cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah
ISSN : 24769703     EISSN : 24769703     DOI : -
Core Subject : Education,
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah has electronic ISSN 2476-9703. It is national journal published two times a year (October & April) by the Faculty of Islamic Study & Unit Publication and Management Journal of Islamic University of Kalimantan MAB Banjarmasin.
Arjuna Subject : -
Articles 173 Documents
Strategi Sistem Full Day School dalam Membentuk Empati Siswa Muhammad Iqbal Ansari
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.811 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v1i1.276

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Penelitian bertujuan untuk menggambarkan strategi yang diterapkan oleh SD Plus Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Batu sebagai sekolah dasar bersistem full day school dalam membentuk empati siswa. Metode:  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil: Pelaksanaan sekolah bersistem full day school dilaksanakan dari pagi hingga sore hari.Sekolah menerapkan beberapa kegiatan berupa pembiasaan untuk membentuk empati siswa, yaitu melalui pembiasaan menyantap menu makan yang sederhana, mengambil porsi makan sesuai jatah masing-masing, membagikan makanan, kebiasaan berbaris dengan rapi sebelum masuk kelas, dan mengantri ketika mengambil wudhu. Selain itu terdapat kegiatan yang dilaksanakan dalam setiap minggu dan setiap tahun, yaitu Infaq Jum’at, Bumbung Ramadhan, dan kunjungan ke panti asuhan. Kesimpulan: Beberapakegiatan rutin tersebut telah berhasil membentuk empati siswa. EnglishIntroduction: This research aims to describe the strategies of SD Plus Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Batu as the full day elementary school to form the students’ good character. Method:  The method that used in this research is qualitative. Result: The research showed that the school’s activity begin in the morning and end in evening, the school applies some activities as the habits to form the students’ good character. There are making habit the students eat simple meals, taking the meals based on their portion, sharing the meals to other friends, making in well-organized line before enter to classroom, and making line when take ablution. In order, there are some weekly and yearly activities, such as Infaq Jum’at, Bumbung Ramadhan, and visiting some orphanages. Conclusion: The regularly activities had been success to form students’ good character.
Pemanfaatan Ensiklopedi Hadis Kitab 9 Imam sebagai Media dan Sumber Belajar Hadis Hamdan Husein Batubara
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.33 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v2i2.769

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji model pemanfaatan Ensiklopedi Hadis Kitab 9 Imam sebagau media pembelajaran dan sumber belajar hadis. Metode:  Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan cara menelusuri berbagai sumber referensi secara kritis untuk mendapatkan data yang utuh dan dapat dipercayai. Hasil: Ensiklopedi Hadis Kitab 9 Imam adalah kitab hadis digital yang dilengkapi dengan terjemahan Bahasa Indonesia dan fitur-fitur untuk menganalisis dan mempelajari hadis-hadis yang diriwayatkan oleh 9 Imam hadis. Kitab hadis digital ini dapat digunakan sebagai media dan sumber belajar untuk menelusuri asal-usul sebuah hadis, memahami makna sebuah hadis, jalur periwayatan hadis dan biografi singkat setiap sanadnya, derajat hadis, keterkaitan sebuah hadis dengan hadis-hadis lain, kategorisasi sebuah hadis, dan indeks hadis berdasarkan tema-tema tertentu. Keunggulan aplikasi ini adalah tampilannya sederhana, mudah digunakan, memiliki konten dan fitur-fitur yang lengkap, tersedia dalam versi offline, online, dan mobile. Keterbatasan hadis ini antara lain adalah tidak tersedia petunjuk penggunaan dalam softwarenya dan penjelasan tentang makna dan asbabul wurud hadis. EnglishIntroduction:  This article aims to explain Ensiklopedia Hadits Kitab 9 Imam as a reasource and learning media Method: This research uses literature review method by tracing various reference sources critically to get the complete and reliabel data. Result: Ensiklopedia Hadits Kitab 9 Imam is a digital hadith book equipped with Indonesian translation and features to analyze and study hadiths narrated by 9 Imams. The digital book of hadith can be used as a medium and learning resource to trace the origin of a hadith, to understand the meaning of a hadith, the path of narration of hadith and the short biography of each sanad, the degree of hadith, the interrelation of a hadith with other hadiths, the categorization of a hadith, and Index of hadith based on certain themes. The advantage of this application is simple interface, easy to use, its contents and features is complete, available in offline, online, and mobile. The limitations of this hadith is unavailable menu of user guidance and nothing detail explanation of the hadith meaning.
Pemanfaatan Video sebagai Media Pembelajaran Matematika SD/MI Hamdan Husein Batubara; Dessy Noor Ariani
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 1 (2016): Oktober 2016
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (800.387 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v2i1.741

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan video untuk kegiatan pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode: Penelitian ini menggunakan kajian pustaka dengan cara menelusuri berbagai rujukan untuk mendapatkan data yang valid dan dapat dipercaya. Hasil: Penggunaan video untuk pembelajaran matematika di sekolah dasar dibagi menjadi 4 macam, yaitu: video presentasi linier, video tutorial, rekaman video, dan klip video lagumatika dengan lirik. Prinsip-prinsip yang perlu dipertimbangkan dalam menggunakan video di kelas adalah: 1) perangkat pendukung, seperti listrik, pemutar video (laptop atau VCD), speaker, dan proyektor LCD, 2) keterampilan guru, seperti membuat dan menggunakan video dalam pengajaran, 3) Konten video, seperti kesesuaian isi dengan tema, kualitas resolusi, dan durasi (sekitar 3-7 menit), dan 4) tata ruang kelas, seperti letak tempat duduk dan posisi meja. Keunggulan video sebagai media pembelajaran mudah digunakan dan mampu menjelaskan konten dengan lebih nyata. Kelemahannya tidak interaktif. EnglishIntroduction: The article aims to explain the using of video for teaching math in elementary school. Methods: This study used literature review by tracking various references to get valid and reliable data. Result: The using of video for teaching math in elementary school is divided into 4 kinds, namely: linier presentation video, tutorial  video, recorded  video, and video with lyrics. The principles of the using video in the classroom are: 1) support devices, such as electricity, video player (laptop or VCD), speakers, and LCD projector, 2) teacher skill, such as creating and using video in teaching, 3) video content, such as conformity its content with theme course, resolution quality, and duration (about 3-7 minutes ), 4) classroom layout. The excellence of video as a learning medium is easy to use and able to explain content with more real. The weaknesses of video linier is not interactive and its efect depend on focus of student.
LESSON STUDY SEBAGAI PROGRAM PEMBINAAN GURU DALAM MENERAPKAN KURIKULUM 2013 DI SEKOLAH DASAR Katrunnanda Katrunnanda
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 3, No 2 (2018): April 2018
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.962 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v3i2.1217

Abstract

Abstrak: Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan program lesson study sebagai program pembinaan guru dalam menerapkan kurikulum 2013 di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain Penelitian Tindakan Sekolah. Latar penelitian ini adalah guru-guru Sekolah Dasar Negeri yang bergabung dalam Gugus Sungai Miai, Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembinaan guru berbasis lesson study dilaksanakan melalui dua jenis kegiatan, yaitu: sosialisasi lesson study dan praktik program lesson study. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di SDN Surgi Mufti 4 Banjarmasin dengan menghadirkan 32 orang guru Sekolah Dasar, Instruktur Lesson Study, dan Pengurus KKG. Lesson study dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu: 1) tahapan perencanaan (plan), dilakukan satu hari sebelum kegiatan pembelajaran untuk membuat rencana pelaksanaan pembelajaran dan menyiapkan alat peraga secara kolaboratif, 2) pelaksanaan pembelajaran (do), dilakukan oleh guru model, sementara guru-guru lain bertugas untuk mengamati aktivitas siswa saat pembelajaran berlangsung, 3) refleksi (see), dilakukan melalui kegiatan pelaporan dan berdiskusi seputar aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Pembinaan guru Sekolah Dasar berbasis lesson study ini telah berdampak baik pada kompetensi dan sikap guru. Namun, jumlah guru dalam satu kelompok lesson study masih perlu dibatasi antara 3-6 orang agar program lesson study dapat berjalan dengan efektif.Kata Kunci: lesson study, pembinaan guru, sekolah dasar, kurikulum 2013 LESSON STUDY AS A TEACHER TRAINING PROGRAM IN IMPLEMENTING CURRICULUM 2013 IN ELEMENTARY SCHOOLAbstract: This paper aims to explain the implementation of lesson study program as a teacher training program in applying the curriculum 2013 in Elementary School. This research uses qualitative descriptive approach with school action reseach design. The background of this research is the teachers of State Elementary School who joined in Sungai Miai Cluster, Banjarmasin. The results showed that teacher training model based lesson study is implemented through two types of activities, namely: socialization of lesson study and lesson study program practice. The socialization was done at SDN Surgi Mufti 4 Banjarmasin. The event was attended by 32 elementary school teachers, Lesson Study Instructors, and Teacher Work Group. Lesson study activities through three stages, namely: 1) planning stage was done one day before the learning activities to make the learning implementation plan and prepare the props collaboratively, 2) the implementation of learning (do) was done by the teacher model, while other teachers are on duty to observe student activities during the lesson, 3) reflection (see) was conducted through reporting activities and discuss about student activities during the learning process. The development of elementary school teachers based on lesson study has a good impact on the competence and attitude of teachers. However, the number of teachers in a lesson study group needs to be limited between 3-6 people so that the lesson study program can run effectively.Keywords: lesson study, teacher training, elementary school, curriculum 2013
Pembentukan Karakter Gemar Membaca Alquran Muhammad Zulkifli
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 2 (2016): April 2016
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.196 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v1i2.385

Abstract

Indonesia:Pendahuluan:  Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi-kan tentang  pembentukan karakter gemar membaca Alquran anak dan hal-hal yang memotivasi anak sehingga menumbuhkan karakter gemar membaca Alquran anak di SDI As-Salam kota Malang dan MI Sunan Gunung Jati Sukun. Metode:  Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan rancangan multisitus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Adapun informan penelitian adalah Kepala Sekolah, Kordinator Guru metode Ummi, Kordinator guru metode Tahfidz, guru metode Ummi, siswa dan orang tua. Hasil:  Pembentukan karakter gemar membaca Alquran: pembelajaran membaca Alquran di dua sekolah menggunakan metode Ummi, dengan proses pembelajaran yang sama tetapi dengan teknik yang berbeda, dan dengan guru yang akrab dengan muridnya. Proses pembelajaran di dua sekolah tersebut tampak lebih bersifat mendidik, menyayangi, sabar dan menyenangkan. Adapun hal-hal yang dapat memotivasi siswa adalah: a) motivasi dari guru, b) motivasi dari siswa, dan c) motivasi dari orang tua.English:Introduction: :  The purposes of this research are to describe  the building system of delight character for reading Quran and  the things that motivate the students to  grow up them delight character for reading Quran at  SDI As-Salam  Malang dan MI Sunan Gunung Jati Sukun. Metode: Case study with multisite design was used in this research.  Data were taken from in-depth interviews, observation, and documentations. The informans is the head master, teacher coordinator of Ummi method and tahfiz method, the teachers of Ummi method, the students, and parents.  Result:  the building system of delight character for reading Quran at two school used Ummi method in learning to read Alquran, with the same learning process, but with different method, and with teachers who close with their students. The learning process were more on educating, loving, patient, and fun. The things that motivate the students to  grow up students delight character for reading Quran are teachers motivation, students motivation, and parents motivation.
Penerapan Pendekatan Inkuiri Pada Mata Pelajaran IPA untuk Mengembangkan Karakter Siswa di SDN 01 Kota Bangun Purniadi Putra
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 3, No 1 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.266 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v3i1.953

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan pendekatan inkuiri pada mata pelajaran IPA dalam mengembangkan pendidikan karakter di kelas V SDN 01 Kota Bangun Kabupaten Sambas. Penggunaan metode inkuiri dalam pembelajaran IPA terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Hasil: Berdasarkan hasil pengamatan terhadap karakter siswa diperoleh nilai 46% pada siklus I dan meningkat menjadi 76% pada siklus II. Hasil pengamatan pada siklus I pertemuan I diperoleh persentase sebesar 73% dengan kriteria cukup dan meningkat pada pertemuan II menjadi 79%. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut maka disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan inkuiri dapat mengembangkan karakter siswa, seperti karakter kerja sama, rasa ingin tahu, dan komunikatif. EnglishIntroduction: This article aims to explain the application of inquiry approaches in science subjects to develop character student in grade V SDN 01 Kota Bangun, Sambas District. The use of inquiry methods in science learning consists of initial activities, core activities, and end activities. Method: This research is a qualitative research with type of classroom action research. Results: Based on observation results on the student character obtained value 46% in cycle I and increased to 76% in cycle II. Results of observation in the first cycle of first meeting obtained a percentage of 73% with medium criteria and increased at the second meeting to 79%. Based on that observasion, it is concluded that the use of inquiry approach can develop student character, such as character of cooperation, curiosity, and communicative.
Pengembangan Buku Ajar Tematik Terpadu Berbasis Kearifan Lokal Desy Anindia Rosyida
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2015): Oktober 2015
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.887 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v1i1.272

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Pencapaian kompetensi pembelajaran tematik terpadu kurikulum 2013 yaitu mempelajari semua mata pelajaran secara terpadu melalui tema-tema kehidupan yang dijumpai peserta didik sehari-hari. Melalui kearifan lokal, mampu menambah pengetahuan siswa tentang kebudayaan daerah dan nasional serta mengajak siswa untuk berfikir konkrit sesuai dengan lingkungan sekitar siswa.Metode:Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembanagn Research and Development (R & D), dengan model Dick & Carey yang memiliki sepuluh langkah dalam prosedur pengembangannya. Hasil:Guru kelas IV memberikan nilai validasi sebesar 95% yang berarti sangat layak dan tidak perlu revisi, hasil uji coba lapangan mendapat kualifikasi layak dari semua subyek, dan ahli isi memberikan nilai 80% yang beraarti layak dan tidak perlu revisi, ahli desain buku ajar, buku pendamping siswa mendapat nilai 92, 5% yang berada kualifikasi sangat layak sehingga buku tidak perlu revisi. Kesimpulan:Buku pendamping siswa ini mendapatkan penilaian kualifikasi yang baik dari berbagai pihak.EnglishIntroduction: The competence achievement of  integrated thematic learning  in curriculum  2013 is to learn integrally all of subject matters though themes about life which is faced by students’ daily activity. This local knowledge is not only can increase students’ knowledge about culture and nationality but also can motivate students to think concretely based on their environment.  Method: Research and Development (R & D) with ten steps of development procedure by Dick and Carey Model was used in this research. Result: The fourth grade teacher gave validation value at 95%. Other hand, expert person in content of textbook analyzer gave validation value at 80 % and expert person in design textbooks gave validation value at 92.5 %. Thus, the textbooks is good qualification for students so that it do not need to get revision. Conclusion: This Students’ text book has been developed and got good qualifications  by some respondents.
Penerapan Metode Karya Wisata pada Konsep Dasar IPA MI/SD Materi Perkembangbiakan untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa PGMI Jumiati Jumiati
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 2 (2017): April 2017
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.287 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v2i2.765

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Tujuan penelitian ini mendeskripsikan proses, hasil dan kendala dalam pembelajaran menggunakan metode karya wisata pada mata kuliah Konsep Dasar IPA. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus, dan tiap-tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengamatan, serta refleksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, tes, dan catatan lapangan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil: pada siklus I dan siklus II diperoleh persentase keterlaksanaan sebanyak 100 %, pada siklus I nilai ketercapaiannya mencapai nilai 76,79 dan siklus II mencapai nilai ketercapaiannya 84,11. Ketuntasan belajar klasikal hasil mahasiswa pada siklus I mencapai persentase 46,66 %, sedangkan pada siklus II mencapai persentase 90 %. Kendala-kendala yang dihadapi adalah peneliti kurang memfokuskan mahasiswa dan mahasiwi yang duduk di belakang. Cara mengatasinya dengan memberikan pengajaran kepada seluruh mahasiswa, baik yang duduk didepan maupun di belakang.EnglishIntroduction: The aims of the research are: describes the process of implementation, outcomes, and obstacles encountered in the applying the method of tourism work on course of Natural Sciences basic concept. Method: This research used the action research was conducted in two cycles, and every cycles which include: planning, acting and observing, and reflecting. The technic for of gathering data in the research using by technic observation, test, and field notes. The data was analized using by kualitatif and kuantitatife technic. Result: The teacher activity in cycle 1 and 2 get percentage was 100%, in cycle in the score reached 76,79 and the cycle II the score reached 84,11. The classical completeness of writing description result in cycle 2 reached 46,66%, while in cycle 2 reached 90%. The problems which happen was the Researchers focused the students whom sit in behind less and how to resolve it with gived the teaching to all of student, although the student who sit infront of class or in behind.
Pengembangan Buku Ajar Tematik Bernuansa Islami untuk Madrasah Ibtidaiyah/ Sekolah Dasar Islam Raudlatul Jannah
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 2, No 1 (2016): Oktober 2016
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.261 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v2i1.737

Abstract

Bahasa Indonesia:Pendahuluan: Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar tematik tematik bernuansa Islami dan meneliti keefektifan, keefesienan dan kemenarikan buku ajar yang dikembangkan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan menggunakan desain Dick and Lou Carey. Hasil:   Buku ajar yang dikembangkan memiliki tingkat keefektifan yang tinggi dengan ditunjukkan oleh peningkatan hasil post tes sebesar 17,65% di banding  hasil pre test. yaitu dari 69,40% - 87,05%. Penggunaan buku ajar tematik terpadu kurang efisien pada siswa yang kurang lancar membaca. Buku ajar memiliki tingkat kemenarikan yang tinggi. Kesimpulan: Buku ajar yang dikembangkan telah memenuhi unsur kebutuhan pembelajaran, khususnya pada pembelajaran tematik dengan pendekatan tematik terpadu. English:Introduction: This article aims to develop thematic texbook thematic texbook nuances of Islamic and evaluate the effectiveness, efficiency and attractiveness of the developed. Methods: This study used research and development method developed by Dick and Lou Carey. Results: Textbook developed has a high degree of effectiveness demonstrated by increasing post-test results of 17.65% was compared to the pre-test results. that is from 69.40% - 87.05%. The use of integrated thematic texbook was less efficient on students who are not fluent in reading. Textbook have the attractiveness of the high level. Conclusion: Textbook developed have fulfilled elements of learning needs, especially on thematic learning with integrated thematic approach.
Strategi Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SD/MI Dessy Noor Ariani
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 3, No 1 (2017): Oktober 2017
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.513 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v3i1.958

Abstract

IndonesiaPendahuluan: Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pengertian kemampuan komunikasi matematis siswa, peran guru dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SD/MI, bentuk soal matematika untuk meningkatkan komunikasi matematis siswa SD/MI, dan strategi pembelajaran yang dapat digunakan dalam meningkatkan komunikasi matematis siswa SD/MI. Metode: Tulisan ini merupakan kajian pustaka tentang strategi  meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa SD/MI. Hasil: 1) Kemampuan komunikasi matematika adalah kemampuan dalam menyampaikan ide matematika, baik secara lisan maupun tulisan serta kemampuan memahami dan menerima ide matematika orang lain secara cermat, analisis, kritis, dan evaluatif untuk mempertajam pemahaman; 2) Peran guru dalam mengembangkan komunikasi matematis siswa SD/MI meliputi: a) merancang pembelajaran yang dapat meningkatkan intensitas interaksi guru dengan siswa dan antar siswa, b)  memberikan motivasi kepada siswa, c)  menyeleksi tugas-tugas yang akan diberikan, dan d) mengukur kemampuan matematis siswa dengan pemberian soal uraian; 4) Strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa SD/MI adalah: a) Strategi pembelajaran kooperatif tipe think-talk-write; b) Strategi pembelajaran interaktif; c) Strategi pembelajaran Kooperatif Tipe Teams-Games-Tour-Tournaments; d) Pendekatan pendidikan matematika realistik (PMR); dan e) Pendekatan pembelajaran Problem Based Learning (PBL). EnglishIntroduction:  The purposes of this article are to explain understanding of students’ mathematical communication skills, the teachers’ role to improve students' mathematical communication skills in elementary school, design of mathematical question form to improve mathematical communication in elementary school, the strategies to improve mathematical communication skill in elementary school. Method: This paper is library research to know  strategies improving mathematical communication skill in elementary school. Results: 1) The mathematical communication skill is the ability to present mathematical ideas, both orally and in writing and the ability to understand and accept other people's mathematical ideas carefully, analytically, critically and evaluatively for building mathematical knowledge; 2) The teachers’ role in developing mathematical communication of elementary students are: a) designing methods, approaches, and strategies that increase the intensity of teacher interaction with students and among students, b)  giving motivation to students, c)  selecting the tasks, and d) measuring students' mathematical communication ability by giving essay task; 5) Strategies to improve mathematical communication skills in elementary school are: a) cooperative learning strategy type think-talk-write; b) interactive learning strategy; c) Cooperative Teams-Games-Tour-Tournaments Cooperative Learning Strategy; d)  Realistic mathematics education (RME)  approach; and e) Problem Based Learning (PBL) approach.

Page 2 of 18 | Total Record : 173