cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalmanajemenpendidikan.uki@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mayjend Sutoyo No. 2 Cawang, Jakarta Timur, 13630 Telp.021-8009190. Ext.441. Fax 021-8094050
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Pendidikan
ISSN : 23015594     EISSN : 27459543     DOI : https://doi.org/10.33541/jmp.v10i2.3269
Core Subject : Science, Education,
The Journal of Education Management publishes scientific papers in the form of conceptual ideas, studies and application of theories as well as research results in education and teaching at the elementary, junior/senior high, and university/college levels. Journal of Educational Management aims to be a medium for disseminating conceptual ideas of studies and application of theories along with research results in the scope of elementary education, junior/senior high education, and university/college education. Publication about scientific works pays attention to signs in scientific studies that can be accounted for and pays attention to ethics, morals in writing scientific papers
Arjuna Subject : -
Articles 121 Documents
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau Opradesman; Hotner Tampubolon; Hotmaulina Sihotang
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8 No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jmp.v8i1.2967

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui aspek-aspek pengelolaan sekolah yang terjadi di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan dalam penenerapan MBS. Metode penelitian ini deskriptif dengan pendekatan studi kasuskarena fokus penelitian inimenjawab pertanyaan “bagaimana”perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitorig dan evaluasi serta faktor pendukung dan penghambat MBS di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan.Dalam penelitian ini studi yang mendalam dilakukan terhadap implementasi manajemen berbasis sekolah di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan maka peneliti harus melakukan observasi deskriptif dan selanjutnya melakukan analisis data. Konsep dasar Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) adalah terjadinya transfer otoritas atau wewenang dan tanggung jawab dalam pengelolaan sekolah dari pemerintah pusat ke tingkat sekolah. Penelitian ini ingin mengetahui otoritas dan tanggung jawab yang dimiliki oleh pemerintah, sekolah dan komite sekolah dalam pengelolaan sekolah. Hasil penelitian didapat: (1) Perencanaan Manajemen Berbasis Sekolah di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan meliputi perumusan tujuan, pengambilan keputusan, keterlibatan pihak sekolah. (2) Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah di SMA Negeri 1 Teluk Kuantan dengan melibatkan kepala sekolah, guru, staff tata usaha, komite sekolah, waka kurikulum dan siswa untuk lebih memperhatikan pendidikan. (3) Monitoring dan Evaluasi untuk mengetahui hasil kerja dan evaluasi guru dan staf dan pemantauan proses pembelajaran (4) Faktor pendukung dan penghambat MBS meliputi otonomi, demokrasi dan pengambilan keputusan, pemberdayaan fasilitas pendidikan, pengembangan kinerja profesional dan partisipasi masyarakat dan orang tua yang tinggi dan faktor penghambat meliputi anak didik, pendidik, sarana prasarana dan partisipasi masyarakat.
EVALUASI PELAKSANAAN KERJASAMA ANTAR PEMERINTAH PROVINSI DKI JAKARTA DENGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DALAM PENANGANAN PENYANDANG MASALAH KESEJAHTERAAN SOSIAL (PMKS) Witarsa Tambunan; Embun Sari Tambunan
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8 No 1 (2019): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jmp.v8i1.2968

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan bagaimana pelaksanaan dan permasalahan-permasalahan yang timbul akibat pelaksanaan Kerjasama Antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemprov Jawa Tengah; Dan juga untuk mengidentifikasi sejauh mana Visi dapat dijadikan pedoman/arah dengan pelaksanaan kerjasama antar daerah; Membandingkan dan menganalisis sejauhmana sub Variable Visi, Program, Anggaran dan Pengawasan berpengaruh / berhubungan dalam pelaksanaan kerjasama antar daerah; Juga untuk menjelaskan sejauh mana hasil evaluasi pelaksanaan kerjasama Pemprov DKI Jakarta – Pemprov Jateng dalam penanganan PMKS dapat direkomendasikan kepada kedua Pemda. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada bagian – bagian diatas, telah terjawab bahwa Visi kerjasama antar daerah sebagai arah/pedoman untuk melaksanakan penaganan PMKS, Konsistensi daerah dan dukungan terhadap anggaran penanganan PMKS melalui kerjasama antar daerah dan Pengawasan terhadap pelaksanaan program penanganan PMKS telah dilakukan melalui kerjasama antar daerah.
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DENGAN PENERAPAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (Studi di SMPS Katolik Mater Inviolata Larantuka-Flores) Yustina; Hotner Tampubolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 7 No 1 (2018): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research to describe the application of quality improvement strategies with MBS in Catholic Mater Inviolata Larantuka Junior High School. The subject of the research,the principal,the teachers,the school committee,and the school community. The research method is descriptive qualitative. Data collection is done with the interview techniques, observation and study of the documentation. The results of the research are that: (1) Application of strategy: Continuous program planning, through programming each year of lessons; improvement of academic and non academic quality by streamlining learning time, improvement program and enrichment; empowering the professionalism of teachers and staff through professional development training;empowering potential learners through additional learning hours, learning assistance; cooperate with parents through regular meetings at the beginning, of the middle and end of the semester. (2) The role of the principal as: (a) Educator: foster, train teachers through various trainings.(b) Managers: planning and developing school programs. (c) Administrator: orderly administration of each task field. (d) Supervisor: supervise the performance of teachers and staff. (e) Leader: a democratic leadership. (f) Innovators: The new innovations; IT training program. (g) Motivators: motivate teachers, staff, students to develop potential. (3) The role of teachers: as implementing PAKEM-based teaching and learning activities. (4) The role of the school committee: realized in giving consideration to the host and the implementation of education policy, following up the aspirations of the community. (5) The role of the community through participation in program implementation, providing financial assistance, and personnel.
PERBANDINGAN CAPAIAN PEMBELAJARAN MODEL COOPERATIVE LEARNING DAN MODEL PEMBELAJARAN CERAMAH DI SMK PANGUDI LUHUR RAHAYU II CIJANTUNG Gaudensius Dennys; Tarsicius Sunaryo
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 7 No 1 (2018): JANUARI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving the quality of education and development of learning process is a problem that always demands attention. Differences between students absorb the level of the other students to learning materials demands a teacher to make innovations in learning so that not only presents the material, but also need to use appropriate methods, liked,and students easy to understand. Especially in art learning, teacher innovation in teaching is very necessary for improving student learning outcomes. In this research, the researcher compared two methods of learning Cooperative Learning and Lecture as a compare in the learning process of music art. To study it, this research can do with the formulation of the problem such as: How is the comparison of students learning achievement between lessons cooperative learning model and lecture? The result of the research shows that: (1) Using the Cooperative Learning method can improve students learning outcomes compared to Lecture method on vocal test, ensemble and skill, (2) there is significant influence between Cooperative Learning method and students learning outcomes with sig t 0,000 < 0, 05 it means there is a significant relationship. Based on the results of research can give suggestions such as : (1) The teachers can use cooperative learning method to improve the willingness of students and learning outcomes in follow the lessons, (2) need to do further research to determine the other influence of learning models to improve learning outcomes and students interest to learn.
EVALUASI IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN PADA PENDIDIKAN INKLUSIF DI SEKOLAH MENENGAH GARUDA CENDIKIA Ni Komang Kurniawati; Hotner Tampubolon; Hotmaulina Sihotang
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jmp.v8i2.2971

Abstract

Penelitian inibertujuan untuk mengevaluasi implementasi penyelenggaraan pendidikan inklusif di Sekolah Menengah Garuda Cendekia, mencakup (1) mendeskripsikan penyelenggaraan pendidikan inklusif sesuai atau tidak dengan delapan standar pendidikan inklusif yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar penilaian, standar kompetensi guru dan tenaga kependidikan, standarsarana prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan,(2) mendeskripsikan berbagai hambatan dalam implementasi pendidikan inklusif, dan (3) solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala saat penyelenggaraan pendidikan inklusif. Penelitian ini merupakan penelitian jenis evaluasi program dengan pendekatan model Discrepancy (kesenjangan). Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Garuda Cendekia. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru kelas 1-3, dan guru pembimbing khusus. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penyelenggaraan pendidikan inklusif belum sesuai dengan delapan standar pendidikan inklusif, yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar penilaian, standar kompetensi guru dan tenaga kependidikan, standar sarana prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan, (2) hambatan yang dihadapi adalah jumlah Guru Pembimbing Khusus (GPK) yang tersedia masih kurang dan minimnya pemahaman guru reguler tentang pendidikan inklusif, dan (3) solusi yang dapat dilakukan guna mengatasi kendala tersebut adalah GPK memberikan dampingan konsultatif kepada guru reguler, serta GPK dan guru reguler melakukan kerjasama dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif.
PEMBERDAYAAN KOLEGIALITAS GURU DALAM PEMBENTUKAN KEMANDIRIAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS PADA UNIT SPECIAL NEEDS SEKOLAH PASO JAKARTA Parwietha Sari; Hotmaulina Sihotang; Bintang R. Simbolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jmp.v8i2.2972

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk melihat upaya pemberdayaan, kendala dan strategi kolegialitas guru pada unit Special Needs terhadap pembentukan kemandirian ABK dalam keterampilan merawat diri, berkomunikasi dan bersosialisasi. Observasi di lokasi penelitian dan wawancara pada 5 guru, 1 kepala sekolah dan 4 orang tua menunjukkan bahwa dedikasi, kompetensi, kemampuan berkomunikasi dan membina relasi sosial menjadi faktor internal guru yang memengaruhi dan menjadi kendala dalam pemberdayaan kolegialitas guru di unit SN. Guna menangani hal tersebut, pimpinan sekolah melakukan strategi berupa terlibat langsung dan menjadi contoh dalam membangun relasi pertolongan, membangun komunikasi dan pemecahan masalah yang berkaitan dengan penanganan ABK. Selain itu strategi juga dilakukan dengan memfasilitasi lingkungan kerja melalui berbagai kegiatan yang mendukung pemberdayaan kolegialitas guru, seperti: memberi kesempatan mengajar, berorganisasi dan bersosialisasi secara tim. Semua strategi tersebut bertujuan memberikan pemahaman bagi guru akan pentingnya bekerjasama secara tim, memiliki soliditas, dan mengetahui karakter satu sama lain sehingga mampu berpikiran dan bersikap terbuka.
PENGARUH IKLIM SEKOLAH DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK TERHADAP EFEKTIFITAS SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN BHAKTI I JAKARTA Lenny Mey; Said Hutagaol
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 7 No 2 (2018): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklim sekolah dan kompetensi pedagogik terhadap efektivitas Sekolah Menengah Kejuruan Bhakti I. Jenis penelitian yang dignakan adalah penelitian korelasional, dengan menggunakan regresi ganda. Sampel dalam penelitian ini adalah 24 guru yang mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan Bhakti I, dengan menggunakan teknik kuota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya pengaruh iklim sekolah terhadap efektivitas sekolah sebesar 0,982 dengan koefisen determinasi sebesar 81,9%. Besarnya pengaruh kompetensi pedagogik terhadap efektivitas sekolah sebesar 0,938 dengan koefisen determinasi sebesar 86,5%. Serta terdapat pengaruh antara iklim sekolah, dan kompetensi pedagogik secara bersama-sama terhadap efektivitas sekolah. Pola persamaan tersebut digambarkan dalam persamaan Y = - 0,065 + 0,421X1 + 0.595X2. Koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 90%, artinya iklim sekolah dan kompetensi pedagogik bisa menjelaskan efektivitas secara bersama-sama sebesar 90% dan selebihnya dapat dijelaskan dengan variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Upaya untuk meningkatkan efektivitas sekolah adalah sekolah harus menjalin kerjasama atau net working dengan pihak–pihak lain, memperhatikan keberhasilan akademik dan non akademik peserta didik, kepala sekolah juga harus melakukan pengawasan secara kontinyu saat guru-guru menjalankan tugasnya, menciptakan hubungan yang baik antara guru dengan guru, guru mampu mengidentifikasikan kesulitan belajar anak, dan memberikan kesempatan bagi para peserta didik untuk mengembangkan potensinya.
EFEKTIVITAS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH di SMP NEGERI 1 GUNUNG SITOLI UTARA Bestianis Jayanti Lase; Said Hutagaol
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 7 No 2 (2018): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun tua dan jauh dari pusat kota, SMP Negeri 1 Gunungsitoli Utara yang dipimpin oleh Ibu Sariadi Telaumbanua, S.Pd mampu tampil sebagai sekolah unggulan di Kota Gunungsitoli. Keberhasilan tersebut tak terlepas dari peranan kepala sekolah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kepemimpinan Ibu Sariadi Telaumbanua, S.Pd, yang dikaitkan dengan teori dari Komariah dan Triatna serta Ohio State University. Berdasarkan kedua teori tersebut, muncullah ketiga subfokus: Gaya Kepemimpinan Transformasional, Keterampilan Manajerial, dan Perilaku Kepemimpinan. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif, serta melibatkan sampel sebanyak 16 responden yang dipilih secara purposive dari populasi berjumlah 32 orang (kepala sekolah dan guru-guru). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keseluruhan data menunjukkan bahwa Ibu Sariadi Telaumbanua, S.Pd merupakan kepala sekolah yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional, memiliki keterampilan manajerial yang mumpuni, dan menunjukkan perilaku kepemimpinan yang dapat menyeimbangkan perhatian kepada tugas serta bawahan. Singkatnya, Ibu Sariadi Telaumbanua, S.Pd merupakan kepala sekolah dengan kepemimpinan yang efektif. Dari hasil penelitian ini diharapkan agar: (a) Para kepala sekolah memiliki gaya kepemimpinan transformasional, keterampilan manajerial yang mumpuni, dan perilaku kepemimpinan yang dapat menyeimbangkan perhatian kepada tugas serta bawahan; (b) Para guru meningkatkan kompetensi melalui program perkuliahan; (c) Pemerintah mencurahkan perhatian lebih pada sarana pendidikan; (d) Sesama peneliti mengadakan penggalian lebih mendalam.
EFEKTIVITAS MANAJEMEN LEMBAGA PELATIHAN PT. HANDARU UTAMA NITYASA (HUMANIS GROUP) DI JAKARTA SELATAN Ahadini Ratri Mayang Sari; Said Hutagaol; Hotner Tampubolon
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 8 No 2 (2019): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/jmp.v8i2.2975

Abstract

Ditengah tekanan kompetisi dalam bidang penyedia layanan pelatihan yang semakin ketat, usaha untuk menjadi lembaga penyedia layanan pelatihan yang dapat memenuhi kebutuhan dan memberikan kepuasan pada klien pengguna jasa bukanlah suatu pekerjaan yang mudah bagi lembaga penyedia layanan pelatihan seperti halnya Humanis Group.Humanis Group diharapkan mampu untuk terus bersaing dengan menunjukkan manajemen yang efektif dalam pengelolaan usaha penyedia jasa pelatihan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas manajemen Humanis Group dalam melaksanakan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian dalam menjalankan usahanya sebagai lembaga penyedia jasa pelatihan selama kurun waktu tigabelas tahun sehingga mampu bersaing dalam ketatnya persaingan di bidang usaha penyedia jasa pelatihan.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan dilakukan melalui teknik sampel dengan pertimbangan tertentu (purposive sampling) melalui wawancara mendalam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Humanis Group melaksanakan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian secara efektif dalam menjalankan usahanya, meskipun dalam pelaksanaannya masih terdapat hal-hal yang perlu dioptimalkan dalam fungsi pelaksanaan dan pengendalian.
KORELASI KEPUASAN KERJA DAN MOTIVASI BERPRESTASI DENGAN KINERJA GURU DI SEKOLAH DASAR KINDERFIELD Fredy Hidayat; Manahan P. Tampubolon; Hotmaulina Sihotang
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 7 No 2 (2018): JULI
Publisher : Pascasarjana Universitas Kristen Indonesia Program Magister Administrasi/Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fredy Hidayat.Cs. Correlation between Job Satisfaction and Achievement Motivation with Teacher’s Performance in Kinderfield Primary School. Thesis. Magister of Educational Administration/Management Program, Indonesian Christian University, Jakarta, 2018. This research aims to determine the correlation between job satisfaction and achievement motivation with teacher’s performance, with the Job Satisfaction (X1) and Achievement Motivation (X2) as independent variable and Teacher’s Performance (Y) as dependent variable. The research was conducted in 5 centers of Kinderfield Primary School : Cirebon, Bekasi, Sunter, Simprug and Depok . The research population and sample was all teachers who teach in Kinderfield Primary School which totally 100 teachers by using saturation sampling technique. The research instrument was a questionnaire eligible of validity and reliability with Likert model which measures 1-4. Analysis of the data was using simple correlation analysis, multiple correlation and multiple regression at alpha significance level 0.05 by using SPSS 20th version. Based on data analysis, the correlation coefficient between X1 and Y is 0,435 and significant at 0.05 level; the correlation coefficient between X2 and Y is 0,690 and significant at 0.05 level; while the correlation coefficient between X1 and X2 with Y is 0,735 and significant at 0.05 level. Based on regression analysis, the regression equation between X1 and Y is Ý = 72,684 + 0,396 X1, the regression equation between X2 and Y is Ý = 35,882 + 0,966 X2, and the multiple regression equation between X1 and X2 with Y is Ý = 21,636 + 0,241 X1 + 0,864 X2. The results of the research are : 1) there is a positive and significant relationship between job satisfaction and teacher’s performance ; 2) there is a positive and significant relationship between achievement motivation and teacher’s performance, and 3) there is a positive and significant relationship between job satisfaction and achievement motivation simultaneously with teacher’s performance

Page 8 of 13 | Total Record : 121