cover
Contact Name
dr. Mitayani, M.Si. Med
Contact Email
mitayani.dr@gmail.com
Phone
+6281320074327
Journal Mail Official
sifa_medika@um-palembang.ac.id
Editorial Address
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang Gedung F lantai 1 Jl. K.H. Balqhi, 13 Ulu, Seberang Ulu I, Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
ISSN : 2087233X     EISSN : 25806971     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Syifa MEDIKA published by Faculty of Medicine, University of Muhammadiyah Palembang is a peer-reviewed journal that published two times a year: September and March. Syifa MEDIKA is a national peer-reviewed and open access journal. We accept original article, case report, and literature review from all area of medicine, biomedicine, and publich health fields. Focus and Scope: All area of medicine, biomedicine, and publich health fields. Anatomy, Biomedicine, Pharmacology, Microbiology, Nutrition, Biochemistry, Physiology, Tropical Medicine, Public Health, Pediatric, Internal Medicine, Obstetry and Gynaecology, Dermatovenereology, Surgery, Neurology, Family Medicine, Medical Education.
Articles 230 Documents
KEPATUHAN IBU HAMIL TERHADAP KONSUMSI TABLET BESI: SUATU KAJIAN LITERATURE REVIEW Maryanto, Erlicha Paramitha
Syifa'Medika Vol 12, No 1 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v12i1.2628

Abstract

Menurut WHO, di negara berkembang terdapat sekitar 4% kematian ibu berhubungan dengan anemia saat kehamilan yang dikarenakan perdarahan akut serta kurangnya asupan zat besi. Suplementasi tablet besi (Fe) diberikan pada ibu hamil menjadi upaya pencegahan anemia yang disebabkan oleh defisisensi zat besi. Keefektifan pemberian suplementasi zat besi menghadapi banyak tantangan salah satunya adalah kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsinya. Penelusuran pustaka dilakukan dengan database Pubmed dan Google Scholar  menggunakan kata kunci “iron supplementation”, “pregnancy”, dan “adherence”. Hasil yang didapat dari salah satu penelitian mengenai karakteristik waktu konsumsi tablet besi bahwa ada 50% responden kadang-kadang dan 10% mengaku jarang mengonsumsi tablet besi. Variabel interaksi dengan kategori baik, cukup, dan kurang antara ibu hamil dan tenaga kesehatan juga berpengaruh terhadap kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet besi (p value = 0,000). Dari penelaahan ini didapatkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet besi yaitu usia, pendidikan, pekerjaan, efek samping tablet besi, dukungan keluarga, dan interaksi antara ibu hamil dan tenaga kesehatan. Kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi tablet besi serta dukungan dari berbagai pihak adalah hal vital sebagai upaya pencegahan kejadian anemia dalam kehamilan.
TATALAKSANA PROTEIN ENERGY WASTING PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISIS Afikah, Auni; Nurhasanah, Nurhasanah
Syifa'Medika Vol 12, No 1 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v12i1.3209

Abstract

Penyakit Ginjal Kronik (PGK) adalah abnormalitas pada ginjal baik struktural atau fungsional yang terjadi lebih dari 3 bulan. Penyakit ginjal kronik dapat berdampak pada berbagai organ. Salah satu kondisi yang dapat ditemukan pada pasien PGK adalah protein energi wasting (PEW), begitu pula pada pasien PGK stage V yang membutuhkan hemodialisis. Intervensi gizi yang dilakukan perlu memperhatikan kebutuhan gizi serta kebiasaan makan pasien dan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi untuk perencanaan selanjutnya. Berikut ini ditampilkan pasien laki-laki berusia 66 tahun dengan keluhan lemas di seluruh tubuh sejak 1 hari sebelum masuk rumah sakit. Pasien dengan riwayat hipertensi terkontrol dan telah didiagnosis PGK sejak 2 bulan yang lalu. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah pasien 133/79 mmHg, dan pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya konjungtiva anemis dan pembesaran jantung (kardiomegali). Pemeriksaan rontgen thorax didapatkan kardiomegali (CTR 66%) dan laboratorium menunjukkan anemia sedang normositik normokrom, hipoalbuminemia, dan asidosis metabolik terkompensasi penuh. Pasien telah diberikan terapi tranfusi PRC, asam folat, Captopril, Candesartan, vip albumin dan callos. Diberikan terapi nutrisi menggunakan diet untuk pasien PGK dengan hemodialisis yaitu energi 30-35 kkal/kgBB, protein 1,2 g/kgBB, lemak 25-30%, karbohidrat 60-65%, diet rendah garam 2 gram, dan pembatasan cairan 1L/hari.
Effect of the Sea horse (Hipocampus kuda bleeker) Extract to the quantity and quality of spermatozoa of Mus musculus L Trisnawati, Trisnawati
Syifa'Medika Vol 1, No 2 (2011): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v1i2.2850

Abstract

Sea horse (Hipocampus kuda bleeker) is believed to be a sexual stimulating substance. It is because the substance found in the extract contains aphrodisiac. Nevertheless, there is no whether the sea horse extracts from the male, female, or a combination of the two have effects on sexual functions. This research was aimed at investigating how the male, female, and combination sea horse extracts affected the quantity and quality of spermatozoa. This study applied the random design groups (RAK) with white mice (Mus musculus L) which were divided into seven groups in which each group had four white mice. The control group was given aquabidest while the experimental groups were given sea horse extract from male, female, or a combination of the two in which each was given a dosage of 250 and 300 mg/kg BB. The variables observed were the number of spermatozoa, morphology, motility, viability, and integrity of the plasma membrane of the spermatozoa. Data were analyzed by ANOVA test followed by Duncan test. The research finding of the 35 day treatment of the use of sea horse extract toward the white mice showed the giving of 300 mg/kg BB male sea horse extract and its combination with the female extract gave the best result toward the number of spermatozoa, morphology, and viability of spermatozoa. Integrity of spermatozo's plasma membrane increased when they were given the female sea horse extracts with the dosage of 250 mg/kgBB and the combination with the dosage 250 and 300 mg/kgBB. The variable of spermatozoa motility was not affected but there was increased increases of the average motility which was in line with the increase of dosage given. The conclusion was compared with the male sea horse extract, the female sea horse extract, and combination of the male and female sea horse extract significantly affected the quantity and quality of white mice's spermatozoa.
Pengaruh Paparan Asam Sulfat dan Asam Nitrat terhadap Derajat Peradangan Alveoli Paru pada Tikus (Rattus norvegicus) Makiyah, Sri Nabawiyati Nurul; Sucianto, A.B.I.
Syifa'Medika Vol 2, No 1 (2011): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v2i1.2856

Abstract

Pengaruh paparan asam sulfat
Karakteristik Tersangka Demam Tifoid Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang Periode Tahun 2010 Saraswati, Nia Ayu; Junaidi, Junaidi; Ulfa, Maria
Syifa'Medika Vol 3, No 1 (2012): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v3i1.2861

Abstract

Demam tifoid
Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai Baku Emas Identifikasi Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) Yuwono, Yuwono
Syifa'Medika Vol 3, No 1 (2012): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v3i1.2866

Abstract

PCR MRSA
KEJADIAN DRY EYE PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG DIPENGARUHI OLEH PAPARAN AC Swasty, Swasty; Tursinawati, Yanuarita
Syifa'Medika Vol 11, No 2 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v11i2.2927

Abstract

Dry eye adalah penyakit air mata dan lapisan permukaan mata yang bersifat multifaktorial. Gejala klinis meliputi rasa tidak nyaman, ketidakstabilan tear film  dan gangguan penglihatan.  Faktor-faktor  risiko dry eye yaitu usia, jenis kelamin, paparan AC, penggunaan gadget, dan lama membaca buku. Mahasiswa kedokteran sering melakukan aktivitas digital, membaca yang lama dan intensif serta berada dalam ruangan dengan air conditioner (AC). Kegiatan tersebut mengurangi frekuensi berkedip dan muncul keluhan-keluhan dry eye. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko usia, jenis kelamin, paparan AC, penggunaan gadget dan lama membaca buku dengan kejadian dry eye pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectionaldengan melibatkan 35 responden mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah. Kuesioner Ocular Surface Disease Index digunakan untuk mendeteksi dry eye dan dilakukan pemeriksaan tear meniscus. Data dianalisis menggunakan uji chi square dengan nilai signifikansi p <0,05 dan CI 95%. Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (68,6%), berumur ? 22 tahun, dengan rata rata usia 21,40±0.85 tahun, terpapar AC ? 3 Jam (80%), menggunakan gadget ? 3 Jam  ( 97,1%), membaca buku ? 3 Jam ( 97,1%),  didiagnosis sebagai dry eye (94,3%) dan masuk dalam kriteria mild (45,7%). Tidak terdapat hubungan yang siginifkan antara umur (p=1,00), jenis kelamin (p=0,536), penggunaan gadget (p=1,00) dan membaca buku (p=1,00) dengan kejadian dry eye. Terdapat hubungan yang signifikan antara paparan AC dengan kejadian dry eye (p =0,00). 
HUBUNGAN ANTARA KEJADIAN BENCANA KEBAKARAN HUTAN DENGAN JUMLAH PENYAKIT PERNAPASAN DI KALIMANTAN TENGAH PADA TAHUN 2019 Wikananda, Naza Naratama; Subkhan, Mohammad; Levani, Yelvi; Laitupa, Afrita Amalia
Syifa'Medika Vol 12, No 1 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v12i1.2773

Abstract

Kebakaran hutan telah menjadi bencana alam yang rutin di Kalimantan. Hal ini meningkatkan dampak polusi yang berkepanjangan. Salah satu dampak polusi yang paling utama adalah pengaruhnya terhadap kesehatan pernapasan. Tujuan dari studi ini adalaha untuk mencari hubungan antara kebakaran hutan dengan penyakit pernapasan. Mencari hubungan antara kebakaran hutan dengan penyakit pernapasan PPOK, Asma dan ISPA. Metode studi ini menggunakan cohort retrospective dengan total sampel. Data polusi yang diambil pada bulan september hingga november terdapat di dua tempat yaitu Kota Palangkaraya dan Kabupaten kotawaringin Timur. Penelitian dilakukan di RSUD Dr. Doris Sylvanus Palangkaraya dan RSUD Dr. Murjani Sampit. Uji statistik menggunakan korelasi Spearmen dan tes Kruskal-Wallis. Hasil dari 277 responden didapatkan tidak ada korelasi antara peningkatan polusi dengan ketiga penyakit. Untuk antar penyakit dengan tingkat polusi signifikansinya adalah p=0,058 (PPOK), p=0,759 (Asma) dan p=0,594 (ISPA). Sebagai kesimpulan, tidak ada hubungan antara tiga penyakit pernapasan dengan peningkatan tingkat polusi yang diakibatkan oleh kebakaran hutan. Tetapi pada polusi tingkat berbahaya terdapat lonjakan yang berarti jika dilihat secara diagram. Diperlukan penelitian lebih lanjut dalam waktu yang lebih  lama untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.
MONITORING ANGKA KUMAN PADA ALAT MAKAN YANG DIGUNAKAN OLEH PEDAGANG DI KANTIN Amallia, RA Hoetary Tirta; Wulan, Mini Sari; Saputri, Ade; Lestari, Aneke; Putri, Wirda Utami
Syifa'Medika Vol 12, No 1 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v12i1.2928

Abstract

Foodborne disease merupakan penyakit yang dapat terjadi akibat dari mengkonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi. Makanan seringkali menjadi penyebab foodborne disease dikarenakan berbagai faktor, namun yang dianggap sebagai risiko utama kontaminasi pada makanan adalah makanan yang bersentuhan langsung dengan permukaan peralatan makan, sehingga kebersihan peralatan makan menjadi hal yang sangat penting. Alat makan dapat terkontaminasi oleh bakteri salah satunya dapat disebabkan karena proses pencucian yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah koloni bakteri yang terdapat pada alat makan dan untuk menentukan layak atau tidaknya alat makan tersebut digunakan. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain penelitian bersifat desktiptif. Penelitian ini menggunakan metode Cawan Tuang dengan data yang dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk Tabel. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 15 sampel. Hasil penelitian didapatkan 8 sampel tidak memenuhi syarat dengan  jumlah sampel yang terlalu banyak untuk dihitung (TBUD) sebanyak 4 sampel dan 4 sampel lainnya bernilai 2, 3, 12, dan 17 CFU/cm2 serta 7 sampel yang lain memenuhi syarat dengan nilai yang didapatkan yaitu 0 CFU/cm2 yang diukur berdasarkan baku mutu menurut PERMENKES RI No. 1096/Menkes/Per/VI/2011.
Pengaruh Kombinasi Resin (Mangan Zeolit) dengan Pasir dalam Menurunkan Kadar Fe (Besi) pada Air Abidin, Zaenal; Masra, Ferizal; Santosa, Imam
Syifa'Medika Vol 1, No 1 (2010): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sm.v1i1.2845

Abstract

Salah satu zat yang terdapat dalam air minum yang dapat mengganggu kesehatan manusia adalah Fe., dimana Fe dalam air dapat mengganggu kesehatan manusia, di samping itu juga ada beberapa parameter lain yang mempengaruhi kualitas air.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 1 (2025): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 15, No 2 (2025): Syifa Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 15, No 1 (2024): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 2 (2024): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 2 (2023): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2022): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 2 (2022): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2021): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2020): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 2 (2020): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 2 (2019): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2018): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8, No 2 (2018): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2017): vol.7 no.2 Vol 8, No 1 (2017): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 2 (2017): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 7, No 1 (2016): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 2 (2016): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 6, No 1 (2015): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 2 (2015): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 5, No 1 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 2 (2014): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 4, No 1 (2013): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2013): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 1 (2012): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 2 (2012): syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 1 (2011): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 2 (2011): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 1, No 1 (2010): Syifa' MEDIKA: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan More Issue