cover
Contact Name
Asti Putri Kartiwi
Contact Email
astiputri@unib.ac.id
Phone
+6281223547484
Journal Mail Official
manajerpendidikan@unib.ac.id
Editorial Address
Jl. Wr. Supratman Kandang Limun Kec. Muara Bangkahulu Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Manajer Pendidikan: Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 1979732X     EISSN : 26230208     DOI : https://doi.org/10.33369/mapen.v15i3.19694
Core Subject : Education, Social,
Manajer Pendidikan publishing scientific papers, including bestpractices research, action research, evaluative research and innovative/development research in the course of educational management and administration, leadership, supervision, and science education. The topics cover 1) Educational Policy, Planning, Economics and Financing; 2) Leadership, Communication, Bureaucracy and Organizational Behavior; 3) Management Education unit, substantive management of the main elements and supporting elements of education; 4) Fostering Educators and Educational Personnel, Pre-service and Continuing Professional Development; 5) Managerial Supervision, Academic Supervision and Clinical Supervision; 6) Monitoring, Evaluation, Assessment Educational Profile; 7) Quality Improvement, Expansion of Access and Educational Development; and 8) School Committee, Board of Education and Community Participation.
Articles 591 Documents
Hubungan Kepemimpinan Transformasional dan Manajemen Budaya Sekolah Terhadap Kinerja Guru di SMP Negeri Kabupaten Kaur Jumniartini Jumniartini
Manajer Pendididikan Vol 16 No 3 (2022): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.673 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i2.17274

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan manajemen budaya sekolah terhadap kinerja guru di SMP Negeri kabupaten Kaur. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian adalah 68 guru SMP Negeri di Kabupaten Kaur. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen penelitian berupa angket yang terdiri dari tiga variabel yaitu Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah (X1), Manajemen Budaya Sekolah (X2), dan Kinerja Guru (Y). Instrumen penelitian divalidasi dengan analisis item dengan pengujian menggunakan korelasi Product Moment, sedangkan untuk uji reliabilitas diuji dengan rumus Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dan budaya manajemen sekolah secara bersama-sama berhubungan positif dengan kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Kaur. Hal ini ditunjukkan dengan nilai Fhitung sebesar 23,945 lebih besar dari Ftabel 3,14 berdasarkan uji F. Koefisien nilai r pada uji hipotesis menunjukkan nilai 0,651 dan diartikan bahwa tingkat hubungan antara variabel kepemimpinan transformasional kepala sekolah dan manajemen budaya sekolah terhadap kinerja guru di Kabupaten Kaur termasuk dalam kategori kuat.
KONTRIBUSI KECERDASAN EMOSIONAL DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPALA SEKOLAH Hikayat Rahmaddansyah
Manajer Pendididikan Vol 15 No 3 (2021): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.305 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i3.19714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguji kontribusi kecerdasan emosional terhadap komunikasi interpersonal kepala sekolah, (2) menguji kontribusi kepemimpinan terhadap komunikasi interpersonal kepala sekolah, dan (3) menguji kontribusi kecerdasan emosional dan kepemimpinan secara bersama-sama terhadap komunikasi interpersonal kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah kepala sekolah SMP/MTS dan SMA/SMK/MA yang berjumlah 72 kepala sekolah, sampel berjumlah 61 kepala sekolah, yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala model Likert. Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen kecerdasan emosional, kepemimpinan dan komunikasi interpersonal kepala sekolah, menyatakan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel. Data dianalisis dengan statistik deskriptif, regresi sederhana, dan regresi ganda. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa (1) terdapat kontribusi kecerdasan emosional yang signifikan terhadap komunikasi interpersonal kepala sekolah, (2) terdapat kontribusi kepemimpinan yang signifikan terhadap komunikasi interpersonal kepala sekolah, dan (3) terdapat kontribusi kecerdasan emosional dan kepemimpinan secara bersama-sama yang signifikan terhadap komunikasi interpersonal.
SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH: MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU BAHASA INDONESIA Piin Luther; Rambat Nur Sasongko
Manajer Pendididikan Vol 16 No 2 (2022): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.674 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i2.17278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan supervisi akademik Kepala Sekolah dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi serta tindak lanjut keberhasilan supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan data melalui  wawancara, dokumen, dan pengamatan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, perencanaan kegiatan supervisi akademik kepala sekolah dimulai dengan pembuatan program supervisi kemudian disosialisasikan kepada semua guru agar mengetahui dan memahami sehingga program ini dapat dimengerti oleh semua guru. Kedua, pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah di SMAN I Kabupaten Bengkulu Tengah   menggunakan technik kelompok dan individual.   Kepala sekolah melakukan supervisi secara kelompok dengan pembinaan guru secara bersama- sama di awal tahun ajaran baru, kemudian  melakukan supervisi perseorangan dengan kunjungan kelas, observasi kelas maupun pertemuan individual. Ketiga, program evaluasi dan tindak lanjut supervi akademik berupa pertemuan individu untuk  mendiskusikan  kekurangan-kekurangan  saat  melakukan  proses pembelajaran Bahasa Indonesia dan mencari solusinya   sehingga supervivisi tidak dirasakan sebagai sesuatu yang asing bagi guru. Supervisi belum berhasil dalam meningkatkan kompetensi profesional guru Bahasa Indonesia karena pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah belum terencana, sistematis dan berkelanjutan
EVALUASI PROGRAM PENERIMAAN SISWA BARU MENGGUNAKAN METODE ONLINE DI SMA NEGERI 6 BENGKULU SELATAN Ismi apriyulianti; Syaiful Anwar
Manajer Pendididikan Vol 15 No 2 (2021): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.93 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i2.13745

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi program penerimaan siswa baru secara online di SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan dengan menggunakan model CIPP. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan evaluasi program penerimaan siswa baru secara online di SMA Negeri 6 selatan Bengkulu ditinjau dari aspek konteks, masukan, proses dan produk. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif dengan menggunakan metode kualitatif, karena dalam penelitian ini hanya akan mengevaluasi evaluasi program penerimaan siswa baru secara online di SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, operator, dan panitia PPDB di SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan observasi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif, karena data yang diperoleh berupa kumpulan kata-kata yang disusun menjadi teks diperluas dan tidak menggunakan perhitungan matematis atau statistik sebagai alat analisis. Pembahasan evaluasi program penerimaan siswa baru secara online di SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan dengan urutan sebagai berikut: Evaluasi konteks dilakukan dengan menilai kebutuhan yang belum terpenuhi, tujuan yang ingin dicapai, dan kondisi lingkungan, digunakan masukan evaluasi dengan menilai yang ada. sumber daya, sarana dan prasarana untuk mencapai tujuan program. Proses evaluasi dilakukan dengan jalur afirmasi, zonasi dan pencapaian, sedangkan evaluasi produk dilakukan dengan menilai kesesuaian fasilitasi sekolah dengan jalur pendaftaran PPDB online ketiga
PEMENUHAN STANDAR KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI Marten Scandaryanto; Sumarsih Sumarsih
Manajer Pendididikan Vol 15 No 3 (2021): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.72 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i3.19696

Abstract

Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemenuhan standar kompetensi kewirausahaan kepala sekolah di SMA N 01 Kabupaten Lebong. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kompetensi kewirausahaan kepala sekolah dalam: menciptakan inovasi, bekerja keras, motivasi yang kuat, pantang menyerah, dan memiliki naluri kewirausahaan dilihat dari penerapan dan implementasi karakteristik mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif evaluatif, dimana penelitian ini hanya menggambarkan fakta-fakta yang ditemukan di lapangan tanpa melakukan perubahan pada setiap variabel penelitian. Subjek pemilihan sebagai informan dalam penelitian ini sebagai subjek utama atau subjek utama adalah kepala sekolah SMA N 01 Kabupaten Lebong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah: (1) Kepala sekolah belum mengembangkan kegiatan yang inovatif untuk kemajuan dengan pemikiran atau perubahan baru, Kepala Sekolah melakukan pekerjaan secara konvensional, bekerja sesuai aturan dan pedoman yang berlaku, (2) Kepala sekolah belum mempelajari keyakinan bahwa banyak bukti keberhasilan seseorang karena kerja keras, (3) motivasi kepala sekolah tidak cukup untuk mencapai yang terbaik, (4) Pantang menyerah kepala sekolah belum muncul, dan (5) kepala sekolah tidak memiliki kualitas daya pikir, hati, dan kepala sekolah memiliki daya fisik yang cukup untuk menyelesaikan tugas dengan baik dan benar.
MANAJEMEN PEMBIAYAAN PENDIDIKAN nopiyerto, nopiyerto
Manajer Pendididikan Vol 15, No 2 (2021): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.674 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i2.17275

Abstract

artikel ini menjawab pertanyaan penelitian yang terdapat dalam rumusan masalah, yaitu sebagai berikut: Umum. Bagaimana pengelolaan pembiayaan pendidikan SMP Negeri 1 Bengkulu Selatan? Khusus a. Bagaimana rencana pembiayaan sekolah rujukan SMP 1 Bengkulu Selatan? b. Dari apa sumber pembiayaan untuk Sekolah Menengah Pertama 1 Bengkulu Selatan? c. Bagaimana alokasi dana untuk SMP Negeri 1 Bengkulu Selatan? d. Bagaimana penggunaan dana untuk Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Bengkulu Selatan? e. Bagaimana pengawasan terhadap SMP 1 Bengkulu Selatan? f. Bagaimana upaya sekolah dalam memperkuat Manajemen Pembiayaan di SMP Negeri 1 Bengkulu Selatan? Metode yang digunakan adalah studi evaluatif. Secara umum pengelolaan pembiayaan pendidikan pada SMP Negeri 1 Bengkulu Selatan sudah cukup baik dan sesuai dengan standar pembiayaan pendidikan.
PERILAKU ORGANISASI SEKOLAH DI SMA NEGERI 3 BENGKULU SELATAN Mardianto Mardianto; Zakaria Zakaria
Manajer Pendididikan Vol 15 No 3 (2021): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.957 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i3.19716

Abstract

tujuan penelitian untuk mendeskripsikan pengelolaan perilaku individu dan pengelolaan perilaku kelompok di SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif, pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisa data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan perilaku individu di SMA Negeri 3 Bengkulu Selatan dilakukan berdasarkan kriteria pengelolaan sikap kerja, dan persepsi kerja serta pengelolaan perilaku kelompok berdasarkan pengelolaan kelompok dan tim kerja serta pengelolaan komunikasi dalam organisasi. Kepala sekolah diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan perilaku indidvidu dan perilaku kelompok dalam suatu organisasi dalam rangka pencapaian tujuan satuan pendidikannya.
SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP GURU KIMIA DI SMA NEGERI 4 SELUMA Dheka Hellyan
Manajer Pendididikan Vol 15 No 2 (2021): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.765 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i2.19678

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan supervisi kepala sekolah terhadap guru kimia dalam perencanaan supervisi, implementasi supervisi, evaluasi hasil supervisi dan tindak lanjut supervisi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang memiliki makna mendiskripsikan suatu penelitian yang sedang dilaksanakan secara alamiah, faktual dan sistematis. Subjek utama dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan pengawas pembina. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisi data dilakukan secara deskriptif  kualitatif dengan penekanannya pada usaha menjawab pertanyaan-pertanyaan penelitian dengan berfikir formal argumentative. Simpulan penelitian ini bahwa supervisi kepala sekolah terhadap guru kimia dalam dalam perencanaan supervisi, implementasi supervisi, evaluasi hasil supervisi dan tindak lanjut supervisi di SMA Negeri 4 Seluma telah dilaksanakan dengan baik secara rutin dan berkesinambungan
BUDAYA SEKOLAH DI SD NEGERI 2 BENGKULU SELATAN sevti maryati; Sudarwan Danim
Manajer Pendididikan Vol 15 No 2 (2021): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.387 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i2.17268

Abstract

Tujuan penelitian bertujuan untuk deskriptif budaya sekolah di SD Negeri 2 Bengkulu Selatan di Kabupaten Bengkulu Selatan berkenaan dengan: (1) Budaya Sekolah dalam masalah beriman dan bertaqwa, (2) Budaya Sekolah dalam masalah cinta tanah air, (3) Budaya Sekolah dalam masalah memiliki wawasan luas dan terampil, (4) Budaya Sekolah dalam masalah hidup sehat, bersih, dan rapi, (5) Budaya Sekolah dalam masalah tanggung jawab, tangguh, jujur, disiplin, dan peduli. Rumusan Masalah Bagaimanakan Budaya Sekolah berkenaan dengan masalah beriman dan bertaqwa di SD Negeri 2 Bengkulu Selatan ?,  Bagaimanakan Budaya Sekolah berkenaan dengan masalah cinta tanah air di SD Negeri 2 Bengkulu Selatan?, 3) Bagaimanakan Budaya Sekolah berkenaan dengan masalah memiliki wawasan luas dan terampil di SD Negeri 2 Bengkulu Selatan?, 4) Bagaimanakan Budaya Sekolah berkenaan dengan masalah hidup sehat, bersih, dan rapi di SD Negeri 2 Bengkulu Selatan?, dan 5) Bagaimanakan Budaya Sekolah berkenaan dengan masalah tanggung jawab, tangguh, jujur, disiplin, dan peduli di SD Negeri 2 Bengkulu Selatan?Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif/evaluasi kualitatif, yang ingin mengungkap fenomena budaya sekolah yang terjadi di SD Negeri 2 Bengkulu Selatan. Hasil penelitian mendiskripsikan bahwa: 1) Beriman dan bertaqwa diwujudkan oleh peserta didik dalam: (a)  menjalankan ibadah sesuai ajaran agamanya dengan bimbingan orang tua dan guru, namun masih berkisar pada segi pengetahuan pada aspek sikap dan keterampilan belum banyak peserta didik yang mempraktekannya, 2) Cinta  tanah air  dari peserta didik dideskripsikan dengan sikap dan rasa bangga menjadi warga negara Indonesia dengan mengemukakan pendapat Negara Indonesia, negaranya kaya, lautnya luas, suku bangsanya banyak tapi bersatu. menghargai dan memahami makna, bendera, lambang negara, dapat menyanyikan dan tahu makna lagu kebangsaan Indonesia, 3) Memiliki wawasan luas dan terampil, Keberanian peserta didik kadang tidak muncul, jadi mereka tidak bertanya, ada beberapa orang saja yang suka bertanya, atau mereka bertanya pada teman tentang materi yang mereka tidak mengerti, 4) Hidup sehat, bersih, dan rapi. Pesrta didik sudah membiasakan  selalu menjaga kesehatannya, dan 5) Tanggung jawab, tangguh, jujur, disiplin, dan Peduli, Peserta didik biasanya kalau tidak diperintah itu untuk melakukan tugas tidak segera dikerjakan. Selalu harus diawasi atau dikontrol untuk melakukan suatu pekerjaan hingga tuntas, kalau tidak ditugas pekerjaannya tidak selesai.
ANALISIS KEBIJAKAN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 06 LEBONG Melisa Stefanny; Rambat Nur Sasongko
Manajer Pendididikan Vol 15 No 3 (2021): MANAJER PENDIDIKAN
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.237 KB) | DOI: 10.33369/mapen.v15i3.19697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah penguatan pendidikan karakter (PPK) pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 06 Lebong sudah menerapkan kebijakan PPK dari Kemendikbud. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi evaluasi kebijakan dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru IPA, Kepala SMP Negeri 06 Lebong dan pengawas mata pelajaran IPA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tabel cek, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah studi evaluatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam perencanaan pembelajaran mata pelajaran IPA hampir sesuai dengan kebijakan PPK dari Kemendikbud; pelaksanaan dan evaluasi kurang sesuai dengan kebijakan PPK dari Kemendikbud, karena masih terdapat beberapa hal yang belum dilaksanakan oleh pemerintah, sekolah, terutama oleh guru mata pelajaran IPA. Hal ini didasari fakta bahwa kebijakan penguatan pendidikan karakter telah lama digaungkan oleh pemerintah, sehingga sekolah harus melaksanakan kebijakan tersebut sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.