cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
Muhadi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
ISSN : 24770140     EISSN : 2581219X     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jmk.
Core Subject : Health,
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo Surabaya, sejak tahun 2015. Fokusnya adalah pada pengembangan Studi Manajemen Kesehatan yang dilakukan melalui riset perpustakaan, atau penelitian lapangan. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya ilmu-ilmu Manajemen Kesehatan yang telah berkembang saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
Implementasi Bauran Komunikasi Pemasaran RS Hermina Karawang di Era Pandemi Covid19 Astiti, Shita Hayyuning; Ilyas, Yaslis
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.178 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.619

Abstract

Bauran komunikasi pemasaran rumah sakit menjadi satu hal yang vital pada rumah sakit di Indonesia terutama di era pandemi Covid19 yang terjadi sejak tahun 2020. RS Hermina Karawang merupakan salah satu dari empat rumah sakit yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten Karawang untuk menjadi rumah sakit rujukan Covid19 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi elemen bauran promosi/komunikasi pemasaran yang digunakan oleh RS Hermina Karawang di era Covid19. Penelitian ini metode kualitatif dengan menggunakan observasi dan wawancara terstruktur. Didapatkan hasil penelitian bahwa RS Hermina Karawang telah menerapkan seluruh bauran komunikasi promosi pemasaran walaupun ada beberapa yang belum efektif, yaitu periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan publisitas, pemasaran langsung, pemasaran interaktif, pemasaran dari mulut ke mulut dan penjualan personal. Selama pandemi berlangsung hubungan masyarakat belum maksimal dilakukan sehingga evaluasi secara spesifik perlu dilakukan untuk mencegah masalah/kendala terjadi berulang.
Analisis Perilaku Legislator Dalam Perencanan Kesehatan di Kabupaten Bantaeng Indar, Indar; Arifin, Muhammad Alwy; Nurhayani, Nurhayani
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.213 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.653

Abstract

Kesehatan merupakan investasi untuk mendukung pembangunan serta memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Pembangunan kesehatan harus dipandang sebagai suatu investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perilaku legislator dalam perencanaan kesehatan di Kabupaten Bantaeng. Kabupaten Bantaeng dipilih karena Kabupaten Bantaeng merupakan salah satu daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki Dana Alokasi Umum tertinggi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara mendalam (indepth interview), observasi dan telaah dokumen. Pengolahan data dilakukan menggunakan tringulasi dan metode content analisys. Hasil penelitian diketahui bahwa berdasarkan indikator pengetahuan, legislator berada pada kategori kurang, disisi lain, indikator sikap, persepsi dan tindakan legislator terhadap perencanaan kesehatan berdasarkan wewenangnya sudah baik, selain itu diketahui bahwa terdapat kepentingan legislator dalam hal perencanaan kesehatan namun kepentingan tersebut untuk mengakomodasi kepentingan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bantaeng
Efektivitas Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19 Pada Pekerja Sektor Informal Di Kota Makassar (Studi Kasus di Terminal Mallengkeri) Abadi, Muh Yusri; Marzuki, Dian Saputra; Rahmadani, Suci; Fajrin, Muhammad Al
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.101 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.629

Abstract

ABSTRACT Facing the adaptation of new habits (IMR) towards a productive and safe society against COVID-19, the Minister of Health issued a Minister of Health Decree number HK.01.07 / MENKES / 382/2020 concerning Health Protocols. The target in this study is the availability of a Covid-19 Health Protocol Compliance Effectiveness Study for Informal sector workers at Mallengkeri Terminal. This research is a quantitative method with cross sectional design. The research was conducted at Mallengkeri Terminal. The population in this study were all Mallengkeri Terminal drivers with a total sample of 97 respondents using accidental sampling technique. The results showed that there were 88 respondents (90.7%) who were good and 9 respondents (9.3%) who were not good enough in the effectiveness of compliance with the COVID-19 health protocol. The statistical test results showed that the achievement of goals and results (p = 0.004), target group satisfaction (p = 0.357), maintenance systems (p = 0.236), action (p = 0.068), facilities (p = 0.288), and motivation ( p = 0.744). Based on the research results, it can be concluded that only the achievement of goals and outcomes variables have a significant relationship with the effectiveness of compliance with the COVID-19 health protocol, while the other variables have no relationship 
Penilaian Kinerja Rumah Sakit Dengan Menggunakan Pendekatan Balanced Scorecard: Systematic Review Riwu, Samuel Lay; Wibowo, Adik
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.696 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.638

Abstract

Performance measurement has always only been seen from a financial perspective by all companies, including hospitals. The Balanced Scorecard (BSC) concept approach is an alternative in measuring performance. In addition to considering financial factors but also considering non-financial factors with four perspectives, namely customers, learning, and growth, internal business and finance itself, which are expected to provide a comprehensive assessment to management. The aim is to examine the application of the BSC in hospitals in various countries and assess the feasibility of its application to hospitals in Indonesia. The Method in this study uses a systematic review method, namely by studying investigative articles related to Hospital BSC published in ProQuest, EBSCO, SpringerLink, ScienceDirect and Scopus. Then, outside of UI access, article searches are also done through Google Scholar and apart from getting articles in Indonesian through Garuda. research and technology. The results of this study found that the benefits of implementing BSC in hospitals include increasing focus in the management process, balancing financial and non-financial performance, helping align goals, fostering a positive work culture and increasing work motivation, and encouraging changes in the work environment according to hospital needs. . This study also found that the main challenge in implementing the BSC in hospitals is the required adoption and implementation process. For hospitals in Indonesia, the BSC should be adopted and implemented gradually on a wider scale. Conclusion: This indicates that it is hoped that health agencies, including hospitals, can apply the BSC concept.
Analisis Kesiapan Perubahan Organisasi Balai Kesehatan Masyarakat (Balkesmas) di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Liana, Lily Liana
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.343 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.676

Abstract

Perubahan tupoksi di Balkesmas sebagai penyelenggara UKM strata dua membawa implikasi luas terhadap kinerja organisasi. Transisi perubahan perlu dilakukan efektif dan efisien. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan perubahan organisasional di Balkesmas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan 150 orang pegawai Balkesmas yang diperoleh secara stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan path analysis. Hasil penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan perubahan Balkesmas pada level individual adalah konten perubahan, proses perubahan, konsteks perubahan dan atribut individual. Atribut individual merupakan faktor yang memberikan pengaruh paling besar (beta = 0,945), sedangkan konteks perubahan merupakan faktor yang memberikan pengaruh paling kecil (beta = 0,313). Faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan perubahan pada level organisasi adalah konten perubahan, proses perubahan, konteks perubahan, atribut individual, dan kesiapan perubahan individual. Konten perubahan merupakan faktor yang memberikan pengaruh paling besar (beta = 1,035), sedangkan atribut individual merupakan faktor yang memberikan pengaruh paling kecil (beta = 0,231). Kesiapan perubahan individual memediasi pengaruh konten perubahan, proses perubahan, konsteks perubahan dan atribut individual terhadap kesiapan perubahan organisasional di Balkesmas. Semakin baik konten perubahan, proses perubahan, konsteks perubahan dan atribut individual maka semakin tinggi kesiapan perubahan individual yang pada akhirnya meningkatkan kesiapan perubahan organisasional.  
Analisis Penggunaan Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) di Puskesmas Kota Makasar Rahmadani, Suci; Darwis, A. Muflihah; Hamka, Nur Annisa; HR, Arvina Pebrianti; Al Fajrin, Muhammad
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.848 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.651

Abstract

Pemerintah telah mengeluarkan Surat Dirjen Pelayanan Kesehatan pada tanggal 10 Desember 2018 tentang Permohonan Penggunaan Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) kepada seluruh Dinkes kab/kota/provinsi. Menyadari hambatan serta pentingnya penggunaan SISRUTE dengan baik, dalam penerapan SIM perlu adanya pemahaman bagaimana penggunaan sistem informasi pada institusi tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Penggunaan Aplikasi Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) di Puskesmas Kota Makassar. Sampel dalam penelitian ini adalah pengguna langsung aplikasi SISRUTE di Puskesmas Kota Makassar sebanyak 39 responden. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan riset survei. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh antara persepsi kemudahan terhadap penggunaan Sistem Rujukan Terintegritasi (SISRUTE) di Puskesmas Kota Makassar (p = 0,011); ada pengaruh antara minat menggunakan terhadap penggunaan Sistem Rujukan Terintegritasi (SISRUTE) di Puskesmas Kota Makassar (p = 0,025); tidak ada pengaruh antara keadaan pendukung terhadap penggunaan Sistem Rujukan Terintegritasi (SISRUTE) di Puskesmas Kota Makassar (p = 1,000), dan tidak ada pengaruh antara persepsi manfaat terhadap penggunaan Sistem Rujukan Terintegritasi (SISRUTE) di Puskesmas Kota Makassar (p = 0,647). Responden yang sering menggunakan SISRUTE menyatakan bahwa aplikasi SISRUTE mudah digunakan, bahkan bisa digunakan kapan saja dan dimana saja. Beberapa alasan responden jarang menggunakan SISRUTE disebabkan karena Puskesmas jarang memiliki pasien yang serius atau gawat darurat untuk dirujuk ke Rumah Sakit, keterlambatan jawaban rumah sakit dan terkadang informasi ketersediaan ruang rawat tidak valid serta ketidakstabilan koneksi internet. Dapat disimpulkan bahwa persepsi kemudahan dan minat menggunakan mempengaruhi penggunaan aplikasi SISRUTE di Puskesmas Kota Makassar.
Rapid Assesment Analisis Beban Kerja Perawat Ruang Isolasi Rawat Inap Non ICU Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng Ariani, Ni Putu Retno
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (16.354 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.631

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19, tenaga keperawatan merupakan profesi yang sangat dibutuhkan dalam penanganan pasien yang terkonfirmasi Covid-19. Untuk memenuhi kebutuhan jumlah tenaga perawat maka perlu dilakukan analisa beban kerja dan selanjutnya dapat dilakukan perhitungan kebutuhannya. Tujuan penelitian mendeskripsikan dan mengidentifikasi beban kerja perawat di ruang isolasi rawat inap non ICU pelayanan Covid-19 di RSUD Cengkareng yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan observasional, data penelitian diambil melalui pengamatan langsung dan wawancara mendalam yang dilakukan selama kurun waktu 5 hari di ruang isolasi rawat inap non ICU. Perhitungan beban kerja menggunakan metode Ilyas, dimana informasi yang dihasilkan untuk mengambil keputusan dapat dipercaya karena setiap transaksi bisnis dapat diukur secara cepat dengan tingkat akurasi yang tinggi. Dengan menghitung beban kerja ini dapat memperkirakan kebutuhan tenaga perawat yang diperlukan dalam perencanaan sumber daya manusia. Hasil perhitungan yang didapatkan yaitu berdasarkan data pasien per-Desember 2020, jumlah pasien yang dirawat di ruang isolasi non ICU untuk pasien Covid-19 berjumlah 251 orang, sedangkan tenaga perawat yang terdiri dari perawat RSUD Cengkareng dan perawat relawan berjumlah 171 orang. Berdasarkan data tersebut, analisa beban kerja dengan metode Ilyas didapatkan nursing time perawat ruang isolasi non-ICU untuk pasien Covid-19 adalah 3,5 jam, dan perhitungan kebutuhan tenaga perawat sebesar 178 orang. Penambahan jumlah tenaga perawat di ruang isolasi rawat inap non ICU di RSUD Cengkareng masih dibutuhkan.  Keywords: Workload analysis, Nurses Need, Ilyas Method. 
Pengaruh Sistem Informasi Kepegawaian Terhadap Efektivitas Kerja Karyawan Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Lestari, Lusi Liani; Susanti, Ai Susi
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.243 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.643

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan sistem informasi dengan mengkhususkan pada sistem informasi kepegawaian terhadap efektivitas kerja karyawan bidang sumber daya manusia di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Bertambah luasnya wilayah kerja dan tingginya tingkat kunjungan pasien maka jumlah pegawai semakin meningkat. Pencatatatan data kepegawaian  yang masih dilakukan secara manual dan tidak tercatat baik dalam sebuah sistem akan kesulitan dalam pencarian dan pembuatan rekapitulasi data pegawai, hal tersebut kurang efektif dan efisien yang menyebabkan beban waktu kerja bertambah, untuk itu diperlukan suatu sistem informasi yang dapat menangani permasalahan tersebut. Jenis penelitian ini  menggunakan metode pengambilan sampel non probability sampling dengan jenis sampel jenuh untuk pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan metode analisis data menggunakan teknis analisis uji regresi linear sederhana dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian dari 20 responden menunjukan bahwa berdasarkan dari hasil uji regresi linear sederhana koefisien regresi pada variabel X memperoleh sebesar 0,769. Koefisien regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variabel X terhadap variabel Y adalah positif. Dan berdasarkan hasil koefisien determinasi (R2) memperoleh R square sebesar 0,723 yang menunjukan bahwa variabel X memiliki pengaruh sebesar 72,3 % terhadap variabel Y. Secara keseluruhan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel bebas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel efektivitas kerja. Penerapan sistem informasi kepegawaian diharapkan mampu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi para pekerja di bidang sumber daya manusia dalam mengolah data kepegawaian. Kata Kunci : Sistem Informasi, Efektivitas Kerja, SDM 
Pengaruh Faktor Kepuasan Kerja terhadap Kualitas Komunikasi Dokter-Pasien di Puskesmas Kota Cirebon Suryanagari, Lintangkerty; Mahanggoro, Tri Pitara; Rosa, Elsye Maria
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (22.639 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.622

Abstract

Kepuasan kerja merupakan salah satu satu bentuk kesejahteraan dokter. Kepuasan kerja dokter sebagai provider pelayanan kesehatan perlu menjadi perhatian agar meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Komunikasi dokter-pasien merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan dan dianggap sebagai hal utama dalam pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, penelitian terkait faktor-faktor kepuasan kerja dokter terhadap kualitas komunikasi dokter-pasien bermanfaat untuk dilakukan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu studi kuantitatif dengan model analisis jalur (path analysis) dengan strategi penelitian survei menggunakan kuesioner yang diisi oleh dokter dan pasien. Populasi merupakan seluruh dokter yang bekerja di puskesmas Kota Cirebon. Sampel penelitian dipilih memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Jumlah sampel terdiri 44 dokter yang tersebar di 21 dari 22 puskesmas di Kota Cirebon dan 10 pasien per dokter sebagai responden. Analisis data menggunakan SPSS dan PLS-SEM. Penelitian ini menguji 5 faktor intrinsik kepuasan kerja, yaitu pencapaian, pekerjaan itu sendiri, pengakuan, tanggung jawab dan promosi serta pengembangan terhadap komunikasi dokter-pasien. Salah satu faktor kepuasan kerja dokter, yaitu pekerjaan itu sendiri (work itself) berpengaruh terhadap kualitas komunikasi dokter-pasien (p-value 0,010). Pengaruh faktor-faktor ekstrinsik kepuasan kerja dokter terhadap komunikasi dokter-pasien disarankan untuk penelitian selanjutnya.
Dukungan Sosial dan Ketersediaan Informasi Mempengaruhi Kesiapan Remaja Putri dalam Menghadapi Menarche Narsih, Umi; Rohmatin, Homsiatur; widayati, agustina
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Oktober 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2100.858 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.797

Abstract

Menarche merupakan menstruasi pertama kali yang dialami oleh setiap wanita. Menarche yang datang lebih awal dapat menjadi masalah bagi remaja putri jika belum ada kesiapan. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh dukungan sosial dan ketersediaan informasi terhadap kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai dengan bulan Februari 2021 di MI Darul Ulum Kraksaan Probolinggo. Merupakan penelitian observasi dengan design cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 35 orang remaja putri. Pengambilan sampel dengan teknik non probability sampling yaitu sampling jenuh sehingga besar sampel penelitian 35 orang remaja putri. Variabel dependent adalah kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche, variabel independent terdiri dari dukungan sosial (social support) dan ketersediaan informasi (accessibility of information). Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara serta dianalisis statistik dengan chi square dan spearman rho. Hasil penelitian menginformasikan bahwa dukungan sosial dan ketersediaan informasi mempengaruhi kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Perlu edukasi dan dukungan sosial terkait menarche dari orang tua, guru atau petugas kesehatan untuk mempersiapkan remaja putri dalam menghadapi menarche. Kata kunci : Dukungan sosial, ketersediaan informasi, kesiapan remaja putri, menarche