cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
Muhadi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
ISSN : 24770140     EISSN : 2581219X     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jmk.
Core Subject : Health,
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo Surabaya, sejak tahun 2015. Fokusnya adalah pada pengembangan Studi Manajemen Kesehatan yang dilakukan melalui riset perpustakaan, atau penelitian lapangan. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya ilmu-ilmu Manajemen Kesehatan yang telah berkembang saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 319 Documents
Transformasi Kompetensi Perawat dan Optimalisasi Mini Conference dalam Meningkatkan Mutu Layanan Keperawatan I Wayan Tunjung; Rian Andriani; Rinawati Rinawati
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2502

Abstract

Mutu layanan kesehatan menjadi perhatian utama masyarakat yang mengharapkan pelayanan optimal, layak, dan sesuai kebutuhan. Mutu tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama kompetensi tenaga kesehatan serta dukungan sistem yang memungkinkan pelayanan berlangsung cepat, tepat, efisien, dan efektif. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh tingkat kompetensi perawat dan kegiatan Mini Conference terhadap mutu layanan di ruang rawat intensif RSUD Kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif, pendekatan survei analitik dan desain cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh perawat di ruang rawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Matarang. Sampel sebanyak 82 orang dengan teknik total sampling. Intrumen yang digunakan berupa kuisioner tingkat kompetensi perawatan, kegiatan Mini Conference dan mutu layanan yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji regresi linier berganda, Uji T, Uji F, dan Uji Koefisien Determinan (R2). Nilai R Square 0,171 yang berarti tingkat kompetensi perawat dan kegiatan “Mini Conference” secara bersama sama memiliki pengaruh sebesar 17,1% terhadap mutu layanan.
Reduksi Waste Waktu Pelayanan IGD melalui Pendekatan Lean Six Sigma: Studi Kasus RSUD Salatiga Frenky Suratman; Imas Rosidawati; Rani Restiani Widjaja
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2510

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan unit pelayanan rumah sakit yang menuntut kecepatan dan ketepatan waktu dalam penanganan pasien guna menjamin keselamatan serta mutu pelayanan. Tingginya jumlah kunjungan pasien di IGD RSUD Salatiga yang tidak sebanding dengan ketersediaan tenaga kesehatan berpotensi menimbulkan inefisiensi waktu kerja, keterlambatan pelayanan, dan penurunan kualitas layanan. Kajian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan metode Six Sigma terhadap efisiensi waktu kerja tenaga kesehatan di IGD RSUD Salatiga. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan desain deskriptif komparatif before–after, melibatkan tenaga kesehatan yang bertugas di IGD sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi waktu pelayanan, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test untuk membandingkan efisiensi waktu kerja sebelum dan sesudah penerapan Six Sigma, serta analisis DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) guna mengidentifikasi akar masalah dan merancang perbaikan proses. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara efisiensi waktu kerja sebelum dan sesudah penerapan Six Sigma (p<0,05). Implementasi metode ini terbukti mampu menurunkan waktu pelayanan dan meningkatkan konsistensi alur kerja di IGD. Selain itu, analisis DMAIC mengungkapkan bahwa ketidakseimbangan beban kerja, alur pelayanan yang belum optimal, keterbatasan tenaga kesehatan pada jam sibuk, serta hambatan administratif merupakan faktor utama penyebab inefisiensi. Penerapan Six Sigma efektif dalam meningkatkan efisiensi waktu kerja tenaga kesehatan dan mutu pelayanan di IGD RSUD Salatiga
Kontribusi Faktor Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap Kejadian ISK Simtomatik dan Asimtomatik pada Ibu Hamil Sutarto Sutarto; Ratna Dewi Puspita Sari; Winda Trijayanthi Utama; Nanda Fitri Wardani; Reni Indriyani
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2516

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan kondisi umum pada ibu hamil dan dapat menyebabkan komplikasi obstetri jika tidak ditangani dengan baik. Selain faktor biologis, aspek lingkungan dan perilaku juga berkontribusi terhadap terjadinya ISK; namun, faktor-faktor seperti kualitas air minum dan kebiasaan buang air kecil relatif kurang mendapat perhatian, terutama di lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara jenis air minum, pola buang air kecil, dan usia ibu dengan kejadian ISK pada ibu hamil di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan dilakukan di lima puskesmas di Kota Bandar Lampung dari Mei hingga Oktober 2025. Sebanyak 136 ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga dipilih menggunakan stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi perilaku terkait kesehatan, dan pemeriksaan urinalisis berdasarkan parameter leukosit dan nitrit. Analisis data dilakukan secara berurutan menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi-square, dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi ISK (Infeksi Saluran Kemih) pada ibu hamil adalah 28,3%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara jenis air minum dan pola buang air kecil dengan kejadian ISK (p<0,05), sedangkan usia ibu tidak berhubungan secara signifikan. Analisis multivariat mengidentifikasi jenis air minum sebagai faktor yang paling dominan, dengan ibu hamil yang mengonsumsi air minum tidak aman memiliki risiko 2,6 kali lebih tinggi terkena ISK dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi air minum aman (OR=2,6; p=0,035). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akses terhadap air minum aman, bersamaan dengan penguatan pendidikan perilaku kesehatan, harus diintegrasikan ke dalam layanan perawatan antenatal untuk mencegah ISK pada ibu hamil.
Evaluation Of Medicine Purchasing Methods At Metro Sidoarjo Hospital, Mother And Child Hospital, In Terms Of Efficiency And Medicine Availability Wizurai Hakim; Asri Asri; Mochamad Mochklas
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2517

Abstract

Drug procurement at the Mother and Child Hospital plays a strategic role in ensuring operational efficiency and the availability of essential drugs for maternal and neonatal services. This study aims to evaluate the drug procurement methods at Mother and Child Hospital Metro Hospitals Sidoarjo using internal data from 2020 to 2024, focusing on tender mechanisms, direct procurement, consignment, and procurement based on usage history. The study used a quantitative descriptive method with an ABC-VEN analysis approach, as well as measuring efficiency indicators (cost per unit of medicine and waste rate) and medicine availability (percentage of stock-outs <5%). The results showed that the tender method provided the highest level of efficiency with cost savings of 25% and drug availability reaching 98%, while procurement based on usage history was able to reduce excess stock by up to 15%. Based on these findings, it is recommended that historical drug usage data be integrated as a basis for procurement decision-making to improve efficiency and availability. This study is expected to contribute to the development of pharmaceutical management in maternity hospitals in Indonesia and to provide input for the formulation of national policies and regulations related to drug procurement.
Effectiveness of Digital Consultation in Orthotic and Prosthetic Services: A Systematic Review Ellysa Okky Gusma; Gatot Sunarto; Gian Lisuari Adityasiwi; Hana Kristina
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2522

Abstract

Background: Orthotic and prosthetic services are an important part of rehabilitation; however, access and continuity of care are often constrained by geographical distance, workforce shortages, and administrative barriers, particularly in centralized service models. Digital consultation and telehealth offer potential solutions by streamlining workflows and enhancing patient preparedness. However, empirical evidence in O&P remains limited. Objective: This study synthesizes evidence on the implementation and effects of digital consultation in O&P, including access, continuity of care, efficiency, transparency, patient-centered outcomes, and key barriers and facilitators. Methods: A systematic review was conducted in accordance with the PRISMA Statement. Searches were performed in PubMed/MEDLINE, Scopus, Web of Science, Google Scholar, and national journal portals from January 2016 to January 2026. Two reviewers independently screened studies, extracted data, and assessed methodological quality. Narrative synthesis was applied due to heterogeneity. Results: Seven studies (2020-2026) were included (one high-quality and six moderate-quality studies). Interventions included WhatsApp-based pre-visit consultations, service-monitoring systems, telehealth via video/telephone, and mobile O&P service delivery. Digital consultation improved administrative and clinical readiness, supported access and continuity of care, enhanced efficiency and process transparency, and was associated with high levels of patient satisfaction. However, physical assessment remained necessary at specific stages of care. The main barriers included limited internet connectivity, unequal access to digital devices, workforce readiness challenges, and inadequate integration of health information systems. Conclusion: Digital consultation can enhance the O&P services when integrated into routine workflows supported by integrated information systems.
Strategi Segmentasi, Targeting, dan Positioning Berbasis Clustering K-Means untuk Optimalisasi Layanan Poliklinik Rumah Sakit Waritsah Sukarjiyah; Pipit Festi Wiliyanarti; Sukadiono Sukadiono
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2523

Abstract

Pemanfaatan layanan rawat jalan di RS Husada Prima dipengaruhi oleh karakteristik pasien, unit klinik, dan jenis penjamin yang berdampak pada efektivitas pelayanan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 110 pasien rawat jalan pada 19 Desember 2025 dengan variabel umur, jenis kelamin, status pasien, penjamin, unit klinik, dan diagnosis. Analisis dilakukan secara deskriptif, uji Chi-square untuk hubungan penjamin dan unit klinik, ANOVA untuk perbedaan rata-rata umur, serta segmentasi menggunakan K-means clustering. Hasil menunjukkan mayoritas pasien adalah dewasa dan geriatri (90,0%), perempuan (58,2%), pasien lama (66,4%), dan menggunakan BPJS (86,4%). Unit klinik terbanyak adalah Paru, Saraf, dan Jantung. Terdapat hubungan signifikan antara penjamin dan unit klinik (p < 0,05) serta perbedaan umur antar unit klinik (p < 0,01). Segmentasi menghasilkan lima kelompok pasien utama. Temuan ini menunjukkan pola pasien yang heterogen dan mendukung penerapan strategi segmentasi, targeting, dan positioning untuk meningkatkan efisiensi serta mutu layanan poliklinik.
Subjective Norms and Perceived Ease of Use Driving Healthcare Information System Behaviour Sulistiowati Sulistiowati; Jusak Jusak; Dyan Angesti; Erwin Sutomo; Titik Lusiani
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2529

Abstract

This study investigates the adoption of Hospital Information Systems (HIS) through an extended Technology Acceptance Model (TAM), uniquely positioning user satisfaction as a mediator within a mandatory clinical setting. While traditional models emphasize satisfaction as a prerequisite for success, this research reveals a paradoxical shift at RSU Dr. Suyudi, where HIS usage is compulsory. Analyzing data through PLS-SEM, the results demonstrate that User Satisfaction plays a non-significant role in bridging system perceptions and actual usage behavior. Instead, the structural path is heavily dominated by Subjective Norms and Professional Image, which significantly drive Perceived Usefulness. Furthermore, the influence of Perceived Ease of Use and Subjective Norms on Usage Behavior remains robust. These findings indicate that in the hospital setting, professional norms and system simplicity carry much more weight than individual affective satisfaction. Theoretically, this study challenges the necessity of the satisfaction construct in mandatory digital health frameworks. Managerially, hospital administrators should pivot from superficial satisfaction metrics toward strengthening digital work cultures and streamlining user interfaces. By prioritizing professional prestige and operational ease, organizations can ensure more effective system integration in high-stakes clinical environments.
Komponen Penguatan Sistem Pelayanan dan Kendala Operasional Pelayanan dengan Kepatuhan Pelaporan Nilai Kritis Hasil Point of Care Testing (POCT) di ICU Ni Ketut Ayu Sri Wiyandani; Mochammad Robby Fajar Cahya; Indra Gilang; Nuniek Setyo Wardani
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2530

Abstract

Pelaporan nilai kritis hasil Point of Care Testing (POCT) di Intensive Care Unit (ICU) merupakan bagian penting dari sistem pelayanan kesehatan yang mendukung keselamatan pasien dan ketepatan pengambilan keputusan klinis. Kepatuhan pelaporan tidak hanya dipengaruhi oleh individu tenaga kesehatan, tetapi juga oleh kondisi sistem pelayanan yang melingkupinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kendala operasional pelayanan dan penguatan sistem pelayanan dengan tingkat kepatuhan pelaporan nilai kritis POCT. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 55 tenaga kesehatan pelaksana POCT di ICU yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada tingkat kendala operasional sedang (43,6%) dan tingkat penguatan sistem pelayanan tinggi (70,9%). Tingkat kepatuhan pelaporan nilai kritis POCT paling banyak berada pada kategori cukup patuh (32,7%) dan patuh (29,1%). Analisis hubungan menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kendala operasional pelayanan dengan kepatuhan pelaporan nilai kritis POCT (p = 1,000). Sebaliknya, penguatan sistem pelayanan menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kepatuhan pelaporan nilai kritis POCT (p = 0,009). Temuan ini menegaskan bahwa penguatan sistem pelayanan melalui dukungan manajerial, kejelasan prosedur, serta optimalisasi sistem informasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kepatuhan pelaporan nilai kritis POCT dibandingkan fokus pada pengurangan kendala operasional semata.
Akselerasi Digitalisasi Kesehatan di Indonesia Timur: Analisis Penerimaan Aplikasi Mobile JKN Menggunakan Model UTAUT di Kota Jayapura Habibi Zamuli; Maulisa Maharani; Melkior Tappy
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2532

Abstract

Salah satu tujuan pemanfaatan dan penggunaan teknologi informasi dalam bidang kesehatan yakni menjadi solusi yang tepat bagi pemecahan masalah layanan publik. Aplikasi mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan layanan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat. Penelitian ini bertujuan mengukur faktor-faktor yang berhubungan dengan penerimaan penggunaan aplikasi Mobile JKN oleh Masyarakat Kota Jayapura menggunakan pendekatan UTAUT. Menggunakan metode Observasi korelasional dengan pendekatan cross-sectional study. Jumlah sampel yakni 397 responden, dengan teknik Quota Sampling dari total populasi sebanyak 65.288 jiwa yang menggunakan aplikasi Mobile JKN di Kota Jayapura. Analisis uji statistik menggunakan uji chi-square dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis mengungkapkan bahwa variabel jenis kelamin (p-value = 0,039), usia (p-value = 0,002), ekspektasi kinerja (p-value = 0,002), dan ekspektasi usaha (p-value = < 0,05) memiliki hubungan signifikan terhadap penerimaan penggunaan aplikasi mobile JKN (p-value < 0,05). Sementara, pengaruh sosial (p-value = 0,170) dan kondisi yang memfasilitasi (p-value = 0,159) tidak memiliki hubungan signifikan. Faktor gender, usia, ekspektasi kinerja dan ekspekatsi usaha berhubungan dengan penerimaan penggunaan aplikasi mobile JKN, sedangkan pengaruh sosial dan kondisi yang memfasilitasi berhubungan negatif dengan faktor penerimaan penggunaan aplikasi mobil JKN.Kata kunci:  Aplikasi Mobile JKN, UTAUT Model, Masyarakat Papua
Literasi Digital Kesehatan: Efektivitas Platform Berbasis Website dalam Meningkatkan Perilaku Preventif HIV/AIDS pada Santri di Makassar Fatmah Afrianty Gobel; Ramdan Satra; Putri Zakira; Putri Zalsasabilah
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol. 12 No. 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2535

Abstract

Situs website dapat memberikan akses yang mudah dan aman bagi remaja khususnya santri untuk edukasi, konsultasi, dan memberikan informasi komprehensif serta meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dalam pencegahan perilaku berisiko tertular HIV/AIDS di lingkungan santri. Santri merupakan remaja usia yang relatif rentan terpapar informasi dari berbagai platform media sosial. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi menggunakan website terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan santri dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. Metode penelitian quasi eksperimen dengan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Populasi adalah santri pondok Pesantren Darul Aman Gombara Kota Makassar, sampel diambil secara purposive sampling sebanyak 20 orang kelompok perlakuan dan 20 orang kelompok kontrol. Kedua kelompok mengisi kuesioner pre test dan post test. Hasil penelitian memperlihatkan intervensi edukasi menggunakan website pada santri terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap, sedangkan tindakan tidak menunjukkan perubahan signifikan.