cover
Contact Name
Alif Yanuar Zukmadini
Contact Email
ayzukmadini@unib.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ayzukmadini@unib.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 25989634     EISSN : 25989669     DOI : -
This journal focuses on the publication of research results in the field of education and learning biology. Detailed scopes of articles accepted for submission to Diklabio are: 1. Classroom Action Research (CAR) 2. Lesson Study (LS) 3. Res earch and Development (R&D) 4. Curriculum in Biology Education 5. Learning Evaluation 6. Media and Learning Technology 7. Qualitative Research in the Field of Biological Education 8. Quantitative Research in the Field of Biological Education 9. Management of Biology Learning Laboratories 10. Research Trends in the Field of Education and other Biological Learning.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No. 1 (2026)" : 15 Documents clear
Implementasi E-Worksheet Berbasis MiSHE (Metacognition in Science For Higher Education) Pada Mata Kuliah Genetika Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Prendi Niki Halhaji; Ahmad Saddam Husein; Syarif Hidayat; Abas Abas; Irwandi Ansori
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.10.1.22-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan e-worksheet berbasis Metacognition in Science for Higher Education (MiSHE) dalam meningkatkan sikap ilmiah mahasiswa Pendidikan Biologi pada mata kuliah Genetika. Permasalahan utama dalam pembelajaran genetika adalah rendahnya keterlibatan mahasiswa dalam berpikir reflektif dan ilmiah akibat dominasi pendekatan kognitif yang menekankan hafalan konsep. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain nonequivalent pre-test post-test control group design. Subjek penelitian meliputi 72 mahasiswa yang terbagi menjadi dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan e-worksheet berbasis metakognisi dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen pengumpulan data berupa angket sikap ilmiah dengan tujuh indikator utama, dan analisis dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney serta perhitungan n-gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan dengan rata-rata skor n-gain sebesar 0,76 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol hanya 0,11 (kategori rendah). Terdapat perbedaan antara dua kelompok dengan nilai taraf signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Dimensi yang mengalami peningkatan tertinggi adalah “Menghargai data, fakta, dan bukti ilmiah”. Hasil ini menegaskan bahwa penerapan e-worksheet berbasis metakognisi efektif dalam menumbuhkan sikap ilmiah mahasiswa melalui pembelajaran reflektif, mandiri, dan berbasis bukti.
Analisis Integrasi Project Based Learning-Ethnomedicine, Keterampilan Berpikir Kreatif, Dan Literasi Sains: Systematic Literature Review Fitria Lestari -; Rayandra Asyhar; Sutrisno Sutrisno; Jodion Siburian
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.10.1.10-21

Abstract

Penelitian ini membahas tentang integrasi antara model Project Based Learning-Ethnomedicine (PjBL-Ethnomedicine) untuk menumbuhkan keterampilan abad 21, khususnya pada kemampuan berpikir kreatif dan literasi sains. Selain itu, masih terdapat pemahaman yang kurang memadai terkait bagaimana integrasi PjBL-Ethnomedicine berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi PjBL-Ethnomedicine terhadap keterampilan berpikir kreatif dan literasi sains. Metode yang digunakan berupa studi literatur dengan desain deskriptif kualitatif. Penelitian ini meninjau 149 artikel berasal dari pencarian Scopus untuk memvisualisasikan dan menganalisis jaringan data. Teknik analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi tren dan pola dalam efektivitas integrasi PjBL-Ethnomedicine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PjBL-Ethnomedicine secara efektif meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan literasi sains. Namun, penelitian juga mengungkapkan tantangan utama, termasuk keterbatasan sumber daya. Kesimpulannya, walaupun PjBL-Ethnomedicine secara signifikan mendukung pengembangan keterampilan berpikir kreatif dan literasi sains, diperlukan upaya lebih lanjut untuk mengatasi kendala tersebut guna memaksimalkan dampaknya di keterampilan Abad 21
Pengembangan Booklet Keanekaragaman Tumbuhan Lumut (Bryophyta) Di Kawasan Air Terjun Sengkuang Kabupaten Kepahiang Materi Plantae Kelas X Sma/Ma Intania Oktaria; Yennita Yennita; Neni Murniati; Dewi Jumiarni; Irwandi Ansori; Abdul Rahman Singkam; Prendi Niki Halhaji; Rita Rahmayanti
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.10.1.1-9

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan Booklet berdasarkan hasil keanekaragaman tumbuhan lumut (Bryophyta) di kawasan Air Terjun Sengkuang Kabupaten Kepahiang Materi Plantae Kelas X SMA/MA. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi dan lembar validasi/angket. Uji kelayakan booklet dilakukan oleh tiga orang validator ahli yaitu ahli materi, media dan praktisi pendidikan. Uji keterbacaan dilakukan kepada 15 orang siswa SMA Negeri 1 Kepahiang. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 14 spesies tumbuhan lumut yang terdiri dari 1 spesies lumut tanduk (Anthocerotopsida), 9 spesies lumut daun (Bryopsida), dan 4 spesies lumut hati (Hepaticopsida). Spesies tersebut yaitu: Polytrichum juniperinum, Hypnum plumaeforme, Vesicularia dubyana, Lophocolea bidentata, Philonotis turneriana, Leucobryum javense, Bryum billardieri, Fissidens bryoides, Neckera douglasii, Tortula ruralis, Dumortiera hirsuta, Marchantia emarginata, Marchantia polymorpha, dan Anthoceros punctatus. Kelayakan Booklet  tumbuhan lumut (Bryophyta) oleh 3 orang validator yaitu ahli materi 94,3%, ahli media 91,6%, dan bidang praktisi 95,5% dengan hasil rata-rata sebesar 93,8%. Presentase uji keterbacaan siswa terhadap Booklet sebesar 96% dengan kategori sangat baik. Kesimpulan hasil pengembangan Booklet berdasarkan hasil keanekaragaman tumbuhan lumut (Bryophyta) di kawasan Air Terjun Sengkuang Kabupaten Kepahiang Materi Plantae Kelas X SMA/MA sangat layak digunakan sehingga Booklet dapat diujicobakan dalam pembelajaran Biologi.
Pengembangan E-Book Materi Plantae Berdasarkan Keanekaragaman Tumbuhan Lumut Dikawasan Wisata Danau Mas Harun Bastari Rejang Lebong Untuk Kelas X SMA Heru Wahyu Widodo; Yennita Yennita; Kasrina Kasrina; Abas Abas; Alif Yanuar Zukmadini; Rendi Zulni Eka Putri; Pani Aswin; Annesha Rahmadayanti
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.10.1.136-144

Abstract

Keanekaragaman lumut di kawasan wisata memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai bahan ajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis tumbuhan lumut di kawasan wisata Danau Mas Harun Bastari, Kabupaten Rejang Lebong, serta menilai kelayakan dan keterbacaan E-Book materi Plantae yang dikembangkan berdasarkan hasil keanekaragaman tumbuhan lumut tersebut. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi hingga tahap development. Pengambilan sampel tumbuhan lumut dilakukan secara purposive sampling di 3 titik lokasi dengan mempertimbangkan kondisi habitat dan parameter lingkungan yang mendukung pertumbuhan lumut. Uji kelayakan produk dilakukan menggunakan angket validasi oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi pembelajaran (guru SMA), sedangkan uji keterbacaan dilakukan melalui angket respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 16 spesies tumbuhan lumut, terdiri atas 10 spesies lumut daun (Bryopsida), 5 spesies lumut hati (Hepaticopsida), dan 1 spesies lumut tanduk (Anthocerotopsida). Hasil validasi E-Book menunjukkan kategori sangat valid, yaitu 93,8% oleh ahli media, 97,7% oleh ahli materi, dan 98% oleh praktisi pembelajaran. Sementara itu, uji keterbacaan memperoleh persentase 94,2% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, E-Book tumbuhan lumut yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan dalam pembelajaran biologi materi Plantae submateri Bryophyta.
Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Kelas VII SMPN 1 Sumarorong Tika Sasmita; Sitti Saenab; Hasanuddin Hasanuddin
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.10.1.145-153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat: (1) Peningkatan literasi sains peserta didik kelas VII SMPN 1 Sumarorong setelah penerapan pendekatan Culturally responsive Teacihing (CRT). (2) Perbedaan yang signifikan literasi sains peserta didik setelah diterapkan pendekatan Culturally responsive Teacihing (CRT). Penelitian ini menggunakan metode pra-eksperimen dengan rancangan yang digunakan adalah One Grup pretest-posttest Design. Populasi penelitian ini mencakup seluruh peserta didik kelas VII SMPN 1 Sumarorong yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah keseluruhan 116 peserta didik. Pengambilan sampel dipilih menggunakan teknik random sampling yang dilakukan secara acak tanpa stratifikasi yang ada dalam populasi. Instrumen penelitian berupa lembar tes literasi sains merupakan soal pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata N-Gain hasil belajar peserta didik setelah penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) sebesar 0,34 dengan kategori sedang. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan literasi sains peserta didik kelas VII SMPN 1 Sumarorong sebelum dan setelah penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT).

Page 2 of 2 | Total Record : 15