cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No. 34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penjaskesrek
ISSN : 23550058     EISSN : 25026879     DOI : -
Articles to be published on Penjaskesrek should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is sports science.
Articles 195 Documents
MODEL LATIHAN SENAM IRAMA BERBASIS MEDIA KURSI PADA KARYAWAN Fadlu Rachman; Samsudin; Fachmy Fachrezzy
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.942 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.902

Abstract

The aim of this research is to produce product model rhytmic gymnastics exercises based chair media for employees age of 20-40 years old. This research was conducted to be able to obtain information about the implementation of model of exercise exercises rhythm cadence based on chair media at employees aged 20-40 years and to know the effectiveness of the resulting model. This research uses Research & Development (R & D) from Borg and Gall. Subjects in this study were employees consisting of 40 people. The stages of this research are: analysis of needs, the expert evaluation (initial product evaluation), testing of small groups, and testing large groups (field testing). Test the effectiveness of the model using Kasch Pulse Recovery Test (KPRT) test used to determine the endurance of cardiorespiratory employees before and after the treatment of exercise model rhytmic gymnastics exercises based chair media. Pretest were condcuted obtained employee pulse rate is 104,675 beats per minute. After being given treatment model rhytmic gymnastics exercises based chair media obtained employee pulse rate is 88,275 beatsc per minute. Based on the significant test of difference with spss 16 between control group and treatment group obtained mean control group = 106.6500 meanwhile experimental group = 88.2750 shows difference of result of experiment group and control group or mean defference = -18.37500, t count = -17.054, df = 62.687 , with p-value = 0.000 <0.05 it can be concluded there is a significant difference between the experimental group and the control group. With this model rhytmic gymnastics exercises based chair media on effective employee to improve cardiorepiratory endurance for employees aged 20-40 years. Abstrak Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk model latihan senam irama berbasis media kursi untuk karyawan usia 20 - 40 tahun. Penelitian ini dilakukan untuk dapat memperoleh informasi tentang penerapan model latihan senam irama berbasis media kursi pada karyawan usia 20 – 40 tahun serta untuk mengetahui efektivitas model yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development (R&D) dari Borg and Gall. Subjek dalam penelitian ini adalah karyawan yang terdiri dari 40 orang. Tahapan-tahapan dalam penelitian ini adalah : analisis kebutuhan, evaluasi ahli (evaluasi produk awal), ujicoba kelompok kecil, dan ujicoba kelompok besar (field testing). Uji efektivitas model menggunakan tes Kasch Pulse Recovery Test (KPRT) yang digunakan untuk mengetahui daya tahan cardiorespiratory karyawan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan model latihan senam irama berbasis media kursi. Tes awal yang dilakukan diperoleh denyut nadi karyawan adalah 104.675 denyut nadi permenit. Setelah diberikan perlakuan model latihan senam irama berbasis media kursi didapatkan denyut nadi karyawan adalah 88.275 denyut permenit. Berdasarkan uji signifikan perbedaan dengan spss 16 antara kelompok kontrol dan kelompok perlakukan didapatkan mean kelompok kontrol = 106.6500 sedangkan mean kelompok eksperimen = 88.2750 menunjukkan selisih dari hasil kelompok eksperimen dan kelompok kontrol atau mean defference = -18.37500, t hitung = -17.054, df= 62.687, dengan p-value= 0.000 < 0.05 maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan demikian model latihan senam irama berbasis media kursi pada karyawan efektif untuk meningkatkan daya tahan cardiorepiratory untuk karyawan usia 20 – 40 tahun. Kata Kunci : Model, Latihan, Senam Irama, Media Kursi, Daya Tahan Cardiorespiratory
EVALUASI MODEL MODIFIKASI KETERAMPILAN DASAR BERMAIN SEPAKBOLA USIA10-17 TAHUN PADA SEKOLAH SEPAK BOLA BINTANG MUDA BANDA ACEH Irfandi Irfandi
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.031 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.903

Abstract

Research aims to know the basic skill level of playing the age of 10-17 years at the Football School (SSB) of the young star of Banda Aceh. " This research is classified in descriptive research. The population used in this study was that of the Young Football School (SSB) Bintang Banda Aceh numbered 26. Data collection techniques at the age of 10-17 years with basic skill Test playing football are: Pass the ball (passing), dribble, and the ball (heading), Shoot the ball (shooting), throw in, touch the ball (running with the ball). Data is processed using statistics by calculating the average and percentage values. The overall research results gained in this study were 4% being a good category of catagories, 77% were in both categories and 19% in medium category. The conclusion in this research is the skill level of playing football athletes SSB young star Banda Aceh aged 10-12 years is good. It is expected to coach to further steer the athlete during practice and apply a strategy practice pattern so that each regular game performs. To the athlete of the Youth School (SSB) The young star is expected to be more pocus in practice, especially in terms of playing football skills. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan dasar bermain sepakbola usia 10-17 tahun pada Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Muda Banda Aceh.” Penelitian ini digolongkan dalam penelitian deskriptif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua atlet Sekolah Sepak Bola(SSB)Bintang Muda Banda Aceh berjumlah 26 orang. Teknik pengumpulan data pada usia 10-17 tahun dengan tes keterampilan dasar bermain sepakbola yaitu: mengoper bola (passing), menggiring bola (driblling), menyundul bola (heading), menembak bola (shooting), lemparan kedalam (throw in), sentuhan terhadap bola (running with the ball.Data diolah dengan menggunakan statistik dengan menghitung nilai rata-rata dan presentase. Hasil penelitian keseluruhan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah 4% berada katagori baik sekali, 77% berada pada kategori baik dan 19% dalam kategori sedang. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah tingkaat keterampilan bermain sepak bola atlet SSB Bintang Muda Banda Aceh usia 10-12 tahun tergolong baik. Diharapkan kepada pelatih untuk lebih mengarahkan atlet pada saat latihan dan menerapkan pola latihan strategi sehingga setiap melakoni pertandingan biasa menerapkannya. Kepada atlet Sekolah Sepak Bola (SSB) Bintang Muda diharapkan lebih pokus dalam latihan,terutama dalam hal keterampilan bermain sepak bola. Kata kunci : Evaluasi, Keterampilan Dasar, Sepakbola
ANALISIS EVALUASI MANAJEMEN PELATIHAN KLUB OLAHRAGA ATLETIK NOMOR LARI, LOMPAT DAN LEMPAR BINAAN DISPORA PROVINSI ACEH Zikrur Rahmat; Irfandi Irfandi
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.469 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.904

Abstract

The purpose of this study was to analization the management of Athletic sports club training, especially the numbers for the run, jump and throw of the Aceh Dispora, and specifically aimed at assessing the extent of the development of existing Athletic sports clubs in each District / City under the guidance of the Aceh Dispora, in the study this research is Sabang, Aceh Besar, Pidie Jaya, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Jaya, Simeulue and Aceh Singkil. The method used is a qualitative research method, which only assesses the feasibility of developing the management of Athletic sports clubs. The results obtained showed that: 1) facilitating the management / management of athletic sports, especially the numbers of running, jumping and throwing the Aceh Dispora Patronage in each Regency / City, 2) creating a management evaluation plan for Athletic sports club training, especially running numbers, lompat dan lempar Binas Dispora in Aceh Province, including all Dispora in each District / City that overshadow Athletic sports activities, 3) make monthly, weekly and daily training programs, 4) apply rules to be more disciplined, directed and motivated in practice, 5) can organize well about scheduling, determine the place of training especially the existing Dispora Aceh Athletic Sports Club in each Regency / City. The results of the research and discussion show that the process of managing athletes in Aceh Athletic Sports clubs in the regions is still relatively low, this is because the management, management, recruitment and financing processes are still classified as less / still in the process of improving towards more advanced. Abstrak Tujuan kajian penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen pelatihan klub olahraga Atletik khususnya nomor lari, lompat dan lempar Binaan Dispora Aceh, dan secara khusus bertujuan untuk menilai sejauh mana perkembangan pengelolaan klub olahraga Atletik yang ada disetiap Kabupaten/Kota dibawah Binaan Dispora Aceh, dalam kajian penelitian ini yakni Sabang, Aceh Besar, Pidie Jaya, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Jaya, Simeulue dan Aceh Singkil. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dimana hanya menilai, melihat kelayakan perkembangan manajemen pengelolaan klub olahraga Atletik. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa:1) mempermudah dalam pengelolaan/kepengurusan olahraga atletik khususnya nomor lari, lompat dan lempar Binaan Dispora Aceh yang ada di setiap Kabupaten/Kota, 2) membuat suatu rancangan evaluasi manajemen pengelolaan pelatihan klub olahraga Atletik khususnya nomor lari, lompat dan lempar Binaan Dispora di Propinsi Aceh, termasuk semua Dispora yang ada di setiap Kabupaten/Kota yang menaungi untuk membina kegiatan olahraga Atletik, 3) membuat program latihan bulanan, mingguan, dan harian, 4) menerapkan aturan agar lebih disiplin, terarah dan termotivasi dalam berlatih, 5) dapat mengorganisasikan dengan baik tentang penjadwalan, penentuan tempat latihan terutama klub olahraga atletik Binaan Dispora Aceh yang ada disetiap Kabupaten/Kota. Hasil penelitian dan pembahasannya menunjukkan bahwa proses pengelolaan klub olahraga Atlet Atletik Aceh yang ada didaerah masih tergolong rendah, hal ini dikarenakanproses manajemen, pengelolaan, proses perekrutan dan pembiayaan masih juga tergolong kurang/masih dalam tahapan pembenahan menuju kearah yang lebih maju. Kata Kunci: Evaluasi, Manajemen, Binaan, dan Atletik
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN GERAK DASAR MANIPULATIF (PGDM) UNTUK SISWA SD KELAS V Amirzan
Jurnal Penjaskesrek Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.408 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah model pembelajaran gerak dasar manipulatif untuk siswa SD kelas V yang mendukung pembelajaran PAKEM (Produktif Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan) pada sistem pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di sekolah. Dengan pelaksanaan uji coba dilakukan di SD Negeri 2 Percontohan Tijue dan SD Swasta Unggul Iqra’ Sigli yang merupakan Sekolah Dasar dalam UPTD wilayah III Kecamatan Kota Sigli Kabupaten - Pidie Aceh. Penelitian ini merupakan model penelitian dan pengembangan (R &D) yang dikemukakan oleh Borg and Gall, dengan tahapan pengembangan secara garis besar dibagi dalam tiga tahap pengembangan; 1. Tahap identifikasi dan analisis kebutuhan, 2. Tahap pengembangan design dan draft model, 3. Tahap pengujian (tinjauan ahli, uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan). Uji coba kelompok kecil dilakukan di SD Negeri 2 Percontohan Tijue terhadap 15 orang siswa, sedangkan uji coba lapangan melibatkan 61 orang siswa dari dua sekolah yakni siswa SD Negeri 2 Percontohan Tijue dan siswa SD Swasta Unggul Iqra’. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, kuesioner dan observasi serta tes dan non tes, yang dianalisis menggunakan deskriptif, kualiatif dan kuantitatif dan uji data dianalisis dengan t-test. Pada dasarnya pengembangan model pembelajaran PGDM telah memenuhi kriteria syarat penerapan suatu model seperti: sintaksis (syntax), sistem sosial (social system), prinsip reaksi (principles of reaksi), sistem pendukung (support system), serta dampak instruksional dan dampak pengiring (instructional and nurturant effects). Berdasarkan hasil uji efektivitas model, terbukti secara empiris bahwa hasil produk berupa model pembelajaran gerak dasar manipulatif untuk siswa Sekolah Dasar kelas V memiliki efektivitas yang sangat baik. Hal ini ditunjukkan dengan hasil uji-t amatan ulangan terhadap pengembangan model pembelajaran gerak dasar manipulatif (PGDM) dengan indikator melempar, menangkap, menggelinding, menggiring, mengontrol dan menendang ke sasaran dalam bentuk permainan perorangan, berpasangan, beregu dan kelasikal dengan kebenaran yang menujukkan bahwa t-hitung pada kedua tes tersebut lebih besar dari t-tabel. Dengan kata lain, model pembelajaran gerak dasar manipulatif ini efektif untuk menunjang pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN TEKNIK SERVIS BAWAH, SERVIS ATAS DAN CEKIS DALAM BOLAVOLI Irfandi; Sugiyanto; Agus Kristiyanto
Jurnal Penjaskesrek Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.216 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun berbagai macam draft desain model latihan teknik, serta menyusun dalam pembuatan produk awal, melaksanakan uji kelompok kecil, uji kelompok besar, dan melaksanakan uji efektivitas produk, sehingga memperoleh hasil berupa peningkatan kualitas latihan serta penguasaan teknik atlet, terutama servis atas, servis bawah dan cekis dalam permainan bolavoli pada atlet putri tingkat menengah (Intermediate) klub Bolavolli di Kota Sigli. Penelitian pengembangan atau yang lebih dikenal dengan research and development dilaksanakan di klub Bolavolli di Kota Sigli. Subyek penelitian yang digunakan adalah atlet putra tingkat menengah yang berjumlah 22 atlet dari Klub Bolavoli PLN Pidie, dan 22 atlet dari Klub Bolavoli Metro-Sigli dan Klub Bolavoli Corolla (Sigli Volleyball Club). Tahap uji kelompok kecil dilaksanakan di Klub Bolavoli PLN Pidie, kemudian dilanjutkan dengan uji kelompok besar yang dilaksanakan di Klub Bolavoli Metro-Sigli. Sedangkan pelaksanaan tahap uji efektivitas produk dilaksanakan di Klub Bolavoli Metro-Sigli dan Klub Bolavoli Corolla (Sigli Volleyball Club). Hasil penguasaan model latihan keterampilan teknik servis atas, servis bawah dan cekis yang diperoleh berdasarkan dari: 1) Rekapitulasi data hasil persentase quesioner dan validasi oleh sejumlah ahli yang diperoleh dengan rata-rata skor sebesar 67% dan 73%, dan itu termasuk pada kategori yang cukup valid, artinya produk model latihan keterampilan teknik servis atas, servis bawah dan cekis sehingga dapat digunakan dan diterapkan sebagai pedoman model latihan pada Klub Bolavolli atlet putri tingkat menengah (Intermediate). Data persentase hasil model yang diuji cobakan pada kelompok kecil diperoleh dari penguasaan model latihan keterampilan teknik atlet yakni sebesar 81,10%, yang berarti valid digunakan, dan kelompok besar diperoleh penguasaan model latihan teknik servis atas dan servis bawah dalam bolavolli adalah sebesar 85,34% artinya produk valid digunakan, sehingga dapat dimaknai jika model yang dikembangkan secara real mampu memberikan hasil, dan konstribusi yang sangat luar biasa akurat terutama dalam penguasaan model latihan teknik servis atas, servis bawah dan cekis dalam bolavoli. Dengan demikian, memaknai hasil pengembangan sosok model terhadap kelompok yang diberikan treatment, dalam hal ini terdapat suatu perbedaan yang signifikan antara kelompok sebelum diberikan treatment jika di bandingkan dengan kelompok setelah diberikan treatment. Berdasarkan data hasil pretest-postest atlet menunjukkan sejumlah hasil penguasaan terhadap model latihan keterampilan teknik adalah sebesar 62,27%, kemudian setelah dilaksanakan produk model (proses pemberian treatment) maka terjadinya efek peningkatan yang sangat signifikan terhadap penguasaan produk model latihan keterampilan teknik dengan memperoleh hasil sebesar 67,27%.
PERANAN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Irwandi
Jurnal Penjaskesrek Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.865 KB)

Abstract

Penelitian ini berjudul “Peranan Sarana dan Prasarana terhadap Motivasi Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di SMA Negeri 3 Banda Aceh”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan sarana dan prasarana terhadap motivasi belajar pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Banda Aceh. Fokus Penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana peranan sarana dan prasarana terhadap motivasi belajar pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Banda Aceh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X dan guru olahraga SMA Negeri 3 Banda Aceh. Sampel di ambil dengan menggunakan teknik Purposive sampling, yaitu sebanyak 46 siswa dan 3 guru olahraga. Teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket/kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan kualitatif. Dari hasil penelitian serta analisa dan interpretasi dapat disimpulkan bahwa terdapatnya peranan yang baik sarana dan prasarana terhadap motivasi belajar pada pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, siswa SMA Negeri 3 Banda Aceh. Hasil dari responden siswa yang menjawab (Ya) sebanyak 98.47% dan yang menjawab (Tidak) sebanyak sebesar 1.53% yang berarti baik dan hasil dari responden guru olahraga yang menjawab (Ya) sebanyak 100% dan yang menjawab (Tidak) sebanyak sebesar 0% yang berarti baik.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR LONG PASING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA DENGAN MENGGUNAKAN GAYA MENGAJAR INKLUSI PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 TAKENGON KABUPATEN ACEH TENGAH Sahabul Adri AR
Jurnal Penjaskesrek Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.051 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar long passing pada siswa kelas XI SMA Negeri 4 Takengon dengan menggunakan gaya mengajar Inklusi. Lokasi penelitian ini adalah di SMA Negeri 4 Takengon Kecamatan kebayakan Kabupaten Aceh tengah Tahun Ajaran 2012/2013. Populasi adalah siswa kelas XI SMA Negeri 4 Takengon yang berjumlah 168 orang. Sampel dalam penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 sebanyak 24 orang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus, siklus I dan II. Sebelum dilakukan tindakan pada siklus I peneliti memberi pre test untuk mengetahui letak kesulitan pada pelajaran long passing, dilanjutkan dengan siklus I dan pos test siklus I, siklus II dan diakhri dengan pemberian pos tes siklus II dengan instrumen penelitian lembaran pengamatan test hasil belajar long passing dengan menggunakan lembar fortopolio. Dengan menggunakan gaya mengajar inklusi dapat meningkatkan kemampuan hasil belajar long passing siswa dari mulai tes awal hingga pada siklus II, pada tes awal yang dilakukan terdapat 3 orang siswa (12,50%) yang berhasil dalam mencapai ketuntasan belajar dengan rata-rata nilai 37,95. Ketuntasan belajar siswa pada postes siklus I mencapai 7 orang siswa yang berhasil dalam mencapai ketuntasan belajar yaitu sebesar (29,16%)% dengan rata-rata nilai 54,62. Dan ketuntasan belajar siswa pada postes siklus II mencapai 15 orang siswa yang berhasil dalam mencapai ketuntasan belajar yaitu sebesar 62,50%) dengan rata-rata nilai 85,67. Jadi dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa dalam belajar long passing menggunakan gaya mengajar inklusi pada siswa kelas XI SMA 4 Takengon Kabupaten Aceh tengah Tahun Ajaran 2012/2013.
TANGGAPAN GURU PENJASORKES TERHADAP IMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH SMP DAN SMA SE-KECEMATAN DARUL IMARAH ACEH BESAR Zikrur Rahmat; Siska Dwi Lestari
Jurnal Penjaskesrek Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.615 KB)

Abstract

Latar belakang peneltian ini adalah adanya perubahan Kurikulum 2013 yang diakibatkan karena perubahan pada masyarakat yaitu karakter. Melalui mata pelajaran penjaskesrek dapat mengurangi perubahan karakter sedini mungkin. Oleh karena itu tanggapan guru penjasorkes sangat diperlukan dalam mengsinkronisasi implementasi Kurikulum 2013 disekolah. Yang jadi permasalahannya bagaimana tanggapan guru penjas terhadap implementasi Kurikulum 2013 pada mata pelajran penjasorkes. Penelitian ini bertujuan untuk mediskripsikan implementasi Kurikulum 2013 dengan upaya-upaya yang dilakukan sekolah dan faktor pendukung serta penghambat dalam menerapkannya. Sampel dalam penelitian ini guru penjasorkes di sekolah SMP dan SMA Darul Imarah yang berjumlah 9 orang. Teknik pengambilan sampel di lakukan dengan cara sampling purposive, yaitu sampel di pilih dan terseleksi dari 9 sekolah menjadi 4 sekolah mulai dari tingkat SMA dan SMP. Sekolah yang dijadikan sampel yaitu SMA Negeri 1 Darul Imarah, Aceh Besar, MAN Cot Geu, SMA Al-Fitiyan School Aceh dan SMP Negeri 1 Darul Imarah. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Data diolah dengan deskriptif kualitatif yaitu dengan analisis data, Data collection, Reduksi data, display data, penarikan kesimpulan dan verifikasi manajemen : Implementasi Kurikulum 2013, Penilaian Hasil Belajar dan Upaya sekolah dalam implementasi Kurikulum 2013. Hasil penelitian dari hasil data wawancara proses Kurikulum 2013 yang di laksanakan oleh guru disekolah SMP dan SMA Se-kecamatan Darul Imarah di Aceh Besar sedang proses tahap sosialisasi implementasi Kurikulum 2013 dan sudah mulai berjalan dengan cukup baik, ini tercermin pada persiapan bahan mengajar melalui perangkat belajar yang sudah dibuat. Proses penilaian hasil belajar dalam implementasi Kurikulum 2013 sudah di jalankan dengan baik. Hal ini bisa terlihat dari prestasi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler melalui perlomabaan. Upaya yang telah dilakukan oleh sekolah yaitu pada kegiatan penataran dan pelatihan guru serta memfasilitasi saranan dan prasarana.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MELEMPAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Muhammad Yahya
Jurnal Penjaskesrek Vol. 2 No. 2 (2015)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.047 KB)

Abstract

Tujuan akhir dari penelitian pengembangan ini adalah untuk menghasilkan produk berupa model pembelajaran gerak dasar melempar dengan berbagai model, sehingga dapat membantu dalam menunjang proses pembelajaran yang ada pada saat ini yang lebih efektif dan efesien, serta menambah semangat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 1 Lueng Putu Kabupaten Pidie. Waktu pelaksanaan penelitian pada bulan Februari dengan frekwensi penelitian adalah empat kali pertemuan untuk satu kali seminggu. Subyek penelitian dalam penelitian model pembelajaran gerak dasar melempar dengan pola pendekatan gerak dasar melempar pada pendidikan jasmani adalah siswa kelas IV. Analisis kebutuhan bentuk angket diberikan kepada 24 orang siswa kelas IV. Hasil analisis kebutuhan tersebut dapat diketahui bahwa: (1) 100% siswa sangat suka dengan pelajaran olahraga, (2) Lebih dari 60% siswa sangat suka dengan olahraga dengan bentuk-bentuk permainan, (3) lebih dari 80% siswa lebih suka pelajaran olahraga dengan konsep melempar, (4) 84% siswa tidak pernah mendapatkan pelajaran gerak dasar melempar, (5) 80% siswa sangat bosan apabila diberikan pelajaran melempar.
SURVEI KEBUGARAN JASMANI PARA PETANI PEMULA DESA BLANG GELE KECAMATAN BEBESAN KABUPATEN ACEH TENGAH Munzir
Jurnal Penjaskesrek Vol. 5 No. 2 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.978 KB)

Abstract

The People of Bebesan Subdistrict, Central Aceh District, almost every day doing its routine, namely gardening. So indirectly, this condition causes them to carry out movements such as hoeing, carrying, lifting systematically, regularly, and continuously throughout the day every day. Thus based on the level of motion activities they have fulfilled the need for motion to achieve physical fitness goals. But in reality, there are still many individuals in the Bebesan District of Central Aceh District who are still often infected with diseases such as coughs, flu, or even heart attacks. The formulation of the problem in this study is how much the physical fitness level of the beginner farmers of Gele Village, Bebesan Subdistrict. While the purpose of this study was to determine the level of physical fitness of beginner farmers in the village of Gele, Bebesan sub-district. This type of research is descriptive research, with a qualitative approach. The population in this study were all beginner coffee farmers in Blang Gele village, Bebesan Subdistrict, Central Aceh District in 2017 which consisted of 10 people. The sample in this study was taken by total sampling. Data collection was carried out by physical fitness test method. Furthermore, the data were analyzed using descriptive statistical techniques, the results of the study using the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) conducted in a sequential manner obtained the following results: Based on physical fitness tests The beginner farmers of Blang Gele village in 2017 carried out as a whole showed mostly for the sons good category is 40%. Abstrak Masyarakat Kecamatan Bebesan Kabupaten Aceh Tengah hampir setiap hari melakukan rutinitasnya yaitu berkebun. Sehingga secara tidak langsung, kondisi ini meneyebkan mereka melakukan gerakan-gerakan seperti menyangkul, memikul, mengangkat secara sistematis, teratur, serta terus menerus sepanjang hari setiap harinya. Dengan demikian berdasarkan dari tingkatan aktifitas gerak mereka telah memenuhi akan kebutuhan gerak untuk mencapai tujuan kebugaran jasmani. Namun pada kenyatannya, masih banyak beberapa individu masyarakat Kecamatan Bebesan Kabupaten Aceh Tengah yang masih sering terjangkit penyakit seperti batuh, flu, atau bahkan serangan jantung. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Seberapa besar tingkat Kebugaran jasmani petani pemula desa gele kecamatan bebesan. Sedangkan tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui tingkat Kebugaran jasmani petani pemula desa gele kecamatan bebesan”. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani kopi pemula di desa Blang Gele Kecamatan Bebesan Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2017 yang terdiri dari 10 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan cara total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes kesegaran jasmani. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif, Hasil penelitian dengan menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) yang dilakukan dengan cara berurutan didapat hasil sebagai berikut: Berdasarkan tes kebugaran jasmani Petani pemula desa Blang Gele tahun 2017 yang dilakukan secara keseluruhan sebagian besar menunjukan untuk putera kategori baik yaitu 40%. Kata Kunci: Kebugaran jasmani. petani pemula

Page 11 of 20 | Total Record : 195