cover
Contact Name
Tri Kurniawati
Contact Email
-
Phone
+62811313559
Journal Mail Official
pedagogi@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Sutorejo No. 59 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PEDAGOGI
ISSN : 25990438     EISSN : 2599042X     DOI : -
Core Subject : Education,
PEDAGOGI merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini memfokuskan pada publikasi hasil penelitian, kajian dan telaah ilmiah kritis dan komprehensif dalam bidang ilmu murni anak usia dini dan pendidikan anak usia dini
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2023)" : 9 Documents clear
Implementasi Metode Demonstrasi Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Sains Anak Usia Dini Muh - Hamdani
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.16754

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah metode demonstrasi berpengaruh terhadap hasil belajar IPA anak usia dini. Jenis penelitian ini menggunakan desain posttest-only control group design serta quasi-experimental method. Tahun-tahun formatif di Kecamatan Barangay Kabupaten Lombok Utara dijadikan sebagai populasi penelitian. menggunakan sistem random sampling untuk menentukan kelas eksperimen dan kontrol. Log pengamatan digunakan untuk mengumpulkan informasi. Analisis varians satu arah adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data penelitian (ANOVA). Hasilnya menunjukkan bahwa mempelajari sains melalui demonstrasi menghasilkan hasil yang lebih baik daripada instruksi kelas tradisional. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pendekatan demonstrasi berdampak pada seberapa baik pemahaman anak terhadap sains.
Learning The English Language Beside On Storytelling In Early Childhood Baik Wardatul Husna; Zulkarnaen Zulkarnaen
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.17223

Abstract

This study was a literature review about learning the English language based on storytelling in early childhood. Storytelling has the original form of teaching and fostering emotional intelligence potential. Storytelling help the child gain insight into human behavior and promotes language learning by enriching learner vocabulary and acquiring new language structures. There are three main dimensions in which stories can add to learning in the school curriculum: stories can be used to reinforce conceptual development in children, means of developing learning and carefully selected stories can also be used to develop other subjects in the curriculum.  In the classroom, storytelling and reading stories aloud are key elements of language teaching. Creating, recalling and repeating stories is a learning process for teachers as well as for students. So that teacher must know technique teaching English through storytelling in the classroom include: preparation, in the lesson and after story.
Upaya Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Sikap Religius Siswa Di Masa Pandemi Di Ra Perwanida Pamekasan rasidi rasidi rasidi
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.17126

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yakni: (1) Mendekripsikan tentang langkah strategis dalam mengembangkan sikap religius siswa dimasa pandemi di RA Perwanida Pamekasan. (2) Mendeskripsikan tentang implementasi pengembangan sikap religius siswa dimasa pandemi di RA Perwanida Pamekasan. (3) Mendeskripsikan tentang manfaat pengembangan sikap religius siswa dimasa pandemi di RA Perwanida Pamekasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, dengan sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru dan siswa. Prosedur pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik analisis data melalui tahapan reduksi data, pengecekan, pengelompokan, dan memberi kode dalam pemaparan data dan melakukan verifikasi, sedangkan untuk mengecek keabsahan data, peneliti konsisten dalam pengamatan, terlibat langsung dilapangan, triangulasi dan terakhir analisis data. Hasil penelitian ini adalah Pertama, anak ketika masuk ke sekolah sudah terbiasa menyapa guru dengan mengucapkan kalimat salam islami. Kedua, sikap sopan dan perilaku siswa dihadapan guru. Ketiga, siswa mencium tangan guru ketika sampai di sekolah. Keempat, siswa dapat menghafal dan melafalkan surat-surat pendek atau asmaul husna sebelum pelajaran dimulai.
Upaya Penerapan Penilaian Pembelajaran Daring Melalui Kegiatan Zoom Meeting Fadillah Tus Sholihah; Farah Fauzia Rosyida; Islamiyah Nur Fadhillah; Luthfiyah Zahrotun Thoyyibah; Mega Putri Pangestika; Putri Chusnul Indrawati; Sikhatul Afiyah; Aminatur Roisa; Erika Laila Rosyida; Nur Saida
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.12062

Abstract

Dalam proses pembelajaran yang mendasari bagaimana terjadinya evaluasi terhadap berjalannya suatu proses pembelajaran merupakan hasil dari adanya penilaian. karena penilaian merupakan proses pengukuran terhadap hasil dari kegiatan belajar anak, yang dalam artian lain penilaian pembelajaran merupakan suatu rekapan atau pengumpulan informasi dan data tentang sebuah hasil/capaian pembelajaran peserta didik. Perlu di lakukannya penilaian yang berupa pengamatan yang di lakukan oleh seorang pendidik atau guru, karena pada dasarnya selain guru memfasilitasi dalam proses berjalannya pengajaran peserta didik, guru juga perlu melakukan pengamatan yang di mana dalam hal tersebut guru mengamati hal – hal apa saja yang sudah di ketahui anak, apa yang sudah bisa di lakukan anak dalam segi kebiasaan atau tindakan dari sebuah perintah. Akan tetapi, dalam hal ini bukan suatu hal yang harus di lakukan hanya pembelajaran secara tatap muka saja, Proses berjalannya pembelajaran secara daring juga perlu adanya penilaian yang di mana sebagai acuan untuk guru dalam mengamati setiap peserta didiknya. Untuk itu, perlu adanya pemahaman bagi guru terkait upaya dalam menerapkan penilaian pembelajaran yang terjalin secara daring dengan menggunakan sebuah perangkat yang dapat membantu bahkan memudahkan untuk kelancaran proses pembelajaran secara daring yang salah satunya perangkat lunak seperti Zoom
Menumbuhkan Budaya Literasi Anak Usia Dini Di Era Digital Melalui Media Cerita Bergambar zulkarnaen zulkarnaen; Fakhira Amalia
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.17221

Abstract

iterasi merupakan suatu kemampuan membaca dan menulis yang harus dimiliki oleh peserta didik. Melalui literasi anak-anak akan semakin mencintai dunia membaca. Budaya literasi sangat diperlukan anak melalui pembiasaan dan kesadaran dalam lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah. Tujuan artikel ini adalah analisis pemanfaatan media buku cerita bergambar di google play store untuk menumbuhkan budaya literasi anak usia dini di era digital. Artikel ini menggunakan analisis kualitatif dengan metode content analysis. Hasil menunjukkan bahwa beberapa aplikasi media cerita bergambar di google play store dapat menumbuhkan budaya literasi anak usia dini di era digital dan memiliki pesan moral yang sangat baik untuk penanaman nilai karakter. Aplikasi yang baik untuk media pembelajaran anak usia dini adalah aplikasi buku dongeng anak memiliki rating aplikasi 3+ keatas, memiliki pesan moral yang mengajarkan pendidikan karakter. Membudayakan budaya literasi penting bagi anak usia dini maka hal yang perlu dilakukan adalah pembiasaan dan kesadaran sejak dini baik dilingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan masyarakat pada umumnya. Orang tua hendaknya memberikan bimbingan dimulai dengan pengenalan buku seperti, membacakan dongeng
Analisis Keterampilan Sosial Anak Usia 4-6 Tahun di Pemukiman Kumuh Sedang Fitria Millati Dewi; Amelia Vinayastri
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.14233

Abstract

Keterampilan sosial merupakan suatu tindakan dan sikap yang muncul pada seseorang saat berinteraksi dengan orang lain, baik secara verbal ataupun non verbal. Lima aspek keterampilan sosial yang dikembangkan pada anak usia dini, yaitu: kerjasama, ketegasan, kemampuan bertanggung jawab, empati, pengendalian diri. Penelitian dilaksanakan di wilayah kelurahan Pondok Kopi Jakarta Timur yang berdasarkan Badan Pusat Statistik DKI Jakarta 2017 termasuk kedalam pemukiman kumuh sedang. Subjek penelitian ialah orang tua yang mempunyai anak berusia 4-6 tahun sejumlah 60 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan analisis data menggunkan statistik deskriptif. Hasil ditemukan sejumlah 43% anak usia 4-6 tahun belum memiliki keterampilan sosial yang baik dan 57% anak usia 4-6 tahun sudah memiliki keterampilan sosial yang baik.
Peran Dan Upaya Orang Tua Dalam Menumbuhkan Kepedulian Sosial Anak Usia Dini Akan Peristiwa Sosial Kemanusiaan: Pelajaran Dari Pandemik Covid-19 Ana Dienka Madania; Maila D.H. Rahiem
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.17139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengeksplorasi bagaimana peran dan upaya orang tua dalam menumbuhkan kepedulian Anak Usia Dini (AUD) akan berbagai peristiwa sosial yang terjadi di masa COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif fenomenologi. Narasumber penelitian adalah orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun berjumlah 20 orang. Data menunjukkan peran dan upaya orang tua dalam menumbuhkan kepedulian sosial kemanuasiaan anak adalah: 1) orang tua memberikan contoh nyata perilaku kepedulian sosial kepada anaknya, 2) orang tua mengulang-ulang contoh perbuatan peduli sosial dan memberikan kesempatan kepada anak untuk melakukannya, 3) orang tua memberikan contoh kepada anak anaknya sikap empati kepada mereka yang terdampak COVID-19, dan 4) orang tua memotivasi anak untuk membantu mereka yang kesulitan akibat terdampak COVID-19. Masa kritis COVID-19 sudah terlewati, namun varian baru masih muncul dan ancaman wabah dan bencana bisa terjadi kapan saja di masa depan. Orang tua merupakan orang terdekat bagi anak. Dalam kesulitan dan kemalangan mereka menjadi tempat anak mendapatkan perasaan aman dan dari orangtua Anak belajar untuk memahami dan beradapatasi dengan situasi dan kondisi. 
Penerapan Pembelajaran Home Visit Terhadap Rasa Percaya Diri Anak Kelompok A Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 5 Denpasar Lailatul Fadila
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.16386

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengdeskripsikan penerapan pembelajaran home visit terhadap rasa percaya diri anak kelompok A di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal 5 Denpasar. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini secara deskriptif yaitu menggunakan pengumpulan data, reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian yang didapat bahwa pembelajaran home visit dapat berpengaruh baik terhadap rasa percaya diri anak. Home visit merupakan kunjungan ke rumah siswa yang dilakukan untuk membantu permasalahan peserta didik, dimana home visit ini dilakukan untuk mencari tahu lebih lanjut informasi tentang peserta didik. Pembelajaran home visit bisa menjadi cara dalam memonitoring perkembangan anak pada saat di rumah akibatnya kegiatan anak serta peran orang tua dalam membimbing belajar anak di rumah dapat tercapai. Perlu diketahui bahwa dengan adanya kontak mata langsung antara guru dan anak akan membuat anak menjadi senang dan nyaman saat terjadinya pembelajaran serta membuat anak merasa lebih dihargai dan membuatnya berani dalam memberikan pendapat ataupun pertanyaan. Sehingga anak akan mudah menceritakan apapun dan perlahan rasa percaya diri tersebut akan tumbuh.
Ekokiritik Sastra dalam Fabel “Kisah Seekor Camar dan Kucing yang Mengajarinya Terbang” Karya Luis Sepulveda Agus Budiman; Holy Ichda Wahyuni; Radius Setiyawan
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pedagogi.v9i1.17518

Abstract

Berangkat dari menjamurnya persoalan lingkungan, beberapa tokoh mulai konsen terhadap kajian tentang keterkaitan erat antara lingkungan dan karya sastra sebagai bentuk gerakan kritis, yang lebih dikenal dengan ekokritik. Ekokritik merupakan pandangan yang menilai karakteristik dari suatu tulisan yang menggambarkan tentang efek budaya dan/atau manusia terhadap alam. Tujuan dari penelitian ini adalah mengungkap bagaimana representasi persoalan lingkungan dan keberpihakan pandangan ekokritik yang ditampilkan dalam fabel “Kisah Seekor Camar dan Kucing yang Mengajarinya Terbang” karya Luis Sepulveda. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan ekokritik. Data yang digunakan adalah sumber data primer, yakni berupa catatan teks dalam fabel. Hasil dari penelitian ini menunjukkan melalui pandangan ekokritik sastra dari beberapa tokoh seperti Garrard dan Glofelty, fabel ini memiliki alur yang memang dalam setiap bagiannya menekankan representasi lingkungan dan hubungan timbal balik antar entitas di dalamnya. Terdapat tiga ranah pembahasan menurut teori Garrard dan Glofelty, yakni tentang habitat, pencemaran, binatang, dan ekorasism.

Page 1 of 1 | Total Record : 9