cover
Contact Name
Yusrawati JR Simatupang
Contact Email
yusrawati090992@gmail.com
Phone
+6285260106663
Journal Mail Official
intankemalasari00@gmail.com
Editorial Address
STKIP Bina Bangsa Getsempena, Jalan Tanggul Krueng Aceh, No. 34, Rukoh, Darussalam, Banda Aceh, 23112
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Penjaskesrek
ISSN : 23550058     EISSN : 25026879     DOI : -
Articles to be published on Penjaskesrek should follow the focus and scope of this journal. The scope of this journal is sports science.
Articles 195 Documents
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS MANAJEMEN PENGELOLAAN OLAHRAGA ATLETIK NOMOR LARI, LOMPAT DAN LEMPAR DI SMP NEGERI 3 INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR Azhari Azhari; Busyra Humam
Jurnal Penjaskesrek Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v7i2.1213

Abstract

The study of the results of this action research aims to determine strategies in improving the quality of the management model of athletic sports club training management, especially running, jumping and throwing numbers in educational units, namely at SMP Negeri 3 Wish Jaya, Aceh Besar Regency, and specifically aims to assess the extent to which the model capabilities are analyzed. management of an athletic sports club in SMP Negeri 3 Wish Jaya, Aceh Besar district, in this research study it was carried out at SMP Negeri 3 Wish Jaya, Aceh Besar district. The method used is a qualitative analysis research method, which is limited to observing, assessing, seeing the feasibility of developing the management of the Athletic sports club management. The results obtained show that: 1) the strategy used in increasing capabilities is very suitable, facilitating the management / management of athletic sports, especially running, jumping and throwing numbers at SMP Negeri 3 Wish Jaya, Aceh Besar Regency, 2) making an evaluation design management of athletic sports club training management, especially running, jumping and throwing numbers at SMP Negeri 3 Wish Jaya, Aceh Besar District, 3) making monthly, weekly and daily training programs, 4) implementing rules to be more disciplined, focused and motivated in training, 5 ) be able to organize properly regarding the scheduling, determination of training places, especially athletic sports clubs at SMP Negeri 3 Want Jaya, Aceh Besar District. The results of the study and its discussion show that the management process and results of the management of Aceh Athletic sports in the area are still low, this is because the management, management, recruitment and financing processes are still lacking / are still in the stages of improvement towards a more advanced direction - average reached 75.08%. Abstrak Kajian hasil penelitian tindakan ini bertujuan untuk menentukan strategi dalam meningkatkan kualitas model manajemen pengelolaan pelatihan klub olahraga Atletik khususnya nomor lari, lompat dan lempar di satuan pendidikan yakni di SMP Negeri 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, dan secara khusus bertujuan untuk menilai sejauhmana menganalisis kapabilitas model pengelolaan klub olahraga Atletik yang ada di SMP Negeri 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, dalam kajian penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah metode penelitian analisis kualitatif, dimana hanya sebatas mengobservasi, menilai, melihat kelayakan perkembangan manajemen pengelolaan klub olahraga Atletik. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: 1) strategi yang digunakan dalam meningkatkan kapabilitas, sudah sangat cocok, mempermudah dalam pengelolaan/ kepengurusan olahraga atletik khususnya nomor lari, lompat dan lempar di SMP Negeri 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, 2) membuat suatu rancangan evaluasi manajemen pengelolaan pelatihan klub olahraga Atletik khususnya nomor lari, lompat dan lempar di SMP Negeri 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar, 3) membuat program latihan bulanan, mingguan, dan harian, 4) menerapkan aturan agar lebih disiplin, terarah dan termotivasi dalam berlatih, 5) dapat mengorganisasikan dengan baik tentang penjadwalan, penentuan tempat latihan terutama klub olahraga atletik di SMP Negeri 3 Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian dan pembahasannya menunjukkan bahwa proses pengelolaan dan hasil pengelolaan olahraga Atlet Atletik Aceh yang ada didaerah masih tergolong rendah, hal ini dikarenakan proses manajemen, pengelolaan, proses perekrutan dan pembiayaan masih juga tergolong kurang/masih dalam tahapan pembenahan menuju kearah yang lebih maju rata – rata mencapai 75,08%. Kata Kunci: Strategi, Peningkatan, Manajemen, Pengelolaan, dan Atletik
MODIFIKASI GERAK DASAR MELALUI TERAPAN POLE CIRCUIT GAMES DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI SISWA Surya Rezeki Sitompul; Anisa Sholihamia
Jurnal Penjaskesrek Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v7i2.1222

Abstract

In this study, the method approach implemented using the Classroom Action Research approach.This method is one of the efforts for researchers to fix the learning process that they feel is lacking, this study uses the Classroom Action Research method.This research has characteristics including (a) The problems that arise are raised from the place teachers teach, where the problems raised are experienced by the teacher that must be overcome. (b) Classroom Action Research is collaborative (collaborative). (c) CAR is a research that gives rise to structured actions to improve learning. Classroom Action Research created by Kurt Lewin quoted in his book (Wina Sanjaya, 2016) contains 4 research steps. (1) Planning, the process of determining an improvement program that departs from a researcher's ideas. (2) The action, the treatment carried out by the researcher in accordance with the planning that has been prepared by the researcher. (3) Observations, observations made to determine the effectiveness of actions or collect information about various deficiencies and weaknesses. (4) Reflection, the activity of analyzing the results of the observations to create new programs or plans. Planning of learning activities in the first and second cycles in this study is to carry out various learning activities required to carry out effective learning activities. The results in the first cycle showed that the description of the physical fitness level of class V students was classified as moderate with an average value of 14 from a maximum value of 25. The details of the test results were 1) moderate category, namely 17 people (53.13%), 2) poor category, namely as many as 15 students (46.88%). Based on the results above, in the first cycle the students were quite enthusiastic in carrying out the modified learning with pole circuit games but they had not yet reached the completeness percentage of 80%. Abstrak Dalam penelitian ini pendekatan metode yang di laksanakan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas metode ini merupakan salah satu upaya untuk peneliti dalam membenahi proses pembelajaran yang dirasa kurang, penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas penelitian ini memiliki karakteristik diantaranya (a) Permasalahan yang muncul diangkat dari tempat guru mengajar, dimana permasalahan yang diangkat benar dialami oleh guru yang harus diatasi. (b) Penelitian Tindakan Kelas bersifat bekerjasama (kolaboratif). (c) PTK merupakan penelitian yang memunculkan adanya tindakan terstruktur dalam memperbaiki pembelajaran. Penelitian Tindakan Kelas yang diciptakan oleh Kurt Lewin yang dikutip dalam bukunya (Wina Sanjaya.2016) di dalamnya terdapat 4 langkah penelitian. (1) Perencanaan, proses menentukan program perbaikan yang berangkat dari suatu ide gagasan peneliti. (2) Tindakan, perlakuan yang dilaksanakan oleh peneliti sesuai dengan perencanaan yang telah disusun oleh peneliti. (3) Observasi, pengamatan yang dilakukan untuk mengetahui efektifitas tindakan atau mengumpulkan informasi tentang berbagai kekurangan dan kelemahan. (4) Refleksi, kegiatan analisis tentang hasil observasi hingga memunculkan program atau perencanaan baru. Perencanaan kegiatan pembelajaran pada siklus pertama dan kedua dalam penelitian ini adalah melaksanakan berbagai kegiatan pembelajaran yang disyaratkan untuk menyelenggarakan kegiatan pembelajaran yang efektif. Hasil pada siklus pertama menunjukkan bahwa gambaran tingkat kebugaran jasmani siswa kelas V tergolong sedang dengan rata-rata nilai 14 dari nilai maksimum 25. Rincian hasil tes adalah 1) kategori sedang yaitu sebanyak 17 orang (53,13%), 2) kategori kurang yaitu sebanyak 15 orang siswa (46,88%). Berdasarkan hasil di atas pada siklus pertama siswa cukup antusias dalam melakukan pembelajaran yang di modifikasi dengan pole circuit games namun belum mencapai persentase ketuntasan yaitu 80%. Kata Kunci : Pembelajaran Penjas, Gerak dasar, Games, Penelitian Tindakan Kelas, Kebugaran Jasmani
SURVEI MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN BELADIRI PENCAK SILAT DI SMK TEXMACO KARAWANG Aldi Prayogo
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i1.1254

Abstract

The purpose of this study was to find out how students' interest in learning about pencak silat martial arts at SMK Texmaco Karawang. The background of the problems that occur during school observations is that the PJOK teacher has not delivered the learning material for the martial arts martial arts, including because the teacher has not mastered the material for learning the martial arts martial arts. In solving the problem formulation in this study, a quantitative approach is used using a survey method. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana minat belajar siswa terhadap pembelajaran beladiri pencak silat di SMK Texmaco Karawang. Latar belakang masalah yang terjadi saat observasi di sekolah salah satunya adalah guru PJOK belum menyampaikan materi pembelajaran beladiri pencak silat, diantaranya dikarenakan guru belum mengusai materi pembalajaran beladiri pencak silat. Dalam menyelesaikan rumusan masalah pada penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Kata Kunci: Minat Siswa Terhadap Pembelajaran Beladiri
MOTIVASI REMAJA DALAM MELAKUKAN OLAHRAGA REKREASI DI KAMBANG IWAK PALEMBANG Widya Handayani; Farizal Imansyah; Imam Agustian
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i1.1308

Abstract

Doing sports is indeed a very interesting thing, because the benefits obtained are very positive for human life, such as recreational sports in addition to providing freshness to the body, also providing fun and excitement for those who do, and this sport is done solely to fill spare time, aims to improve health, freshness and excitement only. If this is done seriously, directly or indirectly, whether we realize it or not, it will get its own satisfaction. The variable in this study is motivation, then the method used in this research is the questionnaire method with the research subjects being adolescents who come on the day of the questionnaire distribution. The samples are 20 young men and women. The test results are tabulated into data tables and then analyzed using the percentage statistical formula to determine the motivation of adolescents in doing recreational sports. After analyzing the results, it was concluded that the presence of the Kambang Iwak Palembang City facility could increase the motivation of teenagers to do recreational sports, even though it was only at a moderate level. Abstrak Melakukan olahraga memang hal yang sangat menarik, karena manfaat yang diperoleh sangat positif terhadap kehidupan manusia, seperti olahraga rekreasi di samping dapat memberikan kesegaran tubuh, juga memberikan kesenangan dan kegembiraan bagi yang melakukan, dan olahraga ini dilakukan semata-mata untukmengisi waktu luang,bertujuan meningkatkan kesehatan, kesegaran dan kegembiran semata. Bila hal ini di lakukan dengan sungguh-sungguh, secara langsung maupun tidak langsung, disadari maupun tidak disadari akan mendapatkan kepuasan tersendiri. Variabel dalam penelitian ini adalah motivasi, kemudian metode yang digunakan dalam penelitian ini adalan metode angket dengan subjek penelitiannya adalah remaja yang datang pada hari penyebaran angket yang diambil sebagai sampel adalah 20 orang remaja putra dan putri. Hasil tes ditabulasi ke dalam tabel data kemudian dianalisis menggunakan rumus statistik persentase untuk mengetahui motivasi remaja dalam melakukan olahraga rekreasi. Setelah dianasalisis diperoleh hasil dan diperoleh kesimpulan bahwa dengan adanya fasilitas kambang iwak Kota Palembang dapat meningkatkan motivasi para remaja untuk melakukan olahraga rekreasi, meskipun baru berada pada tingkat sedang. Kata Kunci: Motivasi, Olahraga Rekreasi, Kambang Iwak
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PJOK PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI MTS SE-KECAMATAN SEI BALAI KABUPATEN BATU BARA PROVINSI SUMATERA UTARA Joko Priono; Imanuddin Siregar
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i1.1367

Abstract

This study aims to determine and analyze the implementation of Physical Education, Sports, and Health learning during the COVID-19 pandemic at MTS in Sei Balai District, Batu Bara Regency, North Sumatra Province. This study used a quantitative descriptive research design with a one shot case study approach using a survey method. The sampling technique used total sampling. The sample in this research were all teachers of PJOK MTs in Sei Balai District, totaling 10 teachers. The instrument in this study was an online questionnaire using google form which contained 12 questions. The data analysis technique used quantitative descriptive analysis with percentage data. The results showed that during the COVID-19 pandemic, 100% of teachers continued to provide PJOK learning, 62.5% of teachers used online learning methods, 37.5% of PJOK lessons were in accordance with RPP and 37.5% according to RPP but not coherent, 100% used whatsapp group learning media , 50% of students are enthusiastic and participate well in learning, 100% of teachers work together with parents of students so that the learning process of PJOK continues, 62.50% of teachers say that in its implementation only part of the learning is in accordance with the lesson plans, 100% of the assessment is based on the collection of assignments and exams, 87.5% of teachers said the assessment of online learning was ineffective, and 50% of the obstacles in learning PJOK online were difficulties in accessing the internet. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan pada masa pandemi COVID-19 Di MTS Se-Kecamatan Sei balai Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan one shot case study menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel dalam Peneltian ini yaitu seluruh guru PJOK MTs Se-Kecamatan Sei balai, berjumlah 10 guru. Instrumen dalam penelitian ini berupa kuisioner online menggunakan google form yang berisi 12 pertanyaan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan data persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada masa pandemi COVID-19 ini 100% guru tetap memberikan pembelajaran PJOK, 62.5% guru menggunakan metode pembelajaran daring, 37.5% pembelajaran PJOK sesuai dengan RPP dan 37.5% sesuai RPP namun tidak runtut, 100% menggunakan media pembelajaran whatsapp group, 50% peserta didik antusias dan berpartisipasi baik dalam pembelajaran, 100% guru bekerjasama dengan orang tua peserta didik agar proses pembelajaran PJOK tetap berlangsung, 62.50% guru mengatakan dalam implementasinya hanya sebagian pembelajaran yang sesuai RPP, 100% penilaian berdasarkan pengumpulan tugas dan ujian, 87.5% guru mengatakan penilaian pada pembelajaran daring tidak efektif, dan 50% kendala dalam pembelajaran PJOK daring yaitu kesulitan mengakses internet. Kata Kunci: Pembelajaran PJOK, pembelajaran daring, Covid-19
ANALISIS DAMPAK WABAH COVID-19 PADA PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 3-4 TAHUN Rachmi Marsheilla Aguss; Eko Bagus Fahrizqi; Fathin Fadil Abid Abiyyu
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i1.1368

Abstract

This study aims to determine the impact of the COVID-19 outbreak on fine motor development of children aged 3-4 years. Population and sample in the study were parents who had children aged 3-4 years, the total population and samples were 28 parents. With the details of parents who have children aged 3-4 years .. fine motor skills are movements that involve finer movements performed by small muscles. These subtle movements require careful coordination. The better the fine motor movements so that the children can be creative, such as cutting paper with straight cutouts, drawing simple pictures and coloring, using clips to join two sheets of paper together, sewing, weaving paper and sharpening a pencil with a pencil sharpener. The instrument used for data collection was in the form of a questionnaire presented in the form of a google form which was distributed through social media, with the data obtained as an indicator of fine motor skills that children aged 3-4 years old can do. The research results that have been found are presented in descriptive quantitative form. To obtain the final results of data collection, the data need to be converted into a percentage. The result of this percentage is used as the basis for collecting data on the impact of COVID-19 on the fine motor skills of children in the family environment. Determining the results can be seen from the assumptions of parents with fine motor skills that can be done by children aged 3-4 years. The results of this study have positive results which can be seen from the 10 questions given from 28 parents or families who answered that the average result of each indicator was 96.4% as many as 8 questions, and only 2 questions had indicators at 92.9%. By calculating the percentage of things that children can do regarding fine motor movement, then divided by 10 indicators according to what is presented in the table, as a whole regarding the analysis of the impact of the Covid-19 outbreak on fine motor development of children aged 3-4 years has a percentage of 80% including in positive development criteria.
PROFILE KONDISI FISIK UMUM ATLET CABANG OLAHRAGA MUAY THAI ACEH Amanda Syukriadi; Nuzuli Nuzuli; Fatkhur Rozi
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i1.1382

Abstract

This study aims to see an overview related to the basic physical condition of muay thai athletes in Aceh 2021. The population in this research is muay thai athletes was trained by KONI Aceh in 2021 which amounts to 10 people consisting of five mens and five womens. Sample in this research was type of total sampling. The data collection using the test and measurement of physical components in muay thai. The collected data is processed using a basic statistical approach of percentage. The results of the data processing illustrated that overall as many as 10% of athletes have physical components are in the category very well, 13% are in the good category, 29% are in the moderate category, 14 percent are in the less category, and the other 14% are in the category less once. Then the author suggests to the relevant parties, especially coaches to pay attention to the physical development of athletes to be improved for the better. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran umum terkait dengan kondisi fisik dasar kecabangan muay thai yang terdapat pada atlet Aceh tahun 2021. Populasi dalam penelitin ini adalah atlte-atlet Muay Thai binaan KONI Aceh tahun 2021 yang berjumlah sebanyak 10 orang terdiri dari lima orang putra dan lima orang putri. Sampel disini berjenis Total Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pendekatan tes dan pengukuran komponen fisik dasar atau umu yang terdapat dalam olahraga muay thai. Data yang terkumpul diolah mengunakan pendekatan statistik dasar persentase. Hasil pengolahan data tergambarkan bahwa secara keseluruhan sebanyak 10% atlet memiliki komponen fisik berada pada kategori baik sekali, 13% berada pada kategori baik, 29% berada pada kategori sedang, 14 persen berada pada kategori kurang, dan sisianya sebannyak 14% lainnya berada pada kategori kurang sekali. Kemudian penulis menyarankan kepada pihak-pihak terkait terutama pelatih maupun pembina agar memperhatikan perkembangan fisik atlet untuk dapat ditingkatkan menjadi lebih baik lagi. Kata Kunci: Profile, Kondisi Fisik
KONDISI KEBUGARAN JASMANI SISWA OVERWEIGHT SELAMA PANDEMI COVID-19 Yudi Dwi Nugroho; Edy Mintarto; Amrozi Khamidi
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i1.1390

Abstract

Physical fitness functions to develop individual work abilities, so that they can complete tasks properly without experiencing significant fatigue. Physical conditions in the aspects of heart strength and fitness are important things that every student has. The condition of overweight participants has the opportunity to increase during the COVID-19 pandemic and is prone to having conditions of poor heart strength and fitness. The research objective was to determine the impact of the COVID-19 pandemic on overweight students. This research is a type of descriptive quantitative research with a survey method. The data collected were in the form of data on the results of the body mass index test, fat percentage, strength condition, and heart fitness. The BMI test instrument used a test of body weight, height, percentage of fat using the OMRON scales, the strength condition used the push-up, sit-up, and back-up tests, while heart fitness used the multistage fitness test. The research sample consisted of 17 high school students with the category of male overweight, not athletes. Analysis of test results is based on the norms of each test instrument performed. The results showed that the mean characteristics of the sample were less than 17 years old with a body weight of less than 75 kg and a height less than 165 cm, so that the body mass index was in the normal category. The average heart condition in the resting phase is very high because it exceeds 100 beats / minute with a minimum value of 68 beats and a maximum of 142. It shows that the study sample has a condition of arm muscle strength with the majority being less to less than 53%. The condition of the strength of the abdominal muscles is inversely proportional to the back muscles, that is, the abdominal muscles have a less than 100% condition, while the back muscles are 100% very good. Nearly 88.3% of their heart's fitness was inadequate to very low. The classification results indicate that the condition of arm and abdominal muscle strength with heart fitness is in poor condition. Meanwhile, the condition of the back muscle strength shows excellent condition. The conclusion obtained in this study is that the condition of the muscle strength of the arms, abdomen, and heart fitness shows the classification is less to very insufficient. Meanwhile, the back muscles are in very good condition. Abstrak Kebugaran jasmani berfungsi mengembangkan kesanggupan kerja individu, sehingga dapat menyelesaikan tugas dengan baik tanpa mengalami kelelahan yang berarti. Kondisi fisik pada aspek kekuatan dan kebugaran jantung merupakan hal yang penting dimiliki oleh setiap peserta didik. Kondisi peserta overweight berpeluang meningkat selama pandemi COVID-19 dan rentan memiliki kondisi kekuatan dan kebugaran jantung yang kurang. Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak pandemi COVID-19 pada peserta didik overweight. Penelitian merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Data yang dikumpulkan berupa data hasil tes indeks massa tubuh, persentase lemak, kondisi kekuatan, dan kebugaran jantung. Instrumen tes IMT menggunakan tes berat badan, tinggi badan, persentase lemak menggunakan timbangan OMRON, kondisi kekuatan menggunakan tes push up, sit up, dan back up, sedangkan kebugaran jantung menggunakan tes multistage fitness test. Sampel penelitian berjumlah 17 siswa SMA dengan kategori laki-laki overweight bukan atlet. Analisa hasil tes didasarkan pada norma pada setiap instrumen tes yang dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata karakteristik sampel berusia kurang dari 17 tahun dengan berat badan kurang dari 75 kg dan tinggi kurang dari 165 cm, sehingga didapat indeks massa tubuh dalam kategori normal. Rerata kondisi jantung pada fase istirahat tergolong sangat tinggi karena melebihi 100 denyut/ menit dengan nilai minimal 68 denyut dan maksimal mencapai 142. menunjukkan bahwa sampel penelitian memiliki kondisi kekuatan otot lengan dengan mayoritas kurang hingga kurang sekali mencapai 53%. Kondisi kekuatan otot perut berbanding terbalik dengan otot punggung, yakni pada otot perut memiliki kondisi yang kurang sekali mencapai 100%, sedangkan pada otot punggung 100% baik sekali. Kondisi kebugaran jantung hampir 88,3% menunjukkan kondisi kurang hingga kurang sekali. Hasil klasifikasi tersebut menunjukkan bahwa kondisi kekuatan otot lengan dan perut dengan kebugaran jantung memiliki kondisi yang kurang. Sedangkan pada kondisi kekuatan otot punggung menunjukkan kondisi yang baik sekali. Kesimpulan yang didapatkan pada penelitian ini bahwa kondisi kekuatan otot lengan, perut, dan kebugaran jantung menunjukkan klasifikasi kurang hingga kurang sekali. Sedangkan pada kondisi otot punggung memiliki kondisi yang baik sekali. Kata Kunci: Peserta Didik Overweight, Kondisi Kekuatan, Kebugaran Jantung
IMPLEMENTASI PERMAINAN PICKLEBALL BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS Dani Primanata; Advendi Kristiandaru; Abdul Rachman Syam Tuasikal
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i1.1391

Abstract

Pickleball is a sport that is played with a kind of batting equipment and uses a special ball that is played on a field with dimensions of 20 feet wide and 44 feet long separated by a kind of tennis net. With pickleball, the teacher can provide new sports modifications and make it easier for students to do sports. In the Pickleball game there is a ball made of rubber and there is a ball with a hole, so the ball speed is very slow, so anyone can play without difficulty, it will take a long time to play, so that anyone can feel it happy.This research is a qualitative descriptive study with a survey method, so that in this research step there is no need to formulate a hypothesis. Population is the entire individual who is the object of a study. Based on the data obtained, the teachers and students from class X to XI are 3 teachers and 36 students at Madrasah Aliyah Negeri Surabaya. Sampling using quota sampling technique.The results showed that 2 teachers (66.66%) had a response in the good category for students in the pickleball sport activities at Madrasah Aliyah Surabaya, while for the excellent category, 1 student was 2.77%, the good category was 12 students 33. , 33%, low category 11 students 30.55% and very low category 1 student 2.77%. Overall, the results can be drawn that the responses of students and teachers in participating in the pickleball game are in the good and moderate categories. Abstrak Pickleball merupakan berolahraga yang dimainkan dengan semacam perlengkapan pemukul serta memakai bola spesial yang dimainkan di atas lapangan berdimensi lebar 20 kaki serta panjang 44 kaki yang dipisahkan oleh sejenis net tenis lapangan. Dengan olahraga pickleball guru dapat memberikan modifikasi olahraga baru dan mempermudah siswa untuk melakukan olahraga, Pada permainan Pickleball terdapat bola yang terbuat dari karet dan terdapat bola yang berlubang, sehingga kecepatan bola sangat lambat, sehingga siapapun dapat bermain tanpa kesulitan, akan lama memainkannya, sehingga siapapun dapat merasakannya senang. Tujuan penenlitian ini untuk mengetahui respon guru dan siswa terhadap model permainan pickelball.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode survei, sehingga dalam langkah penelitian ini tidak perlu merumuskan hipotesis. Populasi adalah keseluruhan individu yang menjadi obyek suatu penelitian. Berdasarkan data yang diperoleh maka guru dan siswa dari kelas X sampai XI yang berjumalah 3 guru dan 36 siswa yang ada di Madrasah Aliyah Negeri Surabaya. Pengambilan sampel dengan teknik quota sampling.Hasil penelitian menunjukan diperoleh respon siswa dalam mengikuti kegiatan olahraga pickleball di sekolah Madrasah Aliyah Negeri Surabaya sebanyak 2 guru (66,66%) memiliki respon dengan kategori baik, sedangkan untuk siswa kategori sangat baik 1 siswa 2,77%, Kategori baik 12 siswa 33,33%, kategori rendah 11 siswa 30,55% dan kategori sangat rendah 1 siswa 2,77%. Secara keseluruhan dapat ditarik hasilnya bahwa respon siswa dan guru dalam mengikuti olahraga permainan pickleball termasuk dalam kategori baik dan sedang. Kata Kunci : Respon, Permainan ,Pickleball, Guru Dan Siswa
MENINGKATKAN KETERAMPILAN PASSING CONTROL DENGAN METODE BERMAIN PADA SISWA SMA NEGERI I ATAMBUA Simplitus Yustus Nana; Abdul Sukur; Ramdan Pelana
Jurnal Penjaskesrek Vol. 8 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v8i1.1399

Abstract

This study aims to improve the football control skills with the playing method for Atambua 1 Public High School students. This study uses action research methods (ActionResearch). The design of this study uses the Kemmis and Mc Taggart models in the form of cycles or rounds of activities which include stage 1) planning (planning), 2) action (action), 3) observation (observing), 4) reflection (reflecting). This study was conducted on 34 Atambua High School I students. The data collection tool that will be used is the researcher as the main instrument in the form of observation format, field notes, documentation and tests of football passing control abilities. The results of this study indicate that the application of learning using the playing method turned out to be very effective in improving football passing control skills of Atambua High School I students. has been right in improving football's passing control skills in learning achievement. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilanpassingcontrol sepakbola dengan metode bermain pada siswa SMA Negeri 1 Atambua. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan (ActionResearch). Desain penelitian ini menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart yang berupa siklus atau putaran kegiatan yang meliputi tahap 1) perencanaan (planning), 2) tindakan (action), 3) pengamatan (observing), 4) refleksi (reflecting). Penelitian ini dilaksanakan pada siswa SMA Negeri I Atambua sebanyak 34 orang siswa. Alat pengumpul data yang akan digunakan yakni peneliti sebagai instrumen utama yaitu berupa format pengamatan, catatan lapangan, dokumentasi serta tes kemampuan passing control sepakbola. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan pembelajaran menggunakan metode bermain ternyata sangat efektif meningkatkan keterampilan passing control sepakbola siswa SMA Negeri I Atambua, hal ini terlihat pada pencapaian keberhasilan pembelajaran pada siklus I sebesar 71% dan untuk siklus II sebesar 88%, yang artinya penerapan metode bermain sudah tepat dalam meningkatkan keterampilan passing control sepakbola dalam pencapaian pembelajaran. Kata Kunci : Keterampilan, Passing Control, Metode Bermain