cover
Contact Name
Agus Kurniawan
Contact Email
kurniawanlearning@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
planoearth.ummat@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Planoearth
ISSN : 25025031     EISSN : 26154226     DOI : -
Jurnal Planoearth adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari penelitian di bidang Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2024): Februari" : 6 Documents clear
ANALISIS KELAYAKAN LOKASI TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH DI KABUPATEN BULELENG BERBASIS SIG Yastika, Putu Edi; Pastiniasih, Luh; Wijaya, I Made Wahyu; Vipriyanti, Ni Nyoman Utari
Jurnal Planoearth Vol 9, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v9i1.9517

Abstract

Abstrak: Permasalahan sampah di Kabupaten Buleleng masih belum terselesaikan. Satu-satunya TPA yang ada di Kabupaten Buleleng yakni TPA Bengkala telah melebihi kapasitasnya, sehingga dibutuhkan alternatif lokasi TPA baru yang layak. Pada penelitian ini melakukan analisis kelayakan lokasi berbasis data spasial dengan merujuk pada SNI 03-3241-1994. Analisis berbasi system informasi geografis (SIG) menghasilkan peta kelayakan lokasi TPA di Kabupaten Buleleng. Terdapat area seluas 273,93 km2 yang layak sebagai lokasi TPA berdasarkan kriteria regional. Tiga alternatif lokasi TPA dipilih untuk dilanjutkan pada kriteria penyisih yaitu Desa Patas, Desa Gerokgak, dan Desa Sanggalangit. Calon Lokasi TPA Patas merupakan alternatif terbaik dengan nilai parameter penyisih tertinggi yaitu 538. Dengan demikian hasil penelitian ini merekomendasikan TPA baru sebaiknya dibangun di Desa Patas Kecamatan Gerokgak. Analisis lebih mendetail terkait dampak sosial ekonomi perlu dilakukan sebelum penetapan lokasi TPA yang baru.Abstract: The waste problem in Buleleng Regency is still unresolved. The only existing TPA in Buleleng Regency, namely TPA Bengkala, has exceeded its capacity, so an alternative location for a new TPA that is feasible is needed. In this study, a location feasibility analysis was carried out based on spatial data by referring to SNI 03-3241-1994. Analysis based on geographic information system (GIS) produces a map of the feasibility of the landfill site in Buleleng Regency. There is an area of 273.93 km2 that is suitable as a landfill site based on regional criteria. Three alternative TPA locations were chosen to be continued on the selection criteria, namely Patas Village, Gerokgak Village, and Sanggalangit Village. The prospective location for the Patas landfill is the best alternative with the highest allowance parameter value of 538. Thus, the results of this study recommend that a new landfill should be built in Patas Village, Gerokgak District. A more detailed analysis of the socio-economic impacts needs to be carried out prior to the determination of the location of the new landfill.
ANALISIS KEBUTUHAN RUANG PARKIR SEBAGAI DASAR PERENCANAAN FASILITAS PARKIR PADA INSTITUT TEKNOLOGI KALIMANTAN Kadri, Mohtana Kharisma; Atmawijoyo, Bayu Wijaksana; Hastuti, Sulestyaning
Jurnal Planoearth Vol 9, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v9i1.9882

Abstract

Abstrak: Seiring berjalannya waktu pertumbuhan penduduk akan semakin meningkat begitu pula dengan peningkatan jumlah mahasiwa, dengan meningkatnya jumlah mahasiswa yang ada pada Institut Teknologi Kalimantan maka akan menyebabkan meningkatnya jumlah kendaraan yang ada pada lahan parkir Institut Teknologi Kalimantan, dengan total jumlah mahasiswa yang aktif sebesar 6.194 jiwa dan total dosen sebesar 154 jiwa maka dipastikan bahwa jumlah kendaraan yang ada akan semakin banyak pula. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kebutuhan ruang ada di Institut Teknologi Kalimantan. Dalam menentukannya menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dimana pendekatan penelitian tersebut berbasis pada perhitungan. Dalam menemukan tingkat kebutuhan ruang diawali dengan menganalisa karakteristik parkir yang terdiri dari volume parkir, akumulasi parkir, durasi parkir, tingkat pergantian parkir, kapasitas parkir, penyediaan parkir, dan indeks parkir selanjutnya diteruskan kepada analisis kebutuhan ruang parkir. Dimana ditemukan kebutuhan ruang yang diperlukan untuk memenuhi kekurangan yang ada dengan total 508 m². selain itu ditemukan berdasarkan hasil perhitungan karakterisitik pada beberapa fasilitias ditemukan kurangnya pemanfaatan fasilitas parkir dengan demikian diharapkan kedepannya dapat memanfaatkan fasilitas parkir yang ada dengan baik.Abstract: As time goes by population growth will increase as well as the increase in the number of students, with the increasing number of students at the Kalimantan Institute of Technology, it will cause an increase in the number of vehicles in the parking lot of the Kalimantan Institute of Technology, with a total number of active students of 6,194 people and the total number of lecturers is 154 people, it is certain that the number of existing vehicles will also increase. Therefore, this study was conducted to determine the level of parking space requirements at the Kalimantan Institute of Technology. In determining it using a quantitative research approach where the research approach is based on calculations. In finding the level of space requirement, it begins by analyzing the parking characteristics which consist of parking volume, parking accumulation, parking duration, parking turnover rate, parking capacity, parking provision, and parking index. Where found the space requirements needed to meet the existing deficiencies with a total of 508 m². In addition, it was found that based on the results of the calculation of the characteristics of several facilities, it was found that there was a lack of utilization of parking facilities.
EVALUASI KETAHANAN PANGAN WILAYAH MELALUI ANALISIS DAYA DUKUNG PANGAN: KASUS KECAMATAN BAKI, KABUPATEN SUKOHARJO Rohsulina, Pranichayudha; Hidayat, Agung; Rahman, MS. Khabibur
Jurnal Planoearth Vol 9, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v9i1.7747

Abstract

Abstrak: Salah satu tantangan dalam mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia adalah tingginya laju pertumbuhan penduduk yang berimplikasi pada peningkatan konsumsi dan penurunan luas lahan pertanian akibat konversi lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya dukung pangan di Kecamatan Baki sebagai salah satu aspek penting dalam ketahanan pangan wilayah. Dari aspek geografis penelitian ini bertujuan menganalisis secara spasial daya dukung pangan di Kecamatan Baki. Data dikumpulkan dan dianalisis dengan formula matematis untuk mendapatkan kesimpulan tentang daya dukung pangan. Analisis spasial dilakukan dengan menggunakan perangkat sistem informasi geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagaian besar wilayah Kecamatan Baki masih memiliki daya dukung pangan yang tinggi. Wilayah yang memiliki daya dukung pangan tinggi umumnya berada di bagian Selatan Kecamatan Baki. Wilayah desa yang dekat dengan Kota Surakarta mendapatkan pengaruh berupa perkembangan wilayah, namun berdampak pada alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan permukiman, sehingga menurunkan daya dukung pangan.Abstract: One of the challenges in realizing food security in Indonesia is the high rate of population growth which has implications for increasing consumption and decreasing agricultural land area due to land conversion. This study aims to analyze the carrying capacity of food in the Baki Sub-District as an important aspect of regional food security. From the geographical aspect, this study aims to spatially analyze the carrying capacity of food in the Baki Sub-District. Data were collected and analyzed by mathematical formulas to obtain conclusions about the carrying capacity of food. Spatial analysis was carried out using a geographic information system (GIS). The results showed that most of the Baki Sub-District area still has a high food carrying capacity. Areas that have high food carrying capacity are generally located in the southern part of the Baki Sub-District. Village areas close to Surakarta City are affected in the form of regional development, but have an impact on the conversion of agricultural land into residential land, thereby reducing the carrying capacity of food.
PERSEPSI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN EXIT TOLL DI KAWASAN PERDESAAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ramadhan, Bagus; Kartikakirana, Renindya Azizza; Rifani, Irfan; Atmaja, Andika Dwi
Jurnal Planoearth Vol 9, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v9i1.10071

Abstract

Abstrak: Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan jalan tol di Indonesia berlangsung pesat. Salah satu rencana pengembangan jalan tol adalah menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui ruas Bawen-Yogyakarta, Yogyakarta-Solo dan Yogyakarta-Bandara YIA. Wilayah DIY. Namun pengembangan beberapa exit toll yang direncanakan berada di kawasan yang dikhawatirkan akan mempengaruhi kawasan sekitarnya seperti kawasan perdesaan atau kawasan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat perdesaan tentang pengembangan pintu tol yang dapat dikembangkan di DIY agar tidak berdampak negatif terhadap kawasan-kawasan di sekitar pintu tol. Penelitian ini menggunakan pendekatan induktif pada lokasi rencana kawasan exit toll yang bercorak perdesaan di DIY yaitu exit toll Banyurejo, Kapanewon (Kecamatan) Tempel dan exit toll Bokoharjo, Kapanewon Prambanan. Pencarian data dalam penelitian ini dilakukan melalui wawancara stakeholder terkait. Analisis yang dilakukan berdasarkan hasil wawancara adalah pengelompokan persepsi masyarakat tentang pengembangan kawasan exit toll yang diinginkan masyarakat. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan rencana pengembangan exit toll stakeholder di sekitar exit toll menginginkan adanya rest area. Namun dalam rest area ini perlu untuk mengutamakan masyarakat lokal melalui penyediaan ruang-ruang bagi usaha masyarakat lokal.Abstract: In recent years, the development of toll roads in Indonesia has progressed rapidly. One of the toll road development plans is Bawen-Yogyakarta, Yogyakarta-Solo and Yogyakarta-YIA Airport sections toll roads. The Yogyakarta’s area. However, the plan of several exit toll roads that are in areas that will affect the surroundings, such as rural areas or agricultural areas. This study aims to determine how the perception of rural communities about the development of exit toll that can be developed in DIY so can minimize negative impact on the areas around the exit toll. This study uses a qualitative inductive method at the location of the planned exit toll area with a rural pattern in DIY, the Banyurejo exit toll, Kapanewon (Kecamatan) Tempel and Bokoharjo exit toll, Kapanewon Prambanan. Data gathering for this research conducted through interviews with relevant stakeholders. The analysis is grouping of public perception based on the results of the interview about the development of the exit toll area desired by the community. The result of this research is that with the exit toll development plan, stakeholders around the exit toll want a rest area. However, in this rest area, it is necessary to prioritize local communities through the provision of spaces for local community businesses.
PENGEMBANGAN KOTA BARU MANDIRI TANJUNG SELOR, UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING KALIMANTAN UTARA MELALUI KONSEP SMART REGION Putro, Joni Trisetio
Jurnal Planoearth Vol 9, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v9i1.8862

Abstract

Abstrak: Sebagai provinsi yang berada di perbatasan, Kalimantan Utara memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kedaulatan serta martabat NKRI, serta sebagai penyangga calon Ibu Kota Negara (IKN). Pengembangan Kota Baru Mandiri Tanjung Selor dipandang dapat meningkatkan perekonomian serta daya saing Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menilai peran pengembangan KBM Tanjung Selor dalam meningkatkan daya saing Kaltara melalui konsep smart region. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengembangan KBM Tanjung Selor memiliki peran yang signifikan dalam peningkatan daya saing provinsi Kalimantan Utara sebagai wilayah perbatasan dalam menjaga kedaulatan NKRI sekaligus penyangga calon ibukota negara.Abstract: As a province located on the border, North Kalimantan has a very strategic role in maintaining the dignity of the Republic of Indonesia, and for the candidate for the National Capital (IKN). The development of Tanjung Selor Independent New City is seen as improving the economy and competitiveness of North Kalimantan. This research aims to assess the role of the development of KBM Tanjung Selor in improving Kaltara's competitiveness through the smart region concept. The method used is qualitative descriptive. The results of the analysis showed that the development of KBM Tanjung Selor has a significant role in increasing the competitiveness of North Kalimantan province as a border region in maintaining NKRI sovereignty as well as buffering the candidates for the state capital.
RUANG TERBUKA PUBLIK DALAM KONTEKS KOTA LAYAK ANAK DI KOTA YOGYAKARTA Suhartini, Suhartini; Setiawan, Bakti; Suryanto, Suryanto
Jurnal Planoearth Vol 9, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpe.v9i1.10078

Abstract

Abstrak: Kota Yogyakarta merupakan salah satu kota layak anak di Indonesia yang menyediakan berbagai ruang publik bagi aktivitas anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi bentuk ruang publik serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan ruang publik oleh anak-anak di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada dua lokasi, yaitu Taman Pintar dan kawasan Lempuyangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Pintar merupakan ruang publik yang dirancang secara terencana, sedangkan kawasan Lempuyangan tumbuh secara spontan tanpa perencanaan, dengan kondisi lahan terbatas dan minim fasilitas bermain namun tetap ramai dikunjungi anak-anak. Faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan ruang tersebut meliputi lokasi yang strategis, aksesibilitas tinggi, daya tarik lingkungan, rasa tempat yang hidup, serta fleksibilitas ruang yang tersedia.Abstract: Yogyakarta City is one of the child-friendly cities in Indonesia that provides various public spaces for children's activities. This research aims to find out the variations in the form of public spaces and analyze the factors that influence the utilization of public spaces by children in Yogyakarta City. This research uses a qualitative approach with a case study method in two locations, namely Taman Pintar and the Lempuyangan area. The results showed that Taman Pintar is a planned public space, while the Lempuyangan area grew spontaneously without planning, with limited land conditions and minimal play facilities but still visited by children. Factors that influence the utilization of the space include strategic location, high accessibility, environmental attractiveness, a lively sense of place, and flexibility of available space.

Page 1 of 1 | Total Record : 6