cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalglobalcitizen@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No.18, Kadipiro, Banjarsari, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
ISSN : 25410954     EISSN : 25481673     DOI : 10.33061
Core Subject : Education,
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan is a peer-reviewed journal published by Civic Education Faculty of Teacher Training and Education - Universitas Slamet Riyadi. It published twice times a year (July and December). Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan aims to provide a forum for lecturers and researchers to publish the original articles about Civic Education and Educational Science.
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
RASIONALITAS PEMILIH PEMULA DALAM PILKADA 2025 DANIMPLIKASINYA PADA CIVIC RESPONSIBILITY(Studi di RW 04 Kelurahan Sangkrah): RASIONALITAS PEMILIH PEMULA DALAM PILKADA 2025 DAN IMPLIKASINYA PADA CIVIC RESPONSIBILITY (Studi di RW 04 Kelurahan Sangkrah) Kharimah Heba Farhana; Dr. Machmud Al Rasyid, S.H. ,; Si, Anis Suryaningsih, S.Pd., M.Sc ,
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/g8gqth73

Abstract

Penelitian bertujuan untuk (1) mengidentifikasi bentuk rasionalitas pemilih pemula dalam Pilkada 2024, serta (2) menganalisis implikasinya terhadap civic responsibility di RW 04 Kelurahan Sangkrah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive yaitu pemilih pemula, Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilih pemula mengambil keputusan secara sadar dan rasional, dengan mempertimbangkan visi-misi, rekam jejak calon, serta kepentingan personal dan kolektif. Temuan ini relevan dengan teori Pilihan Rasional oleh James Coleman. Selain itu, keterlibatan aktif tokoh masyarakat dan sikap legowo dari tim sukses yang kalah mencerminkan nilai-nilai civic responsibility dalam kehidupan demokratis. Kata Kunci : Rasionalitas, Pemilih Pemula, Pilkada, Civic Responsibility, Pilihan Rasional
Studi Perbandingan Bela Negara di Indonesia dan Wajib Militer di Thailand Cindy Kartika Sari; Brilliant Dwi Cahya; Dhara Fatimah Azzahra; Nava Nur Alianinggrum; Jerry Indrawan
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/9y4ct529

Abstract

Pertahanan negara merupakan elemen strategis yang memerlukan keterlibatan aktif warga negara. Indonesia dan Thailand memiliki pendekatan yang berbeda dalam membangun partisipasi tersebut, sehingga penting untuk memahami karakteristik masing-masing sistem. Penelitian ini bertujuan melakukan analisis komparatif terhadap konsep Bela Negara di Indonesia dan sistem wajib militer di Thailand dengan menelaah landasan politik, sosial, serta dinamika hubungan sipil-militer yang memengaruhi implementasinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka terhadap literatur akademik, dokumen hukum, dan laporan media yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan Bela Negara sebagai partisipasi non-militer berbasis nilai, yang menekankan supremasi sipil dan profesionalisme militer. Sementara itu, Thailand mempertahankan model wajib militer yang bersifat koersif, ditandai dengan hierarki ketat, praktik kekerasan, ketimpangan sosial, serta dominasi institusi militer dalam struktur politik nasional. Perbandingan kedua negara mengungkap bahwa perbedaan sejarah politik dan relasi sipil-militer membentuk model partisipasi pertahanan yang kontras. Penelitian menyimpulkan bahwa Indonesia cenderung menuju model pertahanan partisipatif-humanistik, sedangkan Thailand mempertahankan model mobilisasi militer yang sentralistik. Temuan ini menegaskan bahwa kebijakan pertahanan yang efektif harus menjamin peran warga yang demokratis, setara, dan sesuai prinsip hak asasi manusia. Kata Kunci: Bela Negara, Wajib Militer, Pertahanan Nasional
EKSAMINASI KRIMINOLOGI KRITIS TERHADAP PRAKTIK HUKUMAN MATIDI INDONESIA MELALUI KASUS FERDY SAMBO Alya Rahmawati; Rika Sartika; Dasim Budimansyah
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/39722w23

Abstract

Penelitian ini menganalisis dilema hukuman mati sebagai ultimum remedium dalam sistem peradilan pidana Indonesia, dengan studi kritis pada kasus Ferdy Sambo. Fokus penelitian adalah mengkaji penerapan dan keterbatasan teori kriminologi (deterrence, retributif, rehabilitatif) serta mengidentifikasi faktor sosial-politik yang memengaruhi perubahan vonis dari hukuman mati menjadi pidana seumur hidup berdasarkan Putusan MA No. 813 K/Pid/2023. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa perubahan vonis merepresentikan pergeseran paradigma dari keadilan retributif-formal menuju pendekatan yang lebih restoratif dan substantif, dengan pertimbangan hak asasi manusia yang kuat. Faktor media, opini publik, dan penyalahgunaan kekuasaan terbukti signifikan memengaruhi dinamika peradilan. Penelitian merekomendasikan reformasi sistem pemidanaan berbasis keadilan restoratif dan hak asasi manusia, serta penguatan independensi peradilan dalam merespons kompleksitas penegakan hukum di Indonesia. Kata Kunci: Hukuman Mati, Ferdy Sambo, Kriminologi Kritis, Hak Asasi Manusia, Keadilan Restoratif.
IMPLEMENTASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATISSEBAGAI WUJUD KEADILAN SOSIAL DAN PENINGKATANKUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA Faisal Ahyar Maulana; Muhamad Dwiki Fauzan; Revi Nurul Amalia
Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/t4kmpv43

Abstract

Penelitian ini membahas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Penelitian bertujuan untuk mengetahui implementasi, peran, dan tantangan Program MBG. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka (library research) melalui berbagai jurnal dan sumber literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program MBG berperan dalam meningkatkan akses makanan bergizi bagi anak sekolah, membantu mengurangi stunting dan kekurangan gizi, meningkatkan konsentrasi belajar, serta meringankan beban ekonomi keluarga. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan seperti besarnya anggaran, distribusi yang belum merata, kualitas makanan, dan kasus keracunan makanan. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan kerja sama berbagai pihak agar program dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.   Kata Kunci: Program Makan Bergizi Gratis, keadilan sosial, sumber daya manusia, Indonesia Emas 2045.