cover
Contact Name
Suryo Bramasto
Contact Email
suryo.bramasto@iti.ac.id
Phone
+6281563470055
Journal Mail Official
jtm@iti.ac.id
Editorial Address
Mechanical Engineering Department, Institut Teknologi Indonesia Jl. Raya Puspiptek Serpong, South Tangerang, Banten, Indonesia, 15320
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI)
ISSN : -     EISSN : 25483854     DOI : https://doi.org/10.31543
The theme of the paper is focused on the : 1. Mechanical Construction 2. Energy Convertions 3. Manufactures 4. Engineering Material
Articles 83 Documents
TEKNOLOGI REKAYASA & RANCANG BANGUN YANG TERINTEGRASI Hoetman, Agus Rusyana
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.183 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v1i1.7

Abstract

AbstrakPerkembangan Industri, khususnya industri rancang bangun & rekayasa serta industri manufaktur nasional harus menjadi perhatian kita. Dengan berkembangnya industri tersebut mencerminkan kekuatan penguasaan teknologi yang akan berdampak kepada kemajuan peningkatan produk dalam negeri ( TKDN)Program pembangunan nasional, industrialisasinya sebagian besar masih dikuasai oleh industri asing, hal tersebut selain dikarenakan pendanaannya sebagian besar masih dari dana pinjaman, yang didalamnya terdapat “keharusan” memakai teknologi dan pengadaaan barang dari pihak si pemberi pinjaman, juga kemungkinan karena industri nasional masih lemah dalam menciptakan kualitas “konsepsi disain” yang efisien dan terintegrasi, sehingga sistem dan peralatan yang ditawarkan kurang kompetitif.Bidang teknologi proses yang dipadukan dengan teknologi Computer Aided Design & Drafting (CADD) dan Computer Aided Engineering (CAE) serta konsep modularisasi [3] merupakan konseptual teknologi dari program yang efisien dan terintegrasi. Konsepsi ini telah dibuktikan menghemat biaya pembangunan sekitar 15 hingga 30 %. [3] Hal ini yang akan dibahas dalam tulisan singkat ini.
Sifat Magnetoelektrik pada Material Keramik Berbasis Ferrite Suastiyanti, Dwita
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.826 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v2i1.8

Abstract

Material multiferroic adalah kelas dari material yang menampilkan dua atau lebih fasa ferroic, yaitu feroelektrik, feromagnetik, feroelastisitas, dan ferotoroidisitas. Aplikasi dari material ini adalah untuk divais penyimpanan informasi/data (ultimate memory device). Kualitas material multiferroic ditentukan oleh sifat magnetoelektrik yang dimiliki material tersebut. Jika material diberikan efek medan magnet luar maka akan muncul respons berupa tegangan listrik.  Kegiatan sintesis material multiferroic dari material keramik berbasis ferrite (BiFeO3), menggunakan metode sol-gel dengan temperatur kalsinasi 210 dan 230oC selama 4 jam dan temperatur sinter 560oC selama 4, 6 dan 8 jam. Karakterisasi dilakukan dengan uji X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengkonfirmasi jenis fasa dan uji sifat magnetoelektrik. Serbuk dengan temperatur kalsinasi 230oC dan temperatur sinter 560oC selama 8 jam menunjukkan respons tegangan listrik yang paling besar (sekitar 220 volt) meskipun efek medan magnet yang diberikan kecil (160 Gauss). Respons tegangan listrik yang paling besar tersebut ternyata ditunjukkan oleh material keramik yang mempunyai fasa tunggal BiFeO3 (tidak mengandung fasa impuritas). 
PERBANDINGAN KOMPOSISI UNSUR PIRANTI RETENSI NIKEL TITANIUM DENGAN NIKEL TITANIUM SUPERELASTIC DAN UJI SIFAT KELELAHAN LOGAM Wijaya, Andreas; Nasution, Fajar H; Tjandrawinata, Rosalina; Yusra, Yohana
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.853 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v2i1.109

Abstract

Kawat nikel titanium (NiTi) dapat menjadi salah satu pilihan bahan piranti retensi cekat selain baja tahan karat berulir jamak (multistrand), yang masih dinilai kaku dan sering ditemukan terputus akibat sifat kelelahan logam. Pada penelitian ini akan dibandingkan komposisi unsur kawat piranti retensi NiTi dengan kawat NiTi superelastic dan menganalisa sifat kelelahan logam piranti retensi NiTi. Dua kelompok sampel, piranti retensi NiTi dan NiTi superelastic diuji komposisi unsur permukaannya menggunakan mikroskop SEM-EDX. Pada piranti retensi NiTi juga diberikan penekanan berulang untuk pengujian sifat kelelahan logam. Hasil SEM-EDX pada piranti retensi NiTi ditemukan adanya unsur nikel, titanium, aluminium, oksigen, dan silikon, tetapi pada NiTi superelastic hanya ditemukan unsur nikel dan titanium. Pada piranti retensi NiTi, terlihat adanya gambaran garis halus (striation) dan defleksi paska menerima tekanan vertikal berulang. Dibandingkan dengan NiTi superelastic, pada piranti retensi NiTi ditemukan unsur aluminium dan silikon yang mungkin dapat mempengaruhi sifat bahan, seperti meningkatkan formabilitas dan resistensi terhadap oksidasi secara berurutan.
PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) DI DESA MAKATI GUNUNG SALAK KABUPATEN BOGOR JAWA BARAT Pratama, Ody Septian
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.986 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v1i2.24

Abstract

AbstrakDi zaman era globalisasi, perkembangan dan kemajuan teknologi sangat pesat yang begitu membutuhkan sumber energi atau tenaga untuk menggerakkan kemajuan tersebut. Dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini dan juga adanya potensi pembangkit listrik di daerah terpencil terutama dari potensi air yang begitu melimpah maka perlu dikembangkan pembangkit listrik skala kecil yang disebut Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang diharapkan mampu mensuplai energi listrik ke rumah warga dan dengan itu dijadikan sebagai kampung yang mandiri dengan pembangkit listriknya sendiri. Studi ini dilatar belakangi oleh kondisi daerah desa Makati yang belum semuanya terjangkau jaringan listrik, merupakan alasan mendasar untuk memberdayakan potensi air aliran sungai Gunung Salak menjadi sumber Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Di desa Makati, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hasil dari pengukuran debit air dan tinggi jatuh air tersebut, dipergunakan untuk menentukan desain PLTMH yang meliputi dimensi pipa pesat, jenis turbin air dan dimensi turbin air. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa potensi daya yang dapat dibangkitkan sebesar 100 kW dengan debit aliran sebesar 3,305 m3/s dan tinggi terjunan 10 m. Dari debit air dan tinggi terjunan air tersebut didapatkan desain pipa pesat dengan total panjang 17 m dan berdiameter 54 cm serta dimensi turbin yang berdiameter 50 cm dengan lebar 68,6 cm.Kata kunci : energi listrik, pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH), turbin air tipe crossflow, debit aliran, diameter turbin
Diagnosa Kerusakan Belt Conveyor Coal Storage Pabrik Semen Gresik Menggunakan Metode Monitoring Visual dan Pemeriksaan Geometris mujayyin, farid
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.457 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v2i2.183

Abstract

PT Semen Indonesia (persero) Tbk. sebelumnya bernama PT Semen Gresik (Persero) Tbk. merupakan bergerak di bidang industri semen yang memiliki berbagai macam mesin industri yang cukup sering mengalami kerusakan ketika digunakan pada proses produksi. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan perawatan optimal yang dapat mengurangi frekuensi kerusakan dan menurunkan biaya perawatan mesin. Metode yang diterapkan pada penelitian ini adalah mengidentifikasi hasil kerusakan dengan monitoring visual geometris dengan pemeriksaan menggunakan alat ukur. Penelitian difokuskan pada mesin belt conveyor, karena memiliki downtime tertinggi. Berdasarkan frekuensi kerusakan mesin komponen yang paling sering rusak yaitu roll belt conveyor. Perawatan yang diperlukan dilakukan pada permukaan belt bergelombang, yang mengakibatkan belt putus atau goresan sehingga dapat menghambat proses pemindahan bahan baku pada saat produksi berjalan. Rol tersebut diidentifikasi mengalami keausan yang cukup signifikan berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan rol belt conveyor mengalami kemiringan, kerusakan tersebut diperiksa dengan menggunakan alat ukur dial indicator untuk memeriksa penyimpangan kelurusannya. Adanya penyimpangan kelurusan, kesalahan posisi tumpuan belt conveyor yang terhubung dengan roll kemiringan dapat diestimasi dengan menggunakan metode regresi linier. Hasil analisa nilai kesalahan roll pada belt conveyor coal storage yang mengakibatkan kesalahan adalah keausan pada ujung permukaan roll didapatkan sudut kemiringannya  sebesar 0.00310 Standar deviasi dari estimasi kesalahan rol pembawa adalah 0,00762725.
Paparan Iklim Kerja Panas Terhadap Status Hidrasi Pekerja Unit Produksi di PT. Argo Pantes Tbk Tangerang Rasyid, Rulyenzi
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.624 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v1i1.11

Abstract

Dehidrasi yang ditandai dengan kekurangan cairan pada tubuh merupakan gejala awal seseorang mengalami stres akibat tekanan panas. Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan performa kerja hingga menimbulkan dampak kesehatan yang serius seperti gangguan fungsi ginjal dan jantung, bahkan kematian. Kondisi dehidrasi dapat disebabkan oleh faktor pajanan tekanan panas dari lingkungan kerja serta faktor internal pekerja (usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, konsumsi cairan, beban kerja, dan shift kerja). PT. Argo Pantes Tbk merupakan perusahaan tekstil yang memiliki sistem operasi mesin 24 jam dalam proses produksi dengan pengaturan tekanan panas yang juga tinggi. Hasil studi pendahuluan menunjukkan 14 dari 23 pekerja mengalami dehidrasi dengan nilai indeks panas sebesar 103of atau 39,4oC.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor pajanan panas dalam indeks WBGTi dan faktor internal individu terhadap status hidrasi pekerja. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan menggunakan uji statistik chi-square. Adapun status hidrasi diukur menggunakan berat jenis urin. Sample penelitian ini berjumlah 73 pekerja.Berdasarkan hasil penelitian, pekerja yang mengalami dehidrasi sebanyak 44 pekerja (60,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa ada hubungan antara shift kerja dengan kejadian dehidrasi (p value 0,004).Untuk mengantisipasi terjadinya dehidrasi di kalangan pekerja, perusahaan sebaiknya melakukan pemasangan kipas angin, blower, maupun jenis pendingin ruangan lainnya di tempat istirahat pekerja, mengaktivasi sistem ventilasi yang telah ada, memberikan proteksi penutup dari material besi antara sumber panas pada mesin dan pekerja di unit dyeing finishing, mengatur pola shift kerja, memberi pelatihan atau sosialisasi kepada pekerja untuk mendeteksi tanda tubuh saat mengalami dehidrasi.
Analisa Pengaruh Perbedaan Nilai HHV (High Heating Value) Batubara Terhadap Gas Hasil Pembakaran pada Boiler Solahuddin, Muhamad Idris
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.74 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v2i2.157

Abstract

Ketel uap atau boiler merupakan salah satu komponen utama didalam PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap). Bahan bakar yang biasa digunakan oleh boiler adalah batubara dimana batubara memiliki spesifikasi yang berbeda – beda terutama dalam perbedaan nilai HHV (High heating value)  atau yang lebih dikenal dengan nilai kalor tinggi batubara. Nilai kalori batubara tersebut mempengaruhi gas hasil pembakaran yang terbentuk didalam boiler, oleh sebab itu dalam penelitian ini berisi tentang analisa pengaruh perbedaan batubara terhadap gas hasil pembakaran pada boiler dengan menggunakan standar ASME (American Society of Mechanical Engineer)  PTC 4.1 BTU Method dimana salah satu pengaruh yang didapatkan adalah gas hasil pembakarannya, penggunaan batubara yang memiliki nilai kalori 6780 kcal/kg lebih banyak menghasilkan gas yaitu sebesar 11,36 lb/10.000 Btu dibandingkan dengan batubara yang lebih besar nilai kalorinya yaitu 8814 kcal/kg yang hanya menghasilkan 9,96 lb/10.000 Btu. 
Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava, Linn.) Sebagai Inhibitor Korosi Pada Baja Dalam Media 3% NaCl. Hartanto, Singgih
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.098 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v2i1.60

Abstract

Penggunaan inhibitor korosi merupakan salah satu cara yang  efektif dalam mencegah korosi karena cara ini relatif murah dan prosesnya sederhana. Pada penelitian ini dilakukan uji pengaruh penambahan  ekstrak daun jambu biji sebagai inhibitor korosi terhadap laju korosi dan efektivitas inhibisi pada baja SS dalam media larutan 3% NaCl.  Penelitian ini menggunakan 2 variabel yang berpengaruh yaitu konsentrasi inhibitor 500 ppm, 1000 ppm, 1500 ppm,  2000 ppm dan waktu perendaman baja dalam larutan NaCl selama 1 hari, 2 hari, 4 hari, 6 hari. Penambahan ekstrak daun jambu biji sebagai inhibitor pada besi yang dicelupkan dalam larutan NaCl 3% dapat menurunkan laju korosi besi dengan  laju korosi terkecil yaitu sebesar 0.045 mg/cm2 hari dan persen proteksi paling besar  yaitu 37,93% yang didapatkan pada penambahan inhibitor ekstrak daun jambu dengan konsentrasi 1000 ppm.
Analisis Perhitungan Prestasi Dan Efisiensi Mesin Turboprop Pesawat Cn235-100 Menggunakan Perangkat Lunak Data Reduction Program (DRP) Iskandar, Iskandar
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Vol 1, No 2 (2017): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.141 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v1i2.29

Abstract

Data Reduction Program (DRP) adalah suatu piranti lunak komputer yang berfungsi untuk menghitung prestasi, besar trim temperatur gas pada bagian antara dua turbin (T45H), dan efisiensi mesin pesawat terbang. DRP tidak mengalami revisi. PT. Nusantara Turbin dan Propulsi (PT. NTP) saat ini memiliki dokumen berisi rumus-rumus perhitungan DRP yang sudah berusia ±25 tahun. Digunakan piranti lunak DRP versi terakhir di test cell tanpa mengetahui secara rinci bagaimana proses perhitungan itu terjadi. Penelitian berupa pembandingan hasil perhitungan menggunakan rumus parameter prestasi, trim dan efisiensi yang dimiliki PT. NTP dengan hasil output DRP. Penelitian ini membuktikan bahwa rumus parameter prestasi dan trim T45H, mesin CT7-9C dengan lembar output hasil DRP memiliki nilai yang sesuai. Kata kunci : Analisa DRP, rumus prestasi, rumus trim T45H, rumus efisiensi, tabel perbandingan.
Analisis Kebutuhan Alat dan Mesin Pertanian Untuk Mendukung Pengembangan Usaha Tani Padi Di Kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Mesuji, Provinsi Lampung haifan, mohamad
JTM-ITI (Jurnal Teknik Mesin ITI) Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Teknik Mesin ITI
Publisher : Institut Teknologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.139 KB) | DOI: 10.31543/jtm.v1i1.12

Abstract

  AbstrakUntuk mewujudkan ketersediaan pangan (beras) dalam rangka menciptakan ketahanan pangan, pemerintah mengembangkan kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Mesuji. Alokasi pengembangan tanaman pangan padi di KTM  Mesuji seluas 9.900 Ha atau 21 persen dari total luas kawasan KTM. Untuk mendukung hal tersebut, penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) diharapkan mampu mengatasi permasalahan ketersediaan tenaga kerja, sehingga  diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kerja dan produksi usaha tani. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan alsintan untuk mendukung program pengembangan usaha tani padi di KTM Mesuji. Metode penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel secara purposive. Pengambilan sampel wilayah dipilih 10 desa yang masuk dalam kawasan KTM sebagai sampel obyek yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah telah memberikan bantuan beberapa jenis alsintan untuk mendukung program pengembangan dan peningkatan produksi padi di KTM Mesuji. Jenis alsintan yang telah memenuhi jumlahnya sesuai kebutuhan, yaitu Handtractor dan Rice Milling Unit (RMU), sedangkan jenis alsintan yang masih belum memenuhi jumlah sesuai kebutuhan adalah Pompa Air, Rice Transplanter, Power Thresher dan Mini Combine Harvester. Rekomendasi hasil penelitian ini diharapkan pemerintah dapat mengalokasikan bantuan alsintan yang dibutuhkan secara bertahap, sehingga kinerja usaha tani dapat optimal.  Kata Kunci : KTM Mesuji, Produksi Beras, Kebutuhan Alsintan