cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
jurnalbiologieducation@serambimekkah.ac.id
Phone
+628126940323
Journal Mail Official
azwir@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jl. Unmuha, Batoh, Kec. Lueng Bata, Kota Banda Aceh, Aceh 23245
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Biology Education
ISSN : 2302416X     EISSN : 25492330     DOI : https://doi.org/10.32672/jbe.v10i1
Jurnal Biology Education (Sarana Informasi Insan Akademis, Ilmiah dan profesional) p-ISSN: 2302-416X, e-ISSN: 2549-2330, dikelola oleh Prodi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Serambi Mekkah. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, pada bulan April dan Oktober. jurnal ini menyajikan hasil penelitian di bidang pendidikan Biologi, Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Lesson Study, Pembelajaran lainnya dan penelitian Multi Disiplin Ilmu
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2020)" : 21 Documents clear
TINGKAT KEANEKARAGAMAN HAMA SERANGGA DAN MUSUH ALAMI (PREDATOR) PADA TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) DI DESA LIMPOK KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Erdi Surya; Armi Armi; muhammad Ridhwan; Jailani Jailani; Lukmanul Hakim; Rika Notalia
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2386

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang “Tingkat Keanekaragaman Hama Serangga dan Musuh Alami (Predator) pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annuum L.) di Desa Limpok  Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar”. Penelitian ini telah dilaksanakan pada tanggal 2 Januari s.d 19 Januari 2017. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat keanekaragaman hama serangga dan musuh alami (predator) yang terdapat di lahan cabai merah (Capsicum annuum L.) di Desa Limpok Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Objek dalam penelitian ini adalah semua hama dan musuh alami (predator) yang terdapat pada tanaman cabai merah (Capicum annuum L.) di Desa Limpok  Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, teknik analisis data menggunakan metode diagonal dimana data yang diperoleh pada setiap pengamatan dikumpulkan, dikelompokkan dan dihitung jumlahnya dengan menggunakan rumus (FM, FR%, KM, KM% dan H’). Hasil penelitian tentang Tingkat Keanekaragaman Hama Serangga dan Musuh Alami (Predator) pada Tanaman Cabai Merah (Capicum annuum L.) di Desa Limpok Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar menunjukkan bahwa (1) Nilai tertinggi diperoleh dari spesies Thrips sp dengan (Km) 0,79, (Kr) 31,47 %, (Km) 0,67 dan (Fr) 12,60 % dan pada musuh alami (predator) nilai tertinggi diperoleh dari spesies Kumbang koksi (Coccinella transversalis) dengan (Km) 0,25, (Kr) 84,45 %, (Fm) 1,00 dan (Fr) 46,30 %. Indeks keragaman (H’) hama serangga tergolong sedang dengan nilai berkisar antara 1,96 dan indeks keragaman musuh alami (H’) tergolong sedang dengan nilai berkisar antara 1,01. (2) Jenis-jenis hama serangga yang terdapat di lahan cabai terdiri dari spesies Thrips sp 119 ekor, kutu daun (Myzus persicae) 56 ekor, kutu daun (Aphis gossypii) 64 ekor, kutu kebul (Bemisia tabaci) 32 ekor, kepik hijau (Nezara viridula) 35 ekor, lalat buah (Droshopila melanogaster) 6 ekor, ulat grayak (Spodoptera litura) 64 ekor dan Ulat buah (Helicoverpa armigera) 5 ekor. (3) Jenis-jenis musuh alami (predator) yang terdapat di lahan cabai terdiri dari 4 ordo dan 44 jumlah total spesies yang terdiri dari Lalat tachinid (Billaea maritima) 3 ekor, Lalat prajurit (Argyra argyria) 2 ekor, Kumbang koksi (Coccinella transversalis) 37 ekor, spesies Belalang sembah (Hierodula parviceps) 2 ekor.  
PENGARUH PENGGUNAAN TAUGE (Phaseolus radiatus) SEBAGAI SUMBER NITROGEN ALTERNATIF DALAM PEMBUATAN NATA DE COCO Nurul Akmal; Muhammad Ridhwan; Fani Maulidia; Irdalisa Irdalisa
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.554 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2365

Abstract

Penelitian mengenai “pengaruh penggunaan tauge (Phaseolus radiatus) sebagai sumber nitrogen alternatif dalam pembuatan nata de coco .Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 21 September sampai dengan 20 November 2019.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tauge (Phaseolus radiatus) sebagai sumber nitrogen alternatif dalam pembuatan nata de coco.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuannya yaitu  PO  :  Air kelapa tanpa penambahan sumber nitrogen , P1 : Air kelapa  + Touge 175 g/L, P2 : Air kelapa + Touge 200 g/L, P3 : Air kelapa + Touge 225 g/L, P4 : Air kelapa  + Touge 250 g/L, . Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis ANAVA ketebalan nata de coco pada hari ke 7 menunjukkan nilai Fhitung sebesar12,38 dan Ftabel yaitu 6,94 (FhitungFtabel), artinya penambahan touge sebagaisumber nitrogen alternatif dalam pembuatan nata de coco berpengaruh signifikan terhadap ketebalan nata de coco. Berdasarkan analisis ANAVA pada ketebalan nata de coco hari ke 14 menunjukkan nilai Fhitung sebesar44,61 dan Ftabel yaitu 6,94 (FhitungFtabel), artinya penambahan touge sebagaisumber nitrogen alternatif dalam pembuatan nata de coco berpengaruh signifikan terhadap ketebalan nata de coco. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan tauge (Phaseolus radiatus) sebagai sumber nitrogen berpengaruh terhadap ketebalan nata de coco. 
KORELASI ANTARA PENGETAHUAN LINGKUNGAN DENGAN SIKAP MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI GAMPONG COT SIREN SAMALANGA KABUPATEN BIREUEN Jumarsa Jumarsa; Muhammad Rizal; Jailani Jailani
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.607 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara tingkat pengetahuan lingkungan dengan sikap masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Gampong Cot Siren Samalanga  Kabupaten Bireuen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berdomisili di Gampong Cot Siren Samalanga Kabupaten Bireuen yang berjumlah 317 jiwa terdiri dari 154 orang laki-laki dan 163 orang perempuan yang terbagi dalam 92 kepala keluarga (KK). Sampel penelitian ditetapkan 25% dari total kepala keluarga (KK), sehingga jumlah sampel 23 kepala keluarga yang berada di Gampong Cot Siren Samalanga Kabupaten Bireuen. Instrumen penelitian berupa soal tes dan angket. Teknik pengolahan data dilakukan dengan cara uji korelasi dan uji t. hasil peneltiian menunjukkan bahwa hasil analisis data diperoleh nilai rata-rata pengetahuan masyarakat adalah 69.35 (Cukup Baik) dan nilai rata-rata sikap masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan adalah 67,04 (kategori Cukup Baik). Hasil uji korelasi di peroleh nilai r sebesar 0,490 yang berada pada interval koefisien 0.40 – 0.599 maka terdapat hubungan yang “Sedang” antara pengetahuan lingkungan dengan sikap masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Gampong Cot Siren Samalanga Kabupaten Bireuen. Berdasarkan hasil uji t menunjukkan bahwa thitung ttebel  (2,5725 2,074). maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada korelasi antara tingkat pengetahuan lingkungan dengan sikap masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan di Gampong Cot Siren Samalanga Kabupaten Bireuen  
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI HEREDITAS MELALUI PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR SISWA KELAS XII-IPA 1 SMAN 1 DARUSSALAM TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Rahmadani Rahmadani; Jaluddin Jalaluddin
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.998 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2366

Abstract

pada materi Hereditas siswa kelas XII-IPA1 SMAN 1 Darussalam Tahun Pelajaran 2018/2019. Model yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah media gambar. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa Kelas XII-IPA 1 SMAN 1 Darussalam. Jumlah siswa adalah 20 siswa dengan jumlah siswa laki-laki sebanyak 12 orang dan perempuan 8 orang. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada tahun ajaran 2018/2019. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan yaitu dari bulan Oktober 2018 sampai dengan Desember 2018 pada semester ganjil. Metodologi penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari dua siklus dan setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pada setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Prosedur penelitian terdiri dari pra penelitian, perencanaan siklus satu, pelaksanaan tindakan siklus satu, pengamatan siklus satu, refleksi siklus satu, perencanaan siklus dua, pelaksanaan tindakan siklus dua, pengamatan siklus dua dan refleksi siklus dua. Teknik pengumpulan data yaitu mengumpulkan nilai tes yang dilaksanakan pada setiap akhir pembelajaran pada setiap siklus dengan menggunakan instrument soal (tes tertulis). Data observasi dilakukan dengan melihat keaktifan siswa proses pembelajaran. Data dianalisis dengan cara statistik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa dari 40% pada pra penelitian meningkat menjadi 70% pada siklus I dan meningkat menjadi 85% pada siklus II. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi baik dan kategori baik meningkat menjadi sangat baik. Penerapan media gambar dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Biologi pada materi Hereditas siswa kelas XII-IPA 1 SMAN 1 Darussalam  Tahun Pelajaran 2018/2019.
UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI PEMBELAJARAN BERMAKNA DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP Jailani Jailani; Almukarramah Almukarramah
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.847 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2371

Abstract

One of the efforts to increase instructional effectiveness is by developing a meaningful learning strategy thought using concept mapping. The instructional objectives at school are not only to increase the academic achievement but also the ability and skill of the students in order to be able to understand the process of improving knowledge, attitude to the subject which is studied, and attitude to the environment, too. The instructional strategy with concept mapping is one of the alternatives that can provide the result of all aspects that are hoped to reach the instructional objectives. The concept mapping learning strategy signifies the students reorganize the new knowledge by inserting the concept into the net hierarchically and describe their connection in a diagram and combine it into a greater knowledge structure. The organizing of conceptual understanding well will aid the meaningfulness of students learning, so, the students are easier to understand the material of the lesson being studied.  
PENGARUH PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI AJAR INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN DI SMP NEGERI 2 MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Nuraini Nuraini; Muhammad Ridhwan; Azwir Azwir
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.66 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan lingkungan sekolah terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi ajar interaksi makhluk hidup dengan lingkungan di SMP Negeri 2 Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas VII semester genap Tahun Ajaran 2018/2019 Pada SMP Negeri 2 Mesjid berjumlah 52 siswa. Sampel penelitian sebanyak 52 siswa yang terdiri dari 26 siswa kelas Pembelajaran pemanfaatan lingkungan sekolah (Eksperimen) dan 26 siswa kelas konvensional (Kontrol). Analisis data eksperimen untuk mengukur peningkatan hasil belajar siswa dengan uji-t (Independent Sample t-test),. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan nilai rata-rata N-gain untuk kelas pembelajaran pemanfaatan lingkungan sekolah adalah 60,64 (sedang) dan kelas konvensional adalah 48,72 (sedang). Hasil uji-t diperoleh nilai thitung sebesar 4,61 dan ttabel 2,009 sehingga diperoleh t-hitung 4,61 t-tabel 2,009 pada taraf signifikan α 0,05,. Kesimpulan dari hasil terdapat peningkata hasil belajar siswa melalui pemanfaatan lingkungan Sekolah sebagai media pembelajaran pada materi ajar interaksi makhluk hidup dengan lingkungan di SMP Negeri 2 Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar 
HUBUNGAN STATUS PENDIDIKAN ORANGTUA TERHADAP GIZI ANAK DI SDN TUHEMBERUA DESA BANUA GEA NIAS UTARA Winning Amintas Kartika Waruwu; Rubiah Rubiah
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.326 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2431

Abstract

Status pendidikan orangtua merupakan hasil dari keseimbangan antara gizi anak sekolah dasar yang sedang tumbuh kembang. Anak yang mengalami kekurangan gizi akan menganggu pertumbuhan fisik dan perkembangan mental. Tujuan umum penelitian ini untuk mengetahui kesehatan gizi anak yang berpengaruh pada status pendidikan orangtua. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Tuhemberua desa banua gea Nias Utara, pada bulan Agustus 2020. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observational dengan rancangan crosssactional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak sekolah dasar Tuhemberua Nias Utara. Sampel dalam penelitian ini adalah anak yang terpilih secara random menjadi subjek penelitian. Jumlah sampel yang diambil berdasarkan penghitungan sampel size epiinfo dari populasi 334 respondent pada drajat kepercayaan 95% didapatkan hasil sebesar 120 sampel. Penelitian ini menggunakan analisis diskriptif statistik dan hubungan antar variable di uji dengan analisis regresi linier. Analisis data menggunakan univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan pendidikan orangtua  dengan gizi anak sekolah dasar  (p value=0,001). Hasil uji bivariat menunjukkan secara statistik ada hubungan yang bermakna (p-value 0.05) antara pendidikan orangtua terhadap status gizi anak. Orang tua lebih memperhatikan cara mengelola dan konsumsi makanan supaya anak mencapai status gizi yang baik sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat maksimal.    
PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN KAPUR SIRIH Ca(OH)2 DAN LAMA PERENDAMAN TERHADAP MUTU KERIPIK TALAS SUTERA (Colocasia esculenta L) Chairuni Chairuni; Banda Ratrina Katsum; Rahmat Afrizal; Herry Ardiansyah
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.991 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.2368

Abstract

Tanaman talas (Colocasia esculenta L) merupakan tanaman pangan berupa umbi dengan kandungan karbohidrat yang cukup tinggi dan menjadi salah satu tanaman pangan alternatif dan  fungsional di Indonesia. Keripik adalah makanan ringan (snack food) yang tergolong jenis makanan cracker yaitu makanan yang bersifat kering dan renyah. Untuk mendapatkan keripik yang renyah umumnya dilakukan dengan menambahkan larutan kapur sirih Ca(OH)2 berfungsi untuk memberikan tekstur keripik yang renyah dan menghambat proses pencoklatan pada talas selama pengolahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan lama perendaman larutan kapur sirih Ca(OH)2 terhadap mutu keripik talas sutera. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 (dua) faktor yaitu Faktor I konsentrasi larutan kapur sirih Ca(OH)2 terdiri dari 3 (tiga) taraf : K1=10%, K2=15% dan K3=20% dan Faktor II lama perendaman (L) terdiri dari 3 (tiga) taraf : L1=5 menit, L2= 10 menit dan L3=15 menit. Parameter yang dianalisis adalah kadar air, kadar abu dan uji organoleptik (warna, rasa dan kerenyahan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh konsentrasi larutan kapur sirih Ca(OH)2 berpengaruh nyata terhadap uji kadar air tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap uji kadar abu dan uji organoleptik begitu pula dengan lama perendaman berpengaruh nyata terhadap uji kadar air tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap uji kadar abu dan uji organoleptik. Perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah pada perlakuan (K2L3) yaitu pada konsentrasi larutan kapur sirih 15% dan lama perendaman 15 menit.  
POTENSI MISKONSEPSI PADA PEMBELAJARAN FISIKA DASAR SELAMA MASA PANDEMIC COVID-19 Muhammad Azzarkasyi; Arjan Reksi Armanda; Syamsul Rizal; Andia Fatmaliana
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.142 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.3266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi miskonsepsi pada pembelajaran fisika dasar selama masa pandemic covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif  dengan pendekatan kualitatif dan analisis data menggunakan persentase. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa bidang IPA FKIP Universitas Serambi Mekkah yang berjumlah 17 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes diagnostic yang di lengkapi dengan kolom  Certainty of Response Index  (CRI) dan alasan untuk  membedakan siswa yang tidak tahu konsep (LK), tahu konsep (KCC), menebak (LG), miskonsepsi (MK), dan jawaban tidak konfiden (NC). Berdasarkan hasil penelitian tentang potensi miskonsepsi pada pembelajaran fisika dasar selama masa pandemic covid-19, maka dapat disimpulkan bahwa masih rendah, hal ini terbukti dari hasil analisis data potensi miskonsepsi yang terjadi pada per individu rata-rata sebesar 29,04%, potensi miskonsepsi per item soal sebesar 10,7%, sedangkan potensi miskonsepsi pada sub pokok bahasan sebesar 10.41% dari rata-rata persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat miskonsepsi yang terjadi selama pembelajaran daring masa pandemic covid-19 masing dikategorikan rendah. Respons mahasiswa terhadap penggunaan media yaitu positif, hal ini terbukti dari nilai rata-rata keseluruhan respon mahasiswa adalah 3,7 dengan kategori baik.
HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN DAN PERILAKU MEROKOK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEUKEK Sri Rosita; Faisal Faisal
Jurnal Biology Education Vol 8, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.789 KB) | DOI: 10.32672/jbe.v8i2.3902

Abstract

Salah satu masalah kesehatan di dunia maupun di negara Indonesia adalah infeksi saluran pernafasan akut. ISPA merupakan penyakit yang dapat dialami oleh segala umur terutama orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh kurang seperti balita dan lansia. Prevalensi ISPA dari lima provinsi di Indonesia yang  tertinggi adalah Nusa Tenggara Timur, Papua, Aceh, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur. Dinas Kesehatan Aceh Selatan menyatakan presentase penyakit ISPA mengalami peningkatan, pada tahun 2018 jumlah kasus ISPA pada balita usia 1-5 tahun sebanyak 927 kasus, dan terjadi peningkatan pada tahun 2019 sebesar 1.062 kasus. Kasus penyakit ISPA merupakan penyakit tertinggi dimana penyakit ISPA  menduduki urutan ke 2 dari 10 penyakit tertinggi yang ada di Puskesmas Meukek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokokdan kondisi lingkungan dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Meukek Tahun 2020. Penelitian dilaksanakan pada 11 s.d 25 September 2020. Penelitian berbentuk deskriptif analitik dengan pendekatan desain cross sectional, pada sampel 79 responden. Data dianalisis dengan menggunakan statistik chi-square. Hasil analisa bivariat dari 79 responden diperoleh bahwa ada hubungan kebiasaan merokok (P 0,001), dan kondisi lingkungan (P 0,002) dengan kejadian ISPA pada balita. Diharapkan kepada setiap ibu balita untuk berprilaku hidup bersih dan sehat serta jauh dri asap rokok, menjaga kesehatan keluarga lingkungan tempat tinggal dan kepada instansi terkait supaya melaksanakan sosialisasi secara maksimal. 

Page 1 of 3 | Total Record : 21