cover
Contact Name
dr. Mitayani, M.Si. Med
Contact Email
mitayani.dr@gmail.com
Phone
+6281320074327
Journal Mail Official
sifa_medika@um-palembang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Gedung F lantai 1 Jl. K.H. Balqhi, 13 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 2087233X     EISSN : 25806971     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Syifa MEDIKA published by Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Palembang is a peer-reviewed journal that published two times a year: September and March. Syifa MEDIKA is a national peer-reviewed and open access journal. We accept original article, case report, and literature review from all area of medicine, biomedicine, and publich health fields. Focus and Scope: All area of medicine, biomedicine, and publich health fields. Anatomy, Biomedicine, Pharmacology, Microbiology, Nutrition, Biochemistry, Physiology, Tropical Medicine, Public Health, Pediatric, Internal Medicine, Obstetry and Gynaecology, Dermatovenereology, Surgery, Neurology, Family Medicine, Medical Education.
Articles 230 Documents
Hubungan Usia dan Merokok pada Penderita Penyakit Jantung Koroner di Poli Penyakit Dalam RS MHPalembang Periode Tahun 2012 AR, Djunaidi; Indrawan, Bahrun
Syifa'Medika Vol 5, No 1 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v5i1.1420

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit yang masih menjadi masalah baik di negara maju maupun negara berkembang. Pada tahun 2030 diperkirakan hampir 23,6 juta jiwa meninggal akibat penyakit kardiovaskular yang didominasi oleh PJK dan stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh merokok terhadap PJK pada pasien usia lanjut di Poli Penyakit Dalam RS Muhammad Hoesin Palembang pada tahun 2012. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan case control. Besar sampel sebanyak 240 pasien dibagi dalam 2 kelompok yaitu 120 pasien penyakit jantung koroner (PJK) sebagai kelompok kasus dan 120 kasus non PJK. Pengambilan sampel penelitian dilakukan secara consecutive sampling. Penelitian ini mendapatkan data bahwa pasien berusia >55 tahun dan merokok yang menderita PJK sebesar 85,1%. Melalui analisis data menggunakan chi square (X²), didapatkan hubungan yang bermakna antara usia >55 tahun dan merokok dengan kejadian PJK (p=0,005), risiko PJK meningkat secara signifikan dengan usia lanjut dan merokok (OR=14,795) dibandingkan dengan responden berusia <55 tahun dan tidak merokok. Kesimpulan, merokok merupakan faktor risiko terhadap timbulnya PJK pada pasien usia lanjut.
Pengaruh Aktivitas Melihat Komputer Terhadap Tekanan Intraokular Martiningsih, Wahju Ratna; Novitasari, Andra; Eka Almira, Wahyu Puspita
Syifa'Medika Vol 8, No 2 (2018): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v8i2.1349

Abstract

Tekanan intraokular merupakan tekanan dalam bola mata yang nilainya ditentukan oleh kecepatan pembentukan cairan humor aqueous dan resistensi keluarnya dari mata. Salah satu yang dapat mempengaruhi peningkatan tekanan intraokular yaitu penggunaan komputer dalam waktu lama. Komputer merupakan alat yang dapat mempermudah pekerjaan manusia dan penggunaan komputer semakin meningkat dari waktu ke waktu. Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik dengan uji paired-sample t test. Jumlah sampel ditentukan dengan teknik consecutive sampling sebanyak 69 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang angkatan 2014 – 2016. Pengukuran dilakukan pada saat ujian CBT. Tekanan intraokular diukur sebelum dan setelah melihat komputer. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai tekanan intraokular sebelum melihat komputer dengan nilai tekanan intraokular setelah melihat komputer pada mata kanan (p = 0,000) dan pada mata kiri (p = 0,000), dengan nilai ? = 10% atau 0,1. Simpulan, terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai tekanan intraokular sebelum melihat komputer dengan tekanan intraokular setelah melihat komputer.
Gambaran Tanda Kardinal Asfiksia Pada Kasus Kematian Gantung Diri di Departemen Forensik RSU Dr. Muhammad Hoesin Palembang Periode Tahun 2011-2012 Nasution, Indra Sakti; Tanzila, R.A; Irfanuddin, Irfanuddin
Syifa'Medika Vol 5, No 1 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v5i1.1425

Abstract

Penggantungan adalah salah satu penyebab kematian akibat asfiksia yang paling sering ditemukandalam kasus kedokteran forensik, umumnya urutan ke-3 sesudah kecelakaan lalu lintas dan traumamekanik. Penelitian tentang gantung diri di Indonesia juga masih sangat terbatas jumlahnya.Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang bertujuan untuk mengetahuitanda kardinal asfiksia yang ditemukan pada visum et repertum kasus gantung diri di DepartemenForensik RSUP dr.Muhammad Hoesin Palembang pada tahun 2011 – 2012. Kasus gantung diri padatahun 2011 terdapat 6 kasus dan 14 kasus pada tahun 2012. Dari 20 kasus gantung diri hanyaditemukan 11 hasil visum, 1 hasil visum pada tahun 2011 dan 10 hasil visum pada tahun 2012.Hasilpenelitian menunjukkan angka kejadian gantung diri lebih banyak ditemukan pada tahun 2012 (90,9%).Berdasarkan jenis kelamin, kejadian bunuh diri banyak terjadi pada laki-laki dibanding perempuanyaitu 7 kasus (63,6%). Berdasarkan kelompok umur, pelaku gantung diri banyak dilakukan padarentang umur 22-49 tahun sebanyak 6 kasus (54,5%). Tanda kardinal yang banyak ditemukan adalahsianosis (100,0%) dan kongesti (36,4%).
Tinjauan Dasar Berbagai Prosedur Bedah Kuku Saraswati, Nia Ayu; Sutedja, Eva Krishna; Agusni, Jono Hadi
Syifa'Medika Vol 8, No 1 (2017): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v8i1.1355

Abstract

Bedah kuku termasuk tindakan yang tidak rutin dilakukan pada praktik kedokteran. Tindakan ini menjadi tantangan bagi para klinisi karena memerlukan tindakan bedah rapi yang teliti. Bedah kuku dapat dilakukan untuk penegakan diagnosis maupun terapi berbagai kasus tumor jinak atau ganas, kasus-kasus inflamasi, dan trauma pada kuku. Beragam jenis tindakan bedah kuku memiliki prinsip yang berbeda sesuai dengan patologi kelainan kuku dan letak pada unit kuku yang terkena. Pembedahan pada kuku terutama pada matriks kuku sangat berisiko menimbulkan komplikasi seperti distrofi kuku. Tujuan pembedahan seringkali tidak tercapai pada pengambilan jaringan biopsi, karena spesimen tidak memadai untuk dilakukan pemeriksaan histopatologis yang disebabkan tindakan bedah yang tidak tepat. Oleh karena itu, penting bagi para klinisi untuk dapat memahami berbagai teknik bedah kuku.
Pengembangan Self-assessment pada Latihan Keterampilan Klinik dalam Meningkatkan Pencapaian Kompetensi Mawas Diri di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Saraswati, Nia Ayu
Syifa'Medika Vol 3, No 2 (2013): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v3i2.1430

Abstract

Permintaan masyarakat akan keselamatan pasien, dan peningkatan kualitas pelayanankesehatan menuntut akuntabilitas sosial dan Kompetensi seorang dokter berupa profesionalismekedokteran. Strategi yang dapat menjaga dan meningkatkan kompetensi seorang dokter dapatdilakukan melalui continuing professional development (CPD). CPD adalah proses belajarsepanjang tugas profesionalnya, diperlukan karakteristik seorang lifelong learner, yang mamputerus belajar sepanjang hayat. Karakter ini hanya dapat dimiliki oleh seorang pembelajar dewasa.Kebutuhan pembelajaran akan dapat diidentifikasi, jika seorang dokter melakukan prosesrefleksi, self assessment dan self evaluation terhadap pengalaman tugas profesionalnya. FakultasKedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang menerapkan proses pembelajaran denganmengembangkan proses refleksi, self assessment dan self evaluation terutama pada LatihanKeterampilan Klinik dan terus dioptimalisasi. Dukungan institusi dan sivitas akademika sangatmenentukan keberhasilan strategi ini.
Eksplorasi Antibakteri Beberapa Tanaman Terhadap Enterobacteriacae Isolat Dari Pasien Diare Di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Suarni, Ertati; Ola, Nila Fitri; Sari, Yunita; A.P, Surmila
Syifa'Medika Vol 7, No 2 (2017): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v7i2.1360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tanaman obat tradisional sebagai antidiare yaitu Carica pepaya L (biji pepaya), Cinnamomum burmannii (kulit kayu manis), Curcuma domestica Val (kunyit) dan Allium sativum (bawang putih). Penelitian ini menggunakan prosedur laboratorium dan teknik eksperimental untuk ekstraksi senyawa tanaman, ekstrak air dengan metode Ekstraksi Air Subkritis. Hasilnya menunjukkan bahwa ada aktivitas antibakteri yang ditunjukkan zona hambat. Ada korelasi antara konsentrasi dengan ukuran zona penghambatan. Kesimpulan, biji pepaya, bawang putih, kulit kayu manis dan kunyit memiliki aktivitas antibakteri terhadap patogen Escherichia coli, Salmonella sp, dan Shigella sp.
Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis di RSK Paru Palembang Periode Januari-Desember 2010 Ridwan, Hibsah; Rosita, Yanti; Sahfitri, Ayu
Syifa'Medika Vol 2, No 2 (2012): syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v2i2.1439

Abstract

Indonesia menempati peringkat negara dengan beban Tuberkulosis (TB) ke-5 tertinggi di dunia denganperkiraan 61.000 kematian akibat TB setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan faktor risiko terhadap kejadian tuberkulosis. Sampel dalam catatan medis dari Rumah SakitParu Palembang sejak 1 Januari dan 31 Desember 2010 sebanyak 163 sampel yang diambilmenggunakan sampling sistematis edaran. Desain penelitian Cross Sectional dan uji Chi Squaremelihat hubungan antar variabel, dengan tingkat kepercayaan 95% (? 0,05). Studi ini menemukanpasien yang pergi ke RSK pada tahun 2010 sebagian besar TB paru sebanyak 116 orang (71,2%).Hasil analisis statistik ditemukan ada hubungan yang signifikan antara faktor jenis kelamin (p value0,020, PR = 1,311) terhadap kejadian TB paru di Rumah Sakit Paru, Palembang. Variabel yangmemiliki hubungan yang berarti adalah tingkat pendidikan (p value 0,005, PR = 1,390). Adapun faktorusia (p value 0,173, PR = 0,834) dan pekerjaan (p value 0,259, PR = 0,833), tidak ada hubungansignifikan dengan kejadian tuberkulosis paru di Rumah Sakit Paru, Palembang. Disimpulkan adahubungan signifikan antara variabel jenis kelamin dan tingkat pendidikan dengan kejadian TB. Tidakditemukan hubungan yang signifikan antara variabel usia dan bekerja dengan kejadian TB di RumahSakit Paru, Palembang
Dukungan Petugas terhadap Kepatuhan Imunisasi Hepatitis B pada Wilayah Kerja Puskesmas Ariodillah Kota Palembang Ridwan, Achmad; Legiran, Legiran
Syifa'Medika Vol 6, No 1 (2015): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v6i1.1378

Abstract

Data World Health Organization (WHO) tahun 2012 memperkirakan bahwa satu individu yang hidup telah terinfeksi hepatitis B, sehingga lebih dari 200 juta orang di seluruh dunia terinfeksi. Cakupan imunisasi hepatitis di Puskesmas Ariodillah masih rendah yaitu Hepatitis B (0-7) hari uniject 6,9%, DPT-HB1 8,2% dan DPT-HB2 8,0% dari standar yang ditargetkan yaitu sebesar 100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu serta dukungan petugas terhadap kepatuhan imunisasi Hepatitis B di wilayah kerja Puskesmas Ariodillah Palembang dengan menggunakan penelitian analitik observasional melalui pendekatan cross sectional. Metode pengumpulan data menggunakan teknik cluster sampling. Jumlah sampel penelitian adalah 178 subjek. Dari 178 subjek diperoleh 137 subjek (77,0%) yang patuh dan 41 subjek (23,0%) tidak patuh terhadap imunisasi Hepatitis B. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden yang patuh imunisasi hepatitis B memiliki pengetahuan baik (86,2%), memiliki sikap positif (82,8%), dan memiliki dukungan petugas yang baik (55,6%). Tenaga kesehatan diharapkan lebih meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu mengenai imunisasi Hepatitis B serta meningkatkan pelayanan yang lebih baik.
Dermatoglifi Narapidana di Palembang Mundijo, Trisnawati; Rezky, Monica
Syifa'Medika Vol 9, No 2 (2019): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v9i2.1662

Abstract

Dermatoglifi merupakan salah satu fenotip yang sangat khas dan unik pada manusia. Salah satu kegunaannya sebagai alat bantu dalam diagnosis di kedokteran forensik. Penelitian tentang dermatoglifi pada narapidana masih sangat jarang dan di Palembang belum pernah dilakukan, sehingga penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimanakah dermatoglifi, khususnya pola sidik jari dan Axial Tri Radius Digital (ATD) pada narapidana. Penelitian dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan di Palembang, dengan sampel diambil secara total sampling sesuai kriteria inklusi. Didapatkan 41 orang narapidana perempuan dengan kejahatan umum dan 51 orang dengan kejahatan khusus. Data dianalisis secara univariat dengan mengidentifikasi pola sidik jari dan sudut Axial Tri Radius Digital (ATD) dari kedua jenis kejahatan. Didapatkan hasil bahwa pola ulnar loop merupakan pola yang paling banyak ditemukan yaitu 62,7% pada kejahatan umum dan 51,2% pada narapidana kejahatan khusus. Untuk sudut ATD dari kedua jenis narapidana di kisaran sudut normal (35°-50°). , sehingga disimpulkan pola sidik jari yang paling banyak pada narapidana perempuan yaitu ulnar loop dengan sudut ATD normal sebesar 35°-50°
Gambaran Pola Sidik Jari dan Sudut Axial Triradius Digital (ATD) pada Anak Sekolah Dasar Negeri 144, Talang Betutu, Palembang, Sumatera Selatan Mundijo, Trisnawati
Syifa'Medika Vol 7, No 2 (2017): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v7i2.1370

Abstract

Pola sidik jari, sulur tangan dan sudut triradius setiap orang memiliki keunikan dan khas untuk setiap individu. Tidak akan ada individu yang sama. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana pola sidik jari dan sudut ATD pada anak SD N 144, Talang Betutu, Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel diperoleh 72 orang secara total smpling. Gambar pola sidik jari dan sudut ATD responden diperoleh dengan cara meletakkan ke sepuluh jari tangan dan kedua telapak tangan responden di bantalan cap tinta kemudian diletakkan pada lembar observasi untuk dilakukan analisis. Hasil penelitian didapatkan 4 pola sidik jari pada responden yaitu radial loop, ulnar loop, whorl, dan tented arch. Frekuensi terbanyak adalah pola whorl (62,8%), dan yang paling sedikit adalah tented arch (4,2%). Responden dengan sudut ATD <30? pada tangan kanan sebesar 5,6% dan tangan kiri sebesar 3%, dengan distribusi sudut ATD terbanyak dengan besaran 30-50? yaitu sebesar 93,1%.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 15, No 2 (2025): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 15, No 1 (2024): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2024): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2023): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2022): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2020): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2020): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2019): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2018): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 2 (2018): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2017): vol.7 no.2 Vol 8, No 1 (2017): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2017): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2016): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2016): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2015): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2015): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2013): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2013): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2012): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2012): syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2011): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2011): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2010): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan More Issue