cover
Contact Name
Muhadi
Contact Email
Muhadi
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@stikes-yrsds.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo
ISSN : 24770140     EISSN : 2581219X     DOI : http://dx.doi.org/10.29241/jmk.
Core Subject : Health,
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo diterbitkan oleh Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo Surabaya, sejak tahun 2015. Fokusnya adalah pada pengembangan Studi Manajemen Kesehatan yang dilakukan melalui riset perpustakaan, atau penelitian lapangan. Publikasi jurnal akademik ini dimaksudkan untuk memperkaya ilmu-ilmu Manajemen Kesehatan yang telah berkembang saat ini.
Arjuna Subject : -
Articles 293 Documents
Strategi Segmentasi, Targeting, dan Positioning Berbasis Clustering K-Means untuk Optimalisasi Layanan Poliklinik Rumah Sakit Waritsah Sukarjiyah; Pipit Festi Wiliyanarti; Sukadiono Sukadiono
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2523

Abstract

Pemanfaatan layanan rawat jalan di RS Husada Prima dipengaruhi oleh karakteristik pasien, unit klinik, dan jenis penjamin yang berdampak pada efektivitas pelayanan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 110 pasien rawat jalan pada 19 Desember 2025 dengan variabel umur, jenis kelamin, status pasien, penjamin, unit klinik, dan diagnosis. Analisis dilakukan secara deskriptif, uji Chi-square untuk hubungan penjamin dan unit klinik, ANOVA untuk perbedaan rata-rata umur, serta segmentasi menggunakan K-means clustering. Hasil menunjukkan mayoritas pasien adalah dewasa dan geriatri (90,0%), perempuan (58,2%), pasien lama (66,4%), dan menggunakan BPJS (86,4%). Unit klinik terbanyak adalah Paru, Saraf, dan Jantung. Terdapat hubungan signifikan antara penjamin dan unit klinik (p < 0,05) serta perbedaan umur antar unit klinik (p < 0,01). Segmentasi menghasilkan lima kelompok pasien utama. Temuan ini menunjukkan pola pasien yang heterogen dan mendukung penerapan strategi segmentasi, targeting, dan positioning untuk meningkatkan efisiensi serta mutu layanan poliklinik.
Optimasi Layanan Digital Health di Rumah Sakit Daerah: Analisis Kebutuhan Telemedicine dengan Metode SEM-PLS Jennyla Puspitaning Ayu; Annisa Rahmi Galleryzki; Ida Herwati
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2408

Abstract

Telemedicine merupakan inovasi layanan kesehatan digital yang adopsinya dipengaruhi oleh penerimaan teknologi dan kebutuhan pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor penerimaan terhadap kebutuhan telemedicine dengan mediasi persepsi awal. Kebutuhan telemedicine didefinisikan sebagai perceived need, yaitu kebutuhan yang dirasakan pengguna terhadap pemanfaatan dan pengembangan layanan. Persepsi awal dikonstruksikan berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), meliputi persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, kepercayaan, dan risiko. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Responden terdiri dari pasien dan tenaga kesehatan di RSU Bokor Turen, Malang, yang dipilih secara purposive. Analisis dilakukan melalui bootstrapping menggunakan SmartPLS. Hasil menunjukkan faktor penerimaan berpengaruh signifikan terhadap persepsi awal dan kebutuhan telemedicine. Pengaruh langsung bersifat negatif, menunjukkan hubungan kompleks, dengan model memiliki daya jelaskan kuat.
Pengaruh Determinan Burnout Syndrome Terhadap Job Satisfaction Perawat Di RSUD Sultan Daeng Raja Wardiah Hamzah; Nasruddin Syam; Andi Asrina; Tri Niswati Utami
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2579

Abstract

Burnout syndrome merupakan kondisi psikologis yang sering terjadi pada perawat dan berdampak pada kepuasan kerja serta kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh individual effort factors, organizational effort factors, dan work environment terhadap job satisfaction perawat di RSUD Sultan Daeng Raja Kabupaten Bulukumba. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 170 perawat dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji Chi-Square, Fisher’s Exact Test, dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa individual effort factors (p=0,026), organizational effort factors (p=0,048), dan work environment (p=0,027) berpengaruh signifikan terhadap job satisfaction. Hasil regresi logistik menunjukkan bahwa organizational effort factors merupakan faktor paling dominan (OR=2,193; p=0,028). Disimpulkan bahwa peningkatan dukungan organisasi dan lingkungan kerja yang kondusif berperan penting dalam meningkatkan kepuasan kerja perawat.
Penerapan “SIPANDU” Terhadap Transparansi dan Budaya Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Asti Nurhayati; Riyani Wulandari; Muhlizardy Muhlizardy; Erintya Asanti; Muhammad Zihad Hafid; Aslam Adzkia Al Qudsi
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2555

Abstract

Latar Belakang: Keselamatan pasien merupakan salah satu isu penting dalam pelayanan kesehatan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Data menunjukkan bahwa insiden keselamatan pasien masih sering terjadi di rumah sakit, baik berupa kesalahan medis, infeksi nosokomial, maupun kesalahan pemberian obat. Bahkan, sebuah laporan menyebutkan bahwa sekitar 12,5% pasien rawat inap mengalami kejadian tidak diharapkan (KTD). Di Jawa Tengah sendiri, tercatat lebih dari 500 kasus insiden keselamatan pasien, dengan hampir separuhnya terkait kesalahan medis. Kondisi ini semakin diperburuk dengan sistem pelaporan yang masih dilakukan secara manual, menggunakan formulir kertas yang tidak hanya memperlambat proses tetapi juga membatasi transparansi. Tujuan: penelitian ini adalah melilai bagaimana implementasi sistem pelaporan insiden keselamatan pasien terpadu (SIPANDU) di rumah sakit Metode: Penelitian ini dilakukan di RS Ja’far Medika, penelitian ini merupakan penelitian mix methode dengan sampel sejumlah 70 orang. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara Focus group discussion (FGD) dan melakukan analisis menggunakankuesioner. Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah bahwasanya impelentasi SIPANDU di rumah sakit sangat baik, terbukti hampir 75% pengguna mampu menggunakan sipandu dengan baik. Selain itu sistem ini juga meningkatkan pelaporan insiden keselamatan pasien. Kesimpulan: Implementasi sipandu di rumah sakit dinilai baik dalam meningkatkan mutu dan keselamatan pasien
Akselerasi Digitalisasi Kesehatan di Indonesia Timur: Analisis Penerimaan Aplikasi Mobile JKN Menggunakan Model UTAUT di Kota Jayapura Habibi Zamuli; Maulisa Maharani; Melkior Tappy
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2532

Abstract

Salah satu tujuan pemanfaatan dan penggunaan teknologi informasi dalam bidang kesehatan yakni menjadi solusi yang tepat bagi pemecahan masalah layanan publik. Aplikasi mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan layanan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat. Penelitian ini bertujuan mengukur faktor-faktor yang berhubungan dengan penerimaan penggunaan aplikasi Mobile JKN oleh Masyarakat Kota Jayapura menggunakan pendekatan UTAUT. Menggunakan metode Observasi korelasional dengan pendekatan cross-sectional study. Jumlah sampel yakni 397 responden, dengan teknik Quota Sampling dari total populasi sebanyak 65.288 jiwa yang menggunakan aplikasi Mobile JKN di Kota Jayapura. Analisis uji statistik menggunakan uji chi-square dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil analisis mengungkapkan bahwa variabel jenis kelamin (p-value = 0,039), usia (p-value = 0,002), ekspektasi kinerja (p-value = 0,002), dan ekspektasi usaha (p-value = < 0,05) memiliki hubungan signifikan terhadap penerimaan penggunaan aplikasi mobile JKN (p-value < 0,05). Sementara, pengaruh sosial (p-value = 0,170) dan kondisi yang memfasilitasi (p-value = 0,159) tidak memiliki hubungan signifikan. Faktor gender, usia, ekspektasi kinerja dan ekspekatsi usaha berhubungan dengan penerimaan penggunaan aplikasi mobile JKN, sedangkan pengaruh sosial dan kondisi yang memfasilitasi berhubungan negatif dengan faktor penerimaan penggunaan aplikasi mobil JKN.Kata kunci:  Aplikasi Mobile JKN, UTAUT Model, Masyarakat Papua
Analisis Digital-Based Brand Image Dalam Meningkatkan Market Competitiveness Rumah Sakit Khusus Mata Medan Aida Sulisna; Sri Agustina Meliala; Muhammad Fauzi
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2543

Abstract

Digital transformation in the healthcare sector has significantly reshaped hospital marketing strategies and brand positioning. Digital-based brand image has become a strategic factor in enhancing market competitiveness, particularly in specialized hospitals. This study aims to analyze the influence of digital-based brand image on the market competitiveness of Rumah Sakit Khusus Mata Medan. This research employed a quantitative approach with an explanatory cross-sectional design. A total of 150 respondents were selected using purposive sampling, consisting of outpatients who had accessed hospital information through digital platforms. Data were collected using a structured questionnaire with a five-point Likert scale and analyzed using simple linear regression. The results indicate that digital-based brand image has a positive and significant effect on market competitiveness (β = 0.68; p < 0.001), with a coefficient of determination (R²) of 0.46. These findings suggest that website quality, credibility of digital information, management of online reviews, and social media consistency contribute to increasing patient loyalty, revisit intention, and perceived competitive advantage. Managerially, this study highlights the importance of integrating digital branding strategies with clinical service quality improvement to strengthen hospital positioning and organizational sustainability in the era of digital transformation
Komponen Penguatan Sistem Pelayanan dan Kendala Operasional Pelayanan dengan Kepatuhan Pelaporan Nilai Kritis Hasil Point of Care Testing (POCT) di ICU Ni Ketut Ayu Sri Wiyandani; Mochammad Robby Fajar Cahya; Indra Gilang; Nuniek Setyo Wardani
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2530

Abstract

Pelaporan nilai kritis hasil Point of Care Testing (POCT) di Intensive Care Unit (ICU) merupakan bagian penting dari sistem pelayanan kesehatan yang mendukung keselamatan pasien dan ketepatan pengambilan keputusan klinis. Kepatuhan pelaporan tidak hanya dipengaruhi oleh individu tenaga kesehatan, tetapi juga oleh kondisi sistem pelayanan yang melingkupinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kendala operasional pelayanan dan penguatan sistem pelayanan dengan tingkat kepatuhan pelaporan nilai kritis POCT. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 55 tenaga kesehatan pelaksana POCT di ICU yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada tingkat kendala operasional sedang (43,6%) dan tingkat penguatan sistem pelayanan tinggi (70,9%). Tingkat kepatuhan pelaporan nilai kritis POCT paling banyak berada pada kategori cukup patuh (32,7%) dan patuh (29,1%). Analisis hubungan menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kendala operasional pelayanan dengan kepatuhan pelaporan nilai kritis POCT (p = 1,000). Sebaliknya, penguatan sistem pelayanan menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kepatuhan pelaporan nilai kritis POCT (p = 0,009). Temuan ini menegaskan bahwa penguatan sistem pelayanan melalui dukungan manajerial, kejelasan prosedur, serta optimalisasi sistem informasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kepatuhan pelaporan nilai kritis POCT dibandingkan fokus pada pengurangan kendala operasional semata.
Transformasi Kompetensi Perawat dan Optimalisasi Mini Conference dalam Meningkatkan Mutu Layanan Keperawatan I Wayan Tunjung; Rian Andriani; Rinawati Rinawati
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2502

Abstract

Mutu layanan kesehatan menjadi perhatian utama masyarakat yang mengharapkan pelayanan optimal, layak, dan sesuai kebutuhan. Mutu tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama kompetensi tenaga kesehatan serta dukungan sistem yang memungkinkan pelayanan berlangsung cepat, tepat, efisien, dan efektif. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh tingkat kompetensi perawat dan kegiatan Mini Conference terhadap mutu layanan di ruang rawat intensif RSUD Kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif, pendekatan survei analitik dan desain cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh perawat di ruang rawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Matarang. Sampel sebanyak 82 orang dengan teknik total sampling. Intrumen yang digunakan berupa kuisioner tingkat kompetensi perawatan, kegiatan Mini Conference dan mutu layanan yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji regresi linier berganda, Uji T, Uji F, dan Uji Koefisien Determinan (R2). Nilai R Square 0,171 yang berarti tingkat kompetensi perawat dan kegiatan “Mini Conference” secara bersama sama memiliki pengaruh sebesar 17,1% terhadap mutu layanan.
Investigating Human Resource Management And Leadership In Enhancing Community Performance Of Health Centers: A Cross-Sectoral Survey Achmad Masfi; Qory Tifani Rahmatika; Muhammad Putra Ramadhan; Nurma Nuafiani; Nurul Evi; Neni Fidya Santi; Yhenti Widjayanti; Eri Yanuar ABS
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2599

Abstract

Introduction: The main problem in health services is the drastic decrease in the performance of the Health Center. The performance of the Puskesmas represents the achievement of its organizational goals. This study aims to analyze how human resource management and leadership impact the performance of Puskesmas. Methods: We designed the design of this study using a cross-sectional sample of 231 nurses. This sample was obtained using cluster sampling with the total population of all nurses spread across 21 health centers. Data collection used a questionnaire instrument with a review of the McKinsey 7s Framework for independent variable instruments, namely leadership and Human Resource Management, while for the performance instrument of Puskesmas as a dependent variable, using Indonesian government standards. Statistical analysis in this study used the Spearman rating test.Results: Of the 213 nurses analyzed, 111 (52%) received a good leadership rating, while 4 (1.9%) were rated as lacking. For human resource management, 138 nurses (64.8%) fell into the sufficient category, and 2 (0.9%) into the less category. Regarding health center performance, 110 (51.5%) nurses evaluated it as good, with the remainder categorized as less. The Spearman rating test revealed statistically significant associations between leadership, human resource management, and health center performance.Conclusion: This study provides strong evidence that leadership and human resource management significantly influence the performance of Puskesmas in Sampang Regency. Strengthening these factors may be key to improving health center outcomes. Keyword: Leadership, human resource management, indonesian society, labor, government, nurses 
Pengembangan Virtual Reality untuk Kesiapsiagaan Keadaan Darurat Kebakaran dan Edukasi Gizi Warsito, Ary Budi; Zega, Fridolf Berlin Torotodo
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 12, No 1 (2026): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, April 2026
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jmk.v12i1.2578

Abstract

Penerapan prinsip kesehatan dan keselamatan di sekolah penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan berkelanjutan, mengingat adanya berbagai potensi risiko cedera. Diperlukan sistem promosi kesehatan dan kesiapsiagaan darurat yang terstruktur. Kementerian Kesehatan RI (2022) melaporkan hanya 45% sekolah menengah memiliki program kesiapsiagaan darurat. Studi pendahuluan di SMK Atisa Dipamkara menunjukkan 73% siswa belum pernah mengikuti simulasi kebakaran maupun pelatihan gizi, serta 60% siswa sering melewatkan sarapan, yang berpotensi menurunkan konsentrasi dan daya tahan fisik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Virtual Reality (VR) untuk mendukung kesiapsiagaan kebakaran dan kesiapan fisik siswa. Metode yang digunakan adalah research and development dengan desain deskriptif kualitatif mengacu pada model ADDIE. Hasil menunjukkan bahwa media VR yang dikembangkan memenuhi kriteria kelayakan dan layak digunakan sebagai media pembelajaran. VR memberikan pengalaman belajar yang visual, interaktif, dan aman, serta mendukung pembelajaran berbasis teknologi dalam promosi kesehatan dan keselamatan di sekolah.