cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
pendekar.ummat@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Mataram Jln. KH. Ahmad Dahlan, No. 1, Pagesangan, Kota Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter
ISSN : -     EISSN : 26151421     DOI : 10.31764/pendekar
Core Subject : Education,
Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter adalah jurnal yang dikelola oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) yang secara khusus menerbitkan hasil penelitian dosen, mahasiswa semester akhir termasuk guru sekolah maupun kegiatan penelitian ilmiah lainnya di bidang pendidikan. Adapun cakupannya meliputi hasil penelitian di bidang matematika dan ilmu alam, teknologi informasi dalam pembelajaran, sosio geografis, agama dan budaya, bahasa dan sastra, serta humaniora. Terbit dua kali setahun yakni bulan April dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2025): September" : 25 Documents clear
Karakter Peduli Lingkungan Siswa di Sekolah Dasar Sultan, Habibi; Sulistyosari, Yunike; Tuerah, Paulus Robert; Sakura, Hamdan; Nirmalasari, Nirmalasari; Hidayat, Muhammad
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i3.32446

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to explore the process of internalizing environmental awareness among elementary school students at SD GMIM Leilem, located in an ecologically rich area. The method used was a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the study show that students have a high level of environmental awareness, as reflected in their active involvement in waste management, recycling programs, and tree planting. In addition, the integration of global issues such as climate change, air pollution, and deforestation into the curriculum has increased students' understanding of ecological challenges. The implications of these findings emphasize the importance of implementing holistic and experience-based environmental education. Sustained support from schools and communities is also an important factor in shaping a generation committed to environmental conservation.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi proses internalisasi karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar di SD GMIM Leilem, yang terletak di kawasan kaya ekologi. Metode yang digunakan berupa pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki tingkat kesadaran lingkungan yang tinggi, tercermin dari keterlibatan aktif dalam pengelolaan sampah, program daur ulang, serta penanaman pohon. Selain itu, integrasi isu-isu global seperti perubahan iklim, polusi udara, dan deforestasi dalam kurikulum turut meningkatkan pemahaman siswa terhadap tantangan ekologis. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya penerapan pendidikan lingkungan yang holistik dan berbasis pengalaman. Dukungan berkelanjutan dari sekolah dan komunitas juga menjadi faktor penting dalam membentuk generasi yang berkomitmen pada pelestarian lingkungan.
Studi Kualitatif tentang Pembentukan Kesadaran Ekologis Siswa melalui Program Sekolah Adiwiyata Hidayat, Muhammad; Zurahmah, Zurahmah; Ramli, Nurleli; Guntara, Fuad
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i3.32000

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the ecological awareness of students at SMP Negeri 4 Parepare through the Adiwiyata School Program. This program is designed to foster environmental awareness through activities such as “Jumat Bersih” (Clean Friday) and “Sahabat Pohon” (Tree Friends). A descriptive qualitative approach was used, involving 20 students selected purposively. Data were collected through in-depth interviews and observations of environmental conservation activities at school. The results show that most students understand the importance of maintaining environmental cleanliness, although some still require continuous reinforcement. These findings complement previous research by emphasizing the impact of sustainability principles in daily school activities. The novelty of this study lies in identifying the need for a more practical project-based approach to ensure equal student participation. The implications provide practical insights to enhance the effectiveness of the Adiwiyata Program at the junior high school level. This study recommends integrating project-based learning into routine school activities to ensure all students consistently engage in environmental conservation efforts.Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesadaran ekologis siswa di SMP Negeri 4 Parepare melalui program Sekolah Adiwiyata. Program ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui kegiatan seperti “Jumat Bersih” dan “Sahabat Pohon.” Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan melibatkan 20 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi kegiatan pelestarian lingkungan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, meskipun beberapa masih membutuhkan penguatan berkelanjutan. Temuan ini melengkapi penelitian sebelumnya dengan menegaskan dampak penerapan prinsip keberlanjutan dalam aktivitas sekolah sehari-hari. Kebaruan penelitian terletak pada identifikasi perlunya pendekatan berbasis proyek yang lebih aplikatif agar keterlibatan siswa merata. Implikasi temuan ini memberikan gambaran praktis untuk meningkatkan efektivitas program Adiwiyata di tingkat SMP. Penelitian merekomendasikan pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi dengan aktivitas rutin sekolah guna memastikan semua siswa terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan secara konsisten.
Peran dan Praktik Baik Guru Sekolah Adiwiyata dalam Membentuk Karakter Peduli Lingkungan Firmansyah, Muhammad Tegar; Saputra, Meidi
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i3.33805

Abstract

Abstract: The development of globalization that was not accompanied by environmental ethics had triggered an ecological crisis, so schools needed to instill environmental care character education through the Adiwiyata program. This study aimed to describe the roles and best practices of teachers at Adiwiyata schools in fostering environmentally caring character, with an emphasis on how teachers shaped students’ character through learning processes and habituation based on ecological citizenship. The research was conducted at SMA Negeri 1 Ponggok, which had received an award as the best Adiwiyata School at the provincial level. The analysis was carried out through a qualitative descriptive approach using data collection techniques such as observation, in-depth interviews with 4 vice principals, 5 teachers, and 10 students, documentation of activities, and official school documents. The results showed that teachers designed thematic learning and ecological projects, integrating environmental values into subjects. Teachers encouraged environmentally caring character through activities such as waste management, recycling, environmental practicum, eco-enzyme production, natural pesticides, and environmental campaigns. These practices were supported by adequate facilities, student enthusiasm, external collaboration, and the school’s commitment. The challenges included the diversity of students’ backgrounds and limited time.Abstrak: Perkembangan globalisasi yang tidak diimbangi etika lingkungan telah memicu krisis ekologi, sehingga sekolah perlu menanamkan pendidikan karakter peduli lingkungan melalui program Adiwiyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan praktik baik guru sekolah Adiwiyata dalam membentuk karakter peduli lingkungan, dengan penekanan pada bagaimana guru membentuk karakter siswa melalui proses pembelajaran dan pembiasaan berbasis kewarganegaraan ekologis. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Ponggok yang memperoleh penghargaan sebagai Sekolah Adiwiyata terbaik tingkat provinsi. Analisis dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam bersama 4 Wakil Kepala Sekolah, 5 guru, dan 10 siswa, dokumentasi kegiatan, serta dokumen resmi sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merancang pembelajaran tematik dan proyek ekologis, mengintegrasikan nilai lingkungan dalam mata pelajaran. Guru mendorong karakter peduli lingkungan melalui kegiatan seperti pengelolaan sampah, barang bekas, praktikum lingkungan, eco-enzim, pestisida alami, dan kampanye lingkungan. Praktik ini didukung fasilitas memadai, antusiasme siswa, kolaborasi eksternal, dan komitmen sekolah. Tantangan meliputi keberagaman latar belakang siswa dan keterbatasan waktu.
Dampak Kegiatan SEKAMI terhadap Karakter Anak Usia 6 sampai 12 Tahun di Stasi Salib Suci Ujung Tarigan, Cyndi Katarina Br
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i3.32369

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the character of children aged 6 to 12 years at the Holy Cross Station of Ujung Beringin and analyze the impact of SEKAMI activities on children's character development. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The instruments used are validated observation and interview guidelines. The research instruments are compiled based on the character aspect grid (moral character, empathy, responsibility, and cooperation) and SEKAMI activity indicators (joint prayer, Bible stories, community service, faith reflection, songs and movements). Informants were selected through snowball sampling technique and consisted of SEKAMI children, parents, and mentors. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that children who actively participate in SEKAMI activities show positive character development, especially in terms of being polite, honest, caring, responsible, and able to cooperate. The activities carried out in SEKAMI significantly support the internalization of moral and social values in children's daily lives. Thus, SEKAMI activities have a positive impact on the character development of children aged 6 to 12 years.This study aims to analyze the character of children aged 6 to 12 years at the Holy Cross Station, Ujung Beringin, and to analyze the impact of SEKAMI activities on children's character. The study was conducted using a qualitative approach. Data collection techniques used observation, interviews, and documentation. The number of informants was 10 people, consisting of SEKAMI children, parents, and mentors. The location of the study was the Holy Cross Station, Ujung Beringin, Saint Joseph Delitua Parish. Data processing techniques were carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that children who actively participated in SEKAMI activities experienced positive character development, especially in the aspects of morality, empathy, responsibility, and cooperation. Activities such as joint prayer, Bible stories, community service, and faith reflections also support children in being polite, honest, caring, and responsible in everyday life. It can be concluded that SEKAMI activities have a good impact on the character development of children aged 6 to 12 years.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter anak usia 6 sampai 12 tahun di Stasi Salib Suci Ujung Beringin serta menganalisis dampak kegiatan SEKAMI terhadap perkembangan karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa pedoman observasi dan wawancara yang telah divalidasi. Instrumen penelitian disusun berdasarkan kisi-kisi aspek karakter (karakter moral, empati, tanggung jawab, dan kerja sama) dan indikator kegiatan SEKAMI (doa bersama, cerita Alkitab, kerja bakti, refleksi iman, lagu dan gerak). Informan dipilih melalui teknik snowball sampling dan terdiri dari anak-anak SEKAMI, orang tua, serta pembina. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang aktif mengikuti kegiatan SEKAMI menunjukkan perkembangan karakter yang positif, khususnya dalam hal bersikap sopan, jujur, peduli, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan dalam SEKAMI secara signifikan mendukung internalisasi nilai-nilai moral dan sosial dalam kehidupan anak sehari-hari. Dengan demikian, kegiatan SEKAMI memberikan dampak yang baik terhadap perkembangan karakter anak usia 6 sampai 12 tahun.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter anak usia 6 sampai 12 tahun di Stasi Salib Suci Ujung Beringin, dan menganalisis dampak kegiatan SEKAMI terhadap karakter anak. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi . Jumlah informan sebanyak 10 orang, terdiri dari anak SEKAMI, orang tua, dan pembina. Lokasi penelitian adalah Stasi Salib Suci Ujung Beringin, Paroki Santo Yosef Delitua. Teknik pengolahan data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang aktif mengikuti kegiatan SEKAMI mengalami perkembangan karakter yang positif, khususnya dalam aspek karakter moral, empati, tanggung jawab, dan kerja sama. Kegiatan seperti doa bersama, cerita Alkitab, kerja bakti, dan refleksi iman turut mendukung anak-anak dalam bersikap sopan, jujur, peduli, serta bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan SEKAMI memberikan dampak yang baik terhadap perkembangan karakter anak usia 6 sampai 12 tahun. 
Canva sebagai Alat Bantu Visual dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Review tentang Penguatan Pemahaman Struktur Jumlah Mufidah Nurjannah, Nurjannah; Syafi'i, Ahmad Helwani; Rosyidi, Ahmad; Fitriani, Fitriani
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i3.32449

Abstract

Abstract: The teaching of Arabic still faces challenges in mastering grammatical aspects, particularly the construction of jumlah mufidah (meaningful sentences), which forms the foundation of language skills. The use of interactive media such as Canva remains limited and has not been widely explored in relation to this specific aspect. This study aims to analyze the effectiveness of Canva in enhancing students’ ability to construct jumlah mufidah through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data were collected from three major databases Scopus, DOAJ, and Google Scholar covering publications from 2015 to 2025. The screening process yielded 32 articles that met the inclusion criteria, namely studies that examined interactive media in Arabic language learning or other foreign language contexts with a grammatical focus. Articles unrelated to interactive media, lacking a focus on grammar, or published outside the specified range were excluded. Data were analyzed thematically to identify Canva’s contribution to Arabic learning. The findings indicate that Canva is effective in improving: (1) accuracy in constructing jumlah ismiyah and jumlah fi’liyah, (2) students’ ability to select vocabulary according to syntactic function, (3) variety in sentence construction, and (4) students’ independence in composing meaningful sentences. Canva’s strengths lie in its ease of use, interactive visual features, and compatibility with Arabic text. Thus, integrating Canva represents a significant pedagogical innovation for Arabic language instruction, particularly in strengthening students’ mastery of core grammatical structures.Abstrak: Pembelajaran bahasa Arab masih menghadapi kendala dalam penguasaan aspek gramatikal, khususnya pembentukan jumlah mufidah yang menjadi dasar keterampilan berbahasa. Pemanfaatan media interaktif seperti Canva relatif terbatas dan belum banyak dikaji secara spesifik pada aspek ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Canva dalam meningkatkan keterampilan siswa membentuk jumlah mufidah melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data dikumpulkan dari tiga basis utama, yaitu Scopus, DOAJ, dan Google Scholar, dengan rentang publikasi 2015–2025. Proses penyaringan menghasilkan 32 artikel yang memenuhi kriteria inklusi, yakni penelitian yang mengkaji media interaktif dalam pembelajaran bahasa Arab atau bahasa asing terkait tata bahasa. Artikel yang tidak relevan dengan media interaktif, tidak berfokus pada gramatika, atau di luar rentang tahun publikasi dikeluarkan dari analisis. Data dianalisis menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi kontribusi Canva dalam pembelajaran bahasa Arab. Hasil kajian menunjukkan bahwa Canva efektif dalam meningkatkan: (1) ketepatan struktur jumlah ismiyah dan fi’liyah, (2) kemampuan memilih kosakata sesuai fungsi sintaksis, (3) variasi konstruksi kalimat, dan (4) kemandirian siswa dalam menyusun kalimat bermakna. Keunggulan Canva terletak pada kemudahan penggunaan, dukungan visual interaktif, serta keterpaduannya dengan teks Arab. Dengan demikian, integrasi Canva berpotensi menjadi inovasi penting dalam pembelajaran bahasa Arab, khususnya pada penguasaan struktur gramatikal inti.

Page 3 of 3 | Total Record : 25