cover
Contact Name
AULIA AMINI
Contact Email
auliaamini1406@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bidanfik.ummat@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram
ISSN : 25034340     EISSN : 26143364     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Midwifery journal-Jurnal Kebidanan UM. Mataram memuat naskah hasil penelitian di bidang ilmu kebidanan dan ilmu kesehatan masyarakat. Ruang lingkup dari Midwifery Journal berupa hasil penelitian dan kajian analitis berisi artikel ilmiah tentang kesehatan perempuan sepanjang daur kehidupannya. Informasi lengkap untuk pemuatan jurnal dan petunjuk penulisan jurnal tersedia di dalam setiap terbitan. Jurnal yang masuk akan melalui proses seleksi dan review. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun (Periode Januari dan Juli). Beberapa tujuan yang hendak dicapai melalui jurnal ini, yaitu: peningkatan budaya melakukan penelitian ilmiah di kalangan civitas akademika, penghargaan dan penghormatan atas karya intelektual, menjadikan Midwifery Journal sebagai rujukan bagi pengembangan keilmuan dibidang kebidanan di Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2026): Januari" : 4 Documents clear
PENGARUH EMOTIONAL DEMONSTRATION PENGGUNAAN BAHAN PANGAN LOKAL TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYUSUNAN MP-ASI SEIMBANG Sari, Meida Riza Ayu Fatika; Kusmawati, Iffah Indri; Sari, Amelya Augusthina Ayu; Sari, Atriany Nilam; Novika, Revi Gama Hatta
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 11, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v11i1.37092

Abstract

Abstract: Complementary feeding (MP-ASI) is essential for children aged 6–24 months; however, maternal knowledge regarding the preparation of balanced complementary foods remains limited. A preliminary study in Tempurharjo Village identified misconceptions about MP-ASI composition and low utilization of local food sources. This study aimed to assess the effect of the Emotional Demonstration method on improving maternal knowledge. Using a pre-experimental one-group pretest–posttest design involving 69 mothers, Wilcoxon analysis yielded a p-value of 0.000, indicating a significant effect. This method proved effective in enhancing maternal understanding and has the potential for broader application to improve complementary feeding practices and support stunting prevention efforts.Abstrak: Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) penting bagi anak usia 6–24 bulan, namun pengetahuan ibu mengenai penyusunan MP-ASI seimbang masih terbatas. Studi pendahuluan di Desa Tempurharjo menemukan adanya miskonsepsi tentang komposisi MP-ASI serta rendahnya pemanfaatan bahan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh metode Emotional Demonstration terhadap peningkatan pengetahuan ibu. Dengan desain pre-eksperimental one-group pretest–posttest pada 69 ibu, analisis Wilcoxon menunjukkan p = 0,000, menandakan pengaruh signifikan. Metode ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman ibu dan berpotensi diterapkan lebih luas untuk memperbaiki praktik pemberian MP-ASI serta mendukung pencegahan stunting. 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LOYALITAS PASIEN KLINIK FISIOTERAPI BEBAS CEDERA DI TELKOM BSD TANGERANG SELATAN Maratade, Ester Lita; Indasah, Indasah; Nurwijayanti, Nurwijayanti
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 11, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v11i1.36179

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to examine the relationship between patient loyalty and the following factors: service quality, patient satisfaction, and trust at the Bebas Cedera Physiotherapy Clinic in South Tangerang, Telkom BSD. Using accidental sampling procedures, 109 participants participated in the quantitative survey that formed the basis of the study. The data was examined by using PROCESS Macro Model 4's multiple linear regression and mediation testing. According to the findings, patient loyalty is positively and significantly affected by service quality and trust, whereas patient happiness has a favorable but insignificant influence. In addition, the connection among service quality, trust, and loyalty is not mediated by patient satisfaction. Based on these results, building trust with patients is the most important aspect in determining their loyalty, and improving communication and empathy is a great way to keep patients around for the long haul.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini untuk menguji hubungan antara loyalitas pasien dan faktor-faktor berikut: kualitas layanan, kepuasan pasien, dan kepercayaan di Klinik Fisioterapi Bebas Cedera di Tangerang Selatan, Telkom BSD. Dengan menggunakan prosedur pengambilan accidental sampling, 109 peserta berpartisipasi dalam survei kuantitatif yang menjadi dasar penelitian. Data diperiksa dengan menggunakan regresi linier berganda PROCESS Macro Model 4 dan pengujian mediasi. Menurut temuan tersebut, loyalitas pasien dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh kualitas layanan dan kepercayaan, sedangkan kebahagiaan pasien memiliki pengaruh yang menguntungkan tetapi tidak signifikan. Selain itu, hubungan antara kualitas layanan, kepercayaan, dan loyalitas tidak dimediasi oleh kepuasan pasien. Berdasarkan hasil ini, membangun kepercayaan dengan pasien adalah aspek terpenting dalam menentukan loyalitas mereka, dan meningkatkan komunikasi dan empati adalah cara yang bagus untuk mempertahankan pasien dalam jangka panjang. 
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG STUNTING PADA BALITA DI DUSUN KRASAK DESA TEMUROSO KECAMATAN GUNTUR KABUPATEN DEMAK Fauziyah, Nur; Sutrisminah, Emi; Meiranny, Arum
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 11, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v11i1.36544

Abstract

Abstract: Stunting in Indonesia is still relatively high, namely 21.6%, the national target is less than 20%. One of the causes of stunting in children is the mother's lack of knowledge and attitudes, which triggers the provision of food in quality and quantity that is not in accordance with the child's nutritional needs. The aim of this research is to determine the description of mothers' knowledge and attitudes about stunting in toddlers in Temuroso Village, Guntur District, Demak Regency. This research method is quantitative descriptive research with a cross-sectional approach, sampling using purposive sampling. The research subjects were 52 mothers of toddlers who met the inclusion criteria and were analyzed using univariate analysis. The results of this study show that the majority of mothers' knowledge level is good (90.4%) and the majority's attitude is positive (80.4%). The conclusion of this research is that mothers' knowledge and attitudes about stunting in Krasak Hamlet, Temoroso Village, Guntur District, Demak Regency are in the good category.Abstrak: Stunting di Indonesia masih tergolong tinggi yaitu 21,6%, target Nasional yaitu kurang dari 20%. Salah satu penyebab stunting pada anak adalah kurangnya pengetahuan dan sikap ibu sehingga memicu pemberian makanan dalam kualitas dan kuantitas yang tidak sesuai dengan kebutuhan nutrisi anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting pada balita di Desa Temuroso Kecamatan Guntur Kabupaten Demak. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Subyek penelitian sebanyak 52 ibu balita yang telah memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan ibu mayoritas baik (90.4%) dan mayoritas sikap positif (80.4%). Simpulan penelitian ini bahwa pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting di Dusun Krasak Desa Temoroso Kecamatan Guntur Kabupaten Demak dalam kategori baik. 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGGINYA ANGKA KEJADIAN PERNIKAHAN DINI PADA REMAJA DI WILAYAH KECAMATAN WANAREJAKABUPATEN CILACAP Suryati, Lilis; Mulyani, Nunung; Suptiani, Laila Putri
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 11, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v11i1.36986

Abstract

Abstract: Early marriage is still a health and social problem in Indonesia because it has an impact on education, the economy, and family welfare. In Wanareja District, Cilacap Regency, the rate of early marriage is still quite high , namely for women at 89.7% and men at 10.3%. Factors of knowledge, economy, and association of adolescents are suspected to play an important role in influencing the occurrence of early marriage. The purpose of this study aims to determine the influence of knowledge, economic factors, and promiscuity on the incidence of early marriage in adolescents in Wanareja District, Cilacap Regency. Methods: The study used an analytical design with a cross sectional approach. The research sample was adolescents in Wanareja District who were selected using the total sampling technique. Data was collected through a structured questionnaire. Data analysis used the Chi-Square test with a significance level of 0.05. The results of the study showed that adolescents' knowledge of early marriage was in the good category by 54.3%. Socioeconomic factors are in the low category at 94.3%, while promiscuity in the low category is 94.3%. The results of the statistical test showed that there was a significant influence of the knowledge factor on the incidence of early marriage (p = 0.020), there was a significant influence of economic factors on the incidence of early marriage (p = 0.000), and there was no significant influence of the promiscuity factor on the incidence of early marriage (p = 0.174). Conclusion: Knowledge and economic conditions have a significant influence on the incidence of early marriage, while promiscuity has no significant effect. Efforts to prevent early marriage need to be focused on increasing adolescent knowledge and improving family economic conditions through education and community empowerment.Abstrak: Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial di Indonesia karena berdampak pada pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan keluarga. Di Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap, angka pernikahan dini masih cukup tinggi yaitu pada perempuan sebesar 89.7% dan laki-laki sebesar 10.3%. Faktor pengetahuan, ekonomi, dan pergaulan remaja diduga berperan penting dalam memengaruhi terjadinya pernikahan dini. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, faktor ekonomi, dan pergaulan bebas terhadap kejadian pernikahan dini pada remaja di Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah remaja di Kecamatan Wanareja yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja tentang pernikahan dini dalam kategori baik sebesar 54,3%. Faktor sosial ekonomi dalam kategori rendah sebesar 94,3%, sedangkan pergaulan bebas dalam kategori rendah sebesar 94,3%. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan faktor pengetahuan terhadap kejadian pernikahan dini (p = 0,020), terdapat pengaruh signifikan faktor ekonomi terhadap kejadian pernikahan dini (p = 0,000), dan tidak terdapat pengaruh signifikan faktor pergaulan bebas terhadap kejadian pernikahan dini (p = 0,174). Kesimpulan: Pengetahuan dan kondisi ekonomi memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian pernikahan dini, sedangkan pergaulan bebas tidak berpengaruh signifikan. Upaya pencegahan pernikahan dini perlu difokuskan pada peningkatan pengetahuan remaja dan perbaikan kondisi ekonomi keluarga melalui pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 4