cover
Contact Name
Agus Kurniawan
Contact Email
kurniawanlearning@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
planoearth.ummat@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Planoearth
ISSN : 25025031     EISSN : 26154226     DOI : -
Jurnal Planoearth adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari penelitian di bidang Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2023): Februari" : 6 Documents clear
IDENTIFIKASI POLA PERSEBARAN DAN PENGGUNAAN RUANG EVENT SENI BUDAYA PERTUNJUKAN TRADISIONAL DI KOTA BANDUNG Alamsyah, Marisa Latifah
Jurnal Planoearth Vol 8, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v8i2.7120

Abstract

Abstrak: Melihat visi Kota Bandung sebagai kota budaya dan tujuan wisata yang dicanangkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, event seni pertunjukan tradisional dapat mendukung terwujudnya visi tersebut. Beberapa pendapat mengemukakan bahwa penggunaan ruang event pertunjukan cenderung memusat di kawasan tertentu. Hal ini menyebabkan penggunaan dan pemanfaatan ruang event pertunjukan di Kota Bandung menjadi tidak optimal. Setelah dilakukan penelitian, diketahui bahwa pola persebaran dan penggunaan ruang event seni pertunjukan tradisional banyak terjadi pada satu titik kawasan tertentu saja yaitu di SWK Cibeunying, dan pola persebaran dan penggunaan ruang event seni pertunjukan tradisional banyak terjadi di lokasi pertunjukan berjenis ruang non-khusus event pertunjukan.Abstract: Looking at the vision of Bandung as a cultural city and tourist destination launched by the Department of Culture and Tourism, traditional performing arts events can support the realization of this vision. Some opinions suggest that the use of performance event spaces tends to be centralized in certain areas. This causes the use and utilization of performance event space in Bandung City to be not optimal. After conducting research, it is known that the pattern of distribution and use of traditional performing arts event space occurs at one point in a particular area, namely in SWK Cibeunying, and the pattern of distribution and use of traditional performing arts event space occurs at the location of non-specialized performance event space.
PENGARUH COVID-19 TERHADAP JUMLAH PENCARI KERJA DI KABUPATEN AGAM Zalmi, Rezky
Jurnal Planoearth Vol 8, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v8i2.7159

Abstract

Abstrak: Wabah Covid-19 berasal dari Kota Wuhan, Tiongkok telah menyebar ke Indonesia mengakibatkan ganguan kesehatan, sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh Covid-19 terhadap jumlah pencari kerja di Kabupaten Agam. Metode penelitian yang digunakan peneliti dengan menjalankan algoritma machine learning regresi linier sederhana di R Program menggunakan jenis data numerik dari data sekunder Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTS Naker) Kabupaten Agam, Rumah Sakit Umum Daerah Lubuk Basung, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pandemi Covid-19 mempengaruhi angka pencari kerja di Kabupaten Agam, sebelum terjadi Covid-19 angka pencari kerja jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan setelah Covid-19 menyebar di Kabupaten Agam. Diperkirakan jika kasus Covid-19 terus bertambah ke depannya, maka juga akan menurunkan angka pencari kerja di Kabupaten Agam.Abstract: Covid-19 outbreak originating from the city of Wuhan, China has spread to Indonesia causing health, social and economic problems for the Indonesian people. This study aims to identify the effect of Covid-19 on the number of job seekers in Agam Regency. The research method used by the researcher is to run a simple linear regression machine learning algorithm in the R Program using the type of numerical data from secondary data from the Department of Investment and One Stop Integrated Services and Labor (DPMPTS Naker) Agam Regency, Lubuk Basung Regional General Hospital, and the Regional Public Hospital. Agam District Health. The results showed that the Covid-19 pandemic affected the number of job seekers in Agam Regency, before the Covid-19 outbreak the number of job seekers was much higher than after Covid-19 spread in Agam Regency. It is estimated that if Covid-19 cases continue to increase in the future, it will also reduce the number of job seekers in Agam Regency.
KOTA SEHAT SEBAGAI STRATEGI MENGAHADAPI COVID-19 BERDASARKAN STRUKTUR RUANG PERENCANAAN PERKOTAAN (STUDI KASUS: KOTA MATARAM) Satinnuzur, Hamri; Irmayani, Nurul Laili
Jurnal Planoearth Vol 8, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v8i1.2755

Abstract

Abstrak: Indonesia sedang menghadapi masalah yang cukup serius, seperti halnya salah satu kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu Kota Mataram yang juga sedang menghadapi penyebaran Virus Corona atau sindrom pernafasan akut parah coronavirus 2 (SARS-CoV-2) ini. virus yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit akibat infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus Corona dapat menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernafasan, infeksi paru-paru yang parah, dan kematian. Kota Mataram merupakan kota yang tidak masuk dalam kategori tinggi atau zona merah penyebaran virus corona sehingga Kota Mataram harus bisa mempersiapkan segala sesuatunya untuk menghadapi virus tersebut. Dengan konsep Kota Sehat, salah satu konsep yang dapat mengendalikan penyebaran virus corona. Kota yang sehat adalah keadaan kabupaten / kota yang bersih, nyaman, aman, dan sehat bagi penduduk untuk ditinggali, yang dicapai melalui pelaksanaan beberapa pengaturan dengan kegiatan terpadu yang disepakati oleh masyarakat dan pemerintah daerah. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan menelaah literatur yang berkaitan dengan konsep kota sehat, model kota sehat dan strategi mewujudkan kota sehat di Kota Mataram dalam menghadapi penyebaran virus corona. Berdasarkan hasil tinjauan pustaka ditemukan bahwa konsep kota sehat dengan model seperti lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat sangat dibutuhkan dalam pengendalian virus corona dan strategi melalui pelibatan lingkungan masyarakat dan semua pihak melalui sebuah strategi untuk mewujudkan konsep kota sehat.Abstract: Indonesia is facing a serious problem, as well as one of the cities in West Nusa Tenggara Province, namely the City of Mataram which is also facing the spread of the Corona Virus or severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) is a virus that attacks the respiratory system. This disease due to viral infection is called COVID-19. The Corona virus can cause minor disturbances to the respiratory system, severe lung infections, and death. Mataram City is a city that is not in the high category or red zone in the spread of the corona virus so that Mataram City must be able to prepare all things to deal with the virus. With the concept of Healthy Cities, one concept that can control the spread of the corona virus. a healthy city is a district / city condition that is clean, comfortable, safe and healthy for residents to live in, which is achieved through the implementation of several arrangements with integrated activities agreed upon by the community and local government. The analytical method used is a qualitative descriptive method by examining the literature related to the concept of a healthy city, a healthy city model and strategies for realizing a healthy city in Mataram City in dealing with the spread of the corona virus. Based on the results of a literature review, it was found that the concept of a healthy city with models such as a healthy environment and healthy living behavior is needed in controlling the corona virus and strategies through the involvement of the community environment and all parties through a strategy to realize the concept of a healthy city.
KAJIAN KEBERADAAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH TERHADAP LINGKUNGAN SOSIAL MASYARAKAT KEBON KONGOK DESA SUKA MAKMUR KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT Johari, Harry Irawan; Sukuryadi, Sukuryadi; Jannah, Putri Miftahul; Mas'ad, Mas'ad
Jurnal Planoearth Vol 8, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v8i2.7634

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak keberadaan TPA sampah terhadap lingkungan sosial masyarakat Kebon Kongok Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, serta untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi pemerintah dalam pengelolaan sampah di TPA Kebon Kongok Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Metode Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan Purposive Sampling. Analisis data yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dampak keberadaan TPA sampah terhadap lingkungan sosial masyarakat adalah, aktivitas masyarakat menjadi terganggu bila sedang beraktivitas di setiap harinya. Masyarakat bersikap dan berperilaku menerima dan tidak menerima. Perubahan gaya hidup terjadi setelah masyarakat bekerja di TPA Kebon Kongok. Kesehatan ada masyarakat yang terkena penyakit demam berdarah, sesak napas, gatal, dan batuk. Kesejahteraan, masyarakat merasa sejahtera dan ada masyarakat yang merasa tidak sejahtera dengan keberadaan TPA Kebon Kongok. Pendidikan, setelah masyarakat bekerja di TPA Kebon Kongok mereka dapat membiayai kebutuhan pendidikan anaknya. Adapun kendala yang dihadapi pemerintah dalam pengelolaan sampah di TPA Kebon Kongok adalah adanya Aksi demo, dan penutupan akses jalan yang dilewati oleh truk pengangkut sampah. Cara pemerintah mengatasi kendala tersebut adalah memberikan dana KDN, melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan mempekerjakan masyarakat.Abstract: The purpose of this study was to determine the impact of the existence of a waste landfill on the social environment of the Kebon Kongok community, Suka Makmur Village, Gerung District, West Lombok Regency, and to find out what obstacles the government faces in managing waste in the Kebon Kongok Landfill, Suka Makmur Village, Gerung District, West Lombok Regency. The research method uses qualitative research with data collection techniques in research using observation, interviews, and documentation. The technique of determining informants using Purposive Sampling. Data analysis, namely, data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the impact of the existence of waste landfills on the social environment of the community is that community activities become disrupted when doing activities every day. The community has an attitude and behavior of acceptance and non-acceptance. Lifestyle changes occurred after the community worked at the Kebon Kongok landfill. Health there are people who are affected by dengue fever, shortness of breath, itching, and coughing. Welfare, the community feels prosperous and there are people who feel not prosperous with the existence of Kebon Kongok Landfill. Education, after the community works at Kebon Kongok Landfill they can finance their children's educational needs. The obstacles faced by the government in managing waste at the Kebon Kongok landfill are demonstrations, and the closure of road access passed by garbage trucks. The way the government overcomes these obstacles is to provide KDN funds, conduct socialization to the community, and employ the community.
ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN DESA WISATA KARANG BAYAN Yunianti, Sri Rahmi; Lestari, Sri Apriani Puji
Jurnal Planoearth Vol 8, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v8i2.6945

Abstract

Abstrak: Desa Karang Bayan merupakan salah satu desa di Pulau Lombok yang memiliki berbagai kekayaan alam dan budaya. Dalam peraturan daerah Kabupaten Lombok Barat Nomor 11 tahun 2011 tentang RTRW Kabupaten Lombok Barat menetapkan Desa Karang Bayan sebagai kawasan cagar budaya desa tradisional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengindentifikasi potensi dan masalah di desa Karang Bayan sehingga pengembangan desa sebagai tujuan wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa terdapat berbagai potensi di Desa Karang Bayan yakni potensi alam (pertanian, hasil perkebunan buah, hutan penyangga dan perikanan), potensi wisata dan budaya, serta potensi ekonomi lokal. Selain itu terdapat beberapa permasalahan terkait lingkungan dan budaya yang semakin terkikis. Dari hasil tersebut, dapat dijadikan sebagai arahan bagi masyarakat dan perangkat desa untuk mengembangkan Desa Karang Bayan sebagai desa wisata.Abstract: Karang Bayan Village is one of the villages on the island of Lombok which has a variety of natural and cultural riches. In the regional regulation of West Lombok Regency Number 11 of 2011 concerning the RTRW of West Lombok Regency, Karang Bayan village is designated as a traditional village cultural heritage area. This research was conducted with the aim of identifying the potential and problems in the village of Karang Bayan so that the development of the village as a tourist destination. The method used in this research is descriptive qualitative using SWOT analysis. The results of this study found that there are various potentials in Karang Bayan Village, namely natural potential (agriculture, fruit plantations, buffer forests and fisheries), tourism and cultural potential, and local economic potential. In addition, there are several problems related to the environment and culture that are increasingly being eroded. From these results, it can be used as a direction for the community and village officials to develop Karang Bayan Village as a tourist village.
KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI DAN PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI MASYARAKAT KOTA BANDUNG PADA MASA PANDEMI COVID-19 Leyder, Kezia Audrey; Kameswara, Byna
Jurnal Planoearth Vol 8, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v8i2.4882

Abstract

Abstrak: Pandemi Covid-19 memiliki dampak yang besar untuk masyarakat menengah ke bawah, karena perekonomian menurun dan terjadi banyak Pengurangan Hak Kerja (PHK) bagi para pegawai di perusahaan/pabrik. Perubahan kondisi ekonomi ini berpengaruh terhadap pergerakan masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan karakteristik sosial ekonomi dengan pemilihan moda pada masa pandemi Covid-19 melalui metode analisis uji chi-square. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang melihat perubahan pemilihan moda dalam 4 periode waktu yaitu sebelum pandemi, PSBB 1 (April, Mei, Juni 2020), PSBB 2 (Juli, Agustus, September 2020), dan PSBB 3 (Oktober, November, Desember 2020). Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pelaku perjalanan cenderung tidak melakukan perubahan pilihan moda. Berdasarkan hasil analisis, karakteristik sosial ekonomi yang memiliki hubungan dengan pemilihan moda transportasi pada saat sebelum pandemi dan PSBB adalah pekerjaan, pendidikan, pendapatan, jumlah tanggungan, kepemilikan kendaraan, dan jenis tempat tinggal. Secara umum, diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pertimbangan pengambilan keputusan terkait kebijakan transportasi pada masa pandemi di Kota Bandung.Abstract: Covid-19 pandemic has a great impact on the lower middle class, because the economy ecreased and there were many reductions in work rights (PHK) for employees in companies/factories. Changes in income levels affect the movement of people. This study was conducted to see the relatfionship between the socio-economic and the mode selection during the Covid-19 pandemic through the chi-square method of analysis. The type of this research is a quantitative that looks at changes in mode of choice in 4 time periods, namely before pandemic, PSBB 1 (April, May, June 2020), PSBB 2 (July, August, September 2020), dan PSBB 3 (October, November, December 2020). The results showed that most of travellers tend to not change modes. Based on the results of analysist, socio-economic status that affects the choice of transportation mode before the pandemic and PSBB is a factor of work, education, income, vehicle ownership, and type of residence. In general, it is hope that this research can contribute for the consideration of decision making related to transportation policies during the pandemic in the city of Bandung.

Page 1 of 1 | Total Record : 6