cover
Contact Name
Surya Darma
Contact Email
admin.jlk@untan.ac.id
Phone
+6285750630630
Journal Mail Official
admin.jlk@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, FMIPA Universitas Tanjungpura
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Laut Khatulistiwa
ISSN : 26146142     EISSN : 26148005     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/lkuntan
Jurnal Laut Khatulistiwa is the media for dissemination of information about the ideas from researchers and practitioners whose interested with marine issues. This journal published three times a year by Department of Marine Science, Faculty of Mathematic and Natural Sciences, Tanjungpura University, i.e at February, June and October. The scope of the articles on this journal is focus on study of marine science, including utilization of computing technology and marine instruments, development of measurement methods, and other related study. This journal is expected to be helpfull for practitioners, policy makers, lecturers, students and other parties to better understanding the situation and condition about marine and can provide inspiration on development of ideas to contribute improvement solutions for marine issues globally.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2022): October" : 5 Documents clear
Pemetaan Sebaran dan Tutupan Lamun Menggunakan Citra Satelit Sentinel-2 di Pulau Dua Kecamatan Enggano Provinsi Bengkulu Hartono, Dede; Zamdial, Zamdial; Anggoro, Ari; Sugara, Ayub; Siregar, Albet Owen
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2022): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v5i3.54389

Abstract

Ekosistem lamun adalah tumbuhan berbunga yang hidup di perairan laut dangkal memiliki peran untuk mengurangi gelombang, menstabilkan substrat sehingga mengurangi kekeruhan, menjebak zat hara dan menjadi tempat bertelur, memijah, serta tempat bermain biota laut. Penelitian tentang sebaran dan tutupan lamun secara spasial telah dilakukan di Pulau Dua Kecamatan Enggano Provinsi Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui luas sebaran, persentase tutupan lamun secara spasial serta mengukur akurasi peta sebaran dan tutupan lamun menggunakan citra satelit Sentinel-2. Citra yang digunakan telah dilakukan koreksi atmosferik dan koreksi kolom air. Titik pengamatan lapangan diambil sebanyak 124 titik yang disetiap titiknya diletakkan 1 transek kuadrat 10 x 10 m yang di dalamnya terdapat 9 transek kuadrat berukuran 1 x 1 m diletakkan lurus di tengah-tengah transek 10 x 10. Setiap titik pengamatan diambil titik koordinatnya diamati persen tutupan lamun. Hasil analisis data lapangan didapatkan 5 jenis lamun yaitu jenis Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Syringodium isoetifolium, Cymodocea serrulata, Cymodocea rotundata. Terdapat empat kategori kepadatan lamun dari hasil klasifikasi citra, yaitu lamun jarang, lamun sedang, lamun padat dan lamun sangat padat. Analisis Citra Sentinel-2 di perairan Pulau Dua, Kecamatan Enggano, Provinsi Bengkulu menunjukan total luasan lamun sebesar 113,83 ha yang tersebar secara acak di seluruh perairan Pulau Dua dengan tutupan sangat padat 10,23ha (8,98%), lamun padat 31,23 ha (27,44%), lamun sedang 34,17 (30,03%), lamun jarang 38,20 ha (33,55%). Uji akurasi dari perbandingan hasil klasifikasi dan data lapangan (ground truth) mendapat hasil akurasi total sebesar 90%.
Identifikasi dan Keanekaragaman Mangrove di Desa Bakau Besar dan Bakau Kecil Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat Zuswiryati, Zuswiryati; Nuraya, Tia; Sari, Dahlia Wulan
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2022): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v5i3.57019

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bakau Besar dan Bakau Kecil Kabupaten Mempawah pada bulan Maret sampai April 2021. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan jenis mangrove, kerapatan dan keanekaragaman mangrove. Jumlah stasiun penelitian sebanyak 4 stasiun terdiri dari 2 stasiun di Desa Bakau Besar dan 2 stasiun di Desa Bakau Kecil, dilakukan menggunakan metode purposive sampling.   Pengamatan dilakukan dengan jarak 100 m dari bibir pantai dan jarak antar plot 100 m. Setiap stasiun dibagi menjadi 2 plot menggunakan plot persegi dengan kriteria pohon, pancang dan semai. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan jenis mangrove yang berbeda dari penelitian sebelumnya yaitu Ceriops tagal, Bruguiera gymnorrhiza, dan Sonneratia alba yang didapat di Desa Bakau Besar sedangkan di Desa Bakau Kecil didapatkan 1 jenis mangrove yang berbeda dari penelitian sebelumnya, yaitu: Rhizophora lamarckii. Kerapatan jenis mangrove tingkatan pohon tergolong rendah sebesar 450 ind/ha di Desa Bakau Besar dan 300 ind/ha di Desa Bakau Kecil, sedangkan untuk tingkat pancang di kedua desa tergolong sedang dengan nilai 1300 ind/ha di Desa Bakau Besar dan 1400 ind/ha di Desa Bakau Kecil hanya tingkat semai yang tergolong tinggi yaitu 10.625 ind/ha di Desa Bakau Besar dan 5625 ind/ha di Desa Bakau Kecil. Sementara keanekaragaman jenis mangrove di Desa Bakau Besar tergolong sedang kecuali tingkat pancang yang tergolong rendah, sedangkan di Desa Bakau Kecil keanekaragaman jenis tergolong rendah hanya tingkat pancang tergolong sedang.
Kondisi Tutupan Terumbu Karang di Perairan Timur Pulau Kabung, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat Palias, Berdya Diatn; Nurrahman, Yusuf Arief; Helena, Shifa
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2022): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v5i3.56285

Abstract

Pulau Kabung termasuk bagian kawasan konservasi perairan Pulau Randayan yang memiliki ekosistem terumbu karang.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi terumbu karang, guna menjaga kelestarian atau untuk pertimbangan bagi konservasi di perairan pesisir Pulau Kabung. Penelitian ini menggunakan metode  purposive sampling  dengan teknik pengambilan data menggunakan metode  Point Intercept Transect  (PIT), dengan 3 stasiun pada kedalaman 4 sampai 6 meter. Hasil penelitian menunjukkan persentase tutupan karang hidup berkisar antara 30,5% sampai 50,25%,  persentase tutupan karang hidup tersebut tergolong dalam kategori sedang. Nilai indeks keanekaragaman tutupan karang hidup berkisar 0,97 sampai 1,74 menunjukkan keanekaragaman rendah hingga sedang, indeks keseragaman berkisar antara 0,50 sampai 0,82 menunjukkan keseragaman karang hidup sedang hingga tinggi, dan indeks dominansi berkisar antara 0,23 sampai 0,58 menunjukkan dominansi karang hidup rendah hingga sedang.  Lifeform  terumbu karang diperairan Pulau Kabung yang mendominasi yaitu  Coral Massive.  Kondisi lingkungan perairan Pulau Kabung masih tergolong dalam keadaan yang optimum bagi kehidupan dan pertumbuhan terumbu karang.
Kualitas Perairan Desa Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Sebagai Kandidat Industri Garam Baru Helena, Shifa; Finirsa, Maura Aulia; Rahmat, Muhammad Farhan; Nurdiansyah, Syarif Irwan; Rahmawati, Rahmawati
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2022): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v5i3.56935

Abstract

Salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan produksi garam nasional yang setiap tahun kian meningkat adalah dengan program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR). Desa Sebubus juga memiliki potensi yang sangat besar sebagai kandidat industri garam baru karena memiliki kelompok masyarakat pesisir binaan dinas setempat yang bergerak di bidang industri garam. Akan tetapi, bidang industri garam di Desa Sebubus belum melalui uji kualitas perairan, sehingga hasil produksi garam beberapa kali mengalami kualitas yang buruk. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengetahui kualitas dan kondisi perairan di kawasan pesisir Desa Sebubus Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas berdasarkan kelayakan sebagai kawasan produksi garam. Penelitian ini menggunakan metode observasi untuk data primer yaitu salinitas, suhu udara, dan jenis tanah. Sedangkan pada data sekunder menggunakan literasi website data yaitu pasang surut, salinitas, curah hujan, suhu udara, lama penyinaran matahari, kelembaban udara, kecepatan angin, serta evaporasi. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai salinitas berkisar 29-33 ppt, suhu udara 26,3 °C, curah hujan 12,8 mm, lama penyinaran matahari 5,66 jam, jenis tanah lempung berpasir, kecepatan angin 1,4 m/s, kelembaban udara 86,6%, evaporasi 1,5 mm/day, dan pasang surut bertipe campuran condong harian ganda. Berdasarkan skoring dengan tabel Indeks Kesesuaian Garam menunjukkan hasil 56,7% yang artinya tidak sesuai. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor diantaranya kondisi cuaca dan iklim.
Struktur Komunitas Terumbu Karang di Bagian Selatan Pulau Kabung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat Nadiansyah, Nadiansyah; Idiawati, Nora; Nurrahman, Yusuf Arief
Jurnal Laut Khatulistiwa Vol 5, No 3 (2022): October
Publisher : Dept. Marine Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/lkuntan.v5i3.56449

Abstract

Secara administrasi, Pulau Kabung terletak di Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Pulau Kabung memiliki potensi sumberdaya laut, termasuk terumbu karang. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui kondisi terumbu karang di bagian Selatan Pulau Kabung, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode Line Intercept Transect (LIT) dari 3 stasiun dengan kedalaman yang berbeda yaitu pada kedalaman 3 m dan kedalaman 6 m. Hasil persentase tutupan karang yang diperoleh pada kedalaman 3 m sebesar 41,3 % dan pada kedalaman 6 me sebesar 41,13 % yang hasil tersebut mendekati kategori baik namun masih masuk dalam kategori sedang. Nilai indeks keanekaragaman diperoleh sebesar 2,53 masuk dalam kategori sedang, indeks keseragaman sebesar 0,85 yang masuk dalam kategori tinggi dan indeks dominansi sebesar 0,17 yang masuk dalam kategori rendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5