cover
Contact Name
Ahadiyat Yugi R., SP., MSi., D.Tech.Sc.
Contact Email
psi.faperta@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ahadiyat_yugi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Agrin : Jurnal Penelitian Pertanian
ISSN : 14100029     EISSN : 25496786     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Agrin provides facilities for publishing articles or quality papers in the form of research results in various aspects of agriculture and agricultural commodities widely including ; agronomy, agroecology, plant breeding, horticulture, soil science, plant protection, agribusiness, agroforestry, food science and technology , agricultural techniques, agricultural innovations, agricultural models and agricultural biotechnology. This journal is published twice a year, ie the April and October. The Agrin Journal invites researchers, academics and intellectuals to contribute critical writing and contribute to the development of agricultural science.
Arjuna Subject : -
Articles 303 Documents
KEPUTUSAN PETANI TERHADAP PENANGANAN PASCA PANEN JAMBU AIR DI KABUPATEN DEMAK Triyono, Triyono; Rahmawati, Nur
Agrin Vol 25, No 1 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.1.556

Abstract

Kabupaten Demak merupakan salah satu sentra pengahasil jambu air di Jawa Tengah.  Produksi jambu air di Kabupaten Demak mempunyai karakteristik mudah rusak dan berisiko jika terjadi panen raya. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi  keputusan petani terhadap penanganan pasca panen jambu air. Sampel penelitian ini dimail sebanyak 72 petani dari tiga gapoktan yaitu Sekar Tani, Sido Maju, dan Tani Sentosa. Analisis data menggunakan metode analisis regresi logistik binomial.   Hasil analisi menunjukkan bahwa keputusan petani untuk melakukan penanganan pasca panen dipenagruhi oleh variabel umur, harga dan pekerjaan luar usahatani (off farm). Umur petani yang relatif sudah lanjut usia menyebabkan penurunan peluang keputusan untuk melakukan penanganan pasca panen. Harga dan akses jaringan kerjasama memungkinkan peningkatan peluang keputusan petani untuk melakukan penanganan pasca panen. Oleh karena itu penting dilakukan pelatihan bagi generasi muda untuk pengelolaan usahatani jambu air yang lebih baik terutama penanganan pasca panen.Kata kunci: jambu air, keputusan petani, pascapanen
MODEL ADSORPSI ISOTERM ARANG AKTIF KULIT KOPI PADA PENURUNAN WARNA AIR LIMBAH PENGOLAHAN KOPI Novita, Elida; Wahyuningsih, Sri; Kamil, Nur Shodiqotul; Pradana, Hendra Andiananta
Agrin Vol 25, No 1 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.1.561

Abstract

Pengolahan kopi menghasilkan air limbah kopi dan limbah padat beruapa kulit kopi. Air limbah pengolahan kopi mengandung flavonoid yang berpengaruh terhadap warna coklat gelap pada air limbah pengolahan kopi. Apabila air limbah pengolahan kopi dibuang langsung ke badan air tanpa adanya pengolahan, akan mengganggu kehidupan air. Kulit kopi mengandung selulosa dan senyawa organik sehingga berpotensi untuk dijadikan sebagai arang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik dan model adsorpsi isoterm arang aktif kulit kopi terhadap penurunan warna pada air limbah pengolahan kopi. Tahapan penelitian dibagi menjadi dua yaitu pembuatan arang aktif dan penentuan model adsorpsi isoterm. Arang aktif kulit kopi yang digunakan diaktivasi dengan senyawa NaOH 1 M dan dikarakterisasi berdasarkan SNI-06-3730-1995. Selanjutnya, proses adsorpsi arang aktif dianalisis dengan metode adsorpsi isoterm Langmuir dan Freundlich. Arang aktif kulit kopi yang dihasilkan telah memenuhi SNI-0603730-1995 dengan kadar air sebesar 3,43%; kadar abu 2,3%; dan daya serap I2 15231,6 mg/g. Adapun adsorpsi pada penelitian ini mengikuti model isoterm Langmuir. Adsorpsi air limbah pengolahan kopi dapat menggunakan arang aktif kulit kopi dengan kapasitas optimum 39,06 mg/g.Kata kunci: arang aktif, adsorben alami, kesetimbangan, model Langmuir, model Freundlich 
APLIKASI KOMPOS DAN PENAMBAHAN BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA PADA ULTISOL Febriyono, Wahyu; Rahmah, Affiatin
Agrin Vol 25, No 1 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.1.571

Abstract

Gulma siam memiliki potensi untuk dijadikan pupuk kompos yang dapat digunakan pada tanaman selada di tanah ultisol. Penelitian ini bertujuan untuk : mengevaluasi penggunaan kompos gulma siam di tanah ultisol dan menentuka dosis terbaik untuk pertumbuhan tanaman selada di tanah ultisol. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok lengkap. Perlakuan yang dicoba adalah jenis pupuk kompos (P1 danP2), kemudian dosis yang digunakan (D0, D1, D2, dan D3). Variabel yang diamati adalah : tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, bobot segar akar, bobot kering akar, total panjang akar, luas daun, laju asimilasi bersih dan laju pertumbuhan tanaman. Dari hasil penelitian diambil kesimpulan bahwa : tanaman selada tumbuh baik di tanah ultisol dengan pupuk gulma siam, dosis D2 adalah dosis terbaik untuk pertumbuhan tanaman selada di tanah ultisol.Kata kunci: kompos gulma siam, selada, ultisol
Front Cover Agrin April 2021 Agrin, Jurnal
Agrin Vol 25, No 1 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Front Cover Agrin April 2021
PENGARUH FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PRODUKTIVITAS BUNCIS PERANCIS: STUDI KASUS DI KELOMPOK TANI TRANGGULASI SEMARANG Wiwi Sepriani Moek; Liska Simamora
Agrin Vol 25, No 1 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.1.578

Abstract

Buncis Perancis merupakan salah satu komoditas unggulan yang dibudidayakan kelompok tani Tranggulasi Desa Batur, Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang karena memiliki manfaat bagi kesehatan sehingga buncis perancis memiliki permintaan yang tinggi di dalam negeri bahkan sudah menembus pasar ekspor. Permintaan pasar terhadap komoditas buncis perancis sebanyak 1,5 – 3 ton per hari, akan tetapi volume produksi buncis perancis di kelompok tani Tranggulasi hanya 1,5 - 3 ton per minggu. Namun, permintaan yang tinggi tersebut tidak mampu dipenuhi oleh petani yang tergabung dalam kelompok tani Tranggulasi karena jumlah produksi lebih sedikit dibandingkan permintaan.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor- faktor produksi (luas lahan, benih, pupuk organik, tenaga kerja dan pestisida organik) yang mempengaruhi produktivitas komoditas buncis perancis dan mengetahui faktor produksi yang paling berpengaruh dalam peningkatan produktivitas buncis perancis di kelompok tani Tranggulasi, Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Riset ini dilakukan bulan Agustus 2020. Sampel yang digunakan adalah anggota kelompok tani Tranggulasi sebanyak 30 orang yang ditetapkan secara purposive. Petani responden yang bergabung dengan kelompok tani Tranggulasi melakukan usahataninya dengan sistem pertanian organik. Data diperoleh dengan melaksanakan wawancara melalui daftar pertanyaan yang tertulis di dalam kuesioner. Analisis data dilakukan dengan pemodelan fungsi produksi regresi berganda dengan bantuan program SPSS 16. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor produksi luas lahan (X1), benih (X2), pupuk organik (X3), tenaga kerja (X4) dan pestisida organik (X5) secara bersama-sama (simultan) mempengaruhi produktivitas buncis perancis di kelompok tani Tranggulasi. Namun secara parsial faktor produksi pupuk organik (X3) berpengaruh positif dan nyata dalam peningkatan produktivitas buncis perancis di kelompok tani Tranggulasi.Kata Kunci: Buncis Perancis, faktor produksi  dan produktivitas.
PENGARUH FORMULASI NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TOMAT CERI PADA SISTEM HIDROPONIK TETES Nur Kholida Wulansari; Ratna Dwi Hirma Windriyati; Ari Kurniawati
Agrin Vol 25, No 1 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.1.557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi nutrisi  AB-Mix, pupuk organik cair dan pupuk hayati pada sistem hidroponik tetes untuk tanaman tomat ceri. Penelitian dilakukan di screen house di Dusun Gunungmalang, Kecamatan Serang, Kabupaten Purbalingga pada ketinggian 1400 m dari permukaan laut pada bulan Agustus – September 2020. Perlakuan dicoba yaitu P1(100% dosis AB-Mix), P2 (75% dosis AB-Mix + POC + pupuk hayati), P3(50% dosis AB-Mix + POC + pupuk hayati), P4 (25% dosis AB-Mix + POC + pupuk hayati), dan P5 (0% dosis AB-Mix + POC + pupuk hayati). Rancangan perlakuan yang digunakan yaitu rancangan acak kelompok (RAK) dengan 6 ulangan. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman dan jumlah cabang. Hasil peneltian menunjukkan formulasi nutrisi 75% AB Mix + POC + Pupuk Hayati dapat digunakan untuk mengurangi penggunaan nutrisi AB-mix pada budidaya tomat ceri sistem hidroponik tetes pada media cocopeat. Kata kunci: formulasi nutrisi, hidroponik tetes, tomat ceri
Keanekaragaman Fungi Mikoriza Arbuskula pada Perkebunan Kelapa Sawit Rakyat Wijayani, Suprih; Wirianata, Herry
Agrin Vol 25, No 2 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.2.646

Abstract

Cendawan mikoriza arbuskula (CMA) mempunyai beragam peran dalam banyak agroekosistem, termasuk perkebunan kelapa sawit. CMA menjadi bagian strategis dalam budidaya kelapa sawit secara berkelanjutan, termasuk perkebunan rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap diversitas dan populasi CMA dalam hubungan dengan sifat tanah perkebunan rakyat. Sampel tanah komposit diambil dari zona perakaran kelapa sawit sedalam 5-20 cm pada 6 lokasi perkebunan rakyat yang berbeda. Isolasi dan kerapatan spora CMA ditentukan dengan metode tuang saring dilanjutkan dengan identifikasi genus dan observasi kolonisasi kelapa sawit. Sifat tanah diamati untuk menentukan status hara, kandungan bahan organik, pH dan KPK. Hasil penelitian menunjukkan diversitas CMA di perkebunan rakyat rendah, hanya ditemukan 3 genus dengan kerapatan yang berbeda. Acaulospora sp. ditemukan pada semua kebun dengan kerapatan tertinggi dan Glomus sp. dengan kerapatan rendah, sedangkan Gigaspora sp. jarang ditemukan. Spora Acaulospora sp. dan Glomus sp. melimpah pada tanah masam dengan kandungan bahan organik rendah. Spora CMA tidak ditemukan pada tanah yang mempunyai pH netral dan kandungan bahan organik, P total dan tersedia, Fe dan Zn yang tinggi dan sering kalitergenang (kebun Sungai Kupang). Acaulospora sp. dan Glomus sp. berpotensi besar menjadi pupuk hayati untuk perkebunan kelapa sawit rakyat, terutama pada tanah yang kurang subur.Kata kunci : sifat tanah, perkebunan sawit rakyat, diversitas, FMA
Daya Saing Gambir Indonesia di Pasar Dunia (Studi Kasus di Sumatra Barat) Putri, Mega Amelia; Afrizal, Roni; Yelfiarita, Yelfiarita; Arnayulis, Arnayulis
Agrin Vol 25, No 2 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.2.573

Abstract

Sumatera Barat merupakan penyumbang gambir terbesar di Indonesia mencapai 63,47% dari total ekspor Indonesia ke pasar dunia. Negara utama ekspor gambir Sumatera Barat adalah India. Tantangan umum yang dihadapi Indonesia dalam mengekspor gambir ke India adalah adanya pesaing lain seperti Perancis, Italia, Belgia dan lainnya, kondisi harga pasar lokal dan harga ekstrak gambir baku impor, prosedur pemerintah untuk ekspor-impor membutuhkan waktu yang lebih lama. Selain itu, tingginya permintaan dan rendahnya produksi gambir menyebabkan penundaan pengiriman. Hal ini tentu saja akan mengganggu sistem perdagangan gambir dan akan berdampak terhadap daya saing gambir. Metode analisis penelitian ini menggunakan metode analisis komparatif RCA (Revealed Comparative Advantage). Hasil analisis daya saing komparatif RCA (RevealedComparative Advantage) menggambarkan daya saing ekspor gambir Indonesia (Studi kasus di Sumatera Barat) di pasar dunia belum memiliki daya saing. Namun, untuk gambir Indonesia di pasar sasaran utama (India), Indonesia memiliki daya saing yang kuat pada sepuluh tahun terakhir (tahun 2010-2019) dibandingkan negara pesaing lainnya.Kata kunci: daya saing, gambir, RCA, In
Respon Pertumbuhan dan Produksi Senyawa Osmoregulator Lima Varietas Sorgum Terhadap Cekaman Salinitas Arum, Laras Sekar; Murtiyaningsih, Hidayah; Hazmi, Muhammad
Agrin Vol 25, No 2 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.2.617

Abstract

Sorgum merupakan tanaman serealia dengan kandungan karbohidrat yang cukup tinggi dan sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku tepung terigu, gula cair, dan bahan bioetanol. Salinitas merupakan cekaman abiotik utama yang mendominasi lahan marginal dan berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Prolin dan gula merupakan senyawa osmoregulator yang diproduksi tanaman sebagai mekanisme ketahanan terhadap cekaman salinitas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor, yaitu varietas sorgum (Bioguma-1, Bioguma-3, Demak, Numbu, dan Suri-4) dan perlakuan salinitas dengan pemberian larutan NaCl (0, 50, dan 100 mM). Karakter morfologi, kandungan prolin, total karbohidrat, gula terlarut, dan sukrosa diidentifikasi untuk mengetahui respon tanaman sorgum terhadap perlakuan cekaman salinitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan cekaman salinitas dapat menekan tinggi tanaman hingga 60,46% dan berat basah hingga 40,39%.  Sebaliknya kandungan prolin, total karbohidrat, gula terlarut, dan sukrosa meningkat secara signifikan.  Dari beberapa varietas sorgum tersebut, Numbu menunjukkan potensi yang cukup besar untuk dapat tumbuh dengan baik di lahan salin dengan kemampuan memproduksi gula yang cukup tinggi. Kata kunci: sorgum, salinitas, prolin, gula
Perilaku Konsumen Kopi Bubuk di Purwokerto Mela, Ervina; Firdaus, Muhammad Wildan
Agrin Vol 25, No 2 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.2.632

Abstract

Industri kopi bubuk merupakan industri dengan tingkat persaingan yang ketat. Hal ini dapat dilihat dari semakin beragamnya produk kopi bubuk di pasaran. Oleh karena itu penting bagi perusahaan untuk berfokus pada cara memuaskan konsumen. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan penelitian mengenai perilaku konsumen kopi bubuk. Penelitian mengenai perilaku konsumen akan mengarahkan produsen pada strategi bersaing yang tepat dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perilaku konsumen kopi bubuk dari aspek motivasi membeli, manfaat yang diharapkan dari mengonsumsi, jenis produk pengganti yang dikonsumsi, cara pengambilan keputusan dalam pembelian, ukuran berat yang paling disukai, tempat pembelian, kemasan yang paling disukai, merek yang paling sering dibeli dan media iklan yang paling disukai. Penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden, lalu data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan motivasi tertinggi dalam mengonsumsi kopi bubuk adalah karena kebiasaan (45%), manfaat yang dicari supaya tidak mengantuk (53%), produk pengganti yaitu teh (41%), keputusan pembelian produk dilakukan secara mendadak (68%), dan pembelian dilakukan di warung terdekat (73%). Kemasan yang dominan disukai berupa sachet (59%), dan ukuran berat 50 gram (46%). Merek yang paling sering dibeli yaitu kopi Kapal Api (38%), sedangkan media iklan yang paling sering dilihat adalah melalui media TV (45%).Kata kunci: kopi buku, perilaku konsumen