cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bengkalis,
Riau
INDONESIA
INOVTEK POLBENG
ISSN : 20886225     EISSN : 25802798     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Inovasi dan Teknologi Politeknik Negeri Bengkalis merupakan jurnal berbasis penelitian ilmiah. Artikel ilmiah dapat berupa hasil penelitian, artikel penelitian asli, review dan kajian ilmiah
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
ANALISA UJI TUTUP (PRESSURE BUILDUP TEST) DENGAN MENGGUNAKAN SOLUSI PERSAMAAN DIFUSI ALIRAN SATU FASE Hardiyanto Hardiyanto
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 2 (2017): INOVTEK Volume 7, No 2, November 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.221 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i2.215

Abstract

Tekanan  menjadi salah satu indikator untuk mengetahui parameter reservoir. Berdasarkan solusi persamaan difusi maka diperoleh gambaran aliran fluida minyak pada reservoir. Solusi persamaan difusivitas ini memerlukan dua syarat batas sebagai syarat dalam dimensi ruang dan satu syarat keadaan awal sebagai syarat dimensi waktu. Solusi tersebut ditentukan dengan menggunakan Transformasi Laplace. Solusi tersebut selanjutnya digunakan sebagai analisis Uji Tutup (Pressure Buildup Test). Hasil plot dari solusi diperoleh nilai parameter reservoir diantaranya permeabilitas dan tekanan rata-rata. Dalam penelitian ini digunakan CMG-IMAX sebagai simulator sumur dengan metode Horner Plot. Hasil penelitian ini terbukti bahwa nilai permeabilitas analisa hasil simulator dan nilai input konsisten. Kata kunci - persamaan difusi, tekanan transien, Buildup test.
KLASIFIKASI PATHLOSS EXPONENT PADA VARIASI LINGKUNGAN PROPAGASI NIRKABEL Okkie Puspitorini; Nur Adi Siswandari; Arifin Arifin
INOVTEK POLBENG Vol 4, No 1 (2014): INOVTEK VOL.4 NO 1 - 2014
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v4i1.96

Abstract

Abstrak Pathloss exponent (PLE) merupakan parameter yang penting untuk mengrtahui losses disepanjang jalur komunikasi saat melakukan perencanaan link budget. Pada saat perancangan tersebut dibutuhkan untuk mengetahui unjuk kerja optimal pada kondisi  jalur komunikasi  nirkabel  yang bermacam-macam.  Riset ini bertujuan  untuk mengukur  dan mengklasifikasikan  nilai pathloss  exponent  khususnya  di Surabaya,  ibu Kota Jawa Timur. Pengukuran  luar ruang dilakukan pada kondisi daerah atau lingkungan yang berbeda pada frekuensi GSM dari beberapa provider yang ada (800 MHz-900 MHz), sedangkan untuk jaringan sensor nirkabel digunakan frekuensi 915 MHz pada area pepohonan dan lapangan terbuka. Model Okumura-Hata dan COST 335 dipilih sebagai model empiris pada pengukuran. Antena menggunakan  dipole untuk frekuensi 915 MHz dan monopole untuk frekuensi GSM. TEMS investigation ver 8.03 digunakan sebagai perangkat lunak untuk mengirim dan menerima data dari frekuensi GSM. Methode regresi yang paling  sesuai  digunakan  untuk  menghitung  nilai  pathloss  exponent  (PLE).  Klasifikasi  pada berbagai  lingkungan menghasilkan  nilai PLE yang bervariasi dari 1.7 sampai 3.7. Berdasarkan  hasil tersebut,  perancangan  link budget untuk desain jaringan komunikasi  nirkabel lebih sesuai dengan karakteristik  propagasi  sesuai lingkungan  masing- masing. Kata kunci : Link budget, pathloss exponent, regresi, luar ruang, GSM.
KHARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPHALTIC CONCRETE PADA PEMELIHARAAN JALAN DALAM KOTA BENGKALIS Marhadi Sastra
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 1 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 1 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.556 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i1.271

Abstract

Pemeliharaan jalan dalam Kota Bengkalis Tahun Anggaran 2015 dalam perencanaannya banyak menggunakan campuran jenis Asphaltic Concrete (Laston). Untuk mendapatkan suatu mutu Laston yang memenuhi syarat dan ekonomis, diperlukan serangkaian pengujian campuran di laboratorium. Berdasarkan Binamarga 2010 revisi 3, Aspal Beton (AC) terdiri dari tiga macam campuran, yaitu : Laston Lapis Aus (AC-WC), Laston Lapis Antara (AC-BC) dan Laston Lapis Pondasi (AC-Base). Pada penelitian ini menggunakan 2 macam campuran Aspal Beton (AC) yaitu Laston Lapis Aus (AC-WC) dan Laston Lapis Antara (AC-BC). Pembuatan sampel uji marshall terdiri dari beberapa variasi kadar aspal dengan jumlah total untuk Laston Lapis Aus (AC-WC) sebanyak 15 sampel dan Laston Lapis Antara (AC-BC) sebanyak 15 sampel. Dari hasil pengujian marshall didapatkan kharakteristik marshall untuk sampel Laston Lapis Aus (AC-WC) yang memenuhi persyaratan binamarga 2010 revisi 3 adalah variasi kadar aspal 6% dan 6,5% sedangkan untuk sampel Laston Lapis Antara (AC-BC) pada variasi kadar aspal 5,5%, 6%, dan 6,5%.Keyword : Campuran Aspal Beton (AC), Kadar Aspal, Kharakteristik Marshall
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT IJUK DAN KAWAT BENDRAT PADA PAVING BLOCK Faisal Ananda; Musyafa Musyafa; Zarina Zarina; Suhairi Suhairi
INOVTEK POLBENG Vol 6, No 2 (2016): INOVTEK VOL.6 NO 2 - 2016
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.761 KB) | DOI: 10.35314/ip.v6i2.66

Abstract

Abstrak Paving block merupakan salah satu alternatif pengganti perkerasan rigid yang ada. Khususnya di daerah yang mempunyai kekuatan struktur tanah labil. Pada penelitian ini mencoba untuk memberikan keragaman komposisi dengan menambahkan ijuk dan kawat bendrat, mengingat paving block yang ada hanya terdiri komponen struktur semen dan pasir. Komposisi penambahan ijuk bernilai 2%, 4%, 6% dan 8% terhadap berat semen yang di tuangkan ke dalam 2/3 cetakan paving block, dan penambahan kawat bendrat 1, 2 dan 3 gulungan yang diletakkan pada 1/3 ketinggian paving block. Komposisi campuran semen dan pasir 1 : 11.  Penambahan kawat ijuk sebesar 6% dengan 2 gulung kawat bendrat menghasilkan kekuatan maksimal sebesar 2,325 MPa atau selisih 501,65% dari paving block normal. Kata kunci : Paving block, serat ijuk,  kawat bendrat
RANCANGAN SISTEM KARTU ANTRIAN KENDARAAN PADA PELABUHAN FERRY (RoRo) AIR PUTIH BENGKALIS Guswandi Guswandi; Marhadi Sastra; Alamsyah Alamsyah
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 1 (2017): INOVTEK VOL.7 NO 1 - 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.049 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i1.159

Abstract

Abstrak Antrian kendaraan yang akan memasuki kapal penyeberangan jika tidak diatur dengan system yang tepat akan mengakibatkan terjadinya tundaan atau pun penumpukan kendaraan yang padat di kantong parker pelabuhan, apalagi jika kondisi tersebut bisa dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, tentu akan menimbulkan ketidak adilan bagi pengguna fasisiltas penyeberangan lainnya. Lemahnya system pengaturan antrian kendaraan tersebut saat ini masih terjadi di pelabuhan penyeberangan Air Putih Bengkalis yang melayani penyeberangan kendaraan dari Pulau Bengkalis ke Pulau Sumatera, oleh sebab itu perlu di terapkannya suatu system baru yang dapat mengurangi tingkat kepadatan antrian kendaraan serta meminimalisir adanya kecurangan yang di lakukan oleh oknum petugas di lapangan dalam hal ini penulisakan menerapkan Kartu antrian kendaraan yang mengadopsi Boarding system yang selama ini telah di gunakan  pada pengaturan keberangkatan penumpang di Bandar udara untuk mengatur masuknya kendaraan kedalam kapal penyeberangan (Ro-Ro). Key words :Kartu Antrian kendaraan, pelabuhan, Boarding System
Kajian Pemanfaatan Serbuk Papan Sebagai Bahan Alternatif Campuran Resin Dengan Metode Pattern Hole Drying Untuk Perbaikan dan Perawatan Kapal Nurhasanah Nurhasanah; Muhammad Helmi
INOVTEK POLBENG Vol 8, No 1 (2018): INOVTEK VOL.8 NO 1 - 2018
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.338 KB) | DOI: 10.35314/ip.v8i1.320

Abstract

Pattern hole drying merupakan salah satu metode yang digunakan untuk melakukan perawatan dan perbaikan pada kapal konvensional terutama kapal dengan bahan dasar kayu dan fiberglass. Metode ini dilakukan dengan memasukkan cairan resin dan katalis pada rongga-rongga bagian komponen konstruksi yang sudah mengalami pelapukan. Untuk meminimalisir penggunaan resin pada proses perbaikan kapal karena dikhawatirkan biaya tidak terjangkau oleh pemilik kapal maka serbuk papan akan digunakan sebagai bahan alternatif campuran resin. Sebelum metode ini diterapkan, metode ini perlu dilakukan pengujian terlebih dahulu supaya tidak mempengaruhi berkurangnya kekuatan kapal tersebut. Pengujian dilakukan dengan membuat spesimen berdasarkan standar American Standard Testing for Material (ASTM). Spesimen dilakukan uji tarik dan uji bending dengan tujuan untuk melihat nilai kekuatan dari spesimen yang dibuat dengan berbagai variasi campuran resin dan katalis. Selanjutnya hasil pengujian akan dibandingkan dengan kriteria nilai kuat tarik dan kuat tekan berdasarkan BKI Kapal Kayu dan Fiberglass. Hasil Bending Strenght memenuhi kriteria konstruksi kapal berdasarkan BKI Fiberglass sedangkan Tensile Strenght tidak ada yang memenuhi kriteria BKI Fiberglass maupun BKI Kapal Kayu. Berdasarkan hasil pengujian beberapa spesimen Bending Strenght dan Tensile Strenght diperoleh bahwa semakin banyak campuran serbuk papan maka nilai Bending Strenght semakin besar (memenuhi kriteria) sedangkan Tensile Strength semakin kecil (tidak memenuhi kriteria).
PERBANDINGAN TUNING PARAMETER KONTROLER PD MENGGUNAKAN METODE TRIAL AND ERROR DENGAN ANALISA GAIN PADA MOTOR SERVO AC Abdul Hadi
INOVTEK POLBENG Vol 6, No 1 (2016): INOVTEK VOL.6 NO 1 - 2016
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.257 KB) | DOI: 10.35314/ip.v6i1.42

Abstract

Abstrak Kontroler PD membutuhkan parameter yang sesuai sehingga menghasilkan respon sistem yang diinginkan. Pencarian parameter  kontroler PD menggunakan metode trial and error membutuhkan waktu yang lama, sehingga lebih baik menggunakan metode analisa gain becausemen desain parameter sesuaispesifikasidesain yang diinginkan. Hasil penelitian diperoleh bahwa menggunakan metode analisa gain nilai RMSE lebih kecil dibandingkan dengan menggunakan metode trial and error. Namun, settling time menggunakan metode trial and error lebih cepat waktunya dibandingkan dengan metode analisa gain. Kata kunci : Kontroler PD, Parameter Kontroler, Trial and error, Analisa Gain,RMSE, Settling time
APLIKASI METODE PASSIVE TIME REVERSAL MIRROR UNTUK MENGURANGI PENGARUH MULTIPATH PADA KOMUNIKASI AKUSTIK BAWAH AIR I Putu Andhi Indira Kusuma
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 1 (2017): INOVTEK VOL.7 NO 1 - 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.127 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i1.150

Abstract

AbstrakProses transmisi sinyal komunikasi akustik bawah air terkadang mengalami gangguan yang dikarenakan oleh karakteristik fisik kanal. Pada perairan dangkal keadaan fisik kanal yang paling berpengaruh adalah berupa pantulan sinyal dari permukaan air dan dasar perairan, dimana kejadian ini secara umum dinamakan sebagai multipath effect. Makalah ini menganalisa pengaruh multipath effect terhadap kualitas sinyal komunikasi akustik bawah air serta mengaplikasikan metode passive time reversal mirror (PTRM) sebagai metode pemrosesan sinyal untuk meminimalisir pengaruh multipath effect. Dalam pemodelan, tanki uji tarik kapal digunakan sebagai kanal atau media transmisi sinyal komunikasi akustik. Dimana, jarak antara sumber dan penerima sinyal pada pemodelan divariasikan kedalam tiga jarak komunikasi yaitu 2 m, 4 m , 6 m. Frekuensi sinyal akustik yang ditransmisikan adalah Binary Phase Shift Keying (BPSK) sinyal dengan frekuensi sebesar 10 kHz dan membawa 100 bits simbol transmisi. Sedangkan frekuensi sampel yang digunakan adalah 200 kHz dengan waktu transmisi selama 0.02 s. Dari hasil pemodelan didapatkan bahwa karakteristik kanal dapat dideskripsikan oleh respon impulse kanal pada masing-masing jarak komunikasi. Sedangkan hasil komunikasi mengalami gangguan oleh adanya fenomena multipath effect sehingga didapatkan bit error yang tinggi. Dengan mengapilkasikan metode passive time reversal mirror (PTRM), fenomena multipath effect dan bit error dapat diminimailisir bahkan dihilangkan sehingga kualitas komunikasi akustik bawah air dapat ditingkatkan.  Kata Kunci: Komunikasi akustik bawah air, Multipath effect, Passive time reversal mirror
ANALISA UNJUK KERJA MESIN DIESEL KAPAL DUA LANGKAH(TWO STROKE MARINE DIESEL ENGINE)BERBAHAN BAKAR CAMPURAN MINYAK SOLAR(HSD) DAN BIODIESEL MINYAK JELANTAH PADA BEBAN SIMULATOR FULL LOAD Edi Haryono; Raden Dimas Endro Witjonarko
INOVTEK POLBENG Vol 7, No 2 (2017): INOVTEK Volume 7, No 2, November 2017
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.988 KB) | DOI: 10.35314/ip.v7i2.220

Abstract

Berbagai penelitian telah dilakukan dalam usaha-usaha menemukan sumber energi alternatif terbarukan, salah satu diantaranya adalah penggunaan bahan bakar nabati untuk mensubtitusi bahan bakar fosil. Sumber minyak nabati ini bisa digunakan langsung atau bisa juga dikombinasikan dengan bahan bakar fosil yang sudah ada seperti yang sudah kita kenal sebagai disebut sebagai biofuel. Biofuel biasanya disebut bioethanol yang digunakan pada motor bakar bensin dan biodiesel yang bisa digunakan pada motor bakar diesel. Salah satu energi alternatif diantaranya adalah biodiesel dari minyak jelantah. Biodiesel umumnya digunakan sebagai substitusi bahan bakar fosil dengan cara dicampurkan dengan rasio tertentu. Pencampuran dilakukan agar biodiesel dapat digunakan pada motor diesel tanpa perlu modifikasi. Pada penelitian ini biodiesel dari minyak jelantah dicampur dengan HSD dengan merk dagang pertamina dex dengan rasio prosentase 10%, 20%, 30%. Karateristik biodiesel minyak jelantah yang dicampur dengan HSD mempunyai nilai flash point 1760C, viskositas@400C sebesar 8,09 cst dan nilai kalori 9325 Cal/gr. Semakin tinggi prosentase biodiesel minyak jelantah yang ditambahakan pada minyak solar(HSD) menyebakan kenaikan viskositas yaitu pada B10 2,90 cst, B20 3,23 cst, dan B30 3,71 cst dan untuk nilai kalori dan flash point mengalami penurunan yaitu B10 10.764 Cal/gr, B20 10.657 Cal/gr, B30 10.450 Cal/gr dan B10 77 0C, B20 79 0C dan B30 85 0C. Bahan bakar campuran tersebut diuji cobakan pada motor diesel untuk menegetahui karateristik unjuk kerjanya. Eksperiment dilakukan dengan variasi putaran pada kondisi beban simulator full load. Beban simulator full load adalah beban simulasi keadaan kapal dengan muatan penuh. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan berdasarkan uji karateristik properties dan eksperiment yang dilakukan pada masing – masing bahan bakar maka komposisi bahan bakar campuran yang memberikan unjuk kerja terbaik pada kondisi beban simulator full load adalah B30 pada putaran 900 rpm keatas dan B10 pada putaran 600 rpm sampai 900 rpm. Kata kunci - Biodiesel minyak jelantah,HSD, karateristik biodiesel, unjuk kerja, motor diesel.
Perancangan Sistem Informasi Penjadwalan Resource Perguruan Tinggi Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization (PSO) Mansur Mansur
INOVTEK POLBENG Vol 4, No 2 (2014): INOVTEK VOL.4 NO 2 - 2014
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.62 KB) | DOI: 10.35314/ip.v4i2.101

Abstract

Abstrak Sistem informasi manajemen penjadwalan kuliah merupakan suatu sistem berfokus pada pengelolaan data akademik dan constraints dalam upaya mengoptimalkan penggunaan resource yang tersedia dan terhindar dari bentrok, sehingga informasi yang dihasilkan efektif. Hasil dari informasi tersebut dapat membantu perguruan tinggi dalam merencanakan penggunaan ruangan, dan melakukan pengembangan program studi pada Politeknik Negeri Bengkalis. Tujuan penelitian ini adalah membuat sistem informasi penjadwalan kuliah untuk pemanfaatan resource pada perguruan tinggi menggunakan particle swarm optimization. Data resource dan constraint diimplementasikan menggunakan sistem informasi penjadwalan dengan pendekatan algoritma PSO. Hasil analisa data menggunakan algoritma PSO dengan menggabungkan enam hard constraint dan dua soft constraint belum dapat menghasilkan solusi yang optimal, karena masih terdapat bentrok dosen-timeslot (soft1), namun tanpa menggabungkan kedua soft constraint dapat menghasilkan solusi yang optimal dalam penggunaan ruangan, dimana solusi terbaik dengan nilai fitness (0,333), c1 (2,0), c2 (2,0), w (0,2), dan maksimal iterasi 10 dari solusi yang diinginkan. Hasil akhir penelitian adalah sistem informasi manajemen penjadwalan kuliah berbasis web (lokal) dan desktop untuk pemanfaatan resource yang menghasilkan informasi jadwal kuliah dan penggunaan ruangan pada perguruan tinggi. Kata kunci : Perancangan sistem informasi, penjadwalan kuliah, PSO, perguruan tinggi

Page 7 of 34 | Total Record : 332