Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSENTASE PENDUDUK MISKIN DI JAWA TENGAH DENGAN METODE GEOGRAPHICALLY WEIGHTED PRINCIPAL COMPONENTS ANALYSIS (GWPCA) ADAPTIVE BANDWIDTH Mas'ad, Mas'ad; Yasin, Hasbi; Maruddani, Di Asih I
Jurnal Gaussian Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Gaussian
Publisher : Department of Statistics, Faculty of Science and Mathematics, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.602 KB) | DOI: 10.14710/j.gauss.v5i3.14704

Abstract

Poverty is one of the fundamental problems that is faced by developing country such as Indonesia. One of provinces with high poverty in Java is Central Java. The factors affecting poverty in the districts/cities in Central Java are Human Development Index, pre-prosperous family, population density, Labor Force Participation Rate, and Regional Minimum Wage. Variables which is affecting poverty percentage are multivariate data that have spatial effect and are correlated to each other. Therefore, Geographically Weighted Principal Components Analysis (GWPCA) Adaptive Bandwidth is suitable to analyze what dominant factor that effects poverty percentage in the districts/cities in Central Java. GWPCA Adaptive Bandwidth is a multivariate analysis method that is used to remove the correlation in multivariate data that have spatial effects with the distance weighting measure and the extent of location influence relative to each other location conforming to the variance size of data density. The result of this research the variables affecting poverty percentage each region can be replaced by new variables called principal components which can explain 82% of the original variables. This research also found five regional groups that have different poverty-percentage-affecting characterics. Keywords      : poverty, multivariate, correlation, spatial effect, GWPCA adaptive bandwidth.
Manajemen Pembelajaran pada Mata Pelajaran PAI untuk Anak Autis di Tingkat Sekolah Dasar Kholidin, Afif; Mas'ad, Mas'ad
QUALITY Vol 9, No 1 (2021): QUALITY
Publisher : Pascasarjana IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/quality.v9i1.9014

Abstract

AbstractThis research aim know the management of PAI learning for autistic children in SDLB Sunan Kudus. This type of research is a qualitative descriptive research. The data collection techniques apply observation, interview, and documentation. From the data obtained, analysed by using the triangulation method. The findings of this research are the management applying of PAI learning for autistic children that showed by planning which prepared everyday and in accordance with the preparing procedure of PPI. The next, organizing of planning that has been prepared by providing resources who complement autistic children’s needs and adapting to their conditions. And than, organize the existing resources into PAI learning by importing simplified material and adapted to the conditions of autistic children in their daily lives. The evaluation of PAI learning is use the process evaluation and products evaluation during the learning is going on continuously with giving descriptive notes value.AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui manajemen pembelajaran PAI pada anak autis di SDLB Sunan Kudus. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis dengan metode triangulasi. Adapun temuan penelitian ini adalah manajemen yang diterapkan dalam pembelajaran PAI pada anak autis ditunjukkan dengan perencanaan yang disusun setiap hari dan sesuai dengan prosedur penyusunan PPI. Perencanaan yang sudah disusun selanjutnya dilakukan pengorganisasian dengan menyediakan sumber daya yang memenuhi kebutuhan dan sesuai dengan kondisi mereka. Dari sumber daya yang ada diorganisasikan ke dalam pembelajaran PAI dengan cara memasukkan materi PAI yang sudah disederhanakan dan disesuaikan dengan kondisi anak-anak autis ke dalam kegiatan sehari-hari. Evaluasi pembelajaran PAI dilakukan dengan cara evaluasi proses dan evaluasi produk selama pembelajaran berlangsung secara terus-menerus dengan memberikan nilai dalam bentuk catatan deskriptif.
Karakteristik BUMDes Pesisir pada Kawasan Pertambangan Emas di Kecamatan Maluk Sumbawa Barat Ibrahim, Ibrahim; Setiadi, Setiadi; Saleh, Muhammad; Gani, Arsyad Abdul; Mintasrihardi, Mintasrihardi; Am, Junaidi; Mas'ad, Mas'ad; Kamaluddin, Kamaluddin
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v11i1.35080

Abstract

Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai aset ekonomi berada di desa dengan Pengelolaan sepenuhnya oleh masyarakat belum memiliki pemanfaatan dalam mendukung ekonomi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik badan usaha milik desa pesisir pada kawasan pertambangan emas di Kecamatan Maluk Sumbawa Barat.Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode survei yang mengambil sampel dari sejumlah populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat mengumpulkan data utama. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1701 rumah tangga. penentuan sampel responden menggunakan tehnik proportional random sampling. Penentuan sampel responden rumah tangga menggunakan sampel sebesar 5 persen. Persebaran responden pada lokasi penelitian berdasarkan jumlah populasi (rumah tangga). Jumlah sampel responden pada masing-masing lokasi penelitian sebanyak 89 responden. Analisis yang digunakan untuk menguji tujuan tersebut menggunakan analsis frekuensi dan tabulasi silang. Hasilpenelitian ini menunjukan bahwa karakteristik BUMDes pesisir pada kawasan pertambangan emas di Kabupaten Sumbawa Barat berdasarkan organisasi dalam kategori tertinggi pada level rendah mencapai 61,8 persen, program BUMDes pada kategori tertinggi pada level terendah mencapai 61,79 persen  dan sumberdaya pengelola pada ketegori tertinggi pada level terendah mencapai 61,79 persen. Keberadaan BUMDes ditengah masyarakat diperlukan kemitraan dengan semua pihak, sehingga organisasi, program dan pengelola sumberdaya dapat meningkat serta berdaya saing.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENDIDIK SEKOLAH DASAR DALAM MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA BERBANTUAN APLIKASI CANVA FOR EDUCATION Sanisah, Siti; Mas'ad, Mas'ad; Edi, Edi; Rochayati, Nurin; Zulkarnain, Lalu Muhammad Iskandar; Arif, Arif; Milandari, Baiq Desi; Darmurtika, Linda Ayu; AR, Jaini Bidaya
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i1.12299

Abstract

Abstrak: Tolok ukur kemampuan pendidik salah satunya adalah dapat membuat dan menggunakan berbagai media pembelajaran untuk memudahkan peserta didik memahami materi pelajaran. Pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pendidik dalam membuat media pembelajaran berbasis multimedia berbantuan aplikasi Canva for Education. Kegiatan dilakukan dalam bentuk pelatihan selama tiga kali pertemuan, melibatkan 25 orang pendidik Sekolah Dasar, dan bekerjasama dengan Guru Penggerak. Hasilnya, seluruh peserta berhasil membuat media pembelajaran berupa mind maps, 76% berhasil membuat bahan presentasi, dan 72% berhasil membuat video pembelajaran. Agar kemampuan menjadi lebih maksimal disarankan agar pendidik terus berlatih secara mandiri menggunakan Canva for Education atau aplikasi lainnya, dan meneruskan kemampuan yang telah diperoleh kepada pendidik lainnya.Abstract:  One of the benchmarks for the ability of educators is to be able to create and use various learning media to make it easier for students to understand the subject matter. Community service aims to improve the ability of educators to create multimedia-based learning media with the help of the Canva for Education application. The activity was carried out in the form of training for three meetings, involving 25 elementary school educators, and working with the Mobilization Teacher. As a result, all participants succeeded in making learning media in the form of mind maps, 76% succeeded in making presentation materials, and 72% succeeded in making learning videos. To maximize abilities, it is recommended that educators continue to practice independently using Canva for Education or other applications, and pass on the skills they have acquired to other educators.
PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PENDEKATAN TaRL (TEACHING AT THE RIGHT LEVEL) UNTUK MENINGKATKKAN KEMAMPUAN LITERASI MURID Sanisah, Siti; Edi, Edi; Mas'ad, Mas'ad; Darmurtika, Linda Ayu; Arif, Arif
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 6, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v6i2.14572

Abstract

Abstrak: Kemampuan literasi murid tingkat sekolah dasar di Indonesia membutuhkan perhatian serius, diperlukan berbagai upaya agar dapat menjadi lebih baik melalui jalur pendidikan formal, informal, dan nonformal. Menyadari hal itu, dilakukan pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi 34 orang murid di TPA/TPQ Nurul Ittihad Desa Perina melalui pendampingan implementasi pendekatan TaRL. Kegiatan dilakukan dalam tiga tahap, melibatkan 3 orang pengurus TPA dan 8 orang tutor sebaya. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa 85% (dari 34 orang) murid di TPA/TPQ Nurul Ittihad mengalami peningkatan kemampuan literasi yang cukup baik. Artinya, pendekatan TaRL efektif dimanfaatkan untuk mendukung upaya peningkatan kemampuan literasi. Untuk memaksimalkan capaian ini, disarankan agar pengurus dapat terus melaksanakan pembelajaran berbasis TaRL, tidak hanya untuk pelajaran berbahasa Indonesia tetapi juga pelajaran yang berbahasa Arab, Inggris, dan lainnya.Abstract: The literacy ability of elementary school students in Indonesia requires serious attention, various efforts are needed to be better through formal, informal, and non-formal education channels. Realizing this, a service was carried out aimed at improving the literacy skills of 34 students at TPA/TPQ Nurul Ittihad Perina Village through assistance in the implementation of the TaRL approach. The activity was carried out in three stages, involving 3 TPA administrators and 8 peer tutors. The results of the service showed that 85% (out of 34 people) of students at TPA/TPQ Nurul Ittihad experienced a fairly good increase in literacy skills. This means that the TaRL approach is effectively used to support efforts to improve literacy skills. To maximize this achievement, it is recommended that the board can continue to carry out TaRL-based learning, not only for Indonesian lessons but also lessons in Arabic, English, and others.
EDUKASI PENINGKATAN PENDAPATAN MASYARAKAT MELALUI RECYCLE FOOD WASTE MENJADI PRODUK KOMERSIAL Mas'ad, Mas'ad; Sanisah, Siti; Kamaluddin, Kamaluddin; Arif, Arif; Rochayati, Nurin; Khosiah, Khosiah; Hafiza, Bella; Islam, Izzul
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 1 (2024): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i1.21106

Abstract

Abstrak: Dibutuhkan kesadaran dan kerjasama semua pihak dalam pengelolaan sampah, terutama food waste dari lingkungan rumah tangga. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang peningkatan pendapatan masyarakat melalui recycle food waste menjadi produk olahan bernilai komersial di Desa Menggala Kecamatan Pemenang-Lombok Utara. Sasaran kegiatan adalah 25 orang ibu rumah tangga di Kecamatan Pemenang. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, dan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya kesadaran masyarakat untuk mengurangi jumlah sampah dari rumah tangga, menjaga kebersihan lingkungan, memperoleh pengetahuan tentang pengelolaan sampah berbasis 4R, menghasilkan produk makanan olahan berbahan dasar food waste, menjadikan hasil produksi sebagai usaha rumahan untuk meningkatkan pendapatan, serta ide meminimalisir pengeluaran dan menerapkan pola frugal living. Agar lebih maksimal, disarankan agar masyarakat terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam mengolah makanan berbahan dasar food waste. Stakeholder lain dapat mengadakan edukasi serupa di tempat dan sasaran berbeda, sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pengelolaan sampah lebih luas dan massif.Abstract: It requires awareness and cooperation of all parties in waste management, especially food waste from the household environment. The service aims to provide education about increasing people's income through recycling food waste into processed products with commercial value in Menggala Village, Pemenang District, North Lombok. The target of the activity is 25 housewife, Pemenang District. Education is carried out through the delivery of material, discussion and practice. The results of the activity show that there is public awareness to reduce the amount of waste from households, maintain environmental cleanliness, gain knowledge about 4R-based waste management, produce processed food products made from food waste, turn production into a home business to increase income, as well as ideas for minimizing expenses and implementing a frugal living pattern. To get maximum results, it is recommended that people continue to develop creativity and innovation in processing food made from food waste. Other stakeholders can hold similar education in different places and targets, so that the increase in community knowledge and skills regarding waste management is broader and more massive.
ANALISIS KARAKTER YANG DAPAT DITUMBUHKAN DALAM MATERI PEMBELAJARAN GEOGRAFIS INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Mas'ad, Mas'ad; Arif, Arif; Munandar, Anas; Rohayati, Nurin
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 9, No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v9i1.24264

Abstract

Abstract:  Dalam konteks saat ini, terdapat sebuah isu yang menyoroti fenomena ketidaktepatan implementasi nilai-nilai karakter di kalangan siswa, khususnya pada tingkat pendidikan dasar. Fenomena ini dapat dihubungkan dengan perubahan lingkungan global yang semakin merambah, yang kemungkinan besar berkontribusi terhadap kesulitan siswa dalam membangun fondasi karakter yang kokoh. Dengan demikian, kecenderungan siswa sekolah dasar untuk teralihkan perhatiannya kepada aspek-aspek yang tidak mendukung penanaman nilai-nilai karakter menjadi hal yang patut diperhatikan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis terhadap nilai-nilai karakter yang terakomodasi dalam pembelajaran geografi, terutama pada materi yang membahas kondisi geografi Indonesia, yang diajarkan kepada siswa kelas 5 sekolah dasar. Penelitian ini mengadopsi metode studi kepustakaan, di mana pendekatan ini memungkinkan untuk mengumpulkan data dengan melakukan telaah terhadap berbagai sumber literatur yang relevan, termasuk buku-buku, jurnal, catatan, dan literatur lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini.
PERENCANAAN LANSKAP SEBAGAI UPAYA REVITALISASI EKOWISATA BAGEK KEMBAR DI DESA CENDI MANIK KECAMATAN SEKOTONG KABUPATEN LOMBOK BARAT Sukuryadi, Sukuryadi; Johari, Harry Irawan; Zulhiani, Dyasti; Mas'ad, Mas'ad; Khosiah, Khosiah; Ashari, Daharanindra Pradina Arich; Parlendo, Ihjan
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i2.24676

Abstract

Abstrak: Penetapan kawasan ekowisata bagek kembar sebagai Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Mangrove SK Bupati No.637/18/DLH/2018. Setelah program penanaman selesai, supaya dapat langsung memberikan manfaat kepada warga masyarakat, ekowisata berbasis mangrove dipilih sebagai kelanjutan program dan dikelola oleh masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini untuk menyusun perencanaan kembali Ekowisata Mangrove melalui eksplorasi potensi yang terdapat pada Bagek Kembar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu dengan mendeskrifsikan hasil survey dan perencanaan dan desain lanskap ekowisata melalui inventarisasi, analisis, sintesis, perencanaan dan perancangan desain. Dalam inventarisasi dirumuskan potensi dan masalah yang terdapat pada Ekowisata Bagek Kembar Cendimanik. Hutan mangrove di Desa Cendimanik memiliki potensi wisata alam dan wisata konservasi. Perencanaan lanskap mencakup lokasi dan tata guna lahan, aksesibilitas, topografi, kondisi jalan, iklim, hidrologi, vegetasi, satwa, pengunjung dan masyarakat sehingga dapat merencanakan konsep ekowisata yang memperhatikan kelestarian sumberdaya secara berkelanjutan. Dalam perancangan mempertimbangkan aspek pelestarian lingkungan yaitu perencanaan pada ruang penerimaan, ruang pelayanan, penyangga, ruang ekowisata, jalur sirkulasi dan tata hijau.Abstract:  Determination of the Bagek Kembar ecotourism area as a Mangrove Essential Ecosystem (KEE) Regent's Decree No.637/18/DLH/2018. After the planting program was completed, so that it could directly provide benefits to community members, mangrove-based ecotourism was chosen as a continuation of the program and was managed by the local community. This research aims to re-plan Mangrove Ecotourism by exploring the potential contained in Bagek Kembar. This research uses qualitative methods, namely by describing the results of surveys and planning and designing ecotourism landscapes through inventory, analysis, synthesis, planning and design planning. In the inventory, the potential and problems found in Bagek Kembar Cendimanik Ecotourism are formulated. The mangrove forest in Cendimanik Village has the potential for nature tourism and conservation tourism. Landscape planning includes location and land use, accessibility, topography, road conditions, climate, hydrology, vegetation, animals, visitors and communities so that you can plan an ecotourism concept that pays attention to sustainable resource conservation. In the design, environmental preservation aspects are taken into account, namely planning the reception space, service space, buffer, ecotourism space, circulation routes and green layout.Keywords: Ecotourism; Mangroves; Planning and Designing
HUBUNGAN ANTARA PEMAHAMAN KONSEP SEJARAH DENGAN PEMBENTUKAN IDENTITAS NASIONAL SISWA SEKOLAH DASAR Mas'ad, Mas'ad; Arif, Arif; Syafril, Syafril; Munandar, Anas
Ibtida'iy : Jurnal Prodi PGMI Vol 9, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/ibtidaiy.v9i2.27914

Abstract

This study aims to analyze the relationship between understanding the concept of history and the formation of national identity of elementary school students through a literature study approach. History as a subject that teaches about important events in the journey of a nation has a strategic role in building national awareness and national identity. A good understanding of history can strengthen pride and loyalty to the country, and help students understand the basic values that shape the character of the nation. In this study, data were collected through a literature review covering various sources, such as history textbooks, scientific journals, and previous research relevant to this topic. The results of the literature study indicate that a good understanding of history can strengthen students' national identity, especially in terms of recognizing state symbols, the struggle for independence, and the diversity of Indonesian culture. A number of theories in educational science also underline the importance of contextual history learning based on national values to form a sense of unity. In addition, interesting and interactive history learning can increase student involvement, thereby helping to form a stronger national identity. This study suggests that history education in elementary schools emphasizes learning that is not only factual, but also leads to strengthening national values that are relevant to students' daily lives.
KAJIAN KEBERADAAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH TERHADAP LINGKUNGAN SOSIAL MASYARAKAT KEBON KONGOK DESA SUKA MAKMUR KECAMATAN GERUNG KABUPATEN LOMBOK BARAT Johari, Harry Irawan; Sukuryadi, Sukuryadi; Jannah, Putri Miftahul; Mas'ad, Mas'ad
Jurnal Planoearth Vol 8, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v8i2.7634

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak keberadaan TPA sampah terhadap lingkungan sosial masyarakat Kebon Kongok Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, serta untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi pemerintah dalam pengelolaan sampah di TPA Kebon Kongok Desa Suka Makmur Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Metode Penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan Purposive Sampling. Analisis data yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dampak keberadaan TPA sampah terhadap lingkungan sosial masyarakat adalah, aktivitas masyarakat menjadi terganggu bila sedang beraktivitas di setiap harinya. Masyarakat bersikap dan berperilaku menerima dan tidak menerima. Perubahan gaya hidup terjadi setelah masyarakat bekerja di TPA Kebon Kongok. Kesehatan ada masyarakat yang terkena penyakit demam berdarah, sesak napas, gatal, dan batuk. Kesejahteraan, masyarakat merasa sejahtera dan ada masyarakat yang merasa tidak sejahtera dengan keberadaan TPA Kebon Kongok. Pendidikan, setelah masyarakat bekerja di TPA Kebon Kongok mereka dapat membiayai kebutuhan pendidikan anaknya. Adapun kendala yang dihadapi pemerintah dalam pengelolaan sampah di TPA Kebon Kongok adalah adanya Aksi demo, dan penutupan akses jalan yang dilewati oleh truk pengangkut sampah. Cara pemerintah mengatasi kendala tersebut adalah memberikan dana KDN, melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan mempekerjakan masyarakat.Abstract: The purpose of this study was to determine the impact of the existence of a waste landfill on the social environment of the Kebon Kongok community, Suka Makmur Village, Gerung District, West Lombok Regency, and to find out what obstacles the government faces in managing waste in the Kebon Kongok Landfill, Suka Makmur Village, Gerung District, West Lombok Regency. The research method uses qualitative research with data collection techniques in research using observation, interviews, and documentation. The technique of determining informants using Purposive Sampling. Data analysis, namely, data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the impact of the existence of waste landfills on the social environment of the community is that community activities become disrupted when doing activities every day. The community has an attitude and behavior of acceptance and non-acceptance. Lifestyle changes occurred after the community worked at the Kebon Kongok landfill. Health there are people who are affected by dengue fever, shortness of breath, itching, and coughing. Welfare, the community feels prosperous and there are people who feel not prosperous with the existence of Kebon Kongok Landfill. Education, after the community works at Kebon Kongok Landfill they can finance their children's educational needs. The obstacles faced by the government in managing waste at the Kebon Kongok landfill are demonstrations, and the closure of road access passed by garbage trucks. The way the government overcomes these obstacles is to provide KDN funds, conduct socialization to the community, and employ the community.