cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah KORPUS
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 26146614     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah KORPUS merupakan jurnal Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UNIB. Jurnal ini memuat dan menyebarluaskan hasil kajian ilmiah dan hasil-hasil penelitian mahasiswa dan dosen yang terpilih tentang bahasa, sastra, dan pengajarannya. KORPUS terbit tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 365 Documents
ANALISIS TOKOH UTAMA DALAM NOVEL ROSE IN THE RAIN KARYA WAHYU SUJANI Adi Setiawan; Emi Agustina; Yayah Chanafiah
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.054 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakter tokoh utama dalam Novel Rose in the rain Karya Wahyu Sujani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data (a) Peneliti menganalisis tokoh dan penokohan pada novel Rose in the rain (b) Peneliti membentuk unsur-unsur pembangun yang terkait dengan penokohan dalam novel Rose in the rain karya Wahyu Sujani. Hasil penelitian inidikemukakan beberapa data yang diperoleh sebagai bukti hasil penelitian. Data yang disajikan pada bagian ini adalah data yang memuat tokoh dan sebagai salah satu unsur pembentuk novel tersebut. Dilihat dari peran tokoh-lokoh dalam pengembangan cerita dibedakan atas tokoh-tokoh utama dan tokoh tambahan, sedangkan jika dilihat dari fungsi penampilan tokoh dapat digolongkan ke dalam tokoh protagonis (tokoh yang kita kagumi), dan tokoh antagonis (tokoh yang menyebabkan terjadinya konflik). Tokoh utama dalam novel ini adalah Mashira Alexandra.Kata Kunci: Tokoh utama, Novel.
NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL PENANGSANG LUKISAN SEMBILAN CAHAYA KARYA NASSIRUN PURWOKARTUN Yuni Astuti Nengsih; Amril Canhras; Amrizal Amrizal
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.554 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10228

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai religius di dalam novel Penangsang Lukisan Sembilan Cahaya karya Nassirun Purwokartun. Metode Yang digunakan adalah metode kualitatif, prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata dari dialog yang dapat diamati. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan struktural untuk mengetahui struktur nilai-nilai religius dalam novel Penangsang Lukisan Sembilan Cahaya karya Nassirun Purwokartun. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah nilai-nilai religius yang rekandung di dalam novel, “Ya Allah kami semohon kepadamu kebaikan, ketakwaan, dan perbuatan yang engkau ridhoi, dalam perjalanan kami ini, ya Allah mudahkanlah perjalanan kami nanti, dan jadikanlh jalan kami ini jauh terasa dekat. Ya Allah engkau adalah teman sejadi selama kami di perjalanan nanti serta lindungilah bagi harta dan keluarga yang kami tinggalkan. yaAllah kami berlindung kepadamu, dari kejadian yang menyedihkan, dari kepulangan yang mengenaskan, yang menimpa harta dan keluarga kami, Amin (PLSC,2015:109)”  menunjukkan kuasa Allah bagi kaum muslim dan seluruh umat muslim agar memberi perlindungan baginya. Dan menunjukkan suatu ucapan di dalam hati yang tidak bisa ditebak oleh umat manusia akan tetapi bisa dipahami oleh Allah yaitu do,a. Kata kunci: Nilai-nilai religius, novel Penangsang Lukisan Sembilan Cahaya
KEMAMPUAN MENYIMAK KRITIS DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS XI IPA DAN IPS SMA NEGERI 09 KOTA BENGKULU Febri Narapadia; Didi Yulistio; Suhartono Suhartono
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.131 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10200

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan menyimak kritis  dengan media audio visual pada siswa kelas XI IPA dan IPS SMA Negeri 09 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dari penelitian ini semua siswa kelas XI IPA dan IPS SMA Negeri 09 Kota Bengkulu yang berjumlah 196 siswa, sedangkan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik random sampling atau sampel acak sebanyak 25% dari jumlah populasi, yaitu 49 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Kemampuan menyimak kritis pidato ini di nilai dari 9 indikator, yaitu menentukan masalah, bahasa yang tidak lazim, kekeliruan atau penyebutan kata yang salah, menentukan fakta dan opini, kebiasaan-kebiasaan ujaran, menentukan masalah yang masih bersifat praduga, menentukan informasi baru dan tambahan, menentukan pokok permasalahan, dan membuat kesimpulan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, statistik sederhana dengan menghitung rata-rata atau mean. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata kemampuan menyimak kritis dengan media audio visual pada siswa kelas XI IPA dan IPS SMA Negeri 09 Kota Bengkulu adalah 58,08 dengan kategori (cukup). Bagi siswa, hendaknya lebih meningkatkan lagi dan bersemangat lagi dalam proses pembelajaran menyimak kritis. Bagi guru, hendaknya lebih menekankan menegenai pembelajaran menyimak kritis siswa.Kata Kunci: Kemampuan, Menyimak, Kritis, Dengan, Media, Audio, Visual
ANALISIS FRASA PADA SURAT KABAR HARIAN RAKYAT BENGKULU Seri Melani; Supadi Supadi; Suryadi Suryadi
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.341 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10224

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan golongan frasa endosentrik dan eksosentrik serta struktur frasa endosentrik dan eksosentrik pada surat kabar Harian Rakyat Bengkulu. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kalimat yang mengandung frasa endosentrik dan eksosentrik pada berita tindak kejahatan kolom Borgol surat kabar Harian Rakyat Bengkulu. Sumber data dalam penelitian ini adalah berita tindak kejahatan kolom Borgol surat kabar Harian Rakyat Bengkulu edisi Februari 2019. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan teknik delesi dan teknik substitusi. Hasil penelitian ini, yaitu ditemukan golongan frasa endosentrik, yaitu (1) frasa endosentrik koordinatif, (2) frasa endosentrik atributif, dan (3) frasa endosentrik apositif. Golongan frasa eksosentrik, yaitu (1) frasa eksosentrik direktif, dan (2) frasa eksosentrik non-direktif. Selain itu, struktur frasa endosentrik yang ditemukan berjumlah 15 struktur, yaitu FN/N + konj + FN/N, FV/V + konj + FV/V, FN/N + FN/N, FN/N + Dem, N + A, N + V, N + Adv, FNum/Num + FN/N, Adv + A, Adv + V, V + Adv, V + N, Adv + N, Num + kata gugus, Num + kata penggolong, FN/N (N1 + N2). Struktur frasa eksosentrik yang ditemukan berjumlah 7 struktur, yaitu struktur preposisi + FN/N, preposisi + FV/V, preposisi + FA, preposisi + nomina lokatif + FN/N, preposisi1 + FN/N + preposisi2 + FN/N, artikula + FN/N, Yang + FV. Kata Kunci: Analisis, Frasa, Harian Rakyat Bengkulu
PENGGUNAAN BAHASA DALAM PESAN WHATSAPP: INTERAKSI MULTIMODAL Arbi Septho Oktario; Ria Ariesta; Gumono Gumono
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.339 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10113

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan bahasa dalam pesan whatssap : interaksi multimodal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Fokus penelitian ini adalah penggunaan emoji. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi dokumen. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif yaitu penggunaan bahasa dalam pesan whatsapp: interaksi multimodal yang ditinjau berdasarkan dari penggunaan teks visual, pemendekan kata. Hasil penelitian terdapat penggunaan teks visual berupa penggunaan simbol-simbol emoji sebanyak 20 karakter dalam 10 klasifikasi yaitu jempol, tertawa, malaikat, senyum, megejek, sedih, tertarik, tertawa sambil menangis, menyukai, memohon. Simbol jempol, makna simbol  jempol disamping memiliki makna  setuju, Simbol tertawa  diatas memiliki makna lucu karena melihat atau mendengar sesuatu yang lucu, simbol malaikat diatas  memiliki makna nasehat atau mendapat nasehat dari orang, makna simbol emoji senyum sambil mata tertutup diatas merupakan makna antusias terhadap sesuatu. simbol emoji senyum sambil mengeluarkan lidah ini merupakan makna mengetik atau membaca sesuatu yang aneh, makna simbol menangis diatas merupakan makna bersedih terhadap sesuatu, makna simbol tersenyum  ini merupakan  bahagia,senang terhadap sesuatu, makna simbol tersenyum sambil menangis ini merupakan  bahagia,senang terhadap sesuatu, makna simbol in love ini merupakan  tertarik terhadap sesuatu.Kata kunci : Penggunaan Bahasa, Multimodal dan Whatsapp
REDUPLIKASI PADA HARIAN RAKYAT BENGKULU Lensaf Nita; Supadi Supadi; Ngudining Rahayu
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.65 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10201

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis dan makna reduplikasi pada Harian Rakyat Bengkulu. Penelitian in menggunakan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata yang berbentuk reduplikasi yang bersumber dari Harian Rakyat Bengkulu edisi Februari 2019. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data menggunakan metode distribusional dengan teknik bottom up. Hasil penelitian terdapat jenis-jenis reduplikasi berupa reduplikasi seluruh (dwilingga), reduplikasi sebagian (dwipurwa dan dwiwasana), pengulangan dengan pembubuhan afiks, dan reduplikasi dengan perubahan fonem. Makna reduplikasi yang ditemukan adalah: menyatakan makna banyak, menyatakan makna banyak bagi kata yang diterangkan, menyatakan makna tak bersyarat, menyatakan makna menyerupai, menyatakan makna berulang-ulang, menyatakan makna bahwa perbuatan yang tersebut pada bentuk dasar dilakukan dengan enaknya, santai, atau senangnya, menyatakan makna saling mengenai, menyatakan makna yang berhubungan dengan pekerjaan yang tersebut pada bentuk dasar, menyatakan makna agak, menyatakan makna tingkat paling tinggi yang dapat dicapai, menyatakan makna yang tidak mengubah arti pada bentuk dasar, dan menyatakan makna ketidakpastian. Selain itu juga terdapat adanya reduplikasi yang berasal dari kata serapan bahasa daerah yaitu bahasa prokem Melayu Jakarta dan bahasa Inggris. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ditemukan adanya reduplikasi berdasarkan jenis-jenis dan maknanya pada Harian Rakyat Bengkulu edisi Februari 2019.Kata kunci : reduplikasi, Harian Rakyat Bengkulu
PENGGUNAAN DIKSI DALAM KARANGAN NARASI FANTASI SISWA KELAS VII SMPN 13 KOTA BENGKULU Surianjani Nufrianti; Ria Ariesta; Rio Kurniawan
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.195 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10225

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh diksi dan mendeskripsikan hasil temuan terkait dengan penggunaan diksi dalam karangan narasi dan selanjutnya akan dijadikan sebagai sumber belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif. Metode yang digunakan adalah studi dokumen atau mengambil lembar kerja anak. Penelitian ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan penggunaan diksi khususnya ketepatan penggunaan diksi, dengan 10 persyaratan ketepatan penggunaan diksi dengan menggunakan teknik persentase. Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti, maka diperoleh 81 data dari 42 karangan narasi siswa. Dari 10 jenis persyaratan ketepatan diksi yang  dianalisis diperoleh hasil ketidaktepatan penggunaan diksi sebagai berikut: penggunaan kata umum dan khusus 11.11%, penggunaan kata konotatif dan denotatif 27.16 %, penggunaan kata yang hampir bersinonim 35.81%, penggunaan kata idiom 4.93%, kelangsungan pilihan kata 11.11%, dan penggunaan kata indra 9.87%. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VII banyak menggunakan diksi bersinonim pada karangan narasi yang mereka buat dan ketidaktepatan yang ditemukan hanya sedikit, sebagian besar sudah tepat dan sesuai mereka gunakan pada karangan narasi.Kata Kunci: Diksi, Karangan Narasi
BERBALAS PANTUN PADA PERNIKAHAN ETNIK SERAWAI KECAMATAN ULU TALO Ayu Putri Permata Ningsih; Amrizal Amrizal; Sarwit Sarwono
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.716 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10114

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskrpsikan proses dan makna berbalas pantun yang ada dalam adat pernikahan di Kecamatan Ulu Talo Desa Pagar. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif  metode yang digunakan adalah metode etnografi. Data berupa hasil pengamatan langsung pada lingkungan penelitian, dari hasil dokumentasi dan wawancara secara mendalam kepada informan mengenai berbalas pantun. Dari hasil penulisan terhadap tradisi berbalas pantun ini berbalas pantun juga di iringi dengan tarian-tarian daerah seperti tarian pecak silat,tari memanjo,tari saput tangan,tari kipas,dan tari mamanjo dan peroses ini tarian ini dilakukan setelah akad,belarak dan bersanding di pelaminandan  di lakukan pada pagi hari pada pukul  08.00 wib sampai 11.00wib,Tradisi ini dilakukan pada saat acara ijab Qobul dan berbalas pantun ini termasukan kedalam tali persaudaraan.Kata Kunci: Berbalas Pantun , tradisi, Bengkulu Selatan
PENGGUNAAN KALIMAT EFEKTIF PADA ARTIKELOPEN JOURNAL SYSTEM (OJS) KORPUS Mega Listika; Susetyo Susetyo; Nafri Yanti
Jurnal Korpus Vol 3, No 2: AGUSTUS 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.8 KB) | DOI: 10.33369/jik.v3i2.10202

Abstract

Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penggunaan kalimat efektif pada artikel OJS Korpus Edisi Agustus 2018. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini adalah artikel yang terdapat pada OJS Korpus Edisi Agustus 2018. Sumber data penelitian ini adalah 13 artikel yang terdapat pada jurnal Korpus edisi Agustus 2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang dilakukan dengan menghitung, mengelompokkan, mengklasifikasi, mempresentase kalimat tidak efektif dan kalimat efektif, serta menyimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan kalimat efektif dan kalimat tidak efektif yang digunakan dalam artikel OJS Korpus, dikategorikan nilai baik sekali karena  penggunaan kalimat tidak efektif sangat sedikit di dalam artikel OJS Korpus. Penggunaan kalimat tidak efektif berdasarkan ciri-ciri tingkat yang tinggi pada ciri kehematan yaitu 61 kalimat tidak efektif atau setara dengan (35,88%), pada ciri kesejajaran 11 kalimat tidak efektif atau setara dengan  6,47%. Penggunaan kalimat efektif berdasarkan ciri-ciri jumlah kalimat yang paling banyak terdapat pada artikel 5 (21,76%) dan jumlah kalimat paling sedikit terdapat pada artikel 3 (0,58%) dari 13 artikel OJS Korpus bagian hasil dan pembahasan. Berdasarkan temukan kalimat efektif ciri-ciri yang paling banyak menggunakan kalimat efektif pada ciri kesejajaran (Paralelisme) persentase kalimat efektif berjumlah 93,53%, dan jumlah kalimat efektif yang sedikit digunakan terdapat pada ciri kehematan persentase kalimat efektif 64,12%.Kata Kunci: penggunaan, kalimat tidak efektif, artikel OJS Korpus
PERBEDAAN KEMAMPUAN PENALARAN YANG DIAJAR MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DAN TANPA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK SISWA KELAS VIII SMP N 3 KOTA BENGKULU Okti Maryana; Muhammad Arifin; Agus Trianto
Jurnal Korpus Vol 3, No 3: DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jik.v3i3.8345

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan penalaran yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek siswa kelas VIII 4 dengan siswa kelas VIII 5 SMP N 3 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen menggunakan model desain nonequivalent posttest-only control group desain. Data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yaitu nilai kemampuan penalaran kelas eksperimen (menggunakan model pembelajaran berbasis proyek) dan kelas kontrol (tanpa menggunakan model pembelajaran berbasis proyek). Penelitian ini dilakukan serentak oleh 56 siswa, yang dibagi menjadi 2 kelompok, 1 kelompok masuk dalam kelas eksperimen dan 1 kelompok masuk kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Hasil penelitian, terdapat perbedaan kemampuan penalaran siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek pada siswa kelas VIII 4 dan tanpa menggunakan model pembelajaran berbasis proyek pada siswa kelas VIII 5 SMPN 3 Kota Bengkulu. Kemampuan penalaran siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek memperoleh nilai rata-rata lebih besar daripada siswa yang diajar tanpa menggunakan model pembelajaran berbasis proyek. Jadi, model ini lebih baik digunakan dalam pembelajaran daripada tanpa menggunakan model pembelajaran berbasis proyek.

Page 10 of 37 | Total Record : 365