cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
ISSN : 2502101X     EISSN : 25982400     DOI : -
Jurnal Eksakta diterbitkan dua kali setahun sebagai media publikasi ilmiah dalam pengkajian dan pengembangan Ilmu Pendidikan di bidang Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Jurnal Eksakta memuat tulisan ilmiah berupa artikel konseptual, hasil penelitian maupun isu isu yang relevan dalam bidang MIPA.
Arjuna Subject : -
Articles 477 Documents
ENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH DI SMP NEGERI 1 SIPIROK Yulia Anita
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 1, No 1 (2016): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.586 KB) | DOI: 10.31604/eksakta.v1i1.%p

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan-kesulitan apa saja yang dihadapi oleh siswa dalam mengerjakan soal dengan model pembelajaran kooperataif tipe CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) pada pokok bahasan bilangan bulat dan untuk mengetahui apakah ada peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah pada pokok bahasan bilangan bulat dengan modelkooperatif tipe CIRC. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-1 SMP Negeri 1 Sipirok yang berjumlah 32 orang dan objek dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dibagi atas 2 siklus, masing-masing terdiri dari dua kali pertemuan. Sebelum memberikan tindakan, siswa diberikan tes awal, setiap akhirsiklus diberikan tes kemampuan pemecahan masalah. Dari hasil analisis data diperoleh peningkatan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah pada pokok bahasan bilangan bulat kelas VII-1 mulai dari tes awal sampai tes kemampuan pemecahan masalah. Banyaknya siswa yang mencapai ketuntasan belajar dari tes awal yaitu 12 dari 32 orang siswa (37,5%) dengan rata-rata kelas 63,28. Hasil analisis data pada siklus I setelah dilakukan model pembelajaran kooperatif tipeCIRC, banyaknya siswa yang mengalami ketuntasan belajar adalah 19 dari 32 orang (59,37%) dengan rata-rata kelas 65,78. Banyaknya siswa yang mencapai ketuntasan belajar pada akhir siklus II dengan model pembelajaran yang sama adalah 29 dari 32 orang (90,63%) dan rata-rata kelas 78,44. Berdasarkan kriteria ketuntasan belajar klasikal maka pembelajaran ini telah mencapai target ketuntasan belajar klasikal.Adapun letak kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal bilangan bulat adalah (1) masih ada 1 siswa yang kurang mampu memahami konsep dasar bilangan bulat (3,13%), (2) masih ada 2 siswa yang kurang teliti menyelesaikan operasi bilangan bulat dan kurang mampu menyelesaikan soal pemecahan masalah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe CIRC, kemampuan siswa dalam memecahkan masalah pada pokok bahasan bilangan bulat kelas VII-1 SMP Negeri 1 Sipirok meningkat. Saran yang diajukan yaitu guru selalu membuat Lembar Aktivitas Siswa (LAS) yang bertujuan lebih melatih siswa dalam memecahkan masalah. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif tipe CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) dan Kemampuan Siswa dalam Memecahkan Masalah.
PENGARUH PRAKTIKUM ALTERNATIF SEDERHANA TERHADAP BASIL BELAJAR KIMIA SISWA MAN PANDAN Laila Tussifah Lubis
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 2, No 1 (2017): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.688 KB) | DOI: 10.31604/eksakta.v2i1.55-61

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil be/ajar siswa pada materi asam-basa di kelas XI IPA MAN Pandan. Hal ini terjadi karena model pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran kimia masih kurang tepat dan kurang bervariasi sehingga belum mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Praktikum Altematif Sederhana (PAS) terhadap hasil be/ajar kimia siswa pada materi asam-basa di kelas XI IPA MAN Pandan tahun ajaran 201312014. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Eksperimen dengan menggunakan dua kelas sampel yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah tes. Dari analisis data hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Praktikum Alternatif Sederhana (PAS) dapat mempengaruhi peningkatan hasil belajar. Hasil belajar dengan metode Praktikum Altematif Sederhana (PAS) lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran langsung.Dari hasil pretest kedua kelas sampel diperoleh rata-rata nilai yang hampir sama yaitu 69,31 dan 64,54. Setelah diberikan perlakuan dengan metode Praktikum Altematif Sederhana (PAS) dan tanpa metode Praktikum Altematif Sederhana (PAS). Pada kelas dengan metode Praktikum Altematif Sederhana (PAS) diperoleh nilai postest rata-rata sebesar 82,73 sedangkan kelas dengan metode Pembelajaran Langsung diperoleh nilai rata-rata postest 67,5. Kesimpulan dari penelitiaan ini adalah metode Praktikum Altematif Sederhana (PAS) berpengaruh dalam peningkatkan hasil be/ajar siswa pada materi asam basa kelas XI IPA di MAN Pandan. Berdasarkan hasil penelitian disarankan guru menerapkan metode tersebut untuk meningkatkan hasil be/ajar kimia siswa.Kata Kunci:    Hasil Be/ajar, Praktikum Alternatif Sederhana (PAS), asam­ basa.
PENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAHMATEMATIKA SISWA MELALUI PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) DI KELAS VII SMP NEGERI 4 SIPIROK Lisna Agustina; Nur Sahara; Masdelima Azizah Sormin
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 3, No 1 (2018): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.532 KB) | DOI: 10.31604/eksakta.v3i1.56-64

Abstract

This research was carried out in SMP N 4 Sipirok. This type of research is quasi experiment with pre test – post test control group design. The population in this study consists of the entire grade VII SMP N Sipirok, sampling is done through sampling purpose technique. Research instrument used is a test of the ability of mathematical reasoning and problem solving. Statistical hypothesis testing in this study using a t-test. An increase in problem-solving ability, the ability to understand the issues, the capabilities of the planned settlement, the ability of doing the calculations, the ability of checking back on experimental class when compared to the control class. Keywords: Problem Solving, PMR.
PENGARUH OLAHAN BERBAGAI PRODUK MAKANANTERHADAP KADAR PROTEIN PADAJAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) Jamilah Nasution; Handayani Handayani; Riyanto Riyanto
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 1, No 2 (2016): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.9 KB) | DOI: 10.31604/eksakta.v1i2.%p

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jenis jamur yang paling banyak disukai oleh masyarakat dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Oleh karena itu, perlu adanya variasi olahan seperti nugget, bakso dan jamur krispi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh olahan terhadap kandungan protein jamur tiram putih dan menentukan olahan terbaik dengan menggunakan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Jenis penelitian ini adalah eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan dan 3 ulangan yaitu jamur tiram putih tanpa perlakuan (kontrol), jamur tiram yang diolah menjadi nugget, jamur tiram putih yang diolah menjadi bakso dan jamur tiram putih yang diolah menjadi jamur krispi. Analisa yang digunakan adalah Analisa of Varian (Anova) dan dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan kadar protein pada jamur tiram putih tanpa perlakuan sebesar14,73 %, jamur tiram putih yang diolah menjadi nugget sebesar 21,62 %, Jamur tiram putih yang diolah menjadi bakso sebesar11,44 % dan Jamur tiram putih yang diolah menjadi jamur tiram krispi sebesar6,48 %. Dapat disimpulkan bahwa olahan mempengaruhi kadar protein jamur tiram putih dan nugget memiliki persentase kadar protein tertinggi yaitu sebesar 21,62% dengan nilai beda nyata 6,89 > 5,96 diterima pada taraf signifikan 5%.Kata kunci : Jamur Tiram Putih, Nugget, Bakso, Jamur Krispi.
UJI EFEKTIVITAS BIO-INSEKTISIDA EKSTRAK DAUN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L) DAN RIMPANG JERINGAU (Acorus calamus L) TERHADAP HAMAWERENG COKLAT (Nilaparvata lugens) PADA TANAMAN PADI Jamilah Nasution; Riyanto Riyanto; Dimas Prabowo
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 2, No 2 (2017): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.226 KB) | DOI: 10.31604/eksakta.v2i2.92-95

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bio-insektisida ekstrak daun tembakau dan rimpang jeringau terhadap hama wereng coklat padi. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental yaitu metode yang dilakukan dengan adanya manipulasi terhadap objek penelitian dan adanya kontrol yang tujuannya untuk menyelediki ada tidaknya hubungan sebab akibat dan berapa besar hubungan sebab akibat tersebut dengan cara memberikan perlakuan-perlakuan tertentu dan menyediakan kontrol untuk perbandingan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun tembakau dan jeringau yang dikombinasi sebagai bio-insektisida terhadap hama wereng coklat padi menunjukkan hasil yang sangat signifikan. Dari total 180 ekor wereng yang mati berjumlah 134 ekor.hal ini menunjukkan kualitas pestisida nabati aman bagi tumbuhan dan manusia yang akan mengonsumsinya nanti. Kata Kunci :Ekstrak Tembakau, ekstrak Jeringau, Padi, Wereng coklat
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI PEMBELAJARAN FISIKA GASING PADA SISWA KELAS X-2 SMA NEGERI 1 PINANGSORI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Muhammad Ali
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 3, No 2 (2018): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.695 KB) | DOI: 10.31604/eksakta.v3i2.%p

Abstract

This research is classroom action research aims to find out whether the study of physics gasing can improve student activity and learning outcomes. This research consists of 2 cycles conducted in X-2 class SMA Negeri 1 PinangsoriKabupatenTapanuli Tengah which amounted to 33 students. Characteristics of this class have low activity and learning outcomes compared to other X classes. The indicator of success for students at least 75%, and indicators of learning outcomes at least 85% of the number of students who take the test. During the study showed an increase in activity and student learning outcomes from cycle I to cycle II. In the first cycle students psychomotor average score at the end of the first cycle of 75.85 to 79.26 at the end of cycle II, the affective value of scientific attitude in the first cycle with an average of 78.03 and rose to 80.74 in cycle II. Student cognitive learning analysis is obtained through the results of the test per cycle conducted every cycle. Increased cognitive learning outcomes seen from the average value obtained by students before the cycle 65 with completeness 31%, at the end of the cycle I an average of 73.52 with 63.64% completeness and at the end of the second cycle to 78.18 with a complete 87.88 %. From the results of the research, it can be concluded that the application of learning physics gasing can increase the activity and the results of physics learning in students of class X-2 SMA Negeri 1 Pinangsori. Keywords: Activity, Learning Outcomes and Physics Gasing
KANDUNGAN KARBOHIDRAT DAN PROTEIN JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) PADA MEDIA TANAM SERBUK KAYU KEMIRI (Aleurites moluccana) DAN SERBUK KAYU CAMPURAN Jamilah Nasution
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 1, No 1 (2016): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.787 KB) | DOI: 10.31604/eksakta.v1i1.%p

Abstract

Jamur tiram putih mempunyai manfaat sangat besar bagi kesehatan karena didalamnya banyak mengandung zat gizi yang seimbang terutama kandungan karbohidrat dan protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan karbohidrat dan protein jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) yang tumbuh pada media tanam serbuk kayu kemiri (Aleurites moluccana) dan serbuk kayu campuran (mahoni, kemiri, jati, rambung, dan rambutan). Rangkaian penelitian ini diawali dengan pembuatan media tanam dan penanaman bibit jamur, peletakkan plot baglog lalu pengemasan campuran bahan media, sterilisasi, inokulasi, inkubasi, pertumbuhan tubuh buah jamur dan pemeliharaan hingga masa panen. Plot baglog terdiri dari 20 baglog yang terdapat 2 sampel yaitu 10 baglog serbuk kayu kemiri dan 10 baglog serbuk kayu campuran.Dari 10 baglog pada setiap media tanam dilakukan pemanenan jamur untuk uji karbohidrat dan protein yang dilakukan secara random dengan memanen jamur pada setiap media tanam. Pengujian karbohidrat menggunakan metode Pereaksi Luff Scrhoorl dan pengujian protein menggunakan metode Kjeldhal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kadar karbohidrat dan protein pada setiap media tanam yang berbeda menghasilkan kadar nutrien yang berbeda. Kadar karbohidrat tertinggi terdapat pada serbuk kayu kemiri yaitu 0,76%/100 g dan serbuk kayu campuran 0,73%/100 g. Sedangkan untuk kadar protein tertinggi terdapat pada serbuk kayu campuran yaitu 9,5%/100 g dan serbuk kayu kemiri 9,3%/100 g. Kata kunci : Jamur tiram putih, karbohidrat dan protein, serbuk kayu
PENINGKATAN KREATIFITAS DAN KOMPETENSI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI PELAJARAN EKOSISTEM DI SMA NEGERI 1 ANGKOLA BARAT Fitri Agustina Lubis
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 2, No 1 (2017): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.853 KB) | DOI: 10.31604/eksakta.v2i1.10-23

Abstract

The Process of Improving the Creativity and Competence of Student Leaming Using a Contextual Approach to the Material Class Ecosystem XI SMA Negeri I Angkola Barat". Thesis. Graduate Program of Padang State University.This research is based on the problem of low creativity and competence of students in learning biology. From the daily tests, creativity and competence of students are still learning under (KKM) minimal criteria  of passing grade. This research aims to describe the process of improving the creativity and competence of student learning using a contextual approach to the material class ecosystem XI SMA Negeri I Angkola Barat. The subjects of the research is class XI SMAN I Angkola Barat with the members of 36 student. This type of research is a classroom action research a qualitative approach supported quantitative approach. The study start from April to May 20I 4. During the study the researcher it was assisted by 3 observers. Data was obtained from qualitative and quantitative data. Qualitative data were collected through observation, field notes, and interviews. Quantitative data were obtained through cognitive tests, observation creativity, affective and psychomotor competencies.The was analysis of the data used qualitative descriftive and statice technique.The result shows that the use of a contextual approach toword the ecosystem material can enhance creativity and learning competencies. The increase can be seen on each aspect of the creative learning, affective and psychomotor competencies ranging from pre-cycle, thefirst cycle, and second cycle. This increase is also seen in the results of the exam prasiklus ie 6I.80 in the first cycle, 66.66 and the second cycle 88.88. Based on the results, it can be concluded that contekstual approach can improve the creativity and competence of students of class XI Angkola Barat. Keywords: Contextual, Creativity and Competence
PENERAPAN MODEL INKUIRI BERBANTUAN MEDIA KOMPUTER TERHADAP MINAT BELAJAR KIMIA SMA NEGERI 4 PADANGSIDIMPUAN Rizky Ariaji; Dakkal Harahap; Sahlan Tuah
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 3, No 1 (2018): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.728 KB) | DOI: 10.31604/eksakta.v3i1.1-8

Abstract

The type of research used in this study is a research experiment. The population in this research is the grade XI IPA SMA Negeri 4 Padangsidimpuan. Instruments used for data collection is a test of interest in learning chemistry in the form of essays and learning interest of students now. The test results obtained (1) there is a change of interest in learning chemistry being taught through the model of learning computer-assisted inkuiri media on the subject of reaction rates on the now interest the average experimental class students which of the 28 students There are 5 students or 18% interest rate which is at a "very good" category, 18 students or 64% in the category of "good", 5 students 18% in the category of "enough". On the control class's interest now is obtained that the average value of the interest of students which of the 28 students there was 1 person or 4% of the students that the level of interest in being on the category "very good", 10 students or 36% on the "good" category, 16 students or 57% in "enough" category, and 1 person or 4% in the category of "less". So the conclusion drawn interest studied chemistry is taught through the model of computer-aided media learning inkuiri higher than on cooperative learning methods. Keywords: Model Inkuiri, Computer Media, Interest In Learning Chemistry.
ANALISIS PERKEMBANGAN ASPEK KETERAMPILAN PROSES SAINS KIMIA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI SAINS DAN TEKNOLOGI DI SMA MUHAMMADIYAH 11 PADANGSIDIMPUAN Adi Syaputra
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 1, No 2 (2016): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.909 KB) | DOI: 10.31604/eksakta.v1i2.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains kimia siswa kelas X IPA SMA Muhammadiyah 11 Padangsidimpuan. Peningkatan tersebut dilakukan melalui pembelajaran literasi sains dan teknologi dalam pembelajaran kimia di SMA Muhammadiyah 11 Padangsidimpuan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilaksanakan selama 2 bulan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X1 berjumlah 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X2yang berjumlah 31 siswa sebagai kelas kontrol. Alat pengumpul data yang digunakan adalah, Observasi dan Tes. Alatpengumpulan data berupa tes untuk mengukur hasil belajar kimia.Hasil analisis dengan anava dua jalan dengan sel tak sama menunjukkan (1) Pembelajaran dengan literasi sains dan teknologi yang diterapkan terhadap siswa memperoleh hasil belajar kimia yang berbeda (Fa = 27,28 dengan nilai Ftabel  = 4,02);(2) Siswa dengan kemampuan keterampilan proses sains tinggi, sedang, dan rendah memiliki hasil belajar kimia yang berbeda (Fb = 19,64 dengan nilai Ftabel = 3,17) hasil belajar kimia antara siswa pada setiap tingkat kemampuan keterampilan proses sains untuk masing-masing pembelajaran adalah tidak berbeda (Fab = 24,16 dengan Ftabel = 3,17). Hasil observasi penilaian kemampuan aktivitas  siswa dalam pembelajaran pada kelas eksperimen didapat rata-rata 3,0 dengan persentase 75% dengan kualifikasi baik, sedangkan untuk kelas kontrol didapat rata-rata 1,8 dengan persentase 45% dengan kualifikasi cukup. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pertama, hasil belajar siswa pada pokok bahasan larutan elektrolit dan non elektrolit yang diajarkan dengan pembelajaran literasi sains dan teknologi meningkat dengan rata-rata 80,41 . Kedua, hasil belajar siswa pada pokok bahasan larutan elektrolit dan non elektrolit yang diajarkan dengan pembelajaran literasi sains dan teknologi lebih tinggi dan kemampuan keterampilan proses sains siswa lebih berkembang dibanding dengan kegiatan pembelajaran yang tidak menerapkan pemebelajaran literasi sains dan teknologi di SMA Muhammadiyah 11 Padangsidimpuan. Kata Kunci : pemebelajaran literasi sains, dan kemampuan keterampilan proses sains

Page 4 of 48 | Total Record : 477


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 1 (2026): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 2 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 1 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 2 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 9, No 1 (2024): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 2 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 1 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 7, No 2 (2022): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 7, No 1 (2022): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 6, No 2 (2021): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 6, No 1 (2021): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 5, No 2 (2020): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 5, No 1 (2020): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 4, No 2 (2019): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 4, No 1 (2019): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 3, No 2 (2018): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 3, No 1 (2018): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 2, No 2 (2017): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 2, No 2 (2017): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 2, No 1 (2017): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 1, No 2 (2016): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 1, No 1 (2016): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA More Issue