Jurnal Al-Ashlah
Jurnal Al-Ashlah adalah Jurnal dengan Kajian Islamic Studies mencakup keilmuan ke-Islaman secara umum yaitu pendidikan agama Islam, hukum keluarga Islam, Hukum Ekonomi Syaraih, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Ilmu Al Qur'an Tafsir dan Bimbingan Konseling Islam berdasarkan hasil kajian penelitian atau tulisan ilmiah berdasarkan studi kepustakaan. Jurnal Al-Ashlah diterbitkan oleh STAI Ma'arif Jambi dengan dasar menyampaikan prinsip-prinsip Ahlisunnah Waljama'ah.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2019)"
:
10 Documents
clear
PENGARUH PENDEKATAN KONTEKSTUAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS X SMAN 4 KERINCI
Sefrizal, Levy
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan membuktikan pengaruhppenggunaan pendekataan CTL dan motivasi belajar dalam keterampilan menuliskarangan deskripsi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif denganmenggunakan metode kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalahsiswa kelas X SMAN 4 Kerinci yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017sebanyak 5 kelas. Kelas yang terpilih menajdi sampel yaitu kelas XA untuk kelaseksperimen dan kelas XB untuk kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukandengan teknik random sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak dalammenetapkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan analisis data dalampenelitian ini terdapat empat hasil penelitian sebagai berikut. (1) terdapatperbedaan yang signifikan antara keterampilan menulis karangan deskripsi siswayang menggunakan pendekatan CTL dan keterampilan menulis siswa yangmenggunakan pendekatan konvensional dengan t hitung = 3,460 pada taraf α =0,05diperoleh t tabel = 1,684 sehingga t hitung > t tabel ; (2) terdapat perbedaan yangsignifikan antara keterampilan menulis karangan deskripsi siswa yang memilikimotivasi tinggi yang diajar menggunakan pendekatan CTL dan siswa yangmemiliki motivasi belajar tinggi yang diajar menggunakan pendekatankonvensional dengan t hitung = 2,089 pada taraf α =0,05 diperoleh t tabel = 1,684karena t hitung > t tabel ; (3) terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menuliskarangan deskripsi siswa motivasi rendah yang diajar dengan pendekatan CTLdan siswa yang memiliki motivasi rendah yang diajar menggunakan pendekatankonvensional karena t hitung = 2,089 pada taraf α =0,05 diperoleh t tabel = 1,684karena t hitung > t tabel ; dan (4) tidak terdapat interaksi antara pendekatan CTL danmotivasi belajar dalam mempengaruhi keterampilan menulis karangan deskripsikarena F hitung sebesar 12319100,48 dan F tabel 4,60 yang berarti bahwa F hitung > F tabel.Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan: (1) pendekatan CTLmemberikan pengaruh terhadap hasil menulis karangan deskripsi; (2)keterampilan siswa dengan pendekatan CTL lebih tinggi dari siswa yang diajardengan pendekatan konvensional; (3) motivasi belajar tidak berpengaruh terhadapketerampilan menulis karangan deskripsi siswa; (4) antara pendekatan CTL danmotivasi belajar dalam PBM menulis karangan deskripsi tidak terdapat interaksi.Kata Kunci : Kontekstual (CTL), Motivasi, Karangan Deskripsi
PEMBELAJARAN SENTRA UNTUK MENGEMBANGKAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI PAUD UNGU DUSUN LUBUK LANDAI KECAMATAN TANAH SEPENGGAL KABUPATEN BUNGO PROVINSI JAMBI
Anisyah, Nur
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Taman kanak-kanak merupakan salah satu bentuk layanan pendidikan anakusia empat tahun sampai memasuki tahap pendidikan dasar. Pendidikan diarahkanuntuk mengembangkan potensi anak seoptimal mungkin sesuai dengan tahap tumbuhkembang anak melalui kegiatan pembelajaran sentra. Pendidikan anak usia dini padahakekatnya adalah pendidikan untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangananak secara menyeluruh atau menekankan pada pengembangan seluruh dimensiperkembangan anak yang meliputi kognitif, sosial, emosi, fisik dan motorik. Sosialemosional pada anak penting dikembangkan, karena semakin banyaknyapermasalahan yang terjadi di sekitar anak, misalnya lingkungan yang tidak baikataupun perkembangan teknologi yang semakin canggih seperti televisi yang akanmembawa dampak luar biasa pada anak karena tontonan yang tidak layak akanmempengaruhi perkembang emosi anak.Di kembangkannya sosial emosional agar ada penanaman kesadaran bahwaanak adalah penerus, pencipta, pengevaluasi, investasi masa depan yang perludipersiapkan secara maksimal, baik aspek perkembangan emosinya maupunketerampilan sosialnya, perkembangan emosi perlu di kembangkan sejak dini karenaanak memiliki masa emas perkembangan sosial emosional sesuai tahapperkembangannya. Jadi, harus di lengkapi kebutuhannya seoptimal mungkin agartidak ada satu tahapan pun yang terlewatkan, yang terakhir karena anak tidak akanberkembang lebih baik apabila hanya IQ saja yang di kembangkan, karena EmotionalIntelligence jauh lebih dibutuhkan untuk itu sejak dini anak harus di lengkapiperkembangan sosial emosionalnya.Kata Kunci : Pembelajaran, Sentra, Anak Usia Dini, Sosial Emosional
PEMBINAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KARYA TULIS ILMIAH (KTI) BIDANG IPS DI MI NO. 25/E.3 AMBAI BAWAH KABUPATEN KERINCI TAHUN AJARAN 2017/2018
Dewi, Citra
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam kegiatan belajar mengajar dipendidikan formal seperti padatingkat MI tentunya tidak lepas dari kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan diluar jam sekolah yang bertujuan untuk mengembangkan bakat, minat danpotensi yang dimiliki oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler karya tulis ilmiah bidangIPS di MI No. 25/E.3 Ambai Bawah.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menjelaskan program kegiatanekstrakurikuler KTI bidang IPS di MI No. 25/E.3 Ambai Bawah, (2)Menjelaskana penerapan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler KTI bidang IPSdi MI No. 25/E.3 Ambai Bawah, dan (3) Menjelaskan evaluasi penerapanpembinaan kegiatan ekstrakurikuler KTI bidang IPS di MI No. 25/E.3 AmbaiBawah.Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) Program kegiatanekstrakurikuler KTI bidang IPS merupakan kegiatan yang cukup menonjol,kegiatan ini disuguhkan agar siswa dapat mengembangkan potensi di bidangakademik atau non akademik dalam hal menulis dan penelitian, (2) evaluasipembinaan kegiatan ekstrakurikuler KTI bidang IPS di MI No. 25/E.3 AmbaiBawah dilakukan secara bersama-sama apa yang masih kurang, apa yangdibutuhkan serta melakukan evaluasi dengan cara tanya jawab dengan siswa.Kata Kunci: Pembinaan, Kegiatan Ekstrakurikuler, Karya Tulis Ilmiah
URGENSI PUBLIC RELATION DALAM PELAKSANAAN DAKWAH
Bahri, Samsul
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Apabila diperhatikan Al-Qur’an dan As-Sunnah, maka sesungguhnya kitaakan mengetahui bahwa dakwah menduduki tempat dan posisi utama, sentral,strategis dan menentukan. Namun demikian suatu hal yang masih sangat dirasakankurang dalam pelaksanaan dakwah Islamiyah selama ini adalah kurangnyakesadaran para pelaksana dakwah itu sendiri dalam rangka mengadakansingkronisasi, koordinasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan dakwahnya.Untuk menghadapi masalah-masalah dakwah seperti dikemukakan diatas yangsemakin berat dan rumit itu, maka dirasa perlu adanya pengintegrasian danhubungan harmonis terhadap pelaksanaan dakwah dan sasarannya, dimanadidalamnya tercakup persoalan-persoalan pengintegrasian dan kontrol disegenapunsur dan organisasi dakwah yang ada dalam masyarakat. Penyelenggaraan dakwahperlu memakai system kerja yang efektif dan efisien, apabila telah terwujudpengendalian, koordinasi dan integrasi serta komunikasi antar subjek dan objekdakwah, dan yang paling penting adalah kemampuan untuk mewujudkan hubunganyang harmonis secara timbal balik antara komunikator (da’i) dengan komunikasi(objek dakwah).Public Relation sebagai aktivitas komunikasi yang terencana untukmenciptakan, membina dan memelihara sikap budi yang menyenangkan bagiorganisasi disuatu pihak dengan public di lain pihak, ia mempunyai gejala dan ciriyang erat hubungannnya dengan dakwah. Public Relation dalam mencapai tujuannyamerupakan usaha untuk memperoleh dan membina pengertian, simpati dandukungan, baik dari dalam (karyawan) maupun dari luar (masyarakat).Dengan demikian penggunaan public relation dalam pelaksanaan dakwahmerupakan system yang tepat guna dalam usaha mengajak dan meyakinkan umatIslam terhadap ajaran agamanya, dalam hal ini diperlukan adanya hubungan yangefektif dan intensif agar dapat lebih mengenal pada sasaran dan tujuan yang dicita-citakan.Kata Kunci : Public Relation, Dakwah
IMPLIKASI PENYELENGGARAAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU TERHADAP REFORMASI BIROKRASI
Kusuma, Dicky Pranata
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pandangan yang melekat pada sebagian besar pelayanan publik diIndonesia salah satunya dikarenakan masih kurangnya profesionalismepetugas pada organisasi pelayanan. Kenyataan ini menuntut perhatian yangkhusus pada para pegawai terutama yang bertugas langsung dalam penyediaanpelayanan publik. Pengelolaan pegawai yang tepat atau sesuai dengankompetensi yang dimiliki juga menjadi keharusan bagi organisasi penyediapelayanan publik.Pemberian pelayanan tidak akan berjalan dengan baik apabila tidakdidukung oleh pegawai yang memiliki kemampuan yang baik di bidang jasapelayananan yang disediakan. Bagi aparatur pelayanan yang perlu mendapatperhatian adalah orang yang sangat puas akan mempunyai ikatan emosionaldengan suatu produk, dan ini menyebabkan loyalitas pelanggan menjaditinggi. Oleh karena itu, aparatur pelayanan dihadapkan pada tantanganmembangun budaya organisasi, yaitu agar semua orang yang berada dilingkungan organisasi bertujuan untuk memuaskan pelanggan.Pelayanan publik menjadi salah satu indikator dalam menentukankeberhasilan pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan. Salah satudiantaranya adalah penyelenggaraan pelayanan terpadu satu pintu dalampengurusan perizinan. Pelayan terpadu satu pintu dimaksudkan untukmenyederhanakan birokrasi sehingga lebih efektif dan efisien. Sehinggapublik merasakan pelayanan yang mudah, murah dan memuaskan.Kata Kunci: Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Reformasi Birorasi Birokrasi
BERBISNIS MELALUI MEDIA RADIO
Husein, Usrial
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan untuk membantu pengusaha dalam mempromosikanproduknya kepada masyarakat, karena media radio untuk saat ini media yang palingcocok mempromosikan produknya kepada khalayak. Artikel ini menjelaskan bahwa,radio dapat memberikan informasi tentang iklan dan informasi lainnya yangmerupakan kebutuhan masyarakat, baik masyarakat menengah kebawah maupunmenengah keatas. Dalam memasarkan sebuah produk, radio dapat menayangkan sertadapat dikonsumsi oleh orang banyak dan malahan dengan materi iklan yang baikserta mudah dimengerti pendengar, maka produk-produk yang akan disosialisasikankepada pendengar dapat dengan mudah diterima oleh masyarakat.Disamping itu radio juga dapat menyalurkan hobi dalam dunia broadcasting,terutama bagi generasi muda yang mau menyalurkan hobinya. Dengan menyalurkanhobi pemilik perusahaan media radio juga akan dapat meraup keuntungan dari sekianbanyak yang ditayangkan.Kata Kunci : Berbisnis, Media, Radio
WAKAF HAK MILIK SATUAN RUMAH SUSUN DALAM TINJAUAN PERUNDANG-UNDANGAN DAN RELEVANSINYA DENGAN HUKUM ISLAM
Sulistio, Dody
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Undang Undang No 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf pada mulanyadilatarbelakangi dengan tujuan memajukan kesejahteraan umat, maka UU inimanjadikan hak milik atas satuan rumah susun sebagai harta benda wakaf. Tulisan inibertujuan untuk mengkaji lebih jauh sejauh mana wakaf hak milik atas rumah susundiakomodir oleh Undang-undang dan Hukum Islam. Dalam penilitian ini penulismenggunakan metode deskriptif analitik dan deskriptif deduktif, secara teoritispembahasan ini diharapkan bisa berguna sebagai tujuan, upaya pengembanganwawasan keilmuan bagi penulis maupun masyarakat luas, dan bisa berguna bagilembaga atau instansi yang berhubungan dengan wakaf.Adapun hasil dari penelitian ini adalah hak milik atas satuan rumah susunmemiliki nilai ekonomis yakni dengan menyewakan kemanfaatannya kepada pihaklain. Sedangkan hasil dari uang sewa diperuntukkan untuk tujuan wakaf. Dengandemikian persoalan tentang perwakafan tanah milik ini telah diatur, ditertibkan dan diarahkan sedemikian rupa sehingga benar-benar memenuhi tujuan dalamperwakafan sesuai dengan ajaran Islam.Kata Kunci : Wakaf, Hukum Islam
PERAN BAITUL MAL DALAM DAULAH ISLAM SEBAGAI SENTRAL PEREKONOMIAN NEGARA
Zahro’, Khurun’in;
Ghozali, Mohammad
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Di Indonesia Baitul Mal sebagai salah satu Lembaga Keuangan Syariah(LKS) yang sudah lama tersebar dalam daerah-daerah dan keberadaannya sudahditerima oleh masyarakat luas. Baitul Mal dalam peradaban Islam merupakansuatu lembaga yang mengelola keluar dan masuknya harta dalam tatananpemerintahan. Namun, dalam prakteknya Baitul Mal di masyarakat pada zamansekarang ini sangatlah berbeda dengan Baitul Mal yang telah dipraktekkan dalamsejarah Islam sejak masa Rasulullah SAW. kemudian diteruskan oleh paraKhalifah sesudahnya hingga kehancuran Khilafah di Turki pada tahun 1924.Pemahaman yang selama ini terjadi secepat mungkin harus diubah, belajar dariapa yang dilakukan pada masa Rasulullah SAW.Pada saat itu, Baitul Mal memegang andil bagian yang sangat penting,karena tidak hanya bermanfaat dari aspek ekonomi saja, tapi juga dari semuaaspek kehidupan negara. Maka, faktor terbesar untuk memajukan danmengembangkan Baitul Mal adalah daulah atau negara itu sendiri. Tanpa adanyasuatu negara yang menjunjung tinggi akan pentingnya Baitul Mal dengan tandakutip seperti Baitul Mal pada zaman Nabi dan Khulafaurrasyidin, maka akanmenyulitkan praktisi atau akademi untuk mengembalikan fungsi Baitul Malsebagai sentral perekonomian negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui fungsi Baitul Mal dalam daulah Islam yaitu sebagai sentralperekonomian Negara.Kata Kunci: Baitul Mal, Khalifah, Ekonomi.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN TEORI BANDURA PADA SISWA KELAS X IPS MA BHAKTI KERAPATAN KERINCI SEMESTER II TAHUN AJARAN 2014/2015
-, Mislita
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research)yang dilaksanakan di MA Bakti Kerapatan Kerincidengan rumusan masalah yangterdiri dari: Bagaimana hasil belajar matematika siswa kelas X MA BaktiKerapatan Kerincisebelum diterapkan teori Bandura? 2.Bagaimana hasil belajarmatematika siswa kelas X MA Bakti Kerapatan Kerincisetelah diterapkan teoriBandura? 3.Apakah dengan penerapan teori Bandura dapat meningkatkan hasilbelajar matematika siswa kelas X MA Bakti Kerapatan Kerinci?Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui hasil belajar matematikasebelum penerapan teori bandura dalam mata pelajaran matematika siswa kelas XMA Bakti Kerapatan Kerinci, untuk mengetahui hasil belajar matematika siswakelas X MA Bakti Kerapatan Kerincisetelah diterapkan teori bandura, dan untukmengetahui peningkatan hasil belajar matematika siswa kelas X MA BaktiKerapatan Kerincisetelah diterapkan teori bandura. Subjek penelitian adalah siswakelas X MA Bakti Kerapatan Kerincidengan jumlah siswa 17 orang. Pengambilandata dilakukan dengan menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajarmatematika. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistikdeskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil belajar matematika siswa kelasX MA Bakti Kerapatan Kerinci sebelum diterapkan teori bandurayaitu hanya 41% yang tuntas. Setelah diterapkan teori bandurapada siklus I siswa yang tuntas 65% sedangkan pada siklus II siswa yang tuntas 94 %. Sedangkan nilai rata-ratahasil belajar matematika sebelum penerapan teori bandura adalah 52,9. Padasiklus I nilai rata-rata hasil belajar matematikanya 68. Pada siklus II nilai rata-ratahasil belajar matematikanya 83. Secara umum hasil belajar matematika siswakelas X MA Bakti Kerapatan Kerincidapat ditingkatkan dengan menggunakanteori bandura. Hasil analisis kualitatif menunjukkan adanya peningkatan frekuensikehadiran siswa dan keaktifan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.Dengan demikian penerapan teori banduradapat meningkatkan hasil belajarmatematika siswa kelas X MA Bakti Kerapatan Kerinci.Kata Kunci : Hasil Belajar Matematika, Teori Bandura
KELUARGA SADAR HUKUM ASPEK KEADILAN DALAM PRAGMATIS HUKUM PIDANA
Martadinata, Muhammad Randhy;
Apriani, Alfia
Jurnal Al-Ashlah Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : STAI Ma'arif Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tulisan ini akan mendalami bagaimana sebuah kausalitas dipergunakandalam Keluarga Sadar Hukum Aspek Keadilan dalam Pragmatis Hukum Pidanadengan menysinergikan ketiga pilarnya yaitu perundang-undangan, aparatpenegak hukum, dan budaya hukum masyarakatnya. Kesadaran hukummasyarakat sebagai penjelmaan dari budaya hukum masyarakat harus terusditanamkan agar kepatuhan masyarakat terhadap hukum dapat terus ditingkatkan.Di dalam budaya hukum itu dapat dilihat suatu tradisi perilaku masyarakatkesehariannya yang sejalan dan mencerminkan kehendak undang-undang ataurambu-rambu hukum yang telah ditetapkan berlaku bagi semua subyek hukumdalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Jika keluarga ingin dijadikansosialisator keluarga sadar hukum dalam aspek keadilan keluarga harus berperansebagai pemberi arah agar anak agar sebagai keluarga sadar hukum yangmemerlukan keluarga yang sadar hukum dibutuhkan kondisi mental denganpemikiran keluarga dan masyarakat dengan dasar pemikiran hukum yang berlakudalam masyarakat terkait hukum pidana.Ajaran kausalitas (causation) dalam hukum pidana digunakan untukmenemukan pertanggungjawaban pidana dalam jenis tindak pidana yangmenghasilkan akibat yang dilarang artinya sebuah tindak pidana baru bisadimintakan pertanggungjawaban pidana jika konsekuensi perbuatan tersebutmuncul.Kata Kunci : Keluarga Sadar Hukum, Pragmatis Hukum Pidana