cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. A.Yani, Km. 06 Desa Panggung, Pelaihari, Kalimantan Selatan
Location
Kab. tanah laut,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Teknologi Agro-Industri
ISSN : 24074624     EISSN : 25985884     DOI : 10.34128/jtai
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Teknologi Agro-Industri diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Industri Pertanian Politeknik Negeri Tanah Laut dan mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang pengolahan hasil, aktivitas senyawa aktif, proses, teknik sistem, dan lingkungan industri khususnya pada bidang Agro-Industri.
Arjuna Subject : -
Articles 155 Documents
Daya Terima Panelis dan Karakterisasi Selai Kulit Pisang Kepok dengan Penambahan Pisang Ambon Siti Munasari; Dwi Sandri; Jefriadi Jefriadi
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.238 KB) | DOI: 10.34128/jtai.v5i1.61

Abstract

Kulit pisang kepok (Musa paradisiaca forma typical) merupakan hasil samping dari pisang kepok yang digunakan oleh industri pangan. Saat ini kulit pisang kepok belum banyak dimanfaatkan secara produktif, padahal kulit pisang kepok masih memiliki kandungan gizi dan pektin yang dapat diolah menjadi produk pangan yaitu selai. Untuk meningkatkan mutu selai kulit pisang kepok dilakukan penambahan pisang ambon. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan pisang ambon terhadap tingkat kesukaan selai, mendapatkan formulasi terbaik berdasarkan daya terima panelis dan mengukur karakterisasi selai yang dihasilkan dari semua perlakuan. Tahapan pembuatan selai yaitu dengan membuat bubur kulit pisang kepok dan bubur pisang ambon kemudian dimasak dengan gula dan asam sitrat. Analisis daya terima selai dilakukan dengan uji tingkat kesukaan (hedonik) kemudian data dianalisis dengan uji ANOVA dan DMRT. Karakteristik selai dilakukan dengan uji kadar air dan uji daya oles. Penambahan pisang ambon berpengaruh nyata terhadap rasa selai, formulasi selai terbaik berdasarkan daya terima panelis adalah pada perlakuan 50% : 50% bubur kulit pisang kepok dengan bubur pisang ambon. Karakterisasi selai yang dihasilkan dari semua perlakuan mempunyai kadar air berkisar 29,71 – 35,06% dan daya oles berkisar antara 9 – 11,6 cm.
Eksperimen Produk Dodol Pepaya (Carica Papaya L.) Melalui Pengolahan Preservatif Guna Meningkatkan Umur Simpan ATHO’ AMRULLOH; M. Rizal Umami
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.788 KB) | DOI: 10.34128/jtai.v5i1.65

Abstract

Dodol adalah makanan yang terbuat dari tepung beras ketan, santan kelapa dan gula atau dengan penambahan bahan makanan dari bahan lain yang diizinkan. Namun dodol juga dapat dibuat dari berbagai buah, seperti dodol papaya. Selama ini pembuatan dodol menggunakan bahan pengawet agar umur simpan dodol lebih lama. Penelitian ini menggunakan syarat mutu SNI dodol sebagai pembanding sesuai SNI No 01-2986-1992. Penelitian menggunakan faktor teknik penyaringan dengan kain saring lapis 1, 2 dan 3 serta penambahan air dingin dan air panas 800 C. hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kain saring lapis 3 dan penambahan air panas 800 C merupakan waktu tercepat, yaitu 24,30 detik dan penggunaan kain saring lapis 1 dan penambahan air dingin merupakan waktu terlama yaitu 134,50 detik dalam proses pemisahan santan. Penambahan gula sebagai bahan pengawet akan mengikat air sehingga menghambat perkembangbiakan organisme pembusuk. Pembuatan dodol pepaya melalui pengolahan preservative memenuhi syarat uji mutu SNI.
Perencanaan Agregat Produksi Kelapa Parut Kering di PT. XYZ Nina Hairiyah; R. Rizki Amalia
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.48 KB) | DOI: 10.34128/jtai.v5i1.67

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan yang memproduksi berbagai macam jenis kelapa parut kering yang berada di kota Ciamis, Jawa Barat. Permintaan produk yang berfluktuasi, sumber daya, dan kapasitas produksi yang terbatas mengakibatkan pihak manajemen perusahaan kesulitan dalam membuat rencana produksi. Tujuan penelitian ini adalah membuat perencanaan agregat produksi kelapa parut kering untuk memenuhi permintaan yang akan datang dengan biaya minimum. Pendekatan yang digunakan dalam membuat perencanaan agregat produksi adalah dengan metode heuristik. Langkah pertama adalah melakukan peramalan permintaan untuk 12 bulan ke depan dengan menggunakan berbagai metode time series. Metode linear regression terpilih dengan kriteria nilai mean square error terkecil. Langkah kedua dengan mengujicobakan tiga strategi (strategi produksi tetap, strategi menaikkan dan menurunkan produksi, dan strategi subkontrak atau outsourcing). Hasil perbandingan total biaya produksi ketiga strategi menunjukkan strategi produksi tetap dipilih karena merupakan strategi dengan total biaya produksi yang minimum.
Pembuatan Lipstik Alami Berbasis Ekstrak Kunyit (Curcuma longa L.) dan Kesumba Keling (Bixa orellana) sebagai Pewarna Alami Fatimah Fatimah; JARIAH JARIAH; Nuryati Nuryati
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.597 KB) | DOI: 10.34128/jtai.v5i1.68

Abstract

Ekstrak kunyit (Curcuma longa L.) memiliki warna kuning dan kesumba keling memiliki warna jingga dapat digunakan sebagai bahan pewarna pada pembuatan lipstik alami. Lipstik dengan pewarna alami diperlukan untuk mengurangi ketergantungan akan pewarna sintetis dan keamanan bagi kesehatan kulit. Rancangan penelitian pada pembuatan lipstik alami adalah perbedaan konsentrasi pewarna dari campuran ekstrak kunyit dan kesumba keling. Metodepengujian yang dilakukan untuk lipstik ini yaitu uji kekuatan, uji oles, uji iritasi, dan uji stabilitas plastik. Hasil pengujian untuk uji kekuatan yaitu pada sampel lipstik dengan konsentrasi warna 2% sampel ini tidak patah. Sampel lipstik dengan konsentrasi warna 4% dan 6% menjadi patah. Uji oles untuk 4 kali oles menunjukkan semakin besar konsentrasi pewarna menghasilkan warna yang lebih jingga. Sedangkan olesan 5 kali dan 6 kali pada berbagai perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap warna lipstik yang dihasilkan yaitu jingga. Uji iritasi pada lipstik pada semua perlakuan tidak menghasilkan reaksi yaitu tidak menimbulkan kemerahan dan hasil uji kesukaan menunjukkan bahwa panelis menyukai lipstik dengan nilai 4,8 dari skala penilaian 6. Uji stabilitas lipstik menunjukkan tekstur lipstik agak keras, warna menjadi jingga cerah dan baunya menjadi kurang berbau kunyit dan kesumba keling setelah didiamkan selama 4 minggu.
Analisis Kelayakan Penerapan Produksi Bersih pada Industri Tahu UD. Sugih Waras Desa Atu-atu Kecamatan Pelaihari Akhmad Zulmi; Meldayanoor Meldayanoor; Ema Lestari
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 5 No 1 (2018): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.113 KB) | DOI: 10.34128/jtai.v5i1.60

Abstract

Tahu merupakan salah satu komoditi yang cukup banyak diminati, tidak terkecuali di Kecamatan Pelaihari. Industri tahu menghasilkan banyak limbah padat maupun cair yang menimbulkan pencemaran lingkungan. Perlu dilakukan penerapan produksi bersih untuk menanggulangi dampak limbah industri tahu terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses produksi dengan konsep produksi bersih menggunakan neraca massa, memberikan alternatif penerapan produksi bersih dan melakukan 3 analisis kelayakan; yaitu teknis, ekonomi dan lingkungan. Hasil penelitian menunj ukkan UD. Sugih Waras menghasilkan total limbah padat sebanyak 51,25 kg, dan limbah cair sebanyak 193,75 kg dalam sekali produksi. Alternatif penerapan produksi bersih yang dapat dilakukan yaitu menggunakan abu sisa pembakaran kayu dijual sebagai penurun pH tanah dengan keuntungan Rp. 1.840.000/bulan dan payback period selama 2,1 bulan, dengan pertimbangan kelayakan teknisdan lingkungan dari industri UD. Sugih Waras.
Pembuatan Sabun Padat Madu dengan Penambahan Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica) Fatimah Fatimah; Jamilah Jamilah
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.12 KB) | DOI: 10.34128/jtai.v5i2.74

Abstract

Sabun mandi adalah senyawa natrium atau kalium dengan asam lemak, serta mengandung minyak dan lilin, dimana senyawa itu mengandung ikatan tidak jenuh yang akan mudah teroksidasi, untuk menjaga kualitas sabun dari reaksi oksidasi diperlukan bahan antioksidan. Kunyit (Curcuma domestica) merupakan tanaman yang mengandung antioksidan dan minyak atsiri. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sabun yang dihasilkan dan menganalisis respon panelis terhadap sabun yang dihasilkan. Penelitian ini untuk mengkaji sabun padat madu dengan penambahan ekstrak kunyit yang berbeda yaitu 0 g, 2 g, 4 g dan 6 g. Uji sabun padat madu ini antara lain uji kadar air, uji pH, uji stabilitas busa, uji iritasi dan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan kadar air terendah sebesar 11,49% dan tertinggi sebesar 15,54%, pH sabun berkisar antara 9,5- 10, stabilitas busa sebesar 84,15-89,27% dan tidak menyebabkan iritasi terhadap kulit. Respon panelis terhadap warna, aroma, tekstur dan penampakan produk sabun padat madu dengan penambahan ekstrak kunyit dengan konsentrasi yang berbeda adalah berbeda tidak nyata.
Pemanfaatan Tepung Garut Sebagai Substitusi Tepung Terigu Dalam Pembuatan Kue Bingka Adzani Ghani Ilmannafian; Ema Lestari; Halimah Halimah
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.197 KB) | DOI: 10.34128/jtai.v5i2.80

Abstract

Tepung terigu merupakan salah satu tepung yang paling banyak digunakan di Indonesia karena dapat diolah menjadi berbagai macam produk seperti roti, kue, mie dan lain-lain. Tepung terigu terbuat dari tumbuhan gandum yang sulit ditanam di wilayah Indonesia, sehingga Indonesia perlu mengimpor gandum dari luar. Tanaman garut (Maranta aerundinaceae L.) merupakan bahan pangan yang berpotensi dan dapat dikembangkan sebagai pengganti tepung terigu karena umbi garut mengandung karbohidrat tinggi dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber makanan alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan tepung garut sebagai pengganti te pung terigu dalam pembuatan kue bingka. Terdapat 5 perlakuan untuk pembuatan bingka yaitu A1 (100% tepung terigu), A2 (70% tepung terigu : 30% tepung garut), A3 (50% tepung terigu : 50% tepung garut), A4 (30% tepung terigu : 70% tepung garut), A5 (100% tep ung garut). Uji yang dilakukan adalah uji hedonik dan uji mutu hedonik. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan tepung garut dalam pembuatan kue bingka berpengaruh pada warna, rasa, aroma, dan tekstur yang dihasilkan. Rasa kue bingka yang disukai oleh panelis yaitu pada perlakuan A2 dengan 70% tepung terigu dan 30% tepung garut serta perlakuan A3 dengan 50% tepung terigu dengan 50% tepung garut.
Peramalan Kebutuhan Bahan Baku Tandan Buah Segar (TBS) Menggunakan Metode Exponential Smoothing dan Linier Regresion di PT. Pola Kahuripan Intisawit R. Rizki Amalia; Nina Hairiyah
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.481 KB) | DOI: 10.34128/jtai.v5i2.75

Abstract

PT. Pola Kahuripan Intisawit adalah industri yang bergerak di bidang pengolahan kelapa sawit. Tandan Buah Segar (TBS) yang digunakan dalam pengolahan Crude Palm Oil (CPO) harus berdasarkan karakteristik yang baik guna mendapatkan CPO yang berkualitas. Dalam menjamin kualitas tersebut, PT. Pola Kahuripan Intisawit juga perlu melakukan manajemen persediaan bahan baku yang sesuai kebutuhan. Manajemen ini juga dilakukan agar memperoleh biaya persediaan yang efisien. Oleh karena itu, perlu dilakukan peramalan kebutuhan bahan baku TBS menggunakan Eksponential Smoothing dan Linier Regression. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan perbandingan hasil peramalan dengan ukuran akurasi terbaik mengggunakan metode Exponential Smoothing dan Linier Regression dan menentukan kebutuhan bahan baku TBS untuk periode tahun 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan data kualitatif dan kuantitatif dari hasil wawancara dan observasi. Hasil peramalan dari ukuran akurasi menggunakan metode Exponential Smoothing diperoleh Mean Absolut Percentage Error (MAPE) 76,87% sedangkan Linier Regression 73,75%, sedangkan untuk peramalan kebutuhan bahan baku TBS untuk periode tahun 2018 didapatkan sebesar 7.234.164,00 ton dengan penambahan kebutuhan bahan baku sebesar 271.903 ton untuk setiap bulan.
Aplikasi Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Dalam Memperbaiki Sifat Kimia Tanah Gambut Rosmalinda Rosmalinda; Anto Susanto
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.381 KB) | DOI: 10.34128/jtai.v5i2.71

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh aplikasi limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) terhadap perubahan sifat kimia tanah gambut. Penelitian dilakukan secara observasi pada tanaman kelapa sawit yang sudah menghasilkan. Hasil analisa kimia tanah menunjukkan bahwa bahwa ada peningkatan nilai pH, unsur hara makro dan kapasitas tukar kation (KTK) pada lahan yang diaplikasi limbah cair kelapa sawit dibandingkan dengan lahan tanpa aplikasi limbah cair. Berdasarkan hasil analisa kimia tanah gambut diperoleh nilai pH 6,20, C-Organik 2,38%, N-Total 0,28% , P2O5 63,34 ppm, Ca 2,40 cmolkg-1, Mg 1,37 cmolkg-1, K 1,06 cmolkg-1 dan KTK 9,47 cmolkg-1 pada lahan yang diaplikasi LCPKS. Sedangkan pada lahan tanpa aplikasi LCPKS diperoleh nilai pH 3,24, C-Organik 46,80%, N-Total 1,89%, P2O5 209,62 ppm, Ca 2,73 cmolkg-1, Mg 0,73 cmolkg-1, K 0,36 cmolkg-1 dan KTK 87,23 cmolkg-1.
Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Usaha Manisan Terung UD. Berkat Motekar di Desa Pemuda Kabupaten Tanah Laut Muhammad Indra Darmawan; Nina Hairiyah; Siti Hajar
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol 5 No 2 (2018): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.459 KB) | DOI: 10.34128/jtai.v5i2.77

Abstract

Usaha rumah tangga UD. “Berkat Motekar” merupakan salah satu usaha rumah tangga yang memproduksi atau mengolah manisan terung. Tujuan dari penelitian ini menganalisis nilai tambah dan menghitung kelayakan usaha manisan terung berkat motekar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode Hayami dan aspek finansial yang meliputi NPV, Net B/C dan IRR. Hasil penelitian yang didapat pada analisis nilai tambah manisan terung adalah sebesar Rp17.847,92/kg atau 49,57% dari hasil produksi. Marjin yang diperoleh dari setiap 1 kg terung adalah sebesar Rp29.000/kg, sehingga didistribusikan untuk masing faktor yaitu keuntungan 27,06%, tenaga kerja 34,48% dan sumbangan input lain sebesar 38,46%, dari hasil persentasi yang didapatkan nilai persentasi tertinggi berada pada sumbangan input lain, sedangkan untuk hasil penelitian kelayakan usaha dalam segi aspek finansial didapatkan hasil NPV sebesar 10.592.531, Net B/C 1,543, IRR 21% dan PBP 5,4, hasil dari perhitungan kelayakan usaha ini sudah memenuhi kriteria yang ditetapkan sehingga dapat dikatakan layak.

Page 5 of 16 | Total Record : 155