cover
Contact Name
Arhanuddin Salim
Contact Email
arhanuddin@iain-manado.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaliqra@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Islam Iqra'
ISSN : 16935705     EISSN : 28412108     DOI : -
Core Subject : Education,
JURNAL PENDIDIKAN ISLAM IQRA' diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Manado bulan Juni dan Desember setiap tahun. Jurnal ini, berisi kajian seputar Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Atfhal, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Arab.
Arjuna Subject : -
Articles 274 Documents
Analisis Butir Soal dengan Teori Tes Klasik: Sebuah Pengantar Junaidi Lababa
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 2, No 2 (2008)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/jii.v2i2.538

Abstract

Tes merupakan salah satu cara paling mudah dan murah yang bisa dilakukan untuk memotret kemajuan belajar siswa dalam ranah kognitif Oleh karena itu, keberadaan perangkat tes yang berkualitas merupakan suatu keniscayaan sehingga kemampuan kognitifsiswa dapat diungkapkan.Kualitas sebuah perangkat tes dapat dilihat dengan melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif Analisis kualitattf merupakan analisis yang dilakukan sebelum tes diberikan kepada peserta tes dengan melihat kesesuaiannya dengan aspek materi, konstruksi dan bahasa, sedangkan analisis kuantitatif dapat dilakukan dengan teknik teori tes klasik dan teori respon butir.Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pengantar tentang analisis butir soal berdasarkan teori tes klasik Teori tes klasik sendiri merupakan teknik analisis butir yang paling tua. Meskipun memiliki beberapa kelemahan dibandingkan teori respon butir, teori tes klasik tetap merupakan salah satu teknik analisis butir yang paling mudah dilakukan.Kata kunci: Teori tes klasik, daya beda, btingkat kesukaran, efektifitas distraktor. 
Konsep Pendidikan Ibnu Miskawaih dan Ibnu Khaldun Ismail K Usman
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.198 KB) | DOI: 10.30984/jii.v5i2.570

Abstract

Ibnu Miskawaih dan Ibnu Khaldun adalah dua tokoh pemikir Islam, bahkan kedua tokoh ini juga dikenal memiliki konsep yang cukup terkenal dalam pendidikan Islam. Dalam pendidikan, Ibnu Miskawaih menitikberatkan permasalahan moral masyarakat, fitrah manusia mempunyai beberapa komponen cakupan termasuk fisik, akal dan jiwa. Dalam mentafsir komponen jiwa, ilmuwan Islam pertama yang menjelaskan secara terperinci ialah Ibnu Miskawaih yang mendapat jolokan Bapa Etika Islam kerana beliau terkenal dengan pemikiran mengenai al-nafs dan al-akhlak. Sedangkan Ibnu Khaldun menekankan pada miliki konsep Dalam hal ini beliau mengingatkan betapa perlunya menjadikan al-Quran sebagai asas landasan bagi pendidikan kanak-kanak. Beliau secara khusus menyentuh pendekatan yang perlu bagi membentuk perangai kanak-kanak dengan metode dan pendekatan lemah lembut. Kata kunci: Konsep, Pendidikan, Ibnu Miskawaih, Ibnu Khaldun.   
Konsep Link and Macth pada Lembaga Pendidikan Islam menuju Masyarakat Industri Modern Sulfa Potiua
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.834 KB) | DOI: 10.30984/jii.v10i2.595

Abstract

Pendidikan pada dasarnya merupakan sesuatu yang kongkret, spontan, dan tidak direncanakan tetapi langsung berhubungan dengan keperluan hidup. Dengan kata lain, dalam situasi yang belum mengenal sistem sekolah, sifat pendidikan pada dasarnya bersifat linked and macthed. Link and Macth dipopulerkan oleh Mendikbud Wardiman Joyonegoro pada tahun 1990-an. Pada era Wardiman ini, Link and Macth betul-betul menjadi mantra di setiap diskusi pendidikan. Tidak mengutip dua kata itu, berarti tak tahu dunia pendidikan. Sehingga konsep link and macth terus menerus menjadi inti dari dunia pendidikan. Problema pendidikan waktu itu dan hingga kini adalah tak adanya keberkaitan dan keberpadanan dengan dunia kerja.Kata Kunci: link and match, lembaga pendidikan, masyarakat modernpendidikan pada dasarnya merupakan sesuatu yang kongkret, spontan, dan tidak direncanakan tetapi langsung berhubungan dengan keperluan hidup. Dengan kata lain, dalam situasi yang belum mengenal sistem sekolah, sifat pendidikan pada dasarnya bersifat linked and macthed. Link and Macth dipopulerkan oleh Mendikbud Wardiman Joyonegoro pada tahun 1990-an. Pada era Wardiman ini, Link and Macth betul-betul menjadi mantra di setiap diskusi pendidikan. Tidak mengutip dua kata itu, berarti tak tahu dunia pendidikan. Sehingga konsep link and macth terus menerus menjadi inti dari dunia pendidikan. Problema pendidikan waktu itu dan hingga kini adalah tak adanya keberkaitan dan keberpadanan dengan dunia kerja.
Basic Word Order in Tombulu Language Darsita Darsita
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 5, No 1 (2011)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.527 KB) | DOI: 10.30984/jii.v5i1.561

Abstract

Artikel ini menganalisis konstruksi tata urutan kata dalam kalimat  bahasa Tombulu, yang dituturkan oleh para penutur jati bahasa Tombulu yang bermukim di Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa. Kalimat dalam konteks kajian ini dipahami sebagai satuan bahasa yang berisi suatu “pikiran” atau “amanat” yang lengkap. Lengkap, berarti di dalam satuan bahasa atau kalimat itu terdapat beberapa bagian  yaitu: 1) bagian yang  menjadi pokok pembicaraan, yang lazim disebut dengan istilah subjek (S), dan yang biasa menjadi subjek adalah kata benda; 2) bagian yang menjadi “komentar” tentang subjek, yang lazim disebut dengan istiah predikat, dan yang biasa menjadi predikat adalah kata kerja  atau verba (V); 3) bagian yang menjadi pelengkap dari predikat yang lazim disebut objek (O), dan yang biasa menjadi objek adalah kata benda. Kalimat tunggal dalam bahasa Tombulu  dilihat melalui tataran sintaksis yakni ilmu tentang tata bahasa yang menelaah hubungan kata-kata dalam kalimat, dan cara-cara menyusun kata-kata itu untuk membentuk kalimat. Hasil analisis terhadap kalimat tunggal  diketahui bahwa bentuk kalimat itu dalam bahasa Tombulu memiliki tiga tipe urutan kata, yaitu urutan kata yang berupa SVO; SV; VS; dan VSO.Kata Kunci: Bahasa Tombulu, urutan kata, kalimat tunggal, subjek, verba dan objek
Gerakan Pesantren Kombos di Manado dalam Merespon Arus Post-Nasionalisme Almunawar Bin Rusli
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.169 KB) | DOI: 10.30984/jii.v10i1.586

Abstract

Pesantren Kombos was established in 1977. From the new order era to reformation, pesantren Kombos have contributed to socio-religious life in multicultural society in Manado (Islam 128.483 %, Christian 254.912 %, Catholic 20.602 %, Hindu 692 %, Buddha 2.224 %, and Konghucu 499 %). Since the 9/11 attacks in the United States and the Bali bombings in October 2002 in Indonesia, pesantren have been the focus of international attention. Foreigner called Islamic education as breeding grounds for terrorist. Acts of radicalism and terrorism (postnasionalism) commited by Abu Bakar Baa’syir and Abdullah Sungkar has made pesantren become training institutions of jihad against the West under Jamaah Islamiyah group as Sidney Jones’s observation. Other religions are taught from the perspective of a particular religion. This model of religious education has been challenged especially after the 1998 political reform. Through literature study, the result of this research indicates that the situation in Manado looks stable even not trapped in actions of radicalism and global terrorism. To respond postnasionalism, pesantren Kombos in Manado build three major movements, namely ideology-political movement, demographic-accomodative movement, and programmatic-assosiative movement. Those three movements are using humanist, rational, and functional approach. Thus, in summary, pesantren Kombos has a cosmopolitan character that is actualized in the system Torang Samua Basudara and Si Tou Timou Tumou Tou.Keywords : Movement, Pesantren Kombos, Postnasionalism
Implementasi Model dan Metode Mengajar dalam Pendidikan Islam Nurhayati Nurhayati
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 6, No 1 (2012)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.146 KB) | DOI: 10.30984/jii.v6i1.618

Abstract

Model dan metode pengajaran memilki arti penting, karena dengannya menjadi wahana keberhasilan tujuan pendidikan. Penerapan model dan metode mengajar yang tidak tepat, berakibat pada kegagalan pendidikan. Model dan metode pengajaran initelah lama dipraktekkan Rasulullah SAW, ketika beliau berda di Makkah dan Madinah, model dan metode pengajaran inilah yang kemudian menjadi cikal bakal munculnya model dan metode pengajaran masa kini. Karena itulah, uraian tentang model dan metode mengajar sangat menarik untuk dikaji secara cermat dan mendalam.Kata kunci: model, metode, pendidikan Islam
Agama Sebagai Suatu Terapi Bagi Remaja (Suatu Pendekatan Psikologi Pendidikan) Zubaidah Al-Bugis
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 3, No 1 (2009)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.488 KB) | DOI: 10.30984/jii.v3i1.552

Abstract

Agama adalah merupakan kebutuhan hidup manusia yang tidak dapat di tawar-tawar meskipun untuk sementara waktu dapat saja di tunda akan tetapi untuk menghindarinya adalah tidak mungkin. Kebutuhan terhadap agama sebagai suatu kebutuhan mutlak, pasti diperlukan dan merupakan kebutuhan psikhis atau kejiwaan yang secara natural terdapat dalam watak natur manusia yang membutuhkan rasa aman, kasih sayang, penghargaan, rasa bebas, kekuatan, mengontrol dan rasa berhasilRemaja yang dikatakan sebagai manusia yang memiliki konflik kejiwaan yang sangat rawan, kesimpang siuran kepribadian, mental yang labil, mudah terombang ambing, sangat membutuhkan bimbingan agama.  Karena dengan  Moral Islami (Baca: bimbingan agama) melalui pembinaan keagamaan remaja dalam segala dimensinya yang mencakup pembinaan keyakinan yang mengacuh pada keyakinan tauhid, pembinaan akhlak, dalam segala arah meliputi akhlak kepada Allah, akhlak kepada sesama manusia dan akhlak kepada alam lingkungan, maka kehidupan manusia akan berada dalam kelapangan. Kata Kunci: agama, remaja, psikologi pendidikan
Pengembangan Media Internet untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Mahasiswa Sya’riah STAIN Manado Munir Tubagus
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.548 KB) | DOI: 10.30984/jii.v7i2.609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui apakah mahasiswa Jurusan Syari’ah telah memanfaatkan internet sebagai sumber belajar. 2) Mengetahui alasan apa yang memotivasi mahasiswa Jurusan Syari’ah telah memanfaatkan internet sebagai  sumber belajar. Subyek penelitian adalah mahasiswa Jurusan Syari’ah STAIN Manado angkatan 2011, 2012. Jumlah subyek dalam penelitian ini 90 orang dengan perincian 45 mahasiswa angkatan 2011 dan 45 mahasiswa angkatan 2012 yang tersebar di Jurusan Syari’ah, terdiri dari 20 pertanyaan kuesioner. Adapun teknik yang digunakan dalam pengambilan subyek adalah dengan kriteria tertentu, yaitu teknil purposive sampling.Berdasarkan hasil analisis regresi peranan internet dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dapat disimpulkan bahwasanya terdapat korelasi antara peranan internet dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa yang dibuktikan dengan besaran nilai koefisien korelasi sebesar 0,726 dengan sig 0,000 < 0,05 berarti berkorelasi secara signifikan. Hasil regresi diperoleh koefisien determinasi Adjusted R2 sebesar 0,726 angka tersebut memberikan petunjuk bahwa peranan internet berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa sebesar 72,60 %. Sisanya sebesar 27,40 % merupakan variasi atau pengaruh variable lain yang tidak diteliti dalam kajian ini. Misalnya, latar belakang orang tua, prasarana belajar kampus, dan buku paket belajar dan lain-lain. Hasil regresi antara peranan internet terhadap motivasi belajar mahasiswa diperoleh persamaan sebagai berikut: Besarnya koefisien konstanta (bo) = 5,933 dengan nilai t hitung sebesar 2,889 pada nilai Sig 0,000 < 0,05 yang berrati bahwa koefisien signifikan berpengaruh. Nilai bo sebesar 5,933 dapat diartikan bahwa nilai motivasi sebesar 5,933 satuan apabila peranan internet sama dengan Nol. Besar koefisien regresi variabel peranan internet (bx) = 0,105 dengan nilai t hitung sebesar 6,927 pada nilai Sig 0,000 < 0,05 yang berarti koefisien regresi untuk peranan internet adalah signifikan berpengaruh, Nilai koefisien bx sebesar 0,105 memberikan arti setiap peningkatan peranan internet dapat meningkatkan motivasi belajar sebesar 0,105 satuan. Kata Kunci: Teknologi, Internet, Motivasi Belajar Mahasiswa 
Fullday School dalam Sorotan Ilmu Sosiologi, Psikologi, dan Ekonomi Sahari Sahari
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.196 KB) | DOI: 10.30984/jii.v11i1.575

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang diskursus fullday school yang belakangan  ini semakin banyak dibicarakan sekaligus diperdebatkan  oleh banyak kalangan  guru. Penjelasan-penjelasan mengenai fullday school sebagian besar masih terkonsentrasi pada kebijakan politik yang dianggap kurang menguntungkan pihak lain sedangkan pendekatan keilmuan seperti sosiologi, psikologi dan ekonomi belum banyak digunakan dalam memahami wacana tersebut. Kajian ini menggunakan metode penelitian pustaka dengan pendekatan  studi komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa (1) Fullday school dalam perspektif  sosiologi tidak semuanya baik, karena siswa yang menghabiskan waktu dengan durasi panjang di sekolah dapat menggananggu intensitas interaksi anak. (2) Fullday school dalam perspektif psikologi  tidak boleh salah satu fungsi pun dari kejiwaan anak.  (3)  Fullday  school dalam perspektif ekonomi   akan menambah beban masyarakat dan para orangtua pada umumnya karena alasan pembiayaan. Kesimpulan dari kajian ini adalah  konsep  fullday school tidak dilandasi tujuan yang substansial untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional di jenjang sekolah dasar dan menengah.Kata Kunci : Fullday School, Sosiologi, Psikologi, Ekonomi 
Analisis Outcome Pendidikan: Kontribusi Lulusan Program Studi PAI Pada Madrasah dan Sekolah Menengah di Kota Manado Kusnan Kusnan
Jurnal Ilmiah Iqra' Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.377 KB) | DOI: 10.30984/jii.v9i1.600

Abstract

Dalam konteks pendidikan tinggi tujuan pendidikan diarahkan untuk menghasilkan lulusan pendidikan yang mempunyai kemampuan akademik dan/atau professional untuk pengembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan taraf hidup masyarakat. Oleh karena itu analisis tentang hasil atau outcome pendidikan merupakan suatu kajian yang cukup kompleks karena berhubungan dengan banyak faktor yang saling terkait. Penelitian ini fokus membahas tentang Analisis Outcome Pendidikan, dalam hal ini kontribusi lulusan program studi PAI pada madrasah dan sekolah menengah di kota Manado. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana persepsi lulusan terhadap program pendidikan pada Prodi PAI, lalu kemudian tingkat kontribusi lulusan prodi PAI, serta faktor-faktor yang menentukan kontribusi lulusan. Metode yang digunakan dalam penelitian bersifat deskriptif-eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. salah satu temuan dalam penelitian adalah tingkat efektifitas program pendidikan pada program studi Pendidikan Agama Islam Jurusan Tarbiyah STAIN Manado menurut persepsi para guru mencapai nilai 16.83 atau sekitar 84.15 % dari nilai ideal yang telah ditetapkan atau dapat dikatakan sangat tinggi. Aspek penentuan tingkat efektifitas program ini dilihat dari aspek layanan administrasi dan akademik, kebijakan dan kepemimpinan kampus, kurikulum pendidikan, kecakapan dosen dalam pembelajaran, dan fasilitas pendidikan.Kata Kunci: Analisis Outcome Pendidikan, PAI, dan Manado 

Page 4 of 28 | Total Record : 274