cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah KORPUS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 26146614     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah KORPUS merupakan jurnal Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIB. Jurnal ini memuat dan menyebarluaskan hasil kajian ilmiah dan hasil-hasil penelitian mahasiswa dan dosen yang terpilih tentang bahasa, sastra, dan pengajarannya. KORPUS terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 365 Documents
ANALISIS LITERASI BUKU AJAR BAHASA INDONESIA KARYA TITIK HARSIATI, AGUS TRIANTO, DAN E. KOSASIH KELAS VII Puspita Intan Purnama N.; Agus Trianto; Gumono Gumono
Jurnal Korpus Vol 3, No 1: APRIL 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.73 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i1.7348

Abstract

Literesi merupakan kemampuan mengakses informasi, memahami, mengidentifikasi, mengekspresikan, mengkomunikasikan, dan menciptakan suatu karya. Oleh karena itu, berbagai upaya untuk meningkatkan penguasaan literasi sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi literasi dalam buku ajar Bahasa Indonesia kelas VII Karya Titik Harsiati, Agus Trianto, dan E. Kosasih. Penerbit buku ialah Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemdikbud. Literasi membaca berdasarkan aspek pemahaman yang meliputi, (a) mengakses dan mengambil informasi dari teks; (b) mengintegrasikan dan menafsirkan; (c) merefleksikan dan mengevaluasi teks dari bacaan buku ajar Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dari keseluruhan isi buku ajar bahasa Indonesia kelas VII yang dianalisis menunjukkan bahwa data literasi telah tersaji dengan lengkap di dalam buku sesuai dengan KI dan KD Kurikulum 2013. Sedangkan pada aspek 3 masih ada data yang tidak terdapat yaitu indikator menyajikan tugas kepada pembaca untuk menilai informasi teks dalam buku ajar dengan sumber lain berdasarkan pengalaman pembaca. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa literasi buku ajar Bahasa Indonesia kelas VII Karya Titik Harsiati, Agus Trianto, dan E. Kosasih yang dianalisis lebih menekankan pada aspek 1 dan 2 yakni menyajikan informasi teks, ide pokok, stuktur, bahasa yang digunakan, pertanyaan yang berkaitan dengan teks, dan pertanyaan yang berkaitan dengan pendapat pribadi siswa.Kata kunci: Buku ajar, literasi.
ANALISIS PERTANYAAN BACAAN DALAM BUKU TEKS BAHASA INDONESIA JENJANG SMP Nia Yuniarti; M. Arifin; Padi Utomo
Jurnal Korpus Vol 3, No 1: APRIL 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.088 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i1.7344

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pertanyaan bacaan yang terdapat di dalam buku teks Bahasa Indonesia jenjang SMP menggunakan dimensi kognitif Taksonomi Bloom dan berdasarkan ciri pertanyaan yang baik. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pertanyaan bacaan yang terdapat di dalam buku teks bahasa Indonesia jenjang SMP pada tingkat kognitif memahami (C2) mendominasi dengan proporsi persentase yang jauh lebih besar dibandingkan tingkat kognitif lainnya. Kemudian, hasil tersebut belum memenuhi proporsi soal yang baik, yaitu 30% untuk C1 dan C2, 40% untuk C3 dan C4, 30% untuk C5 dan C6. (2) Pertanyaan bacaan yang terdapat di dalam buku teks bahasa Indonesia jenjang SMP masih ada kategori yang belum memenuhi ciri pertanyaan yang baik yaitu terdapat di dalam ciri nomor (3) Pertanyaan hanya untuk satu masalah, nomor (5) Jawaban bukan sekadar ya atau tidak. Kata kunci: Pertanyaan bacaan.
RAGAM BAHASA GAUL KALANGAN REMAJA DI KOTA BENGKULU Reza Ertika; Dian Eka Chandra W.; Irma Diani
Jurnal Korpus Vol 3, No 1: APRIL 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.715 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i1.7349

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kosakata bahasa gaul dan konteks penggunaan bahasa gaul kalangan remaja di kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu metode penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu (1) Observasi, (2) Rekaman, (3) Wawancara. Untuk pengolahan data digunakan langkah-langkah berikut (1) Transkripsi Data, (2) Identifikasi Data, (3) Klasifikasi Data, (4) Interpretasi Data, dan (5) Simpulan. Dari hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh gambaran bahwa bentuk kosakata bahasa gaul yang digunakan kalangan remaja di kota Bengkulu berupa (1) Nasalisasi –ng, –a, -da, -na, -se, -es, -ra, -s, dan –ong, (2) sisipan –ok, (3) metatesis atau walikan, (4) reduplikasi, (5) Bahasa Inggris, dan (6) pola acak. Kosakata bahasa gaul remaja digunakan untuk menyampaikan gagasan, ide, dan pendapat kepada sesama remaja. Pengguna kosakata gaul ini adalah kalangan remaja di kota Bengkulu yakni mahasiswa hingga remaja yang sudah bekerja yang berusia 15 tahun sampai 24 tahun. Konteks yang digunakan remaja tersebut adalah pada saat situasi santai dan akrab, dan ketika sedang berkumpul membicarakan seputar kehidupan atau lingkungan sosial mereka melalui media bahasa lisan. Konteks situasi dalam penggunaan kosakata bahasa gaul yaitu saat sedang berkumpul di kos-kosan, di rumah, di kampus, dan tempat–tempat yang tidak terduga.Kata kunci : Ragam bahasa, bahasa gaul, remaja.
KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS X MAN 1 MODEL KOTA BENGKULU Novia Anggraini; Ngudining Rahayu; Bambang Djunaidi
Jurnal Korpus Vol 3, No 1: APRIL 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.554 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i1.7345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pematuhan dan pelanggaran kesantunan berbahasa Indonesia antara guru dan siswa dalam pembelajaran di kelas X MAN 1 Model Kota Bengkulu berdasarkan prinsip kesantunan Geoffrey Leech. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini adalah guru dan siswa di kelas X  MAN 1 Model Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu teknik observasi, teknik rekaman dan teknik wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam proses pembelajaran di kelas X MAN 1 Model Kota Bengkulu terdapat (173) pematuhan tuturan prinsip kesantunan Geoffrey Leech dengan 6 maksim, dan (12) pelanggaran tuturan prinsip kesantunan Geoffrey Leech dengan 4 maksim. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa kesantunan berbahasa Indonesia di kelas X MAN 1 Model Kota Bengkulu banyak terdapat pematuhan prinsip kesantunan Geoffrey Leech, karena dari (185) data tuturan, terdapat (173) data tuturan pematuhan kesantunan berbahasa Indonesia, dengan kata lain memiliki tingkat pematuhan kesantunan yang tinggi yaitu 93,5%. Kata kunci: Kesantunan berbahasa, Prinsip Kesantunan Geoffrey Leech, Kelas X MAN 1 Model Kota Bengkulu.
VARIASI BAHASA MAHASISWA FISIPOL UNIVERSITAS BENGKULU Weza Yunita; Dian Eka Chandra W.; Rokhmat Basuki
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.478 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10226

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan variasi bahasa mahasiswa Fisipol pada ragam santai, dan ragam akrab, dilihat dari pilihan kata (bahasa tutur sapa, bahasa gaul dan bahasa daerah). pada komunikasi mahasiswa fisipol dari jurusan Sosiologi, Ilmu Kesejahteraan Sosial, dan Jurnalistik penggunaan variasi bahasa yang digunakan penulis berdasarkan konteks penggunaan bahasa yaitu pada saat komunikasi mahasiswa sebelum jam kuliah dimulai, sesudah jam kuliah, di kantin, di taman, di halaman parkir gedung kuliah, dan dikegiatan Hima. Jenis penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data (1) teknik observasi, (2) teknik rekaman, (3) teknik catat. Teknik analisis data terdapat lima tahap (1) transkripsi data, (2) identifikasi data, (3) klasifikasi data, (4) analisis secara deskriptif, (5) kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian variasi bahasa Mahasiswa Fisipol Universitas Bengkulu terdapat penggunaan variasi bahasa pada ragam santai memiliki ciri-ciri sebagai berikut (1) terdapat penggunaan bahasa daerah bengkulu, (2). Terdapat bentuk kata atau ujaran yang dipendekkan. (3), terdapat penggunaan kata tidak baku. Dan (4) terdapat pernyataan ekspresi. Penggunaan ragam akrab memiliki ciri-ciri sebagai berikut (1) terdapat bahasa tutur sapa, (2). Terdapat penggunaan bahasa daerah bengkulu dan asing yaitu penggunaan bahasa inggris, (3). Terdapat istilah khas yang berupa penggunaan bahasa gaul. Kata Kunci : Variasi bahasa, segi nonformal, ragam santai dan ragam akrab
ANALISIS SLOGAN DI KOTA BENGKULU Desi Lastri; Padi Utomo; Agus Trianto
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.86 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10194

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui bahasa pada slogan di Kota Bengkulu. Penelitianini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Fokus penelitian ini adalah jenisslogan, diksi slogan, dan jenis kalimat slogan. Teknik pengumpulan datamenggunakan teknik dokumentasi. Langkah-langkah analisis data menggunakanteknik kualitatif deskriptif. Hasil penelitian analisis slogan di Kota Bengkuluberdasarkan jenis-jenis slogan terdapat 6 yaitu : Slogan Motivasi (M), Slogan LaluLintas (LL), Slogan Lingkungan (L), Slogan Pendidikan (P), Slogan Kesehatan (K),Slogan Produk (PM). Slogan yang paling banyak yaitu slogan motivasi (M) berjumlah16 dari jumlah keseluruhan 35 slogan, sedangkan yang paling sedikit yaitu sloganproduk (PM) berjumlah 2, slogan kesehatan (K) berjumlah 2. Slogan di KotaBengkulu berdasarkan diksi terdapat 6 macam yaitu : pemakaian kata asing,pemakaian kata bersinonim, pemakaian kata pilihan umum, pemakaian kata abstrakdan konkret, pemakaian kata denotasi dan konotasi negatif, dan pemakaian jargon.Diksi yang paling banyak digunakan dalam slogan yang telah ditemukan di kotaBengkulu yaitu pemakaian kata umum dengan jumlah 12. Diksi yang paling sedikitdigunakan dalam slogan yang telah ditemukan di kota Bengkulu yaitu pemakaianjargon berjumlah 1. Namun, ada 3 slogan yang menggunakan diksi kasar. Slogan diKota Bengkulu berdasarkan jenis kalimat yang paling banyak digunakan pada slogan di Kota Bengkulu yaitu kalimat ajakan (P) dengan jumlah 35. Dari keseluruhan slogan ada 3 slogan yang menggunakan kata ayo dan mari, serta ada 3 slogan yang menggunakan perihal lah yang mempunyai tujuan mempertegas kalimat ajakan pada slogan tersebut.Kata Kunci : Slogan, Diksi, Jenis Kalimat
ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MIPA FKIP UNIVERSITAS BENGKULU Netty Fitria Dinanti; Susetyo Susetyo; Padi Utomo
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.2 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10203

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan kesalahan penggunaan bahasa Indonesia pada jurnal ilmiah pendidikan MIPA FKIP Universitas Bengkulu edisi terbit tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Fokus penelitian ini adalah kesalahan penggunaan bahasa Indonesia pada jurnal ilmiah pendidikan MIPA FKIP Unib edisi terbit tahun 2018 yang ditinjau dari bidang ejaan, diksi, kalimat, dan paragraf. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi dokumen. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif yaitu menganalisis kesalahan penggunaan bahasa Indonesia pada jurnal ilmiah pendidikan MIPA FKIP Universitas Bengkulu edisi terbit tahun 2018 yang ditinjau dari bidang ejaan, diksi, kalimat dan paragraf. Hasil penelitian ini dapat dikemukakan bahwa ditemukan kesalahan ejaan, kesalahan diksi, kesalahan kalimat, dan kesalahan paragraf pada jurnal ilmiah pendidikan MIPA FKIP Universitas Bengkulu edisi terbit tahun 2018. Perhitungan secara keseluruhan berdasarkan kesalahan ejaan, diksi, kalimat, dan paragraf. Dapat disimpulkan bahwa total kesalahan penggunaan bahasa Indonesia terbanyak pada jurnal MIPA FKIP Universitas Bengkulu edisi terbit tahun 2018 terdapat pada bidang ejaan.Kata kunci: kesalahan berbahasa, bahasa Indonesia, jurnal MIPA
PERBEDAAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA KELAS VIII-A DAN YANG MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA KELAS VIII-B SISWA SMP N 11 KOTA BENGKULU Windi Astuti; M. Arifin; Agus Trianto
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.719 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10227

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan perbedaan kemampuan menulis  teks persuasi menggunakan media audio visual pada kelas VIII-A dan yang menggunakan media gambar pada kelas VIII-B siswa SMP N 11 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komperatif. Data penelitian berupa hasil tes kemampuan menulis teks persuasi menggunakan media audio visual dan yang menggunakan media gambar. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan tes kemampuan menulis teks persuasi. Teknik analisis data dilakukan dengan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kemampuan menulis teks persuasi menggunakan media audio visual pada siswa kelas VIII-A mendapatkan nilai rata-rata 74,96 termasuk dalam kategori baik, artinya siswa sudah mampu menulis teks persuasi dengan baik, namun perlu ditingkatkan dengan belajar, agar kemampuan siswa dalam menulis teks persuasi menjadi lebih baik lagi. (2) kemampuan menulis teks persuasi menggunakan media gambar siswa kelas VIII-B dengan nilai rata-rata 65,79 termasuk dalam kategori cukup, artinya masih banyak hal-hal yang perlu diperhatikan sehingga siswa harus belajar dan latihan lagi agar kemampuan siswa dalam menulis teks persuasi menjadi lebih baik. dan (3) terdapat perbedaaan antara kemampuan menulis teks persuasi menggunakan media audio visual pada kelas VIII-A dan yang menggunakan media gambar pada kelas VIII-B. Artinya penggunaan media audio visual pada kelas VIII-A lebih baik digunakan daripada penggunaan media gambar pada kelas VIII-B. Kata kunci: Menulis, Teks Persuasi, Media, Audio visual, Gambar
ANALISIS DEIKSIS PADA PERCAKAPAN MAHASISWA PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA UNIVERSITAS BENGKULU Dwiyan Sebastian; Irma Diani; Ngudining Rahayu
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.041 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10195

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan jenis deiksis serta referennya padapercakapan mahasiswa bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah deiksis pada percakapan mahasiswa pendidikan bahasa Indonesia, yaitu deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Sumber data dalam peneltian ini adalah percakapan mahasiswa pendidikan bahasa Indonesia dalam kegiatan formal dan juga nonformal. Kegiatan formal meliputi diskusi mahasiswa pada saat perkuliahan, kegiatan informal meliputi, latihan teater, percakapan saat menunggu dosen, percakapan santai (di kantin, di kos-kosan, warung nasi, rental game). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik sadap dan teknik rekam. Langkah-langkah analisis data pada penelitian ini dengan cara analisis deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu deiksis yang ditemukan meliputi, deiksis persona (persona pertama tunggal, persona pertama jamak, persona kedua tunggal, persona kedua jamak, persona ketiga tunggal), deiksis ruang/tempat, deiksis waktu (lampau, sekarang, medatang, deiksis wacana (anafora, katafora), deiksis sosial. Pada setiap deiksis yang ditemukan tentunya mempunyai titik pusat yang berbeda dan juga bisa berganti atau berubah, jika berada pada konteks yang lain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ditemukan adanya deiksis pada percakapan mahasiswa pendidikan bahasa Indonesia edisi bulanMaret-April 2019. Kata kunci : Analisis, deiksis, Percakapan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
KEMAMPUAN MENULIS PUISI DENGAN TEMA HIDUP SEHAT PADA SISWA KELAS X TATA BOGA SMKN 3 KOTA BENGKULU Ririn Anggraini; Agus Joko Purwadi; Didi Yulistio
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.886 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10204

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan menulis puisi dengan tema hidup sehat siswa kelas X SMKN 03 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMKN 03 Kota Bengkulu. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dengan teknik tes. Hasil penelitian kemampuan menulis puisi dengan tema hidup sehat siswa kelas X tataboga SMKN 3 Kota Bengkulu memperoleh nilai rata-rata 66,28. Termasuk dalam kategori cukup, karena terletak pada interval  56-69. Dengan demikian, kemampuan menulis puisi dengan tema hidup sehat siswa kelas X SMKN 03 Kota Bengkulu termasuk dalam kategori cukup. Rincian kemampuan menulis puisi siswa yaitu: Tidak ada siswa siswa dalam kategori nilai sangat baik, 17 siswa termasuk dalam kategori nilai baik, 9 siswa termasuk dalam kategori nilai cukup, 6 siswa termasuk dalam kategori nilai kurang. 2 siswa termasuk dalam kategori nilai sangat kurang.Kata kunci: Kemampuan, Menulis, dan Puisi

Page 9 of 37 | Total Record : 365