cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Sufism and its Relationship with the Development of Human Potential Khairul Nizam Bin Zainal Badri
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i2.1555

Abstract

Sufism and its Relationship with the Development of Human Potential. Research paper: Sufi thought is, in fact, an active mind because humans are seen as potential beings with high levels of consciousness. In the Sufi definition, the consciousness of mysticism is an active consciousness that leads to the introduction of God. This qualitatively conducted survey found that the introduction of God in a Sufi perspective will lead to the development of potential. Using a literature approach, this study also makes a comparison with Western views on the development of human potential. This introduction of God will further cultivate a love for God that will bring forth the knowledge of the development of human potential. This knowledge is a gift of God because, with this knowledge, man develops his potentials and then translates them into creativity, sharpness of mind, and optimism in life by God's truth
Integrasi Pendidikan Islam/Madrasah dalam Sistem Pendidikan Nasional Mastang Ambo Baba
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v5i2.571

Abstract

Pendidikan Islam seharusnya berbeda dengan sekolah lain pada umumnya. Perbedaan itu menyangkut banyak hal, mulai dari orientasi atau tujuan, kurikulum, tenaga pengajar, maupun kultur yang seharusnya dikembangkan. Tatkala pendidikan Islam disamakan dengan sekolah umum, bukan berarti persamaan itu  dalam segala halnya. Persamaan itu adalah terkait dengan pengakuan oleh pemerintah, yaitu bahwa siapapun yang belajar di lembaga pendidikan Islam dianggap telah memenuhi kewajiban belajar.Kata Kunci: integrasi, pendidikan islam, madrasah dan negara
The Effect of Implementation of the Team Games Tournament (TGT) type Cooperative Learning Model on The Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character (PAIBP) for Vocational High School (SMK) Students Al-Hidayah Cirebon Susi Aprilia Susanti; Muthoharoh Muthoharoh; Suteja Suteja
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 17, No 2 (2023)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v17i2.2525

Abstract

The Effect of Implementation of the Team Games Tournament (TGT) type Cooperative Learning Model on The Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character (PAIBP) for Vocational High School (SMK) Students Al-Hidayah Cirebon. The Team Games Tournament (TGT)-type cooperative learning model for learning Islamic religious education and character is still rarely implemented at Vocational High School (SMK) Al-Hidayah Cirebon City. The purpose of the study was to determine the effect of the implementation of the Team Games Tournament (TGT) type cooperative learning model on the learning outcomes of Islamic Religious Education and Character (PAIBP) subjects for Al-Hidayah Vocational High School students in Cirebon City. The research method used in this study uses a quantitative approach. Quantitative research in this study is experimental research using a quasi-experimental design. The population in this study were class X students, with a total of 294 students, with a sample of class X TKJ-1 as the experimental class and class X TKR-1 as the control class. Data collection techniques in this study used observation, questionnaires, and tests. The results of this study indicate that the Team Games Tournament (TGT) type cooperative learning model affects the learning outcomes of Islamic Religious Education and Character students at Al-Hidayah Vocational High School (SMK) in Cirebon City. This is based on the significance value obtained of 0.000 0.05 and the t count value of 5.035> t table of 2.028. It can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. The Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model has an effect of 42.7%, while the remaining 57.3% is influenced by other variables not examined in this study.
Tantangan dan Peluang Guru Pendidikan Agama Islam di Era Globalisasi Nurhayati Nurhayati
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v7i1.605

Abstract

Guru sebagai salah satu komponen dalam pendidikan, termasuk dalam pendidikan agama islam, merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan bagi tujuan pendidikan agama islam yang relevan dan berorientasi pada peluang dan tantangan di era globalisasi. Karena itu dibutuhkan suatu pototipe atau model seorang guru agama yang sesuai dengan kondisi globalisasi tersebut.Pendidikan agama islam disekolah merupakan usaha sadar, melalui bimbingan, pengajaran dan atau pelatihan guna mempersiapkan anak didik dalam rangka menyongsong masa depannya dengan menjadikan agama islam sebagai pegangan dan pedoman hidupnya.Dalam proses belajar mengajar guru tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu pengetahuan, akan tetapi juga bertanggung jawab terhadap perkembangan kepribadian peserta didik. Guru harus menciptakan proses belajar sedemikian rupa, sehingga dapat merangsang peserta didik untk belajar efektif dan dinamis dalam memenuhi dan mencapai tujuan yang diharapkan. Dengan kemajuan yang dicapai dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi akan semakin memicu perubahan yang terjadi diberbagai bidang kehidupan manusia yang sekaligus berdampak pada pergeseran nilai-nilai budaya dan agama dalam kehidupan umat manusia. Hal inilah yang menjadi tantangan-tantangan yang harus diantisipasi sedini mungkin agar tantangan-tantangan yang ada tidak menjadi ancaman menainkan menjadi suatu peluang yang menjanjikan.Kata kunci: Guru pendidikan agama islam, globalisasiGuru sebagai salah satu komponen dalam pendidikan, termasuk dalam pendidikan agama islam, merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan bagi tujuan pendidikan agama islam yang relevan dan berorientasi pada peluang dan tantangan di era globalisasi. Karena itu dibutuhkan suatu pototipe atau model seorang guru agama yang sesuai dengan kondisi globalisasi tersebut.Pendidikan agama islam disekolah merupakan usaha sadar, melalui bimbingan, pengajaran dan atau pelatihan guna mempersiapkan anak didik dalam rangka menyongsong masa depannya dengan menjadikan agama islam sebagai pegangan dan pedoman hidupnya. Dalam proses belajar mengajar guru tidak hanya berperan sebagai penyampai ilmu pengetahuan, akan tetapi juga bertanggung jawab terhadap perkembangan kepribadian peserta didik. Guru harus menciptakan proses belajar sedemikian rupa, sehingga dapat merangsang peserta didik untk belajar efektif dan dinamis dalam memenuhi dan mencapai tujuan yang diharapkan. Dengan kemajuan yang dicapai dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi akan semakin memicu perubahan yang terjadi diberbagai bidang kehidupan manusia yang sekaligus berdampak pada pergeseran nilai-nilai budaya dan agama dalam kehidupan umat manusia. Hal inilah yang menjadi tantangan-tantangan yang harus diantisipasi sedini mungkin agar tantangan-tantangan yang ada tidak menjadi ancaman menainkan menjadi suatu peluang yang menjanjikan.Kata kunci: Guru pendidikan agama islam, globalisasi
Analisis Strategi Metakognitif Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Ryan Nizar Zulfikar
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v13i1.937

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan serta memaparkan strategi metakognitif siswa dalam memecahkan masalah matematika. Strategi metakognisi merupakan proses yang berurutan yang digunakan untuk mengontrol aktivitas kognitif dan memastikan bahwa tujuan kognitif telah dicapai. Penggunaan Strategi metakognitif dalam pemecahan masalah matematika akan menuntun siswa untuk memahami dan mengontrol proses berpikirnya, menganalisis, objektif, cermat dan logis dalam memecahkan masalah matematika yang sedang dihadapinya. Penelitian dilaksanakan di kelas VIII SMP N 16 Kupang, yang terdiri dari 34 siswa dengan menggunakan metode angket, soal tes dan dilengkapi dengan adanya wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat aspek metakognitif yaitu: aspek kesadaran, aspek strategi kognitif, aspek perencanaan dan aspek pengecekkan kembali mendapatkan respon siswa pada rata-rata 2.90, 2.74, 2.95, 2.90 serta diperkuat oleh hasil pengerjaan soal dan wawancara, maka dapat di simpulkan bahwa kemampuan strategi metakognitif siswa dalam memecahan masalah matematika siswa kelas VIII SMP N 16 Kupang dapat dikelompokan ke dalam katagori baik.Kata kunci:      Pemecahan Masalah, Matematika, Strategi metakognitif AbstractThis study aimed to describe and explain the student metacognitive strategies in solving mathematical problems. Metacognitive strategies is a sequential process that is used to control the cognitive activity and ensure that the cognitive objectives have been achieved. The use of metacognitive strategies in solving mathematical problems will lead students to understand and control the process of thinking, analyzing, objective, accurate and logical in solving mathematical problems at hand. The experiment was conducted in class VIII SMP N 1 Kupang, which consists of 34 students by using questionnaires, test questions, and features an interview. Based on the results of the study showed that of the four aspects of metacognitive namely: Aspects of consciousness, aspects of metacognitive strategies, planning aspects and aspects checking back to get the average student response 2.90, 2.74, 2.95, 2.90, and reinforced by the workmanship about and interviews, it can be concluded that metacognitive strategies in a student's ability to solve mathematical problems in SMP N 16 Kupang can be grouped into either category.Keywords:        Math , Problem Solving, Metacognitive Strategies
ILUSTRASI TENTANG REENGINEERING HUMAN RESOURCES (Kajian Buku: Lyle Spencer, Reengineering Human Resourcess) Zubaidah Al-Bugis
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v2i2.539

Abstract

Penggunaan teknologi berarti telah dimulai dari awal penggabungan antara Reengineering sumber daya manusia dengan teknologi, sebagai inti dari pemanfaatan teknologi, sebagai inti dari pemanfaatan teknologi dalam cara berpikir yang berdampak dalam pelaksanaan kegiatan yang kita kerjakan akan lebih cepat, tepat, akurat, efisien dengan jangkauan hubungan kescmua aspek kebutuhan Manusia.
Manajemen Mutu Pengasuh Panti Asuhan Rukun Santoso, Kencong Kediri Mustajib Mustajib; A’an Yusuf Khunaifi; Husni Mubarok
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v15i1.1440

Abstract

Quality Management of Rukun Santoso Orphanage Caregivers, Kencong Kediri. The government in carrying out its duties to care for the poor and displaced children will not succeed without the participation of the community, namely the helping hand of the community to help the poor, especially children in need of compassion. Rukun Santoso Orphanage in Kediri Regency is an institution that accommodates orphans, orphans, orphans, poor and displaced, as well as teaching its foster children to implement Islamic values in their daily lives. This research aims to describe: implementation of quality management of Islamic education for foster children in The Rukun Santoso Orphanage, Kediri Regency. This research uses qualitative approach. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The study found that: Rukun Santoso Orphanage in Kediri Regency implements quality management with measures: continuous improvement, cultural change, reverse organization, maintaining relationships with customers
Pembelajaran Model Blended Learning Husni Idris
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v5i1.562

Abstract

A blended approach to a traditional, face to face course might mean that the class meets once per week instead of the usual three-session format. Learning activities that otherwise would have taken place during classroom time can be moved online. In addition, the terms "blended," "hybrid," and "mixed mode" are used interchangeably in current research literature.Keyword: blended, learning, face to face, online and offline.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kedisiplinan Guru Di SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan Kabupaten Muna Eli Safitri Budu; Zulkifli Musthan; Samrin Samrin
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 17, No 1 (2023)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v17i1.2504

Abstract

This study aims to examine and analyze the principal's leadership style towards teacher discipline at SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan, Muna Regency. The problems studied in this study are how the principal’s leadership style is, how the teacher’s discipline is,  and whether there is any influenceof the principal’s leadership style on teacher discipline.This study used quantitative research conducted at SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan, Muna Regency, for 3 months from April to June 2022. The sample for this research was 21 teachers. Data collection techniques include documentation and questionnaires. In analyzing the data, the writer uses descriptive analysis and inferential analysis.The results showed that the leadership style of the principal of SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan was in the moderate category, namely 15 or 71,4%. Teacher discipline at SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan is in the moderate category, namely 15 or 71,4%. There is a significant influence of the principal's leadership style on teacher discipline at SMA Negeri 1 Wakorumba Selatan, Muna Regency 72,93%. This can be seen from the calculation results obtained for a significant level of 5%. Because tcount = 7,149 > ttable = 1,729, it can be concluded that H0 is rejected and Ha is accepted
Internalisasi Nilai-Nilai Pluralisme dalam Pendidikan Islam Ikmal Ikmal
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v9i1.596

Abstract

Diktum Bhinneka Tunggal Ika hanya menjadi jargon penguasa belaka, belummenempati kesadaran kognitif masyarakat mayoritas, dan tidak diimplementasikan secara nyata dan tepat dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari. Berbagai konflik bernuansa SARA yang terjadi beberapa tahun silam, merupakan kegagalan bangsa Indonesia memahami pluralitas. Secara spesifik pendidikan juga dituding telah gagal memainkan perannya dalam menjalin keragaman melalui pembelajaran yang melampaui sekat-sekat agama. Pendidikan agama yang seharusnya dapat dijadikan sebagai wahana untuk mengembangkan moralitas universal yang ada dalam agama-agama sekaligus mengembangkan teologi inklusif dan pluralis, selama ini malah cenderung menampilkan wajahnya yang eksklusif dan dogmatis. Akibatnya, cita-cita luhur untuk mencapai masyarakat majemuk yang harmonis masih menjadiimpian.Keyword : Pluralisme-Agama-Pendidikan