cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 126 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 3 (2023): September" : 126 Documents clear
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI EDUKASI DAN PELATIHAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK (PMBA) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAHURIPAN Taufiq Firdaus Al-Ghifari Atmadja; Lutfi Yulmiftiyanto N.; Kosasih Adi Saputra; Nur Arifah Qurota A’yunin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16856

Abstract

ABSTRAKStunting adalah akibat dari kekurangan gizi jangka panjang dan mengganggu upaya untuk mencapai tingkat perkembangan mental dan fisik yang ideal. Stunting pada anak meningkatkan risiko kematian, gangguan perkembangan motorik, gangguan bahasa, dan ketidakseimbangan fungsional. Upaya pencegahan stunting perlu diimbangi dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan para kader dan orang tua sebagai ujung tombak pelayanan. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membantu penanggulangan masalah gizi melalui Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan keluarga melalui peningkatan pengetahun dan keterampilan kader posyandu dan ibu balita mengenai edukasi dan pelatihan PMBA dalam bentuk pembuatan MPASI. Pengabdian masyarakat dilakukan kepada 21 peserta yang terdiri dari kader posyandu dan ibu balita pada tanggal 08 Juli 2023 di Madrasah Al-Istiqomah, Kahuripan, Kota Tasikamalaya. Hasilnya menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta antara sebelum (66,71) dan setelah edukasi (88,57). Edukasi gizi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan kader posyandu dan ibu balita mengenai PMBA. Kata kunci: kader posyandu; stunting; balita. ABSTRACTStunting is the result of long-term malnutrition and interferes with achieving an ideal level of mental and physical development. Stunting in children increases the risk of death, impaired motor development, language disorders, and functional imbalances. Stunting prevention efforts need to be balanced with increased knowledge and skills of cadres and parents as the spearhead of services. One of the efforts to increase knowledge and skills in helping to overcome nutritional problems is through Infant and Child Feeding (IYCF). This community service activity aims to improve family health through increasing the knowledge and skills of posyandu cadres and mothers of toddlers regarding IYCF education and training in the form of making MPASI. Community service was carried out for 21 participants consisting of posyandu cadres and mothers of toddlers on July 8, 2023 at Madrasah Al-Istiqomah, Kahuripan, Tasikamalaya City. The results showed that there was an increase in participants' knowledge between before (66.71) and after education (88.57). Nutrition education has been proven to be effective in increasing the knowledge of posyandu cadres and mothers of toddlers about IYCF. Keywords: posyandu cadres; stunting; toddler.
EFEKTIVITAS TERAPI FOOT MASSAGE TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS BUNGURSARI Serly Serly; Wirdan Fauzi Rahman; Yayan Ardiansyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17168

Abstract

ABSTRAKHipertensi tidak terkontrol pada lansia akan menyebabkan lansia sering mengalami pusing dan sakit kepala sehingga memiliki dampak terhadap kualitas hidup lansia dan akan menghambat lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Jika tidak terkontrol, hipertensi dapat menyebabkan terjadinya komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, retinopati, dan gagal ginjal. Hipertensi telah diidentifikasi oleh World Health Organization (WHO) sebagai salah satu faktor risiko paling signifikan untuk mordibitas dan mortalitas di seluruh dunia dan bertanggung jawab atas kematian sekitar sembilan juta orang setiap tahunnya. Tujuan dari Karya Ilmiah Akhir ini yaitu untuk gambaran asuhan keperawatan dengan masalah hipertensi pada lansia dengan metode Studi Kasus. Diagnosa yang diangkat dalam masalah ini adalah manajemen kesehatan tidak efektif. Implementasi yang diberikan selama 3 hari untuk diagnosa manajemen kesehatan tidak efektif adalah edukasi kesehatan mengenai konsep hipertensi, pengenalan diet DASH, dan pengenalan terapi non-farmakologis berupa pijat kaki (foot massage) untuk menurunkan tekanan darah. Berdasarkan hasil implementasi foot massage yang diberikan terhadap klien terjadi penurunan tekanan darah sebanyak 18 mmHg pada tekanan darah sistolik dan 10 mmHg pada tekanan darah diastolik. Disarankan kepada tenaga kesehatan agar dapat meningkatkan pengetahuan lansia terhadap cara mengatasi masalah hipertensi, melanjutkan penerapan terapi pijat kaki (foot massage) bagi penderita hipertensi, dan pola hidup yang sehat melalui kegiatan posyandu lansia. Kata Kunci: hipertensi; lansia; terapi foot massage ABSTRACT Uncontrolled hypertension in the elderly will provoke them to experience dizziness and headaches. It affects the quality of life of the elderly and will hinder them from carrying out their daily activities. Hypertension can cause serious complications such as heart disease, stroke, retinopathy, and kidney failure. Hypertension has been identified by the World Health Organization (WHO) as one of the most significant risk factors for morbidity and mortality worldwide and is responsible for the death of around nine million people each year. The purpose of this study is to describe nursing care with hypertension problems in the elderly using the Case Study method. The diagnosis raised in this case is ineffective health management. The implementation given for three days for the diagnosis is health education regarding the concept of hypertension, introduction to the DASH diet, and introduction of non-pharmacological therapy in the form of foot massage to lower blood pressure. Based on the results of the implementation of the foot massage given to the client, there was a decrease in blood pressure of 18 mm/Hg in systolic blood pressure and 10 mm/Hg in diastolic blood pressure. It recommended that health workers increase the knowledge of the elderly on how to deal with hypertension, continue the foot massage therapy for hypertension sufferers, and adopt a healthy lifestyle through Posyandu activities for the elderly. Keyword: hypertension; elderly; foot massage therapy
PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL LAUT UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ENTREPRENEURSHIP BAGI IBU-IBU PKK Tuti Wantu; Nurul Maulida Alwi; Permata Sari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16250

Abstract

ABSTRAKKemandirian entrepreneurship sangat penting dimiliki oleh wanita yang berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga untuk menambah penghasilan keluarga, meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan keluarga. Maka dari itu diperlukan kepekaan Ibu-ibu PKK dalam melihat dan memanfaatkan peluang untuk mengelola sumber daya yang ada di sekitar. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan kemandirian entrepreneurship bagi Ibu-ibu PKK di Desa Tanah Putih melalui kegiatan pelatihan pengolahan hasil laut sehingga ibu-ibu PKK memiliki keterampilan dan pengetahuan dalam memanfaatkan sumber daya untuk meningkatkan perekonomian di Desa Tanah Putih Kecamatan Dulupi Kabupaten Boalemo. Pengabdian ini menggunakan metode demonstrasi dan simulasi dengan cara melakukan pelatihan kepada Ibu-ibu PKK untuk mengolah hasil laut menjadi makanan ringan yaitu empek-empek. Metode pelatihan ini melalui 3 proses yaitu persiapan atau perencanaan, pelaksanaan pelatihan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini terlihat dari peningkatan kemandirian entrepreneurship Ibu-ibu PKK yang ditandai dengan keterampilan pengolahan hasil laut Ibu-ibu PKK menjadi makanan ringan yang memiliki nilai jual dan menjadi peluang usaha bagi mereka. Kata Kunci: hasil laut; kemandirian entrepreneurship; olahan laut ABSTRACTEntrepreneurship independence is very important for women who work as housewives to increase family income, improve the village economy and family welfare. Therefore, the sensitivity of PKK mothers is needed in seeing and taking advantage of opportunities to manage the resources around them. This dedication aims to increase the independence of entrepreneurship for PKK women in Tanah Putih Village through marine product processing training activities so that PKK women have the skills and knowledge in utilizing resources to improve the economy in Tanah Putih Village, Dulupi District, Boalemo Regency. This service uses demonstration and simulation methods by conducting training for PKK women to process marine product into snacks, namely empek-empek. This training method use by 3 processes, namely preparation or planning, training implementation and evaluation. The results of this dedication can be seen from the increase in the independence of entrepreneurship of PKK women, which is marked by the skills of processing seafood from PKK mothers into snacks that have selling value and become business opportunities for them. Keywords: marine product; entrepreneurship independence; seafood.
STIMULASI KEPEDULIAN TERHADAP PENCEGAHAN HIPERTENSI MELALUI EDUKASI KESEHATAN DI KAMPUNG PUNGKUR, KABUPATEN GARUT, JAWA BARAT Khoiriyah Isni; Dea Nurrizza Allafia; Amalia Ulfa Oktavianti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.15962

Abstract

ABSTRAKSelama masa pandemi COVID-19 mengakibatkan peningkatan prevalensi dan jumlah kasus hipertensi di kampung Pungkur, desa Pamekarsari, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pemicunya adalah terhentinya kegiatan Posbindu sejak awal pandemi. Kondisi ini membuat masyarakat kurang peduli untuk mengukur tekanan darah dan melakukan screening hipertensi. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan yang bertujuan untuk mendorong niat kesadaran masyarakat untuk mencari layanan Kesehatan dalam rangka upaya pencegahan hipertensi. Metode pelaksanaan kegiatan melalui edukasi kesehatan dengan proses ceramah dan diskusi yang dilaksanakan secara daring dan luring. Sasaran pelatihan difokuskan pada masyarakat usia produktif (15-49 tahun), terdiri dari 25 remaja dan 20 orang tua (ayah dan ibu). Hasil kegiatan menunjukkan adanya niat kesadaran masyarakat untuk mengukur tekanan darah dan pemeriksaan kesehatan di Posbindu (62%), di Puskesmas terdekat (33%), dan rumah sakit (5%). Sehingga dapat dikatakan bahwa tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini telah tercapai dengan baik. Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perubahan perilaku hidup sehat bagi masyarakat setempat. Kata kunci: edukasi kesehatan; hipertensi; pencegahan; stimulasi. ABSTRACTDuring the COVID-19 pandemic, the prevalence and number of cases of hypertension increased in Kampung Pungkur, desa Pamekarsari, Garut Regency, West Java Province. The trigger was the cessation of Posbindu activities since the beginning of the pandemic. This condition makes people less concerned about measuring blood pressure and screening for hypertension. Therefore, it is necessary to carry out activities aimed at encouraging public awareness to seek health services in the context of efforts to prevent hypertension. Activities are carried out through health education, with lectures and discussions online and offline. The training target is people of productive age (15-49 years), consisting of 25 adolescents and 20 parents (fathers and mothers). The results of the activity show that there is an intention of public awareness to measure blood pressure and health checks at Posbindu (62%), at the nearest Health Center (33%), and hospital (5%). So it can be said that the purpose of this community service activity has been well achieved. The hope is that this activity can positively impact changing healthy lifestyle behaviours for the local community. Keywords: health education; hypertension; prevention; stimulation.
WORKSHOP PENGEMBANGAN KEGIATAN PEMBELAJARAN IPA BERBASIS ETNOSAINS PADA CALON GURU SEKOLAH DASAR Ketut Sri Kusuma Wardani; Fitri Puji Astria; Nurwahidah Nurwahidah; Hasnawati Hasnawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17239

Abstract

ABSTRAKKegiatan pembelajaran yang mengaitkan materi dengan budaya masyarakat setempat masih rendah. Kemampuan calon guru yang masih rendah dalam mengaitkan materi dengan etnosains menjadi acuan Dosen PGSD Universitas Mataram yang telah memiliki ilmu untuk turut serta aktif mengadakan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk workshop pengembangan kegiatan pembelajaran IPA berbasis etnosains pada calon guru sekolah dasar. Kegiatan workshop terbagi menjadi empat tahapan. Adapun tahapan secara detail yang akan dilaksanakan pada kegiatan ini yaitu persiapan, menyediakan materi pengabdian, pelaksanaan dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan, pelaksanaan kegiatan workshop ini berjalan dengan lancar dan jadwal pelaksanaan kegiatan sesuai dengan agenda yang telah direncanakan. Rangkaian kegiatan mulai dari tahap persiapan, menyediakan materi pengabdian, pelaksanaan workshop dan evaluasi berjalan dengan lancar. Untuk mengukur keberhasilan kegiatan, tim pengabdian memberikan angket respon terkait pelaksanaan pelaksanaan workshop pengembangan kegiatan pembelajaran berbasis etnosains yang dilaksanakan untuk calon guru sekolah dasar sudah terlaksana dengan sangat baik. Kata kunci: etnosains; IPA; kegiatan pembelajaran; workshop ABSTRACTLearning activities that connect material to local community culture are still scarce. Prospective elementary school teachers' ability to link material with ethnoscience is a reference for PGSD Lecturers at the University of Mataram who already have the knowledge to actively participate in community service in the form of workshops developing ethnoscience-based science learning activities. The activities of the workshop are separated into four stages. Preparation, provision of service materials, implementation, and assessment are the detailed processes that will be carried out in this activity. Based on the outcomes of the activities, the implementation of the workshop activities went successfully, and the implementation timetable was in compliance with the anticipated agenda. The preparation stage, delivering community service materials, holding workshops, and evaluating went down without a hitch. To assess the activity's success, the service team distributed a response questionnaire relating to the implementation of the ethnoscience-based learning activity development workshop for prospective primary school teachers, which was executed flawlessly. Keywords: ethnoscience; science; learning activities; workshop.
PENINGKATAN KAPASITAS KOMPETENSI UMKM DENGAN PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL USAHA DI DESA CIBITUNG KULON KABUPATEN BOGOR Firman El Amny Azra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16799

Abstract

ABSTRAKMasalah pendanaan adalah salah satu tantangan utama yang umum dialami dalam pengembangan UMKM. Pelaku UMKM di desa Cibitung Kulon sebagian besar tidak mengeyam pendidikan tinggi yang mempengaruhi pengetahuan dan kompetensi usaha mereka. Berdasarkan hasil survey pra-kegiatan diketahui bahwa terdapat rendahanya pengetahuan sumber pendanaan serta kompetensi penyusunan proposal usaha di sebagian besar UMKM. Maka dari itu diperlukan kegiatan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan serta kapasitas kompetensi pendanaan. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan pelatihan kepada 20 orang peserta yang merupakan pemilik UMKM di desa Cibitung Kulon, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Tempat pelaksanaan pelatihan berada di kantor desa Cibitung Kulon. Hasil survey kegiatan menunjukkan bahwa 100% responden setuju bahwa kegiatan yang dilakukan menambah pengetahuan dan memudahkan peserta dalam melakukan penyusunan proposal bisnis. Berdasarkan hasil kegiatan disarankan bagi para pemangku kepentingan untuk dapat melaksanakan kegiatan serupa secara berkala. Kata kunci: proposal usaha; pelatihan; UMKM; kewirausahaan. ABSTRACTFunding problems are one of the main challenges that are commonly experienced in the development of MSMEs. Most MSME owners in Cibitung Kulon village do not have higher education which affects their business knowledge and competence. Based on the results of the pre-activity survey, it is known that there is low knowledge of funding sources and competence in preparing business proposals in most MSMEs. Therefore, community service activities are needed to increase knowledge and funding competency capacity. The activity was carried out using a training approach for 20 participants who are MSME owners in the village of Cibitung Kulon, Bogor Regency, West Java Province. Training location are at village office of Cibitung Kulon. The results of the activity survey showed that 100% of respondents agreed that the activities carried out increased knowledge and made it easier for participants to prepare business proposals. Based on result of activities it is advisable that for the stakeholder to conduct similar activities frequently. Keywords: business proposal; training; MSME; entrepreneurship.
PENURUNAN KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI SETELAH PELAKSANAAN RELAKSASI IMAJINASI TERBIMBING DI RSUD KARAWANG Dina Hartini; Yuli Herlina; Ila Ayu Nurmala
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17252

Abstract

ABSTRAKOperasi/prosedur   pembedahan   akan   memberikan   suatu   reaksi   emosional   bagi   pasien. Kecemasan  dapat  menimbulkan  adanya  perubahan  secara  fisik  maupun  psikologis.  Kondisi  ini memerlukan suatu upaya dalam menurunkan kecemasan yaitu salah satunya teknik relaksasi imajinasi terbimbing, tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan kendali dan rasa percaya diri serta mengurangi stres      dan   kecemasan   yang   dirasakan.   Untuk   mengetahui   pengaruh   teknik   relaksasi   imajinasi terbimbing terhadap kecemasan pada pasien pre operasi di RSUD Karawang. Penelitian ini  menggunakan  desain  penelitian pra  eksperimental dengan  bentuk  rancangan one  group  pra-post testdesigndengan  jumlah  sampel  sebanyak  20  sampel  dengan  teknik purposive  sampling.  Dianalisa dengan  menggunakan Uji  Wilcoxondengan tingkat signifikansi ρ value < α (5%). Hasil penelitian menunjukkan  sebelum  dilakukan  teknik  relaksasi  imajinasi  terbimbing  sebagian  besar  responden berada  pada  kategori  cemas  sedang  (66,67%)  dan  setelah  dilakukan  teknik  relaksasi  imajinasi terbimbing  sebagian  besar  responden  berada  pada  kategori  cemas  ringan  (66,67%).  Ada  pengaruh teknik  relaksasi  imajinasi  terbimbing  terhadap  kecemasan  pada  pasien  pre  operasi  di  RSUD  Karawang Tahun 2022. Kata Kunci: pre operasi; kecemasan; teknik relaksasi imajinasi terbimbing ABSTRACTSurgery  /  surgical  procedure  will  provide  an  emotional reaction  for  the  patient.Anxiety  can  lead  to physical  and  psychological  changes.This  condition  requires  an  effort  in  reducing  anxiety  that  is  one technique  of  guided  imagination  relaxation,  this  action  aims  to  improve  control  and  confidence  and reduce  stress  and  anxiety  felt.To  know  the  effect  of  guided  imagination  relaxation  techniques  on anxiety   in   preoperative   patients   at  RSUD   Karawang. This   research   used pre experimentalresearch  design  with one  group  pre-post  test  designdesignwith  atotal  sample  of  20 samples with purposive sampling technique.Analyzed by using Wilcoxon Test with significance level ρ value <α (5%).Theresults showed p enelitian before guided imagery relaxation techniques majority of  respondents  are  in  the  category  of  moderate  anxiety  (66.67%)  and  after  the  guided  imagery relaxation techniques  majority  of respondents are  in the category  of  mild anxiety (66.67%).There is influence of guided imagination relaxation technique to anxiety in patient pre operation in RSUD Karawang Tahun 2022. Keywords: presurgery; anxiety; guided imitation technique relaxation
PELATIHAN DESIGN GANCI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN MENGURANGI PENGANGGURAN KAWULA MUDA Estu Sinduningrum; Atiqah Meutia Hilda; Arien Bianingrum Rossianiz
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16222

Abstract

 ABSTRAKGenerasi muda yang terhimpun dalam karang taruna AKSAMALA dan Remaja Musholah Al-Mabrur di desa Bahagia kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi Jawa Barat berdiri sejak tahun 2017. Nama AKSAMALA, berarti suci dengan nama ini berharap bisa menjalankan tugas sebagai pemuda di lingkunganya dengan niat dan hati yang bersih. Para anggota karang taruna terdiri dari pelajar SMP, SMA, Mahasiswa, pekerja serta ada yang masih menganggur, sehingga perlu dilakukan pengabdian masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk: 1. Memberikan pelatihan desain pin serta ganci (gantungan kunci) merupakan salah satu dari cinderamata (merchandise) yang mudah untuk dibuat serta diperjual belikan. 2. Memberikan ide, menciptakan kreativitas, dan menumbuhkan jiwa entrepreur diutamakan kepada pemuda pengangguran ataupun masih sekolah. 3. Menambah skill serta wawasan para pemuda untuk mendesain dan membuat souvenir berupa pin, dan gantungan kunci. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah, praktik design pin serta ganci menggunakan software adobe photoshop dan praktik pembuatannya. Hasil kegiatan pelatihan design serta cetak digital berbentuk produk dalam bentuk pin dan gantungan kunci, sebagai peluang usaha serta untuk mengurangi pengangguran di desa Bahagia kecamatan Babelan. Kata kunci: desain digital; desa bahagia babelan; gantungan kunci. ABSTRACTThe young generation who are gathered in the AKSAMALA youth group and Al-Mabrur Youth Musholah in the Happy village of Babelan sub-district, Bekasi Regency, West Java, were established in 2017. The name AKSAMALA, means holy with this name, hoping to carry out their duties as youth in their environment with clean intentions and hearts. The members of the youth group consist of junior high school, high school students, college students, workers and some who are still unemployed, so it is necessary to do community service. The purpose of this community service is to: 1. Provide training on pin and ganci (key chain) designs which are easy to make and trade merchandise. 2. Giving ideas, creating creativity, and fostering an entrepreneurial spirit is prioritized for youth who are unemployed or still in school. 3. Increase the skills and insights of young people to design and make souvenirs in the form of pins and key chains. This community service is carried out using the lecture method, the practice of designing pins and snaps using Adobe Photoshop software and the practice of making them. The results of design training activities and digital printing are in the form of products in the form of pins and key chains, as business opportunities and to reduce unemployment in the Happy village of Babelan sub-district. Keywords: digital design; babelan happy village; key chain.
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT LOKAL DUSUN KARANGANYAR DESA MADURA KECAMATAN WANAREJA KABUPATEN CILACAP BERBASIS ETNOFARMASI Mida Hamidah; Putri Salma Maulida; Nabila Putri Fauziyah; Suci Gandara Putri; Putri Nita; Nadia Azzahra; Rachman Fauzi; Rifqi Miftahul Awali; Dela Dela
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.17194

Abstract

ABSTRAKPemanfaatan tanaman sebagai alternatif pengobatan hingga saat ini masih dipercayai oleh masyarakat Indonesia khususnya di Dusun Karanganyar Desa Madura Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap. Jenis tanaman yang digunakan untuk alternatif pengobatan biasanya mempunyai kearifan lokal tersendiri berdasarkan daerah masing-masing. Pengabdian masyarakat yang telah dilakukan berdasarkan etnofarmasi setempat yaitu dengan cara mengumpulkan informasi jenis tanaman yang biasa digunakan untuk alternatif pengobatan di Dusun Karanganyar Desa Madura Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap menggunakan metode wawancara terhadap beberapa tokoh masyarakat yang didasarkan pada pengalaman dan pengetahuannya mengenai tanaman obat. Dengan adanya informasi yang telah dikumpulkan dari hasil pengabdian Masyarakat ini maka diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap potensi tanaman obat yang terdapat di Dusun Karanganyar. Hasil wawancara dan pengkajian menunjukkan bahwa tanaman yang biasa digunakan sebagai obat di Dusun Karanganyar Desa Madura Kecamatan Wanareja Kabupaten Cilacap yaitu sebanyak 27 famili yang terdiri atas 43 jenis tanaman. Di antara 27 famili yang paling banyak digunakan sebagai obat adalah famili Zingiberaceae sebesar 25,93%. Dari 43 jenis tanaman, bagian tanaman yang paling banyak digunakan adalah daun yaitu sebesar 62,79%. Dari 43 jenis tanaman, pengolahan terhadap tanaman obat di Dusun Karanganyar yang paling banyak adalah dengan cara direbus sebesar 76,74%. Khasiat dari 43 jenis tanaman obat yang ada di Dusun Karanganyar terdapat 23 khasiat dan yang paling banyak adalah hipertensi dan koleseterol masing-masing sebesar 18,60%. Kata kunci: etnofarmasi; tanaman obat; karanganyar; wanareja; cilacap ABSTRACTThe utilization of plants as alternative medicine is still believed by the Indonesian people, especially in Karanganyar Hamlet, Madura Village, Wanareja Subdistrict, Cilacap Regency. The types of plants used for alternative medicine usually have their own local wisdom based on their respective regions. Community service that has been carried out based on local ethnopharmacy is by collecting information on the types of plants commonly used for alternative medicine in Karanganyar Hamlet, Madura Village, Wanareja District, Cilacap Regency using the interview method with several community leaders based on their experience and knowledge of medicinal plants. With the information that has been collected from the results of this community service, it is hoped that it can increase community knowledge of the potential of medicinal plants found in Karanganyar Hamlet. The results of interviews and assessments show that plants commonly used as medicine in Karanganyar Hamlet, Madura Village, Wanareja Subdistrict, Cilacap Regency are 27 families consisting of 43 types of plants. Among the 27 families most widely used as medicine is the Zingiberaceae family at 25.93%. Of the 43 types of plants, the most widely used plant part is the leaves, which amounted to 62.79%. Of the 43 types of plants, the most processing of medicinal plants in Karanganyar Hamlet is by boiling at 76.74%. The efficacy of 43 types of medicinal plants in Karanganyar Hamlet there are 23 properties and the most is hypertension and cholesterol each by 18.60%. Keywords: ethnopharmacy; medicinal plants; karanganyar; wanareja; cilacap
EDUKASI PELESTARIAN LINGKUNGAN HIJAU DI SEKOLAH DASAR KATOLIK WITIHAMA Chrisdayanti Antonia Kewa Florida Duan; Donna Isra Silaban
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i3.16627

Abstract

ABSTRAKPelestarian Lingkungan serta penghijauan di lingkungan Sekolah tidak hanya sebatas menyediakan udara bersih dan memperindah tetapi juga sangat penting dalam rangka melatih peserta didik untuk peduli terhadap lingkungan alam sekitar. Hal ini sangat penting, karena akan mempengaruhi motivasi belajar dalam proses pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan:1)  Menumbuhkan karakter peduli dan cinta lingkungan di kalangan siswa/siswi  ; 2) Menambah pengetahuan secara umum tentang alam beserta fungsinya. kegiatan pengabdian ini menggunakan metode partisipatif warga sekolah serta dipraktikkan secara langsung oleh siswa/siswi Sekolahan Dasar Katolik Witihama dalam pelestarian lingkungan hijau. Program ini dilaksanakan di SDK Witihama, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur selama dua bulan dari bulan Mei 2023 hingga Juni 2023. Kegiatan pengabdian ini melibatkan Mahasiswi FISIP Universitas Katolik Widya Mandira Kupang serta siswa siswi dan para guru dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Hasil kegiatan ini memiliki dampak berupah perubahan pada lingkungan sekolah yang diakibatkan oleh suatu usaha dan/atau kegiatan. Kata kunci : edukasi; lingkungan hijau; sekolah dasar ABSTRACTEnvironmental preservation and greening in the school environment are not only limited to providing clean and beautifying air but are also very important in order to train students to care about the surrounding natural environment. This is very important, because it will affect the motivation to learn in the learning process. This service activity aims to: 1) Grow the character of caring and loving the environment among students; 2). Provide new understanding and experience to students regarding procedures for selecting plant seeds and sustainable maintenance; 3) Increase general knowledge about nature and its functions. This service activity uses the participatory method of school members and is practiced directly by Witihama Catholic Elementary School students in preserving a green environment. This program was carried out at SDK Witihama, Witihama District, East Flores Regency for two months from May 2023 to June 2023. This community service activity involved FISIP students at Widya Mandira Catholic University Kupang as well as students and teachers in protecting and preserving the environment. The results of this activity have an impact in the form of changes to the school environment caused by a business and/or activity. Keywords: education; green environment; elementary school.

Page 1 of 13 | Total Record : 126