cover
Contact Name
Hariyadi
Contact Email
Hariyadi
Phone
-
Journal Mail Official
hariefamily@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Rang Teknik Journal
ISSN : 25992081     EISSN : 25992090     DOI : -
RANG TEKNIK JOURNAL, merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 519 Documents
TINJAUAN GEOTEKNIK KEAMANAN REMBESAN DAN PEMBEBANAN GEMPA PADA STABILITAS LERENG (Studi: Bendungan Way Sekampung) R. Abadirulian Ervantara; Ahmad Rifa'i; Iman Satyarno
Rang Teknik Journal Vol 5, No 2 (2022): Vol. 5 No. 2 Juni 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1374.519 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v5i2.3128

Abstract

Abstract : Way Sekampung Dam is built to optimize the utilization of the Way Sekampung watershed. It is classified as an embankment dam with upright core which is following with a high risk of failure. The research of dam slope stability become an effort to fulfill dam safety. This study is based on the effects of seepage and seismicity. The seepage review is focused on what is the safety of the dam against potential piping, while for seismicity it is carried out under earthquake loading which using a modified earthquake coefficient approach. Based on the calculation of the seepage modeling using SEEP/W at the flood water level (FWL) and normal water level (NWL) obtained a value of the calculated safety factor (SFcal) of ≥ SFmin = 4 and, it can be said to be safe against piping. Slope stability modeling with SLOPE/W at post construction, flood water level (FWL),normal water level (NWL), and low water level (LWL), under earthquake loading conditions, it is found that the calculated safety factor (SFcal) varies in each loading condition.  In the OBE loading conditions; the calculated safety factor value (SFcal) is greater than SFmin, indicating that the slope stability at the Way Sekampung Dam is safe. The simulation with MDE loading conditions, show results of the dam slope stability modeling in several variation resulted in SFcal < SFmin. This shows that the slope stability at the Way Sekampung Dam is not safe, have the potential to experience damage and collapse. Keywords: embankment dam, slope stability, seepage, earthquake, SEEP/W and SLOPE/W
PENGARUH VARIASI KENDARAAN LEADER DAN PANJANG PLATOON TERHADAP KECEPATAN Sri Ramayanti; Bayu Martanto Adji; Yosritzal Yosritzal
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.508 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2734

Abstract

Naiknya  jumlah kepemilikan kendaraan akan berpengaruh pada peningkatan arus lalu lintas, yang biasanya akan menghasilkan kemacetan di jaringan jalan. Fenomena ini mengakibatkan kendaraan cenderung berjalan beriring – iringan (platoon). Beberapa karakteristik yang dipakai dalam mendeskripsikan  fenomena platoon tersebut yaitu: jarak antar kendaran (headway) kecepatan rata-rata  dan jumlah  kendaraan dalam platoon. Penelitian ini untuk menganalisa pengaruh variasi kendaraan leader dan panjang platoon terhadap kecepatan kendaraan. Penelitian dilakukan pada jalan raya Padang – Bukittinggi yang merupakan jalan arteri di Propinsi Sumatera Barat. Data yang dipakai adalah data primer, survey langsung dilapangan dengan merekam arus lalu lintas kendaraan beriringan (traffic platoon) selama 2 hari. Untuk menentukan kecepatan diambil jarak 50 m dan waktu diukur dengan stop program. Nilai rata – rata headway relatif sama pada pengukuran pada saat jam sibuk dan jam tidak sibuk. Secara umum  headway antar kendaraan bervariasi, disebabkan kecepatan kendaraan yang tidak konstan. Pengukuran platoon sampai dengan 2 detik lebih berpengaruh terhadap penurunan kecepatan daripada pengukuran platoon sampai dengan 3 detik. Pada pengukuran platoon sampai dengan 2 detik terjadi penurunan rerata kecepatan sebesar 8.36 % setiap penambahan 1 (satu) kendaraan pada platoon, sedangkan pada pengukuran platoon sampai dengan 3 detik terjadi penurunan rerata kecepatan  sebesar 4.40 %.
STABILITAS DAN DEFORMASI PADA TANAH LEMPUNG LUNAK DI BENDUNGAN TERITIP Rasita Mulyati; Goji Pamungkas
Rang Teknik Journal Vol 5, No 2 (2022): Vol. 5 No. 2 Juni 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.979 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v5i2.1688

Abstract

Dams on soft soils differ greatly in behavior when compared to rock foundations. Potential dam failures can occur due to differential settlement. The total reduction in Barnacle dam without PVD takes 17 years. Analysis of the use of PVD shows an increase in shear strength due to dissipation of pore stresses marked by an increase in safety figures. The time needed to achieve consolidation of at least 80% is 180 days based on finite element simulations. The total reduction in the body of the dam is 1.37 meters.
SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB PADA KEARSIPAN SURAT DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA BARAT Hariyadi Hariyadi; Ambiyar Ambiyar; Nurhasan Syah
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.225 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.3048

Abstract

Arsip merupakan salah satu sumber informasi penting yang dapat menunjang proses kegiatan administrasi maupun birokrasi. Sebagai rekaman informasi dari seluruh aktivitas organisasi, arsip berfungsi sebagai pusat ingatan, alat bantu pengambilan keputusan, bukti eksistensi organisasi dan untuk kepentingan organisasi yang lain. Berdasarkan fungsi arsip yang sangat penting tersebut maka harus ada manajemen atau pengelolaan arsip yang baik sejak penciptaan sampai dengan penyusutan, sebelum diterapkannya mempunyai kelemahan-kelemahan, di antaranya sebagai berikut: Terjadi kesulitan dalam mencari atau mendapatkan akses kembali data arsip yang akan dibutuhkan karena harus mencari satu persatu pada buku induk, Terjadinya kehilanngan surat masuk, Proses disposisi surat Masuk yang lama, dikarenakan Pimpinan ada kegiatan yang harus dipenuhi, Surat masih disimpan dalam rak almari arsip sehingga dari tahun ketahun surat semakin banyak dan almari arsip tidak mampu menampung arisip, namun setelah diterapkan arsip surat berbasiskan website didapat manfaat sebagai berikut: Kehilangan Surat Masuk/Keluar yang dahuluya sering terjadi, setelah diterapkan SIKD berbasis website, surat sudah dapat dikendalikan dan disimpan dimedia penyimpanan online, Proses disposisi surat Masuk yang sangat cepat dikarenakan dapat diakses kapanpun dan dimanapun sehingga selama ini pimpinan yang biasa ada tugas atau dinas keluar, sudah dapat didisposisi dari manapun, Surat sudah disimpaan pada media online yang tidak butuh lemari arsip/ruangan khusus lagiKata Kunci: Arsip, SIDK, Online, Website, Sistem Informasi
KAJIAN ASPEK STRUKTUR PADA SLF GEDUNG TRANSMART MAJAPAHIT SEMARANG Budiono Joko Nugroho; Rahma Nindya Ayu Hapsari
Rang Teknik Journal Vol 5, No 2 (2022): Vol. 5 No. 2 Juni 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.818 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v5i2.3179

Abstract

Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung atau SLF adalah sertifikat yang diberikan oleh Pemerintah Daerah terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan telah memenuhi persyaratan kelaikan fungsi berdasarkan hasil pemeriksaan oleh Pengkaji Teknis dan hasil penelitian dokumen oleh Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG), sebagai syarat untuk dapat dimanfaatkan. Dengan memiliki SLF, hal tersebut akan menjamin keandalan dari sebuah bangunan gedung. Salah satu aspek pemeriksaan keandalan gedung berdasarkan kesesuaian Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yang telah diberikan adalah keselamatan bidang struktur.Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan data kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan random sampling dengan metode cluster bangunan Gedung yang disyaratkan SLF yaitu cluster Bangunan Gedung Negara, Bangunan Perdagangan, Bangunan Kesehatan, dan Bangunan Perindustrian.Metode pemeriksaan fisik Bangunan Gedung dilakukan secara: pemeriksaan visual (dituangkan ke dalam daftar simak), pengujian nondestruktif dan/atau pengujian destruktif. Hasil dari pemeriksaan tersebut adalah pernyataan bahwa Bangunan Gedung laik Fungsi.Hasil pengamatan visual dapat disimpulkan bahwa bangunan tidak mengalami kerusakan yang berarti, sehingga kategori andal atau laik fungsi, yang mana tidak terjadinya kerusakan/kekurangan pada komponen-komponen struktur. Berdasarkan hasil pengujian hammer test di lapangan didapatkan data kualitas beton pada balok dan kolom cukup baik. Dan dari hasil analisis struktur dengan menggunakan program SAP2000 maka didapat hasil bahwa perhitungan beban aksial dan beban geser pada tiap type kolom struktur pada kondisi pembebanan eksisting masih dalam kondisi batas aman terhadap beban aksial dan geser. Sedangkan pada balok struktur dinyatakan  masih dalam batas aman terhadap lentur dan geser.
KOLAM RETENSI SEBAGAI UPAYA PENGENDALIAN BANJIR PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI BATANG PANGIAN Syofyan Z
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.512 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2856

Abstract

Banjir adalah bencana alam yang terjadi ketika air menggenangi daratan.Banjir biasanya disebabkan oleh air yang tidak dapat mengalir melalui saluran pembuangan yang tersumbat karena sampah. Drainase kota yang tidak mampu mengalirkan air dan luapan sungai menyebabkan genangan banjir di daerah perkotaan. Adapun beberapa faktor penyebab terjadinya banjir yaitu faktor topografi, intensitas hujan yang tinggi, penyumbatan saluran air, kurangnya daerah resapan air dan sebagainya.Banjir akibat luapan sungai terjadi hampir setiap tahun di Kabupaten Dharmasraya.Daerah Aliran Sungai Batang Pangian merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir setiap tahun.Hasil analisa arah aliran dan matriks D8 di wilayah tersebut menunjukkan genangan banjir di daerah pemukiman.Kolam retensi merupakan upaya konservasi dalam mengatasi masalah banjir di daerah perkotaan.Kolam retensi berfungsi untuk menampung sementara volume banjir yang berpotensi menggenangi pemukiman.Dengan adanya perencanaan kolam retensi diharapkan resiko yang diakibatkan oleh banjir dapat berkurang. Dengan melakukan pengolahan data curah hujan selama 10 tahun terakhir menggunakan Metode Log Person III, untuk selanjutnya dilakukan perhitungan debit banjir rencana dengan menggunakan Metode Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu. Untuk debit maksimum adalah 200,69 m3/s dengan memakai periode ulang 25 tahun berdasarkan jenis bangunan pada sungai. Waktu konsentrasi yang dibutuhkan untuk mencapai debit puncak yaitu selama 128,40 menit. Perencanaan kolam retensi menggunakan model ArcSWAT yang merupakan interface dari aplikasi ArcGIS. Untuk efektivitas penggunaan kolam retensi diatas 75%, dibutuhkan volume kolam retensi minimal sebesar 35.620 m3. Umtuk mendapatkan volume efektif yang dapat ditampung kolam retensi, maka debit yang akan ditampung adalah debit limpasan sungai. Debit limpasan didapat dengan mengurangi debit banjir rencana dengan debit aliran sungai. Debit aliran sungai dapat dihitung dengan menggunakan rumus Manning. Kolam retensi dapat mencapai volume maksimum dalam waktu 98,14 menit atau 1,63 jam.
PERBANDINGAN METODE INTERNATIONAL ROUGHNESS INDEX DENGAN PAVEMENT CONDITION INDEX UNTUK PENENTUAN KONDISI JALAN NASIONAL DI KOTA WAMENA (STUDI KASUS : RUAS JALAN WAMENA – HABEMA) Muhamad Agung Rahman; Herdianto Arifin; Bertho Orbain Sowolino
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.629 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2702

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan merupakan suatu kebutuhan mutlak bagi pengembangan suatu wilayah agar tercapai kesinambungan dan pemerataan pembangunan pada setiap daerah serta membentuk struktur ruang dalam rangka mewujudkan sarana pembangunan nasional. Untuk membuka isolasi dan akses masyarakat terhadap perkembangan perekonomian di Kota Wamena, pemerintah melaksanakan pembangunan dan pemeliharaan jalan. Pemeliharaan jalan bertujuan untuk mempertahankan tingkat pelayanan sesuai dengan standar pelayanan minimum yang ditetapkan.Penelitian ini dilakukan pada ruas Jalan Wamena-Habema sepanjang 35,100 kilometer. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kondisi jalan hasil pengukuran metode IRI dengan metode PCI. Data yang digunakan berupa data IRI  dan PCI semester 2 tahun 2020 yang diperoleh dari Sistem Pengelolaan Database Jalan Nasional (SiPDJN) Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan kondisi jalan Wamena-Habema berdasarkan metode IRI dan metode PCI. Pada metode IRI 61,8% kondisi baik, 32,2% kondisi sedang. Kondisi rusak ringan dan rusak berat 4,0% dan 2,0%. Sedangkan pada metode PCI 49,6% kondisi baik, 9,7% kondisi sedang. Kondisi jelek dan parah 40,5% dan 0,3%. Dengan dilakukan penelitian kondisi jalan menggunakan metode IRI dan PCI pada ruas Jalan Wamena-Habema dapat memberikan deskripsi atau gambaran tentang data kondisi jalan eksisting. Data kondisi jalan dapat digunakan sebagai database untuk perencanaan dan pelaksanaan pemeliharaan jalan.
PENEREPAN OPTIMALISASI METODE CRITICAL CHAIN PROJECT MANAGEMENT PADA PELAKSANAAN PROYEK KONTRUKSI Sugiyanto Sugiyanto; Khairul Insan
Rang Teknik Journal Vol 5, No 2 (2022): Vol. 5 No. 2 Juni 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.516 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v5i2.3121

Abstract

Pada penelitian ini, dilakukan upaya perbaikan jadwal pelaksanaan proyek pembangunan gudang polowijo yang berlokasi di Desa Wadung Kecamatan Jenu Tuban Jawa Timur dengan menggunakan metode manajemen proyek rantai kritis (ctitical chain project management). Berdasarkan atas perhitungan durasi total proyek yang didapatkan dengan menggunakan metode perhitungan secara manual dibutuhkan waktu pelaksanaan selama 98 hari dan biaya tenaga kerja langsung yang dibutuhkan adalah sebesar Rp.  574.600.000,00 (lima ratus tujuh puluh empat juta enam ratus ribu rupiah) untuk menyelesaikan pekerjaan proyek yang  diteliti. Berdasarkan atas upaya perbaikan jadwal pelaksanaan proyek dengan menggunakan metode critical chain project management (CCPM) didapatkan durasi total yang dibutuhkan menjadi 61 hari (durasi penyelesaian proyek berlangsung lebih cepat 37 hari dari durasi awal) dan biaya tenaga kerja langsung yang dibutuhkan adalah Rp. 430.185.000 (empat ratus tiga puluh juta seratus delapan puluh lima ribu rupiah) atau berkurang menjadi Rp. 144.415.000 (seratus empat puluh empat juta empat ratus limas belas ribu rupiah). Kata kunci: Proyek, Penjadwalan, Durasi, dan Manajemen Proyek Rantai Kritis.
KARAKTERISTIK MARSHALL KERAMIK SEBAGAI AGREGAT HALUS DAN FILLER PADA CAMPURAN HOT ROLLER SHEET (HRS) Ulwiyah Wahdah Mufassirin Liana; Santi Yatnikasari; Muhammad Noor Asnan
Rang Teknik Journal Vol 5, No 1 (2022): Vol. 5 No. 1 Januari 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.777 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v5i1.2832

Abstract

Penelitian ini mengenai pemanfaatan bahan sisa keramik pada pemasangan lantai rumah sebagai agregat halus dan filler dalam pembuatan lapis perkerasan aspal. Sebagai bahan agregat halus dan filler, keramik dicampur dengan Semen Portland dengan komposisi tertentu. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan daya ikat antar butiran keramik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penggunaan keramik sebagai dan agregat halus dan filler pada campuran HRS-WC terhadap karakteristik stabilitas, flow, density, VITM, VFWA, VMA, Marshall Quotient dan Immersion Test. Tahap pertama dimulai dari pemeriksaan bahan aspal dan agregat menggunakan spesifikasi Bina Marga. Tahap kedua membuat benda uji untuk mencari kadar aspal optimum dengan filler abu batu dengan kadar aspal 4%, 4,5%, 5%, 5,5%, dan 6%. Tahap ketiga dilakukan pengujian Marshall standar dan Immersion Test pada variasi agregat halus dan filler dengan kadar yaitu 0% keramik, 25% keramik, 50% keramik, 75% keramik dan 100% keramik dengan menggunakan kadar aspal optimum. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin banyak penambahan keramik akan menurunkan nilai stabilitas, Marshall Quotient, VITM dan VMA dan menaikkan nilai flow, density dan VFWA. Keramik dapat digunakan sebagai agregat halus dan filler dalam pembuatan lapis perkerasan HRS dengan variasi kadar 25% keramik.
EVALUASI SISTEM DRAINASE UNDERPASS YOGYAKARTA INTERNATIONAL AIRPORT (YIA) Yudhi Ardiansyah; Iman Satyarno; Radianta Triatmadja; Intan Supraba
Rang Teknik Journal Vol 5, No 2 (2022): Vol. 5 No. 2 Juni 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.573 KB) | DOI: 10.31869/rtj.v5i2.3074

Abstract

Evaluasi terhadap sistem drainase underpass YIA perlu dilakukan untuk mengetahui kemampuan sistem drainase yang terdiri atas saluran samping, bak penampung dan pompa dalam mencegah terjadinya genangan. Evaluasi saluran samping dilakukan dengan membandingkan debit maksimum pada kala ulang 2, 5, 10, 25, 50 dan 100 tahun dengan kapasitas saluran terbangun. Adapun evaluasi bak penampung dan pompa dilakukan dengan melakukan simulasi routing volume akumulasi air yang masuk pada durasi hujan (td) sama dengan waktu konsentrasi (tc), 2tc, 3tc dan durasi hujan lebat dominan. Hasil evaluasi menunjukkan dimensi saluran samping yang terpasang mampu menanggulangi debit maksimum limpasan sampai dengan kala ulang 100 tahun. Evaluasi terhadap bak penampung menunjukkan untuk td=tc,td=2tc dan td=3tc kondisi  sump pit akan aman apabila minimal 2 unit pompa dioperasikan secara bersamaan. Sedangkan untuk durasi lebih ekstrem (durasi hujan lebat dominan) 2 unit pompa hanya mampu mengatasi overcapacity akibat hujan dengan kala ulang 2 sampai dengan 10 tahun. Hasil evaluasi pada kinerja pompa menunjukkan faktor keamanan pompa menunjukkan nilai < 1 apabila yang beroperasi hanya 1 unit pompa sedangkan untuk kondisi 2 unit pompa beroperasi bersamaan nilai faktor keamaanan menunjukkan angka di atas  1 (aman) untuk durasi hujan singkat. Pada hujan dengan durasi ekstrem, faktor keamanan menunjukkan angka aman untuk hujan dengan kala ulang rendah