cover
Contact Name
Dedy Kurniawan
Contact Email
dedykurniawan@umrah.ac.id
Phone
+62721-40171
Journal Mail Official
akuatiklestari@umrah.ac.id
Editorial Address
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji Senggarang Jl. Politeknik Senggarang Telp. (0771) 4500097 ; Fax (0771) 4500097 PO BOX 155 - Tanjungpinang 29100 Website : https://ojs.umrah.ac.id/index.php/akuatiklestari/index Email : akuatiklestari@umrah.ac.id
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Akuatiklestari
ISSN : -     EISSN : 25988204     DOI : -
Akuatiklestari adalah jurnal ilmiah yang dikelola Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Maritim Raja Ali Haji yang diterbitkan secara elektronik. Akuatiklestari memiliki fokus pada isu isu Manajemen Sumberdaya Perairan seperti : biologi perikanan, ekologi perairan, pencemaran, pengkajian stok ikan, konservasi, produktivitas perairan, lingkungan perairan, ekowisata, pengolahan limbah dan pengelolaan sumberdaya
Articles 193 Documents
Kajian Cemaran Mikroplastik di Perairan Sungai Musi Bagian Hilir (Sisi Kiri Sungai), Sumatera Selatan Ahmad Ahmad; Melki Melki; Wike Ayu Eka Putri; Riris Aryawati; Fitri Agustriani; Thalia Dwi Ananda
Akuatiklestari Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v9i2.8239

Abstract

Perairan Sungai Musi sebagai sungai utama di Sumatera Selatan telah diidentifikasi sebagai sumber mikroplastik yang mengalirkannya menuju ekosistem estuari dan laut. Namun demikian, pengetahuan mengenai kelimpahan mikroplastik di bagian sisi hilir khususnya di Sungai Musi masih terbatas. Oleh karena itu, tujuan utama dari kajian ini yaitu mengestimasi, mengidentifikasi dan menganalisis kelimpahan, sebaran dan karakteristik mikroplastik di wilayah hilir aliran Sungai Musi. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Sungai Musi Bagian Hilir dengan 6 titik stasiun pengamatan diantaranya stasiun Gandus, Ampera, PUSRI, Upang, Muara Sunsang dan Tanjung Carat.  Hasil menunjukan keberadaan mikroplastik yang ditemukan berkisar antara 11-37,7 partikel/L dengan rata-rata kelimpahan 24,73±9,27 partikel/L.  Sebaran mikroplastik di perairan Sungai Musi Bagian Hilir menunjukkan kecenderungan meningkat ke arah muara atau estuari dan laut. Peningkatan ini diduga dipengaruhi oleh kondisi hidrodinamika khususnya arus sungai dan dinamika pasang surut pada stasiun pengamatan. Kemudian, karakteristik bentuk fisik-kimia mikroplastik yang diidentifikasi yaitu fiber/serat dengan komposisi sebesar 74,4% dan jenis polimer yang umum dominasi ditemukan menggunakan ATR-FTIR yaitu PA, LDPE, PP dan PE. Sumber utama dari cemara mikroplastik ini diindikasi berasal dari aktivitas nelayan yang menggunakan jaring nylon, penggunaan plastik sekali pakai dan produk-produk kecantikan termasuk penggunaan kemasan plastik.
Estimasi Stok Karbon Vegetasi Mangrove di Perairan Sei Jang Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau Muhammad Fajri; Febrianti Lestari; Jelita Rahma Hidayati
Akuatiklestari Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v9i2.5881

Abstract

Vegetasi mangrove berpotensi menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah yang besar dan waktu yang lama, sehingga mampu berperan dalam mitigasi perubahan iklim. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi biomassa, stok karbon, dan penyerapan CO2 yang berada pada tegakan vegetasi mangrove di Perairan Sei Jang Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei 2023 di Perairan Sei Jang Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Metode yang digunakan non-destructive dengan disertai metode purposive sampling yang digunakan dalam pengambilan sampel di 3 stasiun dengan total titik sampling 9. Analisis stok karbon menggunakan persamaan allometrik untuk menghitung simpanan karbon pada tegakan semai, pancang dan pohon pada AGB (Above Ground Biomass) serta kayu mati. Hasil yang diperoleh yaitu ditemukan 10 jenis mangrove pada lokasi penelitian yaitu Avicennia marina, Avicennia officinalis, Bruguiera cylindrica, Bruguiera gymnorrhiza, Ceriops tagal, Lumnitzera racemosa, Rhizophora apiculata, Scyphiphora hydrophyllacea, Sonneratia alba, dan Xylocarpus granatum. Potensi biomassa, stok karbon dan kemampuan penyerapan CO2 pada vegetasi mangrove di Perairan Sei Jang tertinggi ditemukan di daerah hulu (Stasiun 3) dan terendah ditemukan di daerah hilir (Stasiun 1).
Struktur Komunitas Kepiting pada Ekosistem Padang Lamun di Perairan Desa Duara, Kabupaten Lingga Amin Adam Saputra; Susiana Susiana; Dedy Kurniawan
Akuatiklestari Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Akuatiklestari
Publisher : Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/akuatiklestari.v9i2.7646

Abstract

Perairan Desa Duara, Kabupaten Lingga, memiliki ekosistem padang lamun yang berperan sebagai habitat dan daerah penangkapan berbagai jenis kepiting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas kepiting, kondisi kerapatan lamun, serta keterkaitan antara kelimpahan kepiting dengan kerapatan lamun dan parameter perairan di Perairan Desa Duara, Kabupaten Lingga. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2023, bertempat di Perairan Desa Duara, Kabupaten Lingga. Penentuan 30 titik pengamatan menggunakan metode random sampling. Pengamatan kepiting dilakukan menggunakan alat tangkap bubu sebanyak 4 kali pengulangan, sedangkan pengamatan lamun menggunakan kuadrat berukuran 50 x 50 cm. Hasil penelitian menemukan 6 jenis kepiting, yaitu Myomenippe hardwickii, Portunus pelagicus, Thalamita crenata, Gelasimus vocans, Scylla paramamosain, dan Scylla serrata. Komposisi jenis kepiting tertinggi didominasi oleh Myomenippe hardwickii (39,73%), sedangkan yang terendah adalah Scylla serrata (0,68%). Nilai indeks keanekaragaman (H’) kepiting sebesar 1,73, keseragaman (E) 0,77, dan dominansi (D) 0,30. Spesies lamun yang ditemukan meliputi Halophila ovalis, Thalassia hemprichii, dan Enhalus acoroides dengan kerapatan total sebesar 237 tegakan/m2 (kategori sangat rapat). Kerapatan tertinggi dicapai oleh Halophila ovalis (118 tegakan/m2) dan terendah Enhalus acoroides (42 tegakan/m2). Hasil analisis hubungan menunjukkan kelimpahan Portunus pelagicus memiliki keterkaitan erat dengan kerapatan lamun serta parameter perairan berupa kedalaman dan salinitas.