cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA
ISSN : -     EISSN : 25980165     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ilmiah Ibnu Sina Biomedika menerima artikel ilmiah dari hasil penelitian, laporan/studi kasus, kajian/tinjauan pustaka, maupun penyegar ilmu kedokteran, yang berorientasi pada kemutakhiran ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran, agar dapat menjadi sumber informasi ilmiah yang mampu memberikan kontribusi dalam mengatasi permasalahan kedokteran yang semakin kompleks.
Arjuna Subject : -
Articles 60 Documents
PERBANDINGAN KEJADIAN PITYRIASIS SICCA PADA SISWI YANG MENGGUNAKAN JILBAB DENGAN YANG TIDAK MENGGUNAKAN JILBAB DI SMP NEGERI 1 PERCUT SEI TUAN TAHUN 2017 Andrini, Nita; Siregar, Winda Sari; Siregar, Winda Sari
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/isb.v3i1.2834

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Pityriasis siccamerupakan penyakit kulit yang menyerang daerah yang memiliki banyak kelenjar sebasea dan sering dijumpai flora normal yaitu Malassezia sp atau Pityrosporum ovale.1,2  Pemakaian jilbab diduga dapat meningkatkan kelembaban kulit kepala dan berhubungan dengan meningkatnya jumlah Pityrosporum ovale.3Pityrosporum ovale menyebabkan terjadinya inflamasi dan deskuamasi akibat pengaktifan sistem komplemen yang menguraikan trigliserida pada sebum menjadi asam lemak bebas sehinggat menimbulkan skuama pada kulit kepala.4,5Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasi dengan pendekatan cross sectional. Dilaksanakan di SMPN 1 Pecut Sei Tuan. Menggunakan data primer yang diperoleh dengan wawancara dan pemeriksaan fisik. Pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling purposif dan subjek penelitian siswi SMP yang berjilbab dan tidak berjilbab di SMPN 1 Percut Sei Tuan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji chi square dengan program SPSS 20.0. Hasil: Diperoleh nilai hasil uji p= 0,537 (> 0,05) maka secara statistik tidak ada perbedaan kejadian Pityriasis siccapada siswi berjilbab dibandingkan siswi tidak berjilbab di SMPN 1 Percut Sei Tuan. Diskusi:Tidak terdapat perbedaan bermakna kejadian Pityriasis siccapada siswi berjilbab dibandingkan siswi tidak berjilbab di SMA Negeri 1 Percut Sei Tuan.
HUBUNGAN MENOPAUSE DENGAN TIMBULNYA GANGGUAN DEPRESI DAN KECEMASAN DI PIMPINAN DAERAH AISYIYAH KOTA MEDAN sinaga, rahmanita; Azri, Ayu
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.475 KB) | DOI: 10.30596/isb.v3i1.2836

Abstract

ABSTRAK : Menopause didefenisikan sebagai penghentian menstruasi secara permanen akibat hilangnya aktifitas folikuler ovarium akibat penuaan yang dimanifestasikan menjadi amenorea 12 bulan secara berturut turut. Kejadian menopause mempunyai banyak dampak  pada perubahan  fisik dan psikis seseorang. Perubahan fisik pada menopause bisa berdampak terhadap timbulnya penyakit pada menopause dari segi fisik maupun psikis. Keluhan psikis pada menopause lebih berpengaruh terhadap kualitas hidup dibandingkan dengan keluhan fisik yang dialami menoupause. Keluhan psikis yang paling sering terjadi adalah kecemasan dan depresi pada wanita menopause yang sifat nya sangat individual yang dipengaruhi oleh sosial budaya, pendidikan, lingkungan, dan ekonomi. Metode: Penelitian ini dilakukan bersifat deskriptif analitik dengan desain cross-sectional yang merupakan suatu bentuk studi non-eksperimental yang pengukuran variabelnya dilakukan bersamaan dalam satu waktu metode eksperimental. Hasil penelitian: Dari hasil penelitian menunjukkan wanita yang menopause lebih banyak mengalami depresi dan kecemasan dibandingkan dengan wanita yang belum menopause. Kesimpulan: Terdapat hubungan menopause terhadap depresi dan kecemasan.  
HUBUNGAN EKSPRESI EPIDERMAL GROWTH FACTOR RECEPTOR (EGFR) TERHADAP STADIUM KLINIS KARSINOMA SEL SKUAMOSA KULIT Pramesti, Tisya Amanah
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.231 KB) | DOI: 10.30596/isb.v3i1.2901

Abstract

Introduction:  EGFR is a molecule that plays a role in controlling cell growth especially the process of cell proliferation, angiogenesis, and inhibition of apoptosis. The high expression of EGFR found in a tumor tissue indicates the level of progression of the tumor which is symbolized by the clinical stage. Aims: This study aimed to determine the relationship of EGFR expression to the clinical stage of skin squamous cell carcinoma. Method: This study used a cross-sectional study which was an analytic observational study and correlation analysis of relationships between variables. A total of 20 paraffin block samples were diagnosed with both keratin and non-keratin skin squamous cell carcinoma were staining by immunohistochemical EGFR. The staining results are given a value with a scoring system using a light microscope. Results: Relation of EGFR expression to clinical stage Skin squamous cell carcinoma was assessed using the Rank Spearman correlation test. From 20 samples found 8 samples (40%) showed the expression with the highest scoring that is positive 3. The test results showed a significant relationship between EGFR expression on the clinical stage of skin Squamous Cell Carcinoma indicated by p value  0.001 (<0.05) and a very strong relationship as indicated by the relation coefficient value 0.857 (0.76-0.99). Conclusion: There is a very strong relationship between EGFR expression on the clinical stage of skin squamous cell carcinoma.  Keywords: Squamous Cell Carcinoma, expression, EGFR, clinical stage.  
PERUBAHAN SIKAP DAN PENGETAHUAN GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP HEIMLICH MANEUVER DAN BACK BLOW PADA ANAK DI SEKOLAH DASAR NEGERI DI JALAN HALAT SETELAH DILAKUKAN PELATIHAN TAHUN 2018 Marito, Inayah Putri
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.991 KB) | DOI: 10.30596/isb.v3i1.2796

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Tersedak didefinisikan sebagai penyumbatan atau hambatan respirasi oleh benda asing yang menyebabkan obstruksi di jalan napas internal yang menyebabkan kondisi berbahaya, sehingga harus cepat ditangani, karena itu dibutuhkan orang-orang disekitar mampu melakukan tindakan penanganan yang dipengaruhi oleh pengetahuan dan sikap. Tujuan: Mengetahui perubahan sikap dan pengetahuan guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Jalan Halat terhadap heimlich maneuver dan back blow pada anak setelah dilakukan pelatihan. Metode: Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan jenis rancangan one group pretest-posttest yang dilakukan dengan kuesioner kepada 30 sampel. Hasil Penelitian: Berdasarkan uji Wilcoxon sign rank test pada sikap diperoleh p=0,000 dan pengetahuan diperoleh p=0,000. Dari hasil tersebut nilai p value <0,05 yang berarti bahwa ada perbedaan bermakna terhadap variable-variabel yang diuji. Dapat diketahui dari uji statistik yang digunakan sikap  guru SDN setelah dilakukan pelatihan adalah baik (95%) dan pengetahuan guru SDN setelah dilakukan pelatihan adalah baik yaitu sebanyak 30 orang (100%). Kesimpulan: Ada perubahan sikap dan pengetahuan guru sekolah dasar terhadap Heimlich maneuver dan back blow pada anak setelah dilakukan pelatihan. Kata Kunci : Tersedak, Sikap, Pengetahuan, Heimlich Maneuver, Back Blow
PENGARUH PEMBERIAN UMPAN BALIK LATIHAN OSCE TERHADAP KETERAMPILAN KLINIS MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UMSU PADA ANGKATAN 2016 Al Izza, Fadhila
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.966 KB) | DOI: 10.30596/isb.v3i1.2829

Abstract

Pendahuluan: Keterampilan klinis merupakan hal yang penting untuk dikuasai bagi seorang dokter. Keterampilan klinis yang dimaksud meliputi keterampilan dalam melakukan penegakan diagnosis melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang serta keterampilan dalam melakukan prosedur penatalaksanaan masalah kesehatan pasien. Objective Structured Clinical Examination (OSCE) merupakan salah satu metode evaluasi keterampilan klinis mahasiwa fakultas kedokteran. Proses pembelajaran keterampilan klinis dasar Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara mencakup role-play dan learning using mannequins keterampilan klinis sesuai dengan blok yang berlangsung serta latihan OSCE. Dalam pelaksanaannya, setelah dilakukan latihan OSCE,  mahasiswa akan mendapatkan umpan balik atau evaluasi kembali. Manfaat dilakukannya umpan balik latihan OSCE ini agar mahasiswa dapat mengetahui apakah yang mereka lakukan selama latihan OSCE sudah sempurna atau masih terdapat kesalahan dan kekurangan. Diharapkan dengan dilakukannya umpan balik latihan OSCE, mahasiswa dapat mencari tahu lebih lanjut apa kesalahan dan kekurangan mereka sehingga mahasiswa dapat berbenah diri dan memberikan penampilan yang lebih baik di OSCE yang sesungguhnya. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian umpan balik latihan OSCE terhadap keterampilan klinis mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental dengan rancangan one group pretest post test. Hasil: Berdasarkan hasil uji T berpasangan didapatkan nilai nilai p value 0,000 (p<0,05), secara statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara keterampilan klinis pretest dan post test. Kesimpulan: umpan balik latihan OSCE berpengaruh terhadap keterampilan klinis mahasiswa.Kata Kunci: Umpan Balik, Keterampilan Klinis, Objective Structured Clinical Examination
ANALISIS DAN EKSPLORASI KOMPETENSI TATALAKSANA FARMAKOLOGI MAHASISWA PADA UJIAN SIMULASI OSCE UKMPPD DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA Lubis, Melviana
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.113 KB) | DOI: 10.30596/isb.v3i1.3625

Abstract

Abstrak Latar Belakang Ujian OSCE merupakan salah satu bagian Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD)  yang bertujuan menjaga mutu lulusan dokter. Kompetensi farmakologi merupakan salah satu kompetensi yang diuji pada OSCE. Belum banyak publikasi mengenai analisis kompetensi OSCE khususnya farmakologi. Penelitian ini bersifat eksplorasi untuk menjadi dasar penelitian selanjutnya.  Metode Penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif yang dilakukan dengan menganalisis berkas ujian simulasi OSCE UKMPPD pada bulan Maret 2019 yang berasal dari 23 peserta. Berkas ujian yang dimaksud meliputi lembar jawaban yang ditulis mahasiswa (kertas resep), berkas soal OSCE,  dan lembar penilaian oleh penguji. Hasil Hanya 7,7% mahasiswa yang mendapat nilai sempurna untuk kompetensi farmakologi.dari total 10 station OSCE UKMPPD. Kesimpulan kekurangan mahasiswa pada kompetensi farmakologi dapat disebabkan berbagai hal antara lain, kesalahan diagnosis sejak awal, kesalahan pemilihan obat sesuai diagnosis, kesalahan pemilihan sediaan, kesalahan pemilihan dosis dan jumlah obat, dan kesalahan dalam cara penulisan resep.Kata Kunci: OSCE UKMPPD, kompetensi farmakologi, uji kompetensi dokter Indonesia 
EFEK PEMBERIAN REBUSAN KULIT JENGKOL (ARCHIDENDRON FAUCIFLORUM) SEBAGAI ANTIDIABETIK TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOSIN Hasibuan, Ariq Muflih Halim
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.932 KB) | DOI: 10.30596/isb.v3i1.2816

Abstract

Pendahuluan: Prevalensi Diabetes Melitus (DM) telah meningkat lebih cepat di negara-negara berkembang daripada negara maju. Saat ini banyak penelitian tentang tanaman yang berpotensi sebagai antidiabetik sudah banyak. Salah satunya adalah tumbuhan jengkol (Archindendron pauciflorum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian rebusan kulit jengkol sebagai antidiabetik terhadap gambaran histopatologi pankreas tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi streptozotosin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian True Experimental, dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Post Test Only Control Group Design, yaitu jenis penelitian yang hanya melakukan pengamatan terhadap kelompok kontrol dan perlakuan setelah diberi suatu tindakan. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tikus jantan galur wistar putih (Rattus norvegicus L.). Hasil: uji statistik yang digunakan adalah uji Kruskal Wallis dan di lanjutkan dengan mann-whitney dengan taraf kemaknaan p<0,05. Perbaikan gambaran histopatologi pankreas pada kelompok perlakuan 1 menunjukkan perbedaan bermakna dibandingkan kelompok kontrol positif (p<0,005). Perbaikan gambaran histopatologi pankreas pada kelompok perlakuan 2 menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna dibandingkan kelompok kontrol positif (p>0,005), Perbaikan gambaran histopatologi pankreas pada kelompok perlakuan 1 menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna dibandingkan kelompok perlakuan 2 (p>0,005). Kesimpulan: ada efek pemberian rebusan kulit jengkol (Archindendron pauciflorum) sebagai antidiabetik terhadap gambaran histopatologi pankreas tikus putih jantan galur wistar yang diinduksi streptozotosin.
GAMBARAN MINAT, MEDIA INFORMASI, DAN SOSIAL BUDAYA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWI TENTANG KANKER PAYUDARA DAN KANKER SERVIKS DI SMAN UNGGUL KOTA SUBULUSSALAM Lembeng, Fityah Amalina
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.993 KB) | DOI: 10.30596/isb.v3i1.2801

Abstract

Pendahuluan: Meningkatnya angka kematian kasus kanker salah satunya disebabkan oleh rendahnya tingkat pengetahuan seseorang mengenai gejala dan tanda kanker. Selain itu gaya hidup juga berperan penting dalam kejadian kanker. Penghasilan rata-rata masyarakat Kota Subulussalam tergolong rendah, sementara harga media eletronik seperti telepon genggam sudah dapat di jangkau sehingga masyarakat sekitar sudah mampu untuk membelinya. Namun rasa kepedulian masyarakat sekitar tentang bahaya faktor risiko kanker payudara dan kanker serviks masih tergolong rendah. Tujuan: Mengetahui gambaran minat, media informasi dan sosial budaya terhadap tingkat pengetahuan siswi tentang kanker serviks dan kanker payudara di SMAN Unggul Kota Subulussalam. Metode: Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Hasil Penelitian: Sampel berjumlsh 29 sampel. Analisa menggunakan uji Chi-Square. Analisis Uji Chi-Square pada minat dengan pengetahuan didapatkan nilai P = 0,02 (p<0,05). Analisi Uji Chi-Square pada media informasi dengan pengetahuan didapatkan nilai p = 0,008 (p<0,05). Analisi Uji Chi-Square pada budaya sosial dengan pengetahuan didapatkan nilai p = 0,003 (p<0,05). Kesimpulan : Dari hasil uji silang Chi-Square didapatkan adanya hubungan antara minat, media informasi dan sosial budaya dengan tingkat pengetahuan siswi tentang kanker payudara dan kanker serviks.Kata Kunci : Pengetahuan, Kanker Serviks, Kanker Payudara, Minat, Media Informasi, Sosial Budaya
PENCEGAHAN PENUAAN KULIT DINI Harris, Bilkes
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.829 KB) | DOI: 10.30596/isb.v3i1.3994

Abstract

Penuaan Kulit merupakan semua perubahan yang terjadi pada kulit baik secara intrinsik maupun ekstrinsik karena bertambahnya usia. Setiap manusia akan menjadi tua, namun penuaan dapat dihambat sehingga tetap terlihat awet muda. Untuk mendapatkan kulit yang muuda dan sehat diperlukan penanganan secara tepat oleh dokter ahli berupa penatalaksanaan umum dengan melakukan pencegahan penuaan kulit dini dan penatalaksanaan khusus berupa terapi peremajaan kulit yang menyeluruh meliputi tekhnik dan prosedur kosmetik khusus. 
HUBUNGAN EKSPRESI EPIDERMAL GROWTH FACTOR RECEPTOR (EGFR) DENGAN STADIUM KLINIS CYSTADENOCARCINOMA OVARY Putri, Rizkitha Martono
JURNAL IBNU SINA BIOMEDIKA Vol 3, No 1 (2019): (Mei 2019)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.057 KB) | DOI: 10.30596/isb.v3i1.2857

Abstract

Pendahuluan : Kanker ovarium menempati peringkat kelima penyebab kematian akibat kanker pada wanita. Dan 90 dari 100 tumor ovarium, 90% adalah tumor epitel. Sampai saat ini belum ada metode skrining yang efektif dalam mendeteksi kanker ovarium. Adapun pemeriksaan penunjang yang dilakukan untuk mendeteksi adalah tumor marker, salah satunya EGFR. EGFR merupakan reseptor target yang penting untuk terapi kanker karena aktivasinya merangsang proses yang terlibat dalam pertumbuhan dan progresi tumor, termasuk proliferasi, apoptosis, angiogenesis, invasi dan metastasis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ekspresi EGFR dengan stadium klinis cystadnocarcinoma ovary. Metode:Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dan analisis korelasi dalam mencari hubungan antara variabel yang menggunakan rancangan potong lintang (cross-sectional study). Delapan belas kasus cystadenocarcinoma ovary dengan tipe serous dan mucinous dikumpulkan, dilakukan pemeriksaan EGFR dengan metode pewarnaan imunohistokimia. Pengamatan pada slide dan blok hasil pewarnaan imunohistokimia menggunakan mikroskop cahaya dilakukan oleh dua orang penilai (rater). Hasil pemeriksaan dipresentasikan dalam bentuk skoring. Hasil : Hubungan antara ekspresi EGFR dengan stadium klinis cystadnocarcinoma ovary dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Dari 18 kasus cystadnocarcinoma ovary ditemukan sekitar 44% kasus (8 kasus) menunjukkan nilai skoring positif 2. Hasil uji statistik antara ekspresi EGFR dengan stadium klinis cystadnocarcinoma ovary menunjukkan hubungan yang bermakna dengan signifikan p value 0,003 (<0,05) dan koefisien korelasi 0,629 (0,51-0,75). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang kuat antara ekspresi EGFR dengan stadium klinis cystadenocarcinoma ovary.Kata Kunci : kistadenokarsinoma ovarium, ekspresi, EGFR, stadium klinis.