cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA
ISSN : -     EISSN : 25494899     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2017)" : 10 Documents clear
Identifikasi Miskonsepsi Konsep Kimia Dan Upaya Mengatasinya Melalui Chemistry Clinic Bagi Pada Guru Anggota Mgmp Kimia Isana Supiah Yosephine Louise; Kristian Handoyo Sugiyarto; Heru Pratomo Al
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.127 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15569

Abstract

Program pengabdian pada masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami guru pada materi kimia SMA yang berhubungan dengan kimia anorganik dan kimia fisik, dan (2) memberikan pendampingan untuk meningkatkan penguasaan materi sesuai modul guru pembelajar bagi anggota MGMP kimia Kabupaten Sleman.Kegiatan dilakukan selama 3 kali pertemuan. Pertemuan pertama di SMAN 1 Pakem, dihadiri 24 orang, membahas Sifat Koligatif Larutan dan menyusun Instrumen Penilaian. Pertemuan kedua di SMAN 2 Sleman, dihadiri 27 orang, membahas Penelitian Tindakan Kelas, Laju Reaksi, Termokimia, dan Elektrolisis. Pertemuan ketiga di SMAN 1 Seyegan, dihadiri 24 orang, membahas Teori Atom dan Ikatan Kimia.  Kesimpulan daripada kegiatan ini, adalah  (1) beberapa  guru masih banyak mengalami miskonsepsi dalam pembahasan materi: Laju Reaksi, Termokimia, Elektrolisis, Sifat Koligatif Larutan, dan Bilangan Kuantum dan (2) Modul Guru Pembelajar yang perlu dipahami kembali oleh para guru anggota MGMP Kimia Kabupaten, adalah Modul A, D, G, dan J, baik dalam materi pedagogik maupun kimianya.
Study of Potential Extension For Improving Knowledge Society in Ngadas Village about Medicinal plants hajmia guswika
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.641 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.13153

Abstract

Society knowledge in Ngadas village about medicinal plants began to fade, as people do not know the plants that can be consume as a drug around them. However, the treatment by plant utilizing is a traditional medicine that has become a cultural heritage that should be conserved and has been recommended by the WHO as the effort back to nature for the maintenance of public health, prevention and treatment of disease. Wild plant that has potential as a drug in the village Ngadas big enough examples adas, ajeran, akasia duri, anting-anting, alang-alang, patikan kebo, pegagan, semanggi gunung, kersen, krisan, kecubung gunung, tempuyung, etc. The purpose of writing this article is to examine the potential of extension as a efforts on improving knowledge of society. The method used is to review literature of some journal that examines the educational efforts to improve public knowledge. Based on data obtained from reviewing the literature, extension activities proved potentially in increasing knowledge of society. Thus it is needed to do extension in an effort to provide information on the potential of medicinal plants in the Ngadas villages.
Pelatihan Biosand Filter Untuk Mengangani Masalah Kesadahan (Kadar Kapur) Dalam Air Minum Bagi Masyarakat Kelurahan Giritontro, Kabupaten Wonogiri Juli Astono; Sumarna Sumarna; Dyah Kurniawati Agustika; Anggiyani Ratnaningtyas Eka Nugraheni; Dina Dina
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.476 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15565

Abstract

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 492/Menkes/Per/IV/2010 tentang Persyaratan Kualitas Air Minum, kesadahan dalam air layak minum tidak dapat lebih dari nilai baku mutu sebesar 500 mg/l. Tingginya kadar kapur didaerah Wonogiri yang dapat menyebabkan terganggunya kesehatan menimbulkan kesadaran masyarakat untuk mengolah air minum. Oleh karenanya dilakukan program pengabdian kepada masyarakat (PPM) di daerah kelurahan Giritontro, Kabupaten Wonogiri yang bertujuan mengangani masalah kesadahan (kadar kapur) dalam air minum dengan menggunakan Biosand Filter. Pada PPM ini, diperoleh hasil bahwa teknologi Biosand Filter dapat mengurangi tingkat kesadahan hingga 78%.
Pelatihan Pengembangan Pembelajaran Kimia Terintegrasi Konteks Kejuruan Untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru SMK di DIY Antuni Wiyarsi; Jaslin Ikhsan; Sukisman Sukisman
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.963 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15562

Abstract

Pembelajaran kimia yang terintegrasi konteks kejuruan akan meningkatkan minat belajar siswa karena pembelajaran menjadi lebih bermakna bagi siswa SMK. Kegiatan PPM ini bertujuan untuk membekali guru kimia SMK dengan pengetahuan pentingnya integrasi konten kimia dengan konten kejuruan dan penguatan konten kimia dalam konteks kejuruan serta memotivasi guru kimia untuk mengembangkan pembelajaran kimia yang sesuai konteks kejuruan. Kegiatan ini ditujukan untuk guru mata pelajaran kimia yang mengajar di SMK. Kegiatan dilaksanakan dengan ceramah, diskusi dan penugasan. Materi pelatihan yang diberikan meliputi; kurikulum kimia SMK, integrasi konten kimia dengan konteks kejuruan, konten pengayaan minyak bumi untuk SMK teknologi rekayasa, konten pengayaan pengelolaan limbah pertanian untuk SMK agribisnis dan agroteknologi serta konten pengayaan kimia obat untuk SMK kesehatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta aktif selama kegiatan serta memberikan tanggapan yang sangat baik terhadap kegiatan pelatiha. Kegiatan pelatihan mampu memberikan pemahaman awal tentang pentingnya mengintegrasikan konteks kejuruan dalam pembelajaran kimia di SMK meningkatkan pemahaman konten pengayaan  kimia konteks kejuruan guru kimia SMK serta memberikan motivasi yang sangat baik pada guru untuk mengembangkan pembelajaran kimia di SMK sesuai konteks kejuruan.
Wisata Edukasi Kampus Melalui Pelatihan Pengamatan Burung Untuk Siswa Sekolah Menengah Atas Rio Christy Handziko
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.18 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15566

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk merancang kegiatan wisata pendidikan berbasis pada ekosistem. Ekosistem yang dijadikan tempat untuk belajar adalah ekosistem kampus. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa dari 3 sekolah berbeda sebagai peserta, dengan objek pengamatan adalah burung dan habitatnya. Kegiatan wisata pendidikan ini terbagi menjadi dua kegiatan yaitu kegiatan pengenalan nilai penting burung dalam ekosistem dan kegiatan pengamatan burung dan habitatnya. Kegiatan ini lalu dimintakan tanggapan dan respon dari siswa peserta kegiatan. Tanggapannya meliputi aspek kemenarikan kegiatan, kemanfaatan kegiatan, ketepatan waktu dan lokasi kegiatan, dan kepemanduan wisata. Hasil review dari 30 siswa tersebut menyebutkan bahwa dari 4 aspek yang dimintakan respon dan tanggapan, mendapatkan hasil rata rata diatas 3 untuk semua aspek. Hasil tersebut menunjukan bahwa kegiatan wisata pendidikan di kampus FMIPA UNY tentang burung dan habitatnya mampu diterima dengan baik oleh siswa dan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran lingkungan serta menjadi cara baru kegiatan wisata siswa SMA.
Pelatihan Identifikasi Potensi Hazard Bahan Pangan Sebagai Upaya Pencegahan Keracunan Jajanan Anak Sekolah Anna Rakhmawati; Siti Umniyatie; Evy Yulianti
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.459 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15561

Abstract

Kasus keracunan karena mengkonsumsi jajanan anak sekolah masih banyak dijumpai di tingkat sekolah dasar. Target pelaksanaan Program Pengabdian  kepada Masyarakat yaitu terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dan karyawan SD Muhammadiyah Sleman  dalam mengenali dan mengidentifikasi potensi hazard (cemaran) bahan pangan; meningkatkan keterampilan dalam memilih bahan pangan yang aman pada jajanan anak sekolah. Kemudian mendampingi dan memotivasi kader guru untuk mengimplementasikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang sudah diperoleh dalam mencegah keracunan jajanan anak sehingga jajanan yang dikonsumsi bergizi seimbang, sehat dan higienis. Tahap persiapan meliputi audiensi, koordinasi, dan pemantapan program dengan mitra kemudian identifikasi peserta kegiatan. Tahap pelaksanaan yaitu kegiatan seminar berupa pemberian materi dan pelatihan.  Materi disampaikan oleh tim pengabdi dilanjutkan  pelatihan keterampilan mengkarakterisasi potensi cemaran baik fisik, kemis maupun biologis pada jajanan anak serta upaya pencegahannya. Kegiatan terakhir yaitu evaluasi dan perbaikan. Hasil program menunjukkan keberhasilan proses yang ditunjukkan dengan kehadiran peserta mencapai 100%, peningkatan hasil tes pengetahuan sebesar  20,47 %, dan sebanyak 90% peserta telah memiliki keterampilan dalam memilih bahan pangan yang aman pada jajanan anak sekolah. 
Pelatihan Pembuatan Perencanaan Pembelajaran IPA untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Kelas Sebagai Implentasi Kurikulum 2013 bagi Guru SMP se-Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman Rita Prasetyowati; Laila Katriani; Rida Siti NM; Heru Kuswanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.258 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15567

Abstract

Kegiatan PPM ini bertujuan untuk memberikan bekal bagi para guru IPA SMP dalam menyusun langkah-langkah konkret untuk  mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam pembelajaran IPA SMP. Selain itu kegiatan PPM ini diharapkan dapat memberikan bekal bagi para guru IPA SMP dalam melakukan penyusunan perencanaan pembelajaran IPA terpadu sebagai implementasi kurikulum 2013. Pemecahan masalah tersebut dapat dilakukan dengan pelatihan yang meliputi berbagai langkah kegiatan, yaitu:  langkah pertama menyamakan persepsi dengan para guru sains tentang langkah-langkah dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam pembelajaran IPA, langkah kedua menganalisis SK, KD dan indikator, dan langkah ketiga melakukan penyusunan perencanaan pembelajaran IPA terpadu sebagai implementasi kurikulum 2013. Sebagian guru pada awalnya masih kesulitan dalam menyusun langkah-langkah konkret untuk mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam pembelajaran IPA terpadu. Tetapi setelah ada kegiatan PPM, para guru mulai mampu menyusun langkah-langkah konkret untuk mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam pembelajaran IPA terpadu. Sebagian guru  belum memiliki ketrampilan yang memadai menyusun perencanaan pembelajaran IPA terpadu sebagai implementasi kurikulum 2013. Tetapi setelah ada kegiatan PPM, para guru mulai mampu menyusun perencanaan pembelajaran IPA terpadu sebagai implementasi kurikulum 2013.
Pelatihan Penerapan Magnetic Generator Sebagai Sumber Energi Alternatif Bagi Masyarakat Kelurahan Giritontro, Kabupaten Wonogiri Sumarna Sumarna; Juli Astono; , Agus Purwanto; Nur Kadarisman; Dyah Kurniawati Agustika
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.233 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15563

Abstract

Terbatasnya energi sumber daya mineral mempengaruhi ketersediaan listrik di berbagai pelosok Indonesia. Untuk mengatasi permasalahan ini, kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) kami membuat program pelatihan sumber energi listrik alternatif bagi masyarakat di daerah Kelurahan Girotontro, Kabupaten Wonogiri. Sumber energi listrik alternatif yang dibuat menggunakan akumulator sebagai penyedia daya d.c terhubung ke inverter sebagai pengubah transmisi d.c. ke a.c sehingga dapat menyalakan lampu. Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti pelatihan dan juga dalam mencoba membuat sumber energi listrik alternatif karena dapat menjawab permasalahan listrik yang ada di daerah mereka.         
Pelatihan Penerapan Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran Untuk Guru Biologi SMA Di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta Paidi Paidi; Sukarni Hidayati; Atik Kurniawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.92 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15568

Abstract

Kegiatan PPM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru-guru Biologi di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta untuk menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan PPM ini terdiri dari dua bagian, bagian pertama adalah penyampaian materi dan bagian kedua adalah penyusunan perangkat pembelajaran yang menerapkan pendekatan saintifik oleh peserta pelatihan. Metode yang digunakan dalam pelatihan meliputi metode ceramah dan tanya jawab, praktikum, kunjungan laboratorium, dan penugasan/latihan. Kegiatan ini diikuti oleh 16 guru mata pelajaran Biologi di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Evaluasi pelaksanaan kegiatan PPM ini dilakukan dengan menyebarkan lembar respon pada peserta. Hasil lembar respon menunjukkan bahwa pelatihan tentang penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran berjalan dengan lancar dan sesuai harapan. Hal ini diketahui dari respon peserta terhadap semua aspek masuk dalam kategori baik. Selain itu, antusias peserta dalam mengikuti setiap materi yang disampaikan tergolong bagus. Peserta aktif melakukan kegiatan praktek dan kegiatan kunjungan laboratorium untuk melihat contoh specimen yang tersedia.
Pelatihan Penyusunan Instrumen Penilaian Ranah Psikomotor (Keterampilan) Bagi Guru-Guru Fisika SMA/MA di Yogyakarta Istiyono, Edi; suyoso, suyoso; Kadarisman, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.715 KB) | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15564

Abstract

Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini bertujuan: (a) Setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta diharapkan menjadi lebih terampil dalam menyusun instrumen penilaian keterampilan dengan pengamatan dan tes, dan (b) Setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta diharapkan lebih terampil dalam menyususn pedoman penskoran/rubrik penilaian keterampilan. PPM ini berupa pelatihan yang dilakukan dalam bentuk klasikal. Metode yang diterapkan adalah ceramah, diskusi-informasi, dan workshop. Langkah-langkah Kegiatan: (a) Orientasi kondisi kelompok sasaran,  (b) Orientasi untuk menentukan kebutuhan, (c) Penentuan jadwal dan tempat pelaksanaan, (d) Pelaksanaan kegiatan, (e) Observasi/Refleksi, (f) Evaluasi, dan  (g) Penyusunan. Khalayak Sasaran kegiatan pelatihan ini adalah semua guru-guru Fisika di Yogyakarta. Berdasarkan pengamatan pelaksanaan PPM dapat disimpulkan: (a) Peserta pelatihan guru-guru Fisika SMA di DIY meningkat keterampilan dalam memilih dan menyusun instrumen penilaian keterampilan dengan pengamatan dan tes, dan (b) Peserta pelatihan guru-guru Fisika SMA di DIY meningkat keterampilan dalam menyusun pedoman penskoran.

Page 1 of 1 | Total Record : 10