa hari sehinga mengeras. Pengujian yang dilakukan meliputi uji keausan.  Bahan kampas rem pada penelitian ini di uji keausan dengan variasi kandungan bahan yang disajikan pada diagram alir pengujian. Data yang diperoleh dari pengujian keausan kampas rem dengan komposisi sekam padi  25%, Tempurung kelapa 25%, Resin 50%, harga laju keausan sebesar 4,27x10-6 gram/mm2.detik sedangkan untuk nilai terendah pada komposisi Sekam padi  40%, Tempurung kelapa 30%, Resin 30% memiliki nilai 3,75x10-6 gram/ mm2.detik. Kata kunci - kampas rem, variasi komposit dan pengujian keausan
SISTEM INFORMASI MENAJEMEN PENJADWALAN UNTUK PEMANFAATAN RESOURCE PERGURUAN TINGGI Mansur Mansur
INOVTEK POLBENG Vol 5, No 2 (2015): INOVTEK POLBENG VOL 5 NO.2, Tahun 2015
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v5i2.37

Abstract

Abstrak Resource akademik salah satu bagian terpenting dalam kelancaran proses pembelajaran dan pelayanan akademik terutama dalam hal pengelolaan data, pengimputan dan penyajian informasi kepada citivitas akademika politeknik negeri bengkalis. Proses pemanfaatan resource dapat diterapkan pada sistem informasi penjadwalan kuliah dimana sistem tersebut memiliki pengaruh penting dalam mengelola resource yang tersedia supaya terhindar dari bentrok dalam menghasilkan jadwal yang optimal sehingga membantu perguruan tinggi dalam merencanakan penggunaan ruangan, dan melakukan pengembangan program studi. Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem informasi manajemen penjadwalan kuliah untuk pemanfaatan resource pada perguruan tinggi menggunakan PSO dan integer programming. Hasil analisa data menggunakan algoritma PSO dengan menggabungkan enam hard constrains, dua soft contraints dan metoda klasik dengan pendekatan integer programming, dimana pada aspek komputasi algoritma PSO dalam melakukan pengolahan data resource lebih efisien dan pleksibel tetapi belum efektif karena masih terdapat bentrok pada soft constraint. Sedangkan pada metoda klasik dapat menghasilkan jadwal yang efektif tetapi tidak efisien. Kata kunci : SIM penjadwalan, pemanfaatan resource, PSO, integer programming.
PERILAKU LENDUTAN DAN RETAK PADA BALOK BETON BERTULANG DENGAN TAMBAHAN SERAT BAJA Faisal Ananda; Agoes Soehardjono Soehardjono; Achfas Zacoeb
INOVTEK POLBENG Vol 4, No 1 (2014): INOVTEK VOL.4 NO 1 - 2014
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.819 KB) | DOI: 10.35314/ip.v4i1.105

Abstract

Abstrak Pengkajian lendutan  dan lebar retak yang dilakukan bertujuan untuk meminimalisir lendutan dan lebar retak yang terjadi. Pengujian ini menggunakan balok beton bertulang dengan ukuran 15cm x 25cm x 180cm. Pengujian dilakukan bertahap setiap 108kg sampai lelehnya tulangan. Peningkatan serat 0%, 1,57%, 3,14%, dan 4,71%.  Berdasarkan penambahan serat maksimum 4,71% mendapatkan penurunan kuat tekan sebesar 2%, penurunan modulus rupture 2,54%, kuat tarik mengalami peningkatan sebesar 0,27%. Peningkatan  rata-rata lendutan dengan penambahan serat mencapai maksimum 4,71% pada dimensi tulangan 10 sebesar 0,31%. Pada dimensi tulangan 12 dan 14 mengalami peningkatan sebesar 20,4% dan 11,68%. Peningkatan serat pada saat tulangan mencapai leleh terjadi peningkatan lebar retak maksimum. Pada tulangan berdiameter 10 dengan peningkatan serat mencapai maksimum 4,71%, terjadi peningkatan sebesar 4,22%. Pada tulangan berdiameter 12 dan penulangan diameter 14 dengan peningkatan serat mencapai maksimum  4,71%, terjadi peningkatan  sebesar 8,49 dan 9,9%. Kata kunci : lebar retak, lendutan, rasio tulangan, serat baja

Page 6 of 34 | Total Record : 332