cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No. 34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penjaskesrek
ISSN : 23550058     EISSN : 25026879     DOI : -
Articles to be published on Penjaskesrek should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is sports science.
Articles 195 Documents
ANALISIS PELAKSANAAN MANAJEMEN PEMUSATAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN OLAHRAGA BAGI PUSAT PEMBINAAN LATIHAN MAHASISWA (PPLM) TARUNG DERAJAT KOTA BANDA ACEH 2019 Munzir
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.162 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.891

Abstract

The study aimed at: (1) Knowing the organizational structure of the Student Training Center (PPLM) fighting in Banda Aceh City level (2) Knowing the stages of the process of recruiting athletes at the Student Training Center (PPLM) fighting for Banda Aceh (3 ) Knowing the management of facilities and infrastructure in supporting the achievements of the Student Training Center (PPLM) athletes fighting in the degrees of Banda Aceh City. (4) Knowing the implementation of financial management at the Student Training Center (PPLM) fighting degrees in Banda Aceh City. (5) Knowing the implementation of the training management of the Student Training Center (PPLM) fighting for the degrees of Banda Aceh City. The research was carried out at the Student Training Center Center (PPLM) fighting for the degrees of Banda Aceh City. This study uses a qualitative descriptive method. The unit of analysis is the Center for Student Training Center (PPLM) fighting for the degrees of Banda Aceh City. The technique of data collection is through documentation studies, in-depth interviews, and observations. The data sources in this study were administrators, trainers and athletes of the Student Training Center (PPLM) fighting degrees in Banda Aceh City. The results of the study show that: the implementation of the management of the Student Training Center (PPLM) in the city of Banda Aceh is generally very good. (1) The Organizational Structure of the Student Training Center (PPLM) fights the degree of Banda Aceh City which has already been good which already has organizational elements that continue to strive to facilitate athletes to excel. (2) The recruitment process for athletes has been carried out well because it is very selective and in accordance with the criteria / mark determined by the standards of the Ministry of Youth and Sports of the Republic of Indonesia. just use what is there. (4) The implementation of financial management has been carried out properly because it is in accordance with its portion. (5) The implementation of training management at the Student Training Center (PPLM) fights the degree of Banda Aceh City has gone well. Considering the allocation of funds from the APBN and ABPD is limited to each year, so that management only maximizes in accordance with the available fund allocation. Abstrak Kajian penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui struktur organisasi Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh (2) Mengetahui proses tahapan yang dilakukan dalam perekrutan atlet di Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh (3) Mengetahui manajemen sarana dan prasarana dalam mendukung prestasi atlet Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. (4) Mengetahui pelaksanaan manajemen keuangan di Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. (5) Mengetahui pelaksanaan manajemen latihan Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. Penelitian dilaksanakan di Balai Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif kualitatif. Unit analisisnya adalah Balai Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. Tenik pengambilan data melalui studi dokumentasi, wawancara secara mendalam, dan observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah pengurus, pelatih dan atlet Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pelaksanaan manajemen Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh pada umumnya sudah sangat baik. (1) Struktur Organisasi Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh sudah baik yang mana sudah memiliki unsur-unsur organisasi yang terus berupaya memfasilitasi atlet untuk berprestasi. (2) Proses perekrutan atlet sudah dilaksanakan dengan baik karena sangat selektif dan sudah sesuai dengan kriteria/bencmark yang ditentukan oleh standar Kemenpora Republik Indonesia (3) Pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana kurang baik, hal ini dikarenakan media pendukung fasilitas atlet PPLM belum lengkap sepenuhnya dan hanya memanfaatkan apa yang ada saja. (4) Pelaksanaan manajemen keuangan telah dilaksanakan dengan baik karena sudah sesuai dengan porsinya masing-masing. (5) Pelaksanaan manajemen latihan di Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) tarung derajat Kota Banda Aceh sudah berjalan dengan baik. Mengingat alokasi dana dari APBN dan ABPD yang terbatas pada setiap tahunnya, sehingga pengelolaan hanya memaksimalkan sesuai dengan alokasi dana yang ada. Kata Kunci: Pelaksanaan Manajemen PPLM, Struktur Organisasi, Perekrutan Atlet, Manajemen Sarana Prasarana Manajemen Keuangan dan Latihan
ANALISIS PEMBANGUNAN OLAHRAGA KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU DITINJAU DARI SPORT DEVELOPMENT INDEKS (SDI) Ridwan Sinurat; Romika Rahayu
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.685 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.892

Abstract

The purpose of this study is to measure progress in the field of sports through the sport development index (SDI) in Rokan Hulu Regency. First, how is the willingness of Open Space Sport for the community, secondly how is the quality and quantity of Human Resources (HR) Sports in the Rokan Hulu community, third how is the community participation in sports, fourthly how is the level of physical fitness of the Rokan Hulu Regency community. This research was carried out in Rokan Hulu Regency by taking 3 Districts as research sites namely, Rambah District, Rambah HilirDistrictand Kepenuhan District. This research is an evaluation research with quantitative description method. While the data collection technique is observation in the field. The results of Open Room Index, HR index, Community Participation index and physical fitness in Rambah sub-district are 0.265. Rambah Hilir district 0.261, and Kepenuhan Diatrict 0.313. So the average result of the Sport Development Index (SDI) in Rokan Hulu Regency is 0.279. The value of 0.279 in terms of SDI Norms in the Range 0.000-0.499 is in the Low category. That is, Progress in the field of Sports Rokan Hulu Regency is still in the Low Category. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur kemajuan dalam bidang olahraga melaluisport development index (SDI) di Kabupaten Rokan Hulu.Pertama, bagaimana kesediaan Ruang Terbuka Olahraga untuk masyarakat, kedua bagaimana kualitas dan kuantitas Sumber daya manusia (SDM) Keolahragaan masyarakat Rokan Hulu, ketiga bagaimana Partisipasi masyarakat untuk berolahraga, ke empat bagaimana tingkat kebugaran jasmani masyarakat Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Rokan Hulu dengan mengambil 3 Kecamatan sebagai tempat penelitian yaitu, Kecamatan Rambah, kecamatan Rambah hilir dan kecamatan Kepenuhan. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan metode deskripsi kuantitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan observasi di lapangan. Hasil Nilai Indeks Ruang terbuka, indeks SDM, indeks Partisipasi Masyarakat dan kebugaran jasmani kecamatan Rambah adalah 0.265. Kecamatan Rambah Hilir 0.261, dan kecamatan Kepenuhan 0.313. Sehingga hasil rata-rata indeks Sport Development Indeks (SDI) kabupaten Rokan Hulu adalah 0.279. Nilai 0.279 jika ditinjau dari Norma SDI pada Rentang 0.000-0.499 berada pada kategori Rendah. Artinya, Kemajuan dalam bidang Olahraga Kabupaten Rokan Hulu masih dalam Kategori Rendah. Kata Kunci: Sport Development Index, Ruang Terbuka, Partisipasi, SDM, Kebugaran
PENGARUH METODE LATIHAN DAN KOORDINASI MATA-KAKI TERHADAP KETERAMPILAN PASSING DALAM SEPAKBOLA: (Studi eksperimen untuk ssb aldas prima inalum usia 14-16) Ricky Alfredo Silaban; Iman Sulaiman; Taufik Rihatno
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.555 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.893

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of exercise methods and eye-foot coordination on soccer passing skills. Samples of research of 40 athletes of SSB Aldas Prima Inalum using treatment research design by level 2 x 2. Data were analyzed using variance analysis (ANAVA) and continued with Tukey test at significance level α = 0,05.The results of this study show: (1) overall there is a difference between drill training and play method of passing pregnancy outcome ((Fo 11,70> 4,11 Ft). (2) there is interaction between exercise method and eye-foot coordination of passing skill football (Fo 15.79> 4.11 Ft). (3) there is a significant difference in passing skills athletes have high ankle coordination with those trained by the play method ((Qo 6.97> 2.86 Qt) there is no significant difference in passing skills. Athletes have high ankle coordination with those trained by the play method (Qo -0.23> 3.79 Qt). Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode latihan dan koordinasi mata-kaki terhadap keterampilan passing sepak bola.Sampel penelitian 40 orang atlet SSB Aldas Prima Inalum dengan menggunakan rancangan penelitian treatment by level 2 x 2. Data dianalisis menggunakan analisis varians (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan: (1) secara keseluruhan terdapat perbedaan antara latihan drill dan metode bermain terhadap hasilketeramilan passing ((Fo 11,70>4,11 Ft). (2) terdapat interaksi antara metode latihan dan koordinasi mata-kaki terhadap keterampilan passing sepakbola(Fo 15,79 >4,11 Ft). (3) terdapat perbedaan keterampilan passing yang signifikan atlet memiliki koordinasi mata kaki tinggi dengan yang dilatih dengan metode bermain ((Qo6,97>2,86 Qt). (4) tidakterdapat perbedaan keterampilan passing yang signifikan atlet memiliki koordinasi mata kaki tinggi dengan yang dilatih dengan metode bermain ((Qo-0,23>3,79 Qt). Kata Kunci: Keterampilan Passing Sepakbola, Metode Latihan dan Koordinasi Mata-Kaki
PENGARUH LATIHAN SQUAT JUMP TERHADAP JUMP SERVICE DALAM PERMAINAN BOLA VOLI Tuti Sarwita
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.249 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.894

Abstract

This study discusses the importance of squat jump training in improving the ability to service jump in volleyball games. The purpose of this study was to determine the Effect of Squat Jump Training on Jump Service in Volleyball Games at KlubMAN 3 Banda Aceh City. The approach used in this study is a quantitative approach, using the Experimental method. The population that the researchers used in this study was the MAN 3 athletes in Banda Aceh City, which amounted to 10 athletes, samples taken by 10 athletes, and the instruments used were as follows, the squat jump test by jumping with both legs straightened and the squad jump test by jumping by folding both legs. In this study the data obtained through tests consisting of initial tests and final tests. In this study the data obtained as follows: From the results of the analysis before being given a squat jump exercise is 150, the average value after being given a squat jump exercise is 210. The data is processed using statistical formulas in the form of calculating the average value, standard deviation , and test two averages (ttes). Data analysis in this study used the t-test at a significant level of 0.05. The results obtained were that there was an effect of Squat Jump training on Jump Service in Volleyball Games at MAN 3 Banda Aceh City Club. With tcount test of 2.92 and ttable of 1.86, so there are significant differences between the data before and after treatment. Abstrak Penelitian ini membahas tentang pentingya latihan squat jump dalam meningkatkan kemampuan jump servis dalam permainan bola voli. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Latihan Squat Jump Terhadap Jump Service Dalam Permainan Bola VoliPada KlubMAN 3 Kota Banda Aceh. Pendekatan yang digunankan dalam penelitian ini yaitu pendekatan Kuantitatif, dengan menggunakan metode Eksperimen. Populasi yang peneliti gunakan dalam penelitian ini atlet MAN 3 Kota Banda Aceh yang berjumlah 10 atlet, sampel yang diambil 10 atlet, dan instrument yang digunakan adalah sebagai berikut, tes squat jump dengan cara melompat dengan posisi kedua kaki diluruskan dan tes squad jump dengan cara melompat dengan melipatkan kedua kaki. Dalam penelitian ini data diperoleh melalui tes yang terdiri dari tes awal dan tes akhir. Dalam penelitian ini data diperoleh data sebagai berikut: Dari hasil analisis sebelum diberikan latihan squat jump adalah sebesar 150, nilai rata-rata sesudah diberi latihan squat jump adalah sebesar 210. Data diolah dengan menggunakan rumus statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata, standar deviasi, dan uji dua rata-rata (ttes). Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji-t pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat pengaruh latihan Squat Jump terhadap Jump Service dalam permainan bola voli pada klub MAN 3 Kota Banda Aceh. Dengan pengujian thitung sebesar 2,92 dan ttabel sebesar 1,86, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara data sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Kata Kunci : Squat Jump, Jump Service
PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (MAGANG) TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWA PENDIDIKAN JASMANI KESEHATAN DAN REKREASI Edi Azwar
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.093 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.895

Abstract

Field Experience Program (apprenticeship) is an effort to develop knowledge, skill building, and affirmation that is done through learning by doing and internship is also an early introduction effort Students to school (early exposure). This research is a type of descriptive research. The study aims to figure out the level of self-confidence Program of field experience (internship) physical education of health and recreation. The population in this study is the all-students of the USM, which has a total of 86 people. Samples in this study used the total sampling technique. The technique of data collection is done using a poll-shaped self-esteem test. Tekhnik data analysis using percentage formula. Based on the results of the study obtained, the Student confidence field experience Program (apprentice) Physical Education of Health and recreation FKIP USM, the average value of 94.18 is in the high category (good) with details as follows: (1) A total of 48 respondents were in high category with a percentage rate of 55.81%, (2) A total of 37 respondents were in medium category with a percentage rate of 43.02% (3) as much as 1 respondent was in low category with a percentage rate of 1.16%. The conclusion of this research result is high student self-confidence Program field experience (internship) physical education of Health and recreation FKIP USM can be concluded in general in the high category. Abstrak Program Pengalaman Lapangan (magang) adalah upaya pengembangan pengetahuan, pembentukan keterampilan, dan peneguhan sikap yang dilakukan melalui belajar dengan berbuat (learning by doing) dan Magang juga merupakan upaya pengenalan secara dini mahasiswa kepada sekolah (early exposure). Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Kepercayaan diri mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (magang) pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Magang Penjaskesrek USM berjumlah sebanyak 86 orang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Teknik dalam pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kepercayaan diri berbentuk angket. Tekhnik analisis data menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan maka, Kepercayaan diri mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (magang) pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi FKIP USM, rata-rata nilainya sebesar 94,18 berada pada kategori tinggi (baik) dengan rincian sebagai berikut : (1) Sebanyak 48 responden berada pada kategori tinggi dengan tingkat persentase 55,81 %, (2) Sebanyak 37 responden berada pada kategori sedang dengan tingkat persentase 43,02 % (3) Sebanyak 1 responden berada pada kategori rendah dengan tingkat persentase 1,16 %. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu tingginya Kepercayaan diri mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (magang) pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi FKIP USM dapat disimpulkan pada umumnya berada dalam kategori tinggi. Kata Kunci : Kepercayaan Diri, Mahasiswa, Magang
PENGARUH LATIHAN 40-YARD SQUARE-CARIOCA DAN SNAKE JUMP TERHADAP KECEPATAN DAN KELINCAHAN EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA Zakir Burhan; Imam Marsudi; Yonny Herdyanto
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.423 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.896

Abstract

The aim of this research is to analyze (1) the effect of 40-yard square-carioca training on speed; (2) the effect of 40-yard square-carioca training on agility; (3) the effect of snake jump training on speed; (4) the effect of snake jump training on agility; (5) which one is the most effective 40-yard square-carioca exercise or snake jump for speed; (6) which one is the most effective 40-yard square-carioca exercise or snake jump for agility. The sampel of this research is soccer students extracurricular of SMA Negeri 1 Gunungsari, with 30 subjects. this study is quantitative with a quasi-experimental method. The design of this study uses only matching design, with data analysis using ANOVA. Data retrieval uses a 30 meters sprint to measure speed and agility t-test to measure agility at pretest and posttest. Furthermore, the research data were analyzed using the help of SPSS series 22.0. The results showed: (1) There is a significant effect of the 40-yard square-carioca training program on speed; (2) There is a significant effect of the 40-yard square-carioca training program on agility; (3) There is a significant influence on the snake jump training program on speed; (4) There is a significant influence on the snake jump training program on agility; (5) The most effective exercise is a 40-yard square-carioca; (6) The most effective exercise is a 40-yard square-carioca. Based on the results, we can concluded that both experimental groups have an increase to improve in speed and agility for each group after being given training. In addition, there is a better (effective) influence between the three groups seen from the increase in speed and agility through the ANOVA test, where a 40-yard square-carioca exercise gives a better influence than the snake jump and control group exercises on speed and agility. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tentang: (1) pengaruh latihan 40-yard square-carioca terhadap kecepatan; (2) pengaruh latihan 40-yard square-carioca terhadap kelincahan; (3) pengaruh latihan snake jump terhadap kecepatan; (4) pengaruh latihan snake jump terhadap kelincahan; (5) manakah paling efektif latihan 40-yard square-carioca dan snake jump terhadap kecepatan; (6) manakah paling efektif latihan 40-yard square-carioca dan snake jump terhadap kelincahan. Sasaran penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Gunungsari dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Rancangan penelitian ini menggunakan matching only design, dengan analisis data menggunakan ANOVA. Proses pengambilan data dilakukan dengan tes lari 30 meter dan tes agilityT-test pada saat pretest dan posttest. Selanjutnya data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan bantuan SPSS seri 22.0. Hasil penelitian menujukkan: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan program latihan 40-yard square-carioca terhadap kecepatan; (2) Terdapat pengaruh yang signifikan program latihan 40-yard square-carioca terhadap kelincahan; (3) Terdapat pengaruh yang signifikan program latihan snake jump terhadap kecepatan; (4) Terdapat pengaruh yang signifikan program latihan snake jump terhadap kelincahan; (5) Yang paling efektif antara latihan 40-yard square-carioca dan snake jump dalam meningkatkan kecepatan adalah 40-yard square-carioca; (6) Yang paling efektif antara latihan 40-yard square-carioca dan snake jump dalam meningkatkan kelincahan adalah 40-yard square-carioca. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kecepatan dan kelincahan untuk masing-masing kelompok setelah diberikan latihan. Selain itu, terdapat pengaruh yang lebih baik (efektif) antara ketiga kelompok dilihat dari peningkatan kecepatan dan kelincahan melalui uji ANOVA, dimana latihan 40-yard square-carioca memberikan pengaruh yang lebih baik dari latihan snake jump dan kelompok kontrol terhadap kecepatan dan kelincahan. Kata Kunci : Latihan, 40-Yard Square-Carioca, Snake Jump, Kecepatan, Kelincahan
PERBANDINGAN PENGARUH PERMAINAN OLAHRAGA TRADISIONAL HADANG, TEROMPAH PANJANG, EGRANG TERHADAP PENINGKATAN DAYA TAHAN, KECEPATAN, DAN KESEIMBANGAN PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SD IMPRES 1 TENGA KABUPATEN BIMA NTB M. Asri Ashari
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.938 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.897

Abstract

The purpose of this research is to observe about: (1) the influence of traditional hadang game on endurance, speed and balance, (2) the influence of terompah panjang traditicional games on endurance, speed, and balance. (3) the effect of traditional engrang game on endurance, speed, and balance, (4) the difference in influence between of tradisional hadang games, terompah panjang, engrang on the increase in physical conditions endurance, speed, and body balance. In this research the target of students is Primary School Tenga, Bima District with a sample of 28 students. The design of this study used none equivalent (pretest and post-test) control group design, and data analysis used (ANOVA) with a significant level of 0.005. In the data collection process, initial tests and final tests were carried out with tests of endurance, speed and balance. Then the data from the test results were analyzed using the help of SPSS series 22.0. From the results of this study, it was concluded that (1) the influence of traditional sports games had a significant effect with an increase in durability of 0,000, speed of 0,001 and balance of 0,000. (2) the traditional long-distance sports game has a significant effect with an increase in durability of 0.007, a speed of 0,000 and a balance of 0,000 (3) a traditional sports game with significant influence with an increase in durability of 0,000, speed of 0.011, and balance of 0,000, (4) traditional sports game groups have a long, stretched and stilts against durability with a value of 0.00, speed 000, and balance 000 with anova table. Based on the descriptives calculation to exercise which gives more improvement to the dependent variable by looking at the mean stating that traditional traditional games provide better results compared to long and stiletto play on the three variables including durability, speed, and body balance. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah mengamati tentang : (1) pengaruh permainan olahraga tradisional hadang terhadap daya tahan, kecepatan dan keseimbangan, (2) pengaruh permainan tradisional terompah panjang terhadap daya tahan, kecepatan, dan keseimbanga. (3) pengaruh permainan olahraga tradisional egrang terhadap daya tahan, kecepan, dan keseimbangan, (4) perbedaan pengaruh antara permainan olahraga tradisional hadang, terompah panjang dan egrang terhadap penigkatan kondisi fisik antara lain daya tahan, kecepatan, dan keseimbangan tubuh. Dalam penelitian ini sasarannya siswa SD Impres 1 Tenga Kabupaten Bima dengan jumlah sampel 28 siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode experiment semu. Rancangan penelitian ini menggunakannone equivalent ( pretest and post-tes) control group design , dan analisis data menggunakan (ANOVA)dengan taraf signifikan 0,005. Pada proses pengambilan data dilakukan tes awal dan tes akhir dengan tes daya tahan, kecepatan, dan keseimbangan. Selanjutnya data dari hasil tes di analisis menggunakan bantuan SPSS seri 22.0. Dari hasil penelitian ini maka di simpulkan bahwa (1) pengaruh permainan olahraga tradisional hadang berpengaruh signifikan dengan peningkatan daya tahan 0,000, kecepatan 0,001 dan keseimbangan 0,000. (2) permainan olahraga tradisional terompah panjang berpengaruh signifikan dengan peningkatan daya tahan 0,007, kecepatan 0,000 dan keseimbangan 0,000 (3) permainan olahraga tradisional egrang pengaruh signifikan dengan peningkatan daya tahan 0,000, kecepatan 0,011, dan keseimbangan 0,000, (4) terdapat perbedaan pengaruh antar kelompok permainan olahraga tradisional hadang, terompah panjang dan egrang terhadap daya tahan dengan nilai 0,00, kecepatan 000, dan keseimbangan 000 dengan pada tabel anova. Berdasarkan perhitungandeskriptivesuntuk meliahat latihan yang lebih memberikan peningkatan pada variabel terikat dengan dilihat dari mean menyatakan bahwa permainan tradisional hadang memberikan hasil yang lebih baik di bandingkan permainan terompah panjang dan egrang terhadap ketiga variabel antara lain daya tahan, kecepatan, dan keseimbangan tubuh. Kata Kunci : Olahraga Tradisional Hadang, Olahraga Tradisional Terompah Panjang, Olahraga Tradisional Egrang, Daya Tahan, Kecepatan, Keseimbangan.
MODEL LATIHAN PASSING BOLA BASKET BERBASIS PERMAINAN UNTUK PEMULA TINGKAT SMP Teguh Dwi Prasetya; Sudradjat Wiradihardja; Bambang Krida Suwarso; Widiastuti
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.854 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.898

Abstract

The purpose of this study was to create an effective model of exercise to process intelligence to improve technical skills, so that they could perform motion activities. This research was conducted for ank 13-15 years. The research method used in this study is the Research Development (R & D) method with Borg and Gall models. This research was conducted in extracurricular basketball baskets at SMP 7 Karawang, SMP 5 Karawang, SMP 2 Karawang. From the results of this study, was to issue the effectiveness of 20 items from the passing exercise model for beginner athletes. The average ball practice is the passing game given based on the exercise model is 77.87 average increase. In the significance test with SPPS 16, the results of t-count p-value = 0.000 <0.05, which means that there are significant differences in the practice of basket passing before and after using a game-based training model. Abstrak Tujuan Penelitian ini adalah untuk menciptakan model latihan yang efektif dengan variasi permainan yang mengacu pada gerak dasar passing untuk atlet pemula untuk meningkatkan keterampilan teknik, sehingga atlet pemula dapat melakukan aktivitas gerak. Penelitian ini dilakukan untuk ank berusia 13 – 15 tahun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian pengembangan (R & D) dengan model Borg dan Gall. Penelitian ini dilakukan pada bola basket ekstrakurikuler SMPN 7 Karawang, SMPN 5 Karawang, SMPN 2 Karawang. Berdasarkan dari hasilpenelitian ini , adalah untuk menguji efektifitas 20 item dari model latihan passing untuk atlet pemula skor rata-rata latihan bola basket adalah passing game yang diberikan berdasarkan model latihan adalah 77,87 berarti nilai rata-rata peningkatan. Pada uji signifikansi dengan SPPS 16 diperoleh hasil t-hitung p-value = 0,000 <0,05 yang berarti ada perbedaan yang signifikan dalam praktik passing basket sebelum dan sesudah menggunakan model latihan berbasis permainan. Kata Kunci: Model Latihan, Permainan, Passing, Basket
PENGARUH LATIHAN BARBELL CURL DAN SHOULDER PRESS TERHADAP PENINGKATAN POWER OTOT LENGAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN Taufiq Hidayat; Yonny Herdiyanto; Fransisca Januarumi
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.176 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.899

Abstract

This research is aimed and finding how far the effect of barbell curl and shoulder press load and to enhance the power of arm muscle at the students of sport program in IKIP Mataram 2016 generation. This research use quantitative approach with pseudo Quasi Experimental Design (Sriundy, 2015 p.200) and (pretest and postest control group design).the subject of this research is amount thirty nine students of sport program who are being decided to follow the pretest, thirteen students as the first experiment groups who are given barbell curl exercise then the second groups are given shoulder press exercise, thirteen students as a control group. Collecting data method uses agility t-test instrument.to measure the power of the arm muscle use ball medicine test, the strength of the arm muscle use expanding dynamometer. The data analyzing use in this research is t-test and analysis of varians. Based on the data collected, it can be concluded there is significant enhancement of the second experiment groups compare to the first and the control group. Finally the result of shoulder press exercising which is given more effective to the power of arm muscle and the strength muscle at the students of sport program in IKIP Mataram in 2016 academic year. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat perbedaan pengaruh latihan beban barbell Curl dengan Shoulder Press terhadap peningkatan power otot lengan dan kekuatan otot lengan pada mahasiswa jurusan pendidikan olahraga angkatan 2016 IKIP Mataram. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu Quasi Experimental Design (Sriundy,2015.p.200) dan desain yang digunakan yaitu (Pretest and Postest Control Group Design). Subjek penelitian yang berjumlah 39 mahasiswa jurusan pendidikan olahraga yang dilakukan pretest untuk menentukan pembagian kelompok masing-masing 13 mahasiswa sebagai kelompok eksperimen I yang diberi program latihan barbell curl berikutnya kelompok eksperimen II yang diberi program latihan shoulder press dan 13 mahasiswa jurusan pendidikan olahraga selanjutnya sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen Untuk mengukur power otot lengan menggunakan tes medicine ball selanjutnya kekuatan otot lengan menggunakan expanding dynamometer. Sedangkan analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis uji beda (t-test) dan (Anova) Analisis of Varians. Berdasarkan data yang di peroleh dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yang lebih signifikan pada kelompok eksperimen II dibandingkan dengan kelompok eksperimen I dan kontrol. Dan dapat disimpulkan dari penelitian ini adalah dari hasil pemberian pelatihan shoulder press memberikan hasil yang lebih efektif terhadap peningkatan power otot lengan dan kekuatan otot lengan pada mahasiswa jurusan pendidikan olahraga angkatan 2016 IKIP Mataram. Kata Kunci: Barbell Curl, Shoulder Press, Power Otot Lengan,Dan Kekuatan Otot Lengan
PENGARUH METODE LATIHAN GUIDED DISCOVERY DAN METODE SERIES OF PLAY TERHADAP KEMAMPUAN SERVIS ATLET BOLAVOLI PUTRI ROKAN HULU Lolia Manurizal; Laily Fitriana
Jurnal Penjaskesrek Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.852 KB) | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v6i2.901

Abstract

Research is conducted through three levels, namely (1) the level of preparation, which includes the collection of references related to the research, making permits, then conducting the same agreement of coaches related to the time of research implementation (2) Implementation rate, which includes determining the sample of the study subject, then giving the treatment to know the effect of the implemented methods and (3) The level of data analysis, the results described by researchers in the report are influence. Training methods Guided Discovery, Series Of Play methods, servicing. This research Model quasi experimentation. The population here is the player of the women's Bolavoli district of Rokan Hulu which amounted to 68 people, while the samples were selected using the purposive sampling technique so that the sample amounted to 30 daughters. Instrument test serviceability using Bolavoli service tests. For test conducted preliminary tests first, before giving the treatment Guided Discovery method, Series Of Play method, then the final test as the final data Of research after the treatment is implemented and data analyzed using Test-T. Data analysis results show that: 1) there is an influence of Guided Discovery Style method of service capability with GIS value. (2-tailled) 0.000 < 0.05.3) The series of play method is more effective in contributing to increased serviceability than the guided Discovery style method. Because of the influence given the series of Play Method (1.8) > method Guided discovery Style (1.34) on the mean result from to the two methods. Abstrak Penelitian ini dilakukan melalui tiga tingkatan, yaitu (1) Tingkat Persiapan, yang meliputi pengumpulan referensi terkait dengan penelitian, membuat perizinan, kemudian melakukan perjanjian sama pelatih terkait dengan waktu pelaksanaan penelitian (2) Tingkat Pelaksanaan, yang meliputi menentukan sampel subjek penelitian, kemudian memberikan perlakuan agar mengetahui pengaruh metode yang dilaksanakan dan (3) Tingkat analisis data, hasil yang di deskripsikan peneliti dalam laporan adalah pengaruh. Metode Latihan Guided Discovery, Metode Series Of Play, Servis. Model penelitian ini quasi eksperimen. Populasi disini pemain bolavoli putri se-Kabupaten Rokan Hulu yang berjumlah sebanyak 68 orang, sedangkan sampel diseleksi mengunakan teknik purposive sampling sehingga sampel berjumlah 30 orang putri. Instrument tes kemampuan servis mengunakan tes servis Bolavoli. Untuk tes dilakukan tes awal terlebih dulu, sebelum memberikan perlakuan Metode Guided Discovery, Metode Series Of Play, kemudian tes akhir sebagai data akhir penelitian setelah perlakuan dilaksanakan dan data dianalisis memakai uji-t. Hasil analisis data menunjukan bahwa: 1) Terdapat pengaruh Metode Guided Discovery Style terhadap kemampuan Servis dengan nilai sig. (2-tailled) 0,000 < 0,05. 2) Terdapat pengaruh Metode series of play terhadap kemampuan servis dengan nilai sig. (2-tailled) 0,000 < 0,05. 3) Metode series of play lebih efektif dalam memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan servis dibanding dengan metode guided discovery style. Karena pengaruh yang diberikan metode series of play (1,8)> Metode guided discovery style (1,34) pada hasil mean dari ke dua metode. Kata Kunci : Metode latihan Guided Discovery; Metode Series Of Play; servis.

Page 10 of 20 | Total Record : 195