cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PELATIHAN PEMBUATAN BAHAN AJAR ONLINE KEPADA GURU SMA Jesi Jecsen Pongkendek; Evy Nurvitasari; Marantika Lia Kristyasari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.828 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7884

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kemampuan guru untuk membuat bahan ajar online yang masih kurang memadai. Selain itu, pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran yang masih kurang maksimal dilakukan oleh guru. Pengabdian ini dilaksanakan untuk dapat memberikan pemahaman kepada guru dalam menyusun bahan ajar online dengan membuat video pembelajaran dengan teknik rekam layer menggunakan Powerpoint dan Bandicam, dan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan media sosial dalam pembelajaran dengan melaksanakan pelatihan penggunaan Youtube dalam pembelajaran. Metode pelaksanaan pengabdian ini dalam bentuk workshop. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam tiga tahap kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada bagian akhir kegiatan diberikan angket respon peserta. Berdasarkan hasil pengabdian ini, dapat disimpulkan antara lain (1) guru telah mampu membuat bahan ajar online berupa video pembelajaran dengan teknik rekam layer Powerpoint dan Bandicam, (2) guru mampu mengupload video pembelajaran pada akun Youtube masing-masiing, (3) peserta antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan, dan (4) respon peserta yang sangat baik lewat hasil angket respon peserta sebesar 93,68% untuk pemateri 1, 92,05% untuk pemateri 2, dan 90,31% untuk software Bandicam.Abstract: This community service activity is motivated by the ability of teachers to make online teaching materials which are still inadequate. In addition, the use of social media in learning is still less than optimal by teachers. This service is carried out to be able to provide understanding to teachers in compiling online teaching materials by making learning videos with layer recording techniques using Powerpoint and Bandicam, and increasing the ability of teachers to use social media in learning by carrying out training on the use of Youtube in learning. The method of implementing this service is in the form of a workshop. Service activities are carried out in three stages of activity, namely preparation, implementation, and evaluation. At the end of the activity, participants' responses were given a questionnaire. Based on the results of this service, it can be concluded that (1) teachers have been able to make online teaching materials in the form of learning videos with Powerpoint and Bandicam layer recording techniques, (2) teachers are able to upload learning videos on their respective Youtube accounts, (3) enthusiastic participants in participating in training activities, and (4) very good participant responses through the results of the participant response questionnaires of 93.68% for presenter 1, 92.05% for presenter 2, and 90.31% for Bandicam software.
PELATIHAN LITERASI BACA BERBASIS ANDROID BAGI GURU SEKOLAH DASAR DI KOTA MADIUN Nur Samsiyah; Endang Sri Maruti; V. Teguh Suharto; Muhammad Hanif
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.303 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7785

Abstract

Abstrak: Literasi baca diperlukan siswa sejak usia dini. Literasi baca dapat dilakukan dengan menggunakan android untuk meningkatkan membaca siswa. Android menjadi salah satu media penting dalam pembelajaran sejak pandemic covid-19. Tujuan pengabdian ini untuk melakukan pelatihan dan pendampingan literasi baca berbasis android bagi guru SD di Kota Madiun. Metode pengabdian ini dilakukan dengan tahapan sosialisasi, tahap pelaksanaan dengan cara melakukan pendampingan guru menggunakan aplikasi Let’s read menggunakan android, dan pendampingan praktik literasi berbasis android. Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan bermitra dengan guru SD di SDN Pandean 01 Kota Madiun, dan siswa kelas 4 SD Pandean 01 Kota Madiun dengan jumlah anak 28. Evaluasi dilakukan dengan melihat kemampuan guru dalam berlatih literasi menggunakan android, praktik dan hasil mengajar. Hasil yang telah dicapai yaitu guru 100% mampu menggunakan aplikasi let’s read melalui android dan 100% guru mampu untuk memberikan materi membaca siswa dengan baik dan lancar. Peningkatan dalam pembiasaan membaca dilihat dari tabel daftar bacaan siswa dan hasil sinopsis siswa dalam menggunakan aplikasi let’s read. Berdasarkan hasil yang didapatkan, siswa sangat tertarik dengan pembelajaran membaca menggunakan android. Abstract: Reading literacy is needed by students from an early age. Reading literacy can be done using Android to improve students' reading. Android has become one of the important media in learning since the covid-19 pandemic. The purpose of this service is to conduct training and assistance in Android-based reading literacy for elementary school teachers in Madiun City. This service method is carried out with the socialization stage, the implementation stage by providing teacher assistance using the Let's read application using Android, and assisting Android-based literacy practices. The training and mentoring was carried out in partnership with elementary school teachers at SDN Pandean 01 Madiun City, and 4th grade students at Pandean 01 Elementary School Madiun City with a total of 28 children. The evaluation was carried out by looking at the teacher's ability to practice literacy using android, practice and teaching results. The results that have been achieved are that teachers are 100% able to use the let's read application via Android and 100% of teachers are able to provide students' reading material well and smoothly. The increase in reading habits is seen from the table of students' reading lists and the results of the synopsis of students in using the let's read application. Students are very interested in learning to read using Android.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR MELALUI EDUKASI DAN SIMULASI MENGGUNAKAN TABLETOP DISASSTER EXERCISE Wirmando Wirmando; Fitriyanti Patarru'; Jenita Laurensia Saranga'
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.079 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8244

Abstract

Abstrak: Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan terhadap bencana banjir yang sangat berisiko mengakibatkan kerugian materi hingga korban jiwa. Berdasarkan pengamatan selama ini, kita lebih banyak melakukan kegiatan pasca bencana (post event) berupa emergency response dan recovery daripada kegiatan sebelum bencana berupa disaster reduction atau mitigasi dan disaster preparedness. Padahal, apabila kita memiliki sedikit perhatian terhadap kegiatan-kegiatan sebelum bencana, kita dapat mereduksi potensi bahaya/kerugian (damages) yang mungkin timbul ketika terjadi bencana banjir. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir melalui edukasi dan simulasi menggunakan Tabletop Disaster Exercise (TDE). Kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Batua Makassar dengan jumlah peserta 30 masyarakat di RW 10, Kel Batua, Kec Manggala Makassar. Kegiatan yang dilakukan yaitu edukasi berupa penyuluan kesehatan tentang bencana banjir dan simulasi bencana banjir menggunakan table top disaster. Untuk mengevaluasi keberhasilan kegiatan ini, maka tim membagikan angket untuk menilai kesiapsiagaan perserta terhadap bencana banjir. Kegiatan ini terlaksana dengan baik dan lancar serta telah terjadi peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat yaitu 30 (100%) peserta berada dalam kategori baik dalam menghadapi bencana banjir sehingga diharapkan masyarakat dapat meminimalisir dampak dan kerugian yang ditimbulkan oleh bencana banjir.Abstract: Indonesia is one of the countries that are prone to flood disasters that are very risky to cause material losses to fatalities. Based on observations so far, we do more post-disaster activities (post events) in the form of emergency response and recovery than activities before disasters in the form of disaster reduction or mitigation and disaster preparedness. In fact, if we have more attention to activities before the disaster, we can reduce the potential danger / loss (damages) that may arise when a flood disaster occurs. The purpose of this activity is to increase knowledge and preparedness in the face of flood disasters through education and simulation using Tabletop Disaster Exercise (TDE). This activity was held in the working area of the “Puskesmas” Batua Makassar with a total of 30 participants in RW 10, District Manggala, Makassar City. The activities carried out are education in the form of health counseling about flood disasters and simulation of flood disasters using table top disasters. To evaluate the success of this activity, the team distributed questionnaires to assess the preparedness of participants for flood disasters. This activity is carried out well and smoothly and there has been an increase in public knowledge and preparedness, namely 30 (100%) participants are in the good category in dealing with flood disasters so that it is hoped that the community can minimize the impact and losses caused by flood disasters.
PEMBEKALAN KARANG TARUNA DAN KADER POSYANDU SEBAGAI MOTIVATOR PERBAIKAN STATUS ANEMIA GIZI PADA REMAJA PUTRI Apriningsih Apriningsih; Dian P; Alifah S. A; Ayu M. S; Rahayu P. N; Nabila A. A; Jovanka A; Feda A. M; W W; M. Reihan A; Arfaly A. P
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.484 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8603

Abstract

Abstrak: Program suplementasi zat besi-folat kepada remaja putri untuk mencegah dan menanggulangi anemia pada remaja putri terhambat sejak pandemi covid 19 melanda. Keterlibatan multi pihak seperti karang taruna dan kader posyandu merupakan terobosan yang dapat dilakukan untuk perbaikan masalah anemia pada remaja putri. Untuk mendukung upaya yang melibatkan karang taruna dan kader posyandu maka perlu ada pembekalan kepada karang taruna dan kader. Oleh sebab itu kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para anggota karang taruna dan kader posyandu sebagai motivator dalam perbaikan status anemia gizi pada remaja putri . Mitra pembekalan adalah 6 orang anggota karang taruna dan 8 orang kader posyandu desa Sirnagalih Bogor Jawa Barat. Pembekalan diberikan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik bermain peran selama 2 hari berturut-turut di balai desa. Evaluasi dilakukan dengan mengukur perubahan tingkat pengetahuan, sikap dan efikasi diri anggota karang taruna dan kader melalui pre-test dan post-test. Terdapat peningkatan proporsi karang taruna dan kader yang berpengetahuan baik sebesar 37,5%. Terdapat peningkatan skor sikap positif dan efikasi diri anggota karang taruna sebesar 18,7% masing-masingnya .Abstract: The iron-folate supplementation program to prevent and treat anemia in young women has been hampered since the COVID-19 pandemic hit.The involvement of multi-stakeholders such as Karang taruna and posyandu cadres is a breakthrough that can be done to solve those problems. To support efforts involving Karang taruna and posyandu cadres, it is necessary to provide training for them. This community service activity aims to increase the capacity of 6 Karang taruna members and 8 posyandu cadres of Sirnagalih Village, West Java as motivators in improving the female adolescent’s anemia status. The training was given through lectures, discussions and role-playing for 2 consecutive days. The evaluation was carried out by measuring changes in the level of knowledge, attitudes, and self-efficacy of Karang taruna and cadres members through pretest and post-test. There was an increase in the proportion of Karang taruna and cadres with good knowledge of 37.5%. There is an increase in the score of positive attitude and self-efficacy of Karang taruna and cadres members by 18.7%, respectively.
EDUKASI ETIKA BATUK DAN PENGELOLAAN LIMBAH MASKER SEBAGAI UPAYA MEMUTUS MATA RANTAI PENYEBARAN COVID-19 Esme Anggeriyane; Wahyudi Wahyudi; Wilda Zahratul Mumtaziah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.35 KB)

Abstract

Abstrak: Penyebaran Covid-19 masih terjadi di Tahun 2022. Kepatuhan terhadap protokol kesehatan merupakan upaya menurunkan jumlah terjadinya penyebaran Covid-19. Fakta lapangan menunjukan kenyataan yang berbeda, masih banyak masyarakat yang tidak mematuhinya. Salah satu kelompok rentan tertular dan menularkan Covid-19 adalah anak-anak. Berbagai faktor yang menyebabkan penularan Covid-19 masih tinggi yaitu etika batuk dan pengelolaan limbah masker yang salah dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan kegiatan ini yaitu memberikan edukasi cara etika batuk dan pengelolaan limbah masker sekali pakai pada murid sekolah. Metode yang digunakan dengan ceramah dan simulasi dari tim pengabdi dan diakhiri dengan praktik yang dilakukan oleh 13 murid kelas 1 SDN Puntik Dalam Desa Puntik Dalam Kabupaten Barito Kuala. Evaluasi kemampuan murid terdiri dari tiga capaian hasil observasi yaitu kemampuan melakukan etika batuk, memasang dan melepas masker dan mengelola limbah masker sekali pakai dengan benar. Kegiatan ini terlaksana dengan baik sampai akhir rangkaian kegiatan. Antusiasme murid dan terjadinya peningkatan pengetahuan masing-masing murid sebelum dan sesudah edukasi yang diberikan pada praktik etika batuk sebesar 92%, memasang dan melepas masker 39% dan mengelola limbah masker sebesar 77%.Abstract: The spread of Covid-19 is still happening in 2022. Compliance with health protocols is an effort to reduce the number of cases of Covid-19. The fact shows a different reality, there are still many people who do not obey it. One of the groups vulnerable to contracting and transmitting Covid-19 is children. Various factors that cause the transmission of Covid-19 are still high, namely cough ethics and incorrect management of mask waste in daily life. The purpose of this activity was to provide education on cough ethics and waste management of disposable masks to school students. The method used is lectures and simulations from the service team and ends with a practice carried out by 13 students of Class 1 at SDN Puntik Dalam, Puntik Dalam Village, Barito Kuala Regency. The evaluation of the student's ability consists of three achievements from observations, namely the ability to perform cough etiquette, put on and take off masks and manage disposable mask waste properly. This activity was carried out well until the end of the series of activities. Student enthusiasm and an increase in each student's knowledge before and after the education given on cough etiquette practices by 92%, putting on and removing masks by 39% and managing mask waste by 77%.
TRASH CAN-COMPOSTER: ALAT PENCACAH SAMPAH ORGANIK UNTUK PENCACAH SAMPAH LIMBAH PERTANIAN Ratna Dewi Syarifah; Helda Wika Amini; Husnatun Nihayah; Nurul Ulya Luthfiyana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.533 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7668

Abstract

Abstrak: Sampah merupakan segala sesuatu yang tidak lagi digunakan yang dihasilkan dari aktifitas manusia. Pengolahan sampah harus menjadi perhatian khusus agar tidak menimbulkan dampak negatif baik bagi masyarakat maupun lingkungan. Desa Pujer Baru Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso belum memiliki fasulitas pembuangan sampah yang memadai. Masyarakat terbiasa membuang sampah di kebun, sungai hingga membakarnya dilingkungan sekitar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran masyarakat dalam menangani sampah organik memalui sosialisasi dan diskusi pengolahan sampah, serta pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah organik mengunakan mesin Trash Can-Composter sebagai komposter pencacah sampah organik untuk menghasilkan pupuk kompos. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Pujer Baru Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur dengan peserta kegiatan merupakan ibu-ibu rumah tangga sejumlah 10 orang. Hasil dari pelatihan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait pengolahan sampah, terbentuknya prototype tempat pengolahan sampah organik, mesin Trash Can-Composter, serta meningkatnya kemampuan manajemen pengolahan sampah organik melalui pembentukan kompos menggunakan mesin Trash Can-Composter.Abstract: Garbage is anything that is no longer used as a result of human activities. Waste processing must be a special concern so as not to cause negative impacts for both the community and the environment. Pujer Baru Village, Maesan District, Bondowoso Regency does not yet have adequate waste disposal facilities. People are used to throwing garbage in gardens, rivers and burning it in the surrounding environment. The purpose of this activity is to increase the role of the community in dealing with organic waste through socialization and discussion of waste management, as well as training and assistance in processing organic waste using the Trash Can-Composter machine as a composter to enumerate organic waste to produce compost. This activity was carried out in Pujer Baru Village, Maesan District, Bondowoso Regency, East Java with 10 housewives participating in the activity. The results of this training are an increase in community knowledge regarding waste processing, the formation of a prototype organic waste processing site, a Trash Can-Composter machine, and an increase in the ability to manage organic waste through the formation of compost using a Trash Can-Composter machine.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KEMAMPUAN SISWA SD TERLUAR, TERDEPAN DAN TERTINGGAL TENTANG DASAR TEKNOLOGI DAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS Yuliawati Yunus; Suparmi Suparmi; Silky Safira
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.573 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8500

Abstract

Abstrak: Sekolah di kawasan 3T termasuk tertinggal dikarenakan infrastruktur yang belum memadai baik dari insfrastruktur secara umum, fasilitas sekolah, sarana dan prasarana sekolah maupun dari segi khusus pada kurangnya sumber daya manusia sebagai tenaga pengajar/guru. Kegiatan belajar dan pengetahuan tentang dasar teknologi serta literasi terkhusus kemampuan berbahasa Inggris disekolah ini masih dikategorikan rendah. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, tim melakukan sosialisasi pengenalan dasar teknologi dengan menggunakan modul dan metode demonstrasi, kemudian pengenalan dasar percakapan bahasa inggris juga menggunakan modul dan metode yang digunakan pratik lansung ke depan kelas. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada siswa kelas 4, 5, dan 6 di Sekolah SD Negeri 37 Sungai Limau dengan tim terdiri dari 3 (tiga) dosen, 3 (tiga) mahasiswa dan 15 (lima belas) siswa/i. Hasil evaluasi terhadap kegiatan dengan melakukan penyebaran kuisioner/angket kepada siswa yang terdiri dari 10 pernyataan menyangkut 2 indikator yaitu; indikator kejelasan penyampaian materi sebesar 96,8% kategori sangat baik, indikator inovasi metode yang digunakan sebesar 94,6% kategori sangat baik.Abstract: Schools in 3T area are including due to inadequate infrastructure both in terms of general infrastructure, school facilities, lack of human resources as teaching staff/teachers. Learning activities and knowledge about basic technology and literacy, especially English language skills at this school are still in low categorized. In this community service activity, the team socialized, introduction of basic technology using modules and demonstration methods, then basic introduction of English conversation also used the modules and methods used by direct practice in front of class. This service activity was carried out for grade 4, 5, and 6 students at Elementary Public School 37 Sungai Limau with a team consist of three lecturers, three university students and fifteen elementary students. The results of evaluation of activities by distributing questionnaires to students consisting of 10 statements concerning 2 indicators; indicator of clarity of material delivery is 96.8% in the very good category, indicator of method innovation used is 94.6% in the very good category.
PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK DALAM PENGOLAHAN ROTI Mulono Apriyanto; Indra Mudrika; KMS Novyar Satriawan Fikri; Ali Azhar; Marlina Marlina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.503 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7928

Abstract

Abstrak: Kompetensi lulusan sekolah menengah kejuruan merupakan indikator terlaksananya proses belajar mengajar. Penilaian kompetensi peserta didik harus dilakukan oleh instansi yang berkompeten serta di akui oleh Badan Sertfikasi Profesi Nasional. SMK Negeri 1 Seberida merupakan sekolah menengah kejuruan bidang pertanian serta tidak bisa melaksanakan uji kompetensi bagi peserta didiknya sebanyak 32 peserta. Untuk mendapatkan peserta didik yang mempunyai kompetensi dalam pengolahan roti maka dilaksanakan pendampingan dalam peningkatan kompetensi pengolahan roti. Metoda pendampingan dilakukan dengan ceramah dan pratek sejalan dengan skema dan unit kompetensi pengoalahan roti. Hasil pendampingan dievaluasi sebelum dan setelah pendampingan dilakuan dengan kuisoner. Kusioner menunjukan peserta didik meningkat menjadi kompeten.Abstract: The competence of vocational high school graduates is an indicator of the implementation of the teaching and learning process. Assessment of student competence must be carried out by competent agencies and recognized by the National Professional Sertification Agency. SMK Negeri 1 Seberida is a vocational high school in agriculture and cannot carry out competency tests for its students as many as 32 participants. To get students who have competence in bread processing, assistance is carried out in improving bread processing competencies. The method of mentoring is carried out with lectures and pratek in line with the scheme and competency unit of roti. The results of the assistance are evaluated before and after the assistance is carried out with a chisoner. Kusioner shows learners increased to competent.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH KAYU MENJADI RAK DINDING Agnes Patresya Margareth Makalew; Michel Mario Melo; Muhammad Gali Azari; Viky Andre Ngantung; Jelly Sumual; Muhammad Muhdi Attaufiq
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1234.171 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.7530

Abstract

Abstrak: Peningkatan produksi Rumah Kayu di Kelurahan Woloan 1 Utara menyebabkan tingginya limbah kayu di Kelurahan Woloan 1 Utara. Selain itu, sekitar 48,26% ibu rumah tangga di Kelurahan Woloan 1 Utara berusia produktif namun belum diberdayakan dalam segi keterampilan. Tujuan dari kegiatan ini yakni untuk mengatasi masalah limbah kayu yang ada di Kelurahan Woloan 1 Utara serta untuk meningkatkan keterampilan masyarakat mitra. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam beberapa tahapan yakni Tahapan Persiapan, Tahapan Pelaksanaan serta Monitoring dan Evaluasi. Mitra dari kegiatan ini adalah 28 orang ibu-ibu PKK yang berada di Kelurahan Woloan 1 Utara. Kegiatan ini menghasilkan peningkatan keterampilan mitra sebesar 68%.Abstract: The increase in the production of Wooden Houses in North Woloan 1 Village causes high wood waste in North Woloan 1 Village. In addition, about 48.26% of housewives in North Woloan 1 Kelurahan are of productive age but have not been empowered in terms of skills. The purpose of this activity is to overcome the problem of wood waste in the North Woloan 1 Village and to improve the skills of the partner community. The method of implementing the activities is carried out in several stages, namely the Preparation Stage, Implementation Stage and Monitoring and Evaluation. The partners of this activity are 28 PKK women who are in the North Woloan 1 Village. This activity resulted in a 68% increase in partner skills.
PENDAMPINGAN USAHA PENGOLAHAN KELOR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGOLAHAN DAN PENAMBAHAN FASILITAS PRODUKSI Ismawati Ismawati; R. Amilia Destryana; Aryo Wibisono
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 3 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.972 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i3.8748

Abstract

Abstrak: Potensi hasil pertanian di wilayah Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep menjadi salah satu peluang bagi CV Nurul Jannah untuk menciptakan usaha pengolahan hasil pertanian dalam hal ini adalah kelor (Moringa oliefera). Usaha pengolahan kelor yang dirintis pada tahun 2012 berupa olahan kelor dalam bentuk stik dan minuman kelor dalam bentuk teh curah. Mitra ingin mengembangkan produk minuman instan berbahan kelor dalam hal ini adalah tablet effervesen. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah keterampilan pengolahan dan peralatan produksi. Kegiatan pendampingan berupa pelatihan pengolahan kelor menjadi tablet effervesen dan desain alat tablet yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan pengolahan dan terciptanya alat produksi. Kegiatan yang dilaksanakan memberikan hasil adanya peningkatan keterampilan pengolahan effervesen kelor sebesar 87% berdasarkan tes praktik terhadap 15 peserta yang mengikuti pelatihan yang terdiri dari tes formulasi bahan, teknik pencampuran dan pencetakan. Kegitan juga memberikan hasil penambahan satu alat pencetak tablet dengan kriteria tablet yang dihasilkan memiliki ketebalan 7 mm, diameter 25 mm dan massa 3.5 g. Abstract: The agricultural products in the Bluto District of Sumenep Regency is one of the opportunities for CV Nurul Jannah to create a business base on the agricultural product in this case is Moringa (Moringa oliefera). The Moringa processing business which was pioneered in 2012 are snack and drink in the form of bulk tea. CV Nurul Jannah want to develop morenga tea be a moringa instant drink (effervescent tablets). Hawever problems faced are skills and production equipment. Mentoring activities are training on processing Moringa into effervescent tablets and tablet device design aimed at improving processing skills and creating production tools. The activities carried out resulted in an increase in moringa effervescent processing skills by 87% based on practical tests on 15 participants on the tests of material formulation, mixing and printing techniques. The activity also resulted in the addition of a tablet printer with the criteria that the resulting tablet has a thickness of 7 mm, a diameter of 25 mm and a mass of 3.5 g.

Page 88 of 309 | Total Record : 3084